Claim Missing Document
Check
Articles

A Study of the Maudhu'i Hadith on Waqf and Its Implications in Addressing Contemporary Economic Deviations Riady, Achmad; Ahmad, Arifuddin; Aisyah, Siti
Journal of Indonesian Islamic Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Indonesian Islamic Studies (October)
Publisher : State Islamic Institute of Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jiis.v5i1.7459

Abstract

Waqf holds a strategic position within the Islamic economic system due to its ability to integrate spiritual values with socio-economic functions. This study aims to examine the implementation of the thematic (maudhu’i) approach in understanding hadiths related to waqf and to evaluate their relevance in strengthening contemporary Islamic economics. This research employs a qualitative method based on a literature review with a descriptive-analytical approach. Primary data were derived from hadiths found in major collections, analyzed through thematic classification, validation of chains of narration (sanad) and content (matan), and critical analysis. The findings indicate that waqf-related hadiths can be categorized into several key themes, including waqf jurisprudence, social benefits, and productive waqf. The validity of the hadiths is supported through takhrij and sanad-matan criticism, while their correlation with Islamic economic principles is reflected in social justice, wealth redistribution, and community empowerment. Innovations such as cash waqf, waqf sukuk, and Islamic fintech have expanded the scope of waqf implementation in sustainable economic development. Government bodies and financial institutions play a strategic role in strengthening the waqf ecosystem through supportive regulations and public literacy. This study concludes that integrating hadith scholarship and Islamic economics through the thematic approach makes a significant contribution to advancing both the knowledge and practice of waqf in the contemporary era.
Keutamaan Belajar dan Mengajar Perspektif Hadist Nabi Muhammad SAW Kamal, Kamal; Ahmad, Arifuddin; Hafid, Erwin
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 3 No. 1 (2022): Nopember 2022, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v3i1.385

Abstract

Belajar merupakan sebuah proses penting dalam hidup manusia guna mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Dengan ilmu, manusia dapat melakukan berbagai hal dalam hidupnya seperti mencari nafkah dan beribadah. Belajar pada dasarnya menjadi kewajiban yang melekat pada manusia sebagai hamba Allah SWT karena dengan belajar manusia dapat memperoleh keselamatan didunia dan akhirat. Amal tanpa adanya ilmu bagai orang yang dapat berlari namun dia tersesat karena tidak mengetahui arah. Dalam makalah yang sederhana ini akan dibahas mengenai kewajiban menuntut ilmu atau kewajiban belajar yang bersandar pada kajian hadis tematik. Makalah ini membahas beberapa hadis yang membahsa tentang keutamaan belajar karena pada dasarnya banyak diantara hadis-hadis yang ada isi dan pesannya sama. Sebelum membahas mengenai kewajiban menuntut ilmu dalam hadis perlu dipahami terlebih dahulu pengertian kewajiban belajar dalam perspektif umum kemudian mengenai kewajiban belajar sebagaimana tertuang dalam hadis-hadis Rasulullah SAW serta sebagai dasar pembelajaran, kita juga akan membahas mengenai definisi ilmu, klasifikasinya serta keutamaan ilmu sehingga dapat dipahami seccara baik tentang bagaimana kewajiban menuntut ilmu, apa itu ilmu, pembagian ilmu dan keutamaan menuntut ilmu. Lebih lanjut dalam makalah ini adalah untuk membentuk motivasi untuk giat belajar dan mendalami ilmu khususnya agama.