Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Optimalisasi Gizi Anak dengan Pemberian Multivitamin, Vitamin A serta Obat Cacing Apsari, Putu Indah Budi; Witari, Ni Putu Diah
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33765

Abstract

Abstract: Nutritional problems and infectious diseases are still a major challenge for most of the population, especially toddlers and children. One of the most frequently found problems is malnutrition, stunting and worm infections in children, which can affect the quality of life. The purpose of this service is to optimize toddler nutrition by providing multivitamins, vitamin A and worm medicine to toddlers aged 6-60 months, (2) the service method is to provide counseling and training and intervention through providing multivitamins, vitamin A and worm medicine to toddlers aged 6-60 months. (3) The results of this service are that most toddlers have received good nutritional intervention by providing multivitamins, worm medicine and vitamin A. Regular nutritional monitoring is needed to prevent the risk of malnutrition in toddlers.Abstrak: Masalah gizi dan penyakit infeksi, masih menjadi tantangan besar bagi sebagian besar penduduk, terutama balita dan anak-anak dan. Salah satu masalah yang paling sering ditemukan adalah malnutrisi, stunting  serta infeksi cacing pada anak-anak, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan pengabdian ini adalah optimalisasi gizi balita dengan memberikan multivitamin, vitamin A serta obat cacing pada balita usia 6-60 bulan, (2) metode pengabdian dengan memberikan penyuluhan serta pelatihan dan intervensi melalui pemberian multivitamin, vitamin A serta obat cacing pada balita usia 6-60 bulan. (3) Hasil pengabdian ini sebagian besar balita undah mendapatkan intervensi gizi yang baik dengan pemberian multivitamin, obat cacing serta vitamin A. dibutuhkan pemantauan gizi berkala untuk mencegah risiko kekurangan gizi pada balita.
Mengatasi Ancaman Tersembunyi: Strategi KKN-PMM Warmadewa Melalui Program Pelita Untuk Melindungi Remaja Dari Seks Berisiko Dan Dampak Psikologisnya Witari, Ni Putu Diah; Apsari, Putu Indah Budi; Anthony, Fransiscus Fiano; Mas, Ni Luh Gede Intan Prasetyaning; Sandha, Ferrini Ratu
Community Service Journal (CSJ) 56-61
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.56-61

Abstract

Program PELITA (Pelindung Remaja dari Seks Berisiko dan Trauma Mental) merupakan inisiatif edukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan mental yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali. Latar belakang program muncul dari tingginya prevalensi kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS), dan gangguan kesehatan mental di kalangan remaja, yang disebabkan oleh kurangnya akses informasi, stigma sosial, serta lingkungan yang belum terbuka untuk membahas isu-isu sensitif. Metodologi yang digunakan meliputi tahap observasi, persiapan materi, pelaksanaan kegiatan interaktif, dan evaluasi hasil. Materi mencakup pubertas, fungsi organ reproduksi, pencegahan IMS, serta aspek psikologis seperti kesehatan mental dan keterampilan komunikasi asertif. Kegiatan melibatkan 64 siswa kelas 9 dengan metode diskusi, simulasi penolakan tekanan, tayangan video edukasi, dan pre-post test lisan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan remaja, disertai tingkat partisipasi dan kepuasan yang tinggi. Banyak peserta menyatakan keberanian untuk lebih terbuka membahas isu remaja dan bertekad menjaga kesehatan dirinya sendiri. Dalam pembahasan, program diakui efektif dalam konteks lokal yang sebelumnya tertutup, dan direkomendasikan untuk diulang secara tahunan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Dukungan dari guru, orang tua, serta pemerintah desa menjadi kunci keberlanjutan. Secara keseluruhan, PELITA bukan hanya program edukasi, tetapi gerakan transformasi sosial yang menghasilkan generasi remaja yang lebih sadar, berani, dan sehat secara fisik maupun mental.
Negative Impact of Noise Exposure on the Mean Number of Neurons in the Frontal Lobe of Adult Wistar Rats Evayanti, Luh Gde; Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka; Sumadewi, Komang Trisna; Witari, Ni Putu Diah; Wijaya, Putu Austin Widyasari; Ekayanti, Ni Wayan Sri; Ekayani, Ni Wayan Diana
Jambura Medical and Health Science Journal Vol 5, No 1 (2026): Jambura Medical and Health Science Journal
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jmhsj.v5i1.32905

Abstract

Introduction: Noise exposure can induce oxidative stress and alter neurotransmitter dynamics within the nervous system. This oxidative stress is also associated with structural changes in the layers of the cerebrum. However, the effects of noise exposure on neuronal populations remain inadequately understood. This study aims to quantify the mean number of neurons in the frontal lobe of Wistar rats subjected to noise exposure.Methods: This study utilized an experimental design characterized by a randomized post-test only control group framework. A total of 30 male Wistar rats were selected through simple random sampling and subsequently divided into two groups: a control group without treatment (C1, n=15) and an experimental group exposed to 95 dB noise (E1, n=15) for four hours daily. Following a two-week exposure period, their brain tissue was excised and preserved in 10% neutral buffered formalin. Histological assessment was conducted using Hematoxylin and Eosin staining to evaluate the mean number of neurons in the frontal lobe. Statistical analysis was performed using the independent T-test.Results: The mean number of neurons was 1053.33 ± 55.529 in the E1 group and 720.167 ± 61.135 in the C1 group. The mean neurons of the frontal lobe of Wistar rats in the E1 group ws lower than the C1 group significantly (P 0.001).Conclusion: Neuronal death in the frontal lobe resulting from noise-induced stress can induce structural alterations within this region, leading to detrimental effects on cognitive function and behavior. Keywords: Frontal lobe, neuron, noise, stress
Correlation of Overexpression of PDL-1 With Lymph Node Metastasis in Penile Carcinoma Witari, Ni Putu Diah; Analysa, Analysa; Lestari, Putu Oki
Indonesian Journal of Cancer Vol 20, No 1 (2026): March
Publisher : http://dharmais.co.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33371/ijoc.v20i1.1360

Abstract

Background: Penile cancer cases are rarely found, but in the Bali area, the case is higher than in other regions in Indonesia. The death rate of penile cancer is still high, and 80% of cancer deaths are related to metastasis. As immunotherapy in cancer develops, PDL-1 is becoming one of the targets for immune therapies that promise to replace conventional therapies or serve as adjunct therapies. This study aims to see the correlation between the overexpression of PDL-1 and lymph node metastasis, which is one indicator of the poor prognosis of a cancer.Methods: This study used a case-control study design with a retrospective approach. The sample was 70 primary squamous type penile cancer formalin-fixed paraffin-embedded (FFPE) specimens with complete clinical data from several Anatomic Pathology laboratories in Bali, 2015-2023. FFPE sections that were damaged and did not have complete data were excluded. The case is 35 with lymph node metastasis, and 35 without lymph node metastasis as a control. In this study, the correlation between PDL-1 overexpression and tumor grading and lymph node metastasis in penile carcinoma will be explored. Data analysis with Chi-square using SPSS. The p-value for the significance test was less than 0.05. The accuracy of the data is determined by a 95% confidence interval (CI). The research was conducted from February 2024 to August 2024 Results: This study showed a significant correlation between PDL-1 overexpression and lymph node metastasis, p 0.05. There was a significant correlation of PDL-1 overexpression with lymph node metastasis (p = 0.001). There was a correlation between overexpression of PDL-1 and tumor size (p = 0.035), tumor grading (p = 0.027), and lymphatic invasion (p = 0.038). There was no correlation between PDL-1 overexpression with age (P = 0.424)Conclusions: This study demonstrates a significant correlation between PDL-1 overexpression and lymph node metastasis in penile carcinoma patients. Furthermore, PDL-1 overexpression is significantly associated with larger tumor size, higher tumor grade, and lymphatic invasion. These results suggest that PDL-1 serves as a critical prognostic biomarker for predicting disease aggressiveness and metastatic potential.
Pembinaan Perkembangan Batita dan Pemanfataan Tanaman Lahan Sempit pada Keluarga Binaan Come Evayanti, Luh Gde; Sudiarta, I Wayan; Dewi, Anak Agung Ayu Asri Prima; Kerans, Fransiscus Fiano Anthony; Sumadewi, Komang Trisna; Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka; Kurniawati, Ida; Witari, Ni Putu Diah
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v5i1.5535

Abstract

Periode emas dalam perkembangan otak manusia adalah 1000 hari pertama kehidupan (HAK). Perkembangan otak ini menunjangan perkembangan kognitif, motorik, dan berbahasa pada batita. Mitra pengabdian ini adalah keluarga binaan Community Oriented Medical Education (COME) 1000 HAK. Sebelumnya telah dilakukan wawancara dan pengamatan terkait perkembangan batita di keluarga tersebut. Sebanyak 10 keluarga binaan yang dilibatkan sebagai mitra. Kurangnya perhatian keluarga binaan terhadap pentingnya stimulasi perkembangan pada 1000 HAK bagi bayi akan berdampak pada penyimpangan perkembangan. Selain itu halaman rumah keluarga binaan tidak terdapat tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan keluarga binaan terkait pentingnya stimulasi perkembangan bagi batita dan pemanfaatan tanaman pekaranan rumah (lahan sempit). Metode yang digunakan adalah berdiskusi, praktek langsung, dan pemutaran video-video edukasi, serta penyediaan alat-alat stimulasi perkembangan dan hibah tanaman. Selanjutnya dilakukan follow up dan evaluasi kepada keluarga binaan. Kegiatan dilaksanakan dengan melalui kunjungan untuk melakukan survey kesehatan batita dan memberikan edukasi terkait perkembangan yang perlu dikuasai sesuai usia batita. Selanjutnya diberikan edukasi dan praktek yang melibatkan keluarga untuk memanfaatkan lahan sempit dengan menanam tanaman sayur-sayuran. Kegiatan dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Berdasarkan follow up dan data analisis dari pre-test maupun post-test didapatkan peningkatan pengetahuan keluarga binaan setelah mengikuti kegiatan.
Co-Authors A A I Ayesa Febrinia Adyasputri A. A. Ayu Asri Prima Dewi A.A. Raka Budayasa A.A.Ayu Asri Prima Dewi Adhitya, I Putu Gde Surya Anak Agung Ayu Istri Prima Dewi Anak Agung Istri Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Analysa, Analysa Anny Eka Pratiwi Anthony, Fransiscus Fiano Apsari, Putu Indah Budi Asri Prima Dewi AA Ayu Asri Prima Dewi, Anak Agung Ayu Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka Audria, Intan Safira Bayuningrat I Gusti Ngurah Made Budhitresna, A.A.G. Cahyawati, Putu Nita Citra Udiyani, Desak Putu Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewi, A.A. Ayu Asri Prima Dewi, A.A.Ayu Asri Prima Dewi, Anak Agung Ayu Asri Prima Dwiputra, Made Wahyu Dharma Eka Kartika Sari, Ni Luh Putu Ekayani, Ni Wayan Diana Ekayanti, Ni Wayan Sri Erly Sintya Evayanti, Luh Gede Fransiscus Fiano Anthony Kerans Hegard Sukmawati, Ni Made I Gede Ananta Widjaksana I Gusti Ayu Avinya Chintya Devi I Made Adi Putra Wiguna I Wayan Sudiarta Ida Kurniawati Ida Kurniawati, Ida K Tangking Widarsa Kadek Ananda Pratama Putra Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Triyani Kartinawati Lestari, Putu Oki Luh Gde Evayanti Luh Gde Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Pradnyawati Made Dharmesti Wijaya Mas, Ni Luh Gede Intan Prasetyaning Ni Kadek Elmy Saniathi Ni Luh Putu Eka Kartika Sari Ni Luh Putu Putri Ni Nyoman Sunariasih Ni Wayan Aurelia Niriswari Darmawan Ni Wayan Rusni Ni Wayan Widhidewi Nita Cahyawati, Putu Peranawa, I Wayan Yoga Diva Pradnyawati, Luh Gede Pratiwi, Cokorda Agung Prima Dewi, A.A.A Asri Putra Parwati, Tjok Istri Putu Asih Primatanti Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu Rima Kusuma Ningrum Saktivi Harkitasari Saktivi Harkitasari, Saktivi Sandha, Ferrini Ratu Sri Ratna Dewi Sri Ratna Dewi, Sri Ratna Sueta, Made Agus Dwianthara Suka Astini, Dewa Ayu Agung Alit Sumadewi, Komang Trisna Wangsa, Putu Gde Hari Wijaya, Putu Austin Widyasari Wiranatha, I Gede