p-Index From 2021 - 2026
5.621
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

An Indonesian National English Textbook for Secondary Level: Is It Qualified Enough? Susiati, S; Mufidati, Elok
Jurnal VARIDIKA Volume 32, No. 1 Tahun 2020
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/varidika.v32i1.11511

Abstract

This study describes how a national English textbook entitled When English Rings a Bell for Junior High School Level meets criteria of Cunnignswirth’s good English textbook. Interviews with the teacher and students of grade VII at SMP Muhammadiyah 10 Surakarta were conducted to investigate how the textbook is considered qualified. Document review was also applied to analyse the textbook. The results show that all chapters in the “When English Rings a Bell” textbook fulfill the Cunningsworth’s criteria of a good textbook. The textbook was suitable enough to be used for media in teaching learning process for the seventh grade students of Junior High School. From the teacher’s view, the textbook is appropriate with the learning objectives of the curret curriculum. This is in line woth the Cunningsworth’s criteria. However, some students found difficulties in using this textbook: 1). they still need teacher’s role to clearly explain the materials, 2). Supporting materials from other sources to improve the students’ ability in both comprehending the concept and doing practices. These two may be caused by the lack of examples in the textbook. 
PENGARUH LAYANAN INFORMASI DALAM MENGURANGI PEER PRESSURE SISWA DI SMK MULTICOMP DEPOK Susiati, Susiati; Oktaviani, Reysitta; Hanifah, Nani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24880

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambar peer pressure siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi, serta mengetahui pengaruh layanan informasi dalam mengurangi peer pressure siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen dengan desain penelitiannya one group pre-test post-test design, tujuannya untuk melihat perbedaan apakah ada penurunan yang diginifikan pada tingkat peer pressure siswa setelah diberikannya layananan informasi. Hasil ini ditunjukan dengan penurunan hasil skoring angket peer pressure pada posttest. Hasil pre-test menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kategori sangat rendah tidak ada, kategori rendah 4 siswa, kategori sedang 17 siswa, kategori tinggi 17 siswa dan kategori sangat tinggi tidak ada. Sedangkan hasil posttest menunjukan bahwa siswa yang memiliki kategori sangat rendah 17 siswa, kategori rendah 14 siswa, kategori sedang 7 siswa, kategori tinggi tidak ada dan kategori sangat tinggi tidak ada. Uji normalitas data dilakukan menggunakan uji One-sampel Kolmogorov-smirnov, diperoleh bahwa data berdistribusi normal dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 116 > 0,05. Hasil penguji hipotesis melalui uji Paired T-Test diperoleh sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan informasi dalam mengurangi peer pressure siswa.
LAYANAN INFORMSI DENGAN MEDIA PUZZEL UNTUK MENINGKATKAN WPKNS (WAWASAN, PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, NILAI SERTA SIKAP) SISWA DALAM MEMAHAMI BULLYING Melamita, Anisa; Husna, Ainul; Andriani, Riska; Rani, Risma Kumara; Susiati, Susiati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.33165

Abstract

Bullying merupakan salah satu masalah serius di lingkungan sekolah yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis dan perkembangan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas layanan informasi dengan menggunakan media puzzel dalam meningkatkan Wawasan, Pengetahuan, Keterampilan, Nilai, serta Sikap (WPKNS) siswa terhadap bullying. Melalui pendekatan interaktif, media puzzel digunakan untuk menyampaikan informasi penting mengenai bullying dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, keterampilan, serta internalisasi nilai-nilai positif oleh siswa terkait bullying. Media puzzel terbukti efektif dalam membentuk sikap proaktif siswa dalam mencegah dan menangani bullying di sekolah.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA YADIKA 11 JATIRANGGA KOTA BEKASI Kusumawati, Sherlin Tri; Susiati, Susiati; T, Christine Masada H.; Ruth, Burju
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.33166

Abstract

Keadaan emosi sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa, hal ini terbukti jika siswa tidak mampu mengelola emosi dengan baik maka emosi buruknya akan menganggu kegiatan belajar siswa di karena kan menjadi tidak memiliki dorongan atau motivasi di dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi belajar pada siswa di SMA Yadika 11 Jatirangga Kota Bekasi. Teknik pengambilan sampel dengan metode korelasional dan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian dengan jumlah sampel sebanyak 36 siswa dijadikan sebagai subjek penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala kecerdasan emosional dan skala motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji liniearitas dengan bantuan IBM SPSS Statistics Version 29.0.2.0 (20) for windows. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dengan motivasi belajar kekuatan korelasinya rendah dengan nilai 0,220 dan tingkat signifikansi = 0,000 < 0,05. Hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi belajar sebesar 20% sisanya sebesar 80% dipengaruhi oleh variabel lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang positif antara kecerdasan emosional dengan motivasi belajar pada siswa di SMA Yadika 11 Jatirangga Kota Bekasi.
Kohesi dan Koherensi Paragraf dalam Teks Eksposisi Hasil Alih Wahana Karya Siswa Kelas X SMK Susiati, Susiati; Pratiwi, Yuni
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.7769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepaduan paragraf dalam teks eksposisi hasil alih wahana karya siswa kelas X jurusan Perhotelan SMK Negeri 3 Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi dokumen untuk menghimpun data penelitian. Data penelitian ini berupa paragraf dalam 11 teks eksposisi hasil alih wahana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) ciri kohesi yang dominan pada aspek konjungsi sebagai penanda kohesi gramatikal, namun penggunaan referensi, substitusi, dan elipsis masih terbatas. Dalam kohesi leksikal, repetisi menjadi pola umum akibat keterbatasan kosakata, dengan minimnya variasi sinonimi, antonimi, dan hiponimi, 2) koherensi dalam teks baik yang terlihat dari pemanfaatan koherensi berpenanda seperti kausalitas dan aditif untuk membangun alur argumen yang logis, serta koherensi tak berpenanda berupa perian dan perincian yang mendukung deskripsi dan penjelasan detail. Secara keseluruhan, teks siswa menunjukkan kepaduan isi yang sederhana namun efektif, dengan kecenderungan menggunakan penanda yang eksplisit dan mudah.
Digital Ethics and Objectification: A Character and Culturally Based Education Approach to Addressing Online Misconduct Toward Public Figures Alaiky Uswatul Ulya; Susiati
Jurnal VARIDIKA Volume 37 No 1, June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/varidika.v37i1.8796

Abstract

This study examines digital ethics violations through the sexual objectification of young female celebrities like Billie Eilish, whose culturally significant self-expression in works such as Lunch (2024) and Guess makes her a prime case study for analyzing online misconduct toward public figures. Employing Nussbaum's (1995) objectification framework and qualitative content analysis, the research reveals platform-specific patterns of harassment, with Instagram's visual interface fostering bodily fetishization while X/Twitter facilitates lyric-based vitriol, alongside the weaponization of artistic content for objectification purposes. These findings underscore the failure of current digital etiquette training and highlight the urgent need for character and culturally based education approaches that address online misconduct at its roots. By developing intersectional pedagogical strategies that examine platform architectures, deconstruct cultural narratives enabling public figure objectification, and cultivate critical awareness of digital power dynamics, this study proposes a paradigm shift from reactive moderation to proactive prevention. The research advocates for implementing culturally responsive character education programs incorporating real-world case studies of celebrity harassment, aligning with Sustainable Development Goal 16 while offering practical solutions to transform online spaces through education that tackles both individual behavior and the structural factors perpetuating gendered cyberviolence.
Psychological Well-Being Peserta Didik Fase E SMA Negeri 10 Semarang Harjani, Tri; Venty, Venty; Susiati, Susiati
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 6 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v6i1.11510

Abstract

The purpose of this research is to find out the psychological well-being of Phase E students or class X SMA Negeri 10 Semarang. The research sample was Phase E or X class students with a total of 354 (113 boys and 241 girls). The researcher used incidental techniques to collect samples. Research using descriptive quantitative method. To find out the well-being of students, the researcher used the psychological well-being scale instrument, or PWBS, which was developed by Ryff (1989) and has been re-translated by the author, distributed via an online system via Google form. The total number of items 84 are all valid items, the validity coefficient is from 0.314 to 0.779 and the reliability coefficient is 0.966. 13 (3.7%) students had a low psychological well-being category, 125 (35.3%) the lower medium category, 180 (50.8%) the upper medium category and 36 (10.2%) the high category. The main concern is students who have the middle and low categories. It is necessary to develop a Guidance and Counseling service program to improve psychological well-being in order to increase the level of the impaired to the optimal level.
REPRESENTATION OF FEMINISM IN THE NOVEL RUMAH UNTUK ALIE BY LENN LIU: A SEMIOTIC STUDY Wa Winta Batauga, Leni; Susiati, Susiati; Taufik, Taufik
Jurnal Kata Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Kata : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/kata.v9i1.3528

Abstract

This study aims to describe the linguistic forms and types of feminism constructed in the novel Rumah untuk Alie by Lenn Liu and the meaning of signs that represent feminism in the novel Rumah untuk Alie by Lenn Liu. The data were analysed descriptively according to Roland Barthes' semiotic theory, which includes three layers of meaning: denotative, connotative, and myth.The results show that the linguistic forms in the novel Rumah Untuk Alie are dominated by declarative and imperative sentences used by the main character to voice disappointment, anger, and resistance to gender injustice. The types of feminism represented include radical feminism, especially cultural radical and existentialist, and liberal feminism. Meanwhile, the signs in Lenn Liu's Rumah Untuk Alie, both verbal and symbolic, reveal social myths that place women as subordinate parties.
Co-Authors A Yusdianti Tenriawali Aditama, Madya Giri Afdzulah, Amdan Ahsani, Laili Barokatin Alaiky Uswatul Ulya Albion, Kevin Dario Alimin, La Ode Ambon, Amaliah F Ambon, Amaliah F. Ami, Iin Sulastri Ode Andi Haris Prabawa Andi Masniati Anissa, Dewi Anwar Sutoyo Arifin, Deasy Dwi Cahyaningtyas Avelia Yonanda Exaputri Azwan Bahta, Fida Bugis, Riki Bunga, Herlina Buton, La Husni Christine Masada Hirashita Tobing Dewi, Erlinda Yunita Exaputri, Avelia Yonanda Fadhlia, Sarah fatimah Fatimah Fauziyah, Wahyu Dirga Fesanrey, Wilda Fitriani, Rizki Geminastiti Sakkir Goa, Ivana Harjani, Tri Hatuwe, Rahma Satya Masna Husna, Ainul Imam Pamungkas Kusumawati, Sherlin Tri Lisaholit, Syafa Luthfi Zahra Marsenda M. Ferizqo Fahdiyansyah Maila Huda Shofyana Maila Huda Shofyana, Maila Huda Malikatul Laila Marasabessy, Roos Nilawati Maskuroh, Qanitah Melamita, Anisa Mufidati, Elok Mufidati, Elok NANI HANIFAH Nina Kartikasari Nurhasanah, Hazna Siti Oktaviani, Reysitta Prasetyo, Abdul Rahman Prianto, Tatag Dwi Puspitasari, Viera Aulia Putri Karisma, Sally Putri Mentari, Putri Putri, Anggun Helmaya Qanitah Maskuroh Rachmat Imam Muslim Rani, Risma Kumara RIMA RIMA Ririn Dewi Karmila Riska Andriani Rustono - Ruth, Burju Saidna Zulfiqar Bin-Tahir, Saidna Zulfiqar Saktiningrum, Nur Siti Nurhidayah Suherman, La Ode Achmad Syahputra, Yuda T, Christine Masada H. Taufik Taufik Taufik Tenriawali, A. Yusdianti Tinggapy, Hasanudin Tri Windi Oktara Tuasalamony, Kurniati Venty Venty Wa Ode Lili Andriani Nasri Wa Winta Batauga, Leni Wening Udasmoro Yulismayanti, Yulismayanti Yuni Pratiwi