Articles
Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Melalui Permainan Tradisional Usia 4-5 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Pertiwi III Ladang Panjang Kabupaten Merangin
Karmila, Desi;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2488
Penelitian ini dilatar belakangin bahwa pentingnya stimulasi perkembangan bahasa anak melalui permainan tradisional pada usia 4-5 tahun. Permainan tradisional adalah suatu warisa leluhur yang sangat perlu dijaga dan dilestarikan, dalam permainan tradisionala ini memberikan manfaat bagi perkembangan anak mulai dari aspek perkembangan nilai agama moral, kongnitif, bahasa, sosial emosional, fisik, dan seni. Tetapi yang menjadi masalah sejak munculnya berbagai permainan modern yang sangat menarik minat anak, seperti gadget dan game lainnya sehingga membuat anak teralu asyik bermain di dunia maya secara individu, anak mengalami keterlambatan berbicara, kurangnyaa interaksi sosial. Dengan anak bermain gadget sehingga tidak memberi kesempatan bagi anak untuk bersosialisasi. Jadi untuk permainan modern seperti ini yang dipengaruhi oleh gadget tidak baik untuk perkembangan anak terutama pada perkembangan bahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan Stimulasi Perkemabangan Bahasa Anak Melalui Permainan Tradisional Usia 4-5 Tahu di Tk Pertiwi III Ladang Panjang Di Kabupaten Merangin. Penelitian Ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, yang melibatkan 5 orang guru dan anak-anak di Tk Pertiwi III Ladang Panjang untuk dapat menstimulus perkembangan bahasa anak. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Dari hasil penelitian serta pengamatan langsung bahwa dengan menggunakan metode permainan tradisional menggunakan telepon kaleng mampu mengembangkan bahasa pada anak serta memberikan suasana lebih menyenangkan.
Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita
FA, Afrina Andriana;
Ogemi, Penia Lisa;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2525
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan yang dimiliki anak dalam berbahasa dengan menggunakan metode bercerita. Penelitian ini berawal dari banyaknya anak yang masih belum bisa berbahasa dengan baik dan benar. Karena belum efektifnya cara yang digunakan dalam pembelajaran bahasa pada anak, menyebabkan anak menjadi kurang tertarik dalam mengambangkan bahasa yang dimilliki. Pendidik dapat menerapkan cara yang efektif dengan pola belajar anak, karena setiap anak memiliki kebutuhan dan pola belajar efektifnya masing-masing. Pada penelitian ini menggunakan studi literatur dimana teknik pengambilan data dengan menelaah beberapa buku-buku, artikel dan jurnal. Hasil penelitian ini yaitu penggunaan cerita dalam mengembangkan bahasa pada anak, dengan metode bercerita mampu meningktkan perkembangan linguistik pada anak dan anak tidak hanya gembira saat mendengarkan namun juga mampu bercerita. Hal ini dibuktikan dengan analisis hasil-hasil penelitian yang relevan dengan metode bercerita sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan kemampuan berbahasa pada anak usia dini.
Analisis Pola Asuh Demokrtis Orang Tua dan Implikasinya pada Perkembangan Sosial Anak di Desa Koto Iman Kabupaten Kerinci
Husna, Amalia;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2590
Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0-6 tahun yang mengalami perkembangan yang pesat dan cepat, sehingga memebutuhkan stilmulus & rangasangan yang tepat untuk mendukung perkembangannnya. Adapun yang menjadi fokus pada perkembangan anak atau dikenal dengan istilah aspek-aspek perkembangan anak usia dini diantaranya: (a) nilai agama dan moral; (b) Fisik-motorik; (c) Kognitif; (d) Bahasa; (e) Sosial-emosional; (f) Seni. Perkembangan sosial adalah kemampuan berperilaku yaitu perilaku, sikap dan peran, yang diterima dilingkungan sosialnya, serta perkemabangan interaksi sosial. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan sosial anak adalah lingkungan keluarga. Sebagian besar penyebab permasalahan sosial pada anak berasal dari lingkungan keluarga yang buruk. Untuk itu, orang tua juga akan memiliki peranan penting bagi anak untuk mengatasi permasalahan sosial yang dialami anak dan memebantu perkembangan sosial anak. Salah satu caranya adalah, orang tua harus memiliki pola asuh yang baik untuk mendukung perkembangan sosial pada anak. Pola asuh Demokratis dinggap memiliki dampak yang baik, dan pola asuh yang paling ideal untuk mendukung perkembangan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Pola Asuh Demokratis dan Implementasinya pada Perkembangan Sosial Anak di Desa Koto Iman Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak di Desa Koto Iman, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi pada 5 keluarga yang memilki anak berusia 4-5 tahun dan menerapkan pola asuh demokratis. Hasil penelitian menunjukkan anak-anak di Desa Koto Iman Kabupaten Kerinci yang orang tuanya menerapkan pola asuh demokrtis memilki perkembangan sosial yang baik, terlihat dari kompetensi perkembangan sosial yang sudah dicapai oleh anak.
Pengaruh Metode Bermain Bowling Aritmatika untuk Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini di TK Az-Zahra
Astuti , Yeni;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2595
Pengaruh Metode Bermain Bowling Aritmatika untuk Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini di TK Az-Zahra Masalah dalam penelitian ini adalah masih ada sebagian anak yang perkembangan kognitifnya masih jauh dari indikator pencapaian perkembangan kognitif yang sesuai dengan usia anak. Terutama pada kegiatan yang dipilih guru dalam mengoptimalkan stimulus untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak. Oleh karena itu peneliti memilih metode bermain bowling aritmatika ini sebagai salah satu upaya kegiatan yang diharapkan dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode bermain bowling aritmatika untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini di TK Az-zahra. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yang secara khusus menggunakan purposive sampling dengan menggunakan metode ex-post-facto guna untuk mengetahui hubungan sebab dan akibat. Adapun prosedur pengolahan data yang akan dilakukan ialah melalui tahap uji normalitas, linier dan homogen. Setelah dilakukan uji tersebut maka selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan linear sederhana dengan tingkat kepercayaan 95% (?<0,05). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia dini di TK Az-zahra kecamatan Ranah Batahan yang berjumlah 32 anak. Adapun hasil temuan dari penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh metode bermain bowling aritmatika untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini di TK Az-zahra.
Pengaruh Media Kartu Huruf dalam Meningkatkan Kecerdasan Berbahasa Anak Usia 5-6 Tahun di RA Ar-Rahmah Bukittinggi
Amalia, Wilda;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3744
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kartu huruf dalam meningkatkan kecerdasan berbahasa anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen yaitu dengan Pretestposttest Control Group Design sebagai desain penelitian. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi. Dalam rancangan ini digunakan dua kelompok subjek, dimana kelompok satu sebagai kelas kontrol dan kelompok yang satunya lagi sebagai kelas eksperimen. Untuk kedua kelas tersebut pada awal dilakukan pretest, kemudian untuk satu kelas tidak diberikan treatment dan untuk kelas yang lainnya diberikan treatment, kemudian dilakukan posttest dengan instrumen yang sama pada kedua kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah anak yang berjumlah 16 orang anak. Berdasarkan hasil penelitian maka sesudah diberi perlakuan mengalami peningkatan yang signifikan, artinya perkembangan kecerdasan bahasa anak sebelum diberi perlakuan memiliki hasil cukup rendah yang belum sesuai dengan yang diharapkan dengan rata-rata 40,0391% dibandingkan pada saat setelah diberi perlakuan memiliki rata-rata 82,6172%. Dan pada kelas kontrol juga mengalami peningkatan antara pretest dan postest yang awalnya rata-rata 33,7891% menjadi 54,4922%. Berdasarkan kesimpulan dari penelitian diatas mengindentifikasi bahwa pengaruh penggunaan media kartu huruf dapat untuk meningkatkan kecerdasan berbahasa anak 5-6 tahun di RA Ar-Rahmah dan juga dapat membuat anak menjadi lebih aktif pada saat pembelajaran berlangsung.
Pengaruh Motivasi Belajar Daring Terhadap Hasil Belajar Anak di Taman Kanak-kanak Bunga Mawar Koto Merapak Air Haji
Dwi Putri, Yolanda;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3746
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkatan tinggi motivasi belajar daring pada anak, sebanyak persen tingkatan prestasi belajar anak pada masa pandemi Covid-19, lalu adakah dampak motivasi belajar daring terhadap prestasi belajar anak pada masa pandemi di Taman Kanak-Kanak Bunga Mawar Koto Merapak Air Haji. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian expost facto. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 30 orang anak dengan populasi 60 orang anak menggunakan teknik Nonprobability Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan di penelitian yaitu skala untuk mengukur motivasi belajar daring yang diberikan kepada orang tua dan untuk prestasi belajar yang menggunakan hasil rapot semester genap. Penelitian mendapatkan hasil dari 30 responden memperoleh tingkat motivasi belajar daring anak yaitu 13,3% yang berada pada kategori sangat tinggi, 16,6% berada pada kategori tinggi, 36,6% berada pada kategori sedang, 26,6% berada pada kategori rendah, dan 6,7% pada kategori sangat rendah. Pada tingkat prestasi belajar anak sebanyak 100% pada kategori cukup. Untuk uji pengaruh diantara motivasi belajar daring terhadap prestasi belajar anak pada masa pandemi Covid-19 sebesar 53,5%.
Teori-Teori Belajar Anak Usia Dini
Dahlia Putri, Ayu;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3747
Perkembangan sosial anak sangat tergantung pada individu anak, peran orang tua, lingkungan masyarakat dan termasuk Taman Kanak-kanak. Ada kaitan erat antara keterampilan bergaul dengan masa bahagia dimasa kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan metode kajian studi kepustakaan dan bertujuan untuk mengetahui teori belajar sosial pada anak usia dini. Kemampuan anak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Penerimaan lingkungan serta pengalaman-pengalaman positif lain selama melakukan aktivitas sosial merupakan modal dasar yang sangat penting untuk satu kehidupan sukses dan menyenangkan dimasa yang akan datang, apa anak dipupuk dimasa kanak-kanak akan mereka petik buahnya dimasa dewasa kelak. Perkembangan sosial merupakan pencapaian kematangan dalam hubungan sosial. Terdapat beberapa teori tentang belajar sosial anak yaitu teori psikososial, teori koginitif sosial, teori kecerdasan jamak, dan teori ekologi, teori Vigotsky, dan teori John Bowlby.
Analisis Sikap Altruisme Anak Usia 5-6 Tahun di TK Bhayangkari 07 Aceh Selatan Pasca Pandemi Covid 19
Sardi, Marisa;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3749
Pada hakikatnya anak usia dini harus memiliki kemampuan untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun dari orang yang ditolong. Perilaku seperti ini sering disebut dengan istilah perilaku altruisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan altruisme anak usia dini di TK Bhayangkari 07 Aceh Selatan pasca pandemic covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Analisis data yang digunakan yaitu analisis persentase. Berdasarkan hasil penelitian diketahui perilaku altruisme anak usia dini di Kabupaten Aceh Selatan secara umum berada pada kategori sedang. Artinya anak terlihat cukup baik dalam menolong atau membantu orang lain dengan sukarela.
Mengenal Desain Kurikulum Berbasis Budaya dalam Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini pada Tatanan Nilai Kemanusian yang Berlaku di Masyarakat
Astuti , Yeni;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3750
Artikel ini memiliki tujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan dalam rangka mengenal desain kurikulum berbasis budaya dalam pengembangan pendidikan anak usia dini pada tatanan nilai kemanusian yang berlaku dimasyarakat. Adapun permasalahan yang akan dibahas pada penelitian ini ialah masih banyak ditemui guru-guru yang mengajar pada jenjang pendidikan anak usia dini itu kurang memahami mengenai desain kurikulum berbasis budaya tersebut. penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Dalam pengumpulan data peneliti mengumpulkan bahan bacaan dari berbagai sumber bacaan baik berupa artikel maupun jurnal ilmiah maupun e-book serta library genesis yang dijadikan sumber rujukan dalam penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mengenal desain kurikulum berbasis budaya dalam pengembangan pendidikan anak usia dini pada tatanan nilai kemanusiaan yang berlaku di masyarakat itu dapat menambah pengetahuan dan wawasan guru serta menjadikan peserta didik yang selain memiliki pengetahuan ataupun wawasan yang luas, tetapi tetap memiliki martabat, adab dan karakter yang baik sesuai dengan tatanan yang berlaku di masyarakat.
Pentingnya Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini
Yunita, Lisa;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3753
Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah program pelatihan bagi anak sejak lahir (0 itahun) sampai dengan 6 tahun (UU RI No. 20 Pasal I Ayat 14 2003) yang memberikan rangsangan pendidikan bagi tubuh, mendorong pertumbuhan spesifik dan bersifat spiritual agar anak siap untuk melanjutkan pendidikannya. Undang-undang Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pendidikan adalah lingkungan belajar bagi peserta didik untuk secara aktif mengembangkan kekuatan spiritual keagamaan, disiplin diri, kepribadian dan kecerdasan, kepribadian mulia, dan potensi kemampuan unik mereka sendiri. upaya untuk menciptakan suatu proses, kebutuhan, masyarakat dan masyarakat, negara dan bangsa. Oleh karena itu, kurikulum tidak selalu layak dan pengembangan kurikulum membutuhkan pendidik yang terpercaya. Membuat kurikulum yang tidak didasarkan pada landasan yang kokoh dapat mengakibatkan kegagalan pendidikan