cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pelatihan Pembuatan Sabun Batang Dari Minyak Jelantah Sebagai Solusi Inovatif Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Bagi Masyarakat Didaerah Majalengka Suryani, Elma; Nanda, Elsa Vera; Allanas, Edith; Febriani, Fazila Windy; Mardiah, Musyahadah Rodiatam; Hafizh, Ahmad
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20830

Abstract

Pendahuluan: Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering dibuang sembarangan dan berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan. Di Desa Majalengka Kulon, tingginya angka kemiskinan dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah menjadi tantangan tersendiri. Studi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan minyak jelantah menjadi sabun sebagai solusi terhadap pencemaran lingkungan dan peningkatan ekonomi lokal. Metode: Pendekatan partisipatif melalui pelatihan pembuatan sabun berbasis minyak jelantah, sosialisasi dampak lingkungan, serta dokumentasi kegiatan dalam bentuk publikasi ilmiah dan media massa. Hasil: Masyarakat mampu mengelola minyak jelantah menjadi sabun padat yang layak dan bernilai jual, serta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap dampak lingkungan dari limbah minyak goreng. Kesimpulan: Pengolahan minyak jelantah menjadi sabun dapat menjadi solusi terpadu dalam mengatasi pencemaran lingkungan dan memberdayakan ekonomi masyarakat desa.
Gerakan Loka Vora: Model Pemberdayaan Kelompok BPNT melalui Agroponik Sayuran Berbasis Biostimulator Cangkang Telur untuk Ketahanan Pangan Rumah Tangga Rasmiati, Rasmiati; Adiansyah, Romi; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Nurdin, Nurdin; Arfiani, Rezha
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20836

Abstract

Background: Ketahanan pangan berbasis gizi seimbang merupakan tantangan utama bagi kelompok penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), khususnya di Desa Pitumpidange, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Hasil observasi awal mengidentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu ketergantungan terhadap konsumsi makanan instan, rendahnya pengelolaan limbah rumah tangga berupa cangkang telur, serta belum adanya inovasi pemanfaatan limbah sebagai biostimulator alami. Potensi limbah cangkang telur di Desa Pitumpidange mencapai lebih dari 330 kg per tahun yang belum termanfaatkan. Metode: Program ini menerapkan metode Community Based Learning (CBL) melalui tiga tahapan pelaksanaan, yaitu planning, training by doing, dan mentoring and supervision. Pendekatan ini tidak hanya menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai subjek aktif dalam proses perencanaan, pelatihan, dan pengelolaan sumber daya lokal. Hasil: Hasil implementasi program menunjukkan bahwa 80% mitra mampu memproduksi biostimulator secara mandiri dan 78% berhasil menanam sayuran dengan mengaplikasikan hasil pelatihan. Evaluasi berbasis Theory of Planned Behavior dan Love and Care for Nature Scale memperlihatkan peningkatan pemahaman dan efikasi diri sebesar 32%, dengan 85–88% mitra menunjukkan sikap positif terhadap perilaku ramah lingkungan, serta 92% memberikan respon positif terhadap kemanfaatan program. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Gerakan Loka Vora efektif dalam mentransformasi masyarakat konsumtif menjadi produktif dan berwawasan ekologis, serta mendukung pencapaian SDGs poin 2 dan 15 melalui peningkatan ketahanan pangan dan pengelolaan limbah berkelanjutan.
Kader Posyandu Lansia Desa Guwang Tingkatkan Kesehatan Mental Lansia melalui Yoga Bali Marga Rahayu Putra, I Gede Yudiana; Muryani, Ni Made Sri; Wirawan, I Gusti Bagus
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20837

Abstract

Background: Older adults are vulnerable to various physical and mental health problems, including degenerative diseases, stress, anxiety, mild depression, loneliness, and cognitive decline. This condition highlights the importance of a holistic approach in elderly health care. The Elderly Posyandu Program in Guwang Village has so far focused mainly on physical health, while mental health has received less attention. Methods: The program was carried out through training for cadres, covering elderly mental health, emotional support strategies, and the practice of Yoga Bali Marga Rahayu as a culturally based relaxation method. Evaluation was conducted using pre-tests, post-tests, and field practice. Results: The pre-test showed that 60% of cadres only understood physical aspects, with an average score of 68%. After the training, the average score increased to 90%, with 90% of cadres able to explain the material and 100% reporting confidence in assisting the elderly. Program implementation showed that 86 elderly participants (91%) attended and enthusiastically engaged in yoga. Mental health education also successfully raised awareness among the elderly to reduce stress, avoid loneliness, and strengthen spirituality. Conclusion: Community health cadre training based on local wisdom effectively improved cadres’ capacity and had a positive impact on the quality of life of the elderly. This approach can serve as a community empowerment model to support elderly mental health holistically.
Pendampingan melalui Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Banjir bagi Masyarakat Wilayah Pejaten Timur untuk Menyelamatkan Dokumen Penting dan Mengurangi Resiko Kehilangan Data Wahdini, Nurul; Nervilia, Indi; Sidiq, Ahmad Fajar; Ananto, Fiyaz Fathi; Putri, Jea Nadya Chintya
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20841

Abstract

Background: Banjir merupakan bencana yang hampir setiap tahun melanda wilayah Jakarta, khususnya di kawasan Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Kondisi topografi rendah, kepadatan penduduk, serta keterbatasan infrastruktur drainase membuat masyarakat rentan terhadap dampak banjir. Permasalahan utama adalah kerusakan dokumen penting dan rendahnya keterampilan mitigasi bencana. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga melalui pelatihan penyelamatan dokumen serta pemanfaatan teknologi digital. Metode: Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, simulasi, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari nilai rata-rata pre-test 61,96 menjadi 86,40 pada post-test dengan N-Gain sebesar 0,64 (kategori sedang–tinggi). Hal ini menandakan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam menyelamatkan dokumen serta kesadaran kolektif menghadapi banjir. Kesimpulan: Program ini memberi dampak sosial berupa penguatan solidaritas dan dampak ekonomi berupa pengurangan kerugian akibat kehilangan dokumen.
Membangun Kesiapsiagaan Masyarakat melalui Simulasi Mitigasi Kebakaran di Sekitar Terminal Bahan Bakar Minyak, Teluk Lerong Samarinda Lestari, Ida Ayu Indira Dwika; Hardianti, Dewi Novita; Ramdan, Iwan M; Sultan, Muhammad; Putri, Anindya Monika; Wardani, Rifdah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20842

Abstract

Background: Wilayah sekitar Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) PT X, Teluk Lerong Samarinda, merupakan kawasan berisiko tinggi terhadap kebakaran karena keberadaan fasilitas penyimpanan dan distribusi bahan bakar yang mudah terbakar. Rendahnya pemahaman masyarakat serta minimnya latihan tanggap darurat meningkatkan potensi kerugian jiwa dan material. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas warga dalam mitigasi kebakaran melalui edukasi dan simulasi. Metode: Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang bahaya kebakaran, prinsip pencegahan, pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan simulasi evakuasi darurat. Kegiatan melibatkan peserta dari perwakilan ibu-ibu PKK, anak sekolah dasar, perwakilan RT sekitar TBBM dan berlangsung selama satu hari. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 40% (berdasarkan pre-test dan post-test), terbentuknya peta risiko partisipatif yang mengidentifikasi jalur evakuasi dan titik kumpul aman, serta peningkatan keterampilan warga dalam menggunakan APAR dengan tingkat keberhasilan pemadaman awal mencapai 85%. Pada simulasi evakuasi, 90% peserta berhasil mengikuti prosedur dengan benar, meskipun masih ditemukan hambatan pada koordinasi antar RT dan kurangnya alat peringatan dini. Kesimpulan: Edukasi, pemetaan risiko, dan simulasi terbukti efektif meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi kebakaran. Diperlukan penguatan koordinasi antar-RT, pembentukan relawan kebakaran, dan penyediaan fasilitas darurat berkelanjutan dari pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan komunitas.
Generasi Sehat Berkemajuan: Menguatkan Fondasi Kesehatan Ranting Muhammadiyah-Aisyiyah: Langkah Awal untuk Generasi Sehat yang Berkemajuan Wardani, Yuniar; Gustina, Erni; Sofiana, Liena; Hariyanti, Baiq Qatrunnada; Febriana, Kania Valentia; Oktaviana, Ardyawati Wira
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20844

Abstract

Background: Muhammdiyah menjalankan dakwah melalui berbagai program sosial, termasuk pendidikan dan kesehatan, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dalam bidang kesehatan, dakwah Muhammadiyah mencakup penyuluhan.Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) adalah cara untuk memberikan bantuan awal yang cepat dan tepat kepada orang yang sakit atau terluka. Tempat-tempat umum seperti rumah ibadah, rumah makan, karaoke, warung kopi, pusat perbelanjaan, dan tempat-tempat ramai lainnya wajib mampu menangani keadaan darurat seperti keadaan luka maupun non-luka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman takmir dan marbot masjid mengenai P3K dan kaderisasi dalam menciptakan lingkungan ibadah yang aman dan berkelanjutan. Metode: Sosialisasi penyampaian materi mengenai pentingnya kaderisasi generasi Muhammadiyah dan dasar-dasar P3K. Bermitra dengan marbot masjid di PCM Genteng Muhammadiyah dengan jumlah sebanyak 24 peserta. Survey pengetahuan melalui kuesioner pilihan ganda yang dianalisis secara deskriptif yang mencakup tiga indikator utama. Hasil: Tingkat pengetahuan responden terbagi cukup seimbang antara kategori baik (54,2%) dan buruk (45,8%). Kesimpulan: Edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan kesadaran responden akan pentingnya kesiapsiagaan P3K sebagai bentuk kepedulian dan kaderisasi sebagai upaya regenerasi Dibutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif, seperti pelatihan simulasi P3K dan lokakarya kaderisasi.
Pendampingan Penerapan Ayat-Ayat Dakwah Moderat Melalui Inovasi Dakwah Digital pada Forum Daiyah Fatayat Bojonegoro untuk Mewujudkan Islam Publik Inklusif Ulfa, Ulfa; Musyafaah, Nurul; Yuwono, Dwi Purbo; Nuha, Muhammad Afthon Ulin
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20845

Abstract

Background: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap tantangan global dalam menyebarkan pesan-pesan Islam moderat di tengah meningkatnya arus informasi digital dan isu intoleransi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota Forum Daiyah Fatayat dalam menerapkan ayat-ayat dakwah moderat melalui inovasi dakwah digital yang adaptif terhadap konteks sosial lokal. Metode: Metode yang digunakan adalah Community Education dengan pendekatan partisipatif melalui enam sesi pelatihan selama tiga bulan, mencakup literasi digital, desain konten, dan strategi komunikasi publik. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik; pemahaman konsep moderasi meningkat 39,7%, dan 85% peserta mampu menghasilkan minimal dua produk dakwah digital berkualitas. Analisis paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara pra dan pascapelatihan (p < 0,05). Secara sosial, kegiatan ini memperkuat ekosistem dakwah perempuan berbasis digital dengan kenaikan jumlah tenaga dakwah aktif dari 45 menjadi 75 orang. Implikasi program ini adalah terbentuknya model pemberdayaan dakwah moderat berbasis komunitas perempuan yang dapat direplikasi di wilayah lain dalam mewujudkan Islam publik yang damai, toleran, dan inklusif.
Meningkatkan Partisipasi Peserta Didik Melalui Permainan Digital Edukatif Pada Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris Aflah, Mita Nur; Popy
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20848

Abstract

Background: Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memfasilitasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam mempelajari kosa-kata Bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan. Hal ini dilakukan sebagai solusi dari permasalahan mitra yaitu rendahnya minat belajar siswa terhadap Bahasa Inggris   Metode: Pengajaran kosa-kata Bahasa Inggris dengan menggunakan permainan digital edukatif ini dilakukan dengan cara demonstrasi dan simulasi. Metode observasi dilakukan untuk mengamati partisipasi siswa. Hasil: Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa pemanfaatan permainan digital di dalam kelas terbukti menstimulasi minat peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Hasil latihan siswa dengan nilai rata-rata 8,5 juga membuktikan adanya pengaruh yang signifikan dari permainan digital. Dengan menggunakan platform digital interaktif, peserta didik dapat secara aktif berlatih dan memperkuat kemampuan bahasa mereka dengan cara yang dinamis dan menarik. Kesimpulan: Hasil kegiatan ini menggarisbawahi pentingnya mempromosikan strategi pengajaran yang efektif yang dapat mengoptimalkan hasil pembelajaran dengan pemanfaatan permainan digital ke dalam praktik pedagogis.
Penerapan Pendidikan Kreatif melalui Pelatihan Pembuatan Sempol Kekinian Berbasis Kuliner Lokal Andrianto, Dedi; Kurniawan, Wakib; Nawawi, M. Latif; Al Ayyubi, Ibnu Imam; Putra, Ari Limay Trisno; Fitriani, Namiyah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20851

Abstract

Background: Kegiatan pelatihan pembuatan sempol kekinian sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam bidang keterampilan produksi makanan ringan berbasis lokal serta strategi pemasaran kuliner secara digital. Metode: Pelatihan ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang menekankan pemanfaatan aset dan potensi lokal yang telah dimiliki oleh masyarakat. Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta tidak hanya mampu menguasai keterampilan teknis pembuatan sempol, tetapi juga menerapkannya dalam praktik wirausaha secara mandiri maupun kelompok. Dampak dari kegiatan ini mencakup dimensi ekonomi melalui peningkatan pendapatan rumah tangga, dimensi sosial melalui penguatan partisipasi dan jejaring komunitas, serta dimensi budaya melalui inovasi produk kuliner lokal yang relevan dengan selera pasar. Pelatihan ini juga mengintegrasikan soft skills kewirausahaan, seperti pengelolaan usaha kecil dan promosi digital. Kesimpulan: Berdasarkan hasil yang diperoleh, pelatihan pembuatan sempol kekinian memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya dalam aspek keterampilan produksi kuliner dan semangat kewirausahaan. perubahan perilaku yang positif, baik secara individu maupun kolektif, dalam membangun usaha mikro yang berorientasi pada kemandirian ekonomi keluarga. Integrasi antara keterampilan teknis dan soft skills kewirausahaan juga menjadi nilai tambah yang penting, terutama dalam mendorong adaptasi terhadap perkembangan ekonomi digital. Dengan mempertimbangkan keberhasilan pelatihan ini, program serupa sangat potensial untuk direplikasi di wilayah lain, dengan catatan perlu adanya penyesuaian berdasarkan karakteristik, kebutuhan, dan aset lokal masing-masing komunitas.
Pelatihan 3S "Solar Smart Santri" Guna Mewujudkan Santri Cerdas di Era Digital di Pondok Pesantren Al Ikhlas Karasan Tri Yuniahastuti, Irna; Maharani, Swasti; Asnawi, Noordin; Prastya, Dharma Dwi; Baretta, Patrick Aprillia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20852

Abstract

Background: Era digital menuntut setiap individu, termasuk santri, untuk memiliki literasi teknologi dan keterampilan abad 21 yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui integrasi literasi digital dan pemanfaatan energi terbarukan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta menumbuhkan kemandirian pesantren dalam memanfaatkan energi surya. Metode: Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu survei awal untuk mengetahui tingkat pemahaman santri mengenai energi terbarukan dan PLTS, dilanjutkan dengan sosialisasi, demo, serta praktik langsung perakitan panel surya menggunakan modul PLTS skala kecil. Kegiatan diikuti oleh guru dan santri di Pondok Pesantren Al Ikhlas Karasan dengan pendekatan partisipatif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman santri terkait prinsip kerja PLTS, komponen penyusun, serta kesadaran pentingnya energi terbarukan, dengan peningkatan persentase pemahaman antara 35%-36%. Kesimpulan: Antusiasme santri dan guru juga terlihat dari keaktifan dalam diskusi maupun praktik langsung, sehingga program ini dinilai berhasil mencapai target yang ditetapkan.