p-Index From 2021 - 2026
10.719
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum Awang Long Law Review Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Ilmu Hukum Prima Selisik : Jurnal Hukum dan Bisnis Syntax Idea As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga jurnal syntax admiration Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Hukum Lex Generalis El-Iqtishady Devotion: Journal of Research and Community Service Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Interdisciplinary Social Studies International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Action Research Literate (ARL) Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Gagasan Hukum Journal of Social Research SETARA : Jurnal Ilmu Hukum VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum Journal of Law, Poliitic and Humanities Jurnal Sosial dan Sains Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia IUS FACTI : Jurnal Berkala Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Hukum Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Jurnal Hukum Bisnis Tasyri' Advokasi Hukum & Demokrasi Blantika : Multidisciplinary Journal Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Global Ilmiah Jurnal Inovasi Global Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia SASI Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Ulil Albab Technology and Economics Law Journal Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Jurnal Ilmu Hukum Indonesia Jurnal Sipakatau
Claim Missing Document
Check
Articles

Perlindungan Hukum bagi Pemegang Hak Tanggungan dalam Sengketa Keabsahan Hak Atas Tanah Yang telah Menjadi Objek Jaminan Kredit Reski M; Dewi Iryani; Hartana Hartana
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi pemegang Hak Tanggungan apabila objek jaminan dinyatakan tidak sah serta kedudukan pemegang Hak Tanggungan sebagai pihak ketiga yang beritikad baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi pemegang Hak Tanggungan dapat diberikan secara preventif dan represif. Perlindungan preventif diwujudkan melalui penerapan prinsip kehati-hatian (prudential principle) pada tahap pengikatan kredit, terutama dengan melakukan pemeriksaan legalitas sertifikat pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta memastikan proses pembebanan Hak Tanggungan dilakukan secara sah dan sempurna. Perlindungan represif diperlukan apabila objek jaminan kemudian dinyatakan tidak sah, terutama untuk menjamin pemenuhan hak kreditur terhadap pelunasan utang dan kerugian yang timbul berdasarkan hubungan hukum dalam perjanjian kredit. Pemegang Hak Tanggungan juga dapat memperoleh perlindungan sebagai pihak ketiga yang beritikad baik sepanjang tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam cacat hukum atau administratif pada penerbitan sertifikat yang dijadikan objek jaminan. Dalam keadaan demikian, kepentingan hukum kreditur perlu dipertahankan melalui mekanisme hukum yang memungkinkan perlindungan terhadap Hak Tanggungan atau pengalihan jaminan kepada agunan lain. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan mekanisme verifikasi silang (cross-check) data pertanahan serta penegakan hukum yang menjamin bahwa pembatalan sertifikat tidak secara serta-merta merugikan lembaga keuangan yang telah bertindak berdasarkan prinsip kehati-hatian, itikad baik, dan dokumen autentik yang sah pada saat perjanjian kredit dibuat.
Online Hospital Medical Dispute Resolution Model To Create Fairness Hawreyvian Rianda Seputra; Dewi Iryani; Gradios Nyoman Tio Rae
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 6 No. 3 (2026): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v6i3.3084

Abstract

This study aims to analyze the arrangement and implementation of online medical dispute resolution in hospitals to ensure legal certainty, as well as formulate an ideal form of the resolution model to realize justice in the future. The research method used is normative juridical with a qualitative approach through a statute approach to health regulations and electronic transactions. Legal materials were collected through literature studies at the National Library and analyzed descriptively analytically to answer the complexity of medical disputes in the digital ecosystem. The arrangement for online medical dispute resolution currently still relies on Law Number 17 of 2023 concerning Health, which requires non-litigation mediation as a first step, as well as the ITE Law as the basis for the validity of electronic documents. Implementation in hospitals is still fragmentary through medical committees or internal complaint units that are limited to simple online communication, but do not yet have special regulations for Online Dispute Resolution (ODR) outside the courts that comprehensively regulate mediator standards and data security. The condition of the absence of a standard standard creates legal uncertainty, especially regarding the strength of execution of the results of online mediation agreements. The ideal model of the future requires an integrated ODR platform that includes video mediation features, encrypted medical records, as well as the involvement of a certified neutral mediator who understands health law and professional ethics. This system prioritizes the principle of restorative justice to restore the therapeutic relationship between patients and medical personnel through a transparent, efficient, and accountable process.
Co-Authors Abdillah, Ahmad Imaduddin Abdul Gani Abraham Prihadi Achmad Hidayat Ade Akhmad Saputra Adi Darmawansyah Adi Iksan Bureni Agung Prabowo Widyasaputro Agustinus Darmanto Panjaitan Aji , Puguh Aji Hari Setiawan, Puguh amran rabani zubaidi Andri Ferdian Arbi Dalimunthe Arwan Arwan Aryasuta Faharsyah Setiawan Ayu Tresna Waty Belinda, Suci Fidia Fitriza Bernadete Nurmawati Bernadete Nurmawati Bey Abwar, Irsyad Hamdie Binar Jon Vic S Binto Kusmadi Boas Parlindungan Panjaitan Bunga Aulia Nur Hikmah dadang dwi saputro David Ricardo, David Didik Suhariyanto Eli Saat Ellizabeth G. Nyoman Tio Rae Gomulia Oscar Gradios Nyoman Tio Gradios Nyoman Tio Rae Hamamudin, Hamamudin Hamdani Tjahjadi Handradjasa, Joshua Limanto Hari Setiawan, Puguh Aji Hartana Hartana Hartana , Hartana Hartana Hartana Hartana, Hartana Hawreyvian Rianda Seputra Herman, KMS Hie, Hengky Himawan Imam Baehaki Ismail ISMAIL ,, ISMAIL ISMAIL - Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail James Tanardi Febrianto Jayawarsa, A.A. Ketut Josef Swisman, Andreas Kapanadze, Maia Karima, Shifa Karmila Warouw Kirana Pungki Apsari KMS Herman Legi, Arfi Nofri Lemta , Benjamin Lisaldy, Ferdinand Listiyaningsih Listiyaningsih M. Harminto Maharani Putri Handayani Martunas Sianturi Moh Yusuf Pradhana Mohamad Rizki Irmansyah Myrna Fitria Natalia, Rachel Natassya Fachrina Nurmawati, Bernadete Nyoman Tio Rae Oscar, Gomulia Pandreadi, Kadek Permana, Mochammad Aditya Prasetyo Hadi Puguh Aji Hari Setiawan Puguh Aji Hari Setiawan Puguh Aji Hari Setiawan Putra, Erika Putri, Euginia Natania Putu Ayu Masrini Rae, Gradios Nyoman Tio Reski M Robby Robby Russel Butarbutar russel butarbutar S, Binsar Jon Vic Santy Juniarty Setiawan, Puguh Aji Hari Shifa Karima Soni Barumuli Sriulina, Maria Eva Sudarsono, Putut Heri Sujono, Salsabilla Susetyo Rohadi Tarmudi Tarmudi Thomas Ericson Hadinata Sihite Tony Sudirgo Tuti Samsiah Udi Suhandoro Ummi Habsyah Umra, Alieffandy Unzur Jefri Tambunan