Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Upaya Penanganan Permasalahan Ekowisata di Kelurahan Pulau Sicanang, Kecamatan Medan Belawan Harefa, Melinda Suriani; Kardiana, Elsa; Sinurat, Tesa Putriyani; Panggabean, Elsa Mutiara; Purba, Cindy Theresia
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 9 No 1 (2025): Mei, 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v9i1.7229

Abstract

Ekowisata Mangrove Sicanang di Kelurahan Pulau Sicanang, Kecamatan Medan Belawan memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata berbasis konservasi dan edukasi. Namun, pengembangannya menghadapi berbagai kendala yang menyebabkan stagnasi bahkan kemunduran dalam operasional kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab permasalahan dalam pengembangan ekowisata di kawasan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap masyarakat sekitar yang terlibat langsung dalam ekowisata. Dalam penelitian ini juga akan menyusun beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan disebabkan oleh faktor internal, seperti kurangnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat, serta faktor eksternal berupa minimnya dukungan pemerintah, kerusakan infrastruktur, dan tidak adanya regulasi yang jelas.
Optimization of the Process of Making Organic Fertilizer from Chicken Manure as a Source of Plant Nutrition by Determining the Value of Potential pH, Actual pH, Organic Material Content, and Lime Substance Yolanda Ratnasari Hutabarat; Karen Tio Ulibasa Panjaitan; Elfayetti; Elsa Kardiana; Putra Ferdiansyah Limbong; Putri Seruni; Bunga Mandalika
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organic fertilizer made from chicken manure is an effective solution for improving soil fertility in sustainable agriculture. This study aims to evaluate the process of producing organic fertilizer by measuring potential pH, organic matter content, and lime content. The experimental method was conducted in Dusun XV Suka Mulia, Labuhan Deli District, from February 14 to March 11, 2025. The materials used included chicken manure, sawdust, EM4 liquid, liquid brown sugar, and soil, which were fermented for 21 days. Laboratory test results showed that the produced fertilizer had high organic matter content and pH levels ranging from 6 to 7, which are ideal for plant growth. This fertilizer also contains lime, which plays an important role in balancing pH and enhancing the availability of nutrients in the soil. The study concludes that organic fertilizer from chicken manure can reduce dependence on chemical fertilizers and mitigate environmental pollution from livestock waste, making it a sustainable alternative for agriculture.
Pemanfaatan Limbah Kulit Durian menjadi Pupuk Organik Ramah Lingkungan Elfira Sari, Naila; Elfayetti; Melani Astika; Septian Prayogi; Farhan Fauzan Ahdaputra; Rud Sahanaia Sari Nona; Desty Novry lianty; Nurliana, Vita; Malau, Shintia; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi durian yang meningkat setiap tahun menghasilkan limbah kulit durian yang dapat mencemari lingkungan jika tidak diolah dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah kulit durian sebagai pupuk organik ramah lingkungan melalui proses fermentasi menggunakan EM4 (Effective Microorganisms 4). Metode eksperimen digunakan dengan mencampur kulit durian segar, tanah, dan larutan EM4. Fermentasi dilakukan selama 3-4 minggu dengan pengadukan berkala, kemudian hasilnya diuji menggunakan indikator pH serta larutan H₂O₂, HCl, dan KCl untuk mengetahui kandungan bahan organik dan sifat keasaman tanah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pupuk kompos kulit durian memiliki pH netral (pH 7), kandungan bahan organik tinggi yang ditunjukkan dengan reaksi buih pada uji H₂O₂, serta kandungan kapur (CaCO₃) yang dapat menetralkan keasaman tanah. Berdasarkan hasil tersebut, pemanfaatan kulit durian sebagai pupuk organik tidak hanya mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertanian berkelanjutan, tetapi juga mengurangi pencemaran lingkungan.
Pemanfaatan Limbah Sawi Putih dari Pasar MMTC Pancing sebagai Pupuk Organik Cair Nurintan; Hetti Melinda Purba; Anas Fela Naibaho; Abdi Eralisasi Harefa; Rusniatri Hasugian; Ipantri Naibaho; Grace Indah Situmeang; Elfayetty Elfayetty; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah organik dari pasar tradisional sering kali tidak dimanfaatkan dengan baik, sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah sawi putih dari Pasar MMTC Pancing menjadi pupuk organik cair (POC) yang berkualitas dengan pH netral. Metode yang digunakan adalah fermentasi anaerob selama satu bulan dengan tambahan EM4, air gula, dan air cucian beras. Pada hari ke-29, pH yang diukur masih asam (pH 4), sehingga dilakukan penyesuaian menggunakan dolomit hingga mencapai pH 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair yang dihasilkan memiliki kandungan organik yang baik dan berpotensi sebagai alternatif pupuk ramah lingkungan. Dengan demikian, pemanfaatan limbah sawi putih dapat menjadi solusi dalam pengelolaan sampah pasar sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.
KETAHANAN MASYARAKAT KAMPUNG AUR TERHADAP BENCANA BANJIR: UPAYA RESILIENCE DI WILAYAH PERKOTAAN RAWAN BENCANA Harahap, Asih Ester E.G; Anju Diah Natalia Panjaitan; Farhan Fauzan Ahdaputra; Lasmauli T.G Marpaung; M. Ridha Syafi’I Damanaik; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan masyarakat Kampung Aur terhadap banjir yang terjadi setiap tahun akibat luapan Sungai Deli. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan masyarakat terbentuk dari modal sosial yang kuat, solidaritas komunal, serta adaptasi berbasis pengalaman seperti pemantauan sungai, penggunaan sistem peringatan dini komunitas, dan gotong royong pasca-banjir. Namun, ketahanan struktural masih rendah karena buruknya drainase, kondisi bantaran sungai yang tidak tertata, serta minimnya intervensi jangka panjang pemerintah. Penelitian menegaskan perlunya integrasi resiliensi berbasis komunitas dengan kebijakan penataan kota untuk menurunkan risiko banjir secara berkelanjutan
PEMETAAN POTENSI KEKERINGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS) UNTUK MENENTUKAN SISTEM PERTANIAN DI KABUPATEN SAMOSIR PROVINSI SUMATERA UTARA Widya Ningsih; Joey Athana Sembiring; Anas Fela Naibaho; M. Ridha Syafi’I Damanaik; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kekeringan di Kabupaten Samosir dan menentukan sistem pertanian yang sesuai berdasarkan kondisi biofisik wilayah. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan mengolah tiga parameter utama, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, dan jenis tanah. Data ketiga parameter tersebut diklasifikasikan dan dioverlay untuk menghasilkan peta zonasi potensi kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tingkat kerawanan, yaitu sangat rawan, rawan, dan tidak rawan kekeringan. Zona sangat rawan dan rawan umumnya berada di kawasan perbukitan tengah dan barat yang memiliki curah hujan rendah, lereng curam, serta tanah bertekstur kasar sehingga daya simpan air sangat terbatas. Zona kerawanan sedang tersebar pada wilayah dengan curah hujan menengah dan topografi yang tidak terlalu terjal. Sementara itu, zona tidak rawan berada di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi, tanah subur, dan kemiringan landai. Berdasarkan hasil zonasi, rekomendasi sistem pertanian disusun mengacu pada teori Widodo (2014). Zona sangat rawan–rawan direkomendasikan untuk sistem ladang dan tegal pekarangan, zona sedang untuk sistem ladang campuran dan tegal pekarangan intensif, sedangkan zona tidak rawan cocok untuk sistem sawah dan perkebunan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pertanian adaptif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan meminimalkan dampak kekeringan di Kabupaten Samosir
ANALISIS STRATEGI MITIGASI BANJIR BERBASIS MASYARAKAT DI KAWASAN SUNGAI DELI, KELURAHAN SEI MATI, KECAMATAN MEDAN MAIMUN Abdi Eralisasi Harefa; Vita Nurliana; Ahmad Fauzi Sinuraya; Rusniatri Hasugian; M. Ridha Syafi’I Damanik; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis tingkat kerentanan banjir dan strategi mitigasi berbasis masyarakat di Kelurahan Sei Mati, kawasan bantaran Sungai Deli yang hampir setiap tahun mengalami banjir dengan ketinggian 2–2,5 meter. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor penyebab kerawanan serta bentuk mitigasi lokal yang dikembangkan warga. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan dukungan analisis spasial Geographic Information Systems (GIS) untuk menggambarkan kondisi fisik wilayah dan respons masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerentanan banjir dipengaruhi oleh kondisi dataran rendah, penyempitan alur sungai akibat permukiman padat, serta sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Masyarakat menerapkan berbagai strategi mitigasi, seperti meninggikan pondasi rumah, membuat penghalang darurat, melakukan peringatan dini sederhana, menggunakan alat evakuasi seadanya, dan mengadakan gotong royong pascabanjir. Upaya ini mencerminkan ketahanan komunitas, meskipun masih terbatas oleh minimnya dukungan pemerintah. Penelitian menyimpulkan perlunya kolaborasi yang lebih kuat antara masyarakat dan pemerintah untuk menciptakan mitigasi banjir yang lebih efektif dan berkelanjutan
Analisis Penyebab Banjir dan Upaya Penangulangannya di Kota Binjai Selatan Syari’I Damanik, Muhammad Ridha; Kardiana, Elsa; Al-Zahwa, Afitzka; Br Marpaung, Viviana; Salsabilla, Friska; Hsb, Novita Annisah; Purba, Tondang Raja Pangihutan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1953

Abstract

Banjir yang terjadi secara berulang di Kecamatan Binjai Selatan menimbulkan ancaman serius bagi masyarakat dan lingkungan, sehingga penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor utama pemicu banjir, menilai efektivitas upaya penanggulangan yang telah dijalankan, serta merumuskan strategi mitigasi yang lebih komprehensif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor antropogenik menjadi penyebab dominan, antara lain kapasitas drainase yang tidak memadai, penyumbatan saluran oleh sampah dan sedimentasi, penurunan area resapan akibat perubahan tutupan lahan, serta keberadaan permukiman pada sempadan sungai. Mitigasi yang ada dinilai masih parsial dan reaktif, sehingga diperlukan strategi terpadu yang mencakup pembangunan infrastruktur berkelanjutan, penegakan ketat regulasi tata ruang, dan pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat ketahanan banjir jangka panjang.
Pemetaan Kerentanan Banjir Menggunakan Buffer Sungai dan Data Inarisk di Kabupaten Langkat Damanik, Muhammad Ridha Syafii; Kardiana, Elsa; Lumbantungkup, Rosa D.; Rahmadayanti, Rahmadayanti; Kharunnisa, Kharunnisa; Harefa, Sri Aswinda; Sinaga, Risdo Hotray
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1959

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan kerugian signifikan, baik secara sosial maupun ekonomi. Kabupaten Langkat termasuk wilayah dengan kerentanan banjir tinggi karena banyaknya aliran sungai besar seperti Wampu, Besitang, Secanggang, dan Batang Serangan. Penelitian ini bertujuan memetakan tingkat kerentanan banjir berdasarkan analisis buffer sungai dan integrasi data kerentanan banjir InaRISK dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi jaringan sungai, batas administrasi, dan peta kerentanan banjir InaRISK. Analisis dilakukan melalui pembuatan buffer sungai pada radius 0–500 meter, pemberian skor kerentanan, dan overlay dengan peta kerentanan InaRISK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah timur Kabupaten Langkat seperti Tanjung Pura, Gebang, Secanggang, dan Besitang termasuk kategori kerentanan tinggi karena dekat dengan sungai besar dan berada pada dataran rendah. Sementara wilayah barat seperti Bahorok, Salapian, dan Kutambaru memiliki kerentanan rendah. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam perencanaan mitigasi bencana dan penataan ruang berbasis risiko banjir.
Analisis Tingkat Kekeringan Lahan Menggunakan Metode Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI) di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara Sipayung, Hadriadi Iskandar; Rahma, Mawaddah; Haza, Suci Amaliah; Andini, Syarifah; Damanik, M. Ridha Syafii; Kardiana, Elsa
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1977

Abstract

Kekeringan adalah bencana berhubungan dengan cuaca yang berpengaruh besar terhadap ekosistem dan kegiatan masyarakat, terutama di daerah tropis. Kecamatan Air Putih di Kabupaten Batubara menunjukkan risiko tinggi terhadap kekeringan disebabkan oleh berkurangnya tutupan vegetasi dan ketergantungan pada pertanian yang mengandalkan hujan. Penelitian ini mengevaluasi level kekeringan untuk tahun 2024 dengan menggunakan metode Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI) yang mengandalkan data dari citra Landsat 8-9 OLI/TIRS Level-2. Parameter NDVI dan LST diukur dan dikaitkan menggunakan regresi untuk menetapkan batas area basah dan batas area kering. Temuan dari analisis ini mengindikasikan bahwa lokasi yang diteliti didominasi oleh kategori agak kering hingga kering, yang mencakup 58,86% dari luas keseluruhan. Wilayah kering terutama terdapat di bagian timur dan utara, sedangkan kawasan basah ditemukan di sekitar aliran sungai serta area beririgasi. Hasil ini menunjukkan terjadinya tingkat tekanan air yang signifikan selama musim kering dan menyoroti perlunya pengelolaan sumber daya air yang efektif serta perbaikan sistem irigasi.
Co-Authors Abdi Eralisasi Harefa Ahmad Fauzi Sinuraya Al-Zahwa, Afitzka Alvian Manaralom Siregar Anas Fela Naibaho Andini, Syarifah Angel Lena Simanjuntak Angelina Sipayung Anisa Niwanda Anju Diah Natalia Panjaitan Arbiansyah, Arbiansyah Arma Fuziah Aulia, Citra Bancin, Girang Stevani Br Marpaung, Viviana Bunga Mandalika Clarissa Oktoferin Sinaga Dachi, Grace Holyvia Juniadsari Damanik, M. Ridha Syafii Damanik, M. Ridha Syafi’i Damanik, Muhammad Ridha Syafii Desi Murni AR Desty Novry Lianty Duha, Asnimar Dwidya Nuari Dzuriati’ A Yuni Aceh Elfayetti Elfayetti Elfayetti Elfayetty Elfayetty Elfira Sari, Naila Ester Y.F Simamora Farhan Fauzan Ahdaputra Feny Cristanti Siburian Fortunata, Lisna Anggia Gaol, Riski Fanni Lumban Geubrina, Pocut Puan Grace Holyvia J.Dachi Grace Indah Situmeang Halim, Jennifer Irene Harahap, Asih Ester E.G Harefa, Melinda Suriani Harefa, Sri Aswinda Haza, Suci Amaliah Hetti Melinda Purba Hotdame Martina Sitanggang Hsb, Novita Annisah Hutagalung, Galatia Valentin Hutauruk, Mutiara Cristeofani Ipantri Naibaho Ivan Rivaldo Jernih Margaretha Siahaan Joey Athana Sembiring Karen Tio Ulibasa Panjaitan Kautsar, Mhd. Anas Khairani Aprilia Khairun Nisa Kharunnisa, Kharunnisa Kiki Renhardi Napitupulu Kurnia Simbolon Kusumawati, Eka Suci Lasmauli T.G Marpaung Lianty, Desty Novry Luahambowo, Kerin Sisca Luluk, Theresia Angeline Lumbantungkup, Rosa D. Lumbantungkup, Rosa Delima M. Ridha Syafi’I Damanaik M. Ridha Syafi’I Damanik Malau, Shintia Manalu, Febbry Vebilola Manik, Anggreny Br. Manik, Lolona Maria Joito Gultom Marpaung, Viviana Matondang, Muhammad Farouq Ghazali May Hafizah Meilinda Suriani Harefa Melani Astika Mita Nasalisa Br Barus Muhammad Arif Muhammad Ridha Syafii Damanik Naila Elfira Sari Nst, Khairunnisa Nurintan Nurliana, Vita Nurul Ilmi Nurul Mutia Azzahara Pandiangan, Errason Panggabean, Elsa Mutiara Prayogi, Septian Purba, Cindy Theresia Purba, Hetti Melinda Purba, Tondang Raja P. Purba, Tondang Raja Pangihutan Putra Ferdiansyah Limbong Putri Rahmadani Putri Roito Lumbantobing Putri Seruni Queen Helen Br. Bukit R, Rohani Rahma, Mawaddah Rahmadayanti, Rahmadayanti Regita Asiah Azzarah Ridho Amalan Saufi Riki Rahmad Rohani Rohani Roy Eka Telaumbanua Rud Sahanaia Sari Nona Rusniatri Hasugian Sabela, Serli Sahala Fransiskus Marbun Sakira Putri Manurung Salsabilla, Friska Sanas Tasia Sihaloho Saputri, Ayu Surya Sembiring, Joey Athana Sembiring, Samariana Septian Prayogi Shika Andari Shintia Malau Sianturi, Stevan Federico Simaremare, Ermas Simarmata, Claudia G.N. Simarmata, Claudia Grace Sinaga, Risdo Hotray Sintong, Mahara Sinurat, Ester Sinurat, Tesa Putriyani Sipayung, Hadriadi Iskandar Sirait, Firli Nur Afdilla Situmorang, Duma Yanti Sogya Solin Sri Andini Suandro Mangihut Manik Suryana Daulay Syari’I Damanik, Muhammad Ridha Syukri, Pradipa Nasywa Tarigan, Sriwinensi Tasya Maria Natalia Pangaribuan Vina Aulia Vinny Natasya Hura Vita Nurliana Widya Asmara Widya Khairunisa Widya Ningsih Yolanda Ratnasari Hutabarat Yordan Sihotang Yunilawati Patrisa Panjaitan Yurdan Sihotang Zahwa, Afitzka Al Zega, Debora Tasya Claudia