Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH APLIKASI Bacillus sp. DAN Pseudomonas sp. TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT BULAI YANG DISEBABKAN OLEH JAMUR PATOGEN Peronosclerospora maydis PADA TANAMAN JAGUNG Wiwik Jatnika; Abdul Latief Abadi; Luqman Qurata Aini
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bulai merupakan penyakit penting pada tanaman jagung yang disebabkan oleh jamur patogen Peronosclerospora maydis, dengan tingkat serangan mencapai 95%. Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. diketahui merupakan mikroorganisme antagonis. Bakteri ini mampu menghasilkan senyawa antibiosis seperti enzim kitinase yang dapat menghidrolisis dinding sel jamur, sideropore, dan antibiotik lainnya yang dapat menghambat pertumbuhan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensial isolat Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. dalam menekan sporulasi, perkecambahan Peronosclerospora maydis dan perkembangan penyakit bulai. Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. mampu menekan sporulasi jamur. Tetapi, tidak dapat menekan perkecambahan jamur Peronosclerospora maydis. Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. mampu menekan penyakit bulai.  Tingkat penekanan tertinggi pada isolat Pseudomonas sp. UB-PF5 sebesar 50%. Bakteri terbaik yang dapat menstimulasi pertumbuhan tanaman jagung adalah isolat Pseudomonas sp. UB-PF5 dan isolat Bacillus sp. UB-ABS1. Kata kunci: Penyakit Bulai, Bacillus sp., dan Pseudomonas sp.
PENGUJIAN KONSORSIUM MIKROBA ANTAGONIS UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA CABAI MERAH BESAR (Capsicum annuum L.) Nugroho Sulistyo Putro; Luqman Qurata Aini; Abdul Latief Abadi
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSalah satu penyakit penting yang menyerang pertanaman cabai adalah penyakit antraknosa yang disebabkan oleh jamur Colletotrichum sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi konsorsium mikroba antagonis yang terdiri dari Bacillus subtillis, Pseudomonas fluorescens, serta Trichoderma harzianum sebagai agens hayati untuk mengendalikan penyakit antraknosa pada cabai merah besar yang disebabkan oleh cendawan C. capsici. Berdasarkan hasil penelitian, pengujian konsorsium mikroba antagonis secara nyata dapat menekan perkembangan jamur C. capsici. Konsorsium mikroba antagonis dengan dosis aplikasi 30 ml/liter memberikan hasil terbaik dalammenekan perkembangan penyakit antraknosa pada buah cabai besar dibandingkan dengan dosis 10 ml/liter dan 20 ml/liter serta isolat mikroba antagonis secara individu. Hasil percobaan pada buah cabai besar di laboratorium dan di lapang menunjukkan perlakuan konsorsium mikroba antagonis dengan dosis 30 ml/l lebih tinggi dalam menekan perkembangan penyakit antraknose dibandingkan perlakuan yang lain kecuali perlakuan fungisida dengan bahan aktif propineb 70%.Kata Kunci : antraknosa, antagonis, mikroba, konsorsium
PENGEMBANGAN BIO-BAKTERISIDA YANG MEMANFAATKAN BAHAN AKTIF BAKTERI ENDOFIT POTENSIAL ANTAGONIS UNTUK MENGENDALIKAN Erwinia sp., DI UMBI KENTANG Eka Kartini; Abdul Latief Abadi; Luqman Qurata Aini
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Erwinia sp., merupakan bakteri penyebab penyakit busuk lunak pada umbi kentang yang menyerang di lapangan maupun di gudang penyimpanan dan dapat mengurangi kualitas umbi kentang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bakteri endofit dari bagian tanaman kentang dan mengetahui efektifitas bakteri endofit untuk mengendalikan Erwinia sp., pada umbi kentang. Hasil penelitian didapatkan 52 isolat bakteri endofit yang mampu menghambat pertumbuhan Erwinia sp. Penghambatan tertinggi terhadap pertumbuhan Erwinia sp., pada cawan Petri ditunjukan oleh isolat P36 (Endofit 36) dan P38 (Endofit 38). Bakteri endofit mampu menekan perkembangan penyakit busuk lunak pada umbi kentang dibandingkan dengan kontrol yang diinokulasi dengan aquades maupun bakterisida berbahan aktif kasugamisin hidroklorida.   Kata kuci: Bakteri, Erwinia sp., Busuk lunak, Endofit
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT BUSUK HATI (Phytophthora sp.) PADA TANAMAN NANAS (Ananas comosus) Ganestya Indina Sari; Luqman Qurata Aini; Abdul Latief Abadi
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos terhadap perkembangan penyakit busuk hati yang disebabkan oleh jamur patogen Phytophthora sp. Hasil survei ditemukan satu lokasi 45F yang banyak terserang penyakit busuk hati. Hasil analisis tanah menunjukkan kelembaban tanah di lokasi 45F lebih tinggi dibanding lahan pada lokasi yang tidak terserang penyakit busuk hati. Hasil percobaan rumah kaca menunjukkan bahwa penambahan kompos dapat memperlambat munculnya gejala penyakit busuk hati (masa inkubasi penyakit busuk hati menjadi lebih panjang). Pemberian kompos dengan dosis yang berbeda tidak berpengaruh dalam menekan perkembangan penyakit busuk hati. Terdapat hubungan erat antara populasi bakteri dengan tingkat penekanan penyakit busuk hati. Terdapat hubungan antara pH, kandungan N-total, dan kandungan C/N rasio dalam tanah dengan persentase penyakit. Semakin tinggi populasi bakteri, pH dan C/N rasio, persentase penyakit semakin kecil. Sebaliknya semakin tinggi kandungan N-total tanah, semakin tinggi persentase perkembangan penyakit busuk hati.   Kata kunci: Nanas, Kompos, Penyakit busuk hati, Phytophthora sp.
PENGARUH BAKTERI Bacillus sp. DAN Pseudomonas sp.¬¬¬ TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR PATOGEN Sclerotium rolfsii Sacc. PENYEBAB PENYAKIT REBAH SEMAI PADA TANAMAN KEDELAI Zainul Abidin; Luqman Qurata Aini; Abdul Latief Abadi
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit rebah semai yang disebabkan oleh jamur patogen Sclerotium rolfsii merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman kedelai. Penyakit tersebut dapat menyebabkan kehilangan hasil sekitar 75-100%. Bakteri Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. diketahui sebagai mikroorganisme antagonis. Bakteri ini mampu menghasilkan enzin kitinase, sideropore dan antibiotik lainnya yang diketahui mampu menghambat pertumbuhan dan perkembangan jamur patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi isolat Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. dalam menekan pertumbuhan jamur patogen S. rolfsii secara in vitro dan menekan penyakit rebah semai pada tanaman kedelai. Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. mampu menekan pertumbuhan jamur patogen S. rolfsii secara in vitro. Persentase penghambatan tertinggi pada isolat Bacillus sp. UB-ABS1 (52,8%), UB-ABS4 (48,7%), dan UB-ABS5 (52%). Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. mampu menekan penyakit rebah semai pada tanaman kedelai. Nilai persentase kejadian penyakit terendah pada isolat Bacillus sp. UB-ABS1 (22%), UB-ABS4 (40%), dan UB-ABS5 (33%).  Kata kunci: Sclerotium rolfsii, Bacillus sp., Pseudomonas sp.
KETAHANAN LIMA GALUR PADI (Oryza sativa L.) TERHADAP DUA ISOLAT Xanthomonas oryzae pv. oryzae PENYEBAB PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI PADA TANAMAN PADI Wildanya Hafiah; Abdul Latief Abadi; Luqman Qurota Aini
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu penyakit penting tanaman padi di Indonesia adalah hawar daun bakteri (HDB) yang disebabkan oleh Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo). Penggunaan varietas tahan merupakan cara pengendalian yang efektif, murah, dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketahanan lima galur padi terhadap penyakit HDB yang disebabkan Xoo dan untuk mengetahui tingkat virulensi dua isolat Xoo. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 3 ulangan, petak utama adalah jenis isolat, dan anak petak adalah lima galur tanaman padi. Variabel yang diamati adalah intensitas penyakit, tinggi tanaman, jumlah anakan, berat basah dan berat kering tanaman padi. Hasil pergujian menunjukkan bahwa intensitas HDB pada MVM49 dan MVM40 lebih rendah dibandingkan dengan intensitas HDB pada tiga galur yang lain (MVM37, MVM39 dan MVM45). Galur MVM40 dan MVM49 termasuk dalam kategori agak tahan terhadap infeksi isolat XOL, sedangkan MVM45 termasuk dalam kategori sedang. Galur MVM37 dan MVM39 termasuk dalam kategori sangat rentan terhadap infeksi isolat XOL. Galur MVM40 dan MVM49 termasuk tahan terhadap infeksi isolat UB-PXO1 sedangkan galur MVM45 termasuk kategori sedang. Galur MVM37 dan MVM39 termasuk dalam kategori agak rentan. Tingkat keparahan (intensitas) HDB secara umum lebih tinggi pada inokulasi dengan XOL dibandingkan dengan inokulasi dengan UB-PXO1 dan hal ini berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman padi.   Kata kunci: Varietas tahan,  Xanthomonas oryzae pv. oryzae, hawar daun bakteri, galur padi, virulensi
UJI EFEKTIVITAS METODE APLIKASI JAMUR ENTOMOPATOGEN Beauveria Bassiana (Bals.) Vuillemin TERHADAP PUPA Bactrocera carambolae Drew & Hancock (Diptera:Tephritidae) Ageng Prayoga Wicaksono; Abdul Latief Abadi; Aminudin Afandhi
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan efektivitas ketiga metode aplikasi suspensi konidia B. bassiana terhadap persentase kematian pupa B. carambolae, persentase pupa B. carambolae yang menjadi imago dan LT50 B. Bassiana. Dari ketiga metode aplikasi suspensi konidiaB. bassiana dapat menghasilkan kematian pupa.Hasil penelitian menunjukkan persentase kematian pupa B. carambolae tertinggi adalah pada metode aplikasi suspensi konidia B. bassiana yang disemprotkan pada kompos dan pupa (87,33%), diikuti dengan metode aplikasi suspensi konidia B. bassiana yang disemprot pada kompos (47,00%) dan yang disemprotan pada pupa (25,53%). Persentase pupa B. carambolae menjadi imago terendah adalah pada metode aplikasi suspensi konidia B. bassiana pada kompos dan pupa dengan persentase pupa menjadi imago (12,67%) meningkat berturut-turut pada metode aplikasi suspensi konidia B. bassiana yang disemprot pada pupa (52,00%) dan yang disemprotkan pada kompos (74,67%). LT50 B. bassiana pada perlakuan suspensi konidia B. bassiana yang disemprotkan pada kompos dan pupa diperoleh waktu terpendek (2,36 hari), lebih pendek dari perlakuan suspensi konidia B. bassiana yang disemprotkan pada pupa (2,87 hari) dan yang disemprotkan pada kompos (3,87 hari). Kata Kunci : B.bassiana, B. carambolae, Metode Aplikasi, mortalitas, pupa
EKSPLORASI BAKTERI PATOGEN PADA BEBERAPA SPESIES TANAMAN KANTONG SEMAR (Nepenthes sp.) Abdul Karim Fanani; Abdul Latief Abadi; Luqman Qurata Aini
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis bakteri patogen pada tanaman kantong semar (Nepenthes sp.). Penelitian ini meliputi pengamatan gejala dan eksplorasi penyakit pada daun, batang dan akar Nepenthes, isolasi bakteri patogen dari gejala, uji patogenesitas pada tanaman inang, uji hipersensitif pada daun tembakau, karakterisasi morfologi koloni dan morfologi sel, dan identifikasi secara biokimia dan fisiologi. Hasil penelitian mennjukkan gejala bercak cokelat kebasahan pada daun N. mirabillis disebabkan oleh Erwinia sp., gejala bintik kuning pada daun N. ampullaria dan N. rafflessiana disebabkan oleh bakteri Xanthomonas sp., sedangkan gejala busuk hitam pada batang N. ampullaria dan N. rafflessiana disebabkan oleh bakteri Pseudomonas sp. Kata kunci: bakteri patogen, eksplorasi, identifikasi, Nepenthes
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT BUAH KAKAO SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Blood Disease Bacterium PADA BUAH PISANG Agung Wicaksono; Luqman Qurata Aini; Abdul Latief Abadi
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit darah atau penyakit layu bakteri yang disebabkan oleh Blood Disease Bacterium (BDB) adalah penyakit penting yang menyerang tanaman pisang di Indonesia dan dapat mengakibatkan kehilangan hasil sebesar 20-100%. Pemanfaatan ekstrak kulit buah kakao yang mengandung senyawa antibakteri menjadi alternatif pengendalian BDB yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas ekstrak buah kakao dalam menghambat pertumbuhan BDB. Pelaksanaan penelitian meliputi uji patogenisitas, pembuatan ekstrak kulit buah kakao, uji sensitivitas antibakteri dan uji penekanan pertumbuhan BDB pada buah pisang. Hasil uji sensitivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak kakao pada konsentrasi 30%, 45% 60%, 75% dan 90% mampu menghambat pertumbuhan BDB. Perlakuan ekstrak kulit buah kakao konsentrasi 90% lebih efektif dalam menekan pertumbuhan BDB pada buah pisang dibandingkan dengan perlakuan ekstrak dengan konsentrasi yang lain. Hasil pemeriksaan fitokimia menunjuk-kan bahwa ekstrak kakao mengandung senyawa alkaloid dan senyawa flavonoid.
EKSPLORASI BAKTERI ENDOFIT DARI GULMA PUTRI MALU (Mimosa pudica L.) YANG BERPOTENSI SEBAGAI ANTAGONIS UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT PUSTUL BAKTERI PADA KEDELAI Fitri Amaniyah; Abdul Latief Abadi; Luqman Qurata Aini
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit pustul bakteri yang disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. glycines merupakan salah satu penyakit penting tanaman kedelai di Indonesia dan dapat menurunkan produksi kedelai sebanyak 21-40%. Penelitian ini bertujuan untuk  mendapatkan bakteri endofit dari bagian tumbuhan gulma putri malu yang  bersifat antagonis dan berpotensi sebagai pengendali hayati penyakit pustul bakteri pada tanaman kedelai. Penelitian ini terdiri dari eksplorasi bakteri endofit gulma putri malu, seleksi dan uji antagonisme bakteri endofit terhadap X. axonopodis pv. glycines in vitro, uji penekanan penyakit pustul bakteri pada tanaman kedelai, dan karakterisasi bakteri endofit antagonis. Terdapat 8 isolat yang berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri X. axonopodis pv. glycines pada pengujian in vitro , isolat A12, D21, D31, D11, A13 dan A15. Aplikasi lima isolat bakteri endofit yaitu A15, A21, D11, A13 dan D15 dapat menekan intensitas serangan penyakit pustul bakteri pada tanaman kedelai bila dibandingkan dengan kontrol aquades. Bakteri endofit isolat  A21, D31, D21, D15, D11 dan A12 dapat meningkatkan tinggi tanaman kedelai.
Co-Authors Abdul Karim Fanani Achmad Baihaqi Achmad Noerkhaerin Putra Ageng Prayoga Wicaksono Ageng Prayoga Wicaksono Agung Wicaksono Ajeng Megasari Akhmad Rizali Alauddin, Mukhammad Wildan Albert Fernando Sitorus Alifia, Reva Yunisa Alvan Fajarudin Aminudin Afandhi Aminudin Afandhi Anak Agung Vini Nathasia Andhy Handoko Andhy Handoko Anggraeni Eka Puspitasari Anggraeni Eka Puspitasari Anis Rosyidah Anton Muhibbudin Anton Muhibuddin Ardiyan Taruna Ariffin Noor Sugiharto Ariffin Noor Sugiharto Arifin Noor Sugiharto Arifin Noor Sugiharto Asnawi Asnawi Asyifa, Ana Nabilah AthoÂ’illah Ahmad Athoillah Ahmad Auliya Zendhabad Aulya Retno Setyari Aulya Retno Setyari Baihaqi, Achmad Bambang Tri Rahardjo Bambang Tri Rahardjo Bambang Tri Raharjo Bambang Tri Raharjo Berliana, Sonia Bosha, Mohammed Chika Gianni Handayani Cokorda Javandira Cokorda Javandira Dewi, Fibrianti Shinta Dewi, Ovilya Kusuma Minarma Dianti, Sylvia Herli Didik Suprayogo Didik Suprayogo Dyah Ayu Kusuma Wardani Eka Kartini Eka Kartini Eko Famuji Ariyanto Eko Famuji Ariyanto Eriyanto Yusnawan Fery Abdul Choliq Firdausi, Wita Fitri Amaniyah Fuji Arriani, Intan Ganestya Indina Sari Ganestya Indina Sari Gatot Mudjiono Gatot Mudjiono Gatot Mudjiono Hagus Tarno Hakimah Halim Hanif, Luthfan Hardiana, Sindy Sukma Husna Fikriya Baroroh Ibrahim, Siti Ghia Azzahra Ichsan Firmansyah Ika Rochdjatun Sastrahidayat Ika Rochdjatun Sastrahidayat Indah Nur Khulillah Irisa Trianti Istiqomah Istiqomah Jantje Pelealu Jantje Pelealu Jasuli, Jasuli Kartika Try Rosanti Kartika Try Rosanti Kepel, Charles Kestrilia Rega Prilianti Khairunnisa', Amalia Khojin Supriadi Khojin Supriadi, Khojin Khotimah, Dwi Kusnul Kliwon Hidayat Liliek Sulistyowati Lilis Suryani Lilis suryani Lilis Suryani Lilis Suryani Luaili Addina LuÂ’aili Addina Luqman Qurata Aini Luqman Qurata Aini Luqman Qurata Aini Luqman Qurata Aini Luqman Qurota Aini Luqman Qurota Aini Ma'alifah, Nur Mahendra, Syah Maulana Maknunin, Lu'lu'il Marsya, Tia Indi Mayasari, Paulina Akita Meity Nelltje Tanor Mintarto Martosudiro Moch. Dawam Maghfoer Mochammad Nawawi Moh. Dawam Maghfoer Moh. Hibban Toana Muhammad Akhid Syib’li Muhammad Febriansyah Nawawi, Mochammad Novie Utami Asputri Novie Utami Asputri Nugroho Sulistyo Putro Nugroho Sulistyo Putro NURUL HIDAYAH Pamungkas, Bayu Aji Prabowo, Matheus Randy Pratama, Alifian Novaldi Satria Prillianti, Kestrillia Rega Putri, Rosy Cahyagung Dewi Basuki Qurata Aini, Luqman R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Ratri Kusuma Devi Ratri Kusuma Devi Rida Iswati Rifani Rusiana Dewi Rina Rachmawati Rudin, Sofyan Sudirman Ruth Stella Petrunella Thei S. Karindah Saidi, Aluna Uthilma Sama’ Iradat Tito Samharinto Samharinto Sektiono, Antok Wahyu Serdani, Army Dita Silfiani, Intan Silvi Ikawati Siska Irhamnawati Pulogu Soemarno Soemarno Sri Karindah Sri Karindah Sri Widyaningsih Sukamto, Ika Sumiyarsi Supriyono Supriyono Syamsuddin Djauhari Syarifah Maulidya Rahmah Syib'li, Muhammad Akhid Syib`'li, Muhammad Akhid Syib`li, Muhammad Akhid Syib’li, Muhammad Akhid Tambas, Jane Sulinda Tatiek Wardiyati Tatik Wardiyati Tatik Wardiyati Theresia Rani Kartika Ayu Toto Himawan Toto Himawan Trisnawati, Luh Putu Adi tubagus, satria wahyu Unun Triasih Vini Nathasia, Anak Agung Wardiyati, Tatiek Wayan Firdaus Mahmudy Wildanya Hafiah Wildanya Hafiah Wiwik Jatnika Wiwik Jatnika Wiwit Wicaksono Jati Yulianti, Novi Dwi Zainudin Zainudin Zainudin Zainudin Zainul Abidin Zainul Abidin