p-Index From 2021 - 2026
10.015
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akuatika Jurnal Perikanan Kelautan Sosiohumaniora Torani Journal of Fisheries and Marine Science Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir Jurnal Harpodon Borneo ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal) Jurnal Akuatika Indonesia Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Omni-Akuatika JURNAL GALUNG TROPIKA Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management) Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan Indonesian Fisheries Research Journal Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Buletin Ilmiah Marina : Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Kajian Peradaban Islam The International Journal of Business Review (The Jobs Review) Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Journal of Tropical AgriFood JURNAL PERIKANAN TROPIS Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan PAPALELE : Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan Tapian Nauli : Jurnal Penelitian Terapan Perikananan dan Kelautan Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Journal La Lifesci Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Jurnal Kajian Peradaban Islam ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Jurnal Pariwisata Nusantara Barakuda 45 PONGGAWA : Journal of Fisheries Socio-Economic Farmers: Journal of Community Services Journal Serambi Engineering (JSE) Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Perikanan JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Jurnal Harpodon Borneo
Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Potensi Sektor Pariwisata Melalui Aspek 3A (Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas) Di Desa Parang, Karimunjawa Muhammad 'Ainul Yaqin; Asep Agus Handaka Suryana; Donny Juliandri Prihadi
Juvenil Vol 6, No 4: November (2025)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v6i4.31716

Abstract

ABSTRAKPraktik Kerja Lapangan (PKL) ini dilaksanakan di Desa Parang, Karimunjawa, pada 18 November–18 Desember 2024 dengan tujuan mengidentifikasi potensi sektor pariwisata melalui aspek 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas). Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, partisipasi langsung, wawancara, serta studi literatur dengan sumber data primer dan sekunder. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Desa Parang memiliki daya tarik wisata alam berupa pantai, spot snorkeling dan diving, serta atraksi budaya berupa makam keramat kunci. Dari segi amenitas, desa telah menyediakan homestay, instalasi air bersih, dan infrastruktur dasar meskipun fasilitas penunjang wisata masih terbatas. Aksesibilitas menuju desa hanya dapat ditempuh melalui jalur laut dengan jadwal terbatas, sedangkan akses internal menuju lokasi wisata masih minim penunjuk arah dan infrastruktur jalan. Selain itu, Desa Parang memiliki potensi ekonomi kreatif melalui produk olahan lokal seperti kerajinan kayu, pongblosok, mete, kerupuk samier, dan sirup jambu mete. Analisis berdasarkan pedoman pariwisata berkelanjutan menunjukkan bahwa sebagian instrumen pendukung, seperti organisasi pengelola wisata dan media sosial desa, sudah tersedia, namun masih banyak aspek yang perlu dikembangkan, seperti website desa wisata, paket wisata, data kunjungan wisatawan, dan sertifikasi CHSE. Dengan pengelolaan yang tepat, Desa Parang berpotensi menjadi destinasi wisata bahari unggulan yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.Kata Kunci: Desa Parang, pariwisata bahari, aspek 3A, ekonomi kreatif, pariwisata berkelanjutanABSTRACTThis internship (PKL) was carried out in Parang Village, Karimunjawa, from November 18 to December 18, 2024, aiming to identify tourism potential through the 3A aspects: Attractions, Amenities, and Accessibility. The methods applied were field observation, direct participation, interviews, and literature study using primary and secondary data. Findings show that Parang Village offers natural attractions such as beaches, snorkeling and diving spots, and a cultural attraction in the form of the Keramat Kunci grave. Amenities include homestays and clean water supply, although other supporting facilities remain limited. Accessibility is only possible by sea with restricted schedules, while internal access still lacks adequate infrastructure and signage. The village also has creative economy products such as woodcrafts, pongblosok, cashew nuts, samier crackers, and cashew syrup. Based on sustainable tourism guidelines, some instruments—such as tourism management groups and social media—are already available, while others, including a tourism website, tour packages, visitor data, and CHSE certification, are still lacking. With better management and strategic development, Parang Village has strong potential to become a sustainable marine tourism destination that improves community welfare.Keywords: Parang Village, marine tourism, 3A aspects, creative economy, sustainable tourism
Analisis Implementasi Standar Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Wisata Bahari Tangkolak Arshylla Optiandeetyas Winoto; Asep Agus Handaka Suryana
Juvenil Vol 6, No 4: November (2025)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v6i4.31825

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki potensi bahari melimpah, mencakup ekosistem mangrove, terumbu karang, dan keanekaragaman spesies laut yang menjadikannya basis strategis dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Desa Wisata Bahari Tangkolak di Kabupaten Karawang merupakan salah satu destinasi yang diarahkan untuk menjadi model pengembangan wisata bahari berbasis konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Analisis ini difokuskan untuk menganalisis tingkat implementasi standar pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Bahari Tangkolak dengan merujuk pada Permenparekraf Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan serta standar Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis kesenjangan antara kondisi aktual dengan regulasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 12 dokumen utama yang dipersyaratkan, hanya dua yang telah tersedia, yaitu struktur organisasi dan mekanisme kotak saran, sementara dokumen penting lain seperti SOP keadaan darurat, analisis daya dukung wisatawan, dan pedoman CHSE belum tersedia. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan yang signifikan dalam tata kelola destinasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan Desa Wisata Bahari Tangkolak masih berada pada tahap awal sehingga memerlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyusunan dokumen pendukung secara bertahap. Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya menjadikan sertifikasi CHSE sebagai prioritas, disertai strategi pemberdayaan masyarakat lokal untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Desa Wisata Bahari Tangkolak.Kata Kunci : Desa Wisata Bahari Tangkolak, Pariwisata Berkelanjutan, Analisis KesenjanganABSTRACTIndonesia is an archipelagic country with abundant marine resources, including mangrove ecosystems, coral reefs, and a diversity of marine species, making it a strategic base for sustainable tourism development. Tangkolak Marine Tourism Village in Karawang Regency is one destination aimed at becoming a model for marine tourism development based on environmental conservation and local community empowerment. This study aims to analyze the level of implementation of sustainable tourism standards in Tangkolak Marine Tourism Village, referring to Minister of Tourism and Creative Economy Regulation Number 9 of 2021 concerning Guidelines for Sustainable Tourism Destinations and Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) standards. The research method used was descriptive qualitative through observation, interviews, documentation, and gap analysis between actual conditions and regulations. The results showed that of the 12 required key documents, only two were available: the organizational structure and suggestion box mechanism. While other important documents, such as emergency SOPs, tourist carrying capacity analysis, and CHSE guidelines, were not yet available. This condition indicates a significant gap in destination governance. This study concludes that the management of the Tangkolak Marine Tourism Village is still in its early stages, requiring regulatory strengthening, human resource capacity building, and the gradual development  of supporting  documents. The study's  recommendations  emphasize  the importance of prioritizing CHSE certification, along with local community empowerment strategies, to enhance the competitiveness and sustainability of the Tangkolak Marine Tourism Village.Keywords: Tangkolak Marine Tourism Village, Sustainable Tourism, Gap Analysis
Analisis Produktivitas Usaha Budidaya Ikan Di Karamba Jaring Apung Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta Rival Febriansyah; Asep Agus Handaka Suryana; Rita Rostika; Atikah Nurhayati
Juvenil Vol 6, No 4: November (2025)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v6i4.31255

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Waduk Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta dengan waktu riset dari bulan November 2024 – Juni 2025. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat produktivitas dan menganalisis faktor – faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas usaha budidaya perikanan dalam karamba jaring apung. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode purposive sampling, sementara data yang telah didapatkan dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis tingkat produktivitas perikanan budidaya dalam KJA Waduk Jatiluhur Kecamatan Jatiluhur ini dilihat dari produktivitas per satuan luas dengan nilai produktivitas per satuan biaya sebesar 11,43 kg/m²/th untuk ikan nila 8,75 kg/m²/th untuk ikan patin dan dilihat dari produktivitas per satuan biaya dengan nilai produktivitas sebesar Rp.16.178, -/kg untuk ikan nila Rp.21.514, -/kg untuk ikan patin. Analisis finansial yang dilakukan menghasilkan nilai R/C ratio yang menguntungkan yaitu sebesar 1,6 yang artinya Usaha tersebut dapat di katakan layak secara finansial. Faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas perikanan yaitu luas lahan, konversi pakan, usia, dan Lama pengalaman sementara kualitas benih tidak memiliki pengaruh secara signifikan, dikarenakan pertani tidak melakukan seleksi benih dengan ketat.Kata kunci: Produktivitas, Analisis Finansial, Ikan Nila, Ikan Patin, Waduk Jatiluhur ABSTRACT  This research was conducted in the Jatiluhur Reservoir Area, Jatiluhur District, Purwakarta Regency with a research period from November 2024 - June 2025. The purpose of this study is to analyze the level of productivity and analyze the factors that can affect the productivity of fish farming businesses in floating net cages. Sampling in this study was carried out using a purposive sampling method, while the data that has been obtained was analyzed using a quantitative descriptive method. Based on the results of the analysis of the level of productivity of aquaculture in KJA Jatiluhur Reservoir Jatiluhur District is seen from the productivity per unit area with a productivity value per unit cost of 11.43 kg / m² / year for tilapia 8.75 kg / m² / year for catfish and seen from the productivity per unit cost with a productivity value of Rp.16,178, - / kg for tilapia Rp.21,514, - / kg for catfish. The financial analysis yielded a profitable R/C ratio of 1.6, indicating the business is financially viable. Factors influencing fishery productivity include land area, feed conversion, age, and experience, while seed quality has no significant impact, as farmers do not strictly select seeds.Keywords:  Productivity, Financial Analysis, Tilapia, Catfish, KJA, Jatiluhur Reservoir
Analysis of Consumer Preferences for Souvenir Design Needs in Pangandaran Tourist Attractions Moh Wildan Lesmana; Atikah Nurhayati; Asep Agus Handaka Suryana; Wahyuniar Pamungkas; Donny Juliandri Prihadi
Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA)
Publisher : PROGRAM STUDI PARIWISATA SYARAH, FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/juwita.v4i1.11249

Abstract

Purpose: The purpose of this research is to analyze consumer preferences in choosing souvenirs and produce souvenir design recommendations that can improve the quality of consumer experience at Pangandaran tourist attractions. Method: The method used in this research uses a mix method between qualitative and quantitative. The data collected using the survey method by distributing questionnaires to 30 respondents with purposive sampling technique. Respondents are 30 people who have shopped for souvenirs in Pangandaran. Primary data obtained through the survey method is then processed using the SPSS analysis tool using variable and hypothesis test analysis techniques, validity and reliability tests, T tests, and finally the determination coefficient test. Result: Based on the data that has been processed using the SPSS software analysis tool with the T test analysis technique, it results that the hypothesis of natural and cultural beauty variables has significance to the need for souvenir design in Pangandaran because the Sig value. <0.05, which means Ho is rejected and Ha is accepted, while the variable pangandaran writing, simple design, and bright colors are not significant to the need for souvenir design in pangandaran because the Sig value> 0.05 which means Ho is accepted and Ha is rejected. In the coefficient of determination test, the correlation coefficient value is 0.769, indicating that the interpretation of the value is within the numbers 0.5 to 0.75. It can be concluded that the souvenir design variable has a strong relationship with souvenir design needs in Pangandaran. Contribution: This research is expected to be a reference for research that will be conducted in the tourism industry, especially on consumer preferences and contribute to the development of the local tourism industry by providing souvenir products that are unique and oriented to the needs of tourists.  
The Role of E-Magazines in Promoting Marine Tourism Destination in Bali Island Ilham Fayyadh Devitra; Sunarto; Donny Juliandri Prihadi; Asep Agus Handaka; Suryana; Atikah Nurhayati
Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA)
Publisher : PROGRAM STUDI PARIWISATA SYARAH, FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/juwita.v4i1.11337

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the role of E-Magazine in promoting marine tourism destinations in Bali. Method: The method used in this research is descriptive qualitative, with data analysis following the Miles & Huberman approach. Data was collected using questionnaires administered to 30 respondents and surveys conducted with 40 tourist respondents using purposive sampling. The respondents were individuals who had read the e-magazine and had traveled to Bali. The data was processed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, using the 7P marketing mix approach. Result: Based on the data processed through data reduction using the 7P marketing mix approach, the Pelayaran Penuh Warna E-Magazine proved to be highly effective in promoting marine tourism destinations in Bali, with a respondent satisfaction rate of 92.5%. The e-magazine was also effective in delivering comprehensive and transparent information, with 93% of respondents finding the content in the e-magazine useful. Contribution: This study is expected to serve as a reference for travel agencies and similar businesses in building their corporate image by promoting marine tourism destinations.
E-Catalogue Design for the Tourism Industry Using a Design Thinking as a Media to Promote Tour Packages in Indonesia Aprilia Ferennis; Wahyuniar Pamungkas; Lintang Permata Sari Yuliadi; Asep Agus Handaka; Nur Sakinah Junirahma
Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA) Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pariwisata Nusantara
Publisher : PROGRAM STUDI PARIWISATA SYARAH, FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/juwita.v4i3.14396

Abstract

Purpose: The tourism industry requires the use of digital media in promotion, particularly due to travelers’ increasing reliance on technology. Anjani Event, as a newly established travel company, still uses PDFs as promotional media, making it necessary to implement an interactive and easily accessible solution. This study aims to design an e-catalogue as a marketing medium for tour packages and to evaluate their effectiveness. Method: The research employs a mixed-method approach with an Exploratory Sequential design, beginning with qualitative data collection through interviews with the Anjani Event manager to develop the e-catalogue concept, followed by quantitative data collection using questionnaires based on the EPIC Model (Empathy, Persuasion, Impact, Communication) administered to prospective tourists and digital marketing practitioners. Result: The results show that the e-catalogue are highly effective with an EPIC rate of 4.30, with the Communication dimension scoring the highest (4.399), indicating that the media conveys information clearly, presents content in an easily understandable structure, and enhances user interaction and engagement in exploring and booking tour packages. Contribution: Therefore, the implementation of the e-catalogue and QR Code supports a digital marketing strategy that is informative, interactive, professional, and strengthens the company’s brand image in the tourism industry.
Analisis Implementasi Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta Asep Agus Handaka Suryana; Arvel Savero Kusuma; Yuniar Mulyani; Ine Maulina
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) mereformasi tata kelola perikanan tangkap Indonesia dari kontrol input menjadi kontrol output melalui tiga pilar: zonasi Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP), kuota hasil tangkapan, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pascaproduksi. PPS Nizam Zachman Jakarta ditetapkan sebagai lokasi prioritas implementasi PIT, namun kondisinya di lapangan belum terdokumentasi empiris. Riset ini menganalisis implementasi kebijakan berdasarkan kerangka Edwards III, kesiapan kelembagaan pelabuhan, serta respons dan kepatuhan pelaku usaha berdasarkan model Grindle, melalui desain mixed methods concurrent embedded yang menggabungkan koding kualitatif (NVivo 15) atas 13 wawancara informan aparatur dan analisis deskriptif kuesioner Likert dari 68 responden pelaku usaha (Cronbach's Alpha = 0,9022). Implementasi PIT masih parsial, hanya PNBP pascaproduksi beroperasi penuh, zonasi terbatas, dan kuota belum diterapkan. Berdasarkan pemetaan tahapan regulatif transisi kebijakan, status implementasi berada pada Tahap 4 (Transisi Lanjutan) menuju target Tahap 5 (implementasi penuh berbasis kuota). Profil Edwards III bersifat asimetris, dengan Sumber Daya sebagai variabel terkuat (113) dan Disposisi sebagai titik terlemah (34). Indikator kesiapan kelembagaan berada di bawah standar ideal regulasi, dan respons pelaku usaha menghasilkan grand mean 2,38 (47,6%; kategori Netral). Mayoritas responden tidak pernah mengikuti sosialisasi resmi dan kerap mengalami kegagalan VMS di laut.
STRATEGI PEMASARAN BENUR UDANG GALAH SIJAWA (Macrobrachium rosenbergii) (STUDI KASUS DI UNIT KERJA BUDIDAYA AIR PAYAU SAMAS, YOGYAKARTA) Asep Agus Handaka Suryana; Nabilah Sani Millatina; Yuli Andriani
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 17 NOMOR 2, OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit Kerja Budidaya Air Payau (UKBAP) Samas berperan penting dalam pengembangan budidaya benur udang galah, khususnya varietas Sijawa. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis strategi pemasaran yang efektif, serta potensi dan tantangan dalam pemasaran benur udang galah. Bauran pemasaran 4P mencakup produk benur udang galah dengan harga jual Rp. 40,- yang berada di situs A UKBAP Samas dengan melakukan promosi melalui berbagai saluran. Analisis SWOT menunjukan adanya kekuatan UKBAP Samas dalam memproduksi benur dengan harga tetap, namun tantangan yang dihadapi meliputi harga pakan alami yang cukup mahal dan risiko penyakit pada larva udang galah. Strategi pemasaran yang diterapkan mencakup segmentasi pasar berdasarkan kriteria geografis, demografis, psikografis, dan perilaku, dengan penekanan pada target pasar lokal dan luar daerah. Sistem distribusi yang digunakan meliputi distribusi langsung dan tidak langsung. Hasil riset ini menunjukkan bahwa strategi UKBAP Samas dalam memanfaatkan keunggulan benur udang galah yang bernilai tinggi dan minim pesaing di DIY, berhasil meningkatkan nilai ekonomi dan distribusi benur udang galah dengan melakukan manajemen pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan budidaya yang lebih baik.
ANALYSIS OF THE PRODUCTIVITY OF AQUACULTURE BUSINESS IN FLOATING NET KARAMBA IN CIRATA RESERVOIR (CASE STUDY OF MARGALAKSANA VILLAGE, CIPEUNDEUY DISTRICT) Nabilah Sani Millatina; Asep Agus Handaka Suryana; Yuli Andriani; Ine Maulina
Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i3.1556

Abstract

Productivity is a concept that describes the relationship between output (production results) and input used (land area, seeds, feed) as one of the efforts that can be made to encourage growth and development in the fisheries and marine sectors. This study aims to analyze the level of productivity and factors that influence the productivity of fisheries cultivation efforts in Floating Net Cage (KJA) in Cirata Reservoir, West Bandung Regency. This study uses a case study method with a sampling technique using the purposive sampling method. The data collection technique is assisted by observation and interview methods with questionnaires, then the data obtained is analyzed using a quantitative descriptive approach. The results of the study showed that the level of productivity per unit area was 14.683 kg/yr/m2 and productivity per unit cost was IDR 19.016/kg. The Financial Analysis carried out produced a profitable R/C ratio value of 1,17. Factors that significantly affect cultivation productivity include land area, seed quality, feed conversion, and length of experience, while the age variable did not show a significant effect on productivity.
Co-Authors Abiomi Ciptoning Bentali Achmad Rizal Achmad Rizal Achmad Rizal Achmad Rizal Adiguna, Rido Affandy, Faried Afrah Haniyah Dafiq Ahmadi, M. Fauzie Akhmad Fauzi Alexander Muhammad Akbar Khan Alim, Fauzan Syaiful Aliyah Zainur Ruhaimah Altieus Muhammad Fachrezy Ammar Aiman Annisa, Kiana Sandra Aprianto, Hendra Aprilia Ferennis Arshylla Optiandeetyas Winoto Arvel Savero Kusuma Asep K Supriatna Asep Sahidin Atikah Nurhayati Atikah Nurhayati Nurhayati Aulia Andhikawati Aulia Putri Kapsari Hafel Aulya, Anggrila Ayi Yustiati Bambang Juanda Bangkit, Ibnu Binu, Marhadinda Auvira Brainerd, Eliazer Casroni, Muhamad Cheung, William Dachlan, Dara Tasya Zallika Dewanto - Bismantoro Dewi, Annisa Permata Donny Juliandri Prihadi Dyara Ridwantara Eflysa Aprilia Elvira Avianti Emerson Junior Sipahutar Emma Rochima Ernan Rustiadi Fadil Zainal Mustofa Fajarwati, Mayapada Fajrin Audy Husnandina Fakhry Hadiana Farhan, Andre Chandika Fikri Nashrullah Firmansyah, Maulana Dimas Fittrie Meyllianawaty Pratiwy Fuaddin, Taufiq Galih Muhammad Hanuky Gannisa Agustina Paramartha Gumilar, Atikah Haikal Dapa Heryadi Hanuky, Galih Muhammad Hendra Nopandi Herman Hamdani Heryadi, Haikal Dapa Heti Herawati Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Dwi Buwono Ichsan Nurul Bari Iis Rostini Ikhlas Yati Ilham Fayyadh Devitra Indah Riyantini Indah Riyantini Ine Maulina Ine Maulina Irfan Zidni Irfy, Mochamad Zidane Fahrul Iskandar Iskandar Isni Nurruhwati Iwang Gumilar Izza Mahdiana Apriliani Jamil Amjad Juenti, Nelly Junianto Junianto . . Junianto Junianto JUNIANTO JUNIANTO Kiki Haetami Laily Latifah Wardah Lantun Paradhita Dewanti Lantun Paradhita Dewanti Laura Febrina Lintang Permata Sari Yuliadi M. Fauzie Ahmadi Manik, Grace Sondang Rona Tama Mariam, Ery Maulana Arif, Risandi Maulidina, Melly Mega Fatimah Rosana Mennofatria Boer Millatina, Nabilah Sani Mochamad Arief Soleh Mochamad Rhandika Jayalaksana Moh Wildan Lesmana Muhammad &#039;Ainul Yaqin Muhammad Fitri Rizky Muhammad Rizky Prananda Muhammad Yusuf Muthiara Nabilah Sani Millatina Nabilah Sani Millatina Najib, Maulana Asyrofi Nanda Helisa Nasution, Anta Maulana Nora Akbarsyah Novitasari Romaito Siregar Nur Sakinah Junirahma Otong Nurhilal Prananda, Muhammad Rizky Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Putro, Reno Dwi Puty Cikitha Rahmat Kurnia Raja Dame, Rama Bergawa Rama Bergawa Raja Dame Rasyiq, Arkan Naufal Refki Aditya Yudaswara Regina Ramda Dewi Reno Dwi Putro Rida Himyati Rita Rostika Rival Febriansyah Riza Fauzi S Rizal, Muhammad Rizal Alfiansyah Rizky Fauzan Rifaldi Roffi Grandiosa Herman Rosidah - Rosidah - Rusky Intan Pratama Rusliandy, Rusliandy Setrayudha, Wulung Subiyanto Subiyanto Sunarto Suryana Tajerin - Titin Herawati Tubagus Chaeru Nugraha Ujang Subhan Venda Jolanda Pical Vira Azhari Yulisa Wahyu Setiawan Wahyuniar Pamungkas Walim Lili Wike Normalisa Yuli Andriani Yuli Andriani Yuli Andriani Yuli Nisa Nuryanti Yuniar Mulyani Yuniar Putri Muharom Zur'aida, Naurah Nazhifah Zuzy Anna