Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MODEL PEMBIASAAN MODELING UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU DISIPLIN ANAK KELOMPOK B DI TK KARTIKA XIV-12 BANDA ACEH Isthifa Kemal; Marlina
Jurnal Buah Hati Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.889 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v3i1.540

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan untuk meningkatkan perilaku disiplin anak kelompok B di TK KARTIKA XIV - 12 Banda Aceh, Dimana masih rendahnya perilaku disiplin anak kelompok B menggunakan model pembiasaan modeling untuk meningkatkan perilaku disiplin anak kelompok B di TK KARTIKA XIV – 12 Banda Aceh. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk melihat sejauh mana penggunaan model pembiasaan modeling untuk meningkatkan perilaku disiplin anak kelompok B di TK KARTIKA XIV – 12 Banda Aceh. Sedangkan subjek penelitian ini berjumlah 18 orang, yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini PTK (penelitian tindakan kelas) dengan deskriptif kuantitatif, pada tehnik pengumpulan data digunakan observasi, untuk indikator keberhasilan berdasarkan pendapat Nana Sudjana (2010:107) yaitu penelitian ini dikatakan berhasil apabila hasil yang diperoleh anak minimal setengah dari skor yaitu 50%. Adapun variabel dalam penelitian ini variabel bebas yaitu “penggunaan modeling” dan variabel terikat yaitu “perilaku disiplin” Dan pra siklus indikator pengamatan BSB 12,22%, BSH 72,24%, MB 77,7%, dan BB 0%, pada siklus I BSB 48,92%, BSH 42,2%, MB 8,96%, dan BB 0% pada siklus II untuk indikator pengamatan BSB mencapai 71, 06%, BSH 23,5%, MB 5,5%, dan BB 0%, peneliti memutuskan untuk menghentikan penelitian pada siklus II dikarenakan terjadi peningkatan secara signifikan terhadap perilaku disiplin dengan penggunaan model pembiasaan modeling anak kelompok B di TK KARTIKA XIV – 12 Banda Aceh.
MAKNA KONTEKSTUAL BAHASA IKLAN ROKOK DI TELEVISI Isthifa Kemal
Jurnal Visipena Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.509 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v4i1.90

Abstract

Iklan merupakan suatu proses komunikasi yang bertujuan membujuk orang untuk mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan. Iklan biasanya disampaikan dalam bentuk media, seperti televisi, radio, maupun dalam bentuk poster.Penelitian ini mengangkat masalah, (1) teks iklan rokok apa sajakah yang memiliki makna kontekstual, (2) makna apa sajakah yang terkandung dalam teks iklan rokok tersebut, (3) bagaimanakah pengaruhnya terhadap masyarakat dari tayangan iklan tersebut.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini: (1) menemukan teks iklan rokok yang memiliki makna kontekstual, (2) menjelaskan makna yang terkandung dalam teks iklan rokok, (3) mendeskripsikan pengaruh terhadap masyarakat dari tayangan iklan rokok tersebut.Pendekatan yang dilakukan lebih mengacu pada makna kontekstual dalam semantik menurut Firth. Menurut pandangan ini, bahwa tiap tutur harus di kaji dalam konteks situasinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualtitatif yang berisi pemaparan secara padat.Melalui penelitian ini ditemukan hal-hal dengan rumusan masalah, pertama, berdasarkan 20 data iklan rokok yang di peroleh, semuanya memiliki makna kontekstual. Kedua, makna kontekstual yang terkandung dalam iklan teks rokok pada intinya sama, yaitu memperkenalkan produk dan mempengaruhi penonton untuk mengonsumsinya. Ketiga, tayangan ikla rokok di televisi, tidak berpengaruh bagi konsumen rokok untuk berhenti atau mengkonsumsinya.Keunikan bahasa iklan rokok dalam setiap slogannya memberikan daya tarik tersendiri bagi para penggunaan rokok ataupun konsumen, sehingga mereka seolah berlomba-lomba menghisapnya, mulai dari kalangan muda sampai tua, baik laki-laki ataupun perempuan. Jika ini dibiarkan, generasi bangsa ini sebagai generasi penerus rokok. Oleh karena itu, perlu adanya himbauan dari pemerintah tentang bahaya merokok atau adanya kesadaran dari setp individu.
ANALISIS SWOT SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH Isthifa Kemal; Rahmatullah
Jurnal Visipena Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.48 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i1.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan visi dan misi masing- masing prodi dalam STKIP Bina Bangsa Getsempena sebagai induk organisasi secara keseluruhan dan analisis SWOT. Visi yang direncanakan sudah sesuai dengan misi untuk semua prodi . Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa visi dan misi masing-masing prodi secara keseluruhan mendukung visi dan misi STKIP Bina Bangsa Getsempena. Hasil analisis SWOT dapat disimpulkan bahwa STKIP Bina Bangsa Getsempena secara mutlak adalah sebuah sekolah tinggi yang memiliki keunggulan tanpa kelemahan untuk berkembang dan mampu memanfaatkan kesempatan tanpa ada rintangan.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP MUTU LAYANAN SMP NEGERI DI KECAMATAN PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN Jennifer Rebecca Victoria; Matin Matin; Rochanah Rochanah; Isthifa Kemal
Jurnal Visipena Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1461

Abstract

This study aims to determine the effect of supervision, persuasive education, managerial competence on academic service quality. This study uses a quantitative approach with survey methods and path analysis with path analysis techniques. The results of the study show that: (1) There is a positive direct influence of the organizational culture on the quality of teacher services. (2) There is a positive direct effect of communication on teacher service quality. (3) There is a positive direct influence of organizational culture on teacher communication. The results of the descriptive analysis of teacher service quality are very high as well as organizational and communication culture to make continuous improvements to teachers. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi, kemonukasi persuasive, kompetensi manajerial terhadap mutu layanan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan path analysis dengan teknik analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap mutu layanan guru. (2) Terdapat pengaruh langsung positif komunikasi terhadap mutu layanan guru. (3) Terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap komunikasi guru. Hasil analisis deskriptif mutu layanan guru sangat tinggi serta budaya organisasi dan komunikasi untuk membuat perbaikan terus menerus pada guru. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Komunikasi, Mutu Layanan
Work Motivation and Work Discipline on Teachers’ Performance in State Vocational Schools Amini Amini; Marliani Marliani; Elfrianto Elfrianto; Isthifa Kemal
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.708 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i2.1467

Abstract

This study aims to determine the effect of work motivation and work discipline on the performance of State Vocational High School teachers throughout Central Tapanuli Regency. This study aims to determine the effect of motivation on the performance of State Vocational High School teachers throughout Central Tapanuli Regency. This study aims to determine the effect of discipline on the performance of State Vocational High School teachers in the Central Tapanuli Regency. To determine the effect of motivation and work discipline together on the performance of State Vocational High School teachers throughout Central Tapanuli Regency. The population in this study were all teachers of State Vocational Schools in Central Tapanuli Regency, North Sumatra Province as many as 99 people. From the results of the study, it can be seen that the results are For that can the coefficient of determination, work motivation variable influence (X1) to the variable teacher performance in SMK Se-Central Tapanulii(Y) R Square is 95.5%. This means that the work motivation variable (X1) has an influence on variable teacher performance at State Vocational Schools throughout Central Tapanuli Regency (Y) of 95.5%. While was discussion results study influence the discipline of work with the teacher's performance can see of the calculation results explain that the influence between the variable work discipline (X2) on teacher performance (Y) with the value of is significant 0.000.05. While was can know the value of the coefficient of determination (contributions) the impact of work discipline variables (X2) to teacher performance (Y) R Square of 89.1%. work discipline means that the variables (X2) on teacher performance (Y) for 89.1%. And simultaneous testing influences work motivation, work discipline to variable teacher performance The SMK Se-Central Tapanuli is can know that value coefficient determination work motivation variable (X1), work discipline (X2) it simultaneously (together) variable teacher performance (Y) seen in column R square that for 96.1% means work motivation (X1), work discipline (X2) as together have influence to variables the performance of teachers-Centralin SMK in Tapanuli for 96.1%.
MENINGKATKAN PENDIDIKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR ANAK-ANAK DI KELURAHAN NELAYAN INDAH KECAMATAN LABUHAN Isthifa Kemal
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1941

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan dikarenakan kurangnya minat belajar anak-anak di masa pendemi covid 19. Mengingat kurangnya kebutuhan pemenuhan belajar. Oleh karena itu tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan proses belajar mengajar anak-anak Kelurahan Nelayan Indah serta turut aktif mengikuti kegiatan di Nelayan Indah. Metode yang digunakan adalah observasi dan pendampingan. Bentuk kegiatan diantaranya mengajar les, mengajar CALISTUNG, Gotong royong, pembagian masker,dsb. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Hasil dari Program Kuliah Kerja Nyata Mandiri (KKN Mandiri) ini dapat meningkatan ilmu dan pengetahuan masyarakat. Mahasiswa mendapat pengalaman dan ilmu kemasyarakatan yang tidak di dapat dibangku kuliah dan masyarakat dapat menyerap ilmu yang dimiliki mahasiswa dalam meningkatkan wawasan mereka untuk kemudian diterapkan dalam kehidapan sehari-hari
PENGGUNAAN MODEL LEARNING START WITH QUESTION DALAM MENULIS KESIMPULAN INFORMASI Nadra Amalia; Isthifa Kemal
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 2 (2022): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v18i2.5782

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengadakan evaluasi pada penggunanan model Learning Start With Question  dalam meningkatkan literasi menulis khususnya menulis kesimpulan informasi. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah  kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi yang didapatkannya apakah informasi itu benar atau bermanfaat bagi dirinya  sedangkan, jangka pendeknya adalah mengasah daya nalar mahasiswa dalam menulis kesimpulan informasi yang didapatkan dari materi Ruang Lingkup Penyuntingan. Mengingat zaman digital saat ini  sangat   banyak informasi yang didapatkan dalam dunia maya tanpa diketahui kebenaran dan manfaatnya. Namun, pada penelitian ini mahasisiswa diarahkan pada materi Ruang Lingkup Penyuntingan oleh Mahasiswa Semester VII B pagi Program Studi Pendidkan Bahasa Indonesia FKIP UMSU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan menulis kesimpulan informasi melalui penerapan model Learning Start With A Question yang dapat dilihat dari hasil observasi  mahasiswa  belajar pada 2 siklusnya yang mengalami peningkatan. Peningkatan mahasiswa dalam pembelajaran pada siklus I sebesar 21,7 % dilihat dari hasil pretest dan pada siklus  II sebesar 95,6%. Keaktifan mahasiswa untuk bertanya, menanggapi, memperhatikan dan menjelaskan pertanyaan dosen dan teman diskusinya pada siklus sebesar 95% dan hasil pengamatan aktivitas dosen berjalan dengan aktif sebesar 97,5%. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan model pembelajaran LSQ (Learning Start With A Question ) dapat meningkatkan kemampuan menulis kesimpulan informasi  mahasiswa.KATA KUNCI : model learning start with question, menulis, informasi THE USE OF LEARNING START WITH QUESTION MODEL IN WRITING INFORMATION CONCLUSION ABSTRACT: The purpose of this research is to evaluate the use of the Learning Start With Question model in improving writing literacy, especially writing informational conclusions. The long-term goal of this research is the ability of students to filter the information they get whether the information is true or useful for themselves. Given the current digital era, there is a lot of information that is obtained in cyberspace without knowing the truth and its benefits. However, in this study, students were directed to the Scope of Editing by Semester 7B students in the Indonesian Language Education Study Program, Faculty of Teacher Training and education UMSU. The results showed that there was an increase in writing informational conclusions through the application of the Learning Start With Question model which can be seen from the results of student learning observations in 2 cycles which experienced an increase. The increase in student learning in the first cycle was 21.7% seen from the results of the pretest and 95.6% in the second cycle. The activeness of students to ask, respond, pay attention to and explain the questions of the lecturer and their discussion partners in the cycle is 95% and the results of observing the activities of the lecturers running actively are 97.5%. This study concludes that the use of the LSQ (Learning Start With A Question) learning model can improve students' ability to write informational conclusions.KEYWORDS: learning model start with question, writing, information
KOSA KATA BAHASA INDONESIA PADA PENGGUNA INSTAGRAM TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI Muhammad Ali Sidiqin; Sri Ulina Beru Ginting; Isthifa Kemal
Jurnal Metamorfosa Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v10i2.1868

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan pola belajar sendiri dan kelompok dengan tetap memperhatikan pengembangan potensi, khususnya yang dimiliki setiap siswa, salah satunya adalah kemampuan siswa dalam menulis teks eskposisi. Hal yang sering menjadi kendala dalam menulis adalah kurangnya penguasaan kosakata, padahal kosakata menentukan seberapa terampil seseorang dalam berbahasa. Semakin kaya kosakata yang kita miliki, maka semakin besar pula kemungkinan kita terampil berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa SMA Muhammadiyah 1 Medan; (2) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penguasaan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa kelas X SMA Muhammadiyah se-Kota Medan; serta (3) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penguasaan kosakata dan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa SMA Muhammadiyah se-Kota Medan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah se-Kota Medan dengan mengambil sampel sebanyak 250 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data kosa kata, tata bahasa, dan menulis eksposisi dilakukan dengan tes kemampuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil yang di dapat ada 44 siswa (12,75%) siswa memiliki penguasaan kosa kata terhadap kemampuan menulis eksposis pada kategori tinggi, 251 siswa (72,72%) siswa berada pada kategori sedang dan 50 siswa (14.50%) siswa memiliki kemampuan rendah. Sementara untuk penguasaan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis narasi di dapat data yaitu: 59 siswa (17.10%) kategori tinggi, 219 siswa (63,48%) siswa kategori sedang dan 67 siswa (19,42%) kategori rendah. Abstract The background of this research is that the 2013 curriculum was developed by improving individual and group learning patterns while still paying attention to the development of potential, especially that of each student, one of which is the ability of students to write descriptive texts. The thing that often becomes an obstacle in writing is the lack of vocabulary mastery, even though vocabulary determines how skilled a person is in language. The richer the vocabulary we have, the more likely we are to be skilled at language. This study aims to: (1) determine whether or not there is an effect of vocabulary mastery on the ability to write exposition students of SMA Muhammadiyah 1 Medan; (2) knowing whether or not there is an influence of mastery of Indonesian grammar on the ability to write an exposition of the tenth-grade students of SMA Muhammadiyah in Medan City; and (3) to find out whether or not there is an effect of mastery of Indonesian vocabulary and grammar on the ability to write an exposition of students of SMA Muhammadiyah in Medan. The research subjects were students of class X SMA Muhammadiyah in Medan City taking a sample of 250 students. The sampling technique used a stratified random sampling technique. Vocabulary, grammar, and writing exposition data were collected by means of an ability test. The data analysis technique used is product moment analysis and multiple linear regression analysis. Based on the results obtained there are 44 students (12.75%) students have mastery of vocabulary on the ability to write exposure in the high category, 251 students (72.72%) students are in the medium category and 50 students (14.50%) students have the ability low. Meanwhile, for the mastery of Indonesian grammar on narrative writing skills, the data obtained are 59 students (17.10%) in the high category, 219 students (63.48%) in the medium category and 67 students (19.42%) in the low category.
ANALISIS PENGUNGKAPAN GAGASAN KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL KARTINI KARYA ABIDAH EL KHALIEQY (KAJIAN FEMINISME) M RIFAI; Isthifa Kemal
Jurnal Metamorfosa Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v10i2.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Ketidakadilan Gender yang terdapat pada Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy. Sumber data penelitian ini berupa Ketidakadilan Gender yang dilakukan oleh tokoh yang terdapat pada Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy. Data penelitian ini adalah Ketidakadilan Gender yang terdapat pada Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan data analisis kualitatif. Instrumen penelitian ini adalah instrumen notes, dimana peneliti mengumpulkan datanya melalui dokumentasi dan observasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa cara, diantaranya dengan cara mengamati, membaca, menyimak, memahami, dan mencatat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 21 data berupa Ketidakadilan Gender yang terdri dari 3 Marginalisasi, 3 Subordinasi, 4 Stereotipe, 3 Kekerasan, 7 Beban Kerja dalam Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy.
Pengaruh Kepribadian, Manajerial, dan Sosial Terhadap Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah SMP di Serdang Bedagai Dengan Pelatihan Sebagai Variabel Moderating Isthifa Kemal; Fadhil Pahlevi Hidayat; Nurman Ginting
EDUTECH Vol 9, No 1 (2023): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v9i1.11787

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kompetensi kepribadian, manajerial, dan sosiall terhadap peningkatan kompetensi kepala sekolah SMP di Serdang Bedagai dengan pelatihan sebagai variable moderating. Penelitian penguatan kompetensi ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data SmartPLS. Responden penelitian ini merupakan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai sebanyak 40 orang. Hasil analisis data yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan menunjukkan bahwa, Tidak terdapat pengaruh signifikan kepribadian terhadap pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 0,350 1,68 dan hasil pvalues 0,727 0,05. Tidak terdapat pengaruh signifikan kepribadian terhadap peningkatan kompetensi. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 0.,8841,65 dan hasil pvalues 0,3770,05. Tidak terdapat pengaruh signifikan manajerial terhadap pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 0,2951,65 dan hasil pvalues 0,7680,05. Tidak terdapat pengaruh signifikan manajerial terhadap peningkatan kompetensi. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 0,7821,65 dan hasil pvalues 0,4340,05. Terdapat pengaruh signifikan pelatihan terhadap peningkatan kompetensi. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 41,2981,65 dan hasil pvalues 0,0000,05. Terdapat pengaruh signifikan sosial terhadap pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 51,5081,65 dan hasil pvalues 0,0000,05. Terdapat pengaruh signifikan sosial terhadap peningkatan kompetensi. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 96,5121,65 dan hasil pvalues 0,0000,05.Kata kunci: Kepribadian, Manajerial, Sosial, Peningkatan Kompetensi
Co-Authors ,, Fitria Abdul Mutaleb Ahmad Afandi Al-Faruq, Imam Alamsyah Taher, Alamsyah Alfarizi, Roni Amalia, Nadra Amini Amini Amini Arlita, Firmanda Asbah Baiq Ida Astini Darna Delimawati Eddy Setyanto Elfrianto ., Elfrianto Eli Marlina Harahap Elisa Fadhil Pahlevi Hidayat Fahira, Wulan Febriyana, Mutia Feny Arta Melinda Feny Arta Melinda Fitria Fitria Fitriani Fitriani Ginting, Sri Malem Gita Amelia Gita Amelia, Gita Hadipramana, Josef Hasanuddin Hasibuan, Nikmah Heri Nurranto Hilda Julia Irmawati Irmawati Jennifer Rebecca Victoria Juliandre, Muhammad Benny Lili Herawati Parapat Lita Nasution Lubis, Riadini Wanty Lubis, Wiwin Wahyuni M RIFAI Makhrani Sari Ginting Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Marliani Marliani Marlina Matin, Matin Muhammad Afif Muhammad Ali Sidiqin Muhammad Andi Prayogi Muhammad Fitra Zambak Muhammad Said Siregar Muhammad Sulhan Muhammad Thamrin Munawir Pasaribu Mutia Febriyana Mutia Febriyana Nasution, Amhar Nasution, Lita Neli Susanti Nurman Ginting Nurul Huda Nurzannah Paneajeaka, Suhaimee Pasaribu, Muhammad Zakaria Pradesyah, Riyan Pulungan, Husniah Ramadhani Purba, Happy Sri Rezeki Rachmatullah, Reza Rahmatullah Ramah Atika Siregar Rena Fitri Rikson Asman Fertiles Siburian Rikson Siburian Rini Susanti Riskiana, Devinna Risnawati Rochanah Rochanah Rossy Anggelia Hasibuan Sahudra, Tengku Muhammad Salim Aktar Sari Yuanita Simorangkir, Sahat T. Siregar, Amelia Parlita Siti Nurbaya Sri Ulina Beru Ginting Sylvia Vianty Ranita Tanjung, Ellisa Fitri Utami, Purwani Puji Widiatna, Alexius Dwi Zaenudin