Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SUHU EKSTRAKSI IKAN GABUS (Channa striata) TERHADAP KANDUNGAN ALBUMIN DAN TINGKAT KESUKAAN UNTUK MINUMAN KESEHATAN: The Effect of Extraction Temperature of Snakehead Fish (Channa Striata) on Albumin Concentration and Sensory Preference for Healthy Drinks Products Maulid, Deden Yusman; Syaban, Rafli; Abrian, Satriya; Pangestika, Widya; Siregar, Arpan Nasri; Arumsari, Kusuma; Nusaibah, Nusaibah; Andayani, Tri Rahayu; Herry, Herry; Yuniarti, Endah
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.12.2.2024.47024

Abstract

Snakehead (Channa striata) is widely found in open water such as rivers and swamps in Indonesia. Snakehead contains albumin which is useful for accelerating the wound healing process. The purpose of this study was to determine the best extraction temperature that can produce the highest albumin content and is preffered by panelist when applied to healthy drinks. This study consisted of three treatments, namely the extraction temperature of 60°C, 70°C, and 80°C. The parameters observed were the yield of snakehead extract, protein content of snakehead, albumin content, and the level of preference (Hedonic). The yield of snakehead extract refers to the method developed by Asikin, 2017. Protein content was tested using the Kjeldahl method, albumin content was tested using the BCG (Brom Cresil Green) method. The preference level test was based on the method developed by Rahayu (2017). The highest yield of snakehead extract was obtained at a temperature of 80°C, namely 54,6%. The highest protein content was found in the 60°C temperature treatment, which was 3,62%. The highest albumin content was found at 80°C temperature treatment, which was 0,04 g/dl. The results of the hedonic test show that there is no difference sgnificantly between treatments with the limit value is still preferred (5). Keyword:     albumin, snakehead, healthy drinks, sensory   Ikan gabus (Channa striata) banyak terdapat di perairan terbuka seperti sungai dan rawa yang ada di Indonesia. ikan gabus memiliki kandungan albumin yang bermanfaat untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan suhu ekstraksi terbaik yang dapat menghasilkan kandungan albumin yang paling tinggi serta disukai oleh panelis ketika diaplikasikan ke minuman kesehatan. Penelitian ini terdiri dari tiga perlakuan yaitu suhu ekstraksi 60°C; 70°C; dan 80°C. Parameter yang diamati adalah rendemen ekstrak ikan gabus, kandungan protein ikan gabus, kandungan albumin, serta tingkat kesukaan (Hedonik). Rendemen ekstrak ikan gabus mengacu kepada metode yang dikembangkan Asikin, 2017. Kandungan protein di uji menggunakan metode Kjeldahl, kandungan albumin di uji dengan metode BCG (Brom Cresil Green), uji tingkat kesukaan mengacu kepada metode yang dikembangkan Rahayu (2017). Hasil rendemen ekstrak ikan gabus tertinggi didapatkan pada suhu 80°C yaitu 54,6%. Kandungan protein tertinggi terdapat pada perlakuan suhu 60°C yaitu 3,62%. Kandungan albumin tertinggi terdapat pada perlakuan suhu 80°C yaitu 0,04 g/dl. Hasil uji hedonik terhadap minuman kesehatan menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antar perlakuan dengan batasan nilai masih disukai (5). Kata kunci:       ekstrak albumin, ikan gabus, minuman kesehatan, sensori
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SILASE DALAM PETERNAKAN DOMBA: PENDEKATAN PEMBANGUNAN KOMUNITAS PETERNAK DI DESA BANGUNJAYA KAB. PANGANDARAN Ismiraj, Muhammad Rifqi; Tanuwiria, Ujang Hidayat; Setiyatwan, Hendi; Mayasari, Novi; Mutaqin, Bambang Kholiq; Yuniarti, Endah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i1.52323

Abstract

Pelaksanaan Program Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang diimplementasikan di Desa Bangunjaya, di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Program ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada komunitas tentang nutrisi ternak domba, dan kedua, untuk mendidik mereka tentang prinsip dan teknik pengawetan pakan hijauan melalui silase. PPM terdiri dari pelatihan yang dirancang dengan tema "Implementasi Teknologi Silase dalam Peternakan Domba," yang menggabungkan instruksi teoretis dengan pelatihan praktis dalam produksi silase. Dengan menggunakan pendekatan partisipatif, program ini melibatkan 24 peternak domba lokal, menekankan pentingnya mengintegrasikan teknik pertanian tradisional dengan metode pengawetan silase untuk meningkatkan kualitas pakan dan produktivitas ternak secara keseluruhan. Analisis data kuantitatif dari kuesioner pra- dan pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, khususnya dalam aspek yang berkaitan dengan nutrisi silase dan produksinya, yang mencerminkan efektivitas dan dampak dari pelatihan. Pengamatan kualitatif menunjukkan perubahan sikap komunitas terhadap praktik pertanian inovatif, menyarankan dampak yang lebih luas terhadap pengembangan pertanian desa. Inisiatif ini menunjukkan potensi program pendidikan yang disesuaikan dengan konteks sosial-ekonomi lokal untuk mewujudkan perubahan yang bermakna, yang berfungsi sebagai model untuk pengembangan pedesaan yang dapat diperluas dan berkelanjutan melalui pendidikan agribisnis, menyoroti kebutuhan akan pembelajaran berkelanjutan, kurikulum adaptif, dan sistem dukungan untuk pemberdayaan komunitas. This article presents the implementation of a Community Service Program (CSP) in Desa Bangunjaya, a highland village in the Langkaplancar Subdistrict of Pangandaran Regency, West Java. Addressing a critical knowledge gap in sheep nutrition and silage technology among local farmers, the program aimed to enhance community capacity in sustainable livestock management and promote innovation-oriented agribusiness practices. The CSP consisted of a workshop designed around the theme "Sheep Farming Strategies as a Source of Family Income," which combined theoretical instruction with practical training in silage production. Utilizing a participatory approach, the program involved 24 local sheep farmers, emphasizing the importance of integrating traditional farming techniques with new silage preservation methods to improve feed quality and overall livestock productivity. Quantitative data analysis from pre- and post-workshop questionnaires demonstrated significant improvements in participants' knowledge and skills, particularly regarding silage nutrition and its production, reflecting the effectiveness and impact of the workshop. Qualitative observations indicated a shift in community attitudes towards innovative farming practices, suggesting a broader impact on the village's agricultural development. This initiative shows the potential for education programs tailored to the local socio-economic context to effect meaningful change, serving as a model for scalable and sustainable rural development through agribusiness education, highlighting the need for continuous learning, adaptive curriculum, and support systems for community empowerment.
Initial Modelling of Bird Strike by Numerical Simulation in Varied L/D Ratio of Bird Geometry Yuniarti, Endah; H, Simon Shindu; Sitompul, Sahril Afandi
SENATIK STT Adisutjipto Vol 4 (2018): Transformasi Teknologi untuk Mendukung Ketahanan Nasional [ ISBN 978-602-52742-0-6 ]
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v4i0.165

Abstract

This research studies influence of bird geometry on impact pressures during bird strike, namely Hugoniot and Stagnation pressure through initial modelling by numerical simulations. Bird geometry is capsule or cylinder with hemisphere end. The geometry is simulated with different L/D ratio, 1.4, 1.6, 1.8 and 2.0. Elastic-plastic hydrodynamic material model is used in simulation. Bird model simulation are using lagrangian method and initial velocities are 200 m/s. The results show variation of L/D ratio provide Hugoniot pressure 10-19 times higher than stagnation pressure in L/D = 1.4, 8-18 times in L/D = 1.6, 9-17 times in L/D = 1.8 and 4-16 times in L/D = 2. Hugoniot pressures show higher in ratio L/D = 1.8 and lower in ratio L/D = 1.6. Stagnation pressure show higher in ratio L/D = 2.0 and lower in ratio L/D 1.4.
Limpah Keterampilan Pembuatan Cairan Bioproses Tebon Jagung Sebagai Direct Fed Microbial (DFM) Untuk Sapi Perah Tasripin, Didin; Mutaqin, Bambang; Yuniarti, Endah
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 4 No 2 (2023): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v4i2.3728

Abstract

Good Dairy Farming Practice (GDFP) merupakan serangkaian tata kelola peternakan sapi perah yang baik guna optimalisasi produksi produk peternakan. Permasalahan utama dalam pengembangan sapi perah adalah ketersediaan pakan terutama pakan hijauan. Ketersediaan pakan hijauan selalu fluktuatif mengikuti pola musim. Perubahan pola musim yang dihadapi setiap tahunnya oleh peternak menuntut peternak untuk melakukan pengawetan bahan pakan berupa hijauan (tebon jagung) dengan cara ensilage. Proses ensilage tersebut menghasilkan cairan bioproses tebon jagung yang masih memiliki manfaat bila digunakan untuk ternak. Kegiatan penyuluhan yang melibatkan peternak anggota kelompok ternak “Sentra Dairy Farm” bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai GDFP dan pemanfaatan cairan bioproses tebon jagung sebagai Direct Fed Microbial (DFM) yaitu tambahan starter ensilage. Hal tersebut diharapkan mampu membantu peternak dalam meningkatkan tata kelola sehingga produksi ternak menjadi optimal. Hasil dari penyuluhan yang dilakukan menunjukkan indikator kesuksesan program berupa persentase kehadiran peserta (75%) dan peningkatan pengetahuan peternak sebesar 99%.
Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Pada Lansia Dengan Demensia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung Samsuni, Samsuni; Susanti, Fajar; Ginting, A.G. Nopres; Herlatini, Ayu Dewi; Yuniarti, Endah; Febriana, Wilda; Polpa, Eksel
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan untuk Masyarakat Vol 1, No 4 (2024): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan untuk Masyarakat
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jppkm.v1i4.3925

Abstract

AbstractAn elderly person is someone who has reached the age of 60 years and over, both men and women, who is still able to carry out work or activities that can produce goods and services or is unable to earn a living so his life depends on other people. Group activity therapy is a type of therapeutic modality that can be created by nurses in a group of elderly people to improve cognitive function in the elderly. Three times in 3 weeks, namely coloring therapy, guessing spiritual pictures and guessing general pictures, is one of the group activity therapy options for the elderly which improves cognitive function. The aim of implementing this group activity therapy activity is to improve cognitive function in the elderly at the Thesna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung Social Home. The participants in this activity were 6 elderly people at Wisma Dahlia. The methods used in this activity were lectures, demonstrations and discussions. The results of the activity showed that the elderly were actively and enthusiastically involved in this activity and were able to color and guess its function correctly. It can be concluded that this activity can help improve cognitive function in the elderly through coloring and picture guessing group activity therapy.Keyword : Coloring, Seniors, Guessing pictures, Group activity therapy
Analisis Respon Dinamik Windshield Pesawat Komuter 19 Penumpang Terhadap Fenomena Bird Strike Menggunakan Metode Coupled Eulerian-Lagrangian (CEL) Tambunan, Pangihutan; Warsiyanto, Budi Aji; Yuniarti, Endah; Fitriansyah, Rizky
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v2i2.26

Abstract

Fenomena tabrak burung sering terjadi pada saat operasi pesawat terbang yang menyebabkan kerusakan fatal pada struktur pesawat dan mengancam keselamatan operasi penerbangan. Kerusakan struktur pesawat dapat menyebabkan kecelakaan dan korban jiwa. Untuk menunjang keselamatan penumpang pesawat terbang, setiap komponen pada pesawat harus lulus uji. Windshield merupakan komponen yang harus diuji untuk memenuhi persyaratan sertifikasi pada kasus bird strike berdasarkan regulasi keselamatan penerbangan sipil atau Civil Aviation Safety Regulation (CASR) subbagian 23.775. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui respon dinamik windshield terhadap variasi parameter tumbukan dan kegagalan material windshield. Pada simulasi ini, bentuk material dari burung menggunakan jenis EOS Tabular dan material windshield menggunakan polimetil metakrilat. Untuk pemodelan windshield dan burung menggunakan metode Coupled Eulerian-Lagrangian (CEL). Pada variasi kecepatan, parameter tumbukan yang menyebabkan respon dinamik windshield berupa deformasi elastis, plastis, kegagalan paling besar terjadi pada kecepatan 80 m/s dan pada variasi sudut, kegagalan paling besar terjadi pada sudut tumbukan -150. Area lubang baut bagian atas lebih rentan terjadi kegagalan material dikarenakan adanya konsentrasi tegangan.
Pendampingan Konsultasi Perencanaan Pembangunan Komplek Peternakan Terpadu di Desa Cibanten Pangandaran sebagai Upaya Pencegahan Stunting Ismiraj, Muhammad Rifqi; Nurhamsyah, Donny; Yuniarti, Endah; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Wulansari, Asri
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53225

Abstract

Program ini mengkaji implementasi dan potensi dampak dari pembangunan komplek peternakan terpadu di Desa Cibanten, Pangandaran, sebagai strategi untuk pencegahan stunting, sebuah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Melalui pendekatan analitis yang menggabungkan analisis SWOT dan Balanced scorecard, studi ini mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terkait dengan inisiatif ini, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan keamanan pangan dan status gizi di komunitas. Program ini menyoroti bagaimana keanekaragaman hayati lokal dan pengetahuan tradisional, ketika dikombinasikan dengan praktik pertanian berkelanjutan dan teknologi modern, dapat membentuk dasar untuk peningkatan produksi pangan dan diversifikasi diet yang pada akhirnya dapat mencegah stunting. Hasil program menunjukkan bahwa pembangunan peternakan terpadu dapat memberikan dampak positif terhadap keamanan pangan dan gizi komunitas, sekaligus menawarkan manfaat sosial ekonomi melalui peningkatan kesejahteraan petani dan penciptaan peluang kerja. Program ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemerintah lokal, pembuat kebijakan, dan organisasi pembangunan dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pencegahan stunting yang komprehensif dan berkelanjutan. Temuan ini mengusulkan bahwa pendekatan holistik dan berbasis masyarakat merupakan kunci untuk mengatasi masalah stunting di Indonesia, dengan memberikan model yang dapat direplikasi untuk intervensi serupa di wilayah lain.
Peningkatan Pemahaman Tatalaksana Pemeliharaan Induk Domba Bagi Peternak di Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran Yuniarti, Endah; Ismiraj, Muhammad Rifqi; Mutaqin, Bambang Kholiq; Natari, Sari Usih
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52927

Abstract

Desa Bangunkarya merupakan desa yang terletak di Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. Desa ini memiliki potensi pertanian dan peternakan. Sebagian penduduk di Desa Bangunkarya berprofesi sebagai petani, buruh tani, dan peternak. Proses identifikasi masalah dilaksanakan bersama pihak desa dan peternak guna menemukan kendala terkait pemeliharaan induk domba bunting hingga melahirkan. Tatalaksana pemeliharaan induk domba berperan penting dalam kesuksesan budidaya domba. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan diskusi kelompok dimana target peserta adalah peternak. Sebanyak 30 orang peternak hadir pada penyuluhan terkait tatalaksana pemeliharaan ternak. Materi yang disampaikan pada penyuluhan ini meliputi perawatan induk bunting, bantuan saat induk melahirkan, perawatan anak domba baru lahir, pemberian kolostrum, dan penanganan saat anak menolak menyusu atau induk yang tidak mau menyusui. Hasil dari program pengabdian pada masyarakat ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta dibandingkan dengan sebelum dilakukan kegiatan penyuluhan.
Pendampingan Kelompok Peternak Sadar Wisata terkait Pengembangan Daerah Wisata Curug Ciparakan sesuai Standar Keselamatan Nurhamsyah, Donny; Ismiraj, Muhammad Rifqi; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Yuniarti, Endah
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53224

Abstract

Pendampingan kelompok peternak sadar wisata di Curug Ciparakan merupakan upaya strategis untuk meningkatkan standar keselamatan pada kegiatan wisata yang dilakukan oleh wisatawan. Kelompok peternak berperan sebagai pengelola, mendapatkan pelatihan pertolongan pertama, dan membantu dalam pengembangan branding dan promosi wisata. Pendampingan ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan para pengelola wisata, menciptakan lingkungan yang aman, dan potensi menghasilkan peningkatan kunjungan wisatawan. Prosedur evakuasi darurat, pelatihan pertolongan pertama, pengembangan sistem peringatan, dan pengadaan peralatan keselamatan menjadi fokus pendampingan. Penerapan SOP keselamatan dan integrasi dengan instansi terkait membantu menciptakan lingkungan wisata yang terkelola dengan baik. Kolaborasi dengan institusi pendidikan, dinas terkait dan fasilitas pelayanan kesehatan menjadi hal yang harus dilakukan untuk membuka peluang pengembangan pelayanan inovatif dan meningkatkan pengetahuan keselamatan wisatawan. Pada pendampingan ini dilakukan simulasi, penggunaan teknologi, dan pemanfaatan alat-alat di sekitar lokasi wisata yang dapat digunakan untuk memberikan pertolongan pertama jika terdapat wisatawan yang mengalami kecelakaan. Kesimpulannya bahwa pendampingan ini bukan hanya meningkatkan kewaspadaan kepada pengelola, tetapi juga menciptakan destinasi wisata yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat setempat.Kata Kunci: Pelatihan Pertolongan Pertama, Wisata, Kelompok Peternak Sadar Wisata, Curug Ciparakan, Pangandaran
Introduksi Rancangan Rantai Pasok Daging Domba Sebagai Upaya Peningkatan Konsumsi Protein Hewani dalam Rangka Penurunan Stunting Yuniarti, Endah; Ismiraj, Muhammad Rifqi; Nurhamsyah, Donny; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i3.902

Abstract

Stunting merupakan permasalahan yang berkaitan dengan tumbuh kembang balita yang masih mengintai di Indosesia. Stunting mengancam Kesehatan balita tidak hanya pada tumbuh kembangnya saja, melainkan juga Kesehatan di masa depan. Beragam penyakit degeratif dapat mengancam kesehatan orang dewasa dengan Riwayat stunting yang tidak tertangani. Kejadian stunting di Indonesia masih termasuk tinggi. Penurunan angka stunting memerlukan peran dari berbagai stakeholder, salah satunya peran peternak dalam meningkatkan produktivitas ternak. Produktivitas ternak ini harus diikuti dengan penerapan manajemen rantai pasok daging domba yang efektif dan efisien. Harapannya rantai pasok tersebut dapat mempermudah akses konsumen untuk mendapatkan bahan pangan sumber protein hewani. Program pengabdian masyarakat ini merupakan program introduksi rancangan rantai pasok daging domba di kelompok peternak Desa Cibanten, Cijulang, Pangandaran. Program ini diharapkan mampu membuka wawasan para anggota kelompok peternak dan menjadi mediasi peningkatan stok serta konsumsi daging domba di level konsumen akhir. Stunting is a problem related to the growth and development of toddlers that still lurks in Indonesia. Stunting threatens the health of toddlers not only in terms of their growth and development but also their health in the future. Various degenerative diseases can threaten the health of adults with a history of untreated stunting. The incidence of stunting in Indonesia is still high. Reducing stunting rates requires the role of various stakeholders, one of which is the role of breeders in increasing livestock productivity. This livestock productivity must be followed by the implementation of effective and efficient sheep meat supply chain management. The hope is that this supply chain can facilitate consumer access to obtain food sources of animal protein. This community service program is an introduction program for the lamb meat supply chain design in the farmer group of Cibanten Village, Cijulang, Pangandaran. It is hoped that this program will be able to broaden the insight of members of livestock groups and mediate an increase in stock and consumption of sheep meat at the final consumer level.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdillah, rizki Ade Abrian, Satriya Aditia Kusuma Wibawa Adnan Afandi, Sahril Agus Bayu Ahmad Akmal Said Aidinna, Mey Aji W, Budi Alam, Ganda Tri Albi Nuari Hastono Alimin, Edy K. amat chaeroni Ananda Rafi Rijalul Awwal Andayani, Tri Rahayu Andry Pratama, Andry Arumsari, Kusuma Ashari, Muhammad Yazid Asri Wulansari, Asri Aulia Andhikawati Ayu Martina B Aji Warsiyanto Bekti Yulianti Borris Y Maningka Budi Aji Warsiyanto Candra Pranoto Christi, Raden Febrianto Cynthia Rahmawati Damayanti, Windi Deden Yusman Maulid Didin Tasripin Diky Ramdani Donny Nurhamsyah Dwi Juniarsah, Fahri Edy K. Alimin Edy Suwondo, Edy Endang Wahyuningsih Enggar Kristian Erlangga, Noval fahmins Fairuza, Syarifah Farisadri Fauzan Fatalattof, Ammar Febriana, Wilda Febrianto, Firman Femlee R, Brity Firdaus, Alfino Firmansyah, Viki fitriansyah, Rizky FORTUNE JR OMBUH Freddy, Franciscus Ganjar Muhammad Nur Ginting, A.G. Nopres H, Simon Shindu H, Simon Shindu Hendi Setiyatwan Herlatini, Ayu Dewi Herry, Herry Hikma, Alfiratul Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ismiraj, Muhammad Rifqi Israq Mifan Junaidi Jan Setiawan Jauharul Akfiya sudjaelan Kusdi Prijono Latifah, Alfina Salma Lia Budimulyati Salman Mahasir, Mahasir Martin Anjar Ginanjar Maulana, Ichsan Mochammad Imron Awalludin Mufti Arifin, Mufti muftiarifin Muhamad Jayadi Muhammad Hadi Widanto Mukammil, Safee Musthofa, Ilham MUSTIKO, PANGGIH JOGO Mutaqin, Bambang Mutaqin, Bambang Kholiq Nora Akbarsyah Novi Mayasari Nurrohmad, Abian Nusaibah Nusaibah Polpa, Eksel Pramana, Nurhadi Prayoga, Renaldi Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Putra, Ronald Septiawan Qoharudin, Qoharudin Rafika Arum Sari Rayhan Zhafrando, Muhammad Rifa`atul Fitri, Siti Ulfah Riskha Agustianingsih Rizky fitriansyah RR. Ella Evrita Hestiandari S Afandi Sitompul Sahril Afandi S Said, Ahmad Akmal Samsuni, Samsuni Sari Usih Natari Septian, Diaz Setiyawati, Defi Shevilia, Erna Simon Sindhu Sindhu Hendradjaja, Simon Sindhu, Simon Siregar, Arpan Nasri Sitio, Nurul Mardhiah Sitompul, S Afandi Sitompul, Sahril Afandi Slamet Priyono Somadi, Ridho Misbahudin Sopyan Gigih Nugraha Suharwanto, Dwi Sungkono suryawan, ryan firdiansyah Suryo O, Ari Susanti, Fajar Suwardi, Arie Prasetya Syaban, Rafli Syaiful Rifki Tambunan, Pangihutan Tasripin, Didin Supriyat Tri Susilo Tri Widayatsih Ujang Hidayat Tanuwiria Utama, Agus Bayu Utama, Aldyansah Putra Warsiyanto, B Aji Widianti, Elsa Widianto, David Indra Widya Pangestika Wildan Sofary Darga