Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Identifikasi Kandungan Formalin Pada Ikan Asin Dengan Menggunakan Buah Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Hermansyah, Oky; Sarmubella, Deka; Dwi Kurnia, Putri; Rose Intan Perma, Sari; Rahmawati, Suci
Jurnal Pharmacopoeia Vol 3 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v3i2.652

Abstract

Formalin merupakan zat pengawet yang paling sering disalahgunakan dalam produk makanan, salah satunya pada ikan asin. Berdasarkan Permenkes Republik Indonesia No. 33 tahun 2012 dan PERKA BPOM No.43 Tahun 2013, formalin merupakan bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam bahan pangan karena dapat memberikan efek yang buruk bagi tubuh. Untuk memastikan bahwa bahan pangan terutama ikan asin terbebas dari formalin maka perlu dilakukan identifikasi salah satunya menggunakan reagen kimia, namun reagen kimia ini agak susah didapatkan oleh masarakat umum alternatifnya dapat menggunakan Bahan alam seperti buah senduduk yang memiliki kandungan zat antosianin yang cukup tinggi yaitu 38,38mg/100 gram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan bahan alam buah senduduk dalam mengidentifikasi formalin pada ikan asin dan untuk melihat tingkat kesensitifan buah senduduk dan KMnO4 terhadap formalin. Jenis penelitian yang digunakan yaitu ekperimental dengan metode analisis kualitatif yang dilakukan perbandingan identifikasi formalin dengan buah senduduk dan KMnO4. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa buah senduduk dapat megidentifikasi kandungan formalin pada menit pertama setelah penetesan sedangkan pada pereaksi KMnO4 dapat mengidentifikasi formalin pada menit ketiga. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buah senduduk lebih sensitif mengidentifikasi formalin pada ikan asin dibandingkan dengan pereaksi KMnO4.
Nurturing Natural Beauty: Empowering MAN 1 Model Bengkulu's Female Students with Red Dragon Fruit (Hylocereus polyrhizus) Cosmetics Crafting Workshop Masrijal, Camelia Dwi Putri; Taurina, Hilda; Lubis, Ashar Muda; Permasari, Rose Intan; Hermansyah, Oky; Slamet, Samwilson; Rahmawati, Suci; Rahmadhani, Aliyah; Monalisa, Shelyn Puteri; Wahid, Muhammad Ali Ashar
Journal of Community Empowerment for Health Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcoemph.90334

Abstract

Introduction: The use of lipstick, blush-on, and various colored cosmetic products is highly popular among teenage girls. However, the adverse effects of hazardous colorants in cosmetics include respiratory irritations, skin irritations, eye injuries, gastrointestinal toxicity, and carcinogenic properties. Red Dragon Fruit contains a significant amount of red anthocyanin antioxidants, making it a viable natural colorant for food, cosmetics, and textiles. This community engagement project aimed to enhance the understanding of teenage girls, especially students of MAN 1 Model City of Bengkulu, regarding illegal cosmetics containing harmful and prohibited ingredients. It also aimed to improve the girls' skills in crafting natural Lip Tint and Blush-On preparations from Red Dragon Fruit (Hylocereus Polyrhizus), promoting a return to nature in cosmetic choices. This initiative was expected to inspire creative ideas among teenagers for designing alternative economic activities centered on producing natural and halal cosmetics made from herbal ingredients. Methods: The project involved educational and awareness-raising activities about the dangers of forbidden cosmetic ingredients, followed by workshops on making Lip Tint and Blush-On formulations. These workshops were led by faculty members from the School of Medicine and the School of Pharmacy, with assistance from students of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences at the University of Bengkulu. Results: Evaluation results showed that workshop participants experienced a 63.2% increased in knowledge and gained the ability to independently create Lip Tint and Blush-On products from red dragon fruit. Conclusion: The workshop successfully produced natural Lip Tint and Blush On and the project also heightened the students' interest in the Pharmacy Program.
EDUKASI PEMBUATAN JAMU YANG BAIK DAN AMAN PADA KELOMPOK JAMU GENDONG DI KOTA BENGKULU Suci Rahmawati; Nori Wirahmi; Camelia Dwi Putri Masrijal; Rose Intan Permasari; Oky Hermansyah; Samwilson Slamet
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2252-2256

Abstract

Usaha Jamu Gendong (UJG) is a herbal medicine business carried out by individuals using traditional medicine ingredients in the form of fresh liquid to be sold directly to consumers. This service activity was aimed to increasing knowledge and providing skills on how to make good and safe jamu for UJG group in Bengkulu City. This activity was carried out on October 22, 2022 with 20 participants. This service activity is carried out using discussion and demonstration methods. Evaluation of activities is carried out by giving questionnaire sheets given before and after the activity. The results of the questionnaire evaluation obtained that the average score of 20 participants before and after the activity was 90.6 and 99.2, respectively. From the implementation of the activities, it can be concluded that there is an increase in the knowledge of the herbal medicine group regarding how to make good and safe traditional medicines.
Penentuan Kandungan Vitamin D2 Pada Ekstrak Etil Asetat Jamur Sawit (Volvariella volvacea) Dengan Metode Spektrofotometeri UV-Vis Oky Hermansyah; Apriyanti Apriyanti; Suci Rahmawati; Rose Intan Perma Sari; Dwi Dominica
Jurnal Pharmacopoeia Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v5i1.1245

Abstract

Dari hasil berbagai penelitian vitamin D memiliki peran yang signifikan tidak hanya penting dalam kesehatan tulang, namun juga imunitas, membantu pemulihan pada penyakit infeksi pernafasan, penyakit diabetes dan kolesterol. Salah satu sumber alami vitamin D adalah jamur, banyak penelitian yang mengungkapkan kandungan vitamin D pada jamur, seperti jamur tiram atau jamur merang padi, namun belum ada yang melaporkan kandungan vitamin D pada jamur sawit (Volvariella volvaceae). Jamur sawit ini banyak dihasilkan di daerah penghasil kelapa sawit seperti di Provinsi Bengkulu, khususnya di Kecamatan Pino. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kandungan vitamin D (ergokalsiferol) dalam esktrak etil asetat jamur sawit yang dihasilkan disekitar perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Pino. Jamur sawit diolah menjadi simplisia dan diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat melalui proses maserasi, kemudian diuapkan untuk mendapatkan ekstrak kental. Dari hasil proses ekstraksi didapatkan rendemen sebesar 1,076%. Ekstrak kental ini kemudian ditentukan kadar vitamin D-nya menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dengan vitamiin D2 (ergokalsiferol BPFI) sebagai standar. Dari hasil pengujian, diperoleh kurva larutan standar vitamin D dengan koefisien regresi (r) sebesar 0,997 dan persamaan garis y=0,0337x+0,011. Absorbansi sampel yang diperoleh kemudian diplot ke dalam persamaan garis dan kadarnya dihitung, hasilnya didapatkan kadar vitamin D2 (ergokalsiferol) pada sampel. Dari hasil studi ini, dapat disimpulkan bahwa jamur sawit yang diperoleh di sekitar perkebunan kelapa sawit Kecamatan Pino di Provinsi Bengkulu mengandung vitamin D2 (ergokalsiferol) dengan kadar 0,1363% atau sekitar 54,52 IU/gram.
Efektivitas Edukasi Berbasis Media PowerPoint dalam Pencegahan Penyalahgunaan Dextromethorphan pada Remaja di SMK Negeri 4 Bengkulu Selatan Fiiska Nur Safitri; Oky Hermansyah; Marisadonna Asteri; Dwi Kurnia Putri; Rezqa Hasanah
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v5i2.7860

Abstract

The misuse of dextromethorphan among adolescents and young adults has become a health issue that is increasingly receiving global attention. Drug abuse remains a public health problem that requires serious attention in Indonesia. This issue not only involves the misuse of narcotic and psychotropic drugs, but has also expanded to include over-the-counter limited drugs that are easily obtained without a prescription, such as dextromethorphan. Adolescents are the group most vulnerable to drug abuse behavior. Several factors contribute to this problem, including peer influence, lack of knowledge about drugs and their effects, and the ease of obtaining limited over-the-counter medicines. In Bengkulu Province, the Indonesian Food and Drug Authority and Bengkulu Regional Police in 2023 confiscated thousands of bottles of cough medicines such as Samcodin and Komix that were proven to be misused by teenagers, including in South Bengkulu. This study used the accidental sampling method with a single variable. Data were collected through questionnaires before and after educational intervention involving 39 respondents to determine students' level of knowledge about the dangers of dextromethorphan abuse. The results showed that before the educational intervention, 11 respondents had good knowledge, 5 had moderate knowledge, and 23 had poor knowledge. After the intervention, all respondents (39 people or 100%) were categorized as having good knowledge. The Wilcoxon test result showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating that the educational intervention significantly improved adolescents' knowledge about the dangers of dextromethorphan abuse.
Formulasi dan Evaluasi Karakteristik Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) Nabila, Adristi Zada; Sari, Rose Intan Perma; Hermansyah, Oky; Nanda, Yogie Andika Tri; Rahmawati, Suci
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2462

Abstract

Daun angsana (Pterocarpus indicus Willd) merupakan tanaman yang mengandung senyawaa aktif seperti flavonoid, fenol, terpenoid, dan tanin yang berperan sebagai antioksidan, sehingga berpotensi melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, ketersediaannya yang melimpah dan relatif aman menjadikan tanaman ini sebagai alternatif bahan alami dalam pengembangan sediaan topikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol 96% daun angsana dalam diformulasikan menjadi sediaan gel serta menentukan formula terbaik berdasarkan evaluasi sifat fisik sediaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium, diawali dengan pembuatan simplisia, ekstraksi maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi empat formula gel dengan menggunakan basis HPMC dan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 0%, 1%, 5% dan 10%. Evaluasi sediaan dilakukan  melalui uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan sediaan berbentuk semi padat, homogen, serta memenuhi persyaratan pH, viskositas, dan daya sebar. Peningkatan konsentrasi ekstrak memengaruhi kestabilan fisik gel. Berdasarkan hasil evaluasi secara keseluruhan, formula F1 dengan konsentrasi ekstrak 1% menunjukkan karakteristik fisik yang paling seimbang serta tingkat penerimaan panelis yang lebih baik dibandingkan dengan formula yang lainnya. Dengan demikian, ekstrak etanol 96% daun angsana dapat diformulasikan dengan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan evaluasi dan formula F1 merupakan formula yang paling optimal. Pengembangan sediaan topikal berbahan alam lokal diharapkan menjadi alternatif sediaan farmasi yang lebih aman dan mudah diperoleh.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Masyarakat pada Penggunaan Antibiotik di Kelurahan Pondok Besi Kota Bengkulu Miftahuljannah Miftahuljannah; Oky Hermansyah; Maria Eka Patri Yulianti; Tri Danang Kurniawan; Rose Intan Perma Sari
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v5i2.7891

Abstract

This study aims to analyze the relationship between the level of knowledge and attitudes of the community towards antibiotic use in Pondok Besi Village, Bengkulu City. This study used a quantitative method with an observational analytical design through a cross-sectional approach. The study sample consisted of 104 respondents obtained using proportional cluster random sampling technique. Data were collected through questionnaires that had been tested for validity and reliability, then analyzed using Univariate and Univariate analysis with the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents had a good level of knowledge (48.1%) and a good attitude (51.0%) towards antibiotic use. The Univariate analysis showed a significant relationship between knowledge and attitudes of the community, where respondents with better knowledge tended to have more positive attitudes towards antibiotic use. These findings indicate that knowledge plays an important role in shaping public attitudes towards the rational use of antibiotics. Therefore, continuous improvement of health education is essential to strengthen understanding and shape appropriate attitudes towards antibiotic use to prevent antimicrobial resistance at the community level.
Penentuan Kadar Vitamin D2 Pada Ekstrak Etanol 96% Jamur Sawit (Volvariella Volvacea) Dengan Metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) Assyifa Ainalaysia; Oky Hermansyah; Maria Eka Patri Yulianti; Putri Mulia; Rose Intan Perma Sari; Sutra Elvyanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13345

Abstract

Vitamin D plays a crucial role in maintaining bone and dental health and enhancing the body’s immune system function. Vitamin D deficiency has spurred the exploration of alternative sources of vitamin D from natural food sources that may contain vitamin D₂. The palm mushroom (Volvariella volvacea) is one such natural food source known to contain vitamin D₂. This study aims to determine the vitamin D₂ content in a 96% ethanol extract of the palm mushroom (Volvariella volvacea). The vitamin D₂ content was determined using High Performance Liquid Chromatography (HPLC) with a BPFI standard vitamin D₂ reference standard. The results showed that the yield of the 96% ethanol extract of the palm mushroom was 10%. The maximum wavelength of the vitamin D₂ standard reference was obtained at 265 nm with an optimized mobile phase of Pro HPLC acetonitrile : Pro HPL methanol (90:10) and a flow rate of 1 mL/minute. The linear equation of the vitamin D2 calibration curve is y = 669.36x + 654.54 with a correlation coefficient (r) of 0.997, indicating good linearity of the analytical method. From this study, it can be concluded that palm mushrooms have potential as a source of vitamin D2.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) DAN RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa) TERHADAP Staphylococcus aureus Aziza Afrianti; Suci Rahmawati; Maria Eka Patri Yulianti; Samwilson Slamet; Oky Hermansyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13364

Abstract

Peningkatan kasus resistensi antibiotik mendorong pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol 70% kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) dan rimpang kunyit (Curcuma longa) terhadap Staphylococcus aureus. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada konsentrasi 10%, 20%, 40%, 60%, dan 80% dengan perbandingan 1:1. DMSO digunakan sebagai kontrol negatif dan antibiotik sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi ekstrak menghasilkan zona hambat dengan rata-rata diameter berturut-turut sebesar 0,3167 mm (10%), 1,4667 mm (20%), 2,4500 mm (40%), 2,6833 mm (60%), dan 3,1667 mm (80%). Analisis statistik menggunakan uji Kruskal–Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p < 0,05). Aktivitas antibakteri tertinggi diperoleh pada konsentrasi 80%, namun secara keseluruhan masih tergolong lemah. Meskipun demikian, zona hambat yang terbentuk bersifat jernih yang mengindikasikan adanya efek bakterisidal. Dengan demikian, kombinasi ekstrak kulit buah kopi robusta dan rimpang kunyit memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus yang dipengaruhi oleh konsentrasi, meskipun efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan kontrol positif
Formulasi dan Evaluasi Emulgel Ekstrak Etanol 96% Daun Murbei (Morus alba) Riska Dea Ananda; Rose Intan Perma Sari; Putri Mulia; Deni Maryani; Oky Hermansyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13405

Abstract

Sediaan emulgel merupakan sediaan topikal yang menggabungkan antara fasa emulsi dengan basis gel. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan formulasi dan evaluasi sediaan emulgel berbahan aktif ekstrak etanol 96% daun murbei (Morus alba) dengan variasi konsentrasi ekstrak F0 (0%), F1 (1%), F2 (5%), dan F3 (10%). Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan diperoleh rendemen sebesar 14,72%. Sediaan yang dihasilkan kemudian diuji melalui berbagai parameter, meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, tipe emulsi, viskositas, dan hedonik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki tampilan fisik yang baik serta homogen tanpa adanya partikel kasar. Nilai pH masing-masing formula berada dalam kisaran 4,5–6,5 sehingga sesuai dengan pH kulit. Daya sebar sediaan berada pada rentang 5–7 cm yang menunjukkan kenyamanan saat diaplikasikan. Semua formula tergolong emulsi tipe minyak dalam air (O/W). Namun, hasil pengukuran viskositas menunjukkan bahwa hanya F0 dan F1 yang memenuhi kriteria, sementara F2 dan F3 memiliki kekentalan yang lebih rendah dari standar. Berdasarkan uji hedonik, F1 memperoleh tingkat penerimaan tertinggi dari panelis. Dengan demikian, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 96% daun murbei (Morus alba) berpotensi diformulasikan dalam bentuk emulgel, dengan F1 sebagai formula paling optimal ditinjau dari sifat fisik dan tingkat kesukaan panelis.
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson Anisa Lathifah Fauziah Apriyanti Apriyanti Arinda Nur Cahyani Ashar Muda Lubis Assyifa Ainalaysia Aziza Afrianti Azkiyah, Fadhilah Zayyin Bardah Wasalamah Camelia Dwi Putri Masrijal Camelia Dwi Putri Masrijal Carissa Ingrid Aurelia Delyvia Clara Gita Deni Maryani Dominica, Dwi Dwi Kurnia Putri Dwi Kurnia Putri Dwi Retnowati Elda Jumiati Evi Maryanti Fadila Jeni Salsabila Farid Fiiska Nur Safitri Fitri, Sabrina Hidayah, Thoriqul Husna, Syarifatul Ikhsan Ikhsan Ikhsan Ikhsan Ikhsan Ikhsan Ikhsan Khasanah, Heti Rais Komala, Encik Putri Ema Kurnia Dewiani Maiyulis Maiyulis Maria Eka Patri Y Marisadonna Asteri Maryana, Dina Mashudi Mashudi Masrijal, Camelia Dwi Putri Meva Parasari Miftahuljannah Miftahuljannah Monalisa, Shelyn Puteri Morin Anggrainy Nabella, Inastia Nabila, Adristi Zada Nanda, Yogie Andika Tri Natasha Ardinata Nizella Syaenri Nori Wirahmi Nova Yustisia Oktaviani, Tiara Patmawati, Aprisa Riski Permasari, Rose Intan Putri Mulia Putri, Elsa Lolita Putri, Mutiara Wulandareka Joliet Rahmadhani, Aliyah Rahmah, Anggi Apria Faradisya Reza Pertiwi Rezqa Hasanah Riana Versita Riska Dea Ananda ROBY SETIAWAN Rose Intan Perma Sari Rose Intan Perma Sari Rose Intan Perma, Sari Rose, Rose Intan Perma Sari Salamet, Samwilson Sari Surya Guma Sri Sari, Rose Intan Perma Sarmubella, Deka Septiani, Nadia Sipriyadi Suci Rahmawati Suci Rahmawati, Suci Sutra Elvyanti Taurina, Hilda Tika Hardini Tri Danang Kurniawan Versita, Riana Vicka Andini Wahid, Muhammad Ali Ashar Wibowo, Risky Hadi Wirahmi, Nori Yetti Purnama Yetti Purnama Yoravika Dwiwibangga yumita, yumita