Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Mainan Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu dalam Stimulasi Perkembangan Balita Kurniawati, Ida; Witari, Ni Putu Diah; Dewi, A.A. Ayu Asri Prima; Kerans, Fransiscus Fiano Anthony; Wangsa, Putu Gde Hari; Adhitya, I Putu Gde Surya
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.76911

Abstract

Proses tumbuh kembang anak pada periode emas akan sangat menentukan fase tumbuh kembang anak selanjutnya. Deteksi dini dan stimulasi perkembangan anak perlu dilakukan secara berkala sebagai upaya untuk mengoptimalkan perkembangan dan mencegah masalah terkait yang dapat muncul pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan keterampilan pembuatan mainan edukasi anak berbahan sederhana dan memberikan pengetahuan mengenai peranan mainan edukasi dalam stimulasi perkembangan anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik pendekatan survey kepada masyarakat. Penelitian ini melibatkan subjek sebanyak 15 orang anak. Metode pelaksanaan PKM meliputi sosialisasi dan diskusi menggunakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menentukan permasalahan di masyarakat.  Adapun instrumen yang digunakan adalah panduang FGD.  Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif.  Hasil penelitian ini yaitu terdapat peningkatan keterampilan mitra dalam pembuatan mainan edukasi untuk stimulasi perkembangan anak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, pelatihan pembuatan mainan edukasi anak dapat meningkatkan kemampuan peserta untuk berkreasi dalam membuat mainan edukasi anak berbahan sederhana Penelitian ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan bagi kader posyandu terkait pembuatan mainan edukatif untuk stimulasi tumbuh kembang balita. Permainan edukatif sangat bermanfaat dalam proses perkembangan anak.
Pemberdayaan Kelompok Ibu Desa Sebatu Sebagai Kader Sadar Gizi dan Tumbuh Kembang Balita Dewi, Sri Ratna; Diah Witari, Ni Putu; Budhitresna, A.A.G.; Eka Kartika Sari, Ni Luh Putu
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat pandemi COVID-19 pemerintah memberlakukan pembatasan sosial untuk mengurangi penyebaran virus tersebut. Hal ini memberikan dampak signifikan pada banyak sektor, termasuk pelaksanaan posyandu yang juga harus membatasi aktivitas tatap muka. Pembatasan tatap muka ini berpotensi menyebabkan terbatasnya penyampaian informasi kepada ibu-ibu mengenai gizi dan tumbuh kembang balita, sehingga berpotensi meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Untuk mengatasi permasalahan ini, kami mengadakan program pemberdayaan kelompok ibu sebagai kader sadar gizi dan tumbuh kembang balita. Mitra kami pada kegiatan ini adalah kelompok ibu di daerah Banjar Tegal Suci, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar yang memiliki anak usia 0-5 tahun. Pada program ini kelompok ibu dan tenaga kesehatan terhubung dengan media sosial “WhatsApp” yang bertujuan untuk mempermudah penyampaian informasi mengenai gizi seimbang dan pemantauan tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan dan pendampingan yang dilakukan dengan perpaduan luring dan daring, serta dilakukan evaluasi melalui pre dan post test dengan rerata peningkatan pengetahuan sebanyak 73,81%. Selain itu mitra juga dapat mempertahankan tumbuh kembang balita mereka dalam rentang normal. Kata Kunci: komunikasi, tumbuh kembang, balita
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Stimulasi Perkembangan Bayi Melalui Baby Gym di Banjar Tandang Tri Buana, Desa Batur Tengah, Kintamani Sumadewi, Komang Trisna; Asri Prima Dewi, Anak Agung Ayu; Anthony Kerans, Fransiscus Fiano; Diah Witari, Ni Putu; Suka Astini, Dewa Ayu Agung Alit; Evayanti, Luh Gede; Kurniawati, Ida
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan perkembangan pada bayi dan anak menjadi perhatian pemerintah karena dampak yang dapat ditimbulkan. Gangguan perkembangan motorik banyak ditemukan pada bayi usia 3-5 bulan. Gangguan ini berupa keterlambatan perkembangan yang tidak sesuai dengan usianya. Kondisi ini terjadinya karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya rendahnya stimulus yang diberikan. Berdasarkan wawancara bersama kader Posyandu di Banjar Tandang Tribuana, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, didapatkan bahwa pemberian informasi mengenai perkembangan anak masih rendah, pelatihan mengenai pemberian stimulasi bayi dan anak juga masih jarang dilakukan, serta belum pernah dilakukan pelatihan mengenai baby gym. Melihat permasalahan tersebut, maka solusi yang dapat dilakukan antara lain memberikan edukasi mengenai tumbuh kembang serta stimulasi anak berdasarkan usia, dan pelatihan mengenai baby gym yang dapat membantu perkembangan bayi dan anak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra mengenai tumbuh kembang anak, stimulasi perkembangan sesuai usia, mengenali keterlambatan perkembangan serta meingkatkan keterampilan mitra dalam melakukan baby gym. Mellalui kegiatan ini didapatkan hasil berupa peningkatan pengetahuan mitra mengenai tumbuh kembang dan stimulasi anak sebesar 51.17%, peningkatan keterampilan mitra dalam memberikan stimulasi serta melalukan baby gym. Kehadiran peserta 100% dengan pastisipasi aktif melalui respon yang diberikan oleh peserta. Kesimpulannya, program ini terlaksana dengan lancar dan dapat memenuhi indikator keberhasilan program yang sudah ditetapkan oleh tim pengabdian.
Empowerment of Health Cadre in Managing Antenatal Class in Tulikup Village, Gianyar-Bali Aryastuti, Sri Agung; Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu; Cahyawati, Putu Nita; Witari, Ni Putu Diah; Pradnyawati, Luh Gede
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.348 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i4.22284

Abstract

Lack of public awareness and knowledge of pregnant women in maintaining their health during pregnancy was one of the problem found in Tulikup Village, Gianyar-Bali. The limited number of health workers in Puskesmas has resulted in the lack of information obtained by the community regarding pregnancy, childbirth and the puerperium. Therefore, cadre empowerment programs as a driving force in managing antenatal classes for pregnant women are expected to overcome these problems. This activity was held in  Tulikup Village Hall, and was attended by 6 cadres and 6 pregnant women. The counseling, training and simulation method was used to increase their knowledge and skills about the antenatal class. At the end of the activity, it was found that there was an increase in knowledge regarding the antenatal class. Cadres were able to design an antenatal class, arrange the material that could be given and become a facilitator in activities in it.
The Effect of Pilocarpine Hydrochloride on The Occurrence of Temporal Lobe Epileptic Seizures in White Mice (Mus musculus L.) BALB/C Strain Audria, Intan Safira; Harkitasari, Saktivi; Diah Witari, Ni Putu; Ningrum, Rima Kusuma; Putra Parwati, Tjok Istri; Sumadewi, Komang Trisna; Wiranatha, I Gede; Pratiwi, Cokorda Agung
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.141.67-72

Abstract

The objective of this research was to determine the effective dosage of pilocarpine hydrochloride to provoke epileptic seizures in animal models. In this study, a true-experimental method was utilized, employing a post-test only control group design. A total of 32 white mice (Mus musculus Linnaeus UICC 524) BALB/c strains were divided into four different groups for this study. The experimental groups were subjected to varying dosages of pilocarpine hydrochloride: 220 mg/kgBW as group I, 320 mg/kgBW as group II, and 350 mg/kgBW as group III. On the other hand, the control group was administered a saline solution (NaCl 0.9%) at a dosage of 0.16% ml/kgBW. Both pilocarpine hydrochloride and saline solution (NaCl 0.9%) were injected intraperitoneally (i.p) into mice. In group I, none of the mice experienced epileptic seizures, and they all survived. In contrast, in group III, all the mice experienced epileptic seizures, but none of them survived. The Man-Whitney Test showed significant differences in seizure occurrence across doses (p<0.01). The effective dose of pilocarpine hydrochloride for inducing epileptic seizures associated with temporal lobe epilepsy (TLE) in this study appears to be in the range of 320 mg/kgBW to 350 mg/kgBW.
Hematology Profiles in Colorectal Cancer Patients in Bali Kurniawati, Ida; Dewi, Anak Agung Ayu Asri Prima; Kerans, Fransiscus Fiano Anthony; Witari, Ni Putu Diah; Adyasputri, A A I Ayesa Febrinia; Sueta, Made Agus Dwianthara; Sumadewi, Komang Trisna; Evayanti, Luh Gde; Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 01 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v18i01.6936

Abstract

Colorectal cancer is a leading cause of cancer-related deaths worldwide. This study explores blood profile and cancer staging in colorectal cancer patients in Bali. It was a descriptive-analytical study that collected demographic and clinical data from medical records of colorectal cancer patients at Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Hospital. The results of the study showed the basic characteristics and hematology profiles of 100 colorectal cancer patients. The average age of patients was 55.6 ± 11.4 years, with 54% of the total sample being male. The average body mass index (BMI) was 21.1 ± 3.6 kg/m², with an average height of 161.9 ± 6.1 cm and an average weight of 55.3 ± 10.0 kg. Laboratory tests revealed an average hemoglobin (Hb) level of 11.0 ± 3.6 g/dL, red blood cell count of 4.0 ± 0.9 million/μL, white blood cell count of 11.2 ± 7.3 thousand/μL, and platelet count of 302.8 ± 154.8 thousand/μL. The average hematocrit (HCT) level was 33.7 ± 6.6 L/L. Liver function parameters indicated average aspartate aminotransferase (AST/SGOT) levels of 45.6 ± 63.6 U/L and alanine aminotransferase (ALT/SGPT) levels of 24.6 ± 29.4 U/L. Renal function was described by an average blood urea nitrogen (BUN) level of 21.8 ± 21.0 mg/dL, urea levels of 21.9 ± 21.2 mg/dL, and creatinine levels of 2.3 ± 11.5 mg/dL. Our study highlights the importance of hematology profiles in colorectal cancer patients as part of cancer screening examination. Further study with a larger number of samples and more diverse populations is needed to analyze the relation between variables.
Female gender and time from injury to surgery as risk factors for decreased knee functions in ACL injury survivors Kurniawati, Ida; Witari, Ni Putu Diah; Dewi, Anak Agung Ayu Asri Prima; Kerans, Fransiscus Fiano Anthony; Sumadewi, Komang Trisna; Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka; Evayanti, Luh Gde
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v6i1.247

Abstract

Background: Anterior cruciate ligament (ACL) injuries are serious orthopedic conditions that require long-term recovery and significant costs. This study aimed to assess the risk of decreased knee function among ACL injury survivors in the Indonesian ACL community. Methods: This study used a prospective observational cohort design with a population of all members of the Indonesian ACL community who experienced ACL injury. The primary outcome of this study was a decrease in knee function was measured using the Lysholm knee score. We calculated univariate and multivariate analyses using logistic regression for each variable. Results: The results showed that female gender and time from injury to surgery were significant factors that influenced poor knee function after ACL reconstruction. Women had a significantly higher risk (odd ratio (OR) = 15.28; adjusted OR (AOR) = 23.47; p-value < 0.010). In addition, the time between injury and surgery significantly affected postoperative knee function (AOR = 1.05; p-value = 0.049). Other factors such as age and body mass index did not show significant associations in either univariate or multivariate analyses. Conclusion: This study confirmed that female gender and time from injury to surgery were important factors influencing poor knee function after ACL reconstruction. Timely intervention and focused rehabilitation programs are key steps to improve patient functional outcomes.
THE EFFECT OF SUBTOTAL NEPHRECTOMY PROCEDURE ON THE GLOMERULOSCLEROSIS INDEX Peranawa, I Wayan Yoga Diva; Witari, Ni Putu Diah; Cahyawati, Putu Nita
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 13, No 1 (2025): Meditory, Volume 13 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v13i1.4039

Abstract

Background:  Chronic kidney disease is one of the kidney disorders with a steadily increasing incidence rate.Objective: This study aims to determine the effect of subtotal nephrectomy on the renal glomerulosclerosis in Mus musculus L. at 7, 14, and 28 days post-operation. Methods: This true-experimental study with a randomized post-test-only control group design used 16 white mice divided into four treatment groups (SO, SN7, SN14, and SN28). Kidney specimens were stained using Hematoxylin-Eosin and imaged to assess the glomerulosclerosis index. The results were analyzed using one-way ANOVA.Results:  The findings showed that glomerulosclerosis could be observed as early as 7 days post-procedure. The highest score was found in the SN28 group (3.55 ± 0.129). A significant difference was observed between the SO and SN7, SN14, and SN28 groups (p 0.05). Significant differences were also found between the SN7 and SN14 and SN28 groups (p 0.05), while no significant difference was observed between the SN14 and SN28 groups.Conclusions: These results indicate that subtotal nephrectomy can induce glomerulosclerosis as early as day seven post-operation. The highest glomerulosclerosis index was observed on day 28, although statistically, it did not differ significantly from the index on day 14.
PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR GENTA SARASWATI GIANYAR DALAM MEMPERSIAPKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MASA PANDEMI COVID-19 Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu; Citra Udiyani, Desak Putu; Diah Witari, Ni Putu; Nita Cahyawati, Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3523-3529

Abstract

Sekolah Dasar Genta Saraswati Gianyar merupakan sekolah dasar yang baru mendapatkan ijin untuk melaksanakan pembelajaran pada tahun akademik 2021/2022. Untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di masa pandemi, mitra belum mempersiapkan protokol kesehatan secara optimal. Program ini bertujuan untuk mendampingi mitra dalam mempersiapkan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Metode yang digunakan antara lain dengan memberikan penyuluhan, mendampingi mitra merancang protokol kesehatan, memberikan sarana pendukung protokol kesehatan, simulasi dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 11 orang mitra yang terdiri dari tenaga pengajar dan tenaga administratif. Hasil dari program ini adalah tersusunnya protokol kesehatan pembelajaran tatap muka yang telah diterapkan oleh mitra pada tahun ajaran 2021-2022. Selain protokol kesehatan, dihasilkan pula video simulasi penerapan protokol kesehatan pada pembelajaran tatap muka di masa pandemi yang disusun oleh mitra didampingi oleh tim pelaksana. Video telah diunggah di media sosial milik sekolah sebagai salah satu bentuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan di sekolah selama masa pandemi. 
Penyuluhan Hipertensi dan Pemanfaatan Lahan Tanaman Pegagan (Centella asiatica) dan Kunyit (Curcuma longa) sebagai Teh Herbal dalam Pengendalian Hipertensi Sumadewi, Komang Trisna; Evayanti, Luh Gede; Witari, Ni Putu Diah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 6 No. 2 (2022): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.471 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v6i2.2389

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi ancaman kesehatan masyarakat karena berpotensi memicu komplikasi seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal bahkan kematian. Kebanyakan orang yang menderita hipertensi tidak menyadari penyakitnya, sehingga hipertensi sering disebut sebagai silent killer. Lansia merupakan kelompok umur yang paling rentan menderita hipertensi. Pengendalian hipertensi seringkali menghadapi masalah seperti rendahnya kepatuhan penderita hipertensi untuk melakukan pengobatan rutin serta gaya hidup yang tidak sehat. Dewasa ini ada banyak penelitian yang mengarah ke pemanfaatan bahan alam untuk tambahan terapi dalam mengendalikan tekanan darah, seperti pegagan (Centella asiatica) dan kunyit (Curcuma longa). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan mitra terkait pengendalian hipertensi, sekaligus meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatkan lahan dan mengolah bahan alami untuk mengendalikan hipertensi. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan melalui focus group discussion, penyuluhan, dialog interaktif, dan pelatihan kepada kader lansia serta lansia di Posbindu Lansia Banjar Batur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra serta keterampilan dalam memelihara dan mengolah tanaman obat keluarga (TOGA). Pemberdayaan mitra diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dan kesadaran masyarakat dalam usaha pengendalian angka kejadian hipertensi. Sangat penting menggalakkan pemberdayaan masyarakat sebagai kader pemantau dalam mengendalikan hipertensi serta menyebarkan informasi mengenai hipertensi serta pemanfaatan TOGA untuk menurunkan prevalensi hipertensi.Kata kunci: hipertensi, Lansia, Posbindu, TOGAABSTRACTHypertension is one of the non-contagious diseases that pose a threat to public health because it has the potential to trigger complications such as heart attack, strokes, kidney failure, and even death. Most people who suffer from hypertension are unaware of the disease, therefore hypertension is often referred to as the "silent killer". The elderly is the age group most susceptible to hypertension. Hypertension control and treatment often face challenges, including the low compliance of hypertensive patients to take medication regularly as well as an unhealthy lifestyle. Currently, there are many studies that lead to the use of medicinal plants for additional therapy in blood pressure control, such as Gotu kola (Centella asiatica) and turmeric (Curcuma longa). The purpose of this community service is to improve participants’ knowledge of controlling hypertension as well as their skills in using medicinal plants to control hypertension. The methods used included health education through FGD, counseling, interactive dialogue, and training for elderly and elderly cadres at Banjar Batur Posbindu. The results showed that participants' knowledge of hypertension and skills in maintaining and processing medicinal plants have improved. The empowerment is expected to increase community participation and public awareness to reduce the prevalence of hypertension. It isvery important to promote community empowerment in hypertension control and disseminateinformation about hypertension as well as the use of medicinal plants.Keywords: hypertension, elderly, integrated service post, medicinal plants
Co-Authors A A I Ayesa Febrinia Adyasputri A. A. Ayu Asri Prima Dewi A.A. Raka Budayasa A.A.Ayu Asri Prima Dewi Adhitya, I Putu Gde Surya Anak Agung Ayu Istri Prima Dewi Anak Agung Istri Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Analysa, Analysa Anny Eka Pratiwi Anthony, Fransiscus Fiano Apsari, Putu Indah Budi Asri Prima Dewi AA Ayu Asri Prima Dewi, Anak Agung Ayu Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka Audria, Intan Safira Bayuningrat I Gusti Ngurah Made Budhitresna, A.A.G. Cahyawati, Putu Nita Citra Udiyani, Desak Putu Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewi, A.A. Ayu Asri Prima Dewi, A.A.Ayu Asri Prima Dewi, Anak Agung Ayu Asri Prima Dwiputra, Made Wahyu Dharma Eka Kartika Sari, Ni Luh Putu Ekayani, Ni Wayan Diana Ekayanti, Ni Wayan Sri Erly Sintya Evayanti, Luh Gede Fransiscus Fiano Anthony Kerans Hegard Sukmawati, Ni Made I Gede Ananta Widjaksana I Gusti Ayu Avinya Chintya Devi I Made Adi Putra Wiguna I Wayan Sudiarta Ida Kurniawati Ida Kurniawati, Ida K Tangking Widarsa Kadek Ananda Pratama Putra Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Triyani Kartinawati Lestari, Putu Oki Luh Gde Evayanti Luh Gde Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Pradnyawati Made Dharmesti Wijaya Mas, Ni Luh Gede Intan Prasetyaning Ni Kadek Elmy Saniathi Ni Luh Putu Eka Kartika Sari Ni Luh Putu Putri Ni Nyoman Sunariasih Ni Wayan Aurelia Niriswari Darmawan Ni Wayan Rusni Ni Wayan Widhidewi Nita Cahyawati, Putu Peranawa, I Wayan Yoga Diva Pradnyawati, Luh Gede Pratiwi, Cokorda Agung Prima Dewi, A.A.A Asri Putra Parwati, Tjok Istri Putu Asih Primatanti Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu Rima Kusuma Ningrum Saktivi Harkitasari Saktivi Harkitasari, Saktivi Sandha, Ferrini Ratu Sri Ratna Dewi Sri Ratna Dewi, Sri Ratna Sueta, Made Agus Dwianthara Suka Astini, Dewa Ayu Agung Alit Sumadewi, Komang Trisna Wangsa, Putu Gde Hari Wijaya, Putu Austin Widyasari Wiranatha, I Gede