Claim Missing Document
Check
Articles

PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE EOQ PADA UD. ADI MABEL Fahmi Sulaiman; Nanda Nanda
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 2, No 1 (2015): Teknovasi April 2015
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v2i1.39

Abstract

Pengendalian persediaan merupakan salah satu yang sangat penting bagi sebuah perusahaan, karena tanpa pengendalian persediaan yang tepat perusahaan akan mengalami masalah seperti memenuhi kebutuhan konsumen baik dalam bentuk barang maupun jasa yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut . Selama ini UD. Adi Mabel melakukan perencanan persediaan bahan baku hanya menggunakan perkiraan, tanpa adanya perencanaan yang tepat, sehingga masalah yang selalu dihadapi oleh perusahaan tersebut adalah biaya yang dikeluarkan baik untuk membeli bahan baku maupun biaya penyimpanan masih sangat tinggi. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif yaitu data yang tidak berupa angka, seperti informasi tentang sejarah berdirinya perusahaan dan data kuantitatif yaitu data yang berupa angka–angka, meliputi seperti data jumlah kebutuhan bahan baku pada tahun 2014, data biaya pemesanan pada tahun 2014 dan data biaya penyimpanan pada tahun 2014. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada UD. Adi Mabel dengan menggunakan metode EOQ jumlah pembelian bahan baku yang paling ekonomis adalah 24 Ton dengan frekuensi pemesanan sebanyak 4 kali pemesanan dalam satu tahun. Total biaya persediaan yang optimal adalah sebesar Rp. 1.272.852, Persediaan pengaman (Safety Stock) sebanyak 2.19 Ton Kayu dan titik pemesanan kembali (Re Order Point) sebanyak 4.48 Ton Kayu.
PENGUKURAN TINGKAT PENGUASAAN TEKNOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEKNOLOGI GRADIEN PADA PT. PDM INDONESIA Fahmi Sulaiman; Norisma Fitra
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 1, No 2 (2014): Teknovasi Oktober 2014
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v1i2.36

Abstract

Tingkat Technology Gradient (TG) diawal analisa meningkat dengan tajam selanjutnya mulai kembali menurun tetapi masih bernilai tinggi di zona proaktif. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi yang digunakan PT. PDM Indonesia terus berkembang. Perusahaan mengantisipasi hal pada masa yang akan dating tidak melihat yang dilakukan competitor tetapi mampu menjadi leader pada industri kertas rokok. P.T. PDM Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan kertas rokok berbahan baku pulp serat panjang yang disebut juga dengan softwood dan pulp serat pendek atau hardwood serta beberapa kertas bekas dari output paper machine yang digunakan. Hasil produksi kertas rokok yang memiliki kuantitas dan kualitas yang baik tentunya akan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan perusahaan ini dalam memproduksi kertas rokok tersebut. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran tingkat penguasaan teknologi perusahaan agar mencapai tingkat produktivitas yang tinggi.
PERAWATAN DAN PERBAIKAN SISTEM PENDINGIN MESIN MITSUBISHI GALANT 2500 CC Legiman Legiman; Fahmi Sulaiman
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 1, No 1 (2014): Teknovasi April 2014
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v1i1.26

Abstract

Fungsi pendinginan pada mesin Mitsubishi Galant adalah untuk menurunkan temperatur suhu yang terjadi akibat pembakaran bahan bakar yang berada di dalam mesin tersebut. Kerusakan yang sering terjadi adalah panas berlebih (over heat), kehilangan tenaga dan sampai menyebabkan kepala silinder retak. Penelitian ini tentang cara perawatan dan perbaikan sistem pendingin beserta komponennya. Sistem pendingin pada radiator terbagi menjadi 2 bagian yaitu: sistem pendingin dengan udara (air cooling engine) dan sistem pendingin air (water cooling). Sistem pendingin dapat terganggu bila ada kerusakan pada komponen sistem pendingin tersebut, hal ini dapat diidentifikasikan melalui pemeriksaan kerusakan yang terjadi. Kerusakan yang sering terjadi pada sistem pendingin Mitsubishi Galant 2500 cc antara lain: rusaknya thermostat, kerusakan pada kipas, popa air, tutup radiator, dan kerusakan selang saluran pendingin. Sistem pendingin dapat berfungsi dengan baik apabila komponen-komponen tersebut dirawat dan diperbaiki secara rutin dan dapat menambah umur panjang komponen sistem pendingin tersebut.
DESAIN PRODUK : RANCANGAN TEMPAT LILIN MULTIFUNGSI DENGAN PENDEKATAN 7 LANGKAH NIGEL CROSS Fahmi Sulaiman
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 4, No 1 (2017): Teknovasi April 2017
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v4i1.5

Abstract

Produk adalah barang yang dihasilkan dan dijual oleh perusahaan kepada konsumennya. Perencanaan dan perancangan produk adalah satu set kegiatan yang dimulai dari timbulnya persepsi bahwa ada kesempatan (opportunity) di pasar, dan berakhir dengan produksi, penjualan, dan pengiriman produk. Dalam seri tulisan ini, produk yag akan dibahas akan diberi batasan sebagai berikut : hasil rekayasa (engineered), diskrit, dan mempunyai bentuk fisik. Peranan design Produk di Indonesia masih belum dianggap penting, sehingga banyak produk Indonesia kalah bersaing dari produk negara lain yang sudah memanfaatkan desain produk yang baik. Hal itu terlihat dari banyaknya produk yang merupakan hasil duplikat dari produk negara lain. Komunitas Industri di Indonesia belum menyadari akan pentingnya desain dan cenderung untuk mengadopsi desain yang sudah ada dikarenakan terbatasnya pemahaman dan pengetahuan tekhnis tentang desain. Produk dibuat berdasar pesanan, didesain denganjalan mudah dengan meniru produk yang telah ada bahkan lebih memilih menggunakan desain dari luar negeri dengan membayar royalti dibandingkan mengembangkan sebuah produk dari desain sendiri.situasi ini menyebabkan produk Indonesia mengalami kelemahan dibandingkan dengan produk buatan negara lainnya. Kondisi seperti ini juga tidak membawa pencerahan dalam mempersiapkan pasar bebas pada masa yang akan datang. Oleh karena itu, inilah saatnya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya desain kepada komunitas industri di Indonesia agar produk Indonesia mempunyai keunggulan dan kemampuan untuk bersaing dipasar dunia.
ANALISIS POSTUR KERJA PEKERJA PROSES PENGESAHAN BATU AKIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE REBA Fahmi Sulaiman; Yossi Purnama Sari
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 3, No 1 (2016): Teknovasi April 2016
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v3i1.74

Abstract

Tempat kerja, faktor kerja manusia mengandung potensi bahaya yang tinggi sehingga diperlukan suatu upaya pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan dan penyakit akibat postur kerja yang tidak sesuai. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan postur kerja dengan keluhan sistem muscoloskletal pada pekerja proses pengasahan batu akik sehingga dapat meminimalisirkan keluhan sistem musculoskletal pada pekerja pengasahan batu akik. Untuk mengetahui gangguan postur tubuh yang terjadi pada pekerja maka dipergunakan metode REBA (Rapid Entire Body Asssessment), yaitu metode yang digunakan untuk menganalisa pekerja berdasarkan posisi tubuh. Metode ini didesain untuk mengevaluasi pekerjaan atau aktivitas, dimana pekerjaan tersebut memiliki kecenderungan menimbulkan ketidaknyamanan seperti kelelahan pada leher, tulang punggung, lengan. Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan terdapat posisi kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini sebatas memberikan usulan perbaikan kepada objek peneliti.
ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS PRODUK KERAMIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI CV. GUNUNG MAS MEDAN Ruri Aditya Sari; Fahmi Sulaiman
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 4, No 1 (2017): Teknovasi April 2017
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v4i1.89

Abstract

Kualitas menjadi faktor dasar keputusan konsumen di produk atau jasa. Akibatnya, kualitas merupakan faktor kunci yang membawa keberhasilan bisnis, pertumbuhan dan peningkatan posisi bersaing. CV Gunung Mas Medan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan keramik dengan sistem job order, dimana kualitas permukaan yang baik atau zero defect sangat diharapkan oleh konsumen. Pada keramik dengan motif White Ivory berukuran 40 x 40 cm yang diproduksi di Bagian II dengan pengambilan data yang dilakukan bulan Februari, Maret dan April pada tahun 2012 diperoleh rata-rata hasil produksi untuk KW 1 sebesar 67,83%, KW 2 sebesar 25,09% dan KW 3 sebesar 7,25%. Hal ini terjadi karena adanya proses yang kurang memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan, sehingga output yang dihasilkan tidak konsisten dan memiliki tingkat variabilitas yang cukup tinggi. Oleh karena itu dalam penelitian ini masalah yang diangkat adalah bagaimana meningkatkan kualitas dengan menggunakan siklus DMAIC (Define, Measure, Analys, Improve and Control) dari Six Sigma. Dari penerapan metode tersebut didapatkan penurunan tingkat kegagalan yang cukup signifikan yaitu dari 57426,55 DPMO menjadi 40591,78 DPMO. Dengan perbaikan dan pengembangan sistem produksi yang telah ada masih memungkinkan dicapai nilai yang lebih baik lagi.
Pengaruh Hubungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Toba Pulp Lestari Henny Pratiwi; Isnirobit Nasution; Fahmi Sulaiman
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 6 No. 2 (2022): Call for Paper Volume 6 Nomor 2 April 2022
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan seseorang merupakan ukuran pertama dalam meningkatkan kinerja yang ditunjukkan dari hasil kerjanya. Artinya, mampu atau tidaknya seseorang melaksanakan pekerjaannyalah yang akan menentukan kinerjanya. Selanjutnya kemampuan ini harus pula diikuti dengan tanggung jawabnya terhadap pekerjaannya. Hal lain yang perlu diperhatikan selain faktor kemampuan adalah faktor kesempatan yang dimiliki. Artinya, adanya kesempatan bagi seseorang melakukan suatu pekerjaan. Kinerja (performance) adalah nilai dari seperangkat perilaku karyawan yang berkontribusi, baik secara positif atau negatif terhadap pemenungan tujuan organisasi. Hasil observasi yang dilakukan di PT. Toba Pulp Lestaribahwa ada beberapa karyawan yang banyak menunda pekerjaan dan pekerjaan administrasi, meninggalkan tempat kerja tanpa izin terlebih dahulu, sering terlihat menganggur pada jam-jam kerja dan masuk kerja tidak tepat waktu. Tingkat kehadiran karyawan yang juga meningkat juga merupakan gejala penurunan kinerja karyawan. Selain itu sering terjadinya konflik antar karyawan yang kemungkinan ini teradi karena tidak baiknya hubungan kerja. Hubungan kerja sesama karyawan PT. Toba Pulp Lestari masih terdapat kurang harmonis, yang dapat dilihat dalam hal persaingan yang tidak sehat dengan sesama rekan kerja sering tidak saling membantu dan kurangnya penghargaan dari atasan terhadap karyawan yang kinerjanya baik. Motivasi Kerja karyawab yabg kurang baik sehingga kinerja karyawan menurun karena terlalu seringnya karyawan keluar masuk ruangan kerja tanpa alasan dan tingkat kehadiran yang minim. Penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif. Hubungan Kerja memiliki nilai Signifikansi 0,270 > 0,05 maka kesimpulannya, Ho diterima artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara hubungan kerja dan kinerja karyawan. Motivasi kerja memiliki nilai Signifikansi 0,01 <0,05 maka kesimpulannya, Ho ditolak artinya Terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan. Dari hasil pengolahan data uji F didapatkan nilai signifikansi adalah sebesar 0,000 yang lebih kecil daripada 0,05. Dari analisis tersebut, maka Ho ditolak, artinya ada secara simultan variabel bebas mempengaruhi variabel terikat. Untuk meningkatkan Kinerja Karyawan, maka PT. Toba Pulp Lestari harus meningkatkan Hubungan Kerja dan Motivasi Kerja. Nilai Adjusted R Square pada tabel di atas sebesar 0,480 atau 48,0%. Kondisi ini menjelaskan bahwa 48,0% hubungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Sisanya sebesar 52,0% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
The Effect of Perceived Organizational Support on Employee Performance Weny Weny; Rina Friska Br Siahaan; Dewi Anggraini; Fahmi Sulaiman
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 1 (2021): November: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.516 KB)

Abstract

Employee performance is relevant to researched, because nowadays many performances are not paid attention to even though a good performance can have a big influence on every company, as well as to find out whether employees work responsibly or not. Good performance will produce satisfactory quality and quantity, but on the other hand, poor performance will produce poor results. This is a special concern within the company, in achieving the company's goals effectively and efficiently through good performance. Every organization always wants satisfactory performance in achieving the goals of the company. There are several factors that affect employee performance, which are Perceived Organizational Support (POS). The problem is the decreasing of employee performance in Medan Cendana Polytechnic due to the decrease in Perceived Organizational Support. This will affect in a decrease of employee engagement. The research objective is an effort to improve employee performance in terms of Perceived Organizational Support and employee engagement. There are several steps in this research, which are distributing questionnaires, recapitulating the results of the questionnaires and analyzing the results with statistics. The results of the research show that based on the partial test data processing (T test) the significance value is below 0.05, which means that there is a relationship between Perceived Organizational Support and Cendana Polytechnic employee performance. The results also show that the employee engagement variable mediates the relationship between Perceived Organizational Support on performance because after the three mediation test conditions are met, the researcher compares the effect of Perceived Organizational Support on employee performance in model 2 and 3. As a result, the effect of Perceived Organizational Support on employee performance in model 3 is weak, this means that there is a partial mediation effect.
Z-Score and Zavgren Models in Implementing Financial Distress Management in Cigarette Companies Lisnawati Lisnawati; Mirnawati Mirnawati; Fahmi Sulaiman; Ruri Aditya Sari
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 1 (2021): November: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.075 KB)

Abstract

Business competition between companies is getting tougher and the trend of the international economy is leading to global competition, thus requiring companies to have strong competitiveness to survive during the COVID-19 pandemic. Based on the results of the pre-study, it was found that at the National cigarette company there was an increase in assets from 2016 to 2017 causing an increase in profit, but the increase in profit was not significant. The purpose of this study was to determine the financial condition of cigarette companies using the Altman Z-score and Zavgren methods. The study consists of 2 stages, namely the calculation of financial distress in companies using the Z-score model and stage 2 for financial distress in companies using the Zavgren model. This research was conducted by taking data provided by the Indonesia Stock Exchange. The sample of this research is cigarette companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2016 – 2018 period. Companies that are included in the healthy classification are PT. Gudang Garam, Tbk, PT. HM. Sampoerna, Tbk and PT, Wismilak Inti Makmur, Tbk because they have Z Scores of 4.449, 23.82, and 16.06, all of which have Z Scores above 2.9. The financial condition of cigarette companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2016 – 2018 period according to the Zavgren model can be categorized as Healthy because the Pi value is at the upper and lower thresholds. Sampoerna, Tbk and PT, Wismilak Inti Makmur, Tbk because they have Z Scores of 4.449, 23.82, and 16.06, all of which have Z Scores above 2.9. The financial condition of cigarette companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2016 – 2018 period according to the Zavgren model can be categorized as Healthy because the Pi value is at the upper and lower thresholds. Sampoerna, Tbk and PT, Wismilak Inti Makmur, Tbk because they have Z Scores of 4.449, 23.82, and 16.06, all of which have Z Scores above 2.9. The financial condition of cigarette companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2016 – 2018 period according to the Zavgren model can be categorized as Healthy because the Pi value is at the upper and lower thresholds.
Analisis Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan Apotek Delima Kota Medan Fahmi Sulaiman; Sri Eka Wulandari; Metya Lutviani; Diani Melan Samosir; Dewi Shinta Wulandari
BISMA Cendekia Vol. 2 No. 1 (2021): BISMA Cendekia - September 2021
Publisher : Politeknik Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.939 KB) | DOI: 10.56473/bisma.v2i1.57

Abstract

Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi memudahkan setiap individu untuk mendapatkan informasi dengan sangat mudah dan efisien. Seiring dengan perkembangan zaman, internet dapat lebih mudah di akses oleh masyarakat, bahkan di pelosok desa sekalipun. Dengan menggabungkan internet dan pemasaran maka pelaku usaha bisnis dapat meningkatkan exposure kepada konsumen untuk mengembangkan usahanya. Apotek Delima merupakan salah satu drug store yang menjual obat bebas, obat keras dan obat herbal yang sudah memiliki izin resmi sudah menerapkan strategi pemasaran online.Saat ini strategi pemasaran digital dianggap sebagai sebuah keharusan, karena dapat menghubungkan ke berbagai segmen pasar di berbagai kota baik nasional, regional, maupun internasional. Dengan memiliki inovasi dan kreativitas maka Apotek Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisi strategi S-W-O-T untuk meningkatkan penjualan Apotek Delima. Hasil penelitian ini adalah Apotek Delima mempraktikkan strategi pemasaran digital (digital marketing) secara online melalui media sosial seperti Instagram dan WhatsApp yang terhubung dengan jangkauan konsumen yang lebih luas sejak 2019 dan sudah melakukan jualan secara online melalui E-commerce Shopee dan Tokopedia. Penerapan digital marketing yang dilaksanakan Apotek Delima dapat meningkatkan penjualan karena konsumen lebih luas, lebih dekat, dapat memeriksa kualitas dan reputasi produk, dan dapat melakukan transaksi secara online. Berdasarkan analisis SWOT, Apotek Delima Medan telah berada di posisi yang benar dan relevan, yaitu di kuadran I (pertumbuhan) dalam penerapan pemasaran digitalnya.
Co-Authors Abdila, Rizki Abdul Mujib Aditia Surianda Ginting Agnita Yolanda Agnita Yolanda Agnita Yolanda, Agnita Agus Ronaldo Siahaan Agustine, Ghea Ahmad Prayudi Al-Amin Andrea, Nabila Anggia Arif Arif Fachrian Armayda, Mita Arwin Arwin Asmaul Husna Asmaul Husna Asmaul Husna Asri Sanusi Awaluddin Awaluddin Candra, Jennifer CIAMAS, ELSERRA SIEMIN Dewi Anggraini Dewi Anggraini Dewi Shinta Wulandari Lubis Dian Noviandri Dian Purnama Sari Dian Purnamasari Diani Melan Samosir Edi Winata Eka Agustina, Eka Eka Wulandari Surbakti Ekatri Ayuningsih Elserra Siemin Ciamas Endang Haryati Endang Haryati Fakhira, Fitria Noor Fredi, Fredi Gusria, Amarisma Hadi Subeno Henny Pratiwi Henny Pratiwi Henny Pratiwi, Henny Husni Mubarak Iin Iiz Izmuddin Indra Hermawan Isnirobit Nasution Isnirobit Nasution Iswandi Idris Ivone, Ivone Jayawarsa, A.A. Ketut Jihan Sulaiman Juli Isnaini, Dewi Budhiartini Juli Meliza Kalvin Sinaga Kartika Sari Lubis Khotana, Selena Kosasih, Hengky Legiman Legiman Lisnawati Lisnawati Loso Judijanto lubis, kartika sari Metya Lutviani Metya Lutviani Mirnawati Mirnawati Muhammad Ilham Riyadh, Muhammad Ilham Nana Suarna Nanda Nanda Nasution, Wendi Amsuri Neni Triastuti Neni Triastuti Neni Triastuti Norisma Fitra Novia, Wahyuni Zul Dwi Nurhayati Nurismilida Pardede, Ester Reggina, Reggina Rina Friska B Siahaan Rina Friska Br Siahaan Risjalia, Poppy Riski Murdani Rudy Sondang Sinaga Ruri Aditya Sari Ruri Aditya Sari Sari, Ruri Aditya Sari, Yossi Purnama Sen, Cia Shalfira, Shalfira Siahan, Rina Friska B. Silalahi, Flora Silalahi, Flora Elisabeth Sinaga, Kalvin Sirait, Nathalia Cinta Sari Siska Hasibuan Sri Eka Wulandari Sri Eka Wulandari Stephanie Sulaiman, Jihan Supriyanto Supriyanto Supriyanto Surbakti, Eka Wulandari Syah Abadi Mendrofa Triastuti, Neni Venny Venny Verencia, Verencia Weny Weny Weny Weny Weny Weny, Weny Wewis Gilang Sari Wilinny Wilinny William Vincent Wong Pong Lan Yamolala Zega Yeni Rachmawati Yossi Purnama Sari Yowi Harifin Yuliana Yunika Ardianna Br Sebayang Yunisa, Devi Zubaidah Hanum