Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

SEKOLAH PEMUDA: MENDORONG PERAN GENERASI MUDA DALAM INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK EKONOMI DAERAH Ridhoh, M. Yunasri; Nasir, Sri Astuti; Iswardhani, Indri; Sarah, Nulthazam; Sandira, Nur Fadilah Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 04 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i04.1610

Abstract

The community service program entitled Youth School: Encouraging the Role of Young Generation in Innovation and Entrepreneurship for Regional Economy was carried out to promote the contribution of youth in strengthening local economic development based on regional potential. This activity aimed to shape youth with strong character, innovation capability, and social vision, particularly in the context of entrepreneurship development. The program was conducted using a participatory-educative approach, emphasizing active involvement of participants in learning sessions, discussions, and critical reflection. It involved youth and university students across Makassar. The results of the program indicated an increased understanding among participants regarding local entrepreneurship issues, digital literacy, and demographic bonus opportunities. Furthermore, participants were able to formulate applicable and contextual action plans, such as establishing digital-based youth business communities, marketing local products, and initiating basic management training. This program proves that with proper educational support and facilitation, youth can become key actors in advancing innovation-based local economic development.
TALK SHOW EDUKATIF PARTISIPATIF: MENINGKATKAN LITERASI HAK PRIVASI DAN ETIKA PUBLIKASI DI MEDIA SOSIAL BAGI MAHASISWA Sandira, Nur Fadilah Ayu; Sarah, Nulthazam; Ridhoh, M. Yunasri; Iswardhani, Indri; Nasir, Sri Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 04 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i04.1613

Abstract

This community service activity aims to improve students’ understanding of privacy rights and ethical publication on social media. The method used was a participatory educational approach through an interactive talk show conducted as part of Edufair 2024 at Universitas Negeri Makassar. Students were actively engaged in open discussions addressing digital ethics and privacy protection. The results indicate an increased awareness among participants to use social media more wisely and responsibly. They began to consider ethical aspects before sharing content and understood the potential legal consequences of privacy violations. This activity contributed positively to shaping students’ critical attitudes toward digital content and encouraged the application of ethics in their daily online behavior.
Impact of Mental Health and Stress on Academic Performance among Students: A Literature Review Musfirah, Musfirah; Burhan, Imron; Hatibu, Hardiyanti; Ridhoh, M. Yunasri; Marsuki, Andika
Journal of Education Method and Learning Strategy Том 3 № 03 (2025): Journal of Education Method and Learning Strategy
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jemls.v3i03.1755

Abstract

This article discusses the impact of mental health and academic stress on students' academic performance through a literature review. The objective of this study is to identify how mental well-being and stress levels affect learning effectiveness and academic achievement. The method employed is a literature analysis of various studies that explore the relationship between mental health, academic stress, and learning outcomes. The findings indicate that stable mental health contributes positively to increased focus, motivation, and comprehension of learning materials. Conversely, unmanaged stress can impair concentration, reduce interest in learning, and negatively affect academic results. However, in certain cases, academic stress (when experienced at optimal levels, or eustress) can serve as a motivating factor that enhances academic performance. Factors such as the learning environment, social support, and teaching methods also play a role in moderating the impact of mental conditions on student achievement. Therefore, it is essential for educational institutions to provide mental health intervention programs, counseling services, and adaptive learning approaches to help students manage stress and improve their academic performance.
Membangun Etika Digital Kewargaan dalam Kehidupan Politik Warga Negara Randiawan, Randiawan; Haris, Hasnawi; Ridhoh, M. Yunasri; Annisa, Winda Nurul
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 10 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v10i2.11514

Abstract

Perkembangan globalisasi dalam bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi semakin pesat dan cepat. Perkembangan ini membuat semakin terbukanya perilaku masyarakat baik dalam kehidupan sosial, budaya, dan politik. Artikel ini fokus dalam kajian membangun Etika digital Kewargaan dalam Kehidupan politik warga negara. Perilaku warga negara dalam perkembangan digital mesti di barengi dengan perkembangan etika digital kewargaan terutama dalam ranah politik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi membangun etika digital kewargaan yang sangat krusial untuk menjaga integritas proses politik dan demokrasi. Dan untuk mengetahui dampak minimnya etika digital kewargaan dalam kehidupan politik warga negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan data menggunakan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan dampak minimnya etika digital kewargaan dalam aktivitas politik karena interaksi yang bersifat politis melalui media sosial yang cenderung negatif dan provokatif, media sosial menjadi alat politik yang dapat menimbulkan perpecahan atau konflik dalam masyarakat. Kondisi semacam ini dapat menimbulkan Polarisasi politik yang semakin mendalam antara kelompok- kelompok yang memiliki identitas politik berbeda. Perlu untuk membangun strategi dengan menerapkan pilar literasi digital, seperti digital skill, digital culture, digital ethics, dan digital safety. Jika literasi digital tertanam dalam diri setiap pengguna media sosial, maka kemungkinan besar kehidupan digital akan menjadi lebih baik dan lebih beradab (civilized). Etika digitial kewargaan dengan menerapkan konsep respect other, educate your self, dan protect your self melalui civic literacy dalam pelajaran pendidikan kewarganegaraan seperti video-video singkat berisikan pesan- pesan penting yang berkaitan dengan pembangunan etika digital kewargaan sertasosialisasi dilingkungan sekolah, kampus, dan masyarakat dalam bentuk pengabdian.
ECOTHEOLOGY OF THE KAJANG PEOPLE: THE ENCOUNTER BETWEEN ECOLOGY AND THEOLOGY IN THE INDIGENOUS KAJANG COMMUNITY OF SOUTH SULAWESI Ridhoh, M. Yunasri; Alfian, Andi
Al-Qalam Vol. 31 No. 2 (2025): Jurnal Al Qalam
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v31i2.1704

Abstract

The global ecological crisis demands an interdisciplinary approach that goes beyond technical solutions to include spiritual dimensions. This study explores Pasang ri Kajang, the ancestral teachings of the Ammatoa Kajang Indigenous People in South Sulawesi, as a source of ecotheological values integrating ecological awareness with religious belief. Employing a qualitative approach through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis, the research was conducted within the Kajang customary territory, focusing on the Ammatoa (customary leader), their teachings, and daily practices. The findings reveal that Pasang ri Kajang functions not only as a customary normative system but also as a contextual theological framework that defines human–nature relations in both ecological and spiritual terms. The principles of simplicity (kamase-masea), prohibitions against environmental exploitation, and rituals of reverence toward sacred forests embody the local praxis of ecotheology. Furthermore, the Ammatoa is identified as an “ecological imam,” a spiritual and ecological leader who interprets Pasang as an “ecological revelation” that safeguards harmony among humans, nature, and the Creator. This study asserts that the local wisdom of Pasang contributes significantly to global ecotheological discourse by offering an alternative narrative to anthropocentric models of development. It demonstrates that faith, culture, and ecology can engage in meaningful dialogue to construct a new, context-sensitive, and spiritually just paradigm of environmental preservation
PELATIHAN PENINGKATAN MANAJEMEN UMKM DESA TAROWANG DENGANPENDEKATAN ETIKA BISNIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL Hamka, Rezky Amalia; Rahman, Abdul; Ridhoh, M. Yunasri; Nasir, Sri Astuti; Husain, Fakhirah
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.487

Abstract

Pengelolaan UMKM yang efektif tidak hanya bergantung pada keterampilan manajerial, tetapi juga pada penerapan etika bisnis yang baik untuk meningkatkan kualitas produk dan tanggung jawab sosial. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen UMKM di Desa Tarowang melalui pendekatan etika bisnis, sehingga dapat mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan bertanggung jawab sosial. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup prinsip-prinsip manajemen usaha, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, serta implementasi etika bisnis dalam operasional sehari-hari. Pendampingan dilakukan untuk memastikan penerapan materi secara langsung dalam praktik usaha UMKM. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan kinerja usaha, kepuasan pelaku UMKM, serta dampak terhadap masyarakat sekitar. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai manajemen dan etika bisnis, yang berdampak pada kualitas produk, profesionalisme usaha, dan kepedulian sosial. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui mekanisme pelatihan internal dan jejaring komunitas UMKM. Pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan kapasitas UMKM serta mendorong praktik usaha yang etis dan bertanggung jawab sosial.
The National Character Management and Digital Insight through Civic Education Classes to Improve Digital Quotient (DQ) and Civic Responsibility (CR) in Students in Makassar City: Manajemen Karakter Kebangsaan dan Wawasan Digital melalui Kelas Pendidikan Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Digital Quotient (DQ) dan Civic Responsibility (CR) pada Mahasiswa di Kota Makassar Ridhoh, M. Yunasri; Eco Agus, Andi; Haris, Husnawi
Civic Education Perspective Journal Vol 5 No 3 (2025): Civic Education Perspective Journal
Publisher : Citizenship Education, Faculty of Education, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/cepj.v5i3.47713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang mengintegrasikan manajemen karakter kebangsaan dan literasi digital dalam meningkatkan Digital Quotient (DQ) dan Civic Responsibility (CR) mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, dengan subjek mahasiswa semester awal di tiga perguruan tinggi negeri di Makassar. Siklus pertama berfokus pada integrasi nilai karakter kebangsaan, sedangkan siklus kedua menekankan literasi digital dan partisipasi sipil digital. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, kuesioner DQ dan CR, wawancara, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor DQ dari 60 menjadi 85 dan CR dari 55 menjadi 83. Strategi pembelajaran berbasis karakter, partisipatif, dan berbasis proyek terbukti mampu menumbuhkan kesadaran etis, keterampilan berpikir kritis, serta perilaku digital yang bertanggung jawab. Mahasiswa menunjukkan keterlibatan aktif dalam kampanye digital bertema kebangsaan, serta peningkatan sikap reflektif dalam berinteraksi di ruang digital. Kesimpulannya, integrasi nilai karakter kebangsaan dengan literasi digital dalam pembelajaran PKn terbukti relevan dan efektif dalam membentuk kewargaan digital yang cerdas dan etis. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan yang adaptif terhadap tantangan era digital.
Tallasa Kamase-Masea: Green Citizenship Construction and Green Law in Pasang ri Kajang to Sup SDGs Indonesia Haris, Hasnawi; Ridhoh, M. Yunasri; Muhtar, Muhtar
Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Volume 12, Issue 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/administrare.v12i2.10802

Abstract

This study aims to construct the concept of Green Citizenship and Green Law value-based Tallasa Kamase-Masea in Pasang ri Kajang in order to support Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. The background of this research is based on the urgency ecological reform that relies not only on formal regulations, but also on ecological citizenship awareness and laws based on local wisdom. By using the approach qualitative and legal hermeneutics and ethnography, this study explores the meaning, symbol, and practice the ecology of the Kajang indigenous community in Bulukumba Regency, South Sulawesi. Results research shows three main things: (1) Tallasa Kamase-Masea describing the paradigm ecological, placing humans and nature in an egalitarian cosmic relationship; (2) values the aforementionned become the conceptual basis for Green Citizenship, namely citizenship active, reflective, and responsible for environmental sustainability; as well as (3) Pasang ri Kajang serves as Green Law customary-based, which regulates the ethics of ecological interactions through the principles of simplicity, non-exploitation, and respect for natural habitats. These findings imply the strengthening of environmental law policies and education on citizenship with an ecological perspective as a strategic foundation for achieving SDGs at the local and national levels.
Pendidikan Multikulural, Pendidikan Kedamaian, dan Pendidikan Inklusif: Perbedaan dan Urgensinya di Indonesia Rahma Awalia; Najamuddin Najamuddin; Alimin Alwi; M. Yunasri Ridhoh
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.25190

Abstract

Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana pendidikan multikultural, pendidikan kedamaian, dan pendidikan inklusif dipahami, dibedakan, serta sejauh mana urgensinya diterapkan secara komplementer dalam konteks Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis perbedaan prinsip, tujuan, dan strategi ketiga model pendidikan tersebut sekaligus menegaskan urgensi ketiganya bagi penguatan sistem pendidikan nasional dan pembangunan manusia Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka dan analisis dokumen, dengan sumber data berupa literatur akademik, laporan penelitian, serta kebijakan pendidikan. Analisis data dilakukan melalui content analysis dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta validasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga paradigma pendidikan tersebut memiliki titik tekan berbeda: pendidikan multikultural menekankan penghargaan atas keragaman, pendidikan kedamaian membekali keterampilan resolusi konflik dan harmoni sosial, sementara pendidikan inklusif menjamin akses serta partisipasi setara bagi semua peserta didik. Meskipun berbeda, ketiganya saling melengkapi dalam membangun sistem pendidikan yang mampu menumbuhkan toleransi, solidaritas dan kohesi sosial serta integrasi nasional. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi ketiga pendekatan secara komplementer sangat urgen untuk menjawab tantangan pluralitas Indonesia, memperkokoh modal sosial bangsa, serta mendukung tercapainya pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
Peace Building through Peace Language and Civic Peace Training for Students at SMK Telkom Makassar Asri Ismail; M. Yunasri Ridhoh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4542

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to foster awareness and competence among students of SMK Telkom Makassar in building a culture of peace through peaceful language and civic peace training. The training was designed as an applied form of character and citizenship education within the context of a technology-based vocational school. The participatory training method involved discussion, simulation, case reflection, and collaborative projects. The results show an improvement in students’ ability to identify hate speech, transform violent language into peaceful expressions, and enhance their sense of digital citizenship responsibility. Furthermore, students demonstrated higher awareness of empathetic communication and constructive conflict resolution. This program is expected to serve as a model for peace education that can be replicated in other vocational schools.