p-Index From 2021 - 2026
5.621
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

To What Extent Might Identity Theories Help Understand the Learning Process of EFL Learners Susiati, Susiati; Exaputri, Avelia Yonanda
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates how identity theories help understand thelearning process of EFL learners of Department of EnglishEducation, Faculty of Teacher Training and Education, UniversitasMuhammadiyah Surakarta. Adopting three different views onidentity: psychological, social and negotiated views, this studyexplored the learners‘ identity based on two backgrounds: Islam andJavanese ethnic in English debating activities in a speaking class.Other than the learners’ unwillingness to communicate, the resultsshow there is a similar view of learners from Islamic and Javanesebackgrounds that feminism issues are sensitive case to be debated inthe activities. The gap lies on their personal view that from theperspective of Islam, it is seen as a ‘sinful’ motion. Whereas, fromthat of Javanese ethnic, feminism issues are seen taboo regarding theJavanese value about women as konco wingking (domestic workers).This leads the lecturers to reconsider the motions to be launched inthe debating activities to build a conducive class.
Desain strategi rekonstruksi dalam penulisan cerita rakyat untuk penguatan literasi kearifan lokal santri pondok pesantren Susiati, Susiati; Pratiwi, Yuni
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v7i4.1036

Abstract

One form of immaterial wealth that is very valuable of community in Trenggalek district area is folklore. Folklore contains information about traditional knowledge systems, attitudes, and behaviors, some of which are still very relevant to life today. The purpose of this study is to analyze the needs of learning strategy design to improve students' understanding of reading content in boarding school-based schools. This research is a research and development with the 4D model carried out up to the define and design stages to produce a story reconstruction strategy design. The subjects of this study consisted of 40 students and teachers assisting literacy activities at MTs Satu Atap Darunnajah. This research focuses on (1) the design of folklore reconstruction strategies, (2) the potential of folklore as a learning resource, and (3) the content of local wisdom in accordance with Islamic teachings. The result of this research is a folklore reconstruction strategy design that includes five stages, namely reading, telling stories, reflecting on the values in the story, linking the results of reflection with hadith or Al-Qur'an verses, and writing new stories. The reconstruction strategy design developed can be used to optimize literacy activities in boarding school-based schools.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Saliong Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring Berbahan Dasar Pandan Lisaholit, Syafa; Susiati, Susiati; Bugis, Riki; Bunga, Herlina; Taufik, Taufik
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 2 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.345

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Desa Saliong melalui pelatihan pembuatan sabun cair cuci piring dari bahan dasar daun pandan. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat Desa Saliong memahami dan mempraktikkan cara pembuatan sabun cair cuci piring dari daun pandan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang mencakup edukasi berbasis teori dan praktik tentang pembuatan sabun cair. Pelatihan ini terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah 25 warga Desa Saliong, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Hasil kegiatan dicapai melalui fase-fase tersebut, termasuk edukasi teori tentang potensi desa, dasar-dasar pembuatan sabun cair, dan kewirausahaan, diikuti dengan sesi praktis pembuatan sabun. Para peserta sangat antusias dan senang dengan pelatihan ini, yang menghasilkan pembentukan kelompok usaha kecil di desa untuk memproduksi dan menjual sabun cuci piring berbahan dasar daun pandan, yang berpotensi meningkatkan ekonomi lokal.
Revitalisasi Budaya Pulau Buru Melalui Gerakan Seniman Masuk Sekolah: Pelatihan Menulis Sastra Lisan di SMPN 21 Buru sebagai Upaya Edukatif Susiati, Susiati; Taufik; Azwan; Bahta, Fida; Ami, Iin Sulastri Ode
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 3 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.351

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan menulis dan praktik materi sastra lisan kepada siswa SMPN 21 Buru. Metode dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan PAR (Participatory Action Research), yakni pelatihan berupa edukasi berbasis teori dan praktik terkait pelatihan menulis dan praktik materi sastra lisan yang meliputi tiga tahapan, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Sasaran pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah siswa SMPN 21 Buru kelas VII dan kelas VIII. Peserta pelatihan berjumlah 12 orang. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini digiatkan pada tiga tahap, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanakan meliputi edukasi berbasis teori dan edukasi berbasis praktik, dan tahap evaluasi. Melalui edukasi berbasis teori, para siswa GSMS memperoleh pengetahuan terkait materi etika budaya (etika budaya pulau Buru), materi Gebarpolo (pengetahuan tradisional masyarakat pulau Buru), materi dongeng dan cerita rakyat pulau Buru, pengenalan permainan rakyat, ungkapan (idiom) masyarakat pulau Buru, dan materi dasar-dasar gerak/acting. Selanjutnya, pada edukasi berbasis praktik, para siswa GSMS memperagakan materi sastra lisan sesuai dengan gestur, intonasi, mimik, dan penjiwaan yang tepat. Kemudian itu, pada tahap evaluasi, para siswa GSMS mementaskan hasil pembelajaran melalui pagelaran akbar yang dilaksanakan oleh pengelola GSMS Kabupaten Buru dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru. Dari hasil kegiatan ini, para siswa GSMS sangat senang dan antusias karena berkat pelatihan ini mereka mendapatkan wawasan yang luas tentang sastra lisan Pulau Buru.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Project Based Learning melalui Temu Pendidik Daerah Aditama, Madya Giri; Shofyana, Maila Huda; Muslim, Rachmat Imam; Pamungkas, Imam; Susiati, Susiati
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.18215

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut peningkatan kemampuan guru untuk menyesuaikannya. Salah satu poin utama dalam aplikasi kurikulum tersebut adalah penerapan metode Project Based Learning yang dianggap memiliki potensi besar dalam memaksimalkan kompetensi siswa. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meingkatakan kompetensi guru di daerah Kota Pekalongan dalam memahami Project Based Learning dan penerapannya. Kegitan yang di selenggarakan di SMA Sains Cahaya Al Quran Pekalongan ini diikuti oleh 32 peserta, terdiri dari guru-guru yang berasal dari beberapa sekolah di kota pekalongan. Metode pelatihan diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini yang dikemas dalam konsep Temu Pendidik Daerah. Fakta dilapangan yang telah terjadi bahwa mayoritas pendidik hanya memahami PjBL sebatas pemberian tugas keapada siswa, padahal PjBL lebih dari itu. Metode ini dapat memaksimalkan kompetensi siswa, menerapkan 6 profil pelajar pancaseila dengan maksimal, serta dapat membantu guru dalam penilaian apabila dikombinasikan dengan asesmen yang tepat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan selain meluruskan miskonsepsi tersebut juga untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun pembelajaran dalam era Merdeka Belajar.
Active Involvement of Parents in Building Children's Empathy on Buru Island Tinggapy, Hasanudin; Alimin, La Ode; Susiati, Susiati; Taufik, Taufik
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 9 No. 4 (2023): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v9i4.4309

Abstract

The aims of this research are 1) to identify patterns of active parental involvement in building empathy in children in the post-pandemic period; 2) analyze the factors that influence the strength of parents' active involvement in building children's empathy after the pandemic. The method used in this research is a qualitative descriptive method with a phenomenological approach. Data was obtained from primary data and secondary data with data sources coming from parents, children and community leaders. The method in this research is non-participatory observation using field survey techniques, interviews, documentation studies and literature studies. The data analysis stage includes data reduction, data presentation, data verification, and data analysis. The results of the research prove that the pattern of active involvement of parents in building empathy for children in the post-pandemic period in Namlea Village is 1) monitoring children's activities at home, providing encouragement and support for children, fostering a sense of affection and role modeling; motivate children, foster a sense of sharing; guiding children to always worship, be good listeners; 2) school-based involvement; 3) involvement based on local wisdom. factors that influence the strength of the pattern of active parental involvement in building empathy for children in the post-pandemic period in Namlea Village, namely religious motivation, culture, social environment, perception of parental involvement, life context.
ILLEGAL ABORTION IN INDONESIAN MEDIA: A CONTENT ANALYSIS Susiati, Susiati; Udasmoro, Wening; Saktiningrum, Nur
Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Vol. 7 No. 1 (2023): Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature)
Publisher : Elite Laboratory Jurusan Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/lire.v7i1.183

Abstract

Abortion is a complex issue. On the one hand, abortion is an illegal act according to positive law and is prohibited by religion in Indonesia. On the other hand, abortion is a shortcut to solving unwanted pregnancies by married and unmarried couples. This study aims to see how the media frames news about illegal abortion, how positive law regulates this act and what the triggers doing illegal abortion. This research is qualitative research with a content analysis approach. The results of the study show that the media tends to be neutral by not taking sides between the perpetrators and the victims. This research also reveals the fact that the high demand of the Indonesian people for an illegal abortion service is at least triggered by two things, the legal system, and social norms applied in Indonesia. The legal system prohibiting abortion in Indonesia is incapable to prevent and provide a deterrent effect against perpetrators of abortion criminalization. In addition, Indonesian society’s system of social norms is very sensitive to immoral cases, such as pregnancy out of wedlock. As a result, many pregnant women who are out of wedlock choose to hide their pregnancies and then secretly carry out illegal abortions
A SPEECH ACT ANALYSIS OF CONDOLENCE UTTERANCES FOR THE DEATH OF QUEEN ELIZABETH II IN FACEBOOK USERS Mentari, Putri; Susiati, Susiati
Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Vol. 8 No. 1 (2024): Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature)
Publisher : Elite Laboratory Jurusan Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/lire.v8i1.248

Abstract

The study focused on investigating speech acts and condolence strategies expressed by Facebook users in BBC posts. This research intends to classify and find out the speech acts and condolence strategies used by Facebook users to the death of Queen Elizabeth II. This research uses a qualitative approach, utilizing data sourced from condolence utterances used by Facebook users. The data were taken from comments posted by users on Facebook News. The data collection through documentation techniques. The data were analyzed by using Searle (1976) and using Zunin & Zunin (1991). The result explains that there are six types of condolence strategies found. The most common condolence strategy was taking note of the quality of the deceased with eighteen data. Second, ending with a thoughtful word with seventeen utterances. Expression of sympathy and taking note of a special quality of the bereaved with thirteen data. Then, acknowledge the loss which found nine data. The last, retelling a special memory of the deceased only eight data. Then, the dominant type of illocutionary act used by Facebook users to the death of Elizabeth Queen II was expressive with a total of fourteen data. Meanwhile, directives were revealed to be the least used by Facebook users, with only two data.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Saliong Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring Berbahan Dasar Pandan Lisaholit, Syafa; Susiati, Susiati; Bugis, Riki; Bunga, Herlina; Taufik, Taufik
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 2 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.345

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Desa Saliong melalui pelatihan pembuatan sabun cair cuci piring dari bahan dasar daun pandan. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat Desa Saliong memahami dan mempraktikkan cara pembuatan sabun cair cuci piring dari daun pandan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang mencakup edukasi berbasis teori dan praktik tentang pembuatan sabun cair. Pelatihan ini terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah 25 warga Desa Saliong, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Hasil kegiatan dicapai melalui fase-fase tersebut, termasuk edukasi teori tentang potensi desa, dasar-dasar pembuatan sabun cair, dan kewirausahaan, diikuti dengan sesi praktis pembuatan sabun. Para peserta sangat antusias dan senang dengan pelatihan ini, yang menghasilkan pembentukan kelompok usaha kecil di desa untuk memproduksi dan menjual sabun cuci piring berbahan dasar daun pandan, yang berpotensi meningkatkan ekonomi lokal.
Revitalisasi Budaya Pulau Buru Melalui Gerakan Seniman Masuk Sekolah: Pelatihan Menulis Sastra Lisan di SMPN 21 Buru sebagai Upaya Edukatif Susiati, Susiati; Taufik; Azwan; Bahta, Fida; Ami, Iin Sulastri Ode
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 3 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.351

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan menulis dan praktik materi sastra lisan kepada siswa SMPN 21 Buru. Metode dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan PAR (Participatory Action Research), yakni pelatihan berupa edukasi berbasis teori dan praktik terkait pelatihan menulis dan praktik materi sastra lisan yang meliputi tiga tahapan, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Sasaran pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah siswa SMPN 21 Buru kelas VII dan kelas VIII. Peserta pelatihan berjumlah 12 orang. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini digiatkan pada tiga tahap, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanakan meliputi edukasi berbasis teori dan edukasi berbasis praktik, dan tahap evaluasi. Melalui edukasi berbasis teori, para siswa GSMS memperoleh pengetahuan terkait materi etika budaya (etika budaya pulau Buru), materi Gebarpolo (pengetahuan tradisional masyarakat pulau Buru), materi dongeng dan cerita rakyat pulau Buru, pengenalan permainan rakyat, ungkapan (idiom) masyarakat pulau Buru, dan materi dasar-dasar gerak/acting. Selanjutnya, pada edukasi berbasis praktik, para siswa GSMS memperagakan materi sastra lisan sesuai dengan gestur, intonasi, mimik, dan penjiwaan yang tepat. Kemudian itu, pada tahap evaluasi, para siswa GSMS mementaskan hasil pembelajaran melalui pagelaran akbar yang dilaksanakan oleh pengelola GSMS Kabupaten Buru dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru. Dari hasil kegiatan ini, para siswa GSMS sangat senang dan antusias karena berkat pelatihan ini mereka mendapatkan wawasan yang luas tentang sastra lisan Pulau Buru.
Co-Authors A Yusdianti Tenriawali Aditama, Madya Giri Afdzulah, Amdan Ahsani, Laili Barokatin Alaiky Uswatul Ulya Albion, Kevin Dario Alimin, La Ode Ambon, Amaliah F Ambon, Amaliah F. Ami, Iin Sulastri Ode Andi Haris Prabawa Andi Masniati Anissa, Dewi Anwar Sutoyo Arifin, Deasy Dwi Cahyaningtyas Avelia Yonanda Exaputri Azwan Bahta, Fida Bugis, Riki Bunga, Herlina Buton, La Husni Christine Masada Hirashita Tobing Dewi, Erlinda Yunita Exaputri, Avelia Yonanda Fadhlia, Sarah fatimah Fatimah Fauziyah, Wahyu Dirga Fesanrey, Wilda Fitriani, Rizki Geminastiti Sakkir Goa, Ivana Harjani, Tri Hatuwe, Rahma Satya Masna Husna, Ainul Imam Pamungkas Kusumawati, Sherlin Tri Lisaholit, Syafa Luthfi Zahra Marsenda M. Ferizqo Fahdiyansyah Maila Huda Shofyana Maila Huda Shofyana, Maila Huda Malikatul Laila Marasabessy, Roos Nilawati Maskuroh, Qanitah Melamita, Anisa Mufidati, Elok Mufidati, Elok NANI HANIFAH Nina Kartikasari Nurhasanah, Hazna Siti Oktaviani, Reysitta Prasetyo, Abdul Rahman Prianto, Tatag Dwi Puspitasari, Viera Aulia Putri Karisma, Sally Putri Mentari, Putri Putri, Anggun Helmaya Qanitah Maskuroh Rachmat Imam Muslim Rani, Risma Kumara RIMA RIMA Ririn Dewi Karmila Riska Andriani Rustono - Ruth, Burju Saidna Zulfiqar Bin-Tahir, Saidna Zulfiqar Saktiningrum, Nur Siti Nurhidayah Suherman, La Ode Achmad Syahputra, Yuda T, Christine Masada H. Taufik Taufik Taufik Tenriawali, A. Yusdianti Tinggapy, Hasanudin Tri Windi Oktara Tuasalamony, Kurniati Venty Venty Wa Ode Lili Andriani Nasri Wa Winta Batauga, Leni Wening Udasmoro Yulismayanti, Yulismayanti Yuni Pratiwi