Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Artificial Intelligence secara Etis bagi Calon Guru di Era Transformasi Digital Eka Putri Saptari Wulan; Sarah Nasution; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i2.261

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan memberikan peluang sekaligus tantangan bagi calon guru dalam meningkatkan kompetensi akademik, khususnya kemampuan menulis artikel ilmiah secara etis. Permasalahan yang ditemukan pada mahasiswa calon guru adalah rendahnya pengalaman publikasi ilmiah, keterbatasan pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan akademik, serta kurangnya pemahaman mengenai etika penggunaan AI dalam proses penulisan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi calon guru dalam menulis artikel ilmiah berbasis AI secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan praktik, dan evaluasi. Evaluasi keberhasilan dilakukan menggunakan pre-test, post-test, observasi, angket respons, dan penilaian produk artikel ilmiah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penulisan artikel ilmiah dan literasi AI, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 53,75 meningkat menjadi 87 pada post-test. Selain itu, 85% peserta mampu menghasilkan draft artikel ilmiah dan 90% peserta menunjukkan pemahaman terhadap prinsip penggunaan AI secara etis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pelatihan penulisan artikel ilmiah dapat meningkatkan keterampilan akademik calon guru apabila didukung dengan literasi digital dan kesadaran terhadap integritas akademik. Program ini diharapkan dapat menjadi model penguatan budaya publikasi ilmiah bagi calon guru di era transformasi digital.
Hubungan Penguasaan Verba terhadap Kemampuan Menulis Teks Pidato oleh Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Pangururan Nova Manurung; Sartika Uli Situmorang; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak
Jurnal Diferensiasi Pendidikan Vol 3 No 1 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jdp.v3i1.2595

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan siswa kelas X SMA Negeri 1 Pangururan berhubungan dengan penguasaan verba mereka. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan korelasional. Penelitian ini melibatkan 320 siswa, dengan 40 sampel dipilih secara random. Data dikumpulkan melalui tes objektif yang mengukur penguasaan verba dan tes penugasan yang mengukur kemampuan menulis teks pidato. Statistik deskriptif, uji normalitas, uji reliabilitas, dan korelasi Product Moment digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara penguasaan verba siswa dengan kemampuan menulis teks pidato, dengan nilai rata-rata 82,9 dan nilai rata-rata 90,52. Dalam analisis korelasi, ditemukan koefisien r = 0,6992, yang lebih besar daripada r tabel pada taraf signifikansi 5% dan 1%, sehingga keduanya berada dalam kategori sangat baik.
MODEL SPEAKING DELL HYMES DALAM DIALOG INEWS “TIGA TERLAPOR IJAZAH JOKOWI BERSAKSI” Winda Pramesti Naibaho; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak; Natal Eliazer Girsang; Maretha Damai Simanjuntak
ASMARALOKA : Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 nomer 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v3i2.543

Abstract

This study aims to analyze verbal communication in the televised discussion “Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi” using Dell Hymes’ SPEAKING model within the framework of ethnography of communication. The research focuses on how communication elements—setting, participants, ends, act sequence, key, instrumentalities, norms, and genre—construct interaction dynamics in digital political discourse. A qualitative approach was applied, utilizing discourse analysis based on ethnographic communication. Data were collected from a live broadcast and transcribed dialogue, then systematically analyzed to uncover the structure and strategies employed by the participants. The findings show that the program serves not only as an informative space but also as a discursive arena for identity negotiation, ideological contestation, and representation of power. Each component of the SPEAKING model plays a significant role in shaping complex meanings in politically charged communication. The study concludes that the ethnographic communication approach is highly effective in examining speech acts within digital political contexts, revealing how verbal interactions are influenced by social positions, ethical considerations, and ideological interests.
Directive Speech Acts in Raditya Dika's Podcast "If You Need Help, Watch This!" Naibaho, Winda Pramesti; Simanjuntak, Dairi Sapta Rindu; Simanjuntak, Maretha Damai; Girsang, Natal Eliazer
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 8 No. 1 (2026): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v8i1.7895

Abstract

This study aims to describe the form and function of directive speech in Raditya Dika's podcast entitled "THOSE WHO NEED HELP, WATCH THIS!". The method used is a descriptive qualitative approach. Data in the form of oral speech containing directives were obtained through listening and recording techniques, then transcribed, identified, and classified into six forms, namely requests, questions, orders, prohibitions, granting permissions, and advice. The results of the study showed that there were 34 directive speeches consisting of 3 requests, 15 questions, 3 commands, 9 prohibitions, 1 granting of permission, and 1 advice. The most dominant form is the question. Pragmatically, the dominance of the directive of questions shows that the educational strategies in this podcast are more realized through information extraction and dialogical clarification. In addition, the existence of prohibitory speech and advice related to fire safety procedures shows that there are aspects of preventive education and increased public safety awareness. Thus, this podcast has the potential to be used as a medium for learning Indonesian, especially in the study of directive speech, language politeness, and persuasive communication in digital discourse.
BAHASA SEBAGAI KUNCI MELAKSANAKAN GEDAN BARAI DI DOJO INKANAS AZ-ZAITUN KHOIRO BATAM Mhd. Johan; Gaguk Rudianto; Winda Evyanto; Zia Hisni Mubarak; Yunisa Oktavia; Afriana Afriana; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak; Robby Satria
PUAN INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Puan Indonesia Vol 7 No 2 januari 2026
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v7i2.427

Abstract

The purpose of this service is to form the basic movements of students’ karate at Dojo Az-zaitun khoiro. Basic movements are the beginning of the formation of a karate-ka, from these basic movements the form of kata played by a karateka is seen, after that it follows into the field of the committee. When the committee is also very influential, this will be seen when you want to hit your opponent. If the punch does not match the form trained during kihon then the punch has no value. Likewise, with the form of the stand, if the stand is not correct then the movement does not get a value when the assessment process is taken, this is interrelated with each other. The method of this service is the method of providing direct training at the Az-zaitun khoiro dojo. Where the devotee directly trains the students and then tests the movements. After the test is carried out, the results of the assessment can be obtained, after an evaluation is carried out by forming the kohai-kohai movements to be better. After the kihon movement is considered good, the devotee tries to apply one movement with another movement. After it looks perfect, the material begins to be improved.
KESALAHAN AFIKSASI DALAM KARANGAN TEKS PERSUASIF SISWA KELAS XI SMA SWASTA NURCAHAYA UNIVERSITAS KATOLIK SANTO THOMAS MEDAN Purba, Yulica Sari Fransisca; Simanjuntak, Dairi Sapta Rindu; Pinem, Herlita Sari Br; Harianja, Putri Audy
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan afiksasi dalam teks persuasif siswa kelas XI SMA Swasta Nurcahaya Medan tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa 20 teks persuasif karya siswa. Data penelitian berupa kata berimbuhan yang terdapat dalam teks siswa dan dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis afiksasi, menjelaskan fungsi gramatikalnya, serta menafsirkan pengaruhnya terhadap kejelasan makna menggunakan teknik lesap dan teknik ganti serta model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan afiksasi meliputi kesalahan penggunaan prefiks, sufiks, konfiks, dan simulfiks, sedangkan kesalahan infiks tidak ditemukan. Kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan penggunaan sufiks, khususnya sufiks -kan dan -an. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa.
ANALISIS WACANA KRITIS PADA LIRIK LAGU “TUHAN SEBUT SIA SIA” KARYA AMIGDALA Berutu, Cindy Henike; Simanjuntak, Dairi Sapta Rindu; Nababan, Liska Roada; Sihombing, Santa Gracia
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1371

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah salah satu pendekatan linguistik, yaitu analisis wacana kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur wacana yang terdapat dalam lirik lagu “Tuhan Sebut Sia-sia” karya Amigdala menggunakan teori analisis wacana Van Dijk. Teknik dalam penelitian ini terdiri dari tiga teknik, yaitu teknik pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur yang terdapat dalam lirik lagu “Tuhan Sebut Sia-sia” mencakup tiga struktur, yaitu struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro. Struktur makro yang memuat unsur tematik menunjukkan bahwa lagu ini bertemakan tentang pengorbanan dalam hubungan yang tidak seimbang serta kesadaran akan kesia-siaan perjuangan. Superstruktur yang memuat unsur skematik menunjukkan adanya pengaturan alur wacana melalui repetisi lirik untuk menegaskan makna kekecewaan. Struktur mikro memuat unsur semantik, sintaksis, stilistik, dan retoris. Unsur semantik menunjukkan adanya metafora penderitaan seperti “menuang cuka di atas luka” serta frasa “patah kaki” yang menggambarkan pengorbanan yang sia-sia. Unsur sintaksis memuat pola penggunaan kata ganti “aku” dan “kau” yang mempertegas relasi konflik personal. Unsur stilistik menunjukkan pemilihan diksi yang ekspresif dan emosional. Unsur retoris tampak melalui repetisi frasa “Tuhan sebut kita sia-sia” sebagai penegasan makna akhir dari hubungan tersebut. Penelitian ini juga membahas kognisi sosial dari pencipta lagu serta konteks sosial pendengar yang dapat merasakan relevansi dengan situasi hubungan yang tidak seimbang.
Pembentukan Kata Compounding dalam Teks Eksposisi Siswa Kelas XI SMA Swasta Anastasia Boisman Harefa; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak; Asnita Hasibuan; Berman Hutahaean; Losten Tamba; Tania Repayona Br. Tarigan; Rika Br. Purba
Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2026): Bhinneka
Publisher : Universitas Palan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/bhinneka.v4i1.1865

Abstract

This study examines compounding in exposition texts written by Grade XI students of SMA Swasta Anastasia. The study is motivated by the importance of word formation processes in enriching vocabulary and improving students’ writing skills, particularly in expressing ideas clearly and systematically. This research aims to identify the forms and meanings of compound words used in students’ exposition texts. A qualitative descriptive method with content analysis was employed, and the data were analyzed based on the concept of compounding in morphological studies. The findings reveal that students use various types of compound words, including noun–noun combinations, adjective–noun combinations, and reduplication forms that produce new meanings. The results indicate that compounding contributes to meaning clarification and enhances students’ ability to communicate ideas effectively through written texts. However, students’ competence in using compound words is still developing and influenced by their linguistic environment and learning experiences. This study contributes to morphology research and Indonesian language education by highlighting the role of word formation in students’ writing development.
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN BACAAN MULTIMODAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK SISWA SMA HOLY KIDS BERSINAR MEDAN Elisabet Maibang; Liana Siburian; Candra Ronitua Gultom; Losten Tamba; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak; Khatrina Uli Sitanggang; Riwando Aritonang; Selomitha Br Tarigan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55365

Abstract

The availability of reading materials that suit the characteristics of students is an important factor in supporting Indonesian language learning. However, various findings in schools show that students still experience difficulties in understanding long reading and have not received reading material that is able to attract their attention optimally. This research aims to analyze the need for multimodal reading materials based on local wisdom for high school students. The research uses a descriptive approach by utilizing the analysis stage in the ADDIE development model. The research subjects consisted of 30 class XII students at Holy Kids Bersinar Medan Private High School. Data was collected through reading comprehension tests, reading interest questionnaires, observations, and interviews with deputy principals. Quantitative data was analyzed descriptively using percentages and averages, while qualitative data was analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results showed that only 3 students (10%) reached the Minimum Completeness Criteria (KKM) on the long article comprehension test, while 27 students (90%) had not reached the KKM. The results of the reading interest questionnaire obtained an average score of 42.33 or 66.14%, which is included in the medium category. Apart from that, the observation results show that there are symptoms of reading fatigue, which is characterized by students' boredom when reading long texts. The interview results also show that the limited variety of reading materials and literacy facilities are factors that influence students' reading activities. Based on these findings, students need reading material that combines multimodal elements and local wisdom to make it more interesting, contextual, and in line with Indonesian language learning needs.
An Analysis of Appositive Phrases in Observation Report Texts by 8th-Grade Students at SMP Deli Murni Diski Angel Seven Girl Sinaga; Dairi Sapta Rindu; Losten Tamba; Widi Arta Siregar; Yesi Karolina Br Karo
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 5 (2026): September 2026 | inprogress
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i5.1784

Abstract

This study aimed to describe the forms, functions, and accuracy of appositive phrase usage in observation report texts written by eighth-grade students of SMP Deli Murni Diski. The study was conducted at SMP Deli Murni Diski during the 2024/2025 academic year. The population consisted of all observation report texts produced by eighth-grade students, while the sample comprised 69 observation report texts selected using a total sampling technique. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. The researcher served as the primary research instrument, supported by a data analysis sheet developed based on the indicators of the forms, functions, and accuracy of appositive phrase usage. Data were collected through documentation techniques and analyzed using the stages of data reduction, data presentation, linguistic analysis, and conclusion drawing. The findings revealed that the use of appositive phrases in the students’ observation report texts was very limited. Of the 69 texts analyzed, only one contained an appositive phrase, namely Kucing Peliharaan. The phrase consists of two noun phrases referring to the same entity, with Kucing peliharaan functioning as the head phrase and kucing peliharaan as the explanatory phrase. The appositive phrase was used accurately because it fulfilled the characteristics of an appositive construction. Meanwhile, most of the texts did not contain appositive phrases and instead relied on definitional, classificatory, and descriptive sentences to present information about the observed objects. These findings indicate that students’ ability to use appositive phrases in observation report writing has not yet developed optimally.
Co-Authors Afriana Afriana Afriana, Afriana Agnes Patricia Sitanggang Aldo Tarigan Amelia Sembiring Angel Seven Girl Sinaga Angel Seven Girl Sinaga Angel Sinaga Angelica Renata Sipayung Angelica Renata Sipayung Arianto, Tomi Aritonan, Riwando Aritonang, Aldo Yehezkiel Arta Siregar, Widi Asnita Hasibuan Audy Harianja, Putri Barus, Eme Maleman br. Barus, Lusia Nanda Sari Br Bastanta Parangin-angin Berman Hutahaean Berutu, Cindy Henike Boisman Harefa Bonar Gurning br karo, Yesi karolina Br Purba, Rika Br Tarigan, Cindy Claren Br. Bangun, Reh Syerina Cindy Henike Berutu Damai Simanjuntak, Maretha Dedy Rahmad Sitinjak Desna Sartika Br Lumban Raja Dwika Sari Br Sirait Eka Putri Saptari Wulan Elfrida Simatupang, Dina Elisabet Maibang Elisabet Maibang Elisabet Maibang Elsi Ginting Emil Eka Putra Enjelika Sijabat evyanto, winda Fasaaro Hulu Febriyanti Simbolon Fitri Junianti Girsang Florest Kristin Zai Friska Pandiangan Gaguk Rudianto Gaguk Rudianto Ginting, Angelina Pascalia Ginting, Yesita Primsa Br Girsang, Fitri Junianti Girsang, Natal Eliazer Gultom, Candra Ronitua Gustianingsih, Gustianingsih Harefa, Boisman Harianja, Putri Audy Hasibuan, Lina Rayanti Herlita Sari Br Pinem Hutabarat, Novita Rut Indah Lestari Sinulingga Indah Lestari Sinulingga Indah Marni Halawa Indah Marni Halawa Irawan, Nafdi Jhonas Dongoran Johan , Mhd. Johan, Mhd Johan, Mhd. Juindah Sri Naomi Simanungkalit Juliani, Rani Karolina Br Karo, Yesi Keliat, Priska Novalisa Khatrina Sitanggang Khatrina Uli Sitanggang Klarentina Ria Sinaga Krisdayanti Zalukhu Lastri Situmorang Lestari Tamba Liana Liana Liana Siburian Lidia Nuryani Situmorang Lusia Nanda Sari Br Barus Mahulae, Dinda Olivia Manik, Cici Andriani Maretha Damai Simanjuntak Maria Siallagan Martina Hani Simbolon Maya Manullang Melda Sulistiani Sinaga Melisa Purba Mhd. Johan Mitha Br Tarigan, Selo Morado Saragih, Yehezkiel Mubarak, Zia Hisni Mulyadi Mulyadi Nababan, Liska Roada Nababan, Liska Roada Nababan Naibaho, Winda Pramesti Napitupulu, Evi Rosalinda Natal Eliazer Girsang Nila, Shafa Firda Nova Manurung Novita Br Tondang Oktalia Ramadani Silitonga Oktavia, Yunisa Pandiangan, Friska Pandiangan, Ramanta Pangaribuan, Jontra Jusat Pinem, Herlita Sari Br Pramesti Naibaho, Winda Priska Manalu Purba, Sannike Purba, Yulica Sari Fransisca Putri Audy Harianja Putri Sion Dameria Br Silaen Putri Sion Dameria Silaen Raja, Desna Sartika Br Lumban Rani Juliani Renata Sipayung, Angelica Rika Br. Purba Risma Yeni Juliana Panjaitan Riwando Aritonang Riwando Aritonang Robby Satria Rosa Maria Simamora Rosa Mungkur Rosalinda Napitupulu, Evi Rosmilan Pulungan Rudianto, Gaguk Santa Gracia Sihombing Saragi, Yehezkiel Morado Sarah Nasution Sari Br Pinem, Herlita Sari Fransisca Purba, Yulica Sartika Uli Situmorang Selo Mitha Br Tarigan Selomitha Br Tarigan Siahaan, Erika Maylisa siallagan, Maria yuliana Sihite, Jernyta Sihombing, Santa Gracia Simamora, Namesio Simanjuntak, Maretha Damai Simanungkalit, Juindah Sri Naomi Simanungkalit, Juindah Sri Naomi Simatupang, Dina Elfrida simbolon, Febriyanti Simbolon, Ronaida Simbolon, Ronaida Raimunda Sinulingga, Indah Lestari Sion Dameria Silaen, Putri Sirait, Dwika Sari Br Situmorang, Jon Piter Situmorang, Lidia Nuryani Situmorang, Lidia Nuryani Stefani Eka Rosari Pandiangan Stefani Eka Rosari Pandiangan Sura Bina Barus Surabina Br Barus Syafriadi Syafriadi Syaifullah Tamba, Losten Tania Repayona Br Tarigan Tania Repayona Br Tarigan Tania Repayona Br. Tarigan Tarigan, Cindy Claren Br Tarigan, Etri Ekel Br Tarigan, Lia Marsaganita br Tarigan, Putri Santa Clara Br Theresia Florentina Pasaribu Theresia Florentina Pasaribu Tumanggor, Sangap Tumanggor, Sangap Marganda Vinseniya Manik Widi Arta Siregar Widi Arta Siregar winda evyanto Winda Evyanto Winda Pramesti Naibaho Wira Manik Wulan , Eka Putri Saptari Wulan, Eka Putri Saptari Yenni Hayati Yesa Maranata Br Bangun Yesi Karolina Br Karo Yesita Primsa Br Ginting Yessie Aldriani Yulica Sari Fransisca Purba Yunisa Oktavia Yunisa Oktavia Zia Hisni Mubarak Zuan Andrea Cevin Sitepu Zuan Andrea Cevin Sitepu Zuan Zuan Sitepu Sitepu