Claim Missing Document
Check
Articles

Partisipasi Masyarakat Pinggiran Sungai Dalam Mitigasi Bencana Banjir di Sungai Babura Kota Medan prayogi, septian; Purba, Hetti Melinda; Lianty, Desty Novry; Damanik, M. Ridha Syafi’i; Kardiana, Elsa
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk partisipasi masyarakat pinggiran Sungai Babura dalam mitigasi bencana banjir, serta faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan mereka dan peran pemerintah dalam mendukung upaya tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di kawasan Gang Rel dan Gang Mandor, Kota Medan, yang merupakan wilayah rawan banjir dengan karakteristik permukiman padat di sempadan sungai. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat masih bersifat reaktif dan sederhana, terutama dalam bentuk tindakan spontan saat banjir terjadi, seperti menumpuk karung pasir, mengevakuasi keluarga, serta melakukan gotong royong pembersihan pascabanjir. Upaya mitigasi pra-bencana belum berjalan optimal karena keterbatasan ekonomi, rendahnya akses informasi, serta minimnya edukasi kebencanaan. Selain itu, masyarakat menilai bahwa dukungan pemerintah masih terbatas pada bantuan darurat dan belum menyentuh aspek preventif seperti normalisasi sungai dan pelatihan kebencanaan. Secara keseluruhan, mitigasi banjir di Sungai Babura belum efektif dan membutuhkan sinergi lebih kuat antara masyarakat dan pemerintah agar ketangguhan komunitas terhadap bencana dapat terbentuk.
Analisis Penyebab Banjir dan Upaya Penanggulangannya: Studi Kasus di Kecamatan Medan Maimun Kota Medan Syari’i Damanik, Muhammad Ridha; Kardiana, Elsa; Simaremare, Ermas; Simarmata, Claudia Grace; Gaol, Riski Fanni Lumban; Asmara, Widya; Sabela, Serli
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab banjir di Kecamatan Medan Maimun, khususnya pada Kelurahan Aur dan Sei Mati, dengan pendekatan integratif mencakup aspek fisik, sosial, dan tata ruang. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, serta sumber sekunder dari BPBD dan dokumen perencanaan ruang kota. Hasil menunjukkan bahwa banjir terutama dipicu oleh penyempitan dan pendangkalan Sungai Deli, buruknya sistem drainase, serta alih fungsi lahan menjadi permukiman padat yang mengurangi daya resap tanah. Faktor sosial seperti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan turut memperburuk kondisi tersebut, sementara penanganan kelembagaan masih cenderung reaktif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa banjir merupakan dampak kumulatif dari degradasi lingkungan sungai dan ketidakteraturan tata ruang sehingga diperlukan strategi mitigasi berbasis intervensi teknis, edukasi sosial, serta penguatan kebijakan tata ruang.
ANALISIS KONDISI VEGETASI MANGROVE SEBAGAI UPAYA MITIGASI ABRASI DI PANTAI MANGROVE KAMPUNG NIPAH, DESA SEI NAGALAWAN Naila Elfira Sari; Shintia Malau; Feny Cristanti Siburian; Ipantri Naibaho; Muhammad Ridha Syafii Damanik; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vegetasi mangrove memiliki peran penting dalam melindungi pesisir dari abrasi melalui kemampuan akar dalam menahan sedimen dan meredam energi gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi vegetasi mangrove serta efektivitasnya dalam mencegah abrasi di Pantai Mangrove Kampung Nipah, Desa Sei Nagalawan, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan terhadap morfologi vegetasi daun, batang, dan akar serta interpretasi citra satelit Google Earth tahun 2021 dan 2022 untuk melihat perubahan tutupan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vegetasi mangrove berada dalam kondisi cukup baik, ditandai dengan daun hijau tebal, batang kokoh, dan akar tunjang yang masih berfungsi optimal. Namun, beberapa bagian area menunjukkan akar menggantung dan adanya sampah anorganik, yang mengindikasikan tekanan lingkungan dan potensi penurunan fungsi ekologis. Analisis citra satelit memperlihatkan adanya peningkatan tutupan vegetasi, meskipun kondisi lapangan menegaskan bahwa kesehatan vegetasi lebih berpengaruh terhadap stabilitas pesisir dibandingkan luas tutupan semata. Secara keseluruhan, mangrove di Kampung Nipah masih berperan penting dalam mitigasi abrasi, namun diperlukan upaya pemeliharaan dan pengendalian pencemaran untuk menjaga fungsinya. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada waktu pengamatan dan belum menggunakan analisis kuantitatif yang lebih mendalam
Identifikasi Tingkat Kerawanan Longsor di Kabupaten Karo Berdasarkan Karakteristik Wilayah Syari’I Damanik, Muhammad Ridha; Kardiana, Elsa; Hutauruk, Mutiara Cristeofani; Luahambowo, Kerin Sisca Octaviani; Simamora, Angelina Setia; Bancin, Girang Stevani
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat risiko longsor di Kabupaten Karo dengan menggunakan data spasial dari Sistem Informasi Geografis (SIG). Kabupaten Karo memiliki bentang alam yang berbukit, lereng curam, dan kondisi geologi yang tidak stabil, sehingga rentan terhadap longsoran, terutama ketika hujan deras. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan menganalisis data sekunder seperti curah hujan, kemiringan lereng berdasarkan Digital Elevation Model (DEM), jenis tanah, dan penggunaan lahan. Data tersebut diolah menggunakan teknik pembobotan dan overlay untuk membuat peta zonasi kerawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko longsor dipengaruhi oleh faktor alam dan aktivitas manusia. Beberapa wilayah seperti Tiganderket, Naman Teran, Payung, Simpang Empat, dan Barusjahe masuk dalam kategori kerawanan tinggi karena terletak di daerah perbukitan, memiliki curah hujan tinggi, tanah yang mudah menyerap air, serta perubahan penggunaan lahan yang tidak terencana. Sementara itu, area dataran seperti Berastagi, Kabanjahe, dan Tiga Panah cenderung memiliki risiko yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pentingnya penerapan penataan ruang yang mempertimbangkan risiko, rehabilitasi lingkungan, pengembangan sistem peringatan dini, dan edukasi masyarakat untuk mengurangi dampak longsor di masa depan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan mitigasi bencana di Kabupaten Karo.
Analisis Sosial Budaya Terhadap Perbedaan Tingkat Fertilitas di Provinsi Sumatera Utara Berdasarkan Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 Stevani Bancin, Girang; Kardiana, Elsa; Sinulingga, Joel Ersikapna; Manulang, Yosella; Yanti Mendrofa, Dina Nurrahman; Turnip, Elsa
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial dan budaya terhadap perbedaan tingkat fertilitas antar kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara berdasarkan Long Form Sensus Penduduk 2020 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan data sekunder berupa Total Fertility Rate (TFR) dan Age-Specific Fertility Rate (ASFR) untuk memahami konteks sosial budaya di balik variasi angka kelahiran. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat fertilitas di Sumatera Utara bervariasi secara signifikan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Kota Medan memiliki TFR terendah yaitu 1,90, sedangkan Kabupaten Nias Barat mencatat TFR tertinggi sebesar 3,42. Perbedaan ini tidak semata-mata disebabkan oleh faktor ekonomi, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh faktor sosial budaya seperti tingkat pendidikan, norma keluarga, sistem nilai terhadap anak, dan struktur ekonomi masyarakat. Wilayah perdesaan yang masih mempertahankan nilai tradisional menunjukkan kecenderungan memiliki banyak anak, sementara wilayah perkotaan yang lebih modern menunjukkan pola keluarga kecil.
Potensi Desa Wisata Dalam Mendorong Ekonomi Lokal: Studi Geografi pada Transformasi Sosial-Ekonomi Masyarakat Desa Wisata Sumpur Sitorus, Adinda Ria Jelita; Manalu, Devi; Pandiangan, Errason; Sirait, Firli Nur Afdilla; Lubis, Darwin Parlaungan; Kardiana, Elsa
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pengembangan desa wisata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal di Desa Wisata Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya. Desa Wisata Sumpur, dengan ikon Rumah Gadang dan tradisi Minangkabau, telah diakui dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 sebagai pemenang ke-4 kategori suvenir. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan wawancara dan observasi, Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa pengembangan Desa Wisata Sumpur dimulai pada 2015, dengan fokus pada pelestarian Rumah Gadang dan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang menerapkan konsep Community-Based Tourism (CBT) sejak 2016. Tingkat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata umumnya positif, terlihat dari partisipasi aktif dalam penyediaan homestay, kuliner tradisional, kerajinan tangan, dan pelestarian budaya seperti randai dan silek. Namun, kontribusi ekonomi dari desa wisata ini belum merata. Peningkatan pendapatan lebih dirasakan oleh pengelola, pemilik homestay, dan UMKM yang terlibat langsung, sementara sebagian masyarakat yang berlokasi jauh atau tidak tergabung dalam kelompok pengelola merasa kurang mendapatkan dampak. Faktor pendukung meliputi kekayaan budaya tradisional, keindahan alam, serta adanya paket wisata dan UMKM lokal. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kurangnya partisipasi masyarakat secara merata, kesulitan akses bagi kendaraan besar, dan minimnya wahana atau spot foto tambahan. Sehingga, Desa Wisata Sumpur berpotensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal, namun distribusi manfaat dan inklusivitas masyarakat perlu ditingkatkan.
Potensi Desa Wisata Dalam Mendorong Ekonomi Lokal: Studi Geografi pada Transformasi Sosial Ekonomi Masyarakat di Harau Simbolon, Krisna Natalin; Gultom, Windri Priskila; Saputri, Ayu Surya; Tarigan, Sri Winensi; Pa, Anisa Aulia Br; Lubis, Darwin Parlaungan; Kardiana, Elsa
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi desa wisata dalam mendorong peningkatan ekonomi lokal serta transformasi sosial masyarakat, dengan studi kasus di Desa Wisata Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja baru, serta pergeseran struktur ekonomi dari sektor agraris ke sektor jasa pariwisata. Selain itu, pengembangan desa wisata juga mendorong pelestarian budaya lokal, peningkatan keterampilan masyarakat, dan kesadaran akan kelestarian lingkungan. Kendati demikian, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, pengelolaan yang belum optimal, dan kebutuhan pelatihan masyarakat masih menjadi hambatan. Secara keseluruhan, Desa Wisata Harau dapat menjadi model pengembangan desa yang berkelanjutan dan inklusif.
KARAKTERISTIK GENERASI Z DAN KESIAPANNYA DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI 2030 DI PROVINSI SUMATERA UTARA Claudya Carolin Sihombing; Elsa Kardiana; Dinda Aprilia; Lajuardi Putra Beheng Sinulingga; Elno Situmorang; Lastri Marbun
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9318

Abstract

This study aims to comprehensively analyze the characteristics of Generation Z and measure their level of preparedness to face the peak of the Demographic Bonus in 2030 in North Sumatra Province. The demographic bonus phenomenon offers massive economic acceleration opportunities for Indonesia, but its success depends heavily on whether the productive-age population has adequate quality, competence, and mental readiness. This study employed a mixed-methods design that integrates quantitative and qualitative data. Primary data was collected through an online questionnaire distributed to 50 randomly selected Generation Z respondents, while secondary data was obtained through an in-depth literature study. The results indicate that Generation Z in North Sumatra has a relatively high readiness profile and an optimistic attitude towards the future. Their fundamental strengths lie in superior digital capabilities (92% of respondents demonstrated good digital literacy in verifying information), strong learning independence (Do It Yourself), a realistic, solution-oriented mindset, and a very high level of social and multicultural openness (96%). However, this study also highlighted structural challenges in the aspects of discipline and time management (44% of respondents admitted to being ineffective) and low geographic awareness of local economic potential (32%). The study's conclusion confirms that although Generation Z possesses substantial intellectual and social capital as drivers of development, this potential remains underutilized due to barriers to personal productivity and a lack of connectivity to regional opportunities. Strategic interventions focused on improving managerial soft skills and educating about regional economic potential are needed.
Kajian Peran Budaya Etnis Tamil dalam Membentuk Karakter Multikultural Kota Medan Vita Nurliana; Farhan Fauzan Ahdaputra; Ipantri Naibaho; Melani Astika Dotulung; Rohani; Elsa Kardiana
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i2.610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya etnis Tamil serta kontribusi Kuil Shri Mariamman dalam membentuk karakter multikultural masyarakat Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya etnis Tamil tetap lestari melalui praktik keagamaan seperti perayaan besar umat Hindu, penggunaan bahasa Tamil, serta internalisasi nilai toleransi, solidaritas, dan penghormatan. Kuil Shri Mariamman berfungsi sebagai pusat ibadah sekaligus ruang interaksi sosial lintas agama dan etnis serta menjadi tempat  wisata budaya di kota Medan. Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memperkuat hubungan antarumat melalui dialog dan kunjungan ke tempat ibadah. Selain itu, bazar makanan khas Tamil pada perayaan keagamaan menjadi media pengenalan budaya dan interaksi sosial masyarakat. Interaksi tersebut menunjukkan proses akulturasi yang mendukung keharmonisan dalam masyarakat multikultural Kota Medan.
Pemetaan Pola Persebaran Destinasi Wisata Budaya Di Kabupaten Karo Berbasis Sistem Informasi Geografis Ahmad Fauzi Sinuraya; Joey Athana Sembiring; Widya Ningsih; Elsa Kardiana; Rusniatri Hasugian; Rud Sahanaiya Sari Nona
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i2.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran destinasi wisata budaya di Kabupaten Karo menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada belum meratanya persebaran objek wisata budaya serta belum tersedianya pemetaan spasial yang terintegrasi untuk mendukung perencanaan pengembangan pariwisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial melalui Average Nearest Neighbor (ANN) untuk mengetahui pola distribusi titik destinasi wisata. Data yang digunakan berupa data sekunder, yaitu koordinat lokasi objek wisata budaya dan batas administrasi wilayah yang diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan destinasi wisata budaya yang sebagian besar terkonsentrasi di wilayah timur dan tenggara Kabupaten Karo, khususnya di Kecamatan Berastagi, Kabanjahe, Simpang Empat, dan Tigapanah. Berdasarkan hasil analisis ANN, diperoleh nilai Observed Mean Distance sebesar 2,79 km dan Expected Mean Distance sebesar 2,12 km, dengan nilai Nearest Neighbor Ratio (NNR) > 1, z-score sebesar 1,814, dan p-value sebesar 0,069. Hasil ini menunjukkan bahwa pola persebaran destinasi wisata budaya cenderung tersebar (dispersed pattern).
Co-Authors Abdi Eralisasi Harefa Ahmad Fauzi Sinuraya Ahmad Fauzi Sinuraya Al-Zahwa, Afitzka Alan Mustaqim Nst Alvian Manaralom Siregar Anas Fela Naibaho Andini, Syarifah Angel Lena Simanjuntak Angelina Sipayung Anisa Niwanda Anju Diah Natalia Panjaitan Arbiansyah, Arbiansyah Arma Fuziah Aulia, Citra Bancin, Girang Stevani Betaria Sihaloho Br Marpaung, Viviana Bunga Mandalika Clarissa Oktoferin Sinaga Claudya Carolin Sihombing Dachi, Grace Holyvia Juniadsari Damanik, M. Ridha Syafii Damanik, M. Ridha Syafi’i Damanik, Muhammad Ridha Syafii Darwin P. Lubis, Darwin Desi Murni AR Desty Novry Lianty Dinda Aprilia Duha, Asnimar Dwidya Nuari Dzuriati’ A Yuni Aceh Elfayetti Elfayetti Elfayetti Elfayetty Elfayetty Elfira Sari, Naila Elno Situmorang Ester Y.F Simamora Farhan Fauzan Ahdaputra Farhan Fauzan Ahdaputra Feny Cristanti Siburian Ferdy Alamsyah Fortunata, Lisna Anggia Gaol, Riski Fanni Lumban Geubrina, Pocut Puan Grace Holyvia J.Dachi Grace Indah Situmeang Gultom, Windri Priskila Halim, Jennifer Irene Harahap, Asih Ester E.G Harefa, Melinda Suriani Harefa, Sri Aswinda Haza, Suci Amaliah Hetti Melinda Purba Hotdame Martina Sitanggang Hsb, Novita Annisah Hutagalung, Galatia Valentin Hutauruk, Mutiara Cristeofani Ipantri Naibaho Ipantri Naibaho Ivan Rivaldo Jernih Margaretha Siahaan Joey Athana Sembiring Joey Athana Sembiring Karen Tio Ulibasa Panjaitan Kautsar, Mhd. Anas Khairani Aprilia Khairun Nisa Kharunnisa, Kharunnisa Kiki Renhardi Napitupulu Kurnia Simbolon Kusumawati, Eka Suci Lajuardi Putra Beheng Sinulingga Lasmauli T.G Marpaung Lastri Marbun Lianty, Desty Novry Luahambowo, Kerin Sisca Luahambowo, Kerin Sisca Octaviani Luluk, Theresia Angeline Lumbantungkup, Rosa D. Lumbantungkup, Rosa Delima M. Ridha Syafi’I Damanaik M. Ridha Syafi’I Damanik Malau, Shintia Manalu, Devi Manalu, Febbry Vebilola Manik, Anggreny Br. Manik, Lolona Manulang, Yosella Maria Joito Gultom Marpaung, Viviana Matondang, Muhammad Farouq Ghazali May Hafizah Meilinda Suriani Harefa Melani Astika Melani Astika Dotulung Mita Nasalisa Br Barus Muhammad Arif Muhammad Ridha Syafii Damanik Naila Elfira Sari Nst, Khairunnisa Nurintan Nurliana, Vita Nurul Ilmi Nurul Mutia Azzahara Pa, Anisa Aulia Br Pandiangan, Errason Panggabean, Elsa Mutiara Prayogi, Septian Purba, Cindy Theresia Purba, Hetti Melinda Purba, Tondang Raja P. Purba, Tondang Raja Pangihutan Putra Ferdiansyah Limbong Putri Rahmadani Putri Roito Lumbantobing Putri Seruni Queen Helen Br. Bukit R, Rohani Rahma, Mawaddah Rahmadayanti, Rahmadayanti Regita Asiah Azzarah Ridho Amalan Saufi Riki Rahmad Rina Panggabean Rohani Rohani Rohani Roy Eka Telaumbanua Rud Sahanaia Sari Nona Rud Sahanaiya Sari Nona Rusniatri Hasugian Rusniatri Hasugian Sabela, Serli Sahala Fransiskus Marbun Sakira Putri Manurung Salsabilla, Friska Sanas Tasia Sihaloho Saputri, Ayu Surya Sembiring, Joey Athana Sembiring, Samariana Septian Prayogi Shika Andari Shintia Malau Sianturi, Stevan Federico Simamora, Angelina Setia Simaremare, Ermas Simarmata, Claudia G.N. Simarmata, Claudia Grace Simbolon, Krisna Natalin Sinaga, Risdo Hotray Sintong, Mahara Sinulingga, Joel Ersikapna Sinurat, Ester Sinurat, Tesa Putriyani Sipayung, Hadriadi Iskandar Sirait, Firli Nur Afdilla Sitorus, Adinda Ria Jelita Situmorang, Duma Yanti Sogya Solin Sri Andini Sri Sulastri Sitohang Stevani Bancin, Girang Suandro Mangihut Manik Suryana Daulay Syari’I Damanik, Muhammad Ridha Syukri, Pradipa Nasywa Tarigan, Sri Winensi Tarigan, Sriwinensi Tasya Maria Natalia Pangaribuan Turnip, Elsa Vina Aulia Vinny Natasya Hura Vita Nurliana Vita Nurliana Widya Asmara Widya Khairunisa Widya Ningsih Widya Ningsih Yanti Mendrofa, Dina Nurrahman Yolanda Ratnasari Hutabarat Yordan Sihotang Yunilawati Patrisa Panjaitan Yurdan Sihotang Zahwa, Afitzka Al Zega, Debora Tasya Claudia