Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Konten Kreator dalam Membangun Literasi Kesehatan Mental di Ruang Digital Sitti Rahmatillah; Kautsar Eka Wardhana
Healing: Health Education, Advocacy, and Learning Vol. 1 No. 2 (2025): Healing: Health Education, Advocacy, and Learning
Publisher : Healing: Health Education, Advocacy, and Learning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/healing.v1i2.807

Abstract

Ruang digital dan platform media sosial kini berperan sebagai salah satu sumber informasi utama bagi masyarakat, termasuk dalam aspek kesehatan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki kontribusi konten kreator dalam meningkatkan pemahaman tentang kesehatan mental di lingkungan digital, terutama melalui media sosial. Metode yang digunakan meliputi kajian pustaka dan analisis konten untuk menilai bagaimana konten kreator menyampaikan informasi mengenai kesehatan mental secara informatif, menarik, dan mudah diakses. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa konten kreator memiliki peran yang sangat krusial sebagai penghubung informasi dengan memberikan pendidikan yang sesuai, mengurangi stigma, serta menciptakan lingkungan yang aman untuk mendiskusikan masalah kesehatan mental. Melalui metode komunikasi yang lebih kreatif dan personal, konten kreator mampu menarik perhatian audiens yang lebih luas dan mendorong peningkatan kesadaran publik mengenai isu-isu psikologis. Namun, tantangan tetap ada terkait akurasi informasi dan risiko misinformasi tanpa arahan dari para profesional. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya kerjasama antara konten kreator dan pakar kesehatan mental untuk menghadirkan konten yang lebih tepat dan berdampak.
Optimalisasi Lahan Kosong Di Kelurahan Muara Jawa Tengah Melalui Pemanfaatan Ban Bekas Dalam Penanaman Toga (Tanaman Obat Keluarga) Nur Fitri; Juhratul Yasmin; Yunita Melda Marrum Paembonan; Kautsar Eka Wardhana
Brilliant Society: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Brilliant Society: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/brilliantsociety.v1i1.284

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan tanaman industri, buah-buahan, rempah-rempah dan herbal. Terdapat sekitar 7.000 jenis tanaman herbal yang dikenal oleh masyarakat untuk pengobatan berbagai macam penyakit. Optimalisasi pemanfaatan lahan kosong dengan memanfaatkan sampah anorganik sebagai sarana penanaman tanaman obat keluarga (toga) dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah Muara Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI) di lahan belakang kantor Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan menggunakan metode participatory action research (PAR) dan demonstrasi langsung. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, perencanaan dan pelaksanaan. Tanaman yang ditanam antara lain Cocor Bebek, Bawang Tiwai, Kumis Kucing, Sereh, Kunyit, Jahe, Kencur, Sirih Dan Lidah Buaya. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan kosong dan sampah anorganik dapat mengurangi penumpukan sampah, mempermudah akses masyarakat terhadap tanaman obat dan mengurangi biaya pengobatan. Kegiatan ini telah berhasil meningkatkan kesehatan masyarakat dan mengurangi sampah di wilayah tersebut.
Budidaya Jamur Merang dengan Media Kardus: Solusi Ekonomi Kreatif di Kecamatan Loa Kulu Wardhana, Kautsar Eka; Raharja, Andri Tria; Risalahwati, Desy Sukma
Brilliant Society: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 2 (2025): Brilliant Society: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/brilliantsociety.v1i2.496

Abstract

Program budidaya jamur merang berbasis kardus bekas di Kecamatan Loa Kulu merupakan inovasi yang menggabungkan pemberdayaan masyarakat dengan praktik ramah lingkungan. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), masyarakat dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pelatihan, hingga pemasaran hasil. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan, pendapatan rumah tangga, dan kesadaran lingkungan masyarakat setempat. Selain itu, program ini berhasil mengurangi limbah kardus dan menciptakan lapangan kerja baru, sehingga memberikan dampak positif pada ekonomi lokal. Replikasi model ini diharapkan dapat diterapkan di wilayah lain dengan potensi serupa. Dengan integrasi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, program ini tidak hanya menjadi solusi inovatif bagi pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mendukung keberlanjutan pembangunan di tingkat lokal dan nasional.
Philosophy Of Religious Education Management At State Elementary School 002 Kuaro Firmansyah, Ahmad; Wardhana, Kautsar Eka
NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology Vol. 1 No. 1 (2024): NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology, Februari 2024
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/novara.v1i1.42

Abstract

This research explores the philosophy of religious educational management at State Elementary School 002 Kuaro. he primary focus is to comprehend the philosophical principles underlying the administration of religious aspects in the context of elementary education. The research methodology employed is qualitative, utilizing interview and observation techniques. The research subject is State Elementary School 002 Kuaro, one of the formal educational institutions under the auspices of the Education Agency of Kabupaten Paser, established in 1974, located at the village of Keluang Paser Jaya, Kuaro District, Paser Regency, East Kalimantan Province, Indonesia. This study centers its attention on the scope of educational management in the school, including curriculum management, facility and infrastructure management, as well as financial management. The research findings indicate that the philosophy of religious education management at State Elementary School 002 Kuaro reflects religious values integrated into daily policies and practices. This includes instilling habits and rituals as an implementation of the teachings. Students are accustomed to participating in collective prayers, reading the Quran, and performing Friday Dhuha prayers together in the school courtyard, among other practices. In the implementation of the philosophy of religious management at State Elementary School 002 Kuaro, there are still several challenges, especially related to the utilization of facility and infrastructure management and financial management, in its efforts to enhance the application of religious management philosophy in the school.
LANDASAN ONTOLOGIS DALAM PENGEMBANGAN TEORI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Siti Baimunah; Kautsar Eka Wardhana; Yusnia Binti Kholifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8276

Abstract

This study explores ontological foundations in developing Islamic educational management theory through qualitative approach with case study method. Contemporary Islamic educational management complexity requires theoretical reconstruction integrating spiritual and material dimensions holistically to address traditional-modernity dichotomy challenges. Data collection conducted through semi-structured in-depth interviews with five key informants consisting of madrasah principals, pesantren directors, and Islamic higher education leaders, along with organizational documentation analysis using purposive sampling. Thematic analysis reveals five main ontological principles: tawhid in management, spiritual-material integration, khilafah in leadership, institutional amanah, and shura in decision-making. Findings demonstrate that Islamic Educational Management Framework successfully integrates operational efficiency with Islamic spiritual values, creating more participative organizational structures and istikharah-musyawarah based decision-making mechanisms with 83% stakeholder satisfaction rate. Transformational Islamic leadership typology shows highest effectiveness at 85%, while holistic evaluation systems using Islamic Performance Indicators measure dunyawi and ukhrawi dimensions simultaneously. Resulting theoretical construction not only provides alternatives for Islamic educational institutions but also contributes to enriching global educational management theory through spirituality dimension integration previously neglected in conventional literature.
OBJEK MATERIAL DAN OBJEK FORMAL ILMU MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM M. Ainur Rofiq; Kautsar Eka Wardhana; Yusnia Binti Kholifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8279

Abstract

This study aims to analyze the conceptualization of material and formal objects of Islamic educational management science within the contemporary epistemological framework. Employing a qualitative approach with intrinsic case study design, the research involved in-depth interviews with Islamic educational management experts, school/madrasah principals, and academics selected through purposive sampling. Data were analyzed using thematic analysis with trustworthiness criteria implementation to ensure findings credibility. Research findings reveal that material objects encompass all tangible and observable Islamic educational phenomena, including institutions, human resources, students, curriculum, and facilities integrated with Islamic values. Formal objects represent Islamic managerial perspectives integrating tawhid, khilafah, and accountability principles, providing transformative epistemological frameworks for Islamic educational management. The integration model of both objects produces holistic managerial approaches emphasizing not only operational efficiency but also character and spirituality formation. Model implementation requires transformational leadership capable of harmonizing technical and spiritual aspects throughout management stages. This research contributes to providing conceptual clarity regarding Islamic educational management scientific identity and offers practical guidance for curriculum development and quality Islamic educational institution management with strong character foundation.
LANDASAN EPISTIMOLOGIS DALAM PENGEMBANGAN TEORI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM M. Irhas; Kautsar Eka Wardhana; Yusnia Binti Kholifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8281

Abstract

This study aims to analyze and construct epistemological foundations in developing integrative and transformative Islamic education management theory. The paradigmatic complexity in addressing the dichotomy between secular management theories and Islamic worldview becomes the primary focus of this research. The research method employs a qualitative approach with case study strategy involving nine informants consisting of madrasah principals, Islamic education management lecturers, and Islamic educational epistemology experts selected through purposive sampling. Data collection techniques utilize semi-structured in-depth interviews with thematic analysis combined with constant comparative method. Research findings reveal three main dimensions of epistemological foundations: rational, empirical, and revelation-based epistemology integrated within an integrated epistemological framework with four systematic stages: foundation, construction, validation, and implementation. Findings indicate that epistemological construction is circular and integrative, capable of bridging theory-practice dichotomy through triangulated decision making. Implementation faces challenges including change resistance, human resource limitations, and paradigmatic conflicts that can be addressed through integration workshops, gradual change management, capacity building programs, and epistemological dialogue. This research contributes to developing new paradigms of Islamic education management that are authentic, scientific, and applicable through decolonization and Islamization of knowledge processes that can enhance competitiveness and sustainability of Islamic educational institutions in the globalization era
PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS FILSAFAT ILMU DI SEKOLAH RAKYAT TERINTEGRASI 24 SAMARINDA Andi Tiara Nur Fadhillah; Kautsar Eka Wardhana; Yusnia Binti Kholifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model manajemen pendidikan Islam berbasis filsafat ilmu di Sekolah Rakyat 24 Samarinda. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan akan model pengelolaan pendidikan Islam yang tidak hanya efisien secara teknis, tetapi juga memiliki dasar filosofis yang kuat. Dengan pendekatan Research and Development (R&D) dan metode kualitatif, penelitian ini menganalisis nilai-nilai ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang menjadi dasar pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, wali asuh dan wali asrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi filsafat ilmu mampu memperkuat arah manajemen pendidikan Islam agar lebih bermakna dan bernilai. Model yang dihasilkan menekankan pada keselarasan antara rasionalitas ilmiah, spiritualitas, dan etika dalam setiap kebijakan lembaga pendidikan.
ANALISIS KRITIS PERBEDAAN ANTARA MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN SERTA PENTINGNYA TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN ISLAM Mohamad Akbar; Kautsar Eka Wardhana; Yusnia Binti Kholifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9511

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian kritis terhadap artikel berjudul “The difference between educational management and educational leadership and the importance of educational responsibility” oleh Michael Connolly, Chris James, and Michael Fertig (2019). Fokus penelitian adalah menganalisis Perbedaan antara Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Pendidikan. Manajemen pendidikan dan kepemimpinan pendidikan merupakan dua konsep yang saling terkait namun berbeda dalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan mendasar antara keduanya serta mengidentifikasi pentingnya tanggung jawab pendidikan dalam menciptakan sistem pendidikan yang efektif dan berkualitas. Manajemen pendidikan merupakan serangkaian kegiatan pengelolaan sumber daya pendidikan melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efisien. Sementara itu, kepemimpinan pendidikan adalah kemampuan mempengaruhi, menggerakkan, dan mengarahkan semua personil satuan pendidikan dalam melaksanakan tugas pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pedagogik. Pentingnya tanggung jawab pendidikan terletak pada kenyataan bahwa keberhasilan pendidikan memerlukan koordinasi dan kolaborasi efektif antara semua komponen, dimana setiap pihak memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas dan kesuksesan sistem pendidikan. Penelitian ini menggunakan berupa studi kepustakaan dan analisis kritis terhadap komponen artikel seperti judul, abstrak, metode, hasil, serta kontribusi akademik.. Hasil temuan menunjukkan bahwa pembedaan jelas antara manajemen dan kepemimpinan pendidikan, serta pemahaman mendalam tentang tanggung jawab pendidikan, menjadi kunci penting untuk meningkatkan mutu dan efektivitas pendidikan nasional.
METODE PENELITIAN DESKRIFTIF DI MTS HIDAYATURRAHMAN Jawiyah; Kautsar Eka Wardhana; Yusnia Binti Kholifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9546

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh partisipasi orang tua terhadap pengembangan minat dan bakat peserta didik di MTs Hidayaturrahman melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Keterlibatan 45 peserta didik, 30 orang tua, dan 8 guru sebagai subjek penelitian menghasilkan temuan komprehensif mengenai dinamika partisipasi orang tua dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa partisipasi orang tua yang termanifestasi dalam bentuk dukungan finansial, emosional, keterlibatan langsung, dan pengawasan memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian prestasi peserta didik. Data empiris menunjukkan bahwa 78% peserta didik dengan dukungan optimal berhasil meraih prestasi kompetitif, sementara hanya 22% dari mereka dengan dukungan terbatas mencapai hasil serupa. Hambatan utama yang teridentifikasi meliputi keterbatasan waktu, pengetahuan, dan kemampuan finansial orang tua. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program parenting education, sistem komunikasi digital, dan skema bantuan untuk memaksimalkan partisipasi orang tua dalam mengoptimalkan potensi peserta didik secara holistik dan berkelanjutan.
Co-Authors Abdul Razak Agustin, Suriyati Ahmad Fadhel Syakir Hidayat Ahmad Maulana Syafi'i Ahmad Muqaffi Ahmad Ridani Andi Tiara Nur Fadhillah Andri Tria Raharja Andri Tria Raharja Andrian Khoirul Ummah Andriani, Rina Anggi Syahputra Harahap ANGGI SYAHPUTRA, ANGGI Anita Handayani Anita Arbain Arbain, Arbain Atika Muliyandari Cinta Kamalia darwis darwis, darwis Dea Putri Wahdatul Adla Deswita Maharani Desy Sukma Risalahwati Etty Nurbayani, Etty Feby Anggara Firmansyah, Ahmad Firnanda Pradana Putra Hartanti, Wuri Haykal, Muhammad Hidayat, Ahmad Fadel Syakir Hifni, Hifni Idris, Husni Imam Mustafa Syarif Indriana Rahmawati Jawiyah Juhratul Yasmin Khairy Abusyairi Khoir, Sabilul Kiki Amelia Kirana, Ratih Lina Revilla Malik Lucky Purnama Sultan M. Ainur Rofiq M. Irhas Marini Shadrina Ramadhina Maso Shareh Maulana, Fathan Rizki Miftahul Hidayah Mochammad Rizky Syaputra Mohamad Akbar Muhamad Hasan Abdillah Muhammad Afif Muhammad Rohan Saputra Muhammad Saparuddin Muhammad Subhan Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yamin Muliyana Muliyana, Muliyana Munirohwati, Munirohwati Nafi'ah, Nafi'ah Nasiah, Siti Nasywa Camilla Nisa, Mufti Zahratun Nor Latifah Norlita Norlita Nur Azizah Nur Fitri Nurdiniyah, Syti Qoirunisa' Nurjannah, Pradani Fadilah Nurul Fauziyah, Nurul Putri Yunata Qurrotu Ainii, Qurrotu Rabiatul Adawiyah Rahimi, Wildan Rahmad Effendy Rahmadina Rahmatul Muthmainnah Ramadhan, Diva Ramadhina, Marini Shadrina Ramadhini, Ariani Rastiya, Asty Risalahwati, Desy Sukma Rostanti Toba Rumiati, Rumiati S. Sukamto Sabaniah, Sabaniah Salmitha, Lely Sari, Aliza Novita Siti Baimunah Sitti Rahmatillah Syahputra, Fiqih Lukman Abid Syarifaturrahmatullah, Syarifaturrahmatullah Toni, Toni Trianisa Ayu Anastasya Yosinta, Yosinta Yunita Melda Marrum Paembonan Yusnia Binti Kholifah