Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Peserta Didik terhadap Pembelajaran PJOK Materi Bola Voli Menggunakan Media Audio Visual Hariadi, Ahmad Didi; Mujriah, Mujriah; Muhsan, Muhsan
Empiricism Journal Vol. 7 No. 2: June 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i2.5970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peserta didik terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi permainan bola voli menggunakan media audio visual di MA NW Dasan Tapen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 44 peserta didik kelas X yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket persepsi yang telah disusun berdasarkan indikator faktor internal dan faktor eksternal. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, standar deviasi, frekuensi, dan persentase dengan bantuan IBM SPSS Statistics 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peserta didik terhadap pembelajaran PJOK menggunakan media audio visual berada pada kategori sedang dengan kecenderungan positif. Nilai rata-rata persepsi sebesar 83,39 dengan standar deviasi 12,50. Distribusi kategori menunjukkan bahwa 36,36% peserta didik berada pada kategori sedang, 27,27% kategori tinggi, 27,27% kategori rendah, dan 9,09% kategori sangat tinggi. Pada faktor internal, kategori cukup positif mendominasi sebesar 40,91%, sedangkan pada faktor eksternal kategori cukup positif sebesar 38,64%. Temuan ini menunjukkan bahwa media audio visual mampu mendukung proses pembelajaran bola voli dengan meningkatkan perhatian, motivasi, dan pemahaman peserta didik, meskipun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh kompetensi guru, karakteristik peserta didik, dan lingkungan belajar. Oleh karena itu, pemanfaatan media audio visual perlu diintegrasikan dengan strategi pembelajaran yang interaktif agar mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK secara optimal.   Students’ Perceptions of Physical Education Learning on Volleyball Material Using Audio-Visual Media Abstract This study aims to determine students' perceptions of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) instruction regarding volleyball, specifically utilizing audio-visual media, at MA NW Dasan Tapen. The study employs a quantitative approach using a descriptive survey method. The sample consisted of 44 Grade X students, selected via total sampling. The research instrument was a perception questionnaire developed based on internal and external factor indicators. Data were analyzed using descriptive statistics—specifically mean scores, standard deviations, frequencies, and percentages—with the aid of IBM SPSS Statistics 23. The results indicate that students' perceptions of PJOK instruction using audio-visual media fall into the moderate category with a positive tendency. The mean perception score was 83.39, with a standard deviation of 12.50. The categorical distribution shows that 36.36% of students fell into the moderate category, 27.27% into the high category, 27.27% into the low category, and 9.09% into the very high category. Regarding internal factors, the "moderately positive" category was dominant at 40.91%, while for external factors, the "moderately positive" category stood at 38.64%. These findings suggest that audio-visual media can support the volleyball learning process by enhancing students' attention, motivation, and understanding, although its effectiveness remains influenced by teacher competence, student characteristics, and the learning environment. Therefore, the use of audio-visual media should be integrated with interactive teaching strategies to optimally enhance the quality of PJOK instruction. Keywords: audio-visual media, PJOK instruction, volleyball, student perception
Hubungan Ketersediaan Sarana Prasarana dan Efektivitas Pembelajaran terhadap Hasil Belajar PJOK pada Siswa SMK Nizar Juniardi Maad; Mujriah, Mujriah; Aminullah, Aminullah
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i2.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketersediaan sarana prasarana dan efektivitas pembelajaran terhadap hasil belajar PJOK siswa SMK Darul Kamal NW Kembang Kerang. Masalah utama penelitian ini adalah keterbatasan fasilitas olahraga yang diduga menghambat efektivitas dan hasil belajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional terhadap sampel 50 siswa diambil secara random sampling dari kelas X dan XI. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner skala Likert, dan dokumentasi nilai rapor, yang kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara sarana prasarana dengan efektivitas pembelajaran 0,560 > 0,279. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara sarana prasarana 0,258 maupun efektivitas pembelajaran 0,124 terhadap hasil belajar. Dengan demikian, fasilitas yang memadai meningkatkan efektivitas mengajar, tetapi hasil belajar lebih dipengaruhi faktor internal siswa.
Hubungan Fasilitas Olahraga dengan Motivasi Belajar dan Partisipasi Siswa SMA dalam Pembelajaran PJOK Rizal Kurniadi; Mujriah, Mujriah; Erna Fitriatun
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i2.1075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fasilitas olahraga dengan motivasi belajar dan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK di SMAN 1 Gerung. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode survei, penelitian ini melibatkan 80 siswa kelas XI sebagai sampel yang diambil melalui random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan secara parsial antara fasilitas olahraga dengan motivasi belajar 0,228 >  0,220 serta dengan partisipasi siswa 0,261 > 0,220 Secara simultan, fasilitas olahraga berhubungan signifikan dengan motivasi dan partisipasi siswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,710, Kesimpulannya, ketersediaan, kelayakan, dan keamanan fasilitas olahraga merupakan komponen strategis yang mendorong antusiasme serta keterlibatan aktif siswa. Semakin baik kualitas sarana yang disediakan sekolah, maka semakin tinggi tingkat motivasi dan partisipasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran PJOK.
Tingkat Pemahaman Penanganan Cedera Akut dengan Metode R.I.C.E. pada Pemain Bola Voli Pordest Volley Team Hadi, Siswan; Mujriah, Mujriah; Susilawati, Indri
Sportify Journal Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i1.5055

Abstract

Cedera akut dalam permainan bola voli sering terjadi saat latihan maupun pertandingan, sedangkan pendampingan tenaga medis di klub non-profesional belum selalu tersedia. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pemahaman pemain Pordest Volley Team tentang penanganan cedera akut dengan metode R.I.C.E. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 30 pemain yang dipilih melalui total sampling. Instrumen berupa angket pemahaman R.I.C.E. yang mencakup aspek Rest, Ice, Compression, dan Elevation. Data dianalisis menggunakan persentase dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman keseluruhan berada pada kategori baik dengan rata-rata 79,18; sebanyak 30% pemain berkategori baik sekali dan 70% berkategori baik. Aspek tertinggi adalah Ice dengan rata-rata 86,25, sedangkan aspek terendah adalah Elevation dengan rata-rata 66,67. Penelitian menyimpulkan bahwa pemahaman pemain sudah baik, tetapi perlu penguatan edukasi dan praktik langsung, terutama pada aspek Elevation. Volleyball Players’ Understanding of Acute Injury Management Using the R.I.C.E. Method at Pordest Volley Team Abstract Acute injuries in volleyball commonly occur during training and competition, while medical assistance is not always available in non-professional clubs. This study aimed to determine the level of Pordest Volley Team players’ understanding of acute injury management using the R.I.C.E. method. This research employed a quantitative descriptive design with a survey method. The sample consisted of 30 players selected through total sampling. The instrument was a R.I.C.E. understanding questionnaire covering four components: Rest, Ice, Compression, and Elevation. Data were analyzed using percentages and mean scores. The results showed that the overall understanding level was in the good category, with a mean score of 79.18; 30% of players were in the very good category and 70% were in the good category. The highest component was Ice, with a mean score of 86.25, while the lowest was Elevation, with a mean score of 66.67. The study concludes that players’ understanding is generally good, but further education and practical training are needed, particularly on Elevation.
Pengaruh Latihan Variasi Umpan terhadap Kemampuan Heading Sepak Takraw pada Peserta Ekstrakurikuler Vawas, Nabil; Mujriah, Mujriah; Nurdin, Nurdin
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5067

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan variasi umpan terhadap kemampuan heading peserta ekstrakurikuler sepak takraw SMP Negeri 2 Labuapi. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest. Sampel berjumlah 10 siswa dan seluruh peserta ekstrakurikuler dijadikan subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah tes heading sepak takraw selama satu menit dalam tiga percobaan dengan validitas 0,824 dan reliabilitas 0,898. Perlakuan diberikan sebanyak 16 sesi. Hasil menunjukkan rerata pretest sebesar 16,00 meningkat menjadi 22,90 pada posttest, dengan peningkatan 43,12%. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, dan paired sample t-test menunjukkan t(9) = 8,125, p = 0,000, d = 2,57. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan variasi umpan berasosiasi dengan peningkatan kemampuan heading. Pelatih disarankan menerapkan latihan berpasangan yang bervariasi, progresif, dan aman. The Effect of Passing Variation Training on Sepak Takraw Heading Ability among Extracurricular Students Abstract This study aimed to analyze the effect of passing variation training on the heading ability of sepak takraw extracurricular students at SMP Negeri 2 Labuapi. A pre-experimental one-group pretest–posttest design was applied. The sample consisted of 10 students, and all extracurricular participants were included as research subjects. The instrument was a one-minute sepak takraw heading test conducted in three trials, with a validity coefficient of .824 and reliability coefficient of .898. The intervention was conducted over 16 sessions. The results showed that the mean pretest score increased from 16.00 to 22.90 in the posttest, representing a 43.12% improvement. Normality testing indicated normal data distribution, and the paired sample t-test showed t(9) = 8.125, p = .000, d = 2.57. This study concludes that passing variation training was associated with improved heading ability. Coaches are advised to apply varied, progressive, and safe partner-based drills.
Pengaruh Latihan Shooting Bola Jalan dan Bola Diam terhadap Akurasi Tendangan Pemain SSB U 10–14 Suriatno, Adi; Harianto, Rudi Marlin; Mujriah, Mujriah
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.5090

Abstract

Akurasi shooting merupakan keterampilan penting dalam sepak bola usia muda, tetapi pemain SSB Pendem FC U 10–14 masih sering gagal mengarahkan bola ke sasaran. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh latihan shooting bola jalan dan bola diam terhadap akurasi tendangan ke gawang. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu two-group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok melalui matched-pair berdasarkan skor pretest. Kelompok A mendapat latihan shooting bola jalan, sedangkan Kelompok B mendapat latihan shooting bola diam selama 16 pertemuan. Instrumen penelitian berupa tes akurasi shooting ke sasaran dengan 10 kesempatan tendangan. Hasil paired-sample t-test menunjukkan bahwa kedua latihan meningkatkan akurasi shooting secara signifikan. Gain score bola diam lebih tinggi secara deskriptif daripada bola jalan, tetapi independent-sample t-test menunjukkan perbedaan tersebut tidak signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa kedua latihan efektif. Pelatih direkomendasikan menggabungkan latihan bola diam dan bola jalan secara bertahap. Effects of Moving-Ball and Stationary-Ball Shooting Training on Shooting Accuracy in U 10–14 Football School Players Abstract Shooting accuracy is an essential skill in youth football, yet U 10–14 players at SSB Pendem FC frequently failed to direct the ball toward the target. This study aimed to compare the effects of moving-ball and stationary-ball shooting training on shooting accuracy. A quasi-experimental two-group pretest-posttest design was used. The sample consisted of 20 players divided into two groups using matched-pair allocation based on pretest scores. Group A received moving-ball shooting training, whereas Group B received stationary-ball shooting training for 16 sessions. The research instrument was a shooting accuracy test using a marked goal target with 10 shooting attempts. The paired-sample t-test showed that both training methods significantly improved shooting accuracy. The stationary-ball group had a higher descriptive gain score than the moving-ball group, but the independent-sample t-test showed that the difference was not statistically significant. The study concludes that both methods are effective. Coaches are recommended to combine stationary-ball and moving-ball drills progressively.
LATIHAN VARIASI PLANK MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN SMASH BULUTANGKIS Lalu Syauqi Nabhan; Mujriah Mujriah; Kurnia Taufik
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10965

Abstract

ABSTRACT Badminton requires good physical ability and body stability, especially in producing fast, powerful, and accurate smash shots. One of the important components supporting the quality of a smash is arm muscle strength and core stability because both play a role in force transfer and body control during the execution of the shot. This study aimed to analyze the effect of plank variation exercises on arm muscle strength and badminton smash ability of PB Klywon players in 2025. The study employed an experimental method using a one group pretest-posttest design. The sample consisted of 22 male players selected through a purposive sampling technique. The training program was conducted over 16 sessions with a frequency of three times per week through several exercise variations, including basic plank, front plank, side plank, leg plank, and plank arm reach. Data were collected using an arm muscle strength test and a badminton smash accuracy test. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, homogeneity test, and paired sample t-test. The results showed that plank variation exercises significantly improved arm muscle strength and smash ability with a significance value of p<0.001. These findings indicate that body weight-based exercises can be used as a simple alternative physical training method to improve body stability, arm strength, and the effectiveness of badminton smash performance. ABSTRAK Permainan bulutangkis menuntut kemampuan fisik dan stabilitas tubuh yang baik, terutama dalam menghasilkan pukulan smash yang cepat, kuat, dan akurat. Salah satu komponen penting yang mendukung kualitas smash adalah kekuatan otot lengan serta stabilitas inti tubuh karena keduanya berperan dalam proses transfer tenaga dan kontrol gerak saat melakukan pukulan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan variasi plank terhadap kekuatan otot lengan dan kemampuan smash pemain bulutangkis PB Klywon Tahun 2025. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 22 pemain putra yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Program latihan diberikan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali setiap minggu melalui variasi basic plank, front plank, side plank, leg plank, dan plank arm reach. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kekuatan otot lengan dan tes ketepatan smash bulutangkis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan variasi plank memberikan peningkatan signifikan terhadap kekuatan otot lengan dan kemampuan smash dengan nilai signifikansi p<0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan berbasis body weight dapat digunakan sebagai alternatif latihan fisik sederhana untuk meningkatkan stabilitas tubuh, kekuatan lengan, dan efektivitas smash pemain bulutangkis.
TINGKAT PENGETAHUAN PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMPN 4 MATARAM TENTANG STRATEGI DAN TAKTIK DALAM BERMAIN FUTSAL TAHUN 2023 Lalu Yudi Anggara; Mujriah Mujriah; Adi Suriatno
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10449

Abstract

ABSTRACT Futsal extracurricular activities in schools serve not only as a medium for developing technical skills but also require the mastery of cognitive aspects, particularly game strategy and tactics. In practice, these competencies have not developed optimally, resulting in a gap between the ideal learning expectations and the actual conditions in the field. This study aims to map the level of knowledge among futsal extracurricular participants at SMPN 4 Mataram regarding their understanding of game strategies and tactics. The research employed a quantitative approach with a descriptive design using a survey method. All 37 students involved in the futsal extracurricular program were selected as respondents through a total sampling technique. Data were collected using a validated test instrument and analyzed through descriptive percentage techniques to classify students’ levels of knowledge. The results indicate that the majority of respondents fall into the low category (59.46%), followed by the moderate category (37.84%), and only a small proportion in the high category (2.70%). These findings suggest that students’ understanding of strategic and tactical concepts remains limited and has not yet supported optimal game performance. Therefore, it can be concluded that more structured and integrated instructional efforts, combining both technical and cognitive aspects, are needed to enhance students’ understanding and overall playing ability. ABSTRAK Kegiatan ekstrakurikuler futsal di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan keterampilan teknik, tetapi juga menuntut penguasaan aspek kognitif berupa strategi dan taktik permainan. Dalam praktiknya, kemampuan tersebut belum berkembang secara optimal, sehingga menimbulkan kesenjangan antara tuntutan pembelajaran ideal dan kondisi aktual di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal di SMPN 4 Mataram terkait pemahaman strategi dan taktik permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif melalui metode survei. Seluruh anggota ekstrakurikuler futsal yang berjumlah 37 siswa dijadikan responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes yang telah divalidasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif berbasis persentase untuk mengklasifikasikan tingkat pengetahuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori rendah (59,46%), diikuti kategori sedang (37,84%), dan hanya sebagian kecil yang berada pada kategori tinggi (2,70%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep strategi dan taktik masih terbatas dan belum mendukung performa bermain secara optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa diperlukan penguatan pembelajaran yang lebih terarah dan terintegrasi antara aspek teknik dan kognitif guna meningkatkan kualitas pemahaman serta kemampuan bermain siswa secara menyeluruh.
Pengaruh Permainan Tradisional Bentengan dan Gobak Sodor Terhadap Kelincahan Siswa Mi Nw Lingkung Lalu Herwandi Wirahman; Mujriah Mujriah; Muhamad Ikhsan
Jurnal Porkes Vol 9 No 3 (2026): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v9i3.35665

Abstract

Traditional games are increasingly eroded by technological developments, causing elementary school students' physical activity to decline and impacting low agility. This study aims to determine the effect of traditional games bentengan and gobak sodor on improving agility of students at MI NW Lingkung. The research method used an experiment with One Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 24 fifth-grade students selected using total sampling technique. Agility was measured using the 4 × 10 meter Shuttle Run test during pretest and posttest. The treatment program was conducted for 8 meetings. Data analysis used Shapiro-Wilk normality test, Levene's Test homogeneity test, Paired Sample t-Test (α = 0.05), as well as Cohen's d effect size and N-Gain test. The results showed the average time decreased from 9.01 seconds to 6.68 seconds with an increase of 25.88%. The Paired Sample t-Test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), Cohen's d of 2.44 (very large effect), and N-Gain of 0.56 (moderate category). All students experienced improved agility. The conclusion of this study is that the traditional games bentengan and gobak sodor are effective in improving elementary school students' agility and can be used as an attractive, inexpensive, and enjoyable alternative for physical education learning.
Evaluasi Program Pembinaan Prestasi Atlet Wushu Sanda Kota Mataram Sari, Kartika Widya Dwi Permata; Maulidin, Maulidin; Mujriah, Mujriah
Discourse of Physical Education Vol. 5 No. 2 (2026): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v5i2.6459

Abstract

Pembinaan Wushu Sanda Kota Mataram telah menghasilkan prestasi kompetitif, tetapi keberlanjutan pembibitan, pendanaan, pelaksanaan program, dan progres ke jenjang kompetisi lebih tinggi belum tergambarkan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program pembinaan prestasi atlet menggunakan model Context, Input, Process, Product (CIPP). Penelitian menggunakan desain evaluatif deskriptif-kuantitatif. Dari 21 stakeholder yang ditargetkan melalui total sampling, 17 kuesioner lengkap dianalisis, terdiri atas delapan atlet, tiga pelatih, dan enam pengurus. Instrumen memuat 53 pernyataan skala Likert empat tingkat. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase ketercapaian. Hasil menunjukkan context 83,17% (sangat baik), input 77,21%, process 70,00%, dan product 72,79% (baik). Ketimpangan utama terdapat pada kualitas pelatih 90,03% dibandingkan input atlet dan pendanaan 67,28%, serta pelaksanaan program prestasi 82,35% dibandingkan pembinaan usia dini 54,41%. Prioritas perbaikan meliputi rekrutmen, pembinaan usia dini, pendanaan, kesejahteraan atlet, monitoring, dan penguatan jalur kompetisi.
Co-Authors Abda Abda Adi Suriatno Adi Suriatno Adi Suriatno Akbar Juliansyah Alqifari, Ma’ruf Aminullah Aminullah, Aminullah Andi Paluseri ASAN ABDUL AZIZ Azmi, Irham Balkis Ratu NL Esser Beny Suprayogi Darmawan, Lalu Heri Edi Kurniawan Edi Kurniawan Erna Fitriatun Esse, Balkis Ratu NL Fadli Zainuddin, Fadli Furqan Ardiansyah Hadi, Siswan Hairunnisha Hairunnisha Hariadi, Ahmad Didi Harianto, Rudi Marlin Helmi Rahmawati Hunaepi, Hunaepi Indri Susilawati Indri Susilawati Indri Susilawati Indri Susilawati Istin Fitriana Aziza Jamaludin . Johan Irmansyah Juniarta, Harbyanto Khairi, K Kokom supriyatnak Kurnia Taufik Kurniawan, Lalu Muhammad Ibnu Albani Lalu Herwandi Wirahman Lalu Hulfian Lalu Hulfian Lalu Masyhudi LALU MUHAMMAD IBNU ALBANI KURNIAWAN Lalu Suprawesta Lalu Syauqi Nabhan Lalu Yudi Anggara Laras Firdaus Lukaman Lukaman LUKMAN, LUKMAN M. JAYA PUTRA M. Rozi Iskandar Maruf Alqifari Maulidin Maulidin, Maulidin MELISNA NURHALIZA Muh Zainul Ilham S Muhaimin, Ali Muhamad Ikhsan Muhamad Salabi Muhmmad Asy’ari Mulhidin Mulhidin Nazalus Syobri Niqsanding Sanrijaya Nizar Juniardi Maad Nova Kurnia Nurdin Nurdin Oemar, Fitry Nachamory Prayogi, Saiful Primayanti, Intan Putu Citra Permana Dewi Rachman, Irna Ningsih Amalia Rindawan, Salabi, dan Baiq Susdiana Fibrianti Riswandy Wasir Rizal Kurniadi RR. Ella Evrita Hestiandari Rusdiana Yusuf Saleh, Miftahus Sari, Kartika Widya Dwi Permata Soemardiawan, Soemardiawan Sri Erny Muliyani Sudarwo, Raden Sukarman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Sulaeman Supriadi Supriadi Suriatno, Adi Syarafuddin, Muhsan Syarifoedin, Elya Wibawa Taufik Samsuri Vawas, Nabil WAWAN ANIZAR Zen Ali Zulfahmidah Zulkarnain