Claim Missing Document
Check
Articles

KESESUAIAN TEKNIS DAN OPERASIONAL PANGKALAN PENDARATAN IKAN DONGGALA DENGAN PERMEN-KP RI NOMOR PER.08/MEN/2012 TENTANG KEPELABUHANAN PERIKANAN Aksa Azhari Aminullah; Mulyono Sumitro Baskoro; Mohammad Imron; Iin Solihin
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 12 No. 1 (2021): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v12i1.35032

Abstract

Donggala fish landing centre is a fishery infrastructure of Donggala Regency provided for Mamuju Regency fishermen, West Sulawesi. Capture fisheries activities in PPI Donggala are incorporating various stages from landing to marketing. All capture fisheries activities are related to the PPI Donggala’s technical and operational condition. Some of purse seine fishing units did not land their catches at PPI Donggala which affect the performance of the fishing port. This study aims to identify the PPI Donggala’s technical and operational condition in compliance with PERMEN-KP RI NUMBER PER.08/MEN/2012 concerning Fisheries Ports. The research method is a case study conducted at PPI Donggala. Data were collected by interviews and literature studies, then analyzed using comparative descriptive method. The results of the study showed the technical and operational conformity of the port at PPI Donggala with PERMEN KP 08/2012 on Fisheries Port has met technical and operational criteria. However, there are still technical and operational constraints in PPI Donggala. The obstacle is that the pier is still damaged and the marketing of the catch has not been widespread. Keywords: PPI Donggala, technical aspects, operational aspects
ANALISIS HAMBATAN GESEK KAPAL MODIFIKASI DARI KAPAL JARING INSANG MENJADI KAPAL PANCING TONDA DI PALABUHANRATU (Evaluation of Ship Resistance from the Modification of Gillnets Vessel Into Troll Lines Vessel in Palabuhanratu) Muhammad Nur Iqbal; Mohammad Imron; Fis Purwangka
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 16, No 1 (2020): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.074 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.16.1.22-30

Abstract

Transformasi alat tangkap jaring insang ke pancing tonda adalah upaya untuk meningkatkan hasil tangkapan. Pergeseran alat tangkap ikan telah menyebabkan perubahan dalam metode penangkapan ikan, dan mempengaruhi pergerakan kapal. Saat ini nelayan memodifikasi bagian badan kapal, pemasangan mesin yang belum memasukkan standar perhitungan dalam pembangunannya. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengidentifikasi kemampuan mesin kapal saat beroperasi, dilihat dari hambatan gesek dan tenaga mesin kapal. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Data diambil menggunakan metode observasi langsung, pengukuran dimensi utama kapal, wawancara ke Nahkoda “KM Untukmu" dan studi pustaka. Data-data tersebut dianalisa dengan menggunakan metode Holtrop untuk mencari nilai hambatan gesekan kapal, metode Telfer untuk mengubah nilai resistensi menjadi nilai gaya propulsi dan metode Nomura dan Yamazaki untuk mencari nilai Brake Horse Power (BHP). Dimensi utama kapal yang diukur adalah tinggi (D), lebar (B), panjang garis air (lwl) dan draft (d). Hasil studi menyimpulkan bahwa, mesin utama “KM Untukmu” memenuhi persyaratan kecepatan yang dibutuhkan untuk melakukan operasi penangkapan ikan, yaitu 4-8 knot dan tinggi draft 1 meter dengan nilai hambatan gesek 257,96-920,64 Newton (N m/s) dan dengan nilai HP yang dibutuhkan berkisar 2,155-23,48 HP. Mesin utama “KM Untukmu" telah memenuhi kebutuhan yang diperlukan untuk melakukan operasi pancing tonda dan mampu bergerak hingga kecepatan 11,12-12,92 knot. Transforming gill nets into troll line rods is an attempt to increase the number of catches. The shift of fishing gear has caused changes in fishing methods, this has affected the ship movements. Now fishermen are modifying ship’s body parts, machinery installation, and its main engine even though they didn’t include shipping calculation standard in its construction. This study objectives are identifying ship's engine performance during fishing operation, which seen from friction resistance and ship’s engine thrust. Data collection method used is direct sampling. Data taken using direct observation method, i.e. of the ship’s main dimensions measurements, Chief of “KM Untukmu” interviews and literature studies. Data analyzed using Holtrop method in order to find ship friction resistance value, and Nomura and Yamazaki method to calculate Brake Horse Power (BHP) value. Ship main dimensions measured are depth (D), breadth (B), length of water line (lwl) and draft (d). Study shows that KM Untukmu’s main engine meets speed requirements needed to carry out fishing operations, namely 4-8 knots and one meters draft height with friction resistance value of 257.96 – 920.64 Newton (N m/s) with HP value needed around 2.15 – 23.48 HP. “KM Untukmu” main engine has fulfilled troll line operation requirements and is capable in moving up the speeds up to 11.12 – 12.92 knots.
EFEK PERBEDAAN LUAS FREE SURFACE MUATAN CAIR TERHADAP GERAKAN ROLLING MODEL KAPAL (Influence of free surface area of liquid cargo towards rolling motion of a ship model) Yopi Novita; Ariestio Dwi Ramadhan; Mohammad Imron
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 8, No 2 (2013): Jurnal Saintek Perikanan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.497 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.8.2.44-51

Abstract

Kapal pengangkut ikan hidup adalah merupakan kapal pengangkut yang khusus digunakan untuk mengangkut ikan-ikan dalam kondisi hidup. Oleh karena itu, muatan utamanya adalah air dan ikan. Ditinjau dari jenis muatannya, maka muatan kapal pengangkut ikan hidup dikategorikan sebagai jenis muatan (cair) liquid. Sifat muatan cair adalah akan selalu berubah bentuk mengikuti bentuk wadah yang ditempatinya, sehingga titik berat muatan cair akan selalu bergeser. Kondisi ini dikarenakan muatan cair memiliki permukaan bebas (free surface). Free surface memiliki efek yang dapat mempengaruhi stabilitas kapal pengangkut muatan cair. Pergeseran titik berat muatan itulah yang menyebabkan kapal bermuatan cair menjadi berkurang kestabilannya jika dibandingkan dengan kapal yang bermuatan padat. Oleh karena itu perlu upaya untuk mengurangi efek free surface terhadap stabilitas kapal.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh luasan free surface terhadap kualitas gerakan rolling model kapal. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengamati gerakan rolling model kapal sebagai efek dari keberadaan palka dengan beberapa perlakuan berbeda dan pergerakan free surface-nya. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai rata-rata rolling period model kapal dengan luas free surface yang berbeda adalah berbeda.  Rolling period terbesar dihasilkan oleh model palka yang memiliki free surface terluas. Kata kunci : free surface, stabilitas, rolling periodLife fish carrier is one kind of ship that designed for transporting life fish.  This kind of ship bring most water in its hold tank beside life fishes, so that the cargo can be categorized as liquid cargo. As it is known that shape of liquid cargo is always folllow the shape of the container where it is laden, consequently the centre of gravity (CG) is always shifted due to free surface effect.  The shifted of CG may decrease stability, so it is needed some effort to ovecome the free surface effect in this kind of ship. The objective of this research was to know the influence of free surface area towards quality of rolling motion of  ship models.  The research was carried out in a laboratory and direct observation to roling motion of  some ship models were observed with variation of treatments. The result showed that average of rolling period was influenced by area of free surface, the higher rolling period was produced by the ship  model with widest free surface area. Key words : Free surface, stability, rolling period
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN DAN POLA MUSIM PENANGKAPAN CANTRANG YANG DI DARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI TEGALSARI, JAWA TENGAH Mohammad Imron; Mulyono S Baskoro; Djodie Rizky Prima; Agus Suherman
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 17, No 2 (2021): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.17.2.138-145

Abstract

Semenjak pelarangan pengoperasian alat tangkap trawl yang disertai terbitnya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 02 Tahun 2015 tentang larangan penggunaan alat penangkapan ikan pukat hela (trawls) dan pukat tarik (seine nets) di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia, penggunaan alat tangkap cantrang mulai berkembang sebagai alat tangkap alternatif pengganti trawl. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komposisi hasil tangkapan utama serta hasil tangkapan sampingan alat tangkap cantrang dan mengidentifikasi pola musim hasil tangkapan cantrang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei. Survei yang termasuk kedalam metode deskriptif. Komposisi hasil tangkapan dikategorikan ke dalam dua kelompok yaitu hasil tangkapan utama dan sampingan, kemudian dianalisis secara diskriptif. Pola musim penangkapan ikan dapat ditentukan berdasarkan data hasil tangkapan per upaya penangkapan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan informasi bahwa perbandingan antara hasil tangkapan utama dan sampingan yaitu 30,8% dan 69,5% dari total berat keseluruhan sebesar 312.857.172 kg. Untuk Pola musim penangkapan ikan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari terjadi pada bulan Agustus, September, November, Desember, Februari, Maret, dan Mei dan mencapai puncaknya terjadi pada bulan Februari. Puncak musim perjenis ikan yang dominan tertangkap adalah cumi-cumi (pada bulan Februari), ikan pari (pada bulan Agustus), ikan kapasan (pada bulan Mei), ikan kuniran (pada bulan Desember), ikan swanggi (pada bulan Februari) dan ikan kurisi (pada bulan Agustus). Since the prohibition of trawling fishing gear operations accompanied by the issuance of the Minister of Maritime Affairs and Fisheries Regulation No. 02 of 2015 concerning the prohibition of the use of trawls and seine nets in the territory of the Republic of Indonesia fisheries, the use of cantrang fishing gear began to develop as an alternative fishing tool in place of trawling. This study aims to identify the composition of the main catch and bycatch of cantrang fishing gear and identify the season pattern of cantrang catches. This research was conducted using survey methods. The survey included in the descriptive method. The composition of the catch is categorized into two groups namely the main catch and the bycatch, then analyzed descriptively. The pattern of fishing season can be determined based on the catch data per fishing effort. Based on the research results obtained information that the ratio between the main catch and the bycatch is 30.8% and 69.5% of the total weight of 312,857,172 kg. The fishing season pattern landed at the Tegalsari Beach Fishery Port occurred in August, September, November, December, February, March, and May and reached its peak in February. The peak season for the dominant types of fish caught are squid (in February), stingrays (in August), common silver-biddy (in May), goatfish (in December), spotted big-eye (in February) and Japanese threadfin bream (in August).
PRODUKTIVITAS DAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN DOMINAN MENGGUNAKAN PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI TAMPERAN, PACITAN Lilik Muzayanah; Mohammad Imron; Mulyono Sumitro Baskoro
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 13 No. 1 (2022): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v13i1.37754

Abstract

Purse seine fishing significantly contribute to fish production at Tamperan fishing port, Pacitan. However decreasing production trend is threatening as a result of overfishing and poor information about fishing seasonal patterns. Purse seine at Tamperan port mostly catch highly valued pelagic fish. Those fish are popular in the region and caught its respective seasonal patterns. The research aims at calculating the fishing productivity and identifying the seasonal pattern of the major targeted species of purse seine based at the Tamperan fishing Port, Pacitan. The research was conducted by interviewing 18 fishers, head of fish auction center and some offers of Tamperan fishing port. Data collection incorporated catch production, types of fish, fishing trips and other data. Productivity was calculated according to KEPMEN N0.61/2014 while fish season patterns were projected using time series and moving average methods. During the last 5 years the fish production landed at PPP Tamperan were skipjack, mackerel scad, and tuna. The number of productions decreased as well as the level of productivity. Factors affecting productivity included the number of crew members, fishing trips, gross tonnage, engine, and net length. Purse seine productivity based on the number of fishing trips (ton/trip) has increased while others have decreased. According to the fish seasons, the best period to conduct purse seine operations in Pacitan Regency are in March, May-September (skipjack), December-February, April-May (mackerel scad), and January-April, July, August (tuna). Keywords: Purse seine, productivity, dominant fishing season, Pacitan.
Penilaian Postur Kerja dan Risiko Musculoskeletal Disorders pada Aktivitas Penangkapan Glass Eel Sunedi Sunedi; Mohammad Imron; Fis Purwangka
Akuatika Indonesia Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v4i2.24131

Abstract

Alat tangkap yang digunakan nelayan glass eel di Muara Sungai Cimandiri adalah seser. Kegiatan penangkapan menggunakan seser masih tergolong tradisional dan sederhana. Penangkapan glass eel menggunakan seser membuat nelayan melakukan aktivitas membungkuk yang cukup lama. Hal tersebut dapat menyebabkan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi postur kerja nelayan glass eel yang dapat menyebabkan keluhan musculoskeletal disorders dan mengetahui bagian anggota tubuh nelayan glass eel yang mengalami keluhan musculoskeletal disorders. Metode dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara kepada nelayan glass eel mengenai aktivitas penangkapan glass eel. Analisis yang digunakan berupa analisis deskriptif Nordic Body Map dan analisis Rapid Upper Limb Assessment (RULA) karena kecenderungan penangkapan glass eel terkonsentrasi pada tubuh bagian atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postur kerja nelayan glass eel saat melakukan penangkapan adalah postur berdiri dan membungkuk. Kategori action level pada aktivitas penangkapan glass eel terendah pada kategori 2 dan tertinggi pada kategori 3. Aktivitas yang memiliki kategori action level 3 pada kedua bagian badan adalah postur menghadang arus dengan seser dan mengambil hasil tangkapan. Keluhan terkait musculoskeletal disorders tertinggi pada kategori sakit pada bagian atas, dirasakan oleh nelayan pada bagian lengan atas kiri dan pada badan bagian bawah dirasakan pada punggung dan pinggang.
PENGARUH DISTRIBUSI MUATAN TERHADAP STABILITAS KAPAL PURSE SEINE MODIFIKASI DI KABUPATEN BULUKUMBA Hery Sutrawan Nurdin; Budhi Hascaryo Iskandar; Mohammad Imron; Yopi Novita
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 4 No. 7 (2017)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.652 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v4i7.3122

Abstract

Kapal perikanan memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenis kapal lainnya. Salah satu jenis kapal perikanan yang membutuhkan stabilitas tinggi pada saat beroperasi yaitu kapal purse seine. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kualitas stabilitas kapal purse seine hasil modifikasi dari kapal kargo. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba Propinsi Sulawesi Selatan. Bahan yang digunakan yaitu masing-masing 1 unit kapal purse seine modifikasi, kapal kargo Bulukumba dan kapal purse seine Bulukumba. Alat yang digunakan untuk menganalisis stabilitas kapal purse seine modifikasi yaitu satu set komputer dan software PGZ. Data yang digunakan yaitu data karakteristik kapal. Analisis data dilakukan secara numerik dan komparatif. Stabilitas kapal sampel dianalisis pada tiga kondisi muatan. Hasil penelitian menunjukkan kapal purse seine modifikasi memiliki nilai KG yang rendah pada semua kondisi muatan. Nilai KG kapal purse seine modifikasi yang rendah disebabkan oleh konsentrasi muatan yang besar berada di bawah geladak kapal. Desain kapal purse seine modifikasi yang memiliki nilai D cukup besar menyebabkan nilai KG, GM dan GZ kapal menjadi lebih baik sehingga dapat meningkatkan kualitas stabilitas kapal. Kualitas stabilitas kapal purse seine modifikasi telah memenuhi kriteria IMO dengan kualitas stabilitas terbaik pada kondisi PM-K3. Nilai stabilitas kapal purse seine modifikasi cenderung memiliki nilai yang hampir sama dengan kapal kargo Bulukumba.
PENILAIAN POSTUR KERJA DAN RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA NELAYAN BAGAN APUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE REBA Muhamad Fahariman Yudiardi; Mohammad Imron; Fis Purwangka
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.405 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v8i1.8161

Abstract

Kesadaran akan kenyamanan pengoperasian alat tangkap bagan apung merupakan hal penting bagi nelayan untuk mencegah risiko Musculoskeletal Disorder (MSDs). MSDs adalah masalah kesehatan yang melibatkan sendi, otot, tendon, kerangka, tulang rawan, ligamen, dan saraf yang disebabkan oleh postur kerja yang janggal. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat risiko gerak dan postur kerja serta mengidentifikasi tingkat keluhan pekerja terkait MSDs pada nelayan bagan apung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rapid Entire Body Assessment (REBA) yang bertujuan untuk memberikan penilaian atas risiko postur tubuh yang dapat menimbulkan gangguan terkait MSDs. Hasil penilaian menggunakan metode REBA menunjukkan perlu adanya perubahan pada aktivitas penarikan jaring dengan posisi setengah jongkok. Berdasarkan kuesioner Nordic Body Map diketahui bahwa responden paling banyak merasakan keluhan pada bagian pinggang karena rata-rata pekerjaan dilakukan dengan posisi membungkuk.Kata Kunci: bagan apung, MSDs, Nordic Body Map, REBA
Design of Purse Seine Fishing Vessel Modification at Bulukumba South Sulawesi Province Yopi Novita; Budi Harscahyo Iskandar; Mohammad Imron; Hery Sutrawan Nurdin
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v6i2.1106

Abstract

Bulukumba regency is well known by international community as the areas of phinisi shipbuilding. Shipbuilding procces in Bulukumba Regency made a traditional dockyard system. The skills used the experience from generation to generation. Limited investment was one of the problems, so that the construction of the ship in Bulukumba the craftsman forced to modification the cargo ship to be the fishing vessel. The aim of the research is comparing the design character of the purse seiner modification toward cargo ship and purse seiner in Bulukumba. This research done with make a measurement, observationand direct interview. Calculation and ship drawing methods used the naval architecture method. Data analyzed a numeric, comparative and descriptive set. Result of the study showed a principal dimension of purse seiner modification tend to have the same value with cargo ship in Bulukumba. Value of principal dimension of purse seiner modification is smaller than purse seiner in Bulukumba. Freeboard of purse seiner modification is high. The hull of purse seiner modification have a round bottom type, so it can reduce resistance value. Character of coefficient of fineness purse seiner modification tend to have the same value with cargo ship. The coefiicient of fineness value of purse seiner modification smaller than of purse seiner in Bulukumba.
Alur Bongkar Hasil Tangkapan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Karangsong, Kabupaten Indramayu Ayang Armelita Rosalia; Mohammad Imron; Iin Solihin; Denta Tirtana; Roma Yuli F Hutapea
Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime Vol 2, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Karangsong merupakan salah satu sentra perekonomian di Kabupaten Indramayu yang terus mengalami peningkatan. Terdapatnya antrian kapal penangkap ikan yang hendak membongkar hasil tangkapan di PPI Karangsong, karena kondisi dermaga pembongkaran dan tempat pelelangan ikan yang belum baik. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem bongkar hasil tangkapan yang ada saat ini. Metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan pengambilan sampel purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui proses bongkar hasil tangkapan. Hasil penelitian mrnunjukkan bahwa alur bongkar hasil tangkapan di PPI Karangsong yaitu dimulai dari kedatangan kapal ikan, pembongkaran hasil tangkapan dari palka ke atas dek kapal, penurunan hasil tangkapan dari dek kapal ke dermaga dan alur terakhir adalah pengangkutan hasil tangkapan dari dermaga bongkar Ikan ke TPI. Proses pembongkaran ikan yang dilakukan di PPI Karangsong sudah lengkap dan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah disiapkan, namun masih terjadi antrian kapal saat proses tersebut.
Co-Authors . Maimun . Nasirin . Zulkarnain Achmad Bagus Solehudin Adi Susanto Agus Suherman Aksa Azhari Aminullah Am Azbas Taurusman Anggraini, Atika Annisa Ramadhanti Anshar Kurniawan Ari Purbayanto Ariestio Dwi Ramadhan Arik Permana Armelita, Ayang Arzali Asriani, Ayu Asrori, Tamam Astuti, Lussy Axeline Estherina Simanjuntak Ayu Wulandari Azis, Ravy Nur Azisi Aziz, Ravy Nur Badrus Zaman Bagus Baruno Bahiya Baidhowi, M Kholil Bawana, Adyatma Eka Bramantyas Febriyansyah Budhi H. Iskandar Budhi H. Iskandar Budhi Hascaryo Iskandar Budi Harscahyo Iskandar Budi Hascaryo Iskandar Budy Wiryawan Cahyani, Evril Fadrekha Daisy Rahma Rizal Daniel R. Monintja Dareen Nadya Rema Deni Achmad Soeboer Deni Achmad Soeboer Didin Komarudin Djodie Rizky Prima Domu Simbolon Dwi Krisbiantoro, Dwi Dwi Putra Yuwandana Dwi Septi Rahayu Pratiwi Eko Sri Wiyono El Fuadi, Muhammad Basiq Faizal, Imun Firdaus Basbeth Fis Purwangka Fitriani, Namiyah Gondo Puspito Hariyanto, Kiki Hasrianti, Hasrianti Hendayana, Yomivin Varel Hendra Marcos, Hendra Hery S. Nurdin Hery Sutrawan Nurdin Hery Sutrawan Nurdin Hestirianoto, Totok Iin Solihin Imam Shadiqin Iman Anugerah Bintoro Indra Jaya Isyuniandri, Dzaky Izza Mahdiana Apriliani Johan Wahyudi John Haluan Julia Eka Astarini Kholilullah, Ibrahim Kumala Sari Ode Murhum Kurnia, Triono Aries Kusnandar . Kusnandar Kusnandar Kusumah, Satia Angga Latifah, Widya Nur Lilik Muzayanah Lina Indriani M Fedi Sondita M. Fedi A. Sondita Marjoni Marjoni Melianti Miftahus Surur Muhamad Awiet Wiedanto Prasetyo Muhamad Fahariman Yudiardi Muhammad Agam Thahir Muhammad Dendy Alamul Huda Muhammad Irsyad Tawaqal Muhammad Johar Rudin Muhammad Natsir Kholis Muhammad Nur Iqbal Muhammad Patria Laksono Muhammad, Darsa Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono S. Baskoro Nafisah, Saidah Nalakhudin, Khaidir Namira Septiani Nugroho, Lustiyono Prasetyo Nur Aini Nur Islami, Amalia Nur Isnaini, Khairunnisak Nuraini , Rema Sekar Nurfaiza Prasetiyo, Shidiq Lanang Pratama, Aditiya Rahmad Ramadhoni Rahmad, Adrul Raihan, M. Reza Raihan, Muhamad Reza Ratih Kusumastuti Reza Akhmad Syahbana Riris Nurkayah Rois Syarif Qoidhul Haq Roma Yuli F Hutapea Rosliadewi, Linda Roza Yusfiandayani Safitri, Syiva Salsabila Nafri Salsabilla, Frisda Puspa Siti Oftafia Wijayanti Siti Oftafia Wijayanti Soehadi, Imam Subarkah, Pungkas Sugeng H. Wisudo Sulaeman Martasuganda Sunedi Sunedi Syamsudin, Fatih Tiara Tiara, Tiara Tirtana, Denta Toharo, Kasab Tri Nanda Citra Bangun Tri Wiji Nurani Triadhi, Joko Uju Utami, Rafika Surya Violitta, Susanti Rahayu Vita Rumanti Kurniawati Wahdati, Fajriyah Cahyani Waluyo, Retno Wardani, Puti Wardani, Puti Nursitaning Kusuma Wazir Mawardi Wienda Justitia Ardiyani Yesi Puspitasari Yopi Novita Yopi Novita Yopi Novita Yuli Purwanto Yusfiandayani, S.Pi., Dr. Roza Yusmedi Nurfaizal Zulkarnain