Claim Missing Document
Check
Articles

Simulasi Monitoring Next Engine Shop Visit Life Limited Part CFM-56 Pada Pesawat Narrow Body Mufti Arifin; Endah Yuniarti; Borris Y Maningka
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v3i1.214

Abstract

Batas umur pemakaian setiap komponen life limited part (LLP) engine pesawat terbang bervariasi. Maka dari itu perlu adanya suatu monitoring untuk mengetahui sisa umur komponen agar tidak terlewat atau melebihi batas umur pemakaian yang telah ditentukan oleh pabrik. Jika suatu komponen sudah mendekati batas umur yang telah ditentukan, maka komponen tersebut wajib untuk diganti dengan yang baru, walaupun secara visual kondisi komponen tersebut terlihat masih bagus atau layak. Untuk mempermudah monitoring, maka perlu dibuat ilustrasi engine dan tiga warna dengan menggunakan rumusan microsoft excel serta ditambahkan minimum remaining agar jarak pada shop visit tidak terlalu dekat, sehingga bisa meminimalisir waktu dari sebuah perencanaan shop visit. Kelebihan dari program ini adalah dapat memantau next engine shop visit dari banyak engine secara cepat, program ini perlu diuji pada kondisi operasional maintenance. Berdasarkan hasil analisis, rumusan microsoft excel dengan ilustrasi engine dan tiga warna serta minimum remainning dapat mempermudah monitoring LLP.   Life limit in every aircraft engine life limited part (LLP) component is varyated. Therefore, a monitoring is needed to determine life status of component in order to monitor life limit of component so they not exceed limit specified by manufacturer. If a component almost reach specified life limit, so that component must be replaced with new component, although visually that component still in good condition. In order to make monitoring easier engine illustration with 3 color created using Microsoft excel formula and minimum remaining added to make time between shop visit not too close, so time for shop visit planning can be minimalize. Advantage of this program is monitoring on remaining (cycle) category on specified date, and disadvantage of this program is needed to be tested in maintenance operational. According to analysis, microsoft excel formula with engine illustration with 3 color and minimum remaining can be examined in order to make monitoring easier.
Simulasi Monitoring Remaining Cycles Category Life Limited Part CFM56 Untuk Perencanaan Shop Visit Endah Yuniarti; Mufti Arifin; Borris Y Maningka
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v3i1.215

Abstract

Batas umur pemakaian setiap komponen life limited part (LLP) engine pesawat terbang bervariasi. Maka dari itu perlu adanya suatu monitoring untuk mengetahui sisa umur komponen agar tidak terlewat atau melebihi batas umur pemakaian yang telah ditentukan oleh pabrik. Jika suatu komponen sudah mendekati batas umur yang telah ditentukan, maka komponen tersebut wajib untuk diganti dengan yang baru, walaupun secara visual kondisi komponen tersebut terlihat masih bagus atau layak. Untuk mempermudah monitoring maka perlu dibuatkan ilustrasi engine dan tiga warna dengan menggunakan rumusan microsoft excel serta ditambahkan minimum remaining agar jarak pada shop visit tidak terlalu dekat, sehingga bisa meminimalisir waktu dari sebuah perencanaan shop visit. Kelebihan dari program ini adalah dapat monitoring remaining (cycles) category pada tanggal yang ingin ditentukan, Program ini perlu diuji pada kondisi operasional maintenance. berdasarkan hasil analisis, rumusan microsoft excel dengan ditambahkan ilustrasi engine dan tiga warna serta minimum remainning dapat diuji dalam mempermudah suatu monitoring.   Life limit in every aircraft engine life limited part (LLP) component is varyated. Therefore, a monitoring is needed to determine life status of component in order to monitor life limit of component so they not exceed limit specified by manufacturer. If a component almost reach specified life limit, so that component must be replaced with new component, although visually that component still in good condition. In order to make monitoring easier engine illustration with 3 color created using Microsoft excel formula and minimum remaining added to make time between shop visit not too close, so time for shop visit planning can be minimalize. Advantage of this program is monitoring on remaining (cycle) category on specified date, and disadvantage of this program is needed to be tested in maintenance operational. According to analysis, microsoft excel formula with engine illustration with 3 color and minimum remaining can be examined in order to make monitoring easier.
Analisis Numerik Pengaruh Geometri Burung Berbentuk Capsule Terhadap Tekanan Impak Pada Kasus Bird Strike Endah Yuniarti; Simon Sindhu; Sahril Afandi S
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v3i2.218

Abstract

Penelitian ini mempelajari pengaruh geometri burung terhadap tekanan impak pada kasus tabrak burung, yaitu tekanan hugoniot dan stagnasi. Geometri burung berbentuk  capsule atau silinder dengan kedua ujung setengah bola. Geometri disimulasikan dengan rasio L/D yang berbeda yaitu 1,4;1,6; 1,8 dan 2. Model material elastis, plastis, hidrodinamik digunakan pada simulasi. Simulasi model burung dilakukan dengan metode lagrangian pada variasi kecepatan 100 m/s, 200 m/s dan 300 m/s. Hasil simulasi menunjukkan dengan variasi rasio L/D diperoleh nilai tekanan Hugoniot jauh lebih tinggi sekitar 10-19 kali lipat tekanan stagnasi pada L/D = 1,4, 8-18 kali pada L/D = 1,6, 9-17 kali pada L/D = 1,8 dan 4-16 kali pada L/D = 2. Nilai tekanan Hugoniot menunjukkan nilai yang lebih rendah pada rasio L/D 1,6 dibanding rasio lainnya pada kecepatan 200 m/s dan 300 m/s dan tekanan stagnasi lebih tinggi pada rasio L/D 2 pada kecepatan impak 200 m/s dan 300 m/s.   This research studies influence of bird geometry on impact pressures during bird strike, namely Hugoniot and Stagnation pressure. Bird geometry is capsule or cylinder with hemisphere end. The geometry is simulated with different L/D ratio, 1.4, 1.6, 1.8 and 2. Elastic-plastic hydrodynamic material model is used in simulation. Bird model simulation are using lagrangian method and initial velocities are 100 m/s, 200 m/s dan 300 m/s. The results show variation of L/D ratio provide Hugoniot pressure 10-19 times higher than stagnation pressure in L/D = 1.4, 8-18 times in L/D = 1.6, 9-17 times in L/D = 1.8 and 4-16 times in L/D = 2. Hugoniot pressures show lower in ratio L/D = 1.6 compared to other for velocities 200 m/s and 300 m/s and stagnation pressure higher in ratio L/D = 2 for velocities 200 m/s and 300 m/s.
Analisis Numerik Side Impact Beam Pada Struktur Kendaraan Roda Empat Endah Yuniarti; Sahril Afandi S; Adnan
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v4i1.222

Abstract

Kasus tabrak samping merupakan jenis kecelakaan tertinggi kedua setelah jenis kecelakaan dari arah depan, mencapai 25%. Side impact beam menjadi komponen penting pada sebuah kendaraan mobil sebagai penyerap energi ketika terjadi tabrakan pada arah samping. Komponen tersebut berfungsi menyerap energi tumbukan akibat tabrakan melalui proses deformasi (bending). Side impact beam secara umum strukturnya berupa pelat tipis dengan model yang beragam. Pada penelitian ini, akan dilakukan analisis tumbukan dinamik dilakukan dengan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak metode elemen hingga, Abaqus Explicit 3D. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan model side impact beam menjadi 8 model yaitu, C square beam, S beam, circular beam, M beam, V beam, W beam, D beam, dan rectangular beam. Hasil output berupa nilai displacement, dan nilai energy absorption setiap model. Nilai displacement terendah yaitu pada model D beam dengan nilai 0.16492 m, dan yang tertinggi pada model W beam 0.17345 m. Nilai energy absorption terendah pada model W beam 1551.189 J, dan yang tertinggi pada model D beam 5405.089 J.   -  Side impact collision accident are the second leading cause of death and injury in the traffic accidents after frontal crashes, reaching 25%. Side impact beam be an important component in a car as absorbing energy when the side impact collision. The component work by absorbing the impact energy collision through deformation process. In this research, a dynamic analysis will be conducted by numerical simulation were performed by finite element method software, Abaqus Explicit 3D. The experiment done by varying 8 model side impact beam, C square beam, S beam, circular beam, M beam, V beam, W beam, D beam, and rectangular beam. The output results shown the displacement, and energy absorption every models. The displacement the lowest that model of D beam with a value of 0.16492 m, and highest that model of W beam with a value of 0.17345 m. The energy absorption the lowest that model of W beam 1551.189 J, and the highest energy absorption that model of D beam 5405.089 J.
“OPTIMASI JARINGAN PADA PANGKALAN UDARA DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE MINIMUM SPANNING TREE” Suwardi, Arie Prasetya; Mufti Arifin; Endah Yuniarti
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v9i2.133

Abstract

Air Force Bases (Lanud) in Indonesia have a crucial role in maintaining national security and defense, especially in supporting the operations of the Indonesian Air Force. This study aims to find the Minimum Spanning Tree network between Air Force Bases (Lanud) in Indonesia using the Minimum Spanning Tree (MST) method. Minimum Spanning Tree (MST) is used to connect all Lanud. By using the Minimal Spanning Tree Method analysis, it can provide an optimal solution by producing a minimum total travel distance with a direct connection procedure at the points (nodes) on a network. Contributing positively to operational activity planning, more effective use of resources, and rapid response in emergency situations. The data used in this study are secondary data, namely data on the distance between 44 Lanud in Indonesia obtained from Google Earth. This data uses nautical miles units. The data obtained is represented in the form of a matrix and graph, then the parameters used are determined. After that, the data is analyzed using a minimum spanning tree. The results of the Minimum Spanning Tree analysis show that the optimum network connecting 44 Air Force Bases has a total distance of 6664 NM, which increases the efficiency, readiness, and flexibility of the TNI AU's operational planning in responding to emergency situations by each air force base optimally. Most TNI AU aircraft are able to travel the minimum spanning tree network with the longest distance from Halu Oleo Air Force Base to El Tari Air Force Base of 371 NM, except for the SA-330 Puma aircraft which can only travel 300 NM.
Evaluasi Pengaruh Penambahan Dedak Padi dan Molases terhadap Kualitas Silase dalam Karakteristik Fisiknya Ismiraj, Muhammad Rifqi; Qoharudin, Qoharudin; Firmansyah, Viki; Setiyatwan, Hendi; Mutaqin, Bambang Kholiq; Yuniarti, Endah; Wulansari, Asri; Febrianto, Firman
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 5, No 1 (2024): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v5i1.61107

Abstract

Ketersediaan pakan ternak yang stabil dan berkualitas tinggi sangat penting dalam menghadapi fluktuasi ketersediaan hijauan akibat musim. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi tingkat molases (5, 7,5, dan 10 gram dari 200 gram sampel rumput) serta dedak padi (0%, 5%, dan 10%) terhadap lima parameter kualitas silase, yaitu warna, tekstur, aroma, kepadatan, dan keberadaan fungi. Enam perlakuan disiapkan (TP0, TP1, TP2, DP0, DP1, DP2), masing-masing diulang sebanyak lima kali dan difermentasi selama 30 hari dalam kondisi terkontrol. Setelah proses fermentasi, penilaian dilakukan menggunakan skala ordinal 1–4 untuk setiap parameter yang diamati. Karena sifat data ordinal, analisis statistik nonparametrik digunakan, yaitu uji Kruskal–Wallis, diikuti dengan uji post hoc Dunn untuk membandingkan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur dan kepadatan silase secara signifikan dipengaruhi oleh tingkat molases yang lebih tinggi (p < 0,05). Perlakuan dengan 10 gram molases, baik dengan maupun tanpa penambahan dedak padi, menghasilkan silase dengan tekstur yang lebih padat dibandingkan perlakuan kontrol. Sebaliknya, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada parameter warna, aroma, dan keberadaan fungi (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa peningkatan molases dan dedak padi dalam jumlah moderat tidak menyebabkan perubahan signifikan pada karakteristik visual maupun pertumbuhan fungi. Dengan demikian, penggunaan molases sebanyak 10 gram dengan atau tanpa penambahan dedak padi hingga 10% dapat meningkatkan kualitas fisik silase tanpa mengganggu stabilitas fermentasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan jenis hijauan yang berbeda dan durasi penyimpanan yang lebih lama dalam optimalisasi formulasi silase. 
Analisis Numerik Bird Strike Pada Radome Dengan Struktur Sandwich Rayhan Zhafrando, Muhammad; Afandi Sitompul, Sahril; Yuniarti, Endah
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v2i1.3

Abstract

Bird strike adalah ancaman terhadap keselamatan penerbangan dan menjadi salah satu penyebab kecelakaan dengan korban jiwa manusia. Tugas akhir ini bertujuan untuk mendapatkan respon tabrakan dari radome dengan konstruksi komposit laminate dan sandwich terhadap bird strike. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendapatkan konstruksi terbaik berdasarkan studi kasus orientasi serat, pengaruh konstruksi sandwich, serta variasi kecepatan tumbukan. Analisis numerik menggunakan aplikasi elemen hingga ABAQUS. Metode Smooth Particle Hydrodinamics (SPH) digunakan untuk memodelkan material burung karena memiliki keuntungan dari akurasi hasil, waktu dimodelkan menggunakan crushable foam plasticity di ABAQUS. Variasi kecepatan tabrakan antara burung dan radome adalah 80,116, dan 150 m/s. Model radome di-fixed pada bagian tepi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, perpindahan terbesar terjadi pada radome dengan konstruksi laminate menggunakan orientasi serat quasi- isotropic pada kecepatan tumbukan 150 m/s. Pada konstruksi sandwich, perpindahan lebih kecil dibandingkan konstruksi laminate. Konstruksi sandwichmampu memberikan kekakuan dan kekuatan relatif yang lebih tinggi dibandingkan konstruksi laminate, yaitu 2.41 kali lebih kaku dan 1.86 kali lebih kuat di kecepatan tumbukan yang sama. Orientasi serat komposit cross-ply menunjukkan hasil 0.97% lebih kuat dibandingkan orientasi quasi-isotropic.
Pemberdayaan Remaja melalui Edukasi Gizi dan Pendampingan Keterampilan Pengolahan Pangan dalam Mendukung Generasi Indonesia Emas Yuniarti, Endah; Akbarsyah, Nora; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.61145

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya gizi seimbang dan membekali mereka dengan keterampilan pengolahan pangan lokal sebagai langkah mendukung ketahanan pangan. Kegiatan dilakukan di SMPN 1 Parigi dan SMAN 1 Parigi, melibatkan 62 peserta. Edukasi tentang konsep "Isi Piringku" berhasil meningkatkan pemahaman peserta, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 64% di tingkat SMP dan 72% di tingkat SMA, yang meningkat menjadi masing-masing 85% dan 92% pada post-test. Praktik pengolahan pangan memanfaatkan bahan lokal, seperti pisang, untuk menghasilkan camilan sehat. Kelompok SMP dan SMA menunjukkan keberhasilan yang tinggi, masing-masing mencapai 90% dan 95%. Program ini membuktikan bahwa edukasi gizi yang terintegrasi dengan keterampilan pengolahan pangan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja, sekaligus mendorong pemanfaatan hasil tani lokal untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
Kualitas Susu Sapi Perah yang Diberi Imbuhan Probiotik Cairan Bioproses Tebon Jagung Yuniarti, Endah; Mutaqin, Bambang Kholiq; Tasripin, Didin Supriyat
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v6i1.60001

Abstract

Peningkatan kualitas susu sapi dapat dilakukan melalui pemberian probiotik dalam pakan, salah satunya adalah cairan bioproses tebon jagung. Probiotik ini merupakan pemanfaatan dari limbah pertanian (tebun jagung) yang difermentasi dan menghasilkan cairan yang banyak memiliki kandungan nutrisi dan bakteri asam laktat. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh penambaan probiotik cairan bioproses tebon jagung terhadap kualitas susu perah. Sebanyak 24 ekor sapi perah Frisian Holstein digunakan dalam penelitian dengan empat perlakuan: P0 (control); P1 (0,2% probiotik); P2 (0,4% probiotik): dan P3 (0,6% probiotik). Kualitas susu dianalisis berdasarkan kandungan lemak, bahan kering tanpa lemak (BKTL), laktosa, dan protein selama 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik cairan bioproses tebon jagung tidak memberikan pengaruh signifikan (P>0.05) terhadap semua parameter kualitas susu. Faktor-faktor seperti adaptasi mikroba rumen terhadap probiotik baru, konsentrasi probiotik, dan variasi fisiologis sapi perah dapat mempengaruhi hasil ini. Meskipun tidak terdapat perubahan signifikan, penggunaan probiotik ini memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan ternak dan efisiensi pakan. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efek probiotik secara mendalam.
Pengaruh Tingkat Penambahan Labu Siam Terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Dimsum Ayam Prayoga, Renaldi; Pratama, Andry; Yuniarti, Endah
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v5i2.56916

Abstract

Daging ayam merupakan sumber protein hewani dan sering diolah menjadi berbagai makanan seperti dimsum. Dimsum memiliki nilai gizi tinggi dan biasanya menggunakan tapioka dan terigu yang mengandung pati sebagai bahan pengisi agar padat. Karakteristik pati labu siam mirip dengan tapioka, sehingga memiliki potensi sebagai bahan pengisi dimsum ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan tingkat persentase penambahan labu siam terhadap sifat fisik (daya ikat air, susut masak, keempukan) dan organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur, total penerimaan) yang paling disukai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan (P0=Kontrol, P1=25%, P2=35%, P3=45%), dan 5 kali ulangan. Sifat fisik dianalisis dengan uji sidik ragam dan uji lanjut Duncan, sedangkan hasil uji organoleptik di analisis dengan uji statistic KruskalWallis dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan labu siam memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap sifat fisik dan organoleptik pada dimsum ayam. Penambahan labu siam sebanyak 45% merupakan konsentrasi terbaik dengan nilai daya ikat air sebesar 6,24% dan keempukan 10,31 mm/g/10detik, serta nilai rataan susut masak sebesar 20,34% yang masih dalam kisaran normal. Selain itu, kualitas organoleptik (rasa, tekstur, dan total penerimaan) masih tetap terjaga, tanpa mempengaruhi warna dan aroma dimsum ayam.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdillah, rizki Ade Abrian, Satriya Aditia Kusuma Wibawa Adnan Afandi, Sahril Agus Bayu Ahmad Akmal Said Aidinna, Mey Aji W, Budi Alam, Ganda Tri Albi Nuari Hastono Alimin, Edy K. amat chaeroni Ananda Rafi Rijalul Awwal Andayani, Tri Rahayu Andry Pratama, Andry Arumsari, Kusuma Ashari, Muhammad Yazid Asri Wulansari, Asri Aulia Andhikawati Ayu Martina B Aji Warsiyanto Bekti Yulianti Borris Y Maningka Budi Aji Warsiyanto Candra Pranoto Christi, Raden Febrianto Cynthia Rahmawati Damayanti, Windi Deden Yusman Maulid Didin Tasripin Diky Ramdani Donny Nurhamsyah Dwi Juniarsah, Fahri Edy K. Alimin Edy Suwondo, Edy Endang Wahyuningsih Enggar Kristian Erlangga, Noval fahmins Fairuza, Syarifah Farisadri Fauzan Fatalattof, Ammar Febriana, Wilda Febrianto, Firman Femlee R, Brity Firdaus, Alfino Firmansyah, Viki fitriansyah, Rizky FORTUNE JR OMBUH Freddy, Franciscus Ganjar Muhammad Nur Ginting, A.G. Nopres H, Simon Shindu H, Simon Shindu Hendi Setiyatwan Herlatini, Ayu Dewi Herry, Herry Hikma, Alfiratul Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ismiraj, Muhammad Rifqi Israq Mifan Junaidi Jan Setiawan Jauharul Akfiya sudjaelan Kusdi Prijono Latifah, Alfina Salma Lia Budimulyati Salman Mahasir, Mahasir Martin Anjar Ginanjar Maulana, Ichsan Mochammad Imron Awalludin Mufti Arifin, Mufti muftiarifin Muhamad Jayadi Muhammad Hadi Widanto Mukammil, Safee Musthofa, Ilham MUSTIKO, PANGGIH JOGO Mutaqin, Bambang Mutaqin, Bambang Kholiq Nora Akbarsyah Novi Mayasari Nurrohmad, Abian Nusaibah Nusaibah Polpa, Eksel Pramana, Nurhadi Prayoga, Renaldi Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Putra, Ronald Septiawan Qoharudin, Qoharudin Rafika Arum Sari Rayhan Zhafrando, Muhammad Rifa`atul Fitri, Siti Ulfah Riskha Agustianingsih Rizky fitriansyah RR. Ella Evrita Hestiandari S Afandi Sitompul Sahril Afandi S Said, Ahmad Akmal Samsuni, Samsuni Sari Usih Natari Septian, Diaz Setiyawati, Defi Shevilia, Erna Simon Sindhu Sindhu Hendradjaja, Simon Sindhu, Simon Siregar, Arpan Nasri Sitio, Nurul Mardhiah Sitompul, S Afandi Sitompul, Sahril Afandi Slamet Priyono Somadi, Ridho Misbahudin Sopyan Gigih Nugraha Suharwanto, Dwi Sungkono suryawan, ryan firdiansyah Suryo O, Ari Susanti, Fajar Suwardi, Arie Prasetya Syaban, Rafli Syaiful Rifki Tambunan, Pangihutan Tasripin, Didin Supriyat Tri Susilo Tri Widayatsih Ujang Hidayat Tanuwiria Utama, Agus Bayu Utama, Aldyansah Putra Warsiyanto, B Aji Widianti, Elsa Widianto, David Indra Widya Pangestika Wildan Sofary Darga