p-Index From 2021 - 2026
9.288
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia VISIKES Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Airlangga Public Health of Indonesia Jurnal Preventia Jurnal SainHealth Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements Jurnal Kesmas Prima Indonesia Abdimas Universal Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Media Gizi Kesmas Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal Of Human And Education (JAHE) JRABA Journal of Community Empowerment and Innovation Hang Tuah Medical Journal PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Socius: Social Sciences Research Journal BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Health Dynamics Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Preventia : The Indonesian Journal of Public Health
Claim Missing Document
Check
Articles

Gerakan Zero Waste Melalui Penyehatan Pantai, Pembangunan Greenhouse Ecobrick, dan Pelestarian Ekosistem Laut dalam Upaya Mewujudkan SDGs 2030 Jayanti Dian Eka Sari; Syifa'ul Lailiyah; Diansanto Prayoga; Izzato Millati; Ayik Mirayanti Mandagi; Faisal Fikri; Ratih Novita Praja; Diana Agustina; Siti Nur Hilmin; Yunika Tri Yulianti
Media Gizi Kesmas Vol 12 No 2 (2023): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2023)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v12i2.2023.802-809

Abstract

Background: Banyuwangi Regency is one of the regions in Indonesia which is rich in beach tourism potential, one of which is Pulau Santen Beach which is located in Karangrejo Village, Banyuwangi District, Banyuwangi Regency. However, when the charm of this destination has decreased, the condition of the beach is dirty if left unchecked and no coastal vegetation is carried out, it can damage the marine biota in the vicinity. There is a need for a Santen Island community empowerment program that reviews conservation and sustainable use in order to meet the 14th Sustainable Development Goals (SDGs). Objectives: Community Service entitled "Zero Waste Movement through Beach Environment Sanitation, Greenhouse Ecobrick Development, and Marine Ecosystem Preservation" aims to increase the knowledge, skills and economic independence of the Santen Island community regarding hiding santigi plants, MSME marketing strategies in tourist attractions, and waste management through making ecobricks. Methods: The method used for the implementation of community service is through several stages including, the first stage in this community service program is the preparatory stage. This preparatory stage consists of three steps, namely an environmental survey, purchasing the right sources, and planning a community service program. The second stage of this community service program is the implementation stage and the third advanced stage of this community service program is evaluation. Results: On the first day, there was an increase in the knowledge of the Santen Island community by 18.8%. On the second day there was an increase in public knowledge of 2.2%, and on the third day with ecobrick material there was an increase in public knowledge of 20.2%. This shows that the material can be well captured by the target of community service activities. Conclusions: This activity is later expected to be a provision for the community to revive the tourism potential on Santen Island, namely edutourism which includes aspects of knowledge about cultivating santigi plants, healthy coastal environments through processing inorganic waste into goods of high economic value (ecobricks) and community economic independence through increasing financial capacity new tourism products for edutourism on Santen Island.
Edukasi Etika Batuk dan 3M Plus serta Demonstrasi Wedang Jahe Jelly sebagai Upaya Pencegahan Tuberkulosis dan DBD di Desa Trawas, Kabupaten Mojokerto Trisna Pramudita Puryatna; Diansanto Prayoga
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2847

Abstract

Tuberkulosis (TB) dan Demam Berdarah (DBD) merupakan penyakit yang masih terjadi di Desa Trawas dan menjadi perhatian dari pihak pemerintah Kabupaten Mojokerto. Oleh karena itu, kelompok Belajar Bersama Komunitas 6 Universitas Airlangga mencanangkan program pengabdian masyarakat “SIPEDULI DI HATI”, yang berisi rangkaian edukasi etika batuk dan 3M Plus, serta demonstrasi pembuatan wedang jahe jelly. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan TB dan DBD serta memanfaatkan jahe sebagai minuman yang mendukung peningkatan daya tahan tubuh pada masyarakat Desa Trawas. Penilaian pre-test dan post-test saat edukasi dan uji kesukaan untuk wedang jahe jelly dilakukan kepada 40 Ibu PKK Desa Trawas. Terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai etika batuk dan 3M Plus (p = 0,000). Selain itu, mayoritas peserta menyatakan suka (58,84%) dan sangat suka (25,64%) pada wedang jahe jelly. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan untuk mencegah tuberculosis dan DBD serta tingkat penerimaan masyarakat yang baik terhadap wedang jahe jelly, yang mendukung perubahan perilaku masyarakat dalam pencegahan penyakit serta pemanfaatan minuman fungsional untuk menjaga daya tahan tubuh.
Efektivitas Pedoman Manajemen Puskesmas dalam Penguatan Layanan Kesehatan Primer: Literature Review Rasyadi Azzahro; Mandarani Nazwa Pratiwi; Adellia Putri Cahyani; Sheema Hunafa Qudsi; Dyne Ayu Fajar Putri; Nurjannah; Yasmin Inka Maulina Arini; Diansanto Prayoga
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK) Vol. 9 No. 1 (2026): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v9i1.7799

Abstract

Pelayanan kesehatan primer merupakan fondasi utama dalam sistem kesehatan nasional sebagai pintu masuk pertama masyarakat terhadap layanan kesehatan. Di Indonesia, Puskesmas berperan dalam penyelenggaraan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara menyeluruh. Untuk mendukung penguatan layanan kesehatan primer, pemerintah telah menetapkan pedoman manajemen Puskesmas, namun implementasinya belum berjalan optimal di seluruh wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pedoman manajemen Puskesmas dalam penguatan layanan kesehatan primer melalui pendekatan literature review. Penelusuran literatur dilakukan secara terstruktur pada database jurnal nasional, termasuk Google Scholar, dengan rentang publikasi tahun 2019–2025. Kriteria inklusi meliputi penelitian empiris di Indonesia yang membahas fungsi manajemen Puskesmas serta dampaknya terhadap mutu pelayanan atau kinerja organisasi. Artikel yang terpilih dianalisis menggunakan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pedoman manajemen Puskesmas yang baik berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan, kinerja organisasi, dan kepuasan masyarakat. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, kapasitas kepemimpinan, sarana prasarana, sistem monitoring, serta pemanfaatan teknologi informasi masih menjadi kendala utama. Dengan demikian, pedoman manajemen Puskesmas efektif dalam memperkuat layanan kesehatan primer apabila didukung oleh kapasitas manajerial, sumber daya, dan sistem informasi kesehatan yang memadai.
Hubungan Premi Jaminan Kesehatan dengan Kualitas Pelayanan Kesehatan: Systematic Literature Review Rizky Berliana Maharani; Diansanto Prayoga
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v5i1.1671

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki peran dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mencapai tujuan pembangunan kesehatan, terutama dalam kerangka Universal Health Coverage (UHC). Pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan faktor krusial dalam menentukan tingkat kepuasan pasien serta keberhasilan penyelenggaraan sistem jaminan kesehatan. Kepuasan dapat terjadi apabila yang menjadi kebutuhan, keinginan, dan harapan pelanggan dapat terpenuhi. Selain kualitas pelayanan, aspek pembiayaan kesehatan melalui premi juga menjadi faktor penting dalam sistem jaminan kesehatan. Premi atau iuran merupakan sumber utama pembiayaan dalam sistem asuransi kesehatan sosial yang digunakan untuk membiayai berbagai layanan kesehatan bagi peserta. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara premi jaminan kesehatan dengan kualitas pelayanan kesehatan. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR). Pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah ("premi asuransi" OR "besaran premi") AND ("pelayanan kesehatan"). Tahun penerbitan dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2025 yang kemudian diteliti sesuai dengan kriteria inklusi peneliti. Hasil: Berdasarkan tujuh (7) artikel menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan berpengaruh terhadap kepuasan peserta BPJS dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa premi atau kemampuan membayar premi berhubungan dengan pemanfaatan persepsi pelayanan kesehatan, namun hubungan tersebut tidak bersifat linear atau sederhana karena dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, terutama kondisi ekonomi peserta dan persepsi terhadap manfaat layanan. Kesimpulan: Premi jaminan kesehatan, kualitas pelayanan kesehatan, dan kepuasan peserta merupakan komponen yang saling berkaitan dalam sistem jaminan kesehatan.
Pengaruh Citra dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pasien Rawat Inap pada Rumah Sakit : Literature Review : The Effect of Image and Service Quality on Loyalty of Inpatients in Hospitals : Literature Review Oktaretha Veleneka Binendra; Diansanto Prayoga
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 10 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i10.2690

Abstract

Latar belakang: Industri pelayanan kesehatan seperti rumah sakit saat ini semakin banyak dan berkembang, oleh karena itu secara langsung menimbulkan persaingan komersial antar penyedia layanan kesehatan. Dengan demikian, rumah sakit dituntut untuk menyusun strategi yang bertujuan memenangkan persaingan dalam pasar, yaitu harus memperhatikan citra dan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat agar dapat memuaskan dan menumbuhkan loyalitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien rawat inap rumah sakit. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review. Pengumpulan artikel menggunakan google scholar yang tersedia free dan full text dan diterbitkan minimal 5 tahun terakhir (2018-2022). Hasil temuan yang didapatkan akan dianalisis dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil: Seluruh artikel yang digunakan merupakan artikel dengan jenis penelitian kuantitatif dengan variabel dependen loyalitas pasien. Hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa citra pelayanan kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien, yaitu semakin tinggi citra maka loyalitas pasien akan semakin tinggi. Selain itu, kualitas pelayanan kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien, yaitu semakin tinggi kualitas pelayanan yang diberikan maka semakin tinggi pula loyalitas pasien. Kesimpulan: Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa variabel citra dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien.
Transformasi Digital Sebagai Bagian dari Strategi Pemasaran Rumah Sakit: Literature Review: Digital Transformation as Part of Hospital Marketing Strategy: Literature Review Siti Nur Ainun Nadiyah; Diansanto Prayoga
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4283

Abstract

Latar belakang: Pertumbuhan pengguna gawai terus meningkat, memicu sebagian besar strategi pemasaran memanfaatkan berbagai platform internet dan media sosial. Media digital sebagai salah satu komunikasi pemasaran sudah diterapkan oleh perusahaan produksi barang, dan juga dibidang jasa kesehatan yaitu rumah sakit. Transformasi digital dalam bidang pelayanan kesehatan diterapkan melalui pendekatan berbasis teknologi demi meningkatkan pelayanan kesehatan yang terpusat pada pasien. Tujuan: Tujuan dari literature review ini yaitu memaparkan transformasi digital sebagai bagian dari strategi pemasaran. Metode: Artikel ini menggunakan metode literature review untuk meninjau referensi yang dipublikasikan dalam Bahasa inggris dan Bahasa Indonesia. Pencarian literatur menggunakan database yaitu Pubmed, ProQuest, ScieneDirect, dan Google Scholar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang artinya bukan dari pengamatan langsung, melainkan diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Hasil: . Rumah sakit perlu melakukan transformasi digital seperti digital marketing yang efektif, untuk mempromosikan layanan perawatan medis dalam memperluas bisnis dengan tetap memberikan layanan perawatan kesehatan berkualitas dan menjamin kepuasan pasien. Media sosial merupakan platform digital marketing yang banyak digunakan fasilitas kesehatan. Kesimpulan: Pemanfaatan transformasi digital dapat dijadikan sebagai bagian dari strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit.
Marketing 4.0 dalam Pelayanan Kesehatan: Tinjauan Literatur terhadap Transformasi Digital dan Strategi Pemasaran: Literature Review: Marketing 4.0 In Healthcare: Literature Review of Digital Transformation and Marketing Strategies: Literature Review Nanda Almas Norberta -; Diansanto Prayoga
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.4909

Abstract

Latar belakang: Industri pelayanan kesehatan sedang mengalami transisi mendasar sebagai akibat dari kemajuan teknologi digital, termasuk inovasi dalam pemasaran digital. Marketing 4.0 yang berfokus pada penggunaan teknologi digital dan interaksi online menjadi pendorong utama perubahan dalam bisnis ini. Tujuan: Dalam perspektif ini, penelitian ini mengkaji penggunaan pemasaran digital dalam layanan kesehatan. Metode: Metode penelitian ini menggunakan literature review dengan mengacu pada sumber-sumber dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia melalui database seperti Pubmed, ProQuest, Scopus, dan Google Scholar. Kriteria inklusi mencakup artikel yang membahas pemasaran digital dalam layanan kesehatan. Hasil: Hasil dari penelusuran artikel melibatkan tiga penelitian yang relevan. Studi-studi ini mengungkapkan pentingnya integrasi berbagai saluran komunikasi pemasaran online, termasuk periklanan, hubungan masyarakat, penjualan pribadi, promosi penjualan, penjualan langsung, dan pemasaran digital, untuk mengembangkan strategi komunikasi layanan kesehatan yang efektif dan efisien. Selain itu, penelitian menyoroti dampak positif pemasaran media sosial terhadap layanan kesehatan dan keterlibatan merek, serta strategi pemasaran digital yang efisien seperti penggunaan media sosial, optimalisasi pencarian digital, dan periklanan online. Kesimpulan: Marketing 4.0 telah mengubah lanskap pemasaran dalam industri layanan kesehatan. Pemasaran digital menjadi alat yang krusial dalam berinteraksi dengan pasien, mempromosikan layanan kesehatan, dan membangun merek yang kuat. Transformasi digital dan strategi pemasaran yang terintegrasi menjadi kunci untuk memenuhi harapan pasien dan meningkatkan pengalaman mereka dalam pelayanan kesehatan.
Penerapan Strategi Digital Marketing pada Pelayanan Kesehatan: Literature Review: Implementation of Digital Marketing Strategies in Health Services: Literature Review Luthfiyah Putri Sahara; Diansanto Prayoga
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.4985

Abstract

Latar belakang: Salah satu media pemasaran yang sedang banyak digunakan di era sekarang yaitu digital marketing. Kebutuhan digital marketing tiap tahun semakin meningkat yang mengakibatkan para pebisnis dan pengusaha industri kesehatan bersaing untuk menggunakan strategi pemasaran digital marketing pada layanan kesehatan. Dengan berkembangnya digital marketing, industri layanan kesehatan memanfaatkan hal tersebut sebagai strategi pemasaran digital untuk membantu pasien membuat jadwal dan melihat riwayat perawatannya. Tujuan: Tujuan dari tinjauan literatur ini yaitu untuk memaparkan pemanfaatan strategi digital marketing pada pelayanan kesehatan. Metode: Kajian ini menggunakan metode literature review yang meninjau referensi yang dipublikasikan dalam Bahasa inggris dan Bahasa Indonesia. Pencarian literatur menggunakan database yaitu Pubmed, ProQuest, Scopus, dan Google Scholar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang artinya bukan dari pengamatan langsung, melainkan diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya Hasil: Pemasaran digital melalui penggunaan media sosial di pelayanan kesehatan terbilang efektif dan berdampak baik yang dapat meningkatkan angka kunjungan pasien berobat dan menjadikan kepuasaan pasien di layanan kesehatan. Digital marketing dapat mempromosikan layanan medis guna mengembangkan bisnis untuk menarik pasien baru dan menawarkan layanan kesehatan berkualitas, yang menjamin kepuasan dan kemungkinan bagi mereka untuk merekomendasikan fasilitas kesehatan lebih lanjut. Namun, terdapat beberapa hambatan dalam digital marketing pada layanan kesehatan antara lain masalah keamanan, privasi pasien, masalah regulasi, dan lain sebagainya. Kesimpulan: Digital marketing meningkatkan kepuasan, loyalitas, dan keterlibatan pasien terhadap layanan rumah sakit. Keuntungan digital marketing yaitu mendongkrak penjualan, menghemat biaya, jangkauan luas skala global, akurat dan tertarget, meningkatkan engagement dengan konsumen.
Factors Influencing Community Decisions in Choosing Community Health Centers for Promotive and Preventive Health Services: Literature Review Lailatul Hasanah; Nurul Fitriyah; Rosalia Nindy Prastika Sari; Diansanto Prayoga
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 7 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i7.5122

Abstract

Introduction: Minister of Health Regulation Number 43 of 2019 stated that Community Health Centers (Puskesmas) were health service facilities that provided community health efforts (UKM) and individual health efforts (UKP) at the first level, prioritizing promotive and preventive efforts in their working areas. The reason for composing this article was crucial, as Community Health Centers, as both general health services and providers of promotive and preventive services, were expected to attract public interest.. Objective: Analyzed factors influencing community choices of health centers for promotive and preventive services. Method: A qualitative research study was conducted, employing a literature review via electronic databases, particularly utilizing Scopus journal sources. Keywords like "Primary health care," "consumer attraction," and "decision to visit the health center" guided the search, Inclusion criteria set for articles published in English, freely accessible, and between 2019 and 2023. Result: Based on the literature search process through electronic databases, 7 articles were obtained. The selected articles met the predetermined criteria. These articles were related to the use of price transparency tools, community satisfaction and dissatisfaction, the Health Extension Program, the crucial role of good healthcare services, as well as the influence of income and grants. Conclusion: Factors influencing the community's choice of Community Health Centers as a health service included offering lower service costs through insurance or BPJS Kesehatan, the presence of the Health Extension Program (HEP), patient satisfaction with services, gender factors, income, access to grants, and contact with health education.
Factors that Affect Demand Creation for Health Services: Literature Review Shafira Putri Yufa; Diansanto Prayoga
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i6.5214

Abstract

Introduction: The prosperity of the country is represented by a healthy society. The existence of a demand for public health services is greatly influenced by quality and fair health providers, so that based on the aspect of being a health provider they are able to provide health services when there is an increase in demand from the community. Objective: The aim of this literature review is to determine the variables that influence demand for health services. The findings of this literature study are expected to be a starting point for future studies and to provide insight into health service quality management in various health service providers. Method: . This article was written using a literature review, namely an international literature search carried out using databases such as ScienceDirect and Proquest. Inclusion criteria include articles that discuss community demand for health services. Result: Article search results show that there are 7 (seven) related studies. Gender, place of residence, level of education, employment before retirement, age, health financing, technology, norms, values, and accessibility are several factors that influence people's demand for health services. This study reveals these factors. Additionally, this study emphasizes accessibility factors, which significantly influence the demand and allocation of health promotion services. This is because health services are considered emergency and require improvement in the available health centers. Conclusion: Based on the results of the review, it can be concluded that there are several factors that influence the creation of demand or demand for health services at the Community Health Center. Factors such as gender, place of residence, education level, employment before retirement, age, health financing, heat waves, technology, values and norms, and accessibility significantly influence the demand for and allocation of health promotion services.
Co-Authors Abdillah Maulana Satrioaji Abdillah Maulana Satrioaji Abdul Fattah Farid Abdullah al Mamun Abilia, Avila Adellia Putri Cahyani Ahmad Ahmad Aisyah Dewi Muthi’ah Aisyah Maldha Aprezona Ajeng Febrianti Rahayu Ajeng Febrianti Rahayu Al Mamun, Abdullah Alifia Syahrina Ramadhani Aliwu, Putri Liani Amalia, Nabila Khusna Anggi Margareta Aqmar, Huuriyah Naziiha Zaatil Ardiyanti, Anggi Margareta Arga Setyo Adji Arga Setyo Adji Arini Khoirunnisa Arkaine Malvania Astutik, Erni Athiya Adibatul Wasi Atika Dian Ariana Avila Abilia Azhary, Muhammad Budi Sulistiyo Nugroho Carmelian, Laksita Chairun Nasirin Damayanti, Imelda Desak Made Sintha Kurnia Dewi Desi Natalia Marpaung Dewi Wulan Dhamanti, Inge Diana Agustina Dinansa, Oktario Dita Aulia Rahma Ditami Rahmarista Dyanasari Dyanasari Dyne Ayu Fajar Putri Eksa, Firrial Elida Zairina Endy Bebasari Ardhana Putri Erlin Qur'atul Aini Faisal Fikri Faradiva Husna Azizah Fatah, Mohammad Zainal Febriati Astuti Fertika Nanda Firrial Eksa Fitria Nina Agustin GUNTUR A. GAMA MUHAMMAD I Gusti Bagus Wiksuana Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Rodhifatun Nadhifah Imelda Damayanti Ira Nurmala Ira Nurmala Iriyanti, Yudha Nur Isa, Muhamad Izzato Millati Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Jessika Pramudya Wardani Jhonathan Rameldo Hutasoit Juliana, Juliana Khilma Rintan Khurya Kok Shiong Pong Lailatu Rohmah Lailatu Rohmah, Lailatu Lailatul Hasanah Lailiyah, Syifa’ul Laliyah, Syifa'ul Levy Andika Loveni Parenti, Uyun Loveni, Uyun Luthfia Vionita Luthfiyah Putri Sahara M. Farid Dimjati Lusno M. Farid Dimjati Lusno M. Farid Dimjati Lusno M. Rifqo H. Farid M. Rifqo Hafidzudin Farid Mabub Junaidi Maghfirah, Najwa Shuma Mandagi, Ayik Mirayanti Mandarani Nazwa Pratiwi Marpaung, Desi Natalia Melati Octavia Melati Octavia Febriana Misrofingah Misrofingah Mochamad Gerry Dika Mahendra Muhamad Isa Muhammad Azhary, RN Muhammad Farid Dimjati Lusno Muhammad Farid Dimjati Lusno Muhammad Harisul Ilmi Muhammad Nashrullah Nabila Khusna Amalia Nafkha Nisa Nafkha Nisa Nabila Nanda Almas Norberta - Nanda Laula Lailatul Fauziyah Nanda, Fertika Ni Nyoman Santi Tri Ulandari, Ni Nyoman Santi Nindya Arifani Nurseha Nisa, Nafkha Nur, Putri Nurazizzi Setya Nadia Nurjannah Nurul Fitriyah Nuzulul Kusuma Putri Nyoman Anita Damayanti Octavi, Melati Oktaretha Veleneka Binendra Oktario Dinansa Oktario Dinansa Khoir Perdaa, amalia Safira Praja, Ratih Novita Puspikawati, Septa Indra Puspikawati, Septa Indra Putri Nur Putri, Andhini Aurelia Putri, Novela Dwi Cahyani Rachmat Hargono Rahayu, Ajeng Febrianti Rahmani Ramli Rahmawati, Kavia Rasyadi Azzahro Rina Pratiwi Pudja I. A Rizki Putri Hariyani Rizky Berliana Maharani Rosalia Nindy Prastika Sari Rosyida, Aulia Rudianto Rudianto Saipul Al Sukri Salman Amru Rabrinan Salsabila Nidya Oktavia Salsabilla Anjani Sanda, Cansy Gesi Sebayang, Susy Katikana Setya Haksama Setya Haksama Shafira Putri Yufa Shanti Pawitra Paramesthi Sheema Hunafa Qudsi Shella Putri Ferari Shinta Feby Ningtiyas Shyamkumar Sriram Sintha Kurnia Dewi, Desak Made Siregar, Sabina Azira Balqis Siti Nur Ainun Nadiyah Siti Nur Hilmin Siti Nuraini Siti Rahayu Nadhiroh Sri Wiwoho Mudjanarko, Sri Wiwoho Sriram, Shyamkumar Sukamawandira, Lidya Ayu Syadza Syahrah Shedyta Syadza Zahrah Shedyta Syadza Zahrah Shedyta Syahprevi Rayyan Zeinsar Syahprevi Rayyan Zeinsar Syahprevi Rayyan Zeinsar Syahprevi Rayyan Zeinsar Prawirosoedirdjo Syahrania Naura Shedysni Syifa'ul Lailiyah Syifa'ul Lailiyah Syifa'ul Lailiyah Syifaul Lailiyah, Syifaul Syifa’ul - Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Tito Yustiawan Trisna Nurya Majid Trisna Pramudita Puryatna Utami, Indah Tri Uyun Loveni Vidia Nuria Rahman Vionita, Luthfia Wadi’ah Hasna Nurramadhani Wahyul Anis Wardani, Arista Kusuma Wardani, JESSIKA PRAMUDYA Widodo, Muhammad Rizky Wulan Syarani Asdam Yasmin Inka Maulina Arini Yuly Sulistyorini Yunika Tri Yulianti Zahiroh Amani Zeinsar, Syahprevi Rayyan