Claim Missing Document
Check
Articles

Empowerment of Health Cadre in Managing Antenatal Class in Tulikup Village, Gianyar-Bali Aryastuti, Sri Agung; Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu; Cahyawati, Putu Nita; Witari, Ni Putu Diah; Pradnyawati, Luh Gede
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.348 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i4.22284

Abstract

Lack of public awareness and knowledge of pregnant women in maintaining their health during pregnancy was one of the problem found in Tulikup Village, Gianyar-Bali. The limited number of health workers in Puskesmas has resulted in the lack of information obtained by the community regarding pregnancy, childbirth and the puerperium. Therefore, cadre empowerment programs as a driving force in managing antenatal classes for pregnant women are expected to overcome these problems. This activity was held in  Tulikup Village Hall, and was attended by 6 cadres and 6 pregnant women. The counseling, training and simulation method was used to increase their knowledge and skills about the antenatal class. At the end of the activity, it was found that there was an increase in knowledge regarding the antenatal class. Cadres were able to design an antenatal class, arrange the material that could be given and become a facilitator in activities in it.
The Effect of Pilocarpine Hydrochloride on The Occurrence of Temporal Lobe Epileptic Seizures in White Mice (Mus musculus L.) BALB/C Strain Audria, Intan Safira; Harkitasari, Saktivi; Diah Witari, Ni Putu; Ningrum, Rima Kusuma; Putra Parwati, Tjok Istri; Sumadewi, Komang Trisna; Wiranatha, I Gede; Pratiwi, Cokorda Agung
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.141.67-72

Abstract

The objective of this research was to determine the effective dosage of pilocarpine hydrochloride to provoke epileptic seizures in animal models. In this study, a true-experimental method was utilized, employing a post-test only control group design. A total of 32 white mice (Mus musculus Linnaeus UICC 524) BALB/c strains were divided into four different groups for this study. The experimental groups were subjected to varying dosages of pilocarpine hydrochloride: 220 mg/kgBW as group I, 320 mg/kgBW as group II, and 350 mg/kgBW as group III. On the other hand, the control group was administered a saline solution (NaCl 0.9%) at a dosage of 0.16% ml/kgBW. Both pilocarpine hydrochloride and saline solution (NaCl 0.9%) were injected intraperitoneally (i.p) into mice. In group I, none of the mice experienced epileptic seizures, and they all survived. In contrast, in group III, all the mice experienced epileptic seizures, but none of them survived. The Man-Whitney Test showed significant differences in seizure occurrence across doses (p<0.01). The effective dose of pilocarpine hydrochloride for inducing epileptic seizures associated with temporal lobe epilepsy (TLE) in this study appears to be in the range of 320 mg/kgBW to 350 mg/kgBW.
THE EFFECT OF SUBTOTAL NEPHRECTOMY PROCEDURE ON THE GLOMERULOSCLEROSIS INDEX Peranawa, I Wayan Yoga Diva; Witari, Ni Putu Diah; Cahyawati, Putu Nita
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 13, No 1 (2025): Meditory, Volume 13 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v13i1.4039

Abstract

Background:  Chronic kidney disease is one of the kidney disorders with a steadily increasing incidence rate.Objective: This study aims to determine the effect of subtotal nephrectomy on the renal glomerulosclerosis in Mus musculus L. at 7, 14, and 28 days post-operation. Methods: This true-experimental study with a randomized post-test-only control group design used 16 white mice divided into four treatment groups (SO, SN7, SN14, and SN28). Kidney specimens were stained using Hematoxylin-Eosin and imaged to assess the glomerulosclerosis index. The results were analyzed using one-way ANOVA.Results:  The findings showed that glomerulosclerosis could be observed as early as 7 days post-procedure. The highest score was found in the SN28 group (3.55 ± 0.129). A significant difference was observed between the SO and SN7, SN14, and SN28 groups (p 0.05). Significant differences were also found between the SN7 and SN14 and SN28 groups (p 0.05), while no significant difference was observed between the SN14 and SN28 groups.Conclusions: These results indicate that subtotal nephrectomy can induce glomerulosclerosis as early as day seven post-operation. The highest glomerulosclerosis index was observed on day 28, although statistically, it did not differ significantly from the index on day 14.
PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR GENTA SARASWATI GIANYAR DALAM MEMPERSIAPKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MASA PANDEMI COVID-19 Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu; Citra Udiyani, Desak Putu; Diah Witari, Ni Putu; Nita Cahyawati, Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3523-3529

Abstract

Sekolah Dasar Genta Saraswati Gianyar merupakan sekolah dasar yang baru mendapatkan ijin untuk melaksanakan pembelajaran pada tahun akademik 2021/2022. Untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di masa pandemi, mitra belum mempersiapkan protokol kesehatan secara optimal. Program ini bertujuan untuk mendampingi mitra dalam mempersiapkan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Metode yang digunakan antara lain dengan memberikan penyuluhan, mendampingi mitra merancang protokol kesehatan, memberikan sarana pendukung protokol kesehatan, simulasi dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 11 orang mitra yang terdiri dari tenaga pengajar dan tenaga administratif. Hasil dari program ini adalah tersusunnya protokol kesehatan pembelajaran tatap muka yang telah diterapkan oleh mitra pada tahun ajaran 2021-2022. Selain protokol kesehatan, dihasilkan pula video simulasi penerapan protokol kesehatan pada pembelajaran tatap muka di masa pandemi yang disusun oleh mitra didampingi oleh tim pelaksana. Video telah diunggah di media sosial milik sekolah sebagai salah satu bentuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan di sekolah selama masa pandemi. 
Penyuluhan Hipertensi dan Pemanfaatan Lahan Tanaman Pegagan (Centella asiatica) dan Kunyit (Curcuma longa) sebagai Teh Herbal dalam Pengendalian Hipertensi Sumadewi, Komang Trisna; Evayanti, Luh Gede; Witari, Ni Putu Diah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.471 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2389

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi ancaman kesehatan masyarakat karena berpotensi memicu komplikasi seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal bahkan kematian. Kebanyakan orang yang menderita hipertensi tidak menyadari penyakitnya, sehingga hipertensi sering disebut sebagai silent killer. Lansia merupakan kelompok umur yang paling rentan menderita hipertensi. Pengendalian hipertensi seringkali menghadapi masalah seperti rendahnya kepatuhan penderita hipertensi untuk melakukan pengobatan rutin serta gaya hidup yang tidak sehat. Dewasa ini ada banyak penelitian yang mengarah ke pemanfaatan bahan alam untuk tambahan terapi dalam mengendalikan tekanan darah, seperti pegagan (Centella asiatica) dan kunyit (Curcuma longa). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan mitra terkait pengendalian hipertensi, sekaligus meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatkan lahan dan mengolah bahan alami untuk mengendalikan hipertensi. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan melalui focus group discussion, penyuluhan, dialog interaktif, dan pelatihan kepada kader lansia serta lansia di Posbindu Lansia Banjar Batur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra serta keterampilan dalam memelihara dan mengolah tanaman obat keluarga (TOGA). Pemberdayaan mitra diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dan kesadaran masyarakat dalam usaha pengendalian angka kejadian hipertensi. Sangat penting menggalakkan pemberdayaan masyarakat sebagai kader pemantau dalam mengendalikan hipertensi serta menyebarkan informasi mengenai hipertensi serta pemanfaatan TOGA untuk menurunkan prevalensi hipertensi.Kata kunci: hipertensi, Lansia, Posbindu, TOGAABSTRACTHypertension is one of the non-contagious diseases that pose a threat to public health because it has the potential to trigger complications such as heart attack, strokes, kidney failure, and even death. Most people who suffer from hypertension are unaware of the disease, therefore hypertension is often referred to as the "silent killer". The elderly is the age group most susceptible to hypertension. Hypertension control and treatment often face challenges, including the low compliance of hypertensive patients to take medication regularly as well as an unhealthy lifestyle. Currently, there are many studies that lead to the use of medicinal plants for additional therapy in blood pressure control, such as Gotu kola (Centella asiatica) and turmeric (Curcuma longa). The purpose of this community service is to improve participants’ knowledge of controlling hypertension as well as their skills in using medicinal plants to control hypertension. The methods used included health education through FGD, counseling, interactive dialogue, and training for elderly and elderly cadres at Banjar Batur Posbindu. The results showed that participants' knowledge of hypertension and skills in maintaining and processing medicinal plants have improved. The empowerment is expected to increase community participation and public awareness to reduce the prevalence of hypertension. It isvery important to promote community empowerment in hypertension control and disseminateinformation about hypertension as well as the use of medicinal plants.Keywords: hypertension, elderly, integrated service post, medicinal plants
Optimalisasi Gizi Anak dengan Pemberian Multivitamin, Vitamin A serta Obat Cacing Apsari, Putu Indah Budi; Witari, Ni Putu Diah
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33765

Abstract

Abstract: Nutritional problems and infectious diseases are still a major challenge for most of the population, especially toddlers and children. One of the most frequently found problems is malnutrition, stunting and worm infections in children, which can affect the quality of life. The purpose of this service is to optimize toddler nutrition by providing multivitamins, vitamin A and worm medicine to toddlers aged 6-60 months, (2) the service method is to provide counseling and training and intervention through providing multivitamins, vitamin A and worm medicine to toddlers aged 6-60 months. (3) The results of this service are that most toddlers have received good nutritional intervention by providing multivitamins, worm medicine and vitamin A. Regular nutritional monitoring is needed to prevent the risk of malnutrition in toddlers.Abstrak: Masalah gizi dan penyakit infeksi, masih menjadi tantangan besar bagi sebagian besar penduduk, terutama balita dan anak-anak dan. Salah satu masalah yang paling sering ditemukan adalah malnutrisi, stunting  serta infeksi cacing pada anak-anak, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan pengabdian ini adalah optimalisasi gizi balita dengan memberikan multivitamin, vitamin A serta obat cacing pada balita usia 6-60 bulan, (2) metode pengabdian dengan memberikan penyuluhan serta pelatihan dan intervensi melalui pemberian multivitamin, vitamin A serta obat cacing pada balita usia 6-60 bulan. (3) Hasil pengabdian ini sebagian besar balita undah mendapatkan intervensi gizi yang baik dengan pemberian multivitamin, obat cacing serta vitamin A. dibutuhkan pemantauan gizi berkala untuk mencegah risiko kekurangan gizi pada balita.
Negative Impact of Noise Exposure on the Mean Number of Neurons in the Frontal Lobe of Adult Wistar Rats Evayanti, Luh Gde; Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka; Sumadewi, Komang Trisna; Witari, Ni Putu Diah; Wijaya, Putu Austin Widyasari; Ekayanti, Ni Wayan Sri; Ekayani, Ni Wayan Diana
Jambura Medical and Health Science Journal Vol 5, No 1 (2026): Jambura Medical and Health Science Journal
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jmhsj.v5i1.32905

Abstract

Introduction: Noise exposure can induce oxidative stress and alter neurotransmitter dynamics within the nervous system. This oxidative stress is also associated with structural changes in the layers of the cerebrum. However, the effects of noise exposure on neuronal populations remain inadequately understood. This study aims to quantify the mean number of neurons in the frontal lobe of Wistar rats subjected to noise exposure.Methods: This study utilized an experimental design characterized by a randomized post-test only control group framework. A total of 30 male Wistar rats were selected through simple random sampling and subsequently divided into two groups: a control group without treatment (C1, n=15) and an experimental group exposed to 95 dB noise (E1, n=15) for four hours daily. Following a two-week exposure period, their brain tissue was excised and preserved in 10% neutral buffered formalin. Histological assessment was conducted using Hematoxylin and Eosin staining to evaluate the mean number of neurons in the frontal lobe. Statistical analysis was performed using the independent T-test.Results: The mean number of neurons was 1053.33 ± 55.529 in the E1 group and 720.167 ± 61.135 in the C1 group. The mean neurons of the frontal lobe of Wistar rats in the E1 group ws lower than the C1 group significantly (P 0.001).Conclusion: Neuronal death in the frontal lobe resulting from noise-induced stress can induce structural alterations within this region, leading to detrimental effects on cognitive function and behavior. Keywords: Frontal lobe, neuron, noise, stress
Hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Hernia Inguinalis di Poli Bedah RSUD Sanjiwani Gianyar Ida Bagus Yoga Nugraha; S. N, Suriana; Ni Putu Diah Witari
Aesculapius Medical Journal Vol 2 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.2.2.2022.111 - 116

Abstract

ABSTRACT Inguinal hernia is a problem that is commonly found in surgical cases and can be suffered by all ages. Inguinal hernias are commonly found in men than women, risk factors that can be the etiology of inguinal hernias are increased intra-abdominal and abdominal wall muscle weakness. Overweight and obesity are risk factors that can influence or increase the occurrence of inguinal hernia. However, several studies have a different opinion, that the case of inguinal hernia is fewer in obesity and overweight compared to normal weight. The body mass index factor relation with inguinal hernia is the main focus on this study. This study aims to determine the relationship between Body Mass Index and Inguinal Hernia at the Surgical Clinic of the Sanjiwani Hospital. This study used an observational analytic research method with a cross sectional study design. The sampling technique used was purposive sampling method. The samples obtained were then analyzed and statistically tested with Chi-Square. The samples obtained were 135 patients, consisting of 64 (47.4%) diagnosed inguinal hernia and 71 (52.6%) undiagnosed inguinal hernia. To see the significance of the effect of BMI on the incidence of inguinal hernia, a Chi Square test was carried out with a significance value of 0.05. The p value of the chi square test carried out is 0.220. This value is more than 0.05 so it can be concluded that BMI has no impactful effect on the incidence of inguinal hernia.
PEMBINAAN KELOMPOK IBU PKK TERKAIT HIPERTENSI KEHAMILAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DI DAUHWARU, JEMBRANA Luh Gde Evayanti; Ni Putu Diah Witari; Dewa Ayu Ratna Juwita; Komang Trisna Sumadewi; A.A.Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.2.2024.143-146

Abstract

Pengetahuan masyarakat terkait adanya hipertensi kehamilan di Kelurahan Dauhwaru masih kurang, terutama komplikasi yang akan dihadapi ibu hamil. Faktor kurangnya pengetahuan ini dipengaruhi oleh sosialisasi yang kurang tentang pentingnya pencegahan maupun kontrol tekanan darah pada ibu-ibu yang hamil. Ada banyak metode untuk menurunkan tekanan darah termasuk pemanfaatan tanaman sayuran sebagai obat herbal, salah satunya adalah pemanfaatan tanaman herbal. Tanaman herbal adalah tanaman yang dapat dipelihara sebagai tanaman lahan sempit di halaman rumah dan dikonsumsi sebagai sayuran atau jus untuk kesehatan. Mitra pengabdian ini adalah kelompok ibu PKK di Kelurahan Dauh Waru. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu PKK terkait hipertensi kehamilan dan pemanfaatan tanaman herbal kepada ibu-ibu hamil yang ada di lingkungan kelurahan. Metode yang digunakan berupa pembinaan dan praktek langsung cara mengukur tekanan darah mandiri. Selain itu, mitra juga diajarkan cara memelihara tanaman herbal dan memanfaatkannya sebagai tanaman herbal untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Mitra juga dievaluasi melakui pre-test dan post-test. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, terdapat perbedaan antara post-test dengan nilai pre-test secara signifikan (p < 0,05). Data ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu PKK setelah kegiatan.
Pelatihan Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) Sederhana Asri Prima Dewi AA Ayu; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Putu Ayunda Trisnia; Komang Trisna Sumadewi; Luh Gde Evayanti; Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Ida Kurniawati
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.1.2025.67-70

Abstract

Anak – anak identik dengan dunia bermain. Bermain merupakan salah satu media anak untuk mengembangkan kreativitas dan belajar termasuk melatih sel otaknya untuk mempelajari hal baru yang berkaitan dengan kognitif anak. Pada era teknologi saat ini, penggunaan ponsel pintar semakin berkembang dan marak digunakan pada kalangan anak usia dini. Dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan ponsel pintar pada anak usia dini tidak sedikit yang menunjukkan efek buruk seperti penurunan motorik dan sensorik anak, gangguan pada hubungan sosial dan perilaku bahkan penurunan kognitif anak. Permainan edukatif anak yang tersedia pada lingkungan disekitar anak akan dapat membantu pengalihan anak dalam menggunakan ponsel pintar. Dengan menggunakan bahan dan alat yang ada di sekitar kita, permainan edukatif juga dapat dibuat dengan mudah. Posyandu merupakan wadah kegiatan ibu dan anak di wilayah cakupannya yang memiliki kegiatan rutin seperti pemantauan tumbuh kembang anak. Anak biasanya dibawa ke posyandu untuk dimonitor tumbuh kembangnya dan biasanya anak bermain disela kegiatan tersebut. Kader posyandu juga berperan menyampaikan informasi dan edukasi terkait tumbuh kembang anak. Banjar Tengah Blahbatuh memiliki posyandu yang mengadakan kegiatan rutin setiap bulannya. Banjar ini juga memiliki jumlah balita yang cukup banyak. Berdasarkan informasi yang didapat, penggunaan ponsel pintar di kalangan balita pada banjar ini tergolong cukup banyak. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menyediakan pelatihan kepada kader posyandu Banjar Tengah Blahbatuh terkait pembuatan alat permainan edukatif (APE) sederhana yang dapat digunakan dan diterapkan di wilayahnya. Hasilnya menunjukkan bahwa kader posyandu lebih memahami alat permainan edukatif (APE) dan lebih sering menggunakannya.
Co-Authors A A G Raka Budayasa, A A G Raka A. A. Ayu Asri Prima Dewi A.A. Made Semariyani A.A.Ayu Asri Prima Dewi Aanak Agung Ayu Asri Prima Dewi Ade Dwi Mahendra Adhitya, I Putu Gde Surya Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Istri Prima Dewi Anak Agung Gede Budhitresna Anak Agung Istri Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Analysa - Apsari, Putu Indah Budi Asri Lestarini Asri Prima Dewi AA Ayu Asri Prima Dewi, Anak Agung Ayu Audria, Intan Safira Bayuningrat I Gusti Ngurah Made Budhitresna, A.A.G. Cahyawati, Putu Nita Desak Putu Oki Lestari Dewa Ayu Ratna Juwita Dewi, A.A. Ayu Asri Prima Dewi, A.A.Ayu Asri Prima Dewi, Ni Made Gita Kusuma Dwiputra, Made Wahyu Dharma Eka Kartika Sari, Ni Luh Putu Ekayanti, Ni Wayan Sri Erly Sintya Evayanti, Luh Gede Ferrini Ratu Sandha Fransiscus Fiano Anthony Fransiscus Fiano Anthony Fransiscus Fiano Anthony Kerans Fransiscus Fiano Anthony Kerans Fransiscus Fiano Anthony Kerans Fransiscus Fiano Anthony Kerans Fransiscus Kerans Gde Candra Yogiswara Gede Agus Surya Pratama Gusti Ayu Made Landhevi Paramasanthi Gusti Ayu Made Landhevi Paramasanthi Hegard Sukmawati, Ni Made I Gede Ananta Widjaksana I Gede Ananta Widjaksana I Gusti Agung Istri Mahaswari I Gusti Ayu Avinya Chintya Devi I Gusti Ayu Sri Anjani I Gusti Ngurah Fajar Viwakananda I Komang Ardhika Gunawan I Made Adi Putra Wiguna I Made Adi Putra Wiguna I Putu Gede Eka Ariawan Suyasa I Putu Satyawan Rama Natha I Putu Satyawan Rama Natha I Wayan Sudiarta Ida Ayu Laxmi Ananda Dewi Manuaba Ida Ayu Laxmi Ananda Dewi Manuaba Ida Ayu Laxmi Ananda Dewi Manuaba Ida Ayu Laxmi Ananda Dewi Manuaba Ida Bagus Yoga Nugraha Ida Kurniawati Ida Kurniawati Ida Kurniawati Ida Kurniawati Ida Kurniawati, Ida K Tangking Widarsa Kadek Ananda Pratama Putra Kadek Ananda Pratama Putra Komang Aditya Yudistira Komang Triyani Kartinawati Luh Gde Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Made Bramastya Nugraha Teja Kusuma Mulyawan Made Dharmesti Wijaya Made Indra Wijaya Manuaba, Ida Ayu Laxmi Ananda Dewi Ni Kadek Elmy Saniathi Ni Kadek Nadia Ayu Agustini Ni Luh Gede Intan Prasetyaning Mas Ni Luh Putu Eka Kartika Sari Ni Luh Putu Putri Ni Luh Putu Putri Setianingsih Ni Made Gita Kusuma Dewi Ni Made Gita Kusuma Dewi Ni Made Gita Kusuma Dewi Ni Made Gita Kusuma Dewi Ni Nyoman Sunariasih Ni Putu Ayu Dian Maharani Ni Putu Indah Kusumadewi Riandra Ni Wayan Armerinayanti, Ni Wayan Ni Wayan Aurelia Niriswari Darmawan Ni Wayan Aurelia Niriswari Darmawan Ni Wayan Diana Ekayani Ni Wayan Widhidewi Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Peranawa, I Wayan Yoga Diva Pradnyawati, Luh Gede Pratiwi, Anny Eka Pratiwi, Cokorda Agung Prima Dewi, A.A.A Asri Putra Parwati, Tjok Istri Putu Asih Primatanti Putu Asih Primatanti Putu Austin Widyasari Wijaya Putu Gde Hari Wangsa Putu Indah Budi Apsari Putu Indah Budi Apsari Putu Nita Cahyawati Putu Oki Lestari Putu Yudha Asteria Putri Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu Rima Kusuma Ningrum Rusni, Ni Wayan S. N, Suriana Saktivi Harkitasari, Saktivi Saraswati Laksmi Dewi Sri Masyeni, Dewa Ayu Putri Sri Ratna Dewi Sri Ratna Dewi, Sri Ratna Suka Astini, Dewa Ayu Agung Alit Syaifiyatul H Tanjung Subrata Trisna Sumadewi, Komang Trisnia, Putu Ayunda Udiyani, Desak Putu Citra Wiranatha, I Gede