p-Index From 2021 - 2026
5.355
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Religious Moderate Education and Cultural Hybridation at Muhammadiyah University Pajarianto, Hadi; Pramono, Budi; Sari, Puspa; Hajeni, Hajeni
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.3381

Abstract

This study aims to determine religious moderation education and the existence of cultural hybridization among university students. The subjects of this study were 50 students who were taking ma'had al-jami'a, in semester 2. The data were obtained from the Al-Islam Kemuhammadiyahan course with interviews. This study uses a qualitative approach and utilizes the nVivo 12 plus for data analysis. The results showed that religious moderation education was carried out with the content of national commitment, anti-violence, accommodative to local culture, standard tolerance in the curriculum, and hidden curricula in various learning activities. Moderation and hybridization are traits that will give birth to a moderate character in responding to differences. A moderate approach also produces hybridization through meetings and cultural crosses among participants with diverse backgrounds. The value of moderation in the Al-Islam Kemuhammadiyahan curriculum has designed a hybrid of cultures from diverse ethnicities, religions, and environments. The interdisciplinary implications of the study of religion, education, and sociology are confirmed in this article.
PELATIHAN PEMANFAATAN PRODUK LIMBAH LAUT BERNILAI EKONOMIS: KULIT KERANG BONRO-BONRO Sari, Puspa; Ramadhan, Abid
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.480-485

Abstract

AbstractShellfish is a marine potential that is closely related to the life of coastal communities. One type of shell that is easy to find and has the potential to be developed is the Bonro-Bonro (Blood Shell) type. This type of shellfish is one of the coastal potentials of Salu Paremang Selatan Village, Kamanre District, Luwu Regency, South Sulawesi. This activity is a community service activity aimed at opening people's understanding of the use of clamshells, which so far have only been a marine waste. This activity begins with observation and problem identification. This service activity was filled with socialization with village officials, PKK women, BUMDES managers, and also youth organizations in the Village of Salu Paremang Selatan. This activity is also filled with training on the use of shells starting with the cleaning process and the creation by utilizing various used plastic containers into flower pots and wall hangings. This activity took place with high enthusiasm from the participants.  AbstrakKerang merupakan potensi laut yang berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat pesisir. Salah satu jenis kerang yang mudah ditemui dan memiliki potensi untuk dikembangkan adalah jenis Kerang Bonro-Bonro (Kerang Darah). Jenis kerang ini merupakan salah stau potensi pesisir yang dimiliki oleh Desa Salu Paremang selatan, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan untuk membuka pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan cangkang kerang yang selama ini hanya menjadi limbah laut. Kegiatan ini diawali dengan observasi dan identifikasi masalah. kegiatan pengabdian ini diisi dengan sosialisasi dengan aparat desa, Ibu-Ibu PKK, Pengelola BUMDES, dan juga para pemuda karang taruna Desa Salu Paremang Selatan. Kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan pemanfaatan cangkang kerang yang dimulai dengan proses pembersihan dan kreasinya dengan memanfaatkan berbagai wadah plastik bekas menjadi pot bunga dan hiasan dinding. Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme peserta yang tinggi.
CACAT KEHENDAK DALAM TRANSAKSI JUAL BELI HANDPHONE BEKAS DI PASAR PANJANG KOTA KENDARI DITINJAU DARI HUKUM EKONOMI SYARIAH Sari, Puspa; Baso, Fatihani
Fawaid : Sharia Economic Law Review Vol 4 No 1 (2022): Fawaid: Sharia Economic Law Review
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/flr.v4i1.4221

Abstract

Handphone Bekas yang merupakan handphone yang diperbaikidandiperbaharui,sehinggahandphonetersebutmenjadihandphonebaru.TujuandaripenelitianiniadauntukmengetahuimengapacacatkehendakdalampembelianhandphoneBekasmarakterjadidanntukmengetahuibagaimanatinjauanhukum ekonomisyariahdalam transaksijualbelihandphoneBekas.AdapunJenispenelitianiniyaitukuallitatifdenganmenggunakanmetodepenelitian empiris dengan pendekatan kasuistik.Teknik pengumpulanmenggunakanteknikwawancara,dokumentasidanobservasi.Berdasarkanhasilpenelitianyangpenulislakukandapatdisimpulkanbahwayangmenjadipenyebabataufaktorcacatkehendakdalam pembelianhandphoneBekasmarakterjadiyaitupertamaFaktorhargayangdimanapenjualmemberikanharga yang murah pada barang tersebut yang dilakukan initerjadidikarenakan supaya pembelibanyak membelihandphone bekas,keduaFaktorminatpembeliyangdimanasemakintahunsemakinbanyakpembeliyang menginginkanhandphonetersebut,sehinggakebanyakanjugadaripenjualmengambilkesempatandalam melakukanhalyangtidakbaikdanketigafaktorkelayakanyangdimaksuddisiniadalahhandphonebekasinitermasukhandphoneandroidinimemilikikelayakanyangtinggiuntuktetapdipasarkan.TinjauanHukumEkonomiSyariahterhadappraktikTransaksijualbelihandphonebekasyangdilakukanolehpenjualataupemilikCounterdiPasarPanjangKotaKendariyaitu:penjualataupemilik counteryangmelakukanpraktikjualbelihandphonebekasbelum memenuhisebagianasas-asas hukum ekonomisyariah yang dimana asas yang terpenuhimeliputiasaskemudahan,asassebabyanghalal,danasaskebebasan.Sedangkanasasyangtidakterpenuhimeliputiasassalingmenguntungkandanasasi’tikadbaik.
Pemanfaatan Limbah Kain Songket Desa Limbang sebagai Produk Bernilai Ekonomi Suprihatin, Bambang; Maiyanti, Sri Indra; Primartha, Rifkie; Amran, Ali; Desiani, Anita; Sari, Puspa
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.26346

Abstract

Desa Limbang Jaya merupakan desa pengerajin kain songket di Sumatera Selatan. Mayoritas perempuan di desa ini bekerja sebagai pengerajin songket. Seorang pengerajin di Desa Limbang Jaya dapat menenun 3 hingga 4 helai kain berukuran 50-80 cm setiap bulannya. Setiap kain melalui proses pemotongan yang menyisakan berupa potongan kecil kain. Limbah songket biasanya dibuang atau dibakar, padahal limbah ini dapat diolah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual dengan menggunakan teknik menjahit seperti patchwork dan quilting. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan dalam pengolahan limbah kain songket dengan menerapkan teknik patchwork dan quilting untuk menghasilkan produk dengan nilai jual. Kegiatan ini ditujukan pada penduduk perempuan khususnya pengrajin songket untuk meningkatkan keterampilan dalam mengolah limbah kain songket. Kegiatan pengolahan limbah sampah di desa Limbang Jaya belum pernah dilakukan. Tahapan kegiatan ini terdiri dari observasi, persiapan kegiatan, penyampaian materi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan secara signifikan pemahaman dan keterampilan praktis peserta, yang diindikasikan oleh kenaikan nilai rata-rata post-test sebesar 38% dan dihasilkannya produk prototipe yang memiliki nilai jual. Hal ini mengindikasikan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengolahan limbah kain songket dengan menerapkan teknik patchwork dan quilting yang menandakan keberhasilan dari kegiatan ini. Kegiatan ini dapat mendorong pembentukan usaha kreatif berbasis limbang songet yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Limbang Jaya dalam jangka panjang.
Resiliensi Kelembagaan Kelompok Tani Hutan Pada Skema Hutan Kemasyarakatan di Kecamatan Kindang Sulawesi Selatan: Institutional Resilience of Forest Farmer Groups in The Community Forestry Scheme in Kindang Sub-district, South Sulawesi Rusadi, Nusrah; Gare, Kletus Florianus Sera; Selanno, Frenly Marvi; Lamanda, Sukriati Andesti; Samad, Radhiatunnisa S; Sari, Puspa; Apriani, Nurul
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 20 No 2 (2025): Volume 20 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i2.22878

Abstract

Pengelolaan hutan berbasis masyarakat membutuhkan kelembagaan lokal yang kuat dan mampu beradaptasi dengan dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan kelembagaan Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan dalam skema Hutan Kemasyarakatan di Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret–April 2025 menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, diskusi kelompok terfokus, dan telaah dokumen, serta dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan kelembagaan berada pada tingkat sedang dengan variasi di berbagai dimensi. Struktur organisasi telah ditetapkan secara formal tetapi belum berfungsi sepenuhnya karena dominasi kepemimpinan dan distribusi wewenang yang tidak merata. Partisipasi anggota masih bersifat simbolis, karena pengambilan keputusan sebagian besar bersifat top-down. Aturan internal ada tetapi diterapkan secara tidak konsisten karena lemahnya sosialisasi, pemantauan, dan penegakan sanksi. Hubungan eksternal relatif kuat tetapi sangat bergantung pada fasilitator, sehingga membatasi independensi internal. Studi ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan kelembagaan hanya dapat dicapai melalui penguatan fungsi organisasi, peningkatan partisipasi anggota, kepastian penegakan aturan yang konsisten, dan pembinaan jaringan kolaboratif dengan aktor eksternal guna mendukung pengelolaan hutan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
FROM SCROLL TO SKILL 2.0: INTEGRATING YOUTUBE AND AI TOOLS TO ENHANCE STUDENTS’ EXTENSIVE LISTENING SKILLS Sakuta, Dodie Ardian; Jusriati; Sari, Puspa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.38933

Abstract

This study investigates how the integration of YouTube and artificial intelligence (AI) tools enhances students’ extensive listening skills in English as a Foreign Language (EFL) contexts. The research addresses a key issue in digital language learning: while students frequently use YouTube for exposure to authentic language, the absence of structured scaffolding and strategy instruction often limits comprehension gains. Focusing on this problem, the study explores how AI-assisted tools—such as real-time transcription, automatic subtitles, summarization, and adaptive feedback—can transform YouTube-based listening from passive consumption into active, autonomous learning. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through semi-structured interviews with four purposively selected students from We Learn English Students Course in Palopo, an English language training center. Data collection and analysis followed a three-phase procedure: transcription, member checking, and coding to uncover learners’ strategies, motivations, and perceived skill development. The findings reveal that AI-supported YouTube activities significantly improved learners’ comprehension, pronunciation, and self-regulated learning behaviors. Students demonstrated increased metacognitive awareness, utilizing AI tools to plan, monitor, and evaluate their listening performance. Furthermore, intrinsic motivation and learner autonomy were strengthened, as participants selected content aligned with their interests and received personalized feedback. The study concludes that AI-mediated YouTube engagement fosters a shift “from scroll to skill,” transforming entertainment-oriented digital habits into meaningful language learning experiences. The results underscore the pedagogical potential of integrating AI-driven scaffolding into extensive listening instruction to promote motivation, competence, and learner independence in EFL settings.
Interrelationship of Efl Teachers' Challenges: A Case Study at Senior High School In Palopo Amelia, Raisa Amelia; Jusriati, Jusriati; Sari, Puspa
Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Vol. 13 No. 1 (2026): Volume 13 No 1 April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/25409190.967

Abstract

This study investigates the interrelationship of challenges faced by English teachers in implementing effective language instruction at a senior high school in Palopo, South Sulawesi, Indonesia. Despite the growing emphasis on student-centered learning under the Kurikulum Merdeka framework, English teachers in semi-urban regional contexts continue to encounter multifaceted obstacles that interact and mutually reinforce one another, a dynamic that remains underexplored in existing literature. This study employed a qualitative case study design involving three English teachers at SMAN 5 Palopo as research participants, selected through purposive sampling. Data were collected through structured interviews, classroom observations conducted across six sessions, and documentation review, then analyzed using Miles and Huberman's interactive model comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal four interconnected categories of challenges: pedagogical challenges in managing heterogeneous student proficiency levels, learner-related challenges including low motivation, passive engagement, and mobile phone distraction, institutional challenges stemming from severely limited teaching facilities and the absence of professional development opportunities, and technological challenges reflecting both infrastructural constraints and the dual role of digital devices as both learning tools and sources of disruption. Critically, these challenges do not operate in isolation. A traceable causal chain emerges in which institutional resource scarcity constrains technological access, which limits pedagogical variety, which reduces student engagement, which in turn intensifies classroom management demands and further strains teachers' capacity for differentiated instruction. Teachers demonstrated adaptive strategies aligned with principles of scaffolding and motivational reinforcement, however, the sustainability of these strategies is contingent upon systemic institutional support. This study concludes that addressing EFL teaching challenges in regional Indonesian contexts requires coordinated action at the pedagogical, institutional, and policy levels.
Classroom discourse: a descriptive study on teachers’ use of English in EFL classrooms Indriani; Sari, Puspa; Jusriati
Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Vol. 13 No. 1 (2026): Volume 13 No 1 April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/25409190.922

Abstract

The use of English in classroom interaction remains a challenge in many EFL contexts, particularly in Indonesia and in this case in Thailand. As the classroom often becomes the primary space for exposure to English, teacher discourse plays a critical role in shaping opportunities for meaningful interaction. This study aims to describe how English is used in classroom discourse and how teachers’ strategies influence student participation. Employing a descriptive qualitative design, the study involved one experienced English teacher from Thailand selected through purposive sampling. Data were collected using an observation checklist and field notes, and then analyzed thematically to identify patterns of English use, code-switching, and discourse practices. The findings indicate that classroom discourse was dominated by giving instructions and code-switching. English use for explaining material and grammar was limited, while questioning occurred regularly. However, corrective feedback, pronunciation practice, authentic material use, and encouragement for students’ active participation were minimal or absent. In conclusion, teacher discourse ensured procedural clarity but reinforced a teacher-centered environment, offering limited communicative opportunities. Pedagogical implications highlight the importance of adopting student-centered approaches, integrating authentic resources, corrective feedback, and motivational strategies to promote learners’ active use of English.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Melalui Media Kartu Cinta Anak Tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasangan Calon Pengantin di KUA Kecamatan Jatinangor Nurlaela, Dian; Sari, Puspa; Martini, Neneng; Wijaya, Merry; Judistiani, R. Tina Dewi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.38765

Abstract

Background: The First Thousand Days of Life (Golden Period) is a very critical period from the moment of conception to infant aged 2-year-olds which, if not properly utilized, will have permanent damage such as impaired physical growth, intelligence, and non-communicable diseases. The soon-to-be married couple is one of the target groups to improve health quality in the First 1000 Days of Life (1000 FDL). Improvement of the quality of health can be achieved by providing health education using Kartu Cinta Anak (KCA). Objective: The purpose of this study is to determine the effectiveness of health education using KCA about 1000 FDL in improving the knowledge of soon-to-be married couple in KUA Jatinangor Sub District.Methods: This research used a quantitative method with pre-experimental design in the form of pretest-posttest, conducted in July 2017. The sample of the research are soon-to-be married couples registered in KUA Jatinangor sub district who have never been married and have not had children. The total number of samples are 34 pairs of respondents. Data analysis using Paired Sample t-test.Results: The results showed that the use of KCA was effective in improving soon to be married couple’s knowledge about 1000 FDL, with Paired Sample t-test value of <0,05 (P = 0,000), suggesting that there was significant difference in soon-to-be married couple’s knowledge before and after health education.Conslusion: The conclusion of this research is the use of KCA is effective in improving the knowledge of soon-to-be married couple about the First 1000 Days of Life.
Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Bidan dengan Pelaksanaan 1000 Hari Pertama Kehidupan di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinangor dan Puskesmas Cisempur Nafillah, Nafillah; Astuti, Sri; Didah, Didah; Rinawan, Fedri Ruluwedrata; Sari, Puspa
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 4 (2020): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.45918

Abstract

Background : Indonesia one of the developing countries that still has nutritional problems in pregnant women, nursing mothers and infants aged zero to two years. The First Thousand Days of Life (1000 HPK) is a movement to improve nutrition with the aim of pregnant women, nursing mothers and infants aged zero to two years. Midwives are health workers involving 1000 HPK. The impact of not doing 1000 HPK by midwives in pregnant women and toddlers, one of which occurs anemia in the assessment, lack of chronic energy (KEK) in pregnant women and giving birth to stunting babies.Objective : To determine the relationship between knowledge and motivation of midwives with the implementation of 1000 HPK in the Jatinangor Health Center and Cisempur Health Center Work Areas.Methods : Quantitative with cross-sectional design. The sampling technique used total sampling with a large sample of 41 midwives. Data analysis using chi-square test. This research was conducted in the work area of Jatinangor Health Center and Cisempur Health Center in August 2018.Results : This study showed no significant relationship between knowledge and implementation of 1000 HPK (p> 0.05) and there was a significant relationship between motivation and implementation of 1000 HPK (p <0.05).Conclusion : There is no relationship between the knowledge of midwives and the implementation of 1000 HPK and there is a relationship between the motivation of midwives and the implementation of 1000 HPKKeywords : First 1000 Days of Life, Motivation of Midwives, Implementation of 1000 HPK, Knowledge.
Co-Authors Abid Ramadhan Ade Zayu Cempaka Sari ADELIA Agussalim, Agussalim Agustina Mutia Akhmad Yogi Pramatirta, Akhmad Yogi Alamsyah, Agung Ali Amran Aliah, Husnani Amelia, Raisa Amelia Anita Desiani Anita Yuliani, Anita Annisa Fauziah, Annisa Apriani, Nurul Ari indra Susanti Arie Hardian Ariyati Mandiri Armansyah Armansyah Arsy Prawita, Arsy Asep Rohman Astuti Dyah Bestari Astuti, Sri Bambang Suprihatin Baso, Fatihani BUDI PRAMONO Desti Ratna Wulan, Desti Ratna Didah, Didah Dini Saraswati Handayani Dwita, Adel Karen Fadilah, Nadiyah febriani, indriani Fedri Ruluwedrata Rinawan Ferdiansyah, Muhammad Aldy Fitri Brianna, Dwi Gare, Kletus Florianus Sera Geovani, Dite Hajeni Hajeni Hardianti, Khustiah Himmah, Suci Noerfaiqotul Indriani Iryani, Lemi Jannah, Anisa Raudhatul Juniarti Juniarti Jusriati Jusriati, Jusriati Kesuma, Lucky Indra Kris Setyaningsih, Kris Labaika, Ratna Lamanda, Sukriati Andesti Lani Gumilang Lausi, Risye Nuroctaviani Lilik Miftahul Khoiroh Lodang, Hamka Lubis, Khadijah Mail, Mira Marisi Martini, Neneng Mega, Safany Dwi Merry Wijaya Muh. Yusuf, Andi Muhammad Wiharto Nafillah, Nafillah Nasriandi Nasriandi Nasrum, MultikaSari Nasution, Nadhiati Awlia Nasution, Ria Niari Nesa, Nesa NGAKAN PUTU OKA Nikmah, Isnadiatun Nita Arisanti Nur Annisa, Eka Noyan Nur Annisa Nur, Suaib Nurani, Adinda Meisya Hasna Nurihsan, Achmad Juntika Nurlaela, Dian Pajarianto, Hadi Parasdia, Roos Arum Putri, Mega Kusuma Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani RACHMAT HIDAYAT Rachmawati Ningsih Raden Tina Dewi Judistiani Radhiatunnisa S. Samad Rafika Rafika Rahmawati, Dewi Elok Ramadhani, Febi Ramli Rifkie Primartha Rika Kurniawati Risma Illa Maulany Rois, Rois RR. Ella Evrita Hestiandari Rudiansyah Rusadi, Nusrah Sakuta, Dodie Ardian Salamah, Fitri Sari, Mita Nurindah Sefita Aryuti Nirmala Selanno, Frenly M. Siswahyudianto Solawati, Wariatus Sri Astuti Sri Indra Maiyanti Sudjatmiko, Budi Sukardi Sukardi Susiarno, Hadi Syahrir Syahrir Taufik, Mirna Terawan, Vita Murniati Thursyana, Firda Toana, Moh. Rizqi Chaldun Usi Lanita Voni, Salsa Widjayanti, Merry Yusniyanti, Febi Yusuf Hartono