p-Index From 2021 - 2026
4.741
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Jurnal Politik Profetik GOVERNMENT : Jurnal Ilmu Pemerintahan Journal of Governance and Public Policy Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Jurnal Penelitian Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Jurnal Sporta Saintika Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Indonesian Journal of Sport Management Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Empiricism Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru Yuridika Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Gelora: Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Dedikasi Madani : Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Community Empowerment Marathon: Jurnal Pendidikan Jasmani Universitas Tanjungpura Tasyri' : Jurnal Muamalah dan Ekonomi Syariah Sportify Journal Aviation Science and Technology Journal Politea : Jurnal Pemikiran Politik Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Pudarnya Ideologi Partai Islam Pascareformasi: Telaah atas Perjalanan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sejak Pemilu 2009-2019 Wahyudi, Johan
POLITEA Vol 5, No 1 (2022): Politea : Jurnal Pemikiran Politik Islam
Publisher : State Islamic Institute of Kudus (IAIN Kudus)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/politea.v5i1.14849

Abstract

In the midst of a dilemmatic condition about the consistency of maintaining an exclusive party ideology and the interest of winning the battle in the election, PKS began to carry out an inclusion-moderation strategy since 2009. This research aims to discuss the fading ideology of  PKS since the 2009-2019 as one of the Islamic parties that is considered to have the clearest ideology when compared with other Islamic parties and with nationalist parties. This research used qualitative methods, meanwhile the data were collected through literature study. The result is political parties in Indonesia implement various strategies to gain as many votes in elections. There is a tendency to moderate and even marginalize ideologies in favor of winning contestation. Despite having a militant conservative religious voter base, PKS chose to moderates the party's ideology through an inclusion-moderation strategy from the 2009 election to the 2019 election. The fading ideology is a consequence of inclusion-moderation strategy. Therefore, in the context of formulating a public policy agenda, the ideological positions of political parties in Indonesia are almost indistinguishable.
Pengaruh Latihan CrossFit terhadap Teknik Passing Menggunakan Waktu pada Tim Futsal Putra Ekstrakurikuler SMA Negeri 9 Mataram Hidayat, Adinur; Wahyudi, Johan
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20548

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan CrossFit berpengaruh positif terhadap peningkatan teknik passing menggunakan waktu pada tim futsal putra ekstrakurikuler SMA Negeri 9 Mataram. Premis utama penelitian berangkat dari kebutuhan permainan futsal yang menuntut passing cepat, akurat, berulang, dan stabil dalam tekanan ruang sempit. Masalah awal menunjukkan bahwa siswa ekstrakurikuler masih sering melakukan passing terlalu lemah, terlalu keras, tidak tepat sasaran, serta kurang konsisten ketika permainan berlangsung cepat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 16 siswa putra anggota ekstrakurikuler futsal yang dipilih menggunakan studi populasi. Perlakuan berupa latihan CrossFit selama enam minggu dengan 12 pertemuan, meliputi burpee, squat, jump rope, dan agility ladder drill yang disusun secara progresif berdasarkan set, repetisi, dan waktu pemulihan. Instrumen yang digunakan adalah tes passing ke dinding selama 30 detik dengan jarak 4 meter. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata skor dari 56,25 pada pretest menjadi 71,88 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata 15,63 poin atau 27,78%. Uji-t menunjukkan nilai t hitung 15,504 dengan signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menegaskan bahwa latihan CrossFit efektif meningkatkan performa passing berbasis waktu karena memperkuat koordinasi, daya tahan, kelincahan, kekuatan tungkai, dan stabilitas gerak yang relevan dengan karakteristik futsal sekolah. Kata Kunci: CrossFit; futsal; passing; ekstrakurikuler; latihan fungsional.
Latihan Simulasi Tanding Untuk Meningkatkan Konsentrasi Atlet Pencak Silat PSHT Putri, Ega Armaelani; Salabi, Muhamad; Wahyudi, Johan
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.20581

Abstract

Penelitian ini menjawab hipotesis bahwa latihan simulasi tanding berpengaruh positif terhadap peningkatan konsentrasi atlet pencak silat. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan atlet PSHT Ranting Praya, Cabang Lombok Tengah, untuk mempertahankan fokus, mengelola emosi, membaca serangan lawan, dan mengambil keputusan cepat pada situasi pertandingan. Konsentrasi dipandang sebagai prasyarat performa karena pencak silat kategori tanding berlangsung cepat, penuh tekanan, dan menuntut respons yang akurat terhadap stimulus gerak lawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 15 atlet PSHT Praya yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan keaktifan latihan, pengalaman minimal satu tahun, kondisi fisik dan mental sehat, serta kesediaan mengikuti program. Perlakuan berupa latihan simulasi tanding dilaksanakan selama empat minggu, tiga kali per minggu, dengan struktur pemanasan, latihan teknik, simulasi tanding, pendinginan, dan evaluasi. Instrumen penelitian berupa angket konsentrasi berskala Likert yang mencakup fokus tugas, kemampuan menghindari distraksi, kontrol emosi, dan kecepatan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan rata-rata skor konsentrasi dari 122,60 pada pre-test menjadi 139,33 pada post-test, dengan selisih 16,73 poin. Sebanyak 14 dari 15 atlet mengalami peningkatan skor. Uji t berpasangan menunjukkan t-hitung 3,48 lebih besar daripada t-tabel 2,145 pada taraf signifikansi 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa latihan simulasi tanding efektif sebagai strategi latihan mental-kognitif berbasis situasi nyata untuk meningkatkan konsentrasi atlet pencak silat. Kata Kunci: Simulasi tanding, konsentrasi, pencak silat, PSHT, psikologi olahraga.
Discipline and Attitude as Predictors of Physical Education Achievement among Elementary School Students Febrianti, Julhiana; Wahyudi, Johan; Irmansyah, Johan; Ramadhani, Africo
Sportify Journal Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v5i2.5376

Abstract

This study was motivated by limited discipline and positive attitudes among some students in physical education learning, including arriving late to the field, not wearing sports uniforms, paying limited attention to teachers, and complaining during physical activities. The study aimed to examine the contributions of discipline and attitude to physical education achievement at SDN 1 Pringgasela Selatan. A quantitative correlational approach with an ex post facto design was employed. The sample consisted of 60 fifth- and sixth-grade students selected through purposive sampling. Discipline and attitude data were collected using questionnaires, while physical education achievement was obtained from report-card scores. Data were analyzed using simple and multiple linear regression. The findings showed that discipline contributed significantly by 17.8%, attitude by 23.3%, and both variables simultaneously by 25.0%. In the multiple regression model, only attitude remained a significant predictor. The study concludes that attitude is the strongest predictor of physical education achievement.
Balance and Aerobic Endurance Training Effects on Shooting Accuracy 10 Meter Air Pistol Athletes Wahiddin, Harun; Kusuma, Dadang Warta Chandra Wira; Wahyudi, Johan
Sportify Journal Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v5i2.5766

Abstract

Shooting accuracy in the 10-meter air pistol event requires postural stability, fine motor control, concentration, and the ability to sustain performance throughout repeated shooting sequences, highlighting the need for physical conditioning that supports consistent athletic performance. This study aimed to analyze the effects of core-stability-based balance training and fartlek-based aerobic endurance training on shooting accuracy among 10-meter air pistol athletes. A quantitative quasi-experimental approach with a two-group pretest-posttest design was employed. Ten athletes from a population of 21 were selected through purposive sampling and allocated by ordinal pairing to a balance training group (n = 5) and an aerobic endurance training group (n = 5). The interventions were conducted for five weeks at a frequency of four sessions per week, while shooting accuracy was assessed using a 60-shot 10-meter air pistol test. The balance group improved from 530.40 ± 9.10 to 537.40 ± 7.00 (p = 0.003; d = 0.896), whereas the aerobic endurance group improved from 528.80 ± 13.60 to 538.60 ± 11.70 (p = 0.005; d = 0.938). The difference in improvement between groups was not statistically significant (p = 0.254). These findings indicate that both training models can improve shooting accuracy and may serve as complementary physical-conditioning.
Co-Authors -, Zulina Kurniawati A, Febrian Latief Abdillah, Akhmad Mughzi Ahmad Hidayat Ahmad Taufik Al Ghani, Nur Rozaq Arafi , Thoriq Arkanudin, Ari Aurelio, Iqbal Ayman, Raisyafitri Aziz SR, Abdul Baiq Satrianingsih Bambang Sugeng Ariadi S, Bambang Sugeng Bambang Sugeng Ariadi Subagyono Burhanuddin Burhanuddin Cahyono, Ferry Budi Cipta, Subhan Panji Dadang Warta Candra Wira Kesuma Dermawan S, M. Ariy Dian Anggraini Eriyandi Eriyandi, Eriyandi Ermawati, Leni Tri F, Annisa Brianna Faizin, Afwan Febrianti, Julhiana Feti Fatonah Finki Dona Marleny G, Gilang Erlangga Gilang Ramadhan Hanifan, M Zakie Hariadi, Nopi Herni Pujiati Hidayat, Adinur Hidayat, Farhan Hifni, Ahmad Indrayogi, Indrayogi Irvan Irvan Jannah, Anistazkia Miftahul Johan Irmansyah Jumni Nelli JUNIANTO JUNIANTO Khamami Zada Kurniawan, Didik Sulistyo L. Hasan Ashari Makmun Wahid, Makmun Mambang Mariawati, Mariawati Muh. Wildan Muhamad Salabi Muhammad Arif Sulaiman Muhammad Zacky Mubarok Mus'id, Rodinal Nadirasi, Abdira Nugrahayani, Tiara Nurhaeni Nurhaeni NURHASAN Primayanti, Intan Purwaningtyas, Dian Anggraini Putri, Ega Armaelani Rahmadani, Eldo Tri Ramadhani, Africo Razky Akbar Razky Akbar, Razky Respati Wikantiyoso Rina Nopiana Rirahman, Fiqri Ropikah, Ropikah Roza, Febria Roza, Febrian Rumbagio, Ryno Saputra, Rizka Donny Agung Soemardiawan, Soemardiawan Sudarta, Arafa Sulistyo, Didik Suparlan . Supriyatnak, Kokom Syahrial, Feri Syarifoeddin, Elya Wibawa Syobri, Nazalus Toni Toni, Toni Trisadini P. Usanti Vandita, Lalu Yoga Wahiddin, Harun Wildan, Muh Wildan, Muh. Yoga Dewantara, Mochamad Faisal Yosepha, Sri Yanthy Yusa, Fawwaz