Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Melalui Pengenalan Warisan Budaya dan Permainan Tradisional Jawa Tengah di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Kuala Lumpur-Malaysia: Enhancing National Awareness Through the Introduction of Central Javanese Cultural Heritage and Traditional Games in Sungai Mulia 5 Kuala Lumpur-Malaysia Aprilia, Rennanti Lunnadiyah; Satibi, Imam; Hermawan, Risdianto; Maemunah, Titi; Priyanto, Eko; Sukawi, Zaenal; Irianto, Heru; Khoiri, Ahmad; Affandi, Achmad; Sejati, Hono; Handriani, Eka; Sutomo, Sutomo; Legowo, Yogi Ageng Sri; Hafni, Nurlaili Dina
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 5 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i5.9283

Abstract

In the era of globalization, national identity poses a unique challenge, particularly for Indonesian diaspora children living far from their homeland. The children at Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 (SB SM 5) in Kuala Lumpur, Malaysia, are mostly migrant children growing up in environments with minimal exposure to Indonesian culture. This condition risks weakening their emotional connection to national identity and the cultural heritage of Nusantara. This international community service program aims to enhance the national awareness of children aged 10–14 years at SB SM 5 by introducing the cultural heritage of Borobudur Temple as a symbol of national civilization and traditional Javanese games such as cublak-cublak suweng. The methods used include participatory approaches, edutainment, and experiential learning, designed to create an interactive and enjoyable learning experience. The children participated in activities such as visual presentations, storytelling, hands-on traditional games, and reflections on national values. The results demonstrated an increase in knowledge about Borobudur from 10% to 90% and a high level of enthusiasm for traditional games. The children not only gained an understanding of Indonesian culture but also felt a sense of pride and emotional closeness to their homeland. As a follow-up, plans include the development of digital modules, regular cultural classes, and collaboration with diaspora communities to ensure the sustainability of this program. This initiative successfully established an emotional connection between diaspora children and Indonesia's cultural identity, making it a model applicable to other diaspora communities
INTERNALISASI JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA MELALUI KEGIATAN “CREATE YOUR OWN BUSINESS” MI SUNAN DRAJAT BEKTIHARJO TUBAN nurhaningtyas, Nurhaningtyas Agustin; Hafni, Nurlaili Dina; Mubaidilla, Irfa'i Alfian; Pradana, Akhmad Aji; Ngainin, Nurul; Hidayatin, Eka Nur; Alamsyah, Chabibah
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 9 No 01 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol9.no01.a10053

Abstract

Internalisasi jiwa kewirausahaan sejak dini menjadi sangat penting untuk membentuk karakter siswa yang kreatif, inovatif, dan mandiri. Kegiatan "Create Your Own Business" merupakan salah satu pendekatan inovatif untuk menumbuhkembangkan potensi kewirausahaan siswa secara komprehensif. Metode pelaksanaan pada kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini  terdiri  dari beberapa tahapan perumusan masalah, penentuan solusi, metode penyelesaian evaluasi kegiatan dan output. Kegiatan penyuluhan yang diadakan di MI Sunan Drajat Bektiharjo Semanding Tuban diikuti oleh 33 siswa dan bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar kewirausahaan, memberikan pemahaman tentang langkah-langkah memulai usaha kecil, serta melakukan evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa setelah kegiatan berlangsung. Siswa menunjukkan pemahaman yang baik tentang pengertian dasar kewirausahaan, di mana setelah sesi pengantar, 85% dari mereka mampu menjelaskan secara singkat apa itu kewirausahaan dan menyebutkan ciri-ciri seorang wirausahawan. Diskusi kelompok yang dilakukan membantu siswa dalam berbagi ide dan memperoleh perspektif yang lebih luas. Hasilnya, 78% siswa berhasil membuat rencana usaha sederhana yang mencakup ide produk, target pasar, dan strategi penjualannya. Terdapat 90% siswa merasa lebih percaya diri untuk mencoba berwirausaha di masa depan. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, terdapat beberapa kesimpulan sebagai berikut: (1) Program kewirausahaan “Create Your Own Business” di MI Sunan Drajat Bektiharjo Semanding merupakan upaya nyata dalam menanamkan nilai-nilai kewirausahaan (2) Peserta didik menunjukkan jiwa wirausaha, memahami konsep kewirausahaan, mampu mengidentifikasi peluang, serta mendapatkan pengalaman langsung dalam mengembangkan bisnis.
Penerapan media religiosity lab book (RLB) untuk meningkatkan kesadaran keberagaman agama siswa Nurlaili Dina Hafni , Nurlaili Dina Hafni; Kafiyatul Muthoharoh, Kafiyatul Muthoharoh; Roichatul jannah, Roichatul jannah; Erisa Dwi Septiani , Erisa Dwi Septiani
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Joyful Learning Journal: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i2.24749

Abstract

This study aims to enhance religious diversity awareness among 2E grade students at MI Hidayatun Najah Tuban through the implementation of the Religiosity Lab Book (RLB) media. This media is designed to help students understand the concept of religious diversity in an interactive and enjoyable way. The study uses Classroom Action Research (CAR) with a cyclical design consisting of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 28 students from class 2E at MI Hidayatun Najah Tuban who participated in the learning process using the RLB media. Data collection techniques included observation, interviews, tests, and documentation. The results of the study show that the implementation of RLB media effectively improves students’ understanding of religious diversity and fosters attitudes of tolerance among religious communities. This improvement is reflected in test results indicating increased student comprehension before and after using the RLB media, as well as changes in students’ attitudes to be more open and appreciative of religious differences. This study is expected to contribute positively to efforts in developing religious diversity learning at the elementary school level, particularly in creating a more inclusive and harmonious environment.
Pendidikan Karakter untuk Membangun Anak Didik yang Memiliki Keseimbangan IQ, EQ dan SQ Hafni, Nurlaili Dina; Shofwan, Arif Muzayin; Laila, Khamidatul; Arifin, Triananda Zainal
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 1 No 1 (2023): Vol. 1 No. 1 Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v1i1.726

Abstract

Character education is not only to build students who have pseudo-politeness. However, character education also aims to build students who have a balance of IQ, EQ, and SQ. This qualitative descriptive research with literature study discusses character education which aims to build students to have a balance of IQ, EQ, and SQ. The data analysis technique uses content analysis by sorting out data according to the research objectives. This paper produces several things as follows. First, the purpose of character education, of which is to form a nation that is tough, competitive, has a noble character, moral, tolerant, have a patriotic spirit, develop dynamically, is oriented to science and technology, and is inspired by faith and piety to God based on Pancasila, encourages students to able to independently improve and use knowledge, examine and internalize and personalize character values ​​and noble character so that they are manifested in daily behavior. Second, how to build students who are balanced in terms of IQ, EQ, and SQ, one of which is to apply several benchmarks as follows, including love of God and the universe; responsibility, discipline, and independence; tolerance and love of peace towards others; kind and humble; leadership and justice; self-confidence, creativity, hard work, and never give up; affection, care and cooperation; respect and courtesy; and honesty.
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Melalui Program Java’s Day Setiap Hari Rabu di TK Dharma Wanita Sendanghaji Merakurak amalina, salma nu; Lestari, Diani; Rahayu, Novita Putri; Sa’adah, Dwi Aminatus; Hafni, Nurlaili Dina
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 3 No 2 (2025): Vol. 3 No. 2 Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v3i2.1815

Abstract

Pendidikan karakter yang berlandaskan kearifan lokal memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berbudaya, beretika, dan memiliki jati diri yang kuat. Penelitian ini membahas penerapan pendidikan karakter melalui program Java’s Day di TK Dharma Wanita Sendanghaji Merakurak. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai budaya Jawa kepada anak usia dini melalui berbagai aktivitas, seperti penggunaan bahasa Jawa, mengenakan pakaian adat, mengenalkan seni dan permainan tradisional, serta membiasakan sikap sopan santun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan melibatkan kepala sekolah, guru, peserta didik, serta orang tua sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Java’s Day berkontribusi positif dalam membangun karakter anak, terutama dalam keterampilan berbahasa Jawa, pemahaman budaya lokal, serta penerapan sikap sopan santun dan kebersamaan. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam program ini turut memperkuat pembelajaran budaya di rumah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam menghadapi globalisasi tanpa kehilangan identitas budaya.
Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Perkembangan Fisik Anak Usia Dini Saadah, Dwi Aminatus; Dina Hafni, Nurlaili; Huda, Misbahul; Anikmah
WALADI Vol 3 No 1 (2025): Juni
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/waladi.v3i1.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program makan bergizi gratis terhadap perkembangan fisik anak usia dini di TK A TK Ihyaul Ulum Lamongan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya gizi sebagai faktor utama dalam mendukung pertumbuhan fisik anak, khususnya pada masa usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Subjek penelitian adalah 30 anak kelompok TK A yang mengikuti program makan bergizi gratis selama tiga bulan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam perkembangan fisik anak setelah mengikuti program, yang ditunjukkan oleh perubahan positif pada berat badan, kekuatan motorik, dan daya tahan tubuh anak. Program ini terbukti efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini di lingkungan pendidikan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan layanan PAUD yang holistik dan integratif berbasis gizi.
Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Perkembangan Fisik Anak Usia Dini Saadah, Dwi Aminatus; Dina Hafni, Nurlaili; Huda, Misbahul; Anikmah
WALADI Vol. 3 No. 1 (2025): Juni, Wawasan Belajar Anak Usia Dini
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/waladi.v3i1.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program makan bergizi gratis terhadap perkembangan fisik anak usia dini di TK A TK Ihyaul Ulum Lamongan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya gizi sebagai faktor utama dalam mendukung pertumbuhan fisik anak, khususnya pada masa usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Subjek penelitian adalah 30 anak kelompok TK A yang mengikuti program makan bergizi gratis selama tiga bulan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam perkembangan fisik anak setelah mengikuti program, yang ditunjukkan oleh perubahan positif pada berat badan, kekuatan motorik, dan daya tahan tubuh anak. Program ini terbukti efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini di lingkungan pendidikan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan layanan PAUD yang holistik dan integratif berbasis gizi.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI KEGIATAN FESTIVAL BUDAYA DI SANGGAR BIMBINGAN KAMUS GOMBAK UTARA Fadhilah, Afiana; Hidayah, Alifah Nur; Hasanah, Asma Hidayatul; Fitriatun, Nofi; Rohayati, Sri; Hafni, Nurlaili Dina; Legowo, Yogi Ageng Sri
AL-QALAM: JURNAL KEPENDIDIKAN Vol 25 No 2 (2024): AL-QALAM: JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN
Publisher : FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS SAINS AL-QUR'AN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multicultural education is very necessary in dealing with conflicts in the era of the industrial revolution 4.0 which originate from ethnic, cultural, tribal and religious diversity. Multicultural education is very important especially for Indonesian children who were born and raised abroad. This study aims to strengthen multicultural education through cultural festival activities for students at the Kamus Guidance Center, North Gombak, Malaysia. This study uses a descriptive qualitative approach. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. Observations were carried out on several aspects, including; (1) work plan observation, (2) observation of facilities and infrastructure; and (3) activity observation. Data analysis consisted of three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification. Multicultural education at SB Kamus North Gombak is very influential in creating good multiculturalism among students. Students become more tolerant of their friends who come from different religions, cultures and races. Students become more tolerant of their friends who come from different religions, cultures and races.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DI MADRASAH IBTIDAIYAH Huda, Misbahul; Nurlaili Dina Hafni
PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education Vol 7 No 1 (2025): PREMIERE: Journal of Islamic Elementary Education
Publisher : Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jp.v7i1.1264

Abstract

Inclusive education represents a paradigm that emphasizes the right of every child to access equitable and quality learning regardless of physical, intellectual, social, emotional, or linguistic differences. Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools) play a significant role in realizing inclusive education; however, the implementation remains inconsistent with national policy frameworks. This study aims to analyze key challenges and formulate evidence-based strategies to strengthen inclusive education practices within Madrasah Ibtidaiyah. The study employs a systematic-constructive literature review by analyzing academic publications, national and international policy reports, and case studies of inclusive madrasahs published between 2021 and 2025. Thematic analysis was conducted on five major aspects: policy implementation, teacher capacity, infrastructure, funding, and socio-cultural factors. The findings reveal that the main barriers to implementing inclusive education in Madrasah Ibtidaiyah include: (1) the gap between normative policy and operational practice; (2) limited teacher competence and lack of support personnel; (3) inadequate infrastructure and accessibility; (4) persistent social stigma toward children with special needs; and (5) insufficient funding and institutional incentives. Strengthening strategies include developing technical implementation guidelines, continuous professional development programs using micro-credential systems, establishing Inclusive Madrasah Teams, and integrating Islamic values as ethical and cultural foundations for inclusive practice. This study concludes that the success of inclusive education in Madrasah Ibtidaiyah depends on the harmonization of policy, teacher competency, community engagement, and Islamic spiritual values as the moral basis for educational equity. The findings contribute to policy formulation and practical models of inclusive Islamic education that are contextually relevant to Indonesia’s socio-religious landscape.
Integrasi Nilai Kearifan Lokal dalam Membentuk Karakter Siswa di Tingkat Sekolah Dasar Maulidya Lailatul Fa’idah; Siska Cahya Febriyanti; Nurul Lailatul Masruroh; Akhmad Aji Pradana; Nurlaili Dina Hafni
TA'DIBAN Vol 4 No 2 (2024): Januari-Juni
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v4i2.168

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana peran kearifan lokal dalam pembentukan karakter peserta didik ditingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif, dengan menggunakan jenis Penelitian studi literasi, yaitu penelitian yang berdasarkan sumber data kepustakaan. Teknik pengumpulan data berupa data sekunder atau bukti dari kepustakaan atau berdasarkan referensi pustaka yang ada. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research, yakni penelitian yang dilakukan melalui pengumpulan data atau karya ilmiah yang memiliki keterkaitan dengan objek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan, yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah, dengan menelaah secara kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan Pustaka yang relevan. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa peranan kearifan lokal cukup besar dalam pembentukan karakter peserta didik terutama pada tingkat sekolah dasar, karena karakter anak terbentuk berdasarkan kebiasaan-kebiasaan yang sering mereka lakukan, selain dari orang tua dan guru faktor lingkungan dan budaya juga berpengaruh di dalamnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi pendidik untuk bisa mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal keadalam pembelajaran di Sekolah.