Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK HEAT STRAIN TERHADAP PEKERJA INDUSTRI: KAJIAN LITERATUR TENTANG RISIKO KESEHATAN DAN UPAYA MITIGASI Cindy Tia Clairine; Salsabila Firdausi; Dea Callula Annaishauma Arifahmi; Fauziah Nurussholihah; Robby Firmansyah; Januar Ariyanto
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i2.21398

Abstract

Heat Strain merupakan risiko serius yang dapat disebabkan oleh bagi pekerja industri yang terpapar suhu tinggi, kelembaban, dan aktivitas fisik berat. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak heat strain terhadap kesehatan, keselamatan, dan produktivitas kerja, serta mengidentifikasi strategi mitigasi yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur terhadap 16 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi dampak dan strategi mitigasi. Hasil menunjukkan bahwa heat strain dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan, gangguan kognitif, penurunan produktivitas, serta peningkatan risiko kecelakaan kerja. Faktor risiko meliputi suhu lingkungan, durasi kerja, konsumsi cairan, dan kondisi individu. Upaya mitigasi yang efektif mencakup Strategi mitigasi mencakup penggunaan APD yang sesuai, perbaikan ventilasi, penyesuaian shift kerja, peningkatan hidrasi, istirahat teratur, serta edukasi pekerja. Diperlukan strategi mitigasi menyeluruh yang terintegrasi dalam kebijakan K3, mencakup pengaturan kerja, pendinginan, dan edukasi. Serta disarankan agar industri menerapkan kebijakan pengelolaan panas secara sistematis.
Paparan PM2.5 dan Risiko Penyakit Pernapasan pada Kelompok Rentan di Wilayah Urban: Systematic Review Aisyah Luna Lampard; Meilinda Deliano Yasmine; Zarra Febrianti; Citra Aulia Rahma; Callysta Az Zahra; Januar Ariyanto; Yunita Amraeni
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2026): Vol. 8 No. 2 (2026): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Polusi udara khususnya Particulate Matter 2.5 (PM2.5), merupakan masalah kesehatan lingkungan yang terus meningkat di wilayah urban dan berdampak terhadap kesehatan pernapasan. Menurut WHO pada 2019 polusi udara luar ruangan diperkirakan menyebabkan 4,2 juta kematian prematur di seluruh dunia. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan penyakit komorbid memiliki risiko tinggi mengalami gangguan pernapasan akibat paparan PM2.5. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara paparan PM2.5 dan risiko penyakit pernapasan pada kelompok rentan di wilayah urban. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PECO (Population, Exposure, Comparison, Outcome) dan Diagram PRISMA Flow. Pencarian artikel melalui basis data Google Scholar dan ScienceDirect dengan hasil awal 5.086 artikel, 732 dari Google Scholar dan 4.354 dari ScienceDirect. Setelah penyaringan berdasarkan rentang tahun publikasi 2021–2026, status open access, duplikasi, skrining, dan penilaian kelayakan, diperoleh 13 artikel yang memenuhi kriteria. Penilaian kualitas artikel menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar artikel melaporkan hubungan positif antara paparan PM2.5 di wilayah urban dengan peningkatan risiko gangguan pernapasan pada kelompok rentan. Anak-anak menjadi kelompok paling rentan terhadap ISPA, asma, dan pneumonia. Pada lansia dan penderita komorbid, paparan jangka panjang mempercepat penurunan fungsi fisiologis dan memperburuk kondisi klinis. Pada masyarakat urban, risiko bersifat multifaktorial dipengaruhi faktor perilaku, sosial ekonomi, dan aktivitas luar ruangan. Disimpulkan bahwa paparan PM2.5 di wilayah urban berhubungan positif dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan pernapasan pada kelompok rentan dengan kerentanan bervariasi sesuai karakteristik fisiologis dan faktor risiko penyerta. Kata kunci: PM2.5, Penyakit Pernapasan, Kelompok Rentan, Wilayah Urban ABSTRACT Air pollution, particularly Particulate Matter 2.5 (PM2.5), is a growing environmental health problem in urban areas that negatively affects respiratory health. According to the WHO (2024), outdoor air pollution was estimated to have caused 4.2 million premature deaths worldwide in 2019. Vulnerable groups such as children, the elderly, and individuals with comorbidities are at high risk of developing respiratory disorders due to PM2.5 exposure. This study aims to examine the relationship between PM2.5 exposure and the risk of respiratory disease among vulnerable populations in urban areas. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) based on the PECO framework (Population, Exposure, Comparison, Outcome) and the PRISMA Flow Diagram. Articles were searched through the Google Scholar and ScienceDirect databases, yielding an initial total of 5,086 articles, 732 from Google Scholar and 4,354 from ScienceDirect. After filtering based on publication year (2021–2026), open-access status, duplication removal, screening, and eligibility assessment, 13 articles met the inclusion criteria. The quality of the selected articles was assessed using the Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. The results show that most articles reported a positive association between PM2.5 exposure in urban areas and an increased risk of respiratory disorders among vulnerable groups. Children were found to be the most vulnerable group to acute respiratory infections, asthma, and pneumonia. In the elderly and those with comorbidities, long-term exposure accelerated physiological decline and worsened clinical conditions. Among the urban population, risk was multifactorial, influenced by behavioral, socioeconomic, and outdoor activity factors. It is concluded that PM2.5 exposure in urban areas is positively associated with increased respiratory health risks among vulnerable groups, with susceptibility varying according to physiological characteristics and accompanying risk factors. Keywords: PM2.5, Respiratory Diseases, Vulnerable Groups, Urban Areas
Ergonomi Partisipatif dalam Meningkatkan Ketahanan Kesehatan dan Produktivitas Pekerja: Sistematik Literatur Review Januar Ariyanto; Farahul Jannah; Agung Raharjo
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2492

Abstract

Ergonomi partisipatif (EP) adalah pendekatan yang melibatkan pekerja dan pemangku kepentingan dalam identifikasi risiko, perancangan solusi, implementasi, dan evaluasi perbaikan untuk meningkatkan kesehatan dan kinerja kerja. Bukti efektivitas EP terhadap ketahanan kesehatan pekerja dan produktivitas masih bervariasi lintas konteks dan desain penelitian. Systematic literature review ini mengikuti PRISMA 2020 pada publikasi tahun 2020–2025. Penelusuran dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, dan Garuda. Studi yang diinklusi merupakan penelitian intervensi pada pekerja dewasa (≥18 tahun) dengan komponen EP yang jelas serta melaporkan minimal satu luaran ketahanan kesehatan pekerja dan/atau produktivitas. Seleksi dilakukan bertahap dan disintesis secara naratif-tematik. Dari 125 rekaman, 5 duplikasi dihapus, 120 disaring, 26 dinilai kelayakan, dan 19 studi diinklusi. EP menunjukkan kecenderungan efek positif pada ketahanan kesehatan pekerja, terutama penurunan keluhan muskuloskeletal dan perbaikan risiko ergonomi/postur. Bukti produktivitas lebih terbatas dan heterogen, dengan hasil berupa perbaikan proksi produktivitas (absensi, kinerja, luaran ekonomi) hingga hasil tidak signifikan. Variasi dipengaruhi kualitas implementasi, dukungan organisasi, dan adopsi solusi. EP berpotensi meningkatkan kesehatan pekerja dan, pada kondisi tertentu, produktivitas.
Internalisasi Mitigasi Risiko Kebakaran Listrik melalui Gamifikasi Digital di SMP–SMA Islam Al-Falah Rempoa: Pendekatan Participatory Action Research untuk Membangun Budaya Keselamatan Siswa Agung Raharjo; Marina Ery Setiyawati; Farahul Jannah; Januar Ariyanto; Ismi Farah Syarifah; Virens Rizaldi; Muhamad Rama Noufalwafiq; Aisyah Luna Lampard; Isnaini Nur Hasanah; Nayla Inez Rachmawati
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3262

Abstract

Risiko kebakaran di lingkungan sekolah sering terabaikan, padahal dampaknya dapat berupa kerugian aset hingga korban jiwa. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi mitigasi kebakaran siswa melalui media gamifikasi digital berbasis skenario. Metode Participatory Action Research (PAR) dilaksanakan di SMP–SMA Islam Al-Falah Rempoa melalui diagnosis bersama guru, pengembangan media gamifikasi, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi pada 43 siswa (desain one-group pretest–posttest). Rata-rata skor meningkat dari 9,16 (SD = 1,27) menjadi 9,88 (SD = 0,45) (selisih 0,72; 95% CI 0,41–1,03; p < 0,001). Item tentang tata letak stop kontak aman menunjukkan peningkatan tertinggi (67,4% menjadi 97,7%). Gamifikasi digital efektif sebagai media edukasi keselamatan kebakaran yang menarik bagi siswa
Strategi Manipulasi Pelaku Child Grooming di Media Sosial dan Dampaknya pada Remaja: Systematic Review Rahma Aprilia; Alya Aziza; Diandra Rezkia; Nayla Inez Rachmawati; Nayla Nayla Fazila Maulidina; Januar Ariyanto
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 10 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v10i2.247

Abstract

The widespread use of social media among adolescents has contributed to the rise of digital-based crimes, including child grooming. This systematic review aims to examine and synthesize offenders' manipulation strategies and the psychological impacts experienced by victims. Method: Literature was searched across Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and GARUDA databases using the PRISMA protocol and PECO framework. Of 9,707 articles identified, 12 met the inclusion criteria and were analyzed. Result: Out of the twelve articles analyzed, ten met the MMAT quality evaluation criteria, with four of them rated as high-quality literature (five out of five). The synthesis of the findings shows that offenders implement a systematic and gradual strategy, beginning with emotional trust-building, intense attention-giving, victim isolation, and escalating to threats and coercion. Psychological impacts reported include anxiety, depression, trauma, shame, low self-esteem, social withdrawal, sleep disturbances, and relational confusion. Discussion: This review concludes that child grooming is a layered psychological manipulation process with long-term effects on victims' sense of safety and self-worth, highlighting the need for digital literacy education, improved reporting mechanisms, and comprehensive psychological intervention
Dampak Perubahan Gaya Hidup terhadap Pencegahan Hipertensi pada Pasien Obesitas: Tinjauan Literatur Sabilla, Rahma Nasywa; Imsyaamru, Tuanku Banang Rabbani; Anastasia, Virgine Weby; Aisyah, Siti Aisyah; Adiutomo, Muhammad Zaki; Ariyanto, Januar Ariyanto
Jumantik Vol 12 No 1 (2025): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v12i1.7775

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi yang ditandai dengan adanya kenaikan tekanan darah secara terus menerus yang dapat memicu risiko penyakit jantung, ginjal, dan penyakit lainnya. Di Indonesia, prevalensi hipertensi di kalangan penduduk berusia 18 tahun ke atas menunjukkan angka yang cukup tinggi, yakni mencapai 30,8%. Obesitas merupakan salah satu faktor terjadinya hipertensi, terutama pada kelompok dewasa muda. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dampak perubahan gaya hidup terhadap pencegahan hipertensi pada pasien obesitas. Penelitian menggunakan metode tinjauan literatur dengan sumber data yang tersedia melalui database Google Scholar, Garba Rujukan Digital, dan PubMed untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah disusun berdasarkan kerangka PICO. Hasil telaah menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup memiliki dampak dalam pencegahan hipertensi pada pasien obesitas. Faktor gaya hidup seperti pola makan tinggi lemak dan garam, rendahnya konsumsi buah dan sayur, kebiasaan makan cepat saji, stres psikososial, dan gangguan tidur terbukti berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi. Maka dari itu, dalam merancang intervensi pencegahan hipertensi pada pasien obesitas, penting untuk memperhatikan faktor psikososial, termasuk manajemen stres, dukungan sosial, serta edukasi mengenai pola makan dan gaya hidup sehat.
Studi Literatur: Hubungan Mandi Malam dengan Penyakit Rematik pada Lansia Bebby Shandra; Keira Dwinova; Cynthia Amelia; Januar Ariyanto
Jurnal Ilmu Kesehatan Dharmas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Dharmas Indonesia (JIKDI)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/jikdi.v5i2.1846

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) is a chronic autoimmune disease that commonly affects the elderly. It is characterized by joint inflammation that causes pain, stiffness, and limited mobility. In many communities, there is a strong belief that night bathing may trigger or worsen rheumatic symptoms, especially in older adults. This study aims to identify and analyze public perceptions regarding night bathing and its relationship with the incidence of RA in the elderly. The method used is a literature review of scientific articles obtained from databases such as Google Scholar, PubMed, Garuda, and ScienceDirect, with publication criteria from 2020 to 2025 and relevance to the topic. The results show that night bathing is not scientifically proven to be a direct cause of rheumatoid arthritis. However, in elderly individuals who already experience RA symptoms, bathing at night with cold water may worsen joint pain. Misconceptions about this belief remain prevalent in society and can influence bathing habits and health decisions among the elderly. Proper education based on scientific evidence is needed to improve public understanding of the real causes of RA and to help reduce the impact of persistent health myths.
Essential Competencies of Public Health Professionals in Disaster Management: A Scoping Review Agung Raharjo; Januar Ariyanto; Farahul Jannah
Advances in Healthcare Research Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahr.v3i2.505

Abstract

Purpose: This scoping review aimed to systematically identify core competencies for public health professionals in disaster management. Research Method: We analyzed 22 studies (2002-2024) from PubMed/MEDLINE, Scopus, and Web of Science using Arksey and O’Malley’s scoping review framework. Included studies addressed competencies for disaster preparedness, response, and recovery. Results and Discussion: The review identified seven critical competency domains: disaster preparedness and risk reduction, leadership and crisis management, communication and digital tool utilization, psychosocial support, community engagement with cultural competency, inter-agency coordination, and post-disaster recovery systems. Leadership and community-centered approaches were universally essential, while technological competencies, such as GIS and proficiency in social media, represented emerging needs. Significant gaps were noted in climate-related disaster frameworks and standardized global training protocols. Implications: Findings underscore the urgent need to validate competencies in field settings, integrate climate science into training programs, and develop standardized frameworks for resource-limited regions. These directly inform public health curriculum development and policy initiatives aimed at enhancing workforce preparedness for evolving disaster scenarios, including climate-related emergencies and pandemics.
Analisis Determinan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kesehatan di Puskesmas Wilayah Kecamatan Pondok Aren pada Tahun 2024 Alvi Fauziah; Triana Srisantyorini; Munaya Fauziah; Pitut Aprilia S.; Januar Ariyanto
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 3 (2026): September: Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebida
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v4i3.2521

Abstract

Work fatigue is a common occupational health and safety (OHS) issue among healthcare workers. It may reduce work productivity and service quality while increasing the likelihood of work-related errors. High service demands, limited healthcare personnel, and excessive workloads may further contribute to the occurrence of fatigue. This study aimed to identify factors associated with work fatigue among healthcare workers at Public Health Centers in Pondok Aren District. A quantitative analytical study with a cross-sectional design was conducted involving 187 healthcare workers selected through total sampling. The independent variables included age, sex, educational level, length of employment, workload, and exercise habits, while work fatigue served as the dependent variable. Data were analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with the chi-square test, and multivariate analysis through logistic regression. The findings indicated that 114 respondents (61%) experienced moderate work fatigue, while 73 respondents (39%) experienced high work fatigue. Significant associations were found between fatigue and length of employment, workload, and exercise habits. Multivariate analysis identified workload as the most dominant factor associated with work fatigue. The Nagelkerke R Square value of 0.324 indicated that the model explained 32.4% of the variation in work fatigue.
Determinants of overnutrition based on body mass index among employees of an oil and gas company (PT X) in Jakarta Janeiffah Rachma; Apriningsih Apriningsih; Januar Ariyanto; Agus Joko Susanto; Wan Ismahanisa Ismail
Berita Kedokteran Masyarakat Vol 42 No 09 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v42i09.29112

Abstract

Purpose: This study aimed to analyze the association between age, sex, nutritional knowledge, dietary patterns, physical activity, marital status, physical environment, and social environment with overnutrition based on Body Mass Index (BMI) among employees of PT X, an oil and gas company in Jakarta. Methods: The study was conducted between November and December 2025 using a cross-sectional design with purposive sampling. The study population included all employees of PT X (n = 471), and 126 were selected as the sample. We collected primary data using questionnaires and obtained secondary data from the company's 2025 medical check-up records. Data were analyzed using bivariate (chi-square) and multivariate binary logistic regression. Results: 2.4% of workers were underweight, 44.4% normal, 23.0% overweight, and 30.2% obese. Physical activity was the strongest determinant of overnutrition (PR = 13.91; 95% CI: 2.53–76.60), with workers with low physical activity showing a substantially higher risk of overnutrition (overweight/obesity).  Conclusion: These findings highlight the critical role of physical activity in preventing overweight and obesity and emphasize the need for workplace health promotion programs, tailored to PT X, that encourage regular physical activity.
Co-Authors Abdullah, Pahhad Adiutomo, Muhammad Zaki Afif Mauludi, Ahmad Agung Raharjo Agung Raharjo Agung Raharjo Agus Joko Susanto Agus Triyono Aisyah Luna Lampard Aisyah Luna Lampard Al Maududi, Abul A'la Alvi Fauziah Alya Aziza Alya Salsabilah Amir, Astrid Pratiwi Rufaedah Anastasia, Virgine Weby Andriyani Angelica Depari, Joana Apriningsih Apriningsih Aragar Putri Aragar Putri Arfan Goni, Pragathafausta Asmarani Harma Azizah Zen Azzahra, Salsabila Bagas Gunanto Banny Adam Bebby Shandra Callysta Az Zahra Canttika Canttika Cindy Tia Clairine Citra Aulia Rahma Cynthia Amelia Dadang Herdiansyah Dea Callula Annaishauma Arifahmi Dewi Purnamawati Diandra Rezkia Dihartawan Dihartawan, Dihartawan Fadlilah, Fanny Farahul Jannah Farahul Jannah Farahul Jannah Farahul Jannah Farahul Jannah Fauziah Nurussholihah Febriansyah, Rafa Ilham Fidela Angelina Hafiz Fitrianto, Rasyad Ghafira Nisa Ramadhanti Gilang Anugerah Munggaran Hadi Panggayuh, Prananta Hanifah Fajriah Hardiman S G Hardiman SG Harry Fauzi, Harry Haryoto Kusnoputranto Hasanah, Marlina Kosmiyatun Imsyaamru, Tuanku Banang Rabbani Ismi Farah Syarifah Isnaini Nur Hasanah Janeiffah Rachma Jauza’a Firdaus Dhiya’ulhaq Kasih, Tiar Keira Dwinova Krismawanti, Agisna Rafa Lestari, Dian Mardiana Luqman Effendi Mappeaty Nyorong Mardian, Okbi Marina Ery Setiyawati Maritza Adelia Putri Mariyatul Qibtiyah Matthew Anthony Sugiyarto Mazaya Raini Nurmaliza Meilinda Deliano Yasmine Meutya Zahra Saphira Moch. Sahri Moch. Sahri Muhamad Rama Noufalwafiq Muhammad Hafizh Azzuraiqi Munaya Fauziah Mutiara Aisyah Fitriani Nadhira Nasywa Cordellia Nadya Nur Syafina Putri Nayla Inez Rachmawati Nayla Inez Rachmawati Nayla Nayla Fazila Maulidina Noor Latifah Noufalwafiq, Muhamad Rama Nurjanah, Amanda Nurul Azizah, Nazhifa Odang, Maulidina Salsabilla Oktapiani, Dwi Rani Oktavia, Ekka Ina Pasaribu, Christiani Pitut Aprilia S. Prisca, Nazwa Qurrotaayun, Syifa Fitriana Rachielita Shoifia Rachman, Helwa Rahma Aprilia Rahmalia Zain, Shofia Rahman, Nisa Aulia Ramadhaningrum, Oktavia Renjistian Viga Vidariatma Rizky Khaeran Rizky Wulandari Robby Firmansyah Sabilla, Rahma Nasywa Safitri, Amanda Salmin Baraja Salsabila Firdausi Salsabila, Sabrina Saputra, Diki SG, Hardiman Shaumi, Nazwa Fadya Nur Simanjuntak, Syahlom Demartc Siregar, Salwa Febriana Ekasari Siti Aisyah Siti Rahima Kiram Suherman Suherman Sukriyadi, Sukriyadi Suparni Suparni Suparni Suparni SUSI LESTARI Syafira, Seftiani Syamsiar S Russeng Syarifah, Ismi Farah Syifa Rahmah Fadila Triana Srisantyorini Virens Rizaldi Wan Ismahanisa Ismail Yunita Amraeni Zarra Febrianti