Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis The Impact of Southern Thai Malay as a First Language on English Pronunciation toward Science Understanding Eli Marlina Harahap; Happy Sri Rezeki Purba; Lili Herawati Parapat; Imam Al-Faruq; Isthifa Kemal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12501

Abstract

The aims of this research were to analyze the impact of southern Thai Malay on the study of English pronunciation, especially the final consonant sounds. To make the analysis, the researcher used a qualitative method involving 15 students at Ban Kalisa School, Thailand, and data collected by observation, in-depth interviews, and pronunciation tests.  Based on the results related to pronunciation made by 15 students, it can be concluded that there are 1 student pronounced sound [æ] as [a], 1 student pronounced [ʌ] as [u], 3 students pronounced [æ] as [e] and 1 student pronounced [o] as [ʌ]. While in consonant sounds, there are 10 subjects pronounced palate alveolar fricative [ʃ] changed into sound [s, t] or alveolar fricative. 3 students pronounce [ð] with [t], there are 2 students with substitution and 5 students with omission. The students also still have a minor vocabulary in responding to the English questions in an interview. They only knew how to answer the question that related to their identity but had difficulties in responding to the other questions. This research, it is hopefully can be useful to the development of students’ English ability, especially in pronouncing words as one of the indicators of English proficiency.
Students' Perception in Implementing Problem-Based Learning (PBL) toward Concept Understanding Zaenudin; Asbah; Baiq Ida Astini; Isthifa Kemal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12655

Abstract

This study aims to analyze student perceptions of the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) method in learning Religious Education. This study used a descriptive method with a qualitative approach, involving 80 students at Muhammadiyah Mataram University. Data were collected through a Likert scale questionnaire consisting of 50 statements, then analyzed using descriptive statistics to describe students' perceptions of the implementation of PBL. The results showed that the majority of students responded positively to this method, stating that PBL improved their understanding of religious concepts, connected religious values with daily life, and encouraged active involvement in learning. In addition, PBL is also proven to improve critical thinking skills, cooperation in group discussions, and provide a more meaningful learning experience. However, some challenges are still faced, such as limited relevant references, lack of supporting facilities, and the need for additional guidance from lecturers so that this method can be applied optimally. In addition, students emphasized the importance of real case studies in PBL to increase the relevance of learning. Therefore, support from educational institutions is needed in providing learning resources, improving learning facilities, and more structured teaching strategies. Future research is suggested to explore more flexible and effective PBL implementation strategies, as well as comparing the effectiveness of PBL with other learning methods in order to gain a more comprehensive understanding of the contribution of PBL in learning Religious Education.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DENGAN METODE DRILL TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK BERITA MELALUICHANNEL YOUTUBE TRIBUNNEWS PADA SISWA Isthifa Kemal; Sulistianty Fay Siregar
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/8rd27n36

Abstract

ABSTRAK: Penelitian dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam pembelajaran menyimak berita. Siswa jarang sekali belajar menggunakan media audiovisual, Pembelajaran sebelumnya dilakukan secara monoton yang membuat siswa merasa bosan. Guru melakukan pembelajaran dengan metode ceramah, Sehingga pembelajaran menyimak kurang efektif dan efisien jika berita disampaikan dengan cara dibacakan oleh guru. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Uji normalitas digunakan untuk menentukan apakah data yang dikumpulkan berdistribusi normal atau tidak. Dalam penelitiani ini, ujii normalitas dilakukan menggunakan program komputer SPSS dengan rumus Chi-Square, dan kriteria yang digunakan adalah bahwa data yan dikumpulkani berdistribusi normal apabila nila signifikan lebih besar dari 0,05. Hasil tes pada kelompok kontrol mengalami peningkatan sebesar 21,59, yakni dari tes awal 34,14 mengalami peningkatan menjadi 55,73 sedangkan padai kelompok ekserimen mengalami peningkatan sebesar 46,14 dari 44,71 sampai 90,85. KATA KUNCI: Media audiovisual; Metode drill; Keterampilan menyimak berita   THE EFFECTIVENESS OF USING AUDIOVISUAL MEDIA WITH THE DRILL METHOD ON NEWS LISTENING SKILLS THROUGH THE TRIBUNNEWS YOUTUBE CHANNEL FOR STUDENTS     ABSTRACT: The research was motivated by students' lack of ability in learning to listen to news. Students rarely learn using audiovisual media. Previous learning was conducted monotonously, making students bored. Teachers used the lecture method, making listening less effective and efficient if the news was delivered by reading it aloud. This research employed a quantitative method. A normality test was used to determine whether the collected data were normally distributed. In this study, the normality test was conducted using the SPSS computer program with the Chi-Square formula. The criteria used were that the collected data were normally distributed if the significance value was greater than 0.05. Test results in the control group increased by 21.59 points, from the initial test of 34.14 to 55.73, while in the experimental group, the score increased by 46.14 points, from 44.71 to 90.85. KEYWORDS:  Audiovisual media; Drill method; News listening skills Diterima: 23 Juli 2025 Direvisi: 11 Agustus 2025 Disetujui: 12 Agustus 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka  : Kemal, I., & Siregar, S. F. (2025). Efektivitas penggunaan media audiovisual dengan metode drill terhadap keterampilan menyimak berita melalui channel YouTube Tribunnews pada siswa. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 445-462.  Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.  
PENGGUNAAN MODEL LEARNING START WITH QUESTION DALAM MENULIS KESIMPULAN INFORMASI Nadra Amalia; Isthifa Kemal
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/whc18j12

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengadakan evaluasi pada penggunanan model Learning Start With Question dalam meningkatkan literasi menulis khususnya menulis kesimpulan informasi. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi yang didapatkannya apakah informasi itu benar atau bermanfaat bagi dirinya sedangkan, jangka pendeknya adalah mengasah daya nalar mahasiswa dalam menulis kesimpulan informasi yang didapatkan dari materi Ruang Lingkup Penyuntingan. Mengingat zaman digital saat ini sangat banyak informasi yang didapatkan dalam dunia maya tanpa diketahui kebenaran dan manfaatnya. Namun, pada penelitian ini mahasisiswa diarahkan pada materi Ruang Lingkup Penyuntingan oleh Mahasiswa Semester VII B pagi Program Studi Pendidkan Bahasa Indonesia FKIP UMSU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan menulis kesimpulan informasi melalui penerapan model Learning Start With A Question yang dapat dilihat dari hasil observasi mahasiswa belajar pada 2 siklusnya yang mengalami peningkatan. Peningkatan mahasiswa dalam pembelajaran pada siklus I sebesar 21,7 % dilihat dari hasil pretest dan pada siklus II sebesar 95,6%. Keaktifan mahasiswa untuk bertanya, menanggapi, memperhatikan dan menjelaskan pertanyaan dosen dan teman diskusinya pada siklus sebesar 95% dan hasil pengamatan aktivitas dosen berjalan dengan aktif sebesar 97,5%. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan model pembelajaran LSQ (Learning Start With A Question ) dapat meningkatkan kemampuan menulis kesimpulan informasi mahasiswa.
PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA PADA PENGGUNA INSTAGRAM TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI Isthifa Kemal; Mutia Febriyana
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/bztjc143

Abstract

ABSTRAK: Hal yang sering menjadi kendala dalam menulis adalah kurangnya penguasaan kosakata, padahal kosakata menentukan seberapa terampil seseorang dalam berbahasa. Semakin kaya kosakata yang kita miliki, maka semakin besar pula kemungkinan kita terampil berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa SMA Muhammadiyah 1 Medan; (2) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penguasaan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa kelas X SMA Muhammadiyah se-Kota Medan; serta (3) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penguasaan kosakata dan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa SMA Muhammadiyah se-Kota Medan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah se-Kota Medan dengan mengambil sampel sebanyak 250 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data kosa kata, tata bahasa, dan menulis eksposisi dilakukan dengan tes kemampuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil yang di dapat ada 44 siswa (12,75%) siswa memiliki penguasaan kosa kata terhadap kemampuan menulis eksposis pada kategori tinggi, 251 siswa (72,72%) siswa berada pada kategori sedang dan 50 siswa (14.50%) siswa memiliki kemampuan rendah. Sementara untuk penguasaan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis narasi di dapat data yaitu: 59 siswa (17.10%) kategori tinggi, 219 siswa (63,48%) siswa kategori sedang dan 67 siswa (19,42%) kategori rendah.
Manajemen Kewirausahaan Melalui Strategi Berbasis Sekolah Di Islamic Solidarity School Isthifa Kemal
JMiE (Journal of Management in Education) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Management of Islamic Education Department, Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemerintah telah berupaya untuk memasyarakatkan kewirausahaan, namun upaya tersebut belum membawa pengaruh yang signifikan karena masih banyak penduduk yang tidak produktif setiap tahun. Dalam praktik di sekolah, bisa di lihat bagaimana strategi mengelola lembaga sekolah dengan menggunakan konsep kewirausahaan yang menguntungkan bagi sekolah dan siswa, dengan cara mengoptimalkan segala potensi yang dimilikinya. Hal ini bisa di lihat dari (1). Syarat-syarat apa saja yang harus di miliki pengelola sekolah agar mampu menciptakan unit kewirausahaan, (2). Bagaimana pola pengembangan unit kewirausahaan yang dapat di implementasikan di sekolah, (3). Bagaimana cara memonitor dan mengevaluasi pengembangan kewirausahaan di sekolah. Sampel pada penelitian ini adalah SMP Islamic Solidarity School yang telah menerapakan kewirausahaan berbasis sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan memaparkan hasil penelitian. Hasil penelitian yang capai saat ini yaitu, guru belum menerapkan pembelajaran berbasis kewirausahaan dalam perencanaan pembelajaran. Ada beberapa kendala yang dihadapi pihak sekolah dalam menrapkan kewirausahaan berbasis sekolah diantaranya dana, Sumber Daya Manusia, Sarana prasarana, waktu, pemasaran dan kerjasama pada pihak luar yang terkait. Kata kunci : manajemen pendidikan, pendidikan kewirausahaan, strategi berbasis sekolah Abstract The government has made an effort to promote entrepreneurship, but these effort seem not show a significant impact due to the fact that many people who are not productive every year. It can be seen at school practice how the management of school institutions apply the concept of entrepreneurship that is benefical for schools and students by optimizing its potential. This can bee seen from (1). The requirements that should be owned by the school manager to be able to create an entrepreneurial unit, (2). How to develop of entrepreneurial units that can be implemented in school, (3). How to monitor and evaluate the development of entrepreneurship in schools. The sample of this study is Islamic Junior High School (Solidarity School) that has been applying the school-based entrepreneurship. This is a qualitative method using descriptive approach. The current research results are the teachers have not applied a based learning entrepreneurship in lesson planning. There are several problems faced by the school in applying the school-based entrepreneurship namely: funding, human resources, facilities and infrastructure, time, marketing, and cooperation on relevant external parties. Keyword: education management, entrepreneurship education, school-based strategies
Co-Authors ,, Fitria Abdul Mutaleb Ahmad Afandi Alamsyah Taher, Alamsyah Alexius Dwi Widiatna Alfarizi, Roni Amalia, Nadra Amini Amini Amini Arlita, Firmanda Asbah Baiq Ida Astini Darna Delimawati Devinna Riskiana Eddy Setyanto Elfrianto ., Elfrianto Eli Marlina Harahap Elisa Elisa Fadhil Pahlevi Hidayat Fahira, Wulan Febriyana, Mutia Feny Arta Melinda Feny Arta Melinda Fitria Fitria Fitriani Fitriani Ginting, Sri Malem Gita Amelia Gita Amelia, Gita Hadipramana, Josef Heri Nurranto Hilda Julia Imam Al-Faruq Irmawati Irmawati Jennifer Rebecca Victoria Juliandre, Muhammad Benny Lili Herawati Parapat Lita Nasution Lubis, Riadini Wanty M RIFAI M. Yogi Riyantama Isjoni Makhrani Sari Ginting Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Marliani Marliani Marlina Matin, Matin Muhammad Ali Sidiqin Muhammad Andi Prayogi Muhammad Fitra Zambak Muhammad Said Siregar Muhammad Sulhan Muhammad Thamrin Mutia Febriyana Mutia Febriyana Nasution, Amhar Nasution, Lita Neli Susanti Nikmah Hasibuan Nur Afifah Nurman Ginting Nurul Huda Nurzannah Pasaribu, Muhammad Zakaria Pasaribu, Munawir Pradesyah, Riyan Pulungan, Husniah Ramadhani PURBA, HAPPY SRI REZEKI Rahmatullah Ramah Atika Siregar Rena Fitri Reza Rachmatullah Rikson Asman Fertiles Siburian Rikson Siburian Rini Susanti Risnawati Rochanah Rochanah Rossy Anggelia Hasibuan Sahat T. Simorangkir Sahudra, Tengku Muhammad Salim Aktar Sari Yuanita Siregar, Amelia Parlita Siti Nurbaya Sri Ulina Beru Ginting Suhaimee Paneajeaka Sulistianty Fay Siregar Sylvia Vianty Ranita Tanjung, Ellisa Fitri Utami, Purwani Puji Wiwin Wahyuni Lubis Zaenudin