Claim Missing Document
Check
Articles

PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN TAUHID PADA GENERASI Z MELALUI APLIKASI TIKTOK DI PP AMMU BANTEN Ida Parwati; Naf’an Tarihoran; Machdum Bachtiar; Wasehudin Wasehudin; Rifyal Ahmad Lugowi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18863

Abstract

Nilai pendidikan tauhid mempunyai peranan yang sangat penting dan keberadaannya pun di yakini dan dianut oleh seseorang atau sekelompok orang sebagai dasar berfikir dan bertindak baik atau buruk dalam berkehidupan. Tujuan dari penulisan ini untuk mendeskripsikan terkait penanaman nilai-nilai pendidikan tauhid terhadap generasi Z dengan aplikasi tiktok di PP AMMU. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan Objek penelitian yaitu Santriawati PP AMMU Kota Serang Banten. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara terhadap 10 orang santriawati. Dengan hasil para santriawati rata-rata merupakan kelahiran tahun 1997-2000, yang masuk kategori generasi Z. yang aktif di sosial media, dan hampir semuanya memiliki aplikasi tiktok. Dengan temuan penelitian mengatakan masih ada santriawati yang belum mengetahui terkait dali-dalil naqli, dan  nilai-nilai pendidikan tauhid. Dan mereka setuju dengan aplikasi tiktok sebagai media untuk pembelajaran, karena lebih efektif dan menarik
Konsep Dasar Menejemen Pendidikan di Madrasah Aliyah Anis Zohriah; Salimah Salimah; Nurul Fika; Machdum Bachtiar
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4226

Abstract

The basic concept of education management is a hot topic of discussion and is the center of attention among educators and education staff. The issues to be discussed in this study are the urgency of education management the meaning of education menegement, the goal education menegement, the function of education management, the education menegemen model, the development management theory and educational management issues. The method used in this research is qualitative research with a literature study approach in the literature study educationtmanagement functions, education management models, management theory devlopments and management issues.
MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN DALAM MEMPROMISIKAN DAN MENINGKATKAN DAYA SAING LEMBAGA(STUDI DI SMK BISMILLAH PADARINCANG DAN SMK DARUNNAJAH PABUARAN) Erah Juraerah; Anis Zohriah; Machdum Bachtiar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20066

Abstract

Dalam era globalisasi pendidikan yang kompetitif, persaingan antara lembaga pendidikan menjadi semakin ketat. Berbagai fenomena menarik terjadi dalam dunia pendidikan, terutama dalam hal penerimaan peserta didik baru di sekolah-sekolah negeri dan swasta. Dengan munculnya sekolah unggulan yang menerapkan kurikulum merdeka belajar dan berdirinya sekolah baru dengan berbagai keunggulan fasilitas, serta beberapa yang menggratiskan pendidikan, persaingan pendidikan semakin berkembang. Penelitian ini dilakukan di SMK Bismillah dan SMK Darunnajah, dua sekolah yang telah sukses dalam mencapai prestasi pendidikan tinggi dan menerapkan strategi manajemen pemasaran yang positif. Metode penelitian menggunakan pengumpulan data kualitatif, dan analisis data dilakukan dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kedua sekolah ini memiliki langkah-langkah perencanaan manajemen pemasaran yang berbeda. SMK Bismillah menekankan pada visi, misi, analisis ancaman dan peluang, serta beragam media promosi. Sementara SMK Darunnajah fokus pada analisis pasar pendidikan, identifikasi target pasar, dan rapat-rapat internal dan eksternal untuk meningkatkan visibilitas sekolah. Selain itu, keduanya menghadapi tantangan unik dalam mempromosikan dan meningkatkan daya saing lembaga. Berdasarkan hasil penelitian, strategi pemasaran jasa pendidikan yang efektif dapat memberikan dampak positif pada kualitas promosi dan daya saing lembaga. Rekomendasi termasuk peningkatan profesionalisme, penyesuaian strategi pemasaran dengan perubahan masyarakat, dan optimalisasi manajemen pemasaran jasa pendidikan. Penelitian lebih lanjut dengan pendekatan berbeda dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang topik ini.
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN yanti fatmariyanti; Anis Zohriah; Machdum Bachtiar
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sebagai sektor publik perlu dikelola dengan baik dan memiliki manajemen pembiayaan yang mumpuni. Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam membantu kelancaran penyelenggaraan pendidikan di sebuah lembaga pendidikan. Manajemen pembiayaan pada lembaga pendidikan berbeda dengan manajemen pembiayaan pada perusahaan yang berorientasi pada profit atau laba, sehingga memiliki keunikan sesuai dengan misi dan karakteristik Pendidikan itu sendiri. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pembiayaan Pendidikan dalam Lembaga Pendidikan menurut konsep dan pengertiannya, prinsip, model dan ketentuan yang mengatur di Indonesia. Metode penelitian dalam penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan kegiatan yang berkenaan dengan penataan sumber, penggunaan, dan pertanggung-jawaban dana pendidikan di lembaga pendidikan. Adapun prinsip-prinsipnya yaitu efisien, terarah dan terkendali, menggunakan hasil produksi dalam negeri, transparan, dan penguatan partisipasi publik. Dalam tulisan ini membahas 6 (enam) model pembiayaan pendidikan menurut Thomas H Jones, namun menurut penulis, model yang paling tepat diterapkan di Indonesia adalah Foundation Plan, dan Power equalizing agar tercipta pembangunan pendidikan yang propprsional di Indonesia
Model Kepemimpinan Partisipatif dalam Pengelolaan Pondok Pesantren Moh. Soleh; Anis Zohriah; Machdum Bachtiar; Anis Fauzi
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis literatur mengenai model kepemimpinan partisipatif dalam pengelolaan pondok pesantren. Yaitu untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang model kepemimpinan partisipatif dalam pengelolaan pondok pesantren, serta memberikan saran dan implikasi praktis bagi pengurus pondok pesantren dalam mengimplementasikan model kepemimpinan partisipatif yang efektif. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait kepemimpinan partisipatif, manajemen pondok pesantren, dan hubungan antara keduanya. Sumber-sumber literatur yang digunakan dalam penelitian ini antara lain adalah jurnal ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang terkait dengan topik penelitian. Temuan dari analisis literatur menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif dapat memberikan manfaat bagi manajemen pondok pesantren, seperti meningkatkan partisipasi dan keterlibatan santri dalam pengambilan keputusan, serta meningkatkan kepuasan dan motivasi santri. Namun, terdapat juga beberapa tantangan dan kendala dalam menerapkan model kepemimpinan partisipatif dalam pengelolaan pondok pesantren, seperti perbedaan pandangan antara pengurus dan santri, serta keterbatasan sumber daya dan waktu. Dalam rangka mengatasi tantangan ini, artikel ini memberikan saran dan implikasi praktis bagi pengurus pondok pesantren dalam mengimplementasikan model kepemimpinan partisipatif yang efektif.
MANAJEMEN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN Anis Zohriah; Machdum Bachtiar; Rohman
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan guru dan tenaga kependidikan merupakan bagian penting dalam kegiatan sekolah, mulai dari kegiatan belajar mengajar hingga kegiatan administrasi. Fungsi mereka tidak dapat sepenuhnya dihilangkan sebagai pendidik dan pengajar bagi anak didiknya. Demikian pula tenaga kependidikan (kepala sekolah, pengawas, pustakawan, tenaga administrasi) bertugas melaksanakan administrasi, pengelolaan, pembinaan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Sehubungan dengan pembinaan profesionalisme tenaga kependidikan dan tenaga kependidikan, peningkatan mutu pendidikan pada setiap jenis dan jenjang pendidikan telah menjadi komitmen pendidikan nasional. Dalam sistem pendidikan nasional, organisasi yang beroperasi di dalam sistem tersebut merupakan sub sistem yang memiliki sumber daya manusia yang perlu dikelola dengan baik. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun teknik pengelolaan Pendidik dan Pendidikan Melakukan persiapan pembelajaran secara optimal, melaksanakan pembelajaran, melaksanakan bimbingan dan bimbingan kepada pelaku atau peserta didik, melakukan penilaian terhadap kegiatan yang telah dilakukan untuk menentukan pencapaian target, melakukan telah dilakukan analisis pencapaian target yang telah ditetapkan.
MODEL KEPEMIMPINAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN Nurul Fika; Atiqoh Atiqoh; Machdum Bachtiar; Agus Gunawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20758

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan yaitu (library research) atau studi pustaka dengan menggali informasi melalui literatur berkenaan dengan model kepemimpinan ki hajar dewantara dalam manajemen pendidikan untuk menjawab fokus kajian pada penelitian ini. Penelitian ini mengkaji tentang definisi kepemimpinan, teori kepemimpinan ki hajar dewantara dalam perspektif sejarah, model kepemimpinan ki hajar dewantara dalam pendidikan. Kepemimpinan ialah salah satu hal yang sangat penting yang dimiliki oleh setiap individu. Pemimpin yang baik dan bijaksana akan berpengaruh terhadap suatu hal dalam menentukan suatu tindakan. Adapun model kepemimpinan Ki Hajar Dewantara dalam konteks pendidikan biasanya mencakup prinsip-prinsip diantaranya: 1) Pendidikan untuk semua. 2) Pendidikan berbasis kebudayaan lokal. 3) Pendidikan humanis dalam pendidikan. 4) kemerdekaan dalam pendidikan 5) Pendidikan sebagai sarana perubahan sosial.
ANALISIS KONSEP MODEL KEPEMIMPINAN PROFETIK(NABI MUHAMMAD SAW) DALAM PENDIDIKAN ISLAM Salimah Salimah; Agus Gunawan; Machdum Bachtiar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.22284

Abstract

Pada hakikatnya semua orang tahu bahwa setiap individu merupakan seorang pemimpin bagi dirinya sendiri, yang akan dimintai pertanggung jawabannya kelak nanti, lalu bagaimana jika kita bukan hanya memimpin dirikita saja melainkan memimpin orang lain juga? Kita sebagai umat islam memiliki pedoman yaitu alqur’an dan hadist, yang dimana kita jadikan sebagai pedoman dalam hidup kita sehari-hari, begitu pula dengan kepemimpinan, seiring dengan perkembangan zaman banyak sekali model-model kepemimpinan yang ada. Salah satunya yaitu model kepemimpinan profetik. Allah SWT telah mengutus nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah, di mana beliau dijadikan sebagai teladan bagi seluruh umat muslim yang beriman. Dalam sebuah organisasi atau lembaga salah satu contoh yang dibahas di dalam tulisan ini yaitu dalam lembaga pendidikan Islam, yang menggunakan model kepemimpinan profetik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui konsep dasar model kepemimpinan profetik dalam dunia pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka.hasil dari penelitian ini yaitu setiap individu adalah seorang pemimpin untuk menjalankan kepemimpinan profetik harus memiliki nilai-nilai yang dimiliki oleh Rasulullah SAW yaitu 4 sifat rasul sidiq, tabligh, amanah, fathanah.
Karakteristik Kepemimpinan Kiai Berlandaskan Nilai-nilai Pancasila Ria Fajriya; Machdum Bachtiar; Anis Fauzi; Iis Sholihat
J-STAF : Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah Vol. 2 No. 1 (2023): January
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62515/staf.v2i1.144

Abstract

The current phenomenon of national leadership has resulted in a degradation of the quality and alignments of leaders. This can be seen from the rampant radical actions in society that are motivated by religion and culture, rampant corruption, violations of law and human rights, economic policies that do not side with the people, and various other problems that arise. Everything happened due to the leadership crisis and the absence of role models from leaders who live and are based on the values of Pancasila. Leadership must have honesty with oneself (integrity), sincere responsibility (compassion), knowledge (cognizance), courage to act by beliefs (commitment), trust in yourself and others (confidence), and the ability to convince others (communication) in building an organization. Leaders can use their influence because of their personal characteristics, reputation, or charisma to influence the behavior of subordinates in a variety of situations.Leadership based on pancasila values will not be separated from the conceptual building of the five precepts in it. How the first divine precepts are placed as the basis of morality. As a precept that is causa prima (the source of other precepts) then inevitably the leader referred to here is a leader who is Godly, moral and truly carries out his existence in the world to prosper nature and the diverse humans in it.Kyai is a central element in the life of pesantren, not only because Kyai is the main buffer for the continuity of the education system in pesantren, but also because the figure of Kyai is a reflection of the values that live in the student community.
Urgensi Manajemen Humas di Pondok Pesantren Dessi Asdrayany; Machdum Bachtiar; Ahmad Qurtubi
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5415

Abstract

Islamic boarding schools are one of the oldest Islamic educational institutions in Indonesia. With the presence of Islamic boarding schools, of course they must meet the needs of the community in an area. Public Relations is present as a contact person for Islamic boarding schools with the community. By implementing public relations management in Islamic boarding schools, programs related to the community can be implemented well. The aim of this research is to examine the urgency of public relations management in Islamic boarding schools. The method used is a qualitative method with a literature review approach. Data sources were obtained from several books and journals. Research findings show that public relations plays an important role as a problem solver, communication facilitator, expert advisor, process facilitator, and communication technician in the struggle to maintain Islamic boarding school operations.