Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DI SMAN 3 BUKITTINGGI Lestari, Kurnia Mira; Junaidi, Junaidi; Supriadi, Supriadi; Aulia Gusli, Ramadhoni
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 14, No 1 (2024): Edisi Januari - Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v14i1.20148

Abstract

Kepemimpinan yang tepat merupakan sebuah keharusan yang wajib dimiliki oleh kepala sekolah. Seorang pemimpin harus menerapkan sebuah gaya kepemimpinan yang baik supaya bisa meningkatkan kualitas lembaga pendidikan. Maka dari itu, tujuan penelitian ini untuk menganalisa gaya kepemimpinan yang tampak di SMAN 3 Bukit Tinggi. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif yang mana mendapatkan datanya melalui observasi dan wawancara dan jenis penelitiannya study kasus yang terjadi dilapangan. Lokasi penelitian ini di SMAN 3 Bukittinggi.  Data yang diperoleh dianalisis sesuai dengan teori yang relevan dengan teman yang diangkat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah memiliki 3 gaya kepemimpinan. Yaitu: gaya kepemimpinan yang diamati meliputi gaya kepimpinan transaksional, gaya kepimpinan transformasional, dan gaya kepimpinan visioner.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN MELALUI GAYA SERVANT LEADERSHIP DI SMKN 1 SUNGAI LIMAU Gusli, Ramadhoni Aulia; Junaidi, Junaidi; Supriadi, Supriadi; Lestari, Kurnia Mira; Akhyar, Muaddyl; Gusli, Ramadhona Aulia
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 14, No 1 (2024): Edisi Januari - Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v14i1.20146

Abstract

Kepala sekolah harus menggunakan rencana untuk mencapai tingkat pelayanan pendidikan yang sesuai dengan kriteria nasional. Kepala sekolah harus berhasil dan efisien mencapai tujuan pendidikan. Gaya kepemimpinan kepala sekolah melibatkan memobilisasi secara efektif sumber daya manusia dalam organisasi, termasuk energi dan upaya pendidik, staf sekolah, dan siswa, untuk berhasil memenuhi tanggung jawab dan tugas yang ditugaskan. Untuk komponen organisasi berfungsi dengan baik, perlu untuk mengadopsi strategi yang selaras dengan lembaga pendidikan, yaitu gaya kepemimpinan pelayan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Pada penelitian ini digunakan untuk mengumpulkan sudut pandang individu yaitu wawancara yang kemudian dianalisis bersama dengan studi teoritis berdasarkan data perpustakaan dan jurnal-jurnal penelitian terdahulu. Untuk memastikan validitas, data ini dikonfirmasi menggunakan prosedur pengurangan data yang secara sistematis menganalisis, memilih, dan mengecualikan sampai hasil terverifikasi dicapai. Lokasi penelitian ini di SMKN 1 Sungai Limau. Temuan ini mengindikasikan keberadaan enam jenis kepemimpinan pelayan yang berbeda. Terdapat enam model servant leadership yaitu: Value people, develop people, build community, display authentic, provide leadership, dan share leadership dan karakteristik servant leadership: mendengarkan, memenuhi, empati, penyembuhan, kesadaran diri, persuasi dan konseptualisasi.Kata Kunci:Kepemimpinan Yang Melayani, Kualitas Layanan Pendidikan, Kepala Sekolah
Problematika Lembaga Pendidikan Islam di Era Society 5.0 : Perspektif Digitalisasi dan Transformasi Pendidikan Khairunnisa Khairunnisa; Junaidi Junaidi; Andy Riski Pratama
Jurnal Visi Manajemen Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Visi Manajemen
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jvm.v10i2.505

Abstract

This research analyzes the problems of Islamic educational institutions in facing the challenges of digitization and transformation of education in the era of Society 5.0. Using the library research method, this study examines literature related to the digitization of education, technology in Islamic education, and the application of Society 5.0 in learning. The focus of the research is to identify challenges, barriers, and opportunities for technology integration, as well as to provide strategic recommendations for improving teacher competence, curriculum adaptation, and technology utilization. The results show that Islamic education institutions face obstacles such as gaps in technology access, limited infrastructure, and lack of digital skills of teachers. However, digital transformation opens up opportunities to enrich learning methods through digital applications and the integration of religious values in technology platforms. Recommendations include digital training for teachers, infrastructure improvement and curriculum revision to be relevant to the digital era.
STUDI KORELASI: PERSEPSI, KESIAPAN MENGAJAR, DAN KINERJA GURU DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMAN KOTA BUKITTINGGI Irma Yunita; Junaidi; Darul Ilmi; Iswantir M; Muhammad Arif
Irfani (e-Journal) Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani: (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v21i1.6280

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan banyak tantangan yang dihadapi guru saat menerapkan kurikulum merdeka di SMA Negeri Kota Bukittinggi. Guru-guru mengakui adanya kebingungan saat implementasi kurikulum merdeka. Terdapat sekitar 40% guru yang belum sepenuhnya memahami tujuan, filosofi, dan metodologi Kurikulum Merdeka. Karena jumlah buku referensi yang sangat terbatas, guru menghadapi kesulitan dalam menyusun materi pelajaran untuk modul ajar. Selain itu, banyak guru yang tidak memahami konsep kurikulum belajar mandiri, sehingga proses pembelajaran tetap berpusat pada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan keterkaitan antara persepsi dan kesiapan dengan kinerja guru dalam penerapan kurikulum merdeka. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru SMAN Bukittinggi yang berjumlah 247 dengan sampel berjumlah 151 responden. Data dikumpulkan melalui angket dan di analisis dengan uji prasyarat, korelasi bivariate pearson dan korelasi berganda. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi guru dengan kinerja guru yang dibuktikan dengan nilai sig 0.000 < 0.05 dan besar hubungannya yaitu hubungan yang cukup dengan nilai pearson correlation 0.428. Di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Bukittinggi, ada korelasi antara kesiapan guru dan kinerja mereka dalam menerapkan Kurikulum merdeka yang dibuktikan dengan nilai sig uji korelasi bivariate person 0.000 < 0.05 dan besar hubungannya yaitu hubungan yang kuat dengan nilai pearosn correlation sebesar 0.693. Di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Bukittinggi, ada korelasi antara persepsi dan kesiapan guru dan kinerja mereka dalam menerapkan Kurikulum merdeka yang dibuktikan dengan nilai sig uji korelasi berganda 0.000 < 0.05 dan besar hubungannya yaitu hubungan yang kuat dengan nilai sebesar 0.693.
The Integration Of Religious Values Into Sciences-Related Topic Toward Postmodernism Of Science In Islam Wedra Aprison; Juanaidi Junaidi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2058

Abstract

For a long time, Islam has a dichotomy tradition of science and religion. As a result of the Dutch colonialism, dual education and curriculum systems were born in Indonesia, namely the education system of the ministry of national education which was often considered as a secular curriculum and the education system of the ministry of religion which considered less in science aspect. The democratization era provides opportunity to synthesize them with the advent of Integrated Schools of Islam as an alternative. This research aims to find out how the integration of Islam values into science. The qualitative method is used as research methodology. The data were collected through observation, in-depth interview, and documentation. The result of the research reveals that the school not only teaches the science, but also the fact behind the fact. They integrate science and spiritual values of Islam. The integration is done by synthesizing two curriculums into one curriculum of Integrated Elementary School of Islam. It is a great effort towards the synthesis of postmodernism of science in Islam.
KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DALAM MENGUATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI TENGAH ARUS GLOBALISASI Ayunda Salsabila; Helfyna Desrita; Susisofianti Susisofianti; Junaidi Junaidi
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i1.5127

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran kepemimpinan spiritual dalam memperkuat karakter siswa di tengah tantangan globalisasi. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kuantitatif dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 10 siswa kelas XI di sebuah sekolah menengah atas swasta di Kota X. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dalam bentuk persentase.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan tanggapan positif terhadap berbagai indikator kepemimpinan spiritual yang ditunjukkan oleh guru, seperti keteladanan, sikap sabar, dan pembinaan moral. Persentase tertinggi (90%) muncul pada indikator kejujuran dan kesabaran yang dimiliki oleh guru. Selain itu, dampak kepemimpinan spiritual terhadap pengembangan karakter siswa juga terlihat dalam peningkatan aspek kedisiplinan, kemandirian, serta tanggung jawab. Meskipun beberapa elemen seperti refleksi diri masih menunjukkan hasil yang sedang, secara keseluruhan responden menyadari adanya perubahan perilaku menuju yang lebih baik. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa kepemimpinan spiritual memainkan peran penting dalam pembentukan karakter siswa di era global. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai spiritual dalam praktik kepemimpinan pendidikan sangat krusial untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki moral dan integritas yang tinggi.
STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN MANAJEMEN DI ERA DIGITAL Rita Amelia; Misrawita Misrawita; Junaidi Junaidi
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i1.5133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan taktik kepemimpinan kepala madrasah dalam menghadapi tantangan manajemen di era digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi sebanyak 10 kepala madrasah di Kecamatan Tilatang Kamang, Bukittinggi. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuesioner yang disusun berdasarkan indikator kepemimpinan transformasional dan digital, kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kepala madrasah sudah memiliki visi digital yang jelas serta mampu mendorong guru untuk berinovasi dengan teknologi. Indikator dengan nilai tertinggi adalah motivasi untuk inovasi guru (88%) dan penyusunan visi digital (86%). Namun, terdapat kekurangan dalam aspek pelaksanaan teknis, seperti keterlibatan langsung dalam pengembangan sistem digital (72%) dan membangun kemitraan eksternal (74%). Rata-rata keseluruhan skor adalah 79,6%, yang menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala madrasah sudah cukup responsif terhadap tuntutan digitalisasi, meskipun masih memerlukan perbaikan. Sebagai kesimpulan, kepala madrasah di daerah ini telah memperlihatkan arah kepemimpinan yang positif dan adaptif terhadap perubahan digital, namun perlu adanya peningkatan dalam kapasitas teknis dan kolaboratif agar proses transformasi digital di madrasah dapat berlangsung lebih efektif.
Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya Kognitif Dan Budaya (PMGB) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu Ohtovia Shanita; Isnaniah Isnaniah; Junaidi Junaidi; Imamuddin Imamuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1816

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di Fase E SMA N 1 Banuhampu bahwa rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan penilaian dari sumatif tengah semester (STS). Berdasarkan persentase nilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan penilaian sumatif tengah semester, siswa dengan kategori rendah memiliki persentase sebesar 72%. Ini menunjukkan bahwa masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB). Rumusan masalah dalam penelitianini adalah apakah terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa menggunakan Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB) lebih baik dari pada pembelajaran konvensional siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu. Jenis penelitian ini adalah dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu. Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa E.6 sebagai kelas eksperimen dan siswa E.4 sebagai kelas kontrol. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh dari tes akhir (post-test). Berdasarkan analisis data kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menggunakan uji-t dan Sofware Minitab taraf nyata α = 0,05, diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 3,12 > 1,66 dan P-value = 0,001.Sehingga ditolak dan diterima. Sehingga diterima yaitu kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di Fase E SMA N 1 Banuhampu. Dikarenakan ditolak dan diterima dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu
PENERAPAN KEGIATAN KULTUM JUM’AT PAGI SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK KARAKTER PERCAYA DIRI SISWA DI MTsN 2 PASAMAN KELAS 7 Rahma Wahyuni; Arman Husni; Charles Charles; Junaidi Junaidi
Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 1 No 3 (2025): Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : PT. AKSARA AKADEMIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0111/afkar.v1i3.94

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan metode yang digunakan guru dalam memberikan kegiatan budaya untuk membentuk karakter percaya diri siswa di MTsN 2 Pasaman kelas 7. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informan terdiri dari informan kunci dan informan pendukung, siswa serta informan pendukungnya yaitu Guru Pendidikan Agama Islam. dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan umum sebagai berikut: bahwa guru dalam membentuk karakter percaya diri siswa di MTsN 2 Pasaman menggunakan beberapa hal, yaitu: sebagai upaya pembiasaan peserta didik agar melekat. percaya pada kemampuan masing-masing, melatih diri berbicara di depan umum, melatih keberanian siswa, membentuk individu yang bertanggung jawab, menjadi generasi yang bermoral, dan diharapkan dengan budaya tersebut siswa dapat mengamalkannya di masyarakat dan lingkungan lainnya-yang lain misalnya.
PENGARUH KONFORMITAS TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU VANDALISME SANTRI DI PONDOK PESANTREN ASHABUL YAMIN LASI Febi Melia Sari; Fadhilla Yusri; Junaidi; Alfi Rahmi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.10780

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena yang terjadi di Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi, yaitu terdapat beberapa santriwati yang melakukan perilaku vandalisme seperti mencoret-coret meja, kursi dan merusak fasilitas pesantren lainnya. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam munculnya perilaku vandalisme adalah konformitas teman sebaya. Remaja pada umumnya memiliki kecenderungan kuat untuk menyesuaikan diri dengan kelompoknya agar diterima dan tidak tersisih. Ketika kelompok teman sebaya menunjukkan perilaku negatif, maka individu cenderung ikut terlibat dalam tindakan serupa, termasuk vandalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konformitas teman sebaya terhadap perilaku vandalisme siswi/santriwati kelas 2 dan 3 tingkat Tsanawiyah di Pondok Pesantren Ashabul Yamin Lasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat asosiatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Populasi dalam penelitian ini adalah santriwati kelas 2 dan 3 tingkat Tsanawiyah berjumlah 113 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu metode purposive sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 46 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah angket dengan menggunakan skala likert dan kemudian diolah menggunakan uji regresi parametrik SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku vandalisme santriwati. Hasil ini diperoleh dari pengujian hipotesis dengan persentase besar pengaruh konformitas teman sebaya terhadap perilaku vandalisme santriwati yaitu sebesar 2.6%. Koefisien konstanta sebesar 104.805 dengan nilai koefisien regresi konformitas teman sebaya sebesar -0.181, sehingga diperoleh persamaan Y= 104.805-0.181x. Jika nilai X bernilai 0, artinya apabila konformitas teman sebayanya (0), maka perilaku vandalisme 104.805. Koefisien regresi sebesar untuk variabel konformitas teman sebaya sebesar - 0.181. Apabila pengaruhnya negatif antara variabel X dan variabel Y, menunjukkan bahwa semakin tinggi konformitas teman sebaya yang positif maka perilaku vandalisme santriwati semakin rendah.
Co-Authors Abdurrasyid Ridha Ridha Afdal Septiandi Afrinaldi Akhyar, Muaddyl Alfi Rahmi Ali Mustopa Yakub Simbolon Alif Rila Alimir Alimir Alimir Almuhardi Safarman Andy Riski Pratama Arif Fiandi Arif Fiandi Arif Fiandi Arif Fiandi Arifmiboy Arifmiboy Arifmiboy, Arifmiboy Arman Husni Arman Husni Aulia Gusli, Ramadhoni Ayunda Salsabila Bashori Bashori Charles Charles Charles Charles Charles Darul Ilmi Darul Ilmi Deris Afrilianto Derita Ningsih Devi Novita Sari Dini Sri Wahyuni Elsa Nur'aini Endang Mayora Fadhilla Yusri Febby Anggraini Febi Febrianda Febi Melia Sari Gusli, Ramadhona Aulia Gusli, Ramadhoni Aulia Hamdi Abdul Karim, Hamdi Abdul Helfyna Desrita Herina Yanti Hermida Hermida Hermida Ika Rahim Ilham Ilham Ira Wahyuni Irma Yunita Isnaniah Isnaniah Iswandi Iswandi Iswantir M Januar Januar Jasmienti Jasmienti Jasmienti Khairunnisa Khairunnisa Lestari, Kurnia Mira Lidya Oktaviani Lisa Yunita Luh Putu Ratna Sundari M. Imamuddin Mimi Jelita Mirda Yolanda Misrawita Misrawita Muaddyl Akhyar Muhammad Arif Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Nadroh, Aisatun Nasbin Panyahatan Nita Ervita Nurhasnah Nurhasnah Nuzuli Fitriana Ohtovia Shanita Oktaria Nolanda Osriza Wenni Pendi Hasibuan Piko Haswadi Putri Puspa Dewi Rafik Putra Rahma Wahyuni Raisa Juliandari Rani Permata Sari Ratna Leni Rezka Rahmadani Ridho Maulana Rio Friyadi Risdoyok Risdoyok Rita Amelia Rovi Annisa Rusdi Rusdi Salmi Wati Salmiwati Salmiwati Salmiwati Salmiwati Salmiwati Salmiwati Septia Gingga Yolanda Silvia Marlina Siti Aisyah Sri Inayati Supriadi Supriadi, Supriadi Susisofianti Susisofianti Syariva &#039;Aini Ulmadevi Ulmadevi Vira Rahmadianti Wedra Aprison Welli Okmira Weri Aulia Wike Maidi Wita Yefi Dewi Yelfi dewi Yesi Ulandari Yulyana Yulyana Yulyana Zahratil Aufa Zakir, Supratman Zakiyatul Salma Zulfani Sesmiarni Zulkifli Zulkifli Zulkifli