Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : POLITIK

PENYELAMATAN HAK PILIH WARGA PERBATASAN JELANG PILKADA Alexsander Yandra
POLITIK Vol 13, No 1 (2017): Jurnal Politik
Publisher : POLITIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.49 KB)

Abstract

phase II of Direct and simultaneous elections in Riau province will be experiencing a complex problem. The borderline in some regions and sub-districts it seems become one of it. This problem found occur in in sub-districts 15, 16 and 18 in Simpang Tiga Village, these sub-district now placed under Kampar regency based on ministry decree No. 18 in 201, were it originally listed under the Pekanbaru administration. Yet, this implies to the citizen administrative and vote in the local election. Therefore, KPUD of Riau should do some action to save the votes of the citizen in these less-clear area so they can participated in the local election. This study using Descriptive qualitativein line with theory of political interest in the local election. The analysis of the study employ ethics and emic then elaborated to investigates the problems. The findings showed that the KPUD of Riau has done some action to solve of the citizen administration problems related to the local election however, it seems not showing a significant result. The findings also showed, these three sub-districts’ in Simpang Tiga showing several responses regarding to the local election, these responses seem strongly related with the political interest among them.Keywords: Votes, interests and local elections.Pilkada langsung dan serentak Tahap II di Provinsi Riau pasti akan sarat dengan masalah. Salah satu di antaranya adalah masalah tapal batas daerah. Rukun Warga atau RW 15,16 dan 18 Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, yang paska Permendagri No 18 Tahun 2015 menjadi wilayah Kampar --- padahal, sebelumnya masuk wilayah Pekanbaru. Sudah barang tentu, kenyataan ini berimplikasi terhadap administrasi kependudukan dan hak pilih warga. Oleh sebab itu, KPUD Riau segera melakukan upaya penyelamatan hak pilih warga di daerah yang  bersengketa tersebut agar dapat tetap berpartisipasi dalam pilkada. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, serta konsep teori kepentingan politik dalam pilkada dan Pemilihan Kepada Daerah serta analisis data melalui interpretasi etik dan emik kemudian dielaborasi dalam kajian tata laksana kepemerintahan sesuai dengan pembahasan yang diteliti, maka, hasil penelitian ini menunjukkan, walau upaya yang dilakukan oleh KPUD Riau dalam penyelamatan hak pilih warga di daerah perbatasan Pekanbaru dan Kampar berjalan belum efektif, namun, sudah menunjukan perbaikan terhadap keberlanjutan hak pilih warga. Selanjutnya, respon warga masyarakat di tiga RW di Kelurahan Simpang Tiga, terkait status daftar pemilih tetap (DPT) pada pilkada serentak tahap II di Provinsi Riau, masih sangat beragam dan terbelah berdasarkan kepentingan politik masing-masing.
E-goverment dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi Alexsander Yandra
POLITIK Vol 12, No 1 (2016): Politik
Publisher : POLITIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.929 KB)

Abstract

AbstrakTransparansi pada proses pengadaan barang dan jasa pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Pekanbaru belum menyentuh kerangka yang substansial. Transparansi pada ULP Kota Pekanbaru secara proses walaupun sudah mengintegrasikan e-goverment dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pengadaan barang dan jasa, yang mempermudah penyedia dalam mengakses paket pengadaan. Tetapi dengan rangkap kerja para personil di ULP berimplikasi terhadap kualitas pengadaan yang dilaksanakan. Preferensi personil yang lebih berorientasi kepada peningkatan pendapatan maka komposisi personil di ULP juga menjadi incaran aparat (pegawai). ULP belum menjadi organisasi yang permanen tetapi masih bersifat ad-hoc. Secara produk pengadaan barang dan jasa ULP masih menjadi lembaga direct yang berfungsi sebagai unit pelayanan dan sekretariat administrasi pengadaan. Pertanggungjawaban produk pengadaan barang dan jasa belum melakukan uji publik sehingga kegiatanya belum terukur.  Kata kunci: good local governance, transparansi.Kata kunci: e-government, transparansi, ULP Kota PekanbaruAbstractTransparency of the procurement becomes an important indicator in a good governance. Basically  in the process of procurement, the governmen is expected not favoring to specific individuals or groups. Conversely, the procurement of services and  goods  for public infrastructure still needs the intervention of the elite government to appoint the providers. The transparency in the procurement process of goods and services in Procurement Services Unit (ULP) Pekanbaru city has not touched its substansial framework. Transparency of the procurement process in ULP Pekanbaru recently applies the integrate e-government using of information technology in order to facilitate the providers to access the procurement package. But the double work of the personnel in ULP has implications for the quality of procurement undertaken. Personnel preferences preferably has  orientation to increase their income, so the composition of personnel in ULP also to be the target of apparatus  (employee). ULP does not become a permanent organization but an ad-hoc. In the process of procurement of goods and services , ULP still has a function as a direct agency that serve as the service unit and its administrative secretariat. The accountability of product procurement has yet to the public test so that its activity is not measurable.Key word: good local governance, trasparency
Co-Authors Achmad Firdaus Adrian Faridhi afred suci, afred Ahmad Wahidiyat Haedar Ambar Tri Ratnaningsih Amri Hakim, Amri Amsori Amsori, Amsori Anang Prayogi, Muhammad Andrizal Andrizal Andrizal, Andrizal Anisa Febrianti Putri Anto Ariyanto Anto Ariyanto, Anto Arizal Arizal Arizal Arizal arizal N, arizal Arizal, Arizal Aryanto Aryanto Asyar, Yulianti Azzurah, Nurul Bayu Febriadi, Bayu Birman Simamora Boy Indrayana Bunga Chintia Utami Dailaiti, Surya David Setiawan David Setiawan, David David Wibowo Derin, Tatum Dian Rianita Dian Rianita Didin, Didin Dwi Herlinda Dwi Herlinda Eddy Asnawi Eka Eka Eka Fadhila Elly Nielwaty, Elly Emy Sadjati, Emy Eny Samiasih Etebom, John Monday Eterudin, Hamzah Fajarwaty Kusumawardhani Fara Merian Sari Faridhi, Adrian Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Fildza Idzni Zatuhulwana Fitri Fitri Hadry, Rusly Haedar Akib Harefa, Berianto Harsini Harsini Harsini Hernimawati Hernimawati Husna, Khuryatul Ira Oktaviani Rz Ira Oktaviani RZ Irene, Audrey Fallicia Ismail Suardi Wekke Jeni Wardi Jeni Wardi Kadri, Halim Bin Karim, Muqaddim Khuriyatul Husna Khuriyatul Husna Khuriyatul Husna, Khuriyatul Latifa Siswati Lucky Lhaura Van FC, Lucky Lhaura Masnun Masnun Masyitah, Wan Meiliani Zahra Melansari , Nur Merian Sari, Fara Miftahur Rahmi Mochammad Imron Awalludin Natsir, Taufiq Ningsih, Sunarti Ayu Nugraha , Ugi Nurchotimah, Aulia Sholichah Iman nuryanti nuryanti Oktaviani, Ira prama widayat, prama Ramadhan Arfi, Ridho Ridho Ramadhan Arfi Ruslyhardy Ruslyhardy, Ruslyhardy rz, ira oktaviani Setiawan, Husni Sihombing, Alentina Simabura, Charles Siswati, Latifah Sonia Felga Sri Maryanti Sri Roserdevi Nasution Sri roserdevi nasution Sri Roserdevi Nasution, Sri Roserdevi Sri Utami Lestari Sudaryanto SUDARYANTO SUDARYANTO Sudi Fahmi Sukendro , Sukendro Suratmi Suratmi, Suratmi Suyito, Suyito Trio Saputra Uthia, Rahmiatul Vita Amelia, Vita Wasiah Sufi Widowati , Atri Wijaya , Indra Dharma Wijaya, Junior Hendri Yahya, Muhammad Rafi Yulianti Asyar Yundari, Yundari Yuswarni Yuswarni Yuswarni Zamzami, Zamzami Zulkifli, Afni