p-Index From 2021 - 2026
8.372
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ILMU USHULUDDIN Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES An-Nida' Jurnal Adabiyah Kalimah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Religio : Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Pilar At-Taqaddum Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Raheema AcTion: Aceh Nutrition Journal Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Jurnal Biotek Pusaka : Jurnal Khazanah Keagamaan Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam KARST : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya Journal of Islam and Science Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis MDJ (Makassar Dental Journal) Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Jurnal khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Pappasang CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Journal of Indonesian Islamic Studies ISTIQRA: JURNAL HASIL PENELITIAN Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Madani: Multidisciplinary Scientific Journal AL ISNAD: Journal of Indonesian Hadith Studies Jurnal Pendidikan Kreatif Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu JAWAMIUL KALIM: Jurnal Kajian Hadis Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Horizon: Indonesian Journal of Multidisciplinary Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah JIS: Journal ISLAMIC STUDIES Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal El Nubuwwah Jurnal Studi Hadis Madania: Jurnal Kajian Keislaman Al Urwatul Wutsqa Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan AL-MAIYYAH: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Keindahan Dalam Rangkaian Bahasa Nabi (Tamsil Dalam Hadis Nabi) Maidin, Muh Sabir; Kartono, Akhmad Fadhillah; Malinda, Dian; Ahmad, Arifuddin
PUSAKA Vol 12 No 2 (2024): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/pusaka.v12i2.1567

Abstract

Artikel ini respon tuduhan bahwa tamsil atau perumpamaan mengiring pada kesesatan dalam memahami ajaran agama dan tidak perlu digunakan dalam Islam. Penelitian ini mengkaji rangkaian Bahasa yang digunakan Rasulullah terutama dalam menggunakan perumpamaan. Hadis merupakan pedoman kehidupan bagi umat muslim setelah Al-Qur’an. Ketetapan-ketetapan yang disebutkan secara implisit dalam Al-Qur’an dijelaskan secara lebih terperinci dalam Hadis. Adapun tamsil atau perumpamaan adalah salah satu seni berbicara yang dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah at-tasybīh yang termasuk dalam as- ṣūroh al-bayāniyah yakni salah satu bagian utama dari paramasastra Arab atau al-balāgah al-árobiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Data yang digunakan adalah data sekunder dari buku, jurnal, dan artikel terkait dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penelaahan terhadap buku dan literatur terkait. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tidak sedikit Rasulullah saw menggunakan perumpamaan untuk menjelaskan dan memudahkan pemahaman kaum muslimin akan hal yang beliau sampaikan, bahkan dalam suatu hadis disebutkan beliau telah menggunakan lebih dari seribu perumpamaan. Diantara hadis-hadis yang menggunakan perumpamaan yakni hadis tentang keadaan kaum muslim, hadis tentang persaudaraan, hadis tentang ajaran Nabi Muhammad saw; tentang sholat, tentang zakat dan sedekah, tentang zikir bahkan tentang pertemanan. Diantara manfaat penggunaan perumpamaan untuk memberikan penjelasan secara komprehensif dan gamblang tentang sesuatu yang gamang dan kabur dengan pendekatan yang sesuatu yang berwujud atau hal yang lebih dekat sebagaimana penjelasan dengan sempitnya waktu seorang muslim dan penjelasan tentang kaum Yahudi, Nasrani dan kaum Muslim.
Keutamaan Belajar dan Mengajar Perspektif Hadist Nabi Muhammad SAW Kamal, Kamal; Ahmad, Arifuddin; Hafid, Erwin
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 3 No. 1 (2022): Nopember 2022, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v3i1.385

Abstract

Belajar merupakan sebuah proses penting dalam hidup manusia guna mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Dengan ilmu, manusia dapat melakukan berbagai hal dalam hidupnya seperti mencari nafkah dan beribadah. Belajar pada dasarnya menjadi kewajiban yang melekat pada manusia sebagai hamba Allah SWT karena dengan belajar manusia dapat memperoleh keselamatan didunia dan akhirat. Amal tanpa adanya ilmu bagai orang yang dapat berlari namun dia tersesat karena tidak mengetahui arah. Dalam makalah yang sederhana ini akan dibahas mengenai kewajiban menuntut ilmu atau kewajiban belajar yang bersandar pada kajian hadis tematik. Makalah ini membahas beberapa hadis yang membahsa tentang keutamaan belajar karena pada dasarnya banyak diantara hadis-hadis yang ada isi dan pesannya sama. Sebelum membahas mengenai kewajiban menuntut ilmu dalam hadis perlu dipahami terlebih dahulu pengertian kewajiban belajar dalam perspektif umum kemudian mengenai kewajiban belajar sebagaimana tertuang dalam hadis-hadis Rasulullah SAW serta sebagai dasar pembelajaran, kita juga akan membahas mengenai definisi ilmu, klasifikasinya serta keutamaan ilmu sehingga dapat dipahami seccara baik tentang bagaimana kewajiban menuntut ilmu, apa itu ilmu, pembagian ilmu dan keutamaan menuntut ilmu. Lebih lanjut dalam makalah ini adalah untuk membentuk motivasi untuk giat belajar dan mendalami ilmu khususnya agama.
GENDER PERSPEKTIF HADIS Mohamad Ibnu Rusyd Halim; Arifuddin Ahmad; Zulfahmi Alwi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v11i3.10930

Abstract

Untuk membahas konsep gender dalam perspektif hadis, pertama-tama kita perlu memahami dasar ajaran yang diyakini umat Islam mengenai hubungan antara laki-laki dan perempuan. Acuan utama dalam hal ini adalah Al-Qur'an, yang diyakini umat Islam sebagai sumber utama ajaran Islam dan rujukan bagi seluruh aspek kehidupan mereka, termasuk dalam perilaku sehari-hari yang didasarkan pada nash-nash Al-Qur'an. Pembahasan hadis akan menjadi fokus utama, sehingga untuk memahaminya secara lebih mendalam, pendekatan tematik atau mawdhui' sangat penting. Pendekatan ini dikenal dengan istilah syarh al-hadits bi al-mawdhu'iy, yang bertujuan untuk menginterpretasi hadis-hadis dengan cara mengaitkan tema tertentu dan memperhatikan hubungan antar hadis yang memiliki kesamaan topik. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif dan menyeluruh tentang makna dan pesan yang terkandung di dalamnya. Penelitian mengenai kepemimpinan perempuan dalam perspektif hadis ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan hadis tematik. Hadis tematik berarti memilih tema tertentu untuk dianalisis secara menyeluruh. Dalam penelitian ini, tema yang ditetapkan adalah "Gender dalam Perspektif Hadis." Konsep tentang gender telah dijelaskan dalam hadis-hadis yang dikaji secara tematik melalui takhrij dan syarah. Sebelum hadis-hadis tersebut dikaji, penulis menyimpulkan bahwa konsep gender yang dimaksud dalam kajian ini mengarah pada pemahaman kesetaraan kedudukan antara laki-laki dan perempuan dalam melaksanakan segala aktivitas sesuai dengan kodrat masing-masing. Hadis-hadis mengenai kepemimpinan perempuan, baik dalam konteks politik, rumah tangga, maupun dari segi sanad, dapat diterima sebagai sahih. Namun, pemahaman terhadap hadis-hadis ini perlu dilakukan dengan pendekatan sosio-historis, karena matan hadis tersebut tidak selalu bersifat faktual.
KONSEP MUSYARAKAH DALAM PERBANKAN SYARIAH: PERSPEKTIF HADIS DAN RELEVANSINYA DENGAN PRAKTIK MODERN Sapinah; Arifuddin Ahmad; Abustani Ilyas
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 3 (2025): April
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.vi.54924

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep musyarakah dalam perbankan syariah berdasarkan perspektif hadis, serta mengkaji relevansinya dengan inovasi produk keuangan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka, dengan data sekunder berupa Al-Qur'an, hadis, serta literatur terkait. Analisis dilakukan dengan metode syarah maudhui (tematik) terhadap hadis-hadis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip musyarakah seperti keadilan, transparansi, amanah, dan larangan khianat dan riba merupakan landasan etis dan spiritual yang mendukung praktik perbankan syariah. Implementasi musyarakah di era modern, termasuk skema seperti musyarakah mutanaqisah dan pembiayaan modal kerja, telah memberikan fleksibilitas dan inovasi dalam produk keuangan syariah. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya literasi keuangan syariah dan tantangan regulasi. Implikasi penelitian ini adalah penguatan landasan etis musyarakah berbasis hadis untuk mendukung pengembangan produk perbankan syariah yang lebih kompetitif dan sesuai dengan prinsip syariah, serta relevan dengan kebutuhan bisnis kontemporer. Kata Kunci: Musyarakah, Hadis, Perbankan Syariah, Inovasi Produk AbstractThis study aims to analyze the concept of musyarakah in Islamic banking from the perspective of Hadith and examine its relevance to modern financial product innovations. The research employs a qualitative approach through a literature study method, using secondary data from the Qur'an, Hadith, and related literature. The analysis is conducted using the syarah maudhui (thematic exegesis) method on relevant Hadiths. The findings of the study show that the principles of musyarakah, such as justice, transparency, trustworthiness, and the prohibition of betrayal and usury, form the ethical and spiritual foundation that supports Islamic banking practices. The implementation of musyarakah in the modern era, including schemes such as musyarakah mutanaqisah and working capital financing, has provided flexibility and innovation in Islamic financial products. However, there are challenges such as the lack of Islamic financial literacy and regulatory obstacles. The implications of this research are the reinforcement of the ethical foundation of musyarakah based on Hadith to support the development of more competitive Islamic banking products that comply with Sharia principles and are relevant to contemporary business needs. Keywords: Musyarakah, Hadith, Islamic Banking, Product Innovation
Merambah Jalan Baru Studi Hadis: Tawaran Pendekatan Hermeneutika Arifuddin Ahmad
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol 7, No 3 (2005): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v7i3.38226

Abstract

The presence of hadith in every human civilization demands a thorough ability to address every issue faced by the community. This is a dialectical consequence between the development of time and the demand to adhere to religious principles. However, striving towards this goal is not without obstacles, considering that the process of compiling hadith occurred thousands of years ago with multi-complex stages. Even though nowadays, the Prophet's Hadith can be easily traced in various authenticated books like the Kutub al-Sittah, this endeavor is not conclusive; many other important dimensions need to be understood. Hence, hermeneutical studies of hadith serve as a pathway to unravel the intricacies of the documented sayings, preserved over time.
Profil Bakteri dari Usap Tenggorok Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Usia Sekolah Dasar di Puskesmas Tamalanrea Makassar Nomarihi Goraahe; Nadyah Haruna; Najamuddin Najamuddin; Andi Irhamnia Sakinah; Arifuddin Ahmad
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v4i1.4313

Abstract

Acute respiratory infection (ARI) is a condition that occurs in one or more areas of the human respiratory tract and is associated with the environmental conditions in which the patient resides. The most frequent cause of ARI is infection with Streptococcus pneumonia or Haemophilus influenza. In order to diagnose ARI by identifying the infectious agent responsible for its development, laboratory tests can be conducted on throat swab samples from patient who exhibit symptoms of ARI.. One of the objectives of this investigation was to ascertain the bacterial profile of children with ARI. This study is a descriptive cross-sectional investigation that utilised specimens from throat swabs of ARI patients in elementary school-age children who visited the Tamalanrea Makassar Health Centre between October 10, 2022, and November 10, 2022. The biopsy results were subsequently subjected to gramme staining and identification tests to ascertain the species of causative bacteria. In the 57 children, which consisted of 38 boys and 19 girls, the percentage of monobacterial findings was 49 (85.96%) and 8 (14.04) polymicrobial. Gram-positive bacteria were found 50.8% and gram-negative bacteria 49.2%, with Staphylococcus aureus being the most common cause.
Polygamy in the Perspective of Hadith: Justice and Equality among Wives in A Polygamy Practice Husain, Rahmin T.; Ahmad, Arifuddin; Kara, Siti Aisyah; Alwi, Zulfahmi
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 23, No 1 (2019): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v23i1.1954

Abstract

This article aims to overview some hadith[s] concerning justice and equality among wives in the practice of polygamy. This is literature-based research. In this study, documentation technique was employed in order to collect the data and used takhrij al-Hadith approach. Then, they were analysed by using descriptive analysis method. The result reveals that polygamy might be allowed in certain conditions, especially when a husband could be just and equal in a household among his wives. Practically, this requirement is somewhat challenging. Besides faith and obedience, justice and equality in a family can only be achieved if there is a high optimism, strong confidence, and good paradigm. Although some wives consider it as ‘ain al-sukhty (hatred paradigm), others percieve it as ‘ain al-ridha (pleased paradigm). Unfortunately, to overcome this problematic matter for polygamists in the recent day, justice and equality as the key points in a household should realistically be understood well as what the Prophet Muhammad Peace Be Upon Him (PBUH) had practiced. A positive atmosphere is likely possible to realize in a polygamous household.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME PADA SISWA-SISWI SMP PLUS AL-ASHRI: FACTORS THAT INFLUENCE THE OCCURRENCE OF COMPUTER VISION SYNDROME IN AL-ASHRI PLUS MIDDLE SCHOOL STUDENTS Syauqad, Muhammad; Rimayanti, Ulfah; Tihardimanto, Andi; Azis, Asrul Abdul; Ahmad, Arifuddin
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.886

Abstract

Teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang semakin pesat telah memasuki tiap aspek kehidupan. Hampir 75% dari aktivitas harian seseorang meliputi penggunaan komputer. Pandemi COVID-19 juga memberikan dampak yang cukup signifikan, terutama pada kegiatan pembelajaran sekolah yang beralih ke sistem pembelajaran daring dimana melibatkan penggunaan gadget. Hal ini menyebabkan intensitas penggunaan perangkat gadget meningkat sehingga memicu banyaknya keluhan mata akibat melihat layar gadget yang disebut Computer Vision Syndrome (CVS). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kejadian CVS dengan menggunakan CVS-Q guna menilai gejala CVS dari pengguna gadget dan kuesioner perilaku penggunaan gadget guna mengetahui kebiasaan pengguna dalam memakai gadgetnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan di SMP Plus Al-Ashri. Penelitian ini melibatkan 133 siswa yang dikelompokkan sesuai strata kelasnya. Analisis statistik digunakan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian CVS, seperti umur, jenis kelamin, postur tubuh, pencahayaan lingkungan, kelembapan udara, durasi pemakaian, lama pemakaian, frekuensi pemakaian, dan jarak pandang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan pada faktor durasi pemakaian dan kelembapan udara (p<0.05). Kesimpulannya, terdapat dua faktor yang mempengaruhi kejadian CVS pada siswa-siswi SMP Plus Al-Ashri yakni faktor frekuensi pemakaian dan kelembapan udara.
Membedah Hadis Ipar adalah Maut: (Kritik Hadis dan Moralitas Keluarga Muslim) Bashir Fatmal, Abd.; Ismail Ahmad, La Ode; Ahmad, Arifuddin; Munadi, Radhie
El Nubuwwah Jurnal Studi Hadis Vol. 2 No. 2 (2024): El Nubuwwah Jurnal Studi Hadis
Publisher : Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/elnubuwwah.v2i2.15083

Abstract

This study is motivated by the complexity of familial relationships in pre-Islamic Arab society and their ongoing transformation in the contemporary era. Interactions between non-mahram family members often lead to potential fitnah and conflict, necessitating a critical examination of the hadith, "The brother-in-law is a source of danger." This hadith carries profound meanings within the social and moral framework of Islam, thus requiring further analysis. This study investigates the authenticity of the hadith's sanad and matan using a qualitative literature review approach. The primary sources analyzed include Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Tirmidhi, Sunan al-Darimi, and Musnad Ahmad, alongside theoretical frameworks related to sanad and matan criticism in hadith studies. The analysis reveals that this hadith is not merely a literal prohibition but rather a warning against the dangers of uncontrolled interactions within the family environment. Unrestricted interactions can lead to moral deviations, fitnah, and even the potential disintegration of the Islamic social order. These findings affirm that ethical boundaries in social interactions remain relevant across different eras, both in traditional societies and in the digital age, where communication is increasingly open and complex. The implications of this study underscore the importance of integrating Sharia values into social and educational policies to enhance ethical awareness and create a harmonious environment adaptable to contemporary challenges. Furthermore, this study contributes to the development of contemporary Islamic thought and encourages the reformulation of ethical policies in both family and professional settings.
PENDIDIK DALAM PERSPEKTIF HADIS (SUATU KAJIAN MAUDU’IY) Suryadi, Ahmad; Ahmad, Arifuddin; Hafid, Erwin
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 4 No 1 (2023): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v4i1.39181

Abstract

This article aims: (1) To find out the concept of educators. (2) To find out hadith research about educators. (3) To find out the fiqh al hadis about educators. The hadiths about educators in this study do not meet the validity of the sanad, because the elements of fairness and dhabit of the narrator have not been fulfilled and the continuity of the sanad. The hadith matans contain syadz and illat, this is in accordance with searches on other hadith matans, there are no contradictory hadiths and a few other hadith matans that support this hadith, even though they do not conflict with the verses of the Koran. Given the narration and matan hadith that do not meet the criteria of validity but can be practiced.
Co-Authors A. Fadli Abd. Bashir Fatmal Abd. Bashir Fatmal Abdul Gaffar Abdul Pandi Abdullah Abdullah Abustani Ilya Afif Kholisun Nashoih Agustang Ahmad Suryadi, Ahmad Ajir, Muhajirin Akbar Akbar Akbar Yusuf Amaliah, Riski Ayu Ambo Asse Amin, Abd Rauf Muh Amir Mahmud Andi Ahmad Zahri Nafis Andi Irhamnia Sakinah Andi Muhammad Ali Amiruddin Andi Tihardimanto Kaharuddin Andi Wawan Mulyawan Arlina Wiyata Gama Arsyad, Muh Ali Asaad, Andi Indra Jaya ashar, salim Asrul Abdul Azis Azizah Nurdin, Azizah Azwar, Azwar Bara, Ardias Bashir Fatmal, Abd. Darsul S Puyu Eka Damayanti Elkheir Hassaballah Abdallah Erwin Hafid Erwin Hafis Fatmal, Abd. Bashir Hafid, Abd. Hafsan Hambali, Nur Habib Ahmad Handrihadi, Ayub Haruna, Nadyah Hasfiana, Hasfiana himmatul Aliyah, himmatul HM, Muhammad Anwar Holyness Nurdin Singadimedja Husain, Rahmin T. Husni, Fajril Ilyas, Abustani Indirah Maudy Miftahul Jannah Irma Sakti Irnawati, Risma Ismail Ahmad, La Ode Johariyah, St Juniarti Iryani Kade, Samsuddin Kamal, Kamal Kartono, Akhmad Fadhillah Khaerunnisa, Herani Khoir, Muhammad Abil La Adu La Ode Ismail Ahmad La Ode Ismail Ahmad La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail Larasati, Iip M. Napis Djuaeni Maidin, Muh Sabir Maidin, Muh. Sabir Malinda, Dian Maulidiya, Fifin Izzatul Mohamad Ibnu Rusyd Halim Muh. Sabir Maidin Muhammad Idris Muhammad Imran Muhammad Irfan Hasanuddin Muhammad Rafi'iy Rahim Muhammad Sabir Muhammad Yahya Muhammadiyah Amin Munadi, Radhie Mundzir, Chaerul Najamuddin Andi Palancoi Najamuddin Najamuddin Napsawati Napsawati Nasirudin, Mohamad Nelia Syafriawati Nirwan Wahyudi Nomarihi Goraahe Nur Malasari Nurdin Nurdin Nureni, Nureni Nurhasanah Nurhasanah Nurul Annisa Nurussyifa, Adinda Aisyah Pahero, Usman Palangkey, Rahmi Dewanti Palengkey, Rahmi Dewanti Putriany, Putriany Qomariyah, Umi Kulsum Nur Rahmi Dewanti Palengkey Rahmin T. Husain Ramli Ramli Ra’fah Jamilah Saadah Riady, Achmad Risfaisal Risfaisal Risfaisal, Risfaisal Rista Suryaningsih Sapinah Siddiq Aminullah Umar Sidiq, Fajar Siti Aisyah Sitti Aisyah Kara sultani, hikmawati Sumarni Sumai, Sumarni Syahrikal, Syahrikal Syauqad, Muhammad Syawal Kurnia Putra Tasbih Ulfah Rimayanti Umar, Siddiq Aminullah Usman DP Yusdarina Yusdarina Zubair Zubair Zulfahmi Alwi