p-Index From 2021 - 2026
9.674
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : El-Iqtishady

AKTUALISASI KONSEP EKONOMI ADIL MENURUT AL-QUR’AN Sohrah Sohrah
El-Iqthisadi Volume 2 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisadi.v2i1.14287

Abstract

AbstractThe conversation about the economy is actual and interesting to be studied all the time. This problem is actual and interesting because in line with the times, humans have never escaped economic problems with various problems. At present, the rapid development of the global economy requires a strong foundation so as not to experience conflicts of interest. Islamic economics is present in essence is a metamorphosis of Islamic values in the economy and is intended to dismiss the notion that Islam is a religion that only regulates the problem of ubudiyah or vertical communication between humans (creatures) and God. In other words, the emergence of Islamic economics is a form of sociological articulation and practical concepts of Islamic values that have been seen as doctrinaire and normative. Thus, Islam is a practical dien (way of life) and its teachings aren’t only rules of life that concern aspects of worship and muamalah at the same time, regulating human relations with their rabb (hablum minallah) and the relationship between humans (hablum minannas). Islamic economics can be defined as a branch of knowledge that helps realize human welfare through the allocation and distribution of natural and human resources based on justice that must be actualized.Keywords: Al-Qur'an, Actualization, Economy, Fair.AbstrakPerbincangan seputar ekonomi merupakan hal yang aktual dan menarik dikaji setiap saat. Masalah ini aktual dan menarik karena sejalan dengan perkembangan zaman, manusia tidak pernah luput dengan persoalan ekonomi dengan berbagai problematikanya. Saat ini, perkembangan ekonomi global yang semakin pesat memerlukan landasan kuat agar tidak mengalami benturan-benturan kepentingan. Ekonomi Islam hadir pada hakikatnya adalah metamorfosa nilai-nilai Islam dalam ekonomi dan dimaksudkan untuk menepis anggapan bahwa Islam adalah agama yang hanya mengatur persoalan ubudiyah atau komunikasi vertikal antara manusia (makhluk) dengan Allah. Dengan kata lain, kemunculan ekonomi Islam merupakan satu bentuk artikulasi sosiologis dan konsep praktis dari nilai-nilai Islam yang selama ini dipandang doktriner dan normatif. Dengan demikian, Islam adalah suatu dien (way of life) yang praktis dan ajarannya tidak hanya merupakan aturan hidup yang menyangkut aspek ibadah dan muamalah sekaligus, mengatur hubungan manusia dengan rabb-nya (hablum minallah) dan hubungan antara manusia dengan manusia (hablum minannas). Ilmu ekonomi Islam dapat didefinisikan sebagai suatu cabang pengetahuan yang membantu merealisasikan kesejahteraan manusia melalui alokasi dan distribusi sumber-sumber daya alam dan manusia yang berlandaskan keadilan yang mesti diaktualisasikan.Kata Kunci : Adil, Aktualisasi, Al-Qur’an, Ekonomi.  
TINJAUN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI DESSERT BOX ONLINE DENGAN AKAD SALAM Yuni Nurdiah Kurniati; Sohrah Sohrah
El-Iqthisadi Volume 3 Nomor 1 Juni 2021
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisadi.v3i1 Juni.22143

Abstract

Abstract               This research was conducted with the aim of knowing the buying and selling system with a salam contract according to Islamic law and knowing the online dessert box buying and selling system at Daykies Cake. This research uses field research, using qualitative research methods. The approach used is a normative theological approach and a sociological approach. The data sources of this research are primary data sources, namely direct interviews with business owners and consumers of Daykies Cake. The two secondary data sources are from journals, books, and other references related to this research. The data collection methods used are observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that there are pillars and terms of the salam contract that are not fulfilled in buying and selling dessert boxes online at the Daykies Cake online shop. The purpose of the Daykies Cake business owner is to provide consumer orders with lower quality because they want to get more profit by reducing the cost of making dessert boxes. In sending consumer orders, business owners are often late in sending consumer orders due to negligence by the business owner himself, so that consumers feel harmed non-materially and materially. If viewed from Islamic law, buying and selling dessert boxes online at the Daykie Cake online shop is considered void because the overall pillars and conditions of the salam contract are not fulfilled. In addition, buying and selling carried out at the Daykie Cake online shop is considered not in accordance with Islamic law because it intentionally harms other people and takes advantage of the wrong way.Keywords: Islamic Law Review, Online Buying and Selling, Salam Contract.AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sistem jual beli dengan akad salam menurut hukum Islam dan mengetahui sistem jual beli dessert box online pada Daykies Cake. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan teologis normatif dan pendekatan sosiologis. Adapun sumber data penelitian ini adalah sumber data primer yaitu wawancara langsung dengan pemilik usaha dan konsumen Daykies Cake. Kedua sumber data sekunder yaitu bersumber dari jurnal, buku, dan referensi lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya rukun dan syarat akad salam yang tidak terpenuhi dalam jual beli dessert box online pada online shop Daykies Cake. Tujuan pemilik usaha Daykies Cake memberikan pesanan konsumen dengan kualitas yang lebih rendah karena ingin mendapatkan untung yang lebih banyak dengan menekaan biaya pembuatan dessert box. Dalam mengirimkan pesanan konsumen pemilik usaha sering kali terlambat mengirimkan pesanan konsumen dikarenakan kelalaian oleh pemilik usaha itu sendiri, sehingga konsumen merasa dirugikan secara non material dan material.  Jika ditinjaun dari hukum Islam, jual beli dessert box online pada online shop Daykie Cake dianggap batal karena tidak terpenuhinya secara keseluruhan rukun dan syarat akad salam. Selain itu jual beli yang dilakukan pada online shop Daykie Cake dianggap tidak sesuai dengan syariat hukum Islam karena secara sengaja merugikan orang lain dan mengambil keuntungan dari jalan yang tidak benar.Kata Kunci : Akad Salam, Jual Beli Online, Tinjauan Hukum Islam.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP ZAKAT SARANG BURUNG WALET BAGI PETERNAK Ifal Arfandi; Sohrah
El-Iqthisadi Volume 4 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.vi.29687

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui potensi sarang burung walet sebagai sumber zakat di Desa Towoni Kecamatan Baras Kabupaten Pasangkayu. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) untuk mengetahui potensi sarang burung walet sebagai sumber zakat, dan 2) mengetahui bagaimana praktek zakat sarang burung walet menurut hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Desa Towono Kecamatan Baras Kabupaten Pasangkayu, dengan pendekatan yuridis, emperis dan syariat, dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat sarang burung walet di Desa Towoni Kecamatan Baras Kabupaten Pasangkayu sangatlah besar, namun masih jauh dari aturan dan ketentuan Islam. Pengusaha sarang burung walet mengeluarkan zakatnya dengan cara yang berbeda-beda dan menggunakan aturan sendiri, bahkan ada yang tidak mengeluarkan sama sekali. Adapun zakat sarang burung walet dapat dianalogikan dengan zakat pertanian. Sebagaimana halnya pertanian, usaha sarang burung walet juga bersifat musiman dan menunggu hasil. Dimana besar zakat yang dikeluarkan yaitu 5% karena dalam mendirikan usaha sarang burung walet membutuhkan banyak biaya. Kata Kunci: Burung Walet, Hukum Islam, Peternak, Zakat. Abstract The background of writing this thesis is to determine the potential of swiftlet nests as a source of zakat in Towoni Village, Baras District, Pasangkayu Regency. The aims of this study are: 1) to determine the potential of swallow's nest as a source of zakat, and 2) to find out how to practice swallow's nest zakat according to Islamic law. The type of research used is field research using qualitative descriptive methods carried out in Towono Village, Baras District, Pasangkayu Regency, with a juridical, empirical and shari'a approach, with primary and secondary data sources. Data collection techniques are through observation, interviews and documentation. Then the data analysis technique used is data collection, data reduction, data presentation, then drawing conclusions. The results showed that the zakat of swiftlet nests in Towoni Village, Baras District, Pasangkayu Regency was very large, but still far from Islamic rules and regulations. Swallow's nest entrepreneurs issue their zakat in different ways and use their own rules, some even don't issue them at all. The zakat of swallow's nest can be analogous to zakat of agriculture. As with agriculture, swallow nest business is also seasonal and waiting for results. Where the amount of zakat issued is 5% because in establishing a swallow's nest business requires a lot of money. Keywords: Breeders, Islamic Law, Swallow, Zakat.
AKAD MURABAHAH DAN RELEVANSINYA DENGAN TAFSIR AL-QUR’AN SURAH AL-BAQARAH AYAT 275 Akbar; Achmad Abubakar; Sohrah
El-Iqthisadi Vol 7 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.vi.56274

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Akad murabahah dan relevensinya dengan tafsir Al-qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 275 Tentang Jual Beli, Karenanya begitu penting Allah membicarakan tentang jual beli dan kedudukannya. Analisa-analisa para mufassir sangat beragam. Kenyataan praktik di lapangan tentang jual beli dan riba tidak sepi dibicarakan sepanjang zaman dan relevansinya dengan akad murabahah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi tafsir teks-teks Al-Qur'an yang relevan, Sumber utama dalam kajian ini adalah kitab-kitab tafsir dengan tujuan hendak mengetahui jual beli menurut para mufasir. Hasil temuan ini adalah bahwa Allah menginginkan jual beli benar-benar halal, terhindar dari praktik riba, transaksi akad murabahah, dan penanggungan resiko sepihak sehingga di dalam praktik jual beli terbangun prinsip kutauhidan, kemanusiaan, keadilan dan kedamaian. Kata Kunci: Jual Beli, Murabahah, Al-Qur’an Abstract The purpose of this research is to find out the murabaha account and its relevance to the interpretation of the Qur'an Surah Al-Baqarah Verse 275 about buying and selling, therefore it is so important that Allah talks about buying and selling and its position. The analyses of the mufassirs are very diverse. The reality of the practice in the field about buying and selling and usury is not quiet discussed throughout the ages and its relevance to the murabaha contract. The method used in this research is a descriptive qualitative approach with a study of the interpretation of relevant Qur'anic texts. The main source in this study is the books of interpretation with the aim of knowing buying and selling according to the mufasirs. The result of this finding is that Allah wants buying and selling to be truly halal, avoiding usury practices, murabaha contract transactions, and unilateral risk bearing so that in the practice of buying and selling the principles of kutauhidan, humanity, justice and peace are built. Keywords: Buying and Selling, Murabahah, Al-Qur'an
Co-Authors A. Habib Amanatullah Rahdar Abdul Wahid Haddade Abidin, Saenal Abrar, Andi Abubakar, Achmad Achmad Abubakar Adhayanti, A Nurzafira Afifah, Andi Nur Aguspian Aisyah Arsyad Akbar Alfiah, Dhiya Ali Fathurrahman Alimuddin AM, Memi Pratiwi Amrain, Deefa Augista Andi Anggun Dwi Utami Darwis Andi Indra Puteri Andi Intan Cahyani Andi Miswar Andi Sugirman, Andi Anggraeni, Reny Anita Marwing, Anita Annisa Reski Syamsuri Arfah, M. Thahir Arisandi, Nadia Putri Asmaul Husna Asniati Jabbar Ayu Trysnawati Baharuddin Basir Paly Bintang, Qurniah Citra, Anira Emir Surya Kautsar Fadia Magfirah Fajriany S, Imaniar Nur Fakhri Afif Fatimah, Andi Husnul Fatmawati, Fatmawati Fitri Wulandari Galib, M. Hadi Daeng Mappuna Hadi Daeng Mapuna Hajma, Zelviyah Nur Halimah B Halimah Basri Hamzah Hasan Hamzah Saputra Handayani Indah Susanti Hasbullah, Irma Juliana Hasriani Hasir Heni Pujiastuti Heri Iswandi Hesti Hildawati Almah Husna, Zulfaniyatul Ibrahim, Ummu Fadhilah Imran Ifal Arfandi Ihsan HB, Muh. Nur Ihwan Wahid Minu Irdan, Alfiani Irmawaty Irmawaty Jayawarsa, A.A. Ketut Kamal Kamal Karunia, Ayu Fajri Kasjim Salenda Khaidir Ali Sahid Lomba Sultan M, M. Galib Mahfudz, Muhsin Mahyuddin Latuconsina Mega Wati Megawati, Lydia Muajizat Muchtar, Zulayka Muh. Nasruddin A Muhammad Anis Muhammad Arqam Azikin H. Muslimin Muhammad Aswad Muhammad Gufran Abdi Muhammad Kahar, Muhammad Muhammad Nur Muhammad Radiyal Muhammad Sabri Muhammad Saleh Ridwan Mursyid Fikri Muslimin Kara Musrianaa Nigrah MS, Agustina Nilam, Nur NUR ALAMSYAH Nur Alamsyah Nur Reyztafirigi Andayani Nur, Chamdar Nurfadhila, Nurfadhila Nurfadillah Ahmad Nur Nurjannah Nurjannah Nurmadina Nurul Mufidah Panggih Widodo Pertiwi, Fitrah Prili Dwi Utami Putra, Adjie Yunus Eka Putri, Ainun Amaliah Rahma Ashari Hamzah Rahmatul Akbar Ramadhani, Ahmad Fathur Raudatussolihah, Baiq Risdayanti Rofiqah Al Munawwarah Rosdiana Deceng Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Sabari Sabari Saleh, Musyirah Saleng, Ahmad Dani Sapinah St. Nurhaniza S St. Nurjannah Suriyadi Syafruddin, A. Ummu Fauziyyah Syam, Asriadi Syamsuddin Syamsuddin Touku Umar Umni Alwiyah Wahyudi, Feri Eko Wijaya, Febri Ainul Yuni Nurdiah Kurniati