Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS IMPLEMENTASI PROMOSI KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI LALA KABUPATEN INDRAGIRI HULU Siregar , Nuromaito; Rany, Novita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42433

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil adalah kondisi kekurangan gizi jangka panjang yang ditandai dengan Lingkar Lengan Atas (LILA) < 23,5 cm. KEK dapat meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu, seperti anemia, perdarahan, dan infeksi, penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus, waktu bulan November-Desember 2024. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Lala Kabupaten Indragiri Hulu. Pemilihan informan menggunakan prinsip Kesesuaian (Aprroprianteness) dan kecukupan (Adequacy). Informan dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan prinsip kesesuaian dan kecukupan dalam penelitian kualitatif. Informan residensi yaitu Pj Program Kesehatan Keluarga, Pj Program Promosi kesehatan, Bidan desa, Kader, Ibu hamil. Teknik yang peneliti gunakan penelitian ini yaitu wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Uji validitas yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah Tringulasi yaitu: triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi data. Analisa data menggunakan teknik problem solving cyle meliputi analisa situasi, identifikasi masalah, prioritas masalah dan menentukan alternatif masalah dengan menggunakan fishbone analysis dan membuat Planing of Action (POA). Hasil Pengetahuan masyarakat tentang KEK masih rendah, Masih terdapat bidan dan kader belum mendapatkan pelatihan terkait KEK, Dukungan sosial (masyarakat) untuk kelompok rentan masih terbatas, Pemberdayaan masyarakat untuk kesehatan ibu dan anak belum optimal, Advokasi program kesehatan keluarga dan promosi kesehatan belum belum optimal, Kerja sama lintas sektor, terutama dengan pihak swasta atau LSM, belum terjalin. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Lala Kabupaten Indragiri Hulu disebabkan oleh minimnya pemberdayaan kader, pelatihan, dan anggaran promosi kesehatan, sehingga memerlukan strategi berbasis komunitas, inovasi digital, dan kolaborasi pentahelix untuk solusi yang efektif.
Pengorganisasian Program Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar Tahun 2019 Nefi Asmareni; Kiswanto; Ahmad Hanafi; Yuyun Priwahyuni; Novita Rany; Trisna Jayati
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengorganisasian adalah suatu proses penentuan, pengelompokan dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Salah satu program Dinas kesehatan adalah program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). Puskesmas Tambang adalah salah satu dari 31 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar yang sudah memiliki pengorganisasian program penyakit tidak menular (PTM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengorganisasian program penyakit tidak menular (PTM) di Puskesmas Tambang. Penelitian ini dilaksanakan dibulan mei - Juni. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam ,observasi dan telaah dokumen. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 8 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa pembagian kerja sudah dilakukan. Pengelompokan pekerjaan sudah dilakukan berdasarkan jenis wilayah, jenis pelanggan dan jenis kegiata. Hubungan relasi sudah berjalan baik antara tim. Koordinasi belum berjalan secara optimal. Kepala puskesmas dapat melakukan pembagian kerja secara rinci berupa pedoman kerja, melakukan analisis beban petugas dan menetapkan kebutuhan SDM serta meningkatkan rapat antar lintas sektor agar masing-masing program bisa mencapai tujuannya.
PELATIHAN KADER DALAM DETEKSI DINI STUNTING DAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENDEKATAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT Mitra Mitra; Novita Rany; Jasrida Yunita; Nurlisis Nurlisis
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.2450

Abstract

Abstract: Situasi pandemic COVID19 berdampak pada terhentinya aktifitas kegiatan posyandu yang tentunya berpengaruh pada pemantauan pertumbuhan anak untuk deteksi dini stunting. Untuk itu perlu disiasati dengan memberdayakan kader dalam mendeteksi stunting dan mencegah terjadinya stunting. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan kader dalam deteksi dini stunting dan pencegahan stunting melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Metode pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan. Kelompok sasaran adalah kader yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru berjumlah 35 orang kader. Tahapan pengabdian pengabdian kepada masyarakat dimulai dengan mengadakan kerjasama dengan Puskesmas Rumbai, menghubungi Kader, Pelaksanaan Kegiatan, dan Penyusunan Laporan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan baik. Permasalahan yang ditemui antara lain masih ada warga yang buang air besar sembarangan terutama pada warga yang tinggal di bantaran Sungai Siak, sampah yang menumpuk, beberapa tempat belum ada saluran limbah, pemantauan tumbuh kembang balita belum berjalan sebagai mana mestinya akibat pandemic COVID 19.
Strategi Pembangunan Kota Berkelanjutan dalam Mencapai SDGS di Kota Pekanbaru Agus Mandar; Novita Rany; Zulmeliza Rasyid
Jurnal Zona Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/zona.v9i1.129

Abstract

The implementation of regional autonomy since 25 years has had a significant impact on the development of districts / cities in Indonesia. The high urbanization trend in several provinces on the island of Sumatra such as Riau Province has implications for the growth and development of Pekanbaru City as a center of government, education, business, tourism, services and trade. The Sustainable City Development Strategy in Achieving SDGs in Pekanbaru City uses the Pentagon Prism theory from Nijkamp (1994) as a development paradigm and New Urban Agenda (NUA) to guide the Regional Government to achieve the Sustainable City vision of Pekanbaru Smart City Madani, namely (1) Socioware, (2) Orgware, (3) Finware, (4) Technoware (5) Ecoware which is combined with the Smart City concept which consists of 6 indicators, namely (1) Smart Governance, (2) Smart People, (3) Smart Economy, (4) Smart Transportation, (5) Smart Environment, (6) Smart Living. From the 11 indicators above, the Pekanbaru City Government has carried out various policies both in the form of regulations in the form of Mayor Regulations, as well as in the form of programs and activities that have been implemented since 2019. However, because the problems faced are very complex while resources are limited, these indicators have not been met optimally. As a strategy to accelerate the achievement of SDGs that must be achieved by 2030, the Pekanbaru City Government collaborates with relevant stakeholders (collaborative governance). 
IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO KARDIOVASKULAR BERDASARKAN SKOR KARDIOVASKULAR JAKARTA (JAKVAS) PADA PEKERJA PERUSAHAAN X TAHUN 2024 Silfia, Meta; Rahayu, Endang Purnawati; Dewi, Oktavia; Rany, Novita; Lita, Lita; Widodo, Widodo
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43699

Abstract

Selain faktor tradisional seperti jenis kelamin, usia, merokok dan olahraga,  bekerja dalam shif dan penempatan kerja  juga diketahui meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular termasuk di industri migas. Terjadinya 5 kematian pekerja akibat sakit dengan dugaan penyakit jantung pada tahun 2021 membuat Perusahaan ini perlu mendapatkan gambaran risiko kardiovaskular pekerja mereka guna membuat kebijakan operational demi mencapai zero fatality kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran estimasi risiko kardiovaskular pekerja perusahaan X dengan menggunakan Skor Kardiovaskular Jakarta pada tahun 2024. Penelitian ini bersifat kuantitatif analisis observasional dengan desain kuantitative deskriptive, dilakukan di Perusahaan X yang bergerak di industri migas di daerah Riau dengan menggunakan data sekunder dari hasil MCU pekerja tahun 2024 sebagai sumber data. Dengan pekerja yang tersebar pada 7 area, sample sejumlah 333 orang diambil secara proporsional dan random. Data dianalisis secara univariat and bivariat menggunakan Uji Chi Square. Karakteristik sampel menunjukkan hampir sebagian besar pekerja (49.2%) memiliki Skor Kardiovaskular Jakarta kategori rendah dikarenakan mayoritas pekerja tidak merokok (73,6%), memiliki tekanan darah normal (93,7%) dan tidak diabetes (92,8%) walaupun aktifitas olahraga masih ringan (56,2%) dan mayoritas sampel mengidap obesitas (62,5%). Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara shif (p value = 0,959) dan penempatan kerja (p value = 0,949) dengan Skor Kardiovaskular Jakarta.
UPAYA PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI UPT PUSKESMAS MERAL TAHUN 2024 Sugiyarningsih, Sugiyarningsih; Rany, Novita; Mazlan, Mazlan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.39828

Abstract

Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia, kementrian kesehatan menetapkan lima strategi operasional yaitu penguatan Puskesmas dan jaringannya, penguatan manajemen program dan system rujukannya, meningkatkan peran serta masyarakat, kerja sama dan kemitraan, kegiatan akselerasi dan inovasi. Tujuan residensi untuk mengetahui upaya dari media promosi kesehatan dalam peningkatan capaian Pelayanan Antenatal care di UPT Puskesmas Meral. Desain kegiatan pada penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan desain deskriptif dan menggunakan analisis tematik. Waktu pelaksanaan residensi dilakukan selama 12 (dua belas) hari kerja di lapangan mulai taggal 11 November 2024 sampai 28 November 2024. Informan 1 Bidan Koordinator, 1 Bidan Desa, 1 Kader dan 1 Ibu Hamil. Teknik yang biasa digunakan ada 3 (tiga) yaitu wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen. Uji validitas yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah triangulasi yaitu Triangulasi sumber, Triangulasi metode dan Triangulasi Data. Analisis data menggunakan teknik problem solving cycle dan menggunakan fish bone analysis. Rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care (ANC) menyebabkan kurangnya kepedulian terhadap kesehatan, sementara kompetensi SDM dan pemberian pelayanan K6 masih belum optimal. Kendala lain meliputi terbatasnya anggaran, implementasi kebijakan yang belum maksimal, serta pemanfaatan media promosi yang kurang efektif. Selain itu, dukungan lintas sektor juga minim karena kolaborasi dengan pihak terkait belum optimal. Penggunaan media promosi kesehatan, baik cetak, elektronik, maupun luar ruangan, efektif dalam menyampaikan informasi dan mendorong perubahan perilaku.
COUNSELING ON MEDICAL WASTE SORTING FOR INDEPENDENT DENTAL PRACTICE NURSES IN PEKANBARU RIAU: Penyuluhan Pemilahan Limbah Medis Pada Perawat Praktek Mandiri Dokter Gigi Di Pekanbaru Riau Dewi, Oktavia; Herniwanti, Herniwanti; Rany, Novita; Leonita, Emi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 5 No. 1 (2025): JPKK Edisi April 2025
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss1.2181

Abstract

Improper medical waste management in dental practices can pose health and environmental risks. This study aims to enhance dental nurses' understanding of medical waste sorting in Pekanbaru. The method involved providing counseling and assessing knowledge through pretest and posttest questionnaires. Ten dental nurses were invited to attend a session on the segregation of infectious and non infectious waste. Results showed an increase in knowledge from 72% to 97% and a positive attitude from 82% to 100% after the session. This program successfully reinforced awareness of proper medical waste management practices. In conclusion, the counseling effectively raised dental nurses' awareness of medical waste risks, promoting safer practices in dental healthcare settings. Abstrack Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dalam praktik kedokteran gigi dapat menimbulkan risiko kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perawat gigi tentang pemilahan limbah medis di Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan penyuluhan dan menilai pengetahuan melalui kuesioner pre-test dan post-test. Sepuluh perawat gigi diundang untuk mengikuti sesi tentang pemilahan limbah infeksius dan non infeksius. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 72% menjadi 97% dan sikap positif dari 82% menjadi 100% setelah sesi. Program ini berhasil memperkuat kesadaran tentang praktik pengelolaan limbah medis yang tepat. Sebagai kesimpulan, penyuluhan tersebut secara efektif meningkatkan kesadaran perawat gigi tentang risiko limbah medis, sehingga mendorong praktik yang lebih aman dalam pengaturan perawatan kesehatan gigi.
ANALISIS CAPAIAN PROGRAM KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS LANGSAT KOTA PEKANBARU Kharisma Yuhana; Emy Leonita; Novita Rany; Harvandy Anwir
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i1.2925

Abstract

Kesehatan Jiwa (menurut WHO). Merupakan kondisi kesejahteran mental individu yang mampu menggunakan kapasitas dirinya secara optimal termasuk dalam menghadapi situasi stres dalam kehidupan, mampu berkerja secara efisien, dan mampu memberikan kontribusi positif di lingkungannya, Masalah kesehatan menjadi salah satu fokus kesehatan yang harus segera ditangani oleh pemerintah Indonesia. Masalah kesehatan jiwa yang paling banyak yaitu bipolar sebanyak 60 juta kasus, dimensia sebanyak 47,5 juta kasus, depresi sebanyak 35 juta kasus dan skizofrenia sebanyak 21 juta kasus, penelitian tertarik untuk membuat laporan residensi dengan judul Upaya Promotif Dan Preventif Kesehatan Jiwa. Metode penelitian yaitu desain kualitatif dengan desain deskriptif dan menggunakan analisis tematik. penulis menemukan beberapa masalah yang terdapat di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru, yaitu sebagai berikut: a. Rendahnya Cakupan Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa, b. Stigma Masyarakat Tentang Kesehatan Jiwa, c. Belum adanya media edukasi promosi kesehatan, d. Keterbatasan Fasilitas dan Infrastruktur, e. Kurangnya Program pencegahan dan promosi kesehatan.
PERAN PENYULUH LAPANGAN KELUARGA BERENCANA (PLKB) DALAM UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN KB DI KECAMATAN SIAK Anwar, Afridayani; Harnani, Yessi; Rany, Novita; Rahayu, Endang Purnawati; Hamid, Abdurrahman; Safrina, Dince
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47892

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) bertujuan mengatur kelahiran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Provinsi Riau sendiri belum mencapai target nasional 70%, dengan kepesertaan KB hanya 64,3% pada 2022. Di Kecamatan Siak, terjadi penurunan kepesertaan KB dari 9.101 peserta (2021) menjadi 3.900 peserta (2023). Rendahnya cakupan KB disebabkan oleh kurangnya pemahaman, mitos kontrasepsi, faktor ekonomi, serta akses terbatas ke layanan KB. Peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sangat penting dalam edukasi, pendampingan, dan peningkatan partisipasi KB. Penelitian ini bertujuan agar diperolehnya informasi tentang peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam upaya peningkatan Cakupan KB di Kecamatan Siak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus di Kecamatan Siak Kabupaten Siak pada bulan Januari-Februari 2025. Penelitian ini melibatkan informan utama, yaitu Penyuluh KB (IU1) dan Penyuluh Lapangan KB (IU2), serta informan pendukung, termasuk Kepala Bidang KB (IP1), Akseptor KB (IP2), Kepala Puskesmas (IP3), dan Kader KB (IP4). Analisa data menggunakan analisis konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SDM PLKB cukup mendukung melalui edukasi dan koordinasi lintas sektor, meskipun masih menghadapi tantangan budaya dan agama. Reward bagi PLKB belum terstruktur akibat keterbatasan anggaran, meskipun apresiasi seperti refreshing tahunan diberikan. Aksesibilitas alat kontrasepsi sangat baik, namun pemahaman masyarakat masih menjadi kendala yang diatasi melalui penyuluhan. Media digital dan cetak digunakan untuk sosialisasi, dengan pendekatan visual yang lebih interaktif.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RSUD ARIFIN ACHMAD TAHUN 2022 Agustin, Dian Eka; Sa'am, Zulfan; Rany, Novita
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i1.2618

Abstract

Penyakit tuberkulosis dapat di cegah dan disembuhkan, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu, kepatuhan berobat pasien tuberkulosis paru sangat dibutuhkan. Angka keberhasilan pengobatan di RSUD Arifin Achmad masih di bawah target yaitu 80%. Tujuan penelitian ini diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien tuberkulosis paru di RSUD Arifin Achmad Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel adalah pasien positif tuberkulosis paru yaitu 82 pasien dengan teknik accidendal sampling. penelitian dilakukan pada bulan juni- juli 2022  di RSUD Arifin Achmad. analisis data adalah univariat, bivariat (uji chi square) dan multivariat (regresi logistik berganda). Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan secara signifikan antara pengetahuan, sikap, peran pengawas menelan obat, ketersediaan obat dan motivasi petugas kesehatan dengan kepatuhan berobat pasien tuberkulosis paru. Kesimpulan penelitian ini adalah sikap berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien tuberkulosis paru. Saran yang dapat diberikan kepada pasien tuberkulosis adalah meningkatkan kepatuhan dan keterlibatan pasien dalam pengobatan untuk mencegah penularan tuberkulosis.
Co-Authors Abdurrahman Hamid Adliana Puspasari Agus Alamsyah Agus Mandar Agustin, Dian Eka Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Aldo Prama Ananta Ali Asfar Anwar, Afridayani Arbiah Marpaung Arifudin arifudin Arnita Julianti budi hartono Budijono, Budijono Dedi Afandi Dewi , Oktavia Dewi Hayati Prabu Dewi Sanita Dhea Adellina Riyadi Dhea Adellina Riyadi ecy kartika sari Edi Sudarto Elmia Kursani Emy Leonita Endang Purnawati Rahayu Erdaliza, Erdaliza Ervira Dwiaprini As Syifa Ester Napitupulu, Ervinna Fahruzi Z A Fajriyati, Auliya Fitriani, Ernita Haili Hamid, Abdurrahman Harvandy Anwir Hendro Ekwarso Herniwanti Herniwanti Herryana, Wan Hery Widijanto Heryudarini Harahap Hetty Ismainar Iin Rodearni Irwan Muryanto Irwan Muryanto Irwan Muryanto Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Jayati, Trisna Jepisah, Doni Juandi Juandi Kamali Zaman Karjoso, Tri Krianto kartini Ega KEMAL KEMAL Kharisma Yuhana Kiswanto Kiswanto Kiswanto Leonita, Emi Leonita, Emy Leonita, Emy Lita, Lita Lusiana Putri MN Maimun, Nur Marlina, Hastusi Marlina, Hastuti Mazlan, Mazlan Megasari, Miratu Mita Puspitasari Mitra Mitra Mitra Mitra Muhaimin, Rusyadi Al Muhammad Rahmad Muryanto, Irwan Nada Khairunnisa Nanda Tri Cahtiya Nashabila, Rafni Nasyabila, Rafni Nefi Asmareni Nila Puspita Sari nur helmi Nurlian Nurlian Nurlisis, Nurlisis Nurvi Susanti Octaviani, Dita Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Prabu, Dewi Hayati Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni Rahayu, Endang Purnawati Raviola Raviola Renaldi, Reno Resfita, Desy Riauni Syaputri Rienarti Abidin, Aldiga Risanto, Joko Rusyadi Al Muhaimin Sa'am, Zulfan Sa’am, Zulfan Safrina, Dince Salmiyenti yenti Sarah Atyikah Sarah Atyikah Sari, Nila Puspita Sastria, Meri Eka Silfia, Meta Sinta Yuni Putri Sintia Sintia Siregar , Nuromaito Siti Aminah Siti Rukijah* Sohor, Suherman Sri Desfita, Sri Suandy, Indra Sugiyarningsih, Sugiyarningsih Suharsanto Suharsanto Syah, Erzan Tengku Emrinaldi Tia Harjianti Tin Gustina Toni Winata Tri Krianto Tri Krianto Karjoso Triyana Triyana Wan Muhammad Yunus widodextrosa widodextrosa Widodo Widodo Widuri, Rita Widyawati, Erna winda septiani Yessi Harnani Yunita, Jasrida Yusri Yusri Yuyun Priwahyuni Zahtamal Zahtamal Zainal Abidin Zul Akbar Zulfan Saam Zulfan Saam Zulfan Saam Zulfan Saam Zulfan Sa’am Zulfayeni Zulfayeni Zulkarnaini Zulkarnaini Zulmeliza Rasyid Zulmeliza Rasyid