Claim Missing Document
Check
Articles

TAFSIR MUQARRAN DALAM PERSPEKTIF KAJIAN TAFSIR TARBAWI Muhammad Rusdi; Neng Nurcahyati Sinulingga; Fayza Nur Riski; Febri Fauzia Adami; Tomi Prandana
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v2i3.305

Abstract

Tafsir Muqarran, yang dikenal sebagai metode tafsir komparatif, mengusung pendekatan kritis dalam memahami Alquran dengan cara membandingkan ayat-ayat yang memiliki kesamaan tema, konteks, atau struktur kebahasaan. Dalam menggali makna yang terkandung, tafsir ini mengintegrasikan aspek historis, budaya, dan bahasa untuk memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap wahyu Tuhan. Proses analisis tafsir muqarran diawali dengan mengidentifikasi ayat-ayat yang memiliki keterkaitan, baik melalui tema yang sama, pengulangan frasa tertentu, atau konteks historis yang serupa. Selanjutnya, penafsir memeriksa perbedaan dan persamaan antara ayat-ayat tersebut, dengan fokus pada penyelidikan linguistik untuk menyoroti makna tersirat yang mungkin tidak langsung terlihat. Melalui pendekatan ini, tafsir muqarran bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang wahyu Allah, memperkaya penafsiran ayat-ayat Alquran dengan menyusun kembali elemen-elemen yang saling terkait. Dengan mengeksplorasi dimensi komparatif ini, tafsir muqarran menciptakan kerangka penafsiran yang mendorong pemahaman yang lebih kaya dan kontekstual terhadap ajaran Alquuran. Kata kunci : Tafsir Muqaran, Kajian, Tafsir Tarbawi
Analisis Bibliometrik tentang Universal Design for Learning dalam Pembelajaran Abad ke-21 Loso Judijanto; Muhammad Rusdi; Istiarsyah Istiarsyah
Sanskara Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 02 (2025): Sanskara Pendidikan dan Pengajaran (SPP)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/spp.v3i02.556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi, kolaborasi penulis dan institusi, serta perkembangan tematik dalam studi Universal Design for Learning (UDL) dalam konteks pembelajaran abad ke-21 melalui pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan dari basis data Scopus dengan rentang waktu 2010–2024 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan bahwa Amerika Serikat merupakan pusat kolaborasi global dengan keterhubungan luas terhadap negara lain, sedangkan negara-negara Asia Timur mendominasi produktivitas penulis dalam klaster tersendiri. Secara tematik, literatur UDL berkembang ke arah dua kutub utama: pendekatan pedagogi inklusif dan integrasi dengan teknologi cerdas seperti machine learning dan artificial intelligence. Visualisasi temporal dan heatmap mengungkapkan bahwa topik-topik berbasis teknologi cenderung meningkat dalam tiga tahun terakhir, menunjukkan pergeseran fokus riset ke arah personalisasi pembelajaran berbasis data. Temuan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai arah perkembangan UDL dan membuka peluang integrasi multidisipliner dalam menjawab tantangan pendidikan digital yang inklusif dan adaptif.
THE ROLE OF TEACHERS IN INSTILLING THE VALUES OF TOLERANCE IN MADRASAH IBTIDAIYAH STUDENTS Abdul Chalim; Slamet Pamuji; Moh. Miftahul Arifin; Ahmad Ridwan; Muhammad Rusdi
International Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 9 (2024): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of teachers in education is very important to shape the character of students at school. The teacher's role as an educator is an example, role model, and figure identified by students. In schools, religious culture and religious tolerance will be formed if teachers prepare themselves with qualities such as responsibility, authority, independence and discipline. The aim of this research is to find out how teachers play a role in instilling the values of tolerance in Madrasah Ibtidaiyah students. Research findings show that teachers play an important role in instilling attitudes of tolerance in their students. The strategies they use for teaching include collaboration in class, using learning materials that support the principles of tolerance, and holding open discussions. These findings show how teachers try to build students' characters who are open and tolerant of differences. This strengthens the contribution of education to building a more just and inclusive society. This research can contribute to curriculum development and teacher training to improve the results of efforts to instill the value of tolerance at the madrasah ibtidaiyah level. Instilling the value of tolerance is carried out through learning activities using methods such as providing examples, providing direction, habituation, storytelling activities, game activities, and the use of media. The aim of implementing tolerance for students at school is as a means of training so that students are more able to implement and develop a broader attitude of tolerance when living in society.
The Influence of Teaching Competence, Learning Motivation, and Learning Environment on Students’ Academic Achievement Amaliah; Ibnu Muarif; Andriani Sariwardani; Muhammad Rusdi
Journal Management & Economics Review (JUMPER) Vol. 3 No. 10. 1 (2026): Special Issue: Call For Paper JUMPER
Publisher : Malaqbi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jumper.v3i10. 1.980

Abstract

This study examines the influence of teaching competence, learning motivation, and learning environment on students’ academic achievement. Using a quantitative explanatory research design, data were collected from 250 students through structured questionnaires and academic performance records. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to examine both direct and indirect relationships among variables. The results indicate that teaching competence, learning motivation, and learning environment significantly and positively affect students’ academic achievement. Among these variables, learning motivation was identified as the strongest predictor of academic performance. Furthermore, teaching competence and learning environment were found to significantly influence learning motivation, which in turn mediates their effects on academic achievement. The model explains 62% of the variance in academic achievement, demonstrating strong explanatory power. These findings highlight the importance of enhancing teacher competence, fostering student motivation, and creating supportive learning environments to improve educational outcomes. The study provides practical implications for educators, school administrators, and policymakers in designing strategies that promote academic excellence.
Model Multicultural Education, Social Interaction, dan Cultural Awareness dalam Membangun Toleransi Siswa SMA di Jawa Barat Muhamad Ammar Muhtadi; Muhammad Rusdi; Rival Pahrijal
Jurnal Pendidikan West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v4i02.3468

Abstract

Penelitian ini menyelidiki peran pendidikan multikultural, interaksi sosial, dan kesadaran budaya dalam menumbuhkan toleransi di kalangan siswa SMA di Jawa Barat. Meningkatnya kompleksitas keragaman sosial dan interaksi antarbudaya di kalangan remaja menyoroti pentingnya mengidentifikasi faktor pendidikan dan sosial yang mendukung pengembangan sikap toleran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Data dikumpulkan dari 250 siswa SMA melalui kuesioner terstruktur yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Variabel yang diteliti meliputi pendidikan multikultural, interaksi sosial, kesadaran budaya, dan toleransi. Analisis data dilakukan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 25, termasuk statistik deskriptif, pengujian validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis menggunakan uji-t dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural, interaksi sosial, dan kesadaran budaya masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap toleransi di kalangan siswa. Pendidikan multikultural secara signifikan memengaruhi toleransi, menunjukkan bahwa pengalaman pendidikan inklusif berkontribusi pada sikap yang lebih menerima terhadap keragaman. Interaksi sosial juga menunjukkan efek positif, menunjukkan bahwa keterlibatan konstruktif di antara siswa memperkuat saling pengertian dan mengurangi hambatan sosial. Kesadaran budaya muncul sebagai prediktor terkuat, menekankan pentingnya mengenali dan menghargai keragaman budaya dalam membentuk perilaku toleran. Secara bersamaan, ketiga variabel tersebut secara signifikan memengaruhi toleransi dan menjelaskan 46,8% varians dalam tingkat toleransi siswa (R² = 0,468). Temuan ini menunjukkan bahwa sekolah harus memperkuat praktik pembelajaran multikultural, memfasilitasi interaksi sosial yang inklusif, dan mempromosikan kesadaran budaya sebagai strategi pendidikan terintegrasi untuk mengembangkan toleransi dan mendukung kohesi sosial di kalangan remaja.
Metode Tafsir An-Nasafī dalam Penafsiran Ayat-Ayat Syariat dan Akhlak Serta Sikapnya Terhadap Riwayat Isrā’īliyyāt Aina Lestari Okika Sinaga; Muhammad Rusdi
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.9178

Abstract

This study aims to analyze the exegetical method of Imam An-Nasafī in interpreting Qur’anic verses related to sharīʿah and ethics (akhlāq), as well as to examine his stance toward Isrā’īliyyāt narrations in the work Madārik al-Tanzīl wa Ḥaqā’iq al-Ta’wīl. The research employs a qualitative approach with a library research design. Primary data are derived from An-Nasafī’s tafsīr, while secondary data consist of classical and contemporary tafsīr books, academic journals, and relevant previous studies. Data were collected through documentation techniques, and analysis was conducted using content analysis and descriptive-analytical methods to identify the characteristics of An-Nasafī’s interpretive approach and the consistency of his thought. The findings reveal that An-Nasafī’s method of interpretation is integrative, combining the taḥlīlī approach with tafsīr bi al-ma’thūr and tafsīr bi al-ra’y. In interpreting sharīʿah verses, An-Nasafī emphasizes juridical aspects grounded in Islamic jurisprudence while linking them to moral and spiritual objectives such as piety, justice, and social welfare. In contrast, in interpreting ethical verses, he highlights inner moral values such as sincerity (ikhlāṣ) and gratitude (shukr) as the core of religious practice. Regarding Isrā’īliyyāt, An-Nasafī adopts a critical and selective stance, accepting only those narrations that do not contradict the Qur’an and Islamic creed. These findings indicate that An-Nasafī’s tafsīr offers a balanced understanding of the Qur’an by integrating legal and ethical dimensions and contributes significantly to the classical tradition of Qur’anic exegetical methodology
Eco-Theology Islam: Sinergi Nilai Keislaman dan Budaya Lokal dalam Upaya Pelestarian Lingkungan di MAN Karo : Penelitian Abdul Haris; Fauji Wikanda; Neng Nurcahyati Sinulingga; Amsal Qori Dalimunthe; Muhammad Abrar Parinduri; Muhammad Rusdi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Eco-Theology Islam yang mengintegrasikan ajaran agama Islam dengan kearifan budaya lokal dalam upaya pelestarian lingkungan di MAN Karo, Sumatera Utara. Pendekatan Eco-Theology Islam dipilih karena dapat memperkuat kesadaran ekologis siswa dengan menekankan tanggung jawab moral dan spiritual terhadap alam sebagai bagian dari ajaran agama Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kuesioner. Penelitian ini melibatkan 50 siswa MAN Karo, guru pendidikan agama, serta tokoh masyarakat setempat yang memiliki pengetahuan tentang kearifan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Eco-Theology Islam melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berhasil meningkatkan kesadaran ekologis siswa, yang tercermin dalam peningkatan pemahaman mereka tentang konsep khalifah dan pengurangan penggunaan plastik. Selain itu, nilai-nilai budaya lokal, seperti tradisi penghormatan terhadap alam, juga memperkuat penerapan ajaran Islam dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Eco-Theology Islam dan budaya lokal dapat menciptakan generasi muda yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam. Program ini dapat menjadi model bagi penerapan pendidikan berbasis nilai agama dan budaya dalam pelestarian lingkungan.
MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA: PENGALAMAN MUHAMMADIYAH Faizal Lubis; Muhammad Rusdi
Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi PAI Sekolah Tinggi Agama Islam Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/jbpi.v6i2.889

Abstract

The modernization of Islamic education in Indonesia is a historical process that cannot be separated from the role of modernist Islamic organizations, one of which is Muhammadiyah. Since the early 20th century, Muhammadiyah has emerged as a pioneer in the renewal of Islamic education through the integration of Islamic values ​​with the modern education system. This article aims to analyze Muhammadiyah's concepts, practices, and contributions to the modernization of Islamic education in Indonesia, particularly in terms of educational objectives, curriculum, learning methods, human resources, and educational institutions. This research uses a qualitative approach with library research on various relevant primary and secondary sources, such as books, journal articles, Muhammadiyah organizational documents, and official reports. The results indicate that Muhammadiyah's modernization of Islamic education is rooted in the spirit of tajdid (renewal) initiated by K.H. Ahmad Dahlan, which rejects the dichotomy between religious knowledge and general knowledge. Muhammadiyah develops an integral education that balances spiritual, intellectual, and social dimensions. Furthermore, Muhammadiyah plays a significant role in expanding access to education even to remote areas and building an education system oriented towards the advancement of the people and the nation. This finding confirms that the modernization of Muhammadiyah Islamic education is not only adaptive to the development of the times, but also contributes to forming the character of national education which is characterized by progressive Islam.
Analysis of the Impact of Industry–School Partnerships and Project-Based Learning on Graduates' Employability at Vocational High Schools in Jakarta Paramita Andiani; Muhammad Rusdi; Rival Pahrijal
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 4 No. 04 (2026): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v4i04.2799

Abstract

This study examines the impact of industry-school partnerships and project-based learning on the work readiness of vocational high school graduates in Jakarta. A quantitative research design was employed, utilizing a survey distributed to 150 graduates from various vocational schools. The survey measured perceptions of industry-school partnerships, project-based learning, and work readiness using a Likert scale. The data analysis, conducted with SPSS version 25, revealed that both industry-school partnerships and project-based learning have a significant positive relationship with work readiness. Industry-school partnerships were found to enhance technical skills and industry-specific knowledge, while project-based learning fostered critical thinking, problem-solving, and teamwork. The combined effect of these two factors accounted for 29% of the variance in work readiness. The findings suggest that integrating these approaches into vocational education can significantly improve graduates' employability and better prepare them for the workforce. This study provides valuable insights for policymakers and educators aiming to improve vocational education outcomes in Jakarta and beyond.
Teacher’s Strategies in Instilling Pluralism Values Through Sociology Learning at School at The High School Level Suyuti; Rinovian Rais; Inayatul Mutmainnah; Jusniati. H; Muhammad Rusdi
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i2.7531

Abstract

This study aims to analyze the strategies used by Sociology teachers in instilling the values of pluralism to students at SMA Negeri 1 Cibinong. The method used in this research is a qualitative approach with interview techniques, observation, and documentation studies. The results showed that Sociology teachers at SMA Negeri 1 Cibinong implemented various strategies, such as integrating pluralism material in lesson plans and curriculum, using participatory learning methods, providing exemplary behavior, and involving students in extracurricular and cross- curricular activities that lead to strengthening tolerance attitudes. In addition, learning strategies that are contextual and based on students' social experiences also improve students' understanding and attitudes towards pluralism. This research reveals that the role of teachers is crucial in creating a dialogical space that supports learning the values of pluralism, and contributes to the formation of a more inclusive national character. Therefore, this study recommends that similar strategies be implemented in other schools to strengthen pluralism character education in Indonesia.
Co-Authors Abdul Chalim Abdul Chalim Abdul Haris Abdullah, Muhammad Saffuan Ahmad Ridwan Ahmad Ridwan Aina Lestari Okika Sinaga Ali Imron Ali Imron Amaliah Amsal Qori Dalimunthe Andi Fitriani Djollong Andriani Sariwardani Anri Naldi AS, Adnin Azhar Aziz Cahaya Cahaya Damanik, Muhammad Zein Dasriansyah, Dasriansyah Dasriyansya Emdat Suprayitno Endro Baruno, Yosep Heristyo Faizal Lubis Fauji Wikanda Fayza Nur Riski Febri Fauzia Adami Fendri Prananta Hamiyah Zuleika Alifah Hamonangan, Domu Haryaji Catur Putera Hasman Herman Taufik Ibnu Muarif Inayatul Mutmainnah Indra Tjahyadi Irwansuri, Zulfan Istiarsyah, Istiarsyah Judijanto, Loso Jusniati. H Loso Judijanto Lubis, Faizal Mayasari, Nanny Miftah Syarif Miftahul Arifin, Moh. Mirsal, Ilham Moh. Miftahul Arifin Muhamad Ammar Muhtadi Muhamad Ammar Muhtadi Muhammad Ali Akbar, Muhammad Ali Muhammadong Muhtadi, Muhamad Ammar Nanny Mayasari Nasution, Nurdila Neng Nurcahyati Sinulingga Nisoh, Anan Noviyani, Rafiqa Otong Sulaeman Otong Sulaeman, Otong Pamuji, Slamet Paramita Andiani Parinduri, Muhammad Abrar Pattiasina, Petrus Jacob Petrus Jacob Pattiasina Pratiwi, Zulhaini Desi Priyana, Yana Rika Riwayatiningsih Rinovian Rais Rival Pahrijal Salaminawati, Salaminawati Salleh, Hishamudin Salminawati Sartina, Karnita Sehan Rifky Siswoyo Siswoyo Slamet Pamuji Sujatmiko, Wandi Supriandi Supriandi Supriandi Supriandi, Supriandi Suyuti Suyuti Tasrip Tasrip Tasrip, Tasrip Taufik, Herman Tomi Prandana Usiono Usiono Wandi Sujatmiko Yana Priyana Yosep Heristyo Endro Baruno