Claim Missing Document
Check
Articles

Literature review: faktor yang mempengaruhi kejadian sick building syndrome terhadap para pekerja di ruang kantor Fatya Rizki Fadillah; Andarini, Desheila; Anggraeni, Rini; Idris, Haerawati
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/8j3frv19

Abstract

Saat ini, setidaknya pekerja menghabiskan 80-90% waktunya didalam ruangan. Salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh kualitas udara dalam ruangan yang buruk yaitu kejadian Sick Building Syndrome (SBS). Menurut perkiraan WHO, 20% penghuni gedung melaporkan memiliki lebih dari satu gejala penyakit fisik yang dimulai segera setelah mereka memasuki gedung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang mempengaruhi kejadian Sick Building Syndrome di ruang perkantoran terhadap pekerja. Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap beberapa artikel ilmiah yang diperoleh dari database elektronik seperti Google Schoolar dan Sematic Schoolar. Kriteria inklusi untuk penelitian ini adalah open acces full text, publikasi tahun 2019-2023, kesesuaian variable dependen, dan kesesuaian variable independen. Dari hasil pengumpulan artikel ilmiah dari database elektronik ditemukan 6 artikel yang termasuk kedalam kriteria inklusi. Hasil penelitian yang ditunjukan dari kajian literature terhadap 6 artikel ilmiah menunjukan bahwa suhu ruangan, pencahayaan, kualitas udara dalam ruangan, dan ventilasi menjadi faktor yang sangat signifikan berpengaruh terhadap kejadian Sick Building Syndrome di ruang perkantoran.
Pengaruh beban kerja dan stress kerja terhadap kinerja karyawan : literature review Netarisa; Andarini, Desheila; Idris, Haerawati; Anggraeni, Rini
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/ax0m4p20

Abstract

Sumber daya manusia sangat penting bagi sebuah perusahaan dan menjadi modal utama dalam menjalankan perusahaan tersebut. Oleh karena itu perusahaan harus mampu memberdayakan sumber daya manusia yang ada untuk dapat mencapai tujuan ketenagakerjaan yang diharapkan, dalam upaya pencapaian target pekerjaan terkadang perusahaan menggunakan banyak cara untuk memotivasi dan memaksimalkan potensi dari karyawan yang ada sehingga terkadang memberikan beban kerja berlebih kepada karyawan. Penelitian ini diadakan secara literature review dan dilakukan dengan cara mencari, memilih, dan mempelajari artikel sesuai dengan topik yang dibahas. Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh beban kerja dan stress kerja terhadap kinerja karyawan.
DETERMINANTS OF WORK MOTIVATION AMONG DOCTORS AT COMMUNITY HEALTH CENTERS IN INDONESIA Rusdiana, Rusdiana; Faisya, Achmad Fickry; Idris, Haerawati
Indonesian Journal of Health Administration (Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia) Vol. 13 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jaki.v13i1.2025.30-43

Abstract

Introduction: Effective work motivation among healthcare professionals significantly enhances health service performance and plays a pivotal role in improving service quality. Aims: This study aims to analyze the determinants influencing work motivation among doctors at community health centers in Indonesia. Methods: This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design, utilizing secondary data from the 2017 Indonesian Workforce Research in the Health Sector. The study sample comprised 9,988 respondents. Logistic regression was employed for data analysis. Results: In 2017, 55.1% of doctors at community health centers in Indonesia reported high work motivation. Significant correlations were identified between work motivation and various factors: individual characteristics (age, education, marital status, position), intrinsic factors (training and continuing education), extrinsic factors (salary/wages, work area), financial incentives (performance allowances, capitation fund incentives), and non-financial incentives (official vehicles) (p < 0.05). Among these, the type of position was identified as the most dominant factor influencing work motivation (p < 0.05; prevalence ratio (PR) = 1.805 CI 95% [1.608-2.028]). Conclusion: Work motivation among doctors at community health centers in Indonesia is significantly influenced by individual characteristics, intrinsic and extrinsic factors, as well as financial and non-financial incentives, with the type of position being the most dominant factor. To enhance motivation and improve healthcare services, policymakers should strengthen career development, expand training opportunities, improve financial and non-financial incentives, and implement targeted retention strategies, especially in underserved areas. Keywords: Community health center, doctor, Indonesia, work motivation
Inpatient Satisfaction To Attribute of Health Service Quality Dimensions in Hospitals in Indonesian Agustini, Sri; Idris, Haerawati; Misnaniarti, Misnaniarti
Jurnal Midpro Vol. 12 No. 2 (2020): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v12i2.205

Abstract

The hospital is one of the health service facilities that play a very important role in providing health services to the community. To increase patient satisfaction in the hospital, it is necessary to evaluate the quality of existing health services both from a technical and administrative perspective. This study aims to describe inpatient satisfaction with the attributes of the health services quality dimension in hospitals in Indonesia. This study used secondary data with a cross-sectional design based on Risnakes data in 2017. The sample used is samples of Risnakes in hospitals in 2017 after deducting missing data, namely 7,287 inpatients from 380 hospitals in Indonesia. Data analysis used univariate analysis. Results of this study showed that the level of inpatient satisfaction to the attribute of health service quality dimensions in private hospitals was better than in government hospitals. In the tangible dimension of the various attributes studied, there are 5 attributes still below the standard of patient satisfaction (90%), while for the reliability dimension there are 2 attributes, the responsiveness dimension 5 attributes, the assurance dimension 2 attributes, and empathy dimensions 3 attributes. To improve the quality of health services, the management of all hospitals in Indonesia needs to routinely evaluate all of the attributes of health service quality dimensions in the hospital.  
Nadya Ariba Dinta1, Yuanita Wind Systematic Review: Studi Literatur tentang Perbaikan Mutu Layanan IGD dalam Konteks Rumah Sakit Tipe B dan Militer Dinta, Nadya Ariba; Windusari, Yuanita; Idris, Haerawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i4.3828

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan garda terdepan dalam pelayanan rumah sakit, terutama pada rumah sakit tipe B dan militer yang menghadapi kompleksitas tinggi serta tuntutan pelayanan cepat. Penelitian ini bertujuan meninjau artikel ilmiah terkait mutu layanan IGD dengan pendekatan Servqual serta hubungannya dengan kepuasan pasien. Kajian dilakukan melalui systematic literature review menggunakan protocol Prisma. Pencarian dilakukan dengan kata kunci: "mutu pelayanan IGD", "SERVQUAL", "kepuasan pasien", "rumah sakit militer", dan "rumah sakit tipe B". Artikel yang dicari berasal dari rentang tahun 2019 hingga 2024. Dari total 92 artikel yang ditemukan, 30 artikel memenuhi kriteria inklusi, dan 10 artikel utama dianalisis secara mendalam berdasarkan kelengkapan data, kualitas metodologi, dan relevansi substansi. Hasil menunjukkan bahwa dimensi responsiveness dan empathy memiliki pengaruh paling besar terhadap kepuasan pasien, diikuti oleh reliability dan tangibility. Pelayanan IGD di rumah sakit militer memiliki karakteristik khas akibat struktur organisasi dan disiplin militer.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB-C) Karya Ibu Kota Palembang Juliyanda, Nugraha; Lestari, Peggy Ayu; Cynthia, Cynthia; Hayati, Thursina Vera; Hidayatullah, Muhammad Dwi; Khaeriyah, Muthia; Fitriani, Novi; Sari, Merry Afriliana; Astari, Dea Widya; Pradisa, Dea; Yuliantari, Devy; Apriliani, Ferenadia; Safithri, Vani; Idris, Haerawati
Community Services and Social Work Bulletin Vol 4, No 2 (2024): Community Services and Social Work Bulletin Volume 4 No. 2 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/cswb.v4i2.12039

Abstract

Self-care activities are the ability to improve health by preventing disease and overcoming illness. Intellectually Disabled Children are expected to be able to carry out self-care independently, such as through implementing Clean and Healthy Living Behaviour (CHLB). This activity aims to provide understanding and CHLB skills, through the implementation of hand wash and dispose of waste. The activity method is counselling and practice using posters, power points and educational videos. The activity was held on November 9 2023 at the Karya Ibu Palembang C Special School (SLB-C). The targets of the activity are SLBC students, teachers and parents. The results of the activity showed that students were enthusiastic in participating in the activity. The activities are fully supported by teachers and parents, as can be seen from their presence. Extension activities have been proven to improve students' ability to carry out hand wash and dispose of waste. There are challenges faced in implementing activities, there are some students who lack focus in paying attention during counselling. CHLB for Intellectually Disabled Children is important to be carried out on an ongoing basis, the role of parents and teachers is needed to support the implementation of CHLB for Intellectually Disabled Children
Edukasi gizi dengan modul makanan sehat dan media emo demo untuk pencegahan stunting Idris, Haerawati; Rahmiwati, Anita; Purnamasari, Septi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i3.23981

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dalam memahami pencegahan stunting melalui edukasi gizi pada balita. Pelatihan dilakukan menggunakan pendekatan pendampingan yang terdiri dari empat tahapan utama, yaitu: (1) penyampaian materi melalui ceramah interaktif; (2) diskusi dan tanya jawab mengenai gizi dan stunting; (3) simulasi praktik menggunakan modul makanan sehat dan metode Emotional Demonstration (Emo-Demo); serta (4) evaluasi menggunakan pretest, posttest, dan wawancara mendalam. Sebanyak 12 kader Posyandu terlibat dalam pelatihan ini, yang dilaksanakan di Posyandu Assyifa, Kota Palembang. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader, yang ditunjukkan melalui uji t dengan nilai rata-rata skor sebelum pelatihan sebesar 76,67 dan sesudah pelatihan sebesar 94,17 (p < 0,05). Temuan ini diperkuat dengan hasil wawancara mendalam yang menunjukkan peningkatan pemahaman kader terhadap konsep stunting, gizi seimbang, serta pentingnya PMT berbahan lokal. Pendekatan pendampingan terbukti efektif dalam membangun kapasitas kader untuk melakukan edukasi gizi secara lebih menarik dan aplikatif di lingkungan Posyandu. Kegiatan ini merekomendasikan penguatan pelatihan kader melalui metode interaktif seperti Emo-Demo yang berbasis praktik langsung dan menyentuh aspek emosional peserta. Selain itu, diperlukan pelatihan lanjutan terkait pemantauan pertumbuhan dan pencatatan antropometri secara konsisten untuk mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Penyakit Kecacingan pada Pemulung di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala Kota Makassar Jangga, Jangga; Latur, Saparuddin; Idris, Haerawati; Ningsih, Nining Ade; Rosdiana, Rosdiana
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v2i3.10122

Abstract

Penyakit kecacingan masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia.  Nematoda usus adalah sejumlah spesies yang ditularkan melalui tanah yang tercemar oleh cacing. Infeksi cacing menyerang semua golongan umur terutama anak-anak dan balita yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak, sedangkan jika infeksi terjadi pada orang dewasa dapat menurunkan produktivitas kerja. Oleh karena itu, kami mengadakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya telur nematoda usus pada kuku tangan pemulung sebagai penyebab penyakit kecacingan untuk kemudian melakukan pengobatan; melakukan penyuluhan kepada pemulung mengenai pencegahan dan penularan penyakit kecacingan serta PHBS; dan pemberian obat cacing bagi pemulung di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala Kota Makassar. Pengambilan sampel kuku tangan pemulung untuk pemeriksaan penyakit kecacingan dan penyuluhan kesehatan serta pembagian obat cacing dilaksanakan  pada tanggal 10-11 Agustus 2020. Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan nematoda usus pada kuku tangan pemulung dengan metode sedimentasi, menentukan ada tidaknya telur atau larva nematoda usus dalam kuku pemulung yang diperiksa, kemudian penyuluhan mengenai pencegahan dan penularan penyakit kecacingan, PHBS, serta pembagian obat cacing kepada para pemulung. Pemeriksaan penyakit kecacingan dan penyuluhan serta pembagian obat cacing kepada para pemulung di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala Kota Makassar telah dilaksanakan dengan baik. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan pemulung yang telah terinfeksi telur cacing nematoda usus dengan prosentase 8%. Kata Kunci : Penyakit Kecacingan, Penyuluhan, Pemeriksaan
Systematic Review of Waiting Time Barriers for Outpatient Pharmacy Services in Hospitals Utama Ningsih, R.E Solfitri; Idris, Haerawati; Syakurah, Rizma Adlia
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 4 No 12 (2025): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v4i12.437

Abstract

Introduction: Wait times for outpatient pharmacy services are an indicator of service quality that influences patient satisfaction and compliance. However, in many hospitals, wait times for both over-the-counter and prescription medications still exceed Ministry of Health standards, with maximum wait times of ≤ 30 minutes for non-prescription medications and ≤ 60 minutes for prescription medications. Objective: To identify factors that influence waiting time for outpatient pharmacy services. Methods: This study used a Systematic Reviews design to identify factors that influence waiting time for outpatient pharmacy services by following the PRISMA guidelines. Results and Discussion: Structural factors contributing to long wait times include suboptimal pharmacy staff ratios, limited technological infrastructure, and limited waiting room capacity. From a process perspective, delays result from manual prescription verification, inefficient workflows, and time-consuming administrative processes. Outcome-wise, long wait times lead to decreased patient satisfaction and potentially decreased medication adherence. Interventions such as the implementation of electronic queuing systems, integration of pharmacy information systems, task redistribution, and service automation have been shown to reduce wait times by 20–50%.  Conclusion: Reducing waiting times requires a comprehensive strategy through structural improvements, process optimization, and continuous monitoring of outputs.
A Systematic Review of Barriers to the Implementation of Iron Tablet Distribution in Indonesia Ariyanti, Silvi; Misnaniarti, Misnaniarti; Idris, Haerawati
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 4 No 12 (2025): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v4i12.438

Abstract

Introduction: Anemia in adolescent girls is a public health problem that requires serious attention. One recommended intervention is the regular administration of iron-fortified iron tablets (IBF). Objective: This study aims to evaluate the implementation of the TTD distribution program in Indonesia. Methods: The research method uses a systematic review using the PRISMA guidelines. After deduplication and screening, 10 articles met the inclusion criteria for analysis. Results and Discussion: Health education, cadre empowerment, and school environmental support have been shown to be effective in improving knowledge, attitudes, and some adherence to iron supplement consumption among adolescent girls. Barriers in urban areas include low adherence due to perceived side effects and unsupportive dietary patterns, while in rural areas, the main obstacles are limited access to distribution and healthcare resources. Conclusion: Program success is influenced by communication, resources, implementer disposition, and bureaucratic structure. Therefore, intervention strategies must be tailored to regional characteristics to maximize the effectiveness of anemia prevention in adolescent girls in Indonesia.
Co-Authors Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Agustine, Farina Eka Amrina Rosyada Andarini, Desheilla Anggreini, Rini Anggun Budiastuti Anita Rahmiwati Apriliani, Ferenadia Asmaripa Ainy Astari, Dea Widya Azizah, Shinta Cynthia Cynthia Desheila Andarini, Desheila Dian Safriantini, Dian Dini Nabila Aryani Dinta, Nadya Ariba Ekananda, Detya Sella Elwin, Ghani El Mughni Muhammad Hidayatullah Fajar , Nur Alam Fajarini, Dessy Fatmalina Febry Fatya Rizki Fadillah Febriyanti, Henny Feranita Utama Fitri Fitri Fitriani, Novi Hamzah Hasyim Hanifah, Arindi Dinda Hardina, Siti Hartati Inaku Hayati, Thursina Vera Hidayatullah, Muhammad Dwi Ikhsan Ikhsan Indah Purnama Sari Indahsari, Siti Rahmi Inoy Trisnaini Iqlima, Erni Jangga, Jangga Juliyanda, Nugraha Khaeriyah, Muthia Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa, Nyayu Maharani Khoirunnisa, Salsabila Kurnia Sari, Wulan Kusumah, Nila Lestari, Peggy Ayu Maryanto, Hendri Milandiah, Dewi Misnaniarti Misnaniarti Monika, Salsabila Mufarika, Rully Musmarlinda, Musmarlinda Najmah, Najmah Netarisa Nia Novita Sari Ningsih, Nining Ade Nirmalasari, Melisa Yuni Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nurlaili Nurlaili Nurmalia Ermi Permatasari, Rahmalia Pradisa, Dea Pratama, Benny Putra Purnamasari, Septi Putrisha, Shantya Adeline Rachmawati, Aisyah Restu Wulandari, Anggun Rico Januar Sitorus Rifka, Niswatul Rini Anggraeni Rini Anggraini, Rini Rini Mutahar Rizma Adlia Syakurah Rosdiana Rosdiana Rostika Flora Rusdiana Rusdiana Safithri, Vani Saparuddin Latu Sari, Merry Afriliana Sari, Novrika Septhayudi, Gian Silvi Ariyanti Silvi Aulia Rahmah Sri Agustini Suca, Uttami A Suci Destriatania Suhendra, Ahmad Adi SYADZA, EGA RAVA Tembo, Tannia Trisfayeti, Ica Hervita Utama Ningsih, R.E Solfitri Wati, Yeni Arsika Yuanita Windusari Yuliantari, Devy Zaleha, Siti