Articles
Efektivitas Penggunaan Media Diorama dalam Pembelajaran Literasi Keuangan Anak Usia Dini
Yuneva, Hanifah Aulia;
Suryana, Dadan
Journal of Education Research Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v3i3.89
Tujuan penelitian ini ialah guna menguji keefektifan media diorama dalam pembelajaran literasi keuangan pada anak usia dini. Penelitian dilakukan di sebuah taman kanak-kanak di TK Al Azhar tiga puluh dua Padang ada dua kelas, kelas eksperimen B satu dengan sembilan belas anak dan kelas kontrol kelas B dua sembilan belas orang. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan alat penelitian dengan indikator sebanyak sepuluh poin. Analisis data dengan uji normalitas, uji homogenitas serta uji hipotesis menunjukkan jika penggunaan media diorama efektif dalam mengenalkan literasi keuangan kepada anak usia dini di TK Al-Azhar tiga puluh dua Padang
Ethnomathematics in Traditional Food: Enhancing Mathematical Literacy in Early Childhood
Jasmani, Jasmani;
Suryana, Dadan;
Yaswinda, Yaswinda;
Mahyuddin, Nenny
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/jga.2024.92-08
This study explores the integration of ethnomathematical concepts found in traditional West Sumatran food and their influence on the mathematical literacy skills of children aged 5-6 years. Employing a quasi-experimental pretest-posttest control group design, the research aimed to compare mathematical literacy outcomes before and after ethnomathematics-based learning interventions. A purposive sample of 12 kindergarten students from Koto Besar was assessed using structured observation sheets, and data were analyzed with SPSS 22.0. Results showed significant improvements in mathematical literacy, with pretest scores ranging from 11 to 16 and posttest scores from 20 to 30, indicating a score increase of 7 to 14 points. Normality and homogeneity tests confirmed the data's validity. The findings emphasize the effectiveness of using traditional food in teaching mathematical concepts, making them more relatable and engaging for young children while preserving cultural heritage. The study also highlights active participation and enhanced comprehension among children through culturally contextualized learning. Limitations include the small sample size and short intervention period, which may affect generalizability. Future research should involve larger samples and longer durations to confirm these findings and explore broader educational implications. Integrating ethnomathematics through traditional foods presents a promising strategy for improving mathematical literacy and cultural awareness in early childhood education.
PERAN EXECUTIVE FUNCTION BRAIN DALAM PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI PADA KURIKULUM 2013
Zulherma, Zulherma;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i2.269
Artikel adalah hasil studi literatur yang bertujuan mengetahui Peran Executive Function Brain dalam perkembangan kemampuan kognitif anak usia dini pada kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Ini adalah studi literatur dengan hasil penelitian bahwa Executive Function Brain dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini dalam kurikulum 2013 PAUD dalam pendekatan saintifik. Ini menjadi bagian yang penting dari pelaksanaan pembelajaran di PAUD karena menstimulus kemampuan Executive Function Brain sehingga wajib dikembangkan dan terintegrasi karena akan memberikan dampak besar terhadap kemampuan anak bagi masa depan mereka.
EFEKTIVITAS NAPKIN FOLDING TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK SABBIHISMA 2 PADANG
Adriyani, Saskia;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.461
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui efektivitas napkin folding terhadap perkembangan motorik halus anak kelompk B di Taman Kanak-Kanak Sabbihisma 2 Padang. Objek pada penelitian ini melibatkan 19 orang anak dimana pada kelas eksperimen sebanyak 10 orang anak dan pada kelas kontrol sebanyak 9 orang anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk kuasi eksperimen dengan desain penelitiannya yaitu nonrandomized pretes-posttest control group design. Untuk menguji kualitas alat ukur yang digunakan, dilakukannya uji validasi isi oleh professional judgement dan untuk mengetahui reliabilitas menggunakan SPSS 16.0, teknik Alpha Cronbanch. Pada penelitian ini menggunakan statistik non-parametrik dengan uji hipotesisnya menggunakan uji Man-Whitney menggunakan aplikasi SPSS 16.0 dengan taraf signifikan sebesar 0.001. Hal ini menunjukkan bahwasanya napkin folding efektif digunakan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak di taman kanak-kanak
PENGARUH KOLASE KAPAS TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK BUNDA TUNAS HARAPAN KABUPATEN PASAMAN
Vaneza, Tesya;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.501
Penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa masih kurangnya kemampuan anak untuk menggerakkan jari jemari tangan dalam melakukan berbagai kegiatan belajar di Taman Kanak-Kanak Bunda Tunas Harapan Kabupaten Pasaman. Semua itu terlihat dari kegiatan yang dilakukan anak disekolah seperti anak belum lentur dalam memegang alat tulis dengan benar, belum cekatan dalam menggulung dengan jari, dan belum tepat dalam menempel pada pola gambar. Terlebih lagi kegiatan yang dilakukan kurang bervariasi untuk mengembangkan kemampuan motorik halus pada anak tersebut. Metode penelitian ini menggunakan studi literature (library research) dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kolase kapas terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di taman kanak-kanak bunda. Pada penelitian studi literature ini peneliti menggunakan berbagai sumber yang tertulis seperti jurnal, artikel, buku-buku, dokumen, internet, serta sumber-sumber yang relevan dengan penelitian ini. Dalam penelitian ini peneliti mengfokuskan pada pengaruh yang ditimbulkan dari penggunaan kolase kapas terhadap kemampuan motorik halus anak, karena peningkatan motorik halus anak sangat penting untuk dikembangkan supaya anak dapat terampil menggunakan tangan kanan dan kirinya dalam berbagai aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kolase kapas sangat efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak, terutama anak usia 5-6 tahun yang kegiatannya banyak berhubungan dengan penggunaan motorik halus. Kolase kapas dapat dijadikan suatu variasi baru dalam bermain kolase, kegiatan bermain sekaligus berolah seni, menarik dan menyenangkan untuk anak. Hal ini juga terlihat dari semua bukti sumber yang telah ditelaah dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian pengaruh kolase kapas terhadap motorik halus anak.
Pengaruh Stencil Print dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini
Linda, Silvia;
Suryana , Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i2.605
Penelitian ini berawal dari kenyataan bahwa kurang berkembangnya kemampuan motorik halus anak pada usia dini Padang. motorik halus anak belum berkembang secara optimal. Hal tersebut ditunjukan dengan gerakan jari jemari anak yang masih kaku untuk melakukan kegiatan motorik halus seperti : kurang optimal dalam menggerakkan otot-otot tangannya untuk melakukan kegiatan seperti menempelkan sesuatu, mewarnai gambar dengan baik, menggunting mengikuti garis belum sempurna, serta melipat kertas belum simetris. Penelitan ini bertujuan guna untuk mendeskrispsikan bagaimanakah pengaruh stencil print dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini, apakah efisien atau tidak bila digunakan dalam kegian belajar mengajar. Kemampuan motorik halus anak usia dini berkaitan dengan keterampilan menggerakkan otot-otot kecil yang lebih spesifik yang yang menyangkut koordinasi gerakan jari-jari tangan dalam melakukan berbagai aktivitas. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan teknik pengumpulan data mengolah dan menganalisis sumber referensi dari buku, majalah, dokumen dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan masalah penelitian.
Studi Deskriptif Pengaruh Permainan Snakes and Ladders Terhadap Perkenalan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini
Haura Asadi;
Dadan Suryana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.802
Abstrak: Dewasa ini, penguasaan bahasa Inggris sudah menjadi suatu kebutuhan masyarakat luas. Melalui Pendidikan Anak Usia Dini sebagai lembaga pendidikan yang paling awal, pengembangan kosakata bahasa Inggris dimulai dari yang paling dasar yaitu dengan memperkenalkan kosakata bahasa Inggris. Guru sebagai tenaga pendidik harus sadar dan paham tentang pentingnya menciptakan proses pembelajaran sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Metode pembelajaran bahasa asing kepada anak usia dini tentu berbeda cara dengan usia remaja. Anak perlu diajarkan dengan cara yang menyenangkan, sesuai dengan prinsip pembelajaran anak usia dini. Metode permainan adalah salah satu cara yang tepat dalam mengajarkan kosakata bahasa Inggris kepada anak usia dini. Sebab bermain merupakan sarana belajar bagi anak. Penelitian ini menggunakan motode kualitatif, dengan pendekatan studi literatur. Yang mana, melalui data-data relevan yang terkait dengan pokok pembahasan, peneliti mengumpulkan, mengelompokan, mengolah data hingga menghasilkan suatu kesimpulan baru. Dalam hal ini permainan Snakes and Ladders, yang dikenal sebagai permainan ular tangga. Permainan yang terdiri dari papan sirkuit, bidak, dan dadu yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pembelajaran berpengaruh baik dalam perkenalan kosakata bahasa Inggris kepada anak usia dini.
Pengaruh Pembelajaran Metode Montessori terhadap Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini
Febrina Indyati;
Dadan Suryana;
Asdi Wirman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.838
Penelitian ini dikembangkan berdasarkan pentingnya pendidikan agama islam sejak usia dini dalam kehidupan. Metode Montessori ini bisa dipadupadankan dengan proses pendidikan dan pembelajaran secara metode agama Islam.Yang mana bisa dilakukan oleh pendidik dengan menanamkan ajaran-ajaran agama islam secara fleksibel kepada anak usia dini di setiap proses pembelajaran. Dalam melakukan proses penelitian di artikel ini penulis menggunakan metode literature. Karena penulis melakukan pengkajian di artikel ini dengan cara mencari berbagai referensi yang ada di jurnal, artikel-artikel yang mendukung pembahasan di penelitian ini dengan memfokuskan studi kepustakaan dan lain-lain. Tujuan dari pemberian dan memadupadankan kedua metode tersebut ini diharapkan agar anak memiliki keterampilan yang baik dan menjadi manusia yang produktif ketika telah beranjak ke usia dewasa. Sehingga mampu beradaptasi dengan masyarakat sekitarberdampak dalam tumbuh dan kembang anak tersebut menjadi lebih baik dari segi kemandirian dan sikap serta keterampilan yang kreatif oleh anak tersebut.Pembelajaran ini tentu harus sinkron terhadap tumbuh dan kembang anakitu sendiri
Media Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini
Maghfiroh, Shofia;
Suryana , Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya penstimulusan dan rangsangan yang dilakukan kepada anak yang baru lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan dengan memberi rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, baik jasmani maupun rohani agar anak siap dalam memasuki pendidikan selanjutnya. Anak usia dini ialah kelompok yang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat unik yaitu pola pertumbuhan dan perkembangan, intelegensi, sosial emosional, bahasa, dan komunikasi yang khusus sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak. Media dalam suatu kegiatan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan atau isi pelajaran, merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemampuan anak sehingga dapat mendorong tercapainya proses kegiatan yang di stimulus oleh guru. Penggunaan media teknologi dapat menimbulkan dampak positif dengan kata lain pemaanfaatan multimedia atau animasi sebagai sarana pembelajaran dan sarana seorang guru dalam melakukan proses kegiatan.
Analisis Kebijakan Pemerintah Daerah pada Program Sekolah Keluarga dalam Meningkatkan Kualitas Pengasuhan Anak Usia Dini di Kota Bukittinggi
Rahmalia, Denny;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang dalam penelitian ini adalah banyaknya orang tua di Kota Bukittinggi belum menerapkan pengasuhan yang baik terhadap anaknya, yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dalam mendidik anak serta permasalahan keluarga lainnya, sehingga Pemerintah Kota Bukittinggi membuat program sekolah keluarga yang ditujukan kepada orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari program sekolah keluarga tersebut terkait penerapan pola asuh yang diharapkan, serta untuk mengetahui seberapa jauh peran keluarga dalam meningkatkan pengasuhan terhadap anaknya. Penelitian ini, menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memahami dan memaknai berbagai fenomena yang terjadi dalam pelaksanaan program sekolah keluarga dalam meningkatkan kualitas pengasuhan terhadap anak usia dini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data mengunakan teknik triangulasi sumber terhadap pihak penyelenggara, pencetus ide pendiri sekolah keluarga serta tenaga ahli. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta program sekolah keluarga terdiri dari 22 orang tua yang mempunyai anak usia dini dan 6 orang guru Paud. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program sekolah keluarga telah membawa dampak positif bagi orang tua dalam meningkatkan pengasuhan terhadap anaknya. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah sesuai dengan harapan tujuan program sekolah keluarga tersebut adalah menegakkan kembali fungsi keluarga dengan cara melakukan pemberdayaan keluarga melalui edukasi keluarga, khususnya penerapan pola asuh yang diharapkan.