p-Index From 2021 - 2026
8.425
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Agricultural Input Resources on Chopped Tobacco Production of Reket and Seram Varieties in Suralaga District East Lombok Regency Dudi Septiadi; Muhammad Nursan; Aeko Fria Utama FR; Pande Komang Suparyana; Baiq Saopi Nadiawati
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 4 (2022): October - December
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i4.4414

Abstract

Tobacco is a leading commodity that has high economic value. The tobacco products industry has a major contribution to the structure of state revenues through excise taxes, employment and sources of farmers' income. This research aims to; 1) explain the relevance of the characteristics of farmers and the production of chopped tobacco in Suralaga sub-district, East Lombok Regency; 2) analyze the influence of farming input resources on the production of reket and seram tobacco varieties in Suralaga District, East Lombok Regency. The research was conducted in Suralaga District, East Lombok Regency. The study was conducted from July 2021 - November 2021. The sampling method used purposive sampling as many as 40 farmer respondents who run tobacco farming. The data analysis method used in this research is quantitative analysis with multiple linear regression approaches. The results of the research show that the agricultural input resource variables that affect the production of tobacco farming are tobacco farming land variables, pesticides, labour, farming experience, and age. While the dummy variables in this study, namely the gender and variety types were also stated as variables that had an effect on tobacco production.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha Beternak Lebah Trigona Di Sekitar Kawasan Hutan Adat Bayan, Kabupaten Lombok Utara M. Yusuf; Muji Rahayu; Muhammad Nursan; Sri Supartiningsih; Aeko Fria Utama FR; Dudi Septiadi; Pande Komang Suparyana; Fadli
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2602

Abstract

In general, this community service activity aims to increase the knowledge and skills of the farming community through the development of Trigona beekeeping business around the Bayan customary forest area, North Lombok Regency, while the specific objectives are: (1) To develop interest and motivate the people of Bayan Village, Bayan District, North Lombok Regency for entrepreneurship in agriculture and animal husbandry especially beekeeping u trigona; (2) Showing farmers about the technological aspects of trigona beekeeping business; (3) Beekeepers can recognize the socio-economic aspects (sustainable increase in income) of trigona beekeeping business; and (4) Establishing relationships between universities, especially Mataram University with the community. The implementation is carried out using the community development method that emphasizes adult learning (andragogy), involving 8 members of the trigona beekeeper group and students through counseling, demonstrations, and demonstration plots. The results of the implementation show that: (1) This community service activity has been able to increase the knowledge and skills of members of the trigona beekeeper farmer group regarding technical, socio-economic and other aspects related to the development of trigona beekeeping around forest areas; (2) Increase the awareness of farmer group members on the importance of togetherness in a group bond; (3) Demonstrate to the community, especially group members about good, healthy, and environmentally friendly trigona bee cultivation techniques; (2) The response of members of the trigona beekeeper group to extension activities around the Bayan customary forest area, the economy of this dry land farming community is quite high; and (3) This activity has also contributed to the intensification of reciprocal communication between the local government of North Lombok Regency, universities, UNRAM and the community who are members of the trigona honey bee farmer farmer group in Bayan Village, Bayan District, North Lombok Regency.
Penerapan Teknologi Pengelolaan Limbah Berkelanjutan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, NTB Andi Tri Lestari; Hairil Anwar; Diah Permatasari; Endah Wahyuningsih; Maiser Syaputra; Pande Komang Suparyana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2617

Abstract

Kunjungan wisatawan meningkat drastis pada gelaran Wolrd Superbike (WSBK) 2021 dan diasumsikan akan bertambah pada gelaran MotoGP 2022 mendatang. Pertambahan jumlah wisatawan tidak hanya menimbulkan dampak positif namun juga dampak negatif pada lingkungan seiring dengan bertambahnya timbulan sampah. Salah satu upaya pengelolaan sampah yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan teknologi tepat guna agar pengolahan sampah lebih efektif dan efisien. Pelatihan pengelolaan sampah berkelanjutan dengan menerapkan teknologi tepat guna diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah di KEK Mandalika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terlaksana pada tanggal 2 September 2022. Kegiatan ini diawali dengan penyuluhan tentang pentingnya pengelolaan limbah berkelanjutan dengan menerapkan teknologi tepat guna diharapkan dapat meningkatkan kesadartahuan masyarakat sehingga dapat berperan aktif dalam pengelolaan sampah di KEK Mandalika. Setelah materi selesai disampaikan kemudian dilanjutkan dengan praktek pengolahan sampah yang ada di lokasi pengabdian. Pengolahan sampah dilakukan dengan Teknologi Tepat Guna menggunakan prototipe pyrolysis portable melalui metode TSC-Pyrolysis untuk mengubah sampah menjadi menjadi bahan bakar minyak. Peserta pelatihan sangat antusias dan ingin terlibat langsung pada setiap proses kegiatan.
Strategi Konservasi Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea occidentalis) Secara Ex Situ di Lembaga Konservasi Maiser Syaputra; Pande Komang Suparyana; Febriana Tri Wulandari
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2022.19.2.139-157

Abstract

Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea occidentalis) (KKJK) merupakan jenis burung dilindungi di Indonesia dan termasuk kategori kritis berdasarkan Red List International Union for Conservation of Nature (IUCN). Upaya konservasi oleh berbagai pihak diperlukan untuk mendukung kelestarian burung ini. Konservasi ex situ merupakan salah satu cara untuk memulihkan populasi KKJK melalui kegiatan pemeliharaan dan perkawinan yang lebih intensif. Namun, konservasi ex situ KKJK masih terbatas dengan tingkat keberhasilan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi konservasi KKJK secara ex situ di lembaga konservasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Focus Group Discussion (FGD) dan data dianalisis menggunakan metode SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil penelitian, faktor internal yang paling berpengaruh dalam kegiatan pemeliharaan Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea occidentalis) secara ex situ di lembaga konservasi adalah pengetahuan pengelola akan jenis, kuantitas dan kualitas pakan, sedangkan faktor eksternal terbesar adalah melakukan kerja sama dengan laboratorium, balai veteriner dan klinik satwa. Strategi pengelolaan yang sesuai untuk diterapkan dalam pemeliharaan Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea occidentalis) secara ex situ di lembaga konservasi adalah strategi pertumbuhan yang agresif (Growth oriented strategy) dengan strategi prioritas berupa peningkatan kapasitas perawat satwa.
Potensi Pengembangan Budidaya Tanaman Jasmine Di Kota Mataram Pande Komang Suparyana; Ahmad Jaelani; Maiser Syaputra; Ni Luh Putu Yesy Anggreni
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7442493

Abstract

Pengelolaan tananaman merupakan pendekatan dalam budidaya melalui Penerapan komponen teknologi yang memberikan efek sinergis dalam mempertahankan kualitas lahan dan lingkungan agar terwujud keberlanjutan usahatani. Jasmine merupakan salah satu komoditas bernilai ekonomi tinggi sebagai tanaman hias pot dan taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan serta strategi pengembangan potensi budidaya tanaman jasmine di Kota Mataram (khususnya UD Yuka Collection). Responden penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling sebanyak 10 orang, berdasarkan pertimbangan bahwa responden yang dipilih merupakan subyek pelaku yang melakukan kegiatan dalam usaha tanaman jasmine. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan mengkaji variabel kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada SWOT dan model pengelolaan (POAC) dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan budidaya tanaman jasmine di Kota Mataram (khususnya UD Yuka Collection) lebih mengarah kepada pengelolaan Actuating (mengarahkan anggota untuk bergerak dalam mencapai tujuan) dengan skor tertinggi sebesar 100%. Strategi pengembangan potensi budidaya terletak pada kuadran I yang cocok menggunakan strategi Grow and Build (Tumbuh dan Bina)
Pemberdayaan Ekonomi Produktif Madu Melalui Pengembangan Kebun Pakan Lebah Trigona Kelompok Mitra Tani Di Kawasan Hutan Rarung Pande Komang Suparyana; Mariun; Muhammad Jaelani; M. Fahed Ramadhan; Mizaji Tasnimia; Salsa Dwi Cahyani; Endah Wahyuningsih; Andi Tri Lestari; Maiser Syaputra; Ni Made Wirastika Sari; I Putu Eka Indrawan
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 1 Oktober, 2022
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i1.98

Abstract

Pengembangan budidaya lebah madu Trigona, pada mitra masih dalam taraf mengarah ke ekonomi produktif, sehingga masih perlu mendapatkan bimbingan supaya dapat meningkatkan produksi madunya baik kuantitas maupun kualitasnya. Permasalahan yang masih ada pada mitra antara lain adalah masih terbatasnya ketersediaan pakan lebah, dan juga pengetahuan tentang cara pemanenan madu Trigona, sehingga berpengaruh terhadap kualitas madu yang dihasilkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2022 pada Kelompok Mitra Tani yang merupakan kelompok tani hutan di kawasan hutan Rarung Desa Pemepek Kecamatan Pringgabaya, Lombok Tengah. Masyarakat sasaran dari kegiatan ini adalah anggota dan pengurus Kelompok Mitra Tani. Total peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 20 peserta (Pengurus dan anggota Kelompok). Solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah transfer iptek berupa penyuluhan tentang sumber pakan lebah Trigona, dan demonstrasi penanaman tanaman pakan lebah pada Demplot. Adapun solusi permasalahan mitra dapat diuraikan sebagai berikut: pengayaan sumber pakan lebah dengan penanaman jenis tanaman sumber pakan yang menjamin tersedianya nektar dan polen, peningkatan produksi dengan penyuluhan tentang pengetahuan jenis-jenis sumber pakan lebah. Program pengabdian ini merupakan inovasi yang mejadi solusi bagi permasalahan mitra tani di hutan Rarung, Desa Pemepek. Dengan potensi wilayah yang cukup baik untuk produktivitas madu trigona. Dengan adanya program ini wawasan mitra mengenai tanaman sumber pakan lebah madu trigona meningkat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan mitra menjadi 100% terkait jenis tanaman pakan Lebah trigona
EMPOWERMENT OF YOUNG FARMERS THROUGH DEVELOPMENT OF ORGANIC MELON FARMING IN GUMANTAR VILLAGE KAYANGAN SUB-DISTRICT NORTH LOMBOK Jurnal Pepadu; Sauqi Sauqi; A. Nurjannah; Sitti Sitti; Syarifuddin Syarifuddin; Yulfia Elsadewi Yanuartati; Amiruddin Amiruddin; Suparyana Suparyana; Pande Komang
Jurnal Pepadu Vol 2 No 3 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i3.2217

Abstract

ABSTRAK Diversifikasi konsumsi pangan melalui pemanfaatan komoditi hortikultura merupakan salah satu upayadalam rangka untuk mempercepat peningkatan status gizi, kesehatan dan sekaligus untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di tingkat masyarakat. Ketersediaan komoditi hortikultura yang dikelola oleh masyarakat khususnya pemuda tani relatif masih terbatas dengan penggunaan teknologi yang sederhana berdasarkan kebiasaan turun temurun. Melon adalah salah satu komoditi yang ditanam secara tradisional di sebagian besar daerah perdesaan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Gumantar merupakan salah satu desa penghasil komoditi ini dimana para pemeuda petani juga ikut mengusahakan komoditi ini. Oleh karena itu, teknikbudidaya melon dirasakan perlu untuk dilakukan penyuluhan dan diimplementasikan oleh pemuda tani yang sudah dan belum pernah melakukan kegiatan seperti ini dengan harapan bahwa mereka dapa tmeningkatkan kualitas dan kuantitas produksi melon di daerah mereka.kegiatan ini jugadiharapkan untuk menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kelompok wirausaha baru bagi kelompok pemuda dan sekaligus dapat menjadi salah satu lapangan kerja bagi pemuda. Kegiatan pemberdayaan ini melibatkan 20 orang pemuda tani yang tergabung dalam kelompok pemuda produktif di Desa Gumantar Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi melalui pendidikan orang dewasa (POD), kemudian dilanjutkan dengan kegiatan percontohan (demplot) budidaya tanaman melon yang berbasis organic dengan tahapan kegiatan sebagai berikut : Tahap pertama melakukan kegiatan penyuluhan di kelompok pemuda tani peserta kegiatan tentang teknik budidaya tanaman melon berbasis organic. Tahap kedua adalah melakukan praktek pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan yang tersedia di kandang kelompok ternak sapi. Tahap ketiga adalah melatih pemuda tani untuk melakukan kegiatan demplot budidaya tanaman melon berbasis organic. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemuda tani dapat mengadopsi hasil penyuluhan teknik budidaya melon ; pembuatan pupuk organik dan membuat demplot budidaya melon. Dalam kegiatan ini telah melibatkan 4 orang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram smester akhir dalam rangka penelitian untuk mendapatkan data penyusun skripsi. Disamping memperoleh data penelitian, mahasiswa memperoleh pengetahuan praktis dalam melakukan budidaya melon organik. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, maka disarankan agar pembiayaan kegiatan pengabdian masyarakat ditingkatkan untuk menjangkau sasaran pemuda yang lebih banyak.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN AGRO-ENTREPRENEURSHIP BAGI KELOMPOK UKM SARI MAJU DI DESA MENGWI MENUJU PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN I Putu Eka Indrawan; Ni Luh Putu Yesy Anggreni; Pande Komang Suparyana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 2 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.587 KB)

Abstract

Mengwi is a village/kelurahan located in Mengwi sub-district, Badung Regency, Bali Region. This village is one of 20 villages and sub-districts in Mengwi sub-district. Mengwi Village is a village that grows in the middle of the city in the Badung Regency area, making agricultural land has the potential for environmentally friendly agricultural development because it is close to water sources and there is almost no contamination on the land. The use of organic fertilizers has begun to be applied by farmers, but the use of pesticides is still applying chemical pesticides. The impact of the use of chemical pesticides is not only harmful to plants and the environment, but can lead to more and more new types of pests and diseases that attack plants. Farmers in Mengwi Village do not use organic pesticides due to their lack of understanding of the application of effective and efficient use of organic pesticides. So that the Farmer Groups in Mengwi Village need to be given knowledge and management skills in Agro- Entrepreneurship towards environmentally friendly and sustainable agriculture. The method used in this community service activity is through counseling, training and assistance to farmer groups for 3 months month. The results of community service activities showed that after training and counseling, farmers were able to know the pests that attacked their agricultural land and their control techniques. Farmers can also carry out post-harvest handling which provides higher economic value than before being given training. In general, farmers who participated in the training showed a good response and were active during this activity. At the end of the training and extension, farmers know the costs and marketing efficiency of the Cabbage commodity on their farm.
WIRAUSAHA MASYARAKAT DESA MENDOYO KABUPATEN NEGARA DALAM PEMANFAATAN LIMBAH KAYU SEBAGAI PRODUK KERAJINAN TANGAN YANG RAMAH LINGKUNGAN Ni Luh Putu Yesy Anggreni; I Putu Eka Indrawan; Pande Komang Suparyana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 2 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.439 KB)

Abstract

Wood waste is the waste of the sawmill industry. So far, wood waste has caused a lot of problems in its handling, which has been left to rot, stacked and burned will have a negative impact on the environment, so its management needs to be considered. Judging from the potential that exists in Mendoyo village, especially in the Negara district, it is one of the largest producers of wood waste that has no use, which is simply piled up. So, we have the innovation of making a handicraft in the form of a watch made from wood waste. Which is an accessory craft that has added value and high creative value. This watch, combined with Balinese motifs or images on the watch. The benefits of this activity are, helping to reduce the amount of waste among the surrounding community, opening up new business opportunities for the community and also making the community aware of the importance of quality wood sawdust waste that has become waste that is not feasible to be used as a craft accessories with high economic value. The main targets are people of productive age, the academic community, and people who have middle and upper incomes, but it is possible that it will be wider and market to special markets and the art market because these watch products have high artistic value and creativity.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI WISATA AIR TERJUN DI DESA SANTONG, KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA: PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI WISATA AIR TERJUN Wafiq Laelatul Kodrianingsih; Maiser Syaputra; Pande Komang Suparyana; Andi Tri Lestari; Indra Wahyu; Baiq Mega Kurnia; Yuni Fatmala; Imro’atul Hapizah; Mei Sukmawati; Shela Hadri Dhuha; Marwati Maryam Shabrina; Ferdian Arya Kusuma; M. Nizar Hamdani; Lalu Anugrah Wira Anggardikzza
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3280

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) is a form of community service activity carried out by tertiary institutions. This KKN activity was carried out in Santong village, which is located in Kayangan sub-district, North Lombok district. Santong village is known as the kingdom of waterfall because in this area there are more than 30 types of waterfalls which are local and international tourist destinations. One of the famous waterfalls is Tiu Teja, Tiu Sekeper, and Tiu Prabu waterfalls. However, since the earthquake that hit Lombok in 2018 and not to mention the Covid-19 pandemic which has added to the lack of visitors so that waterfall tourism in Santong village seems to be in suspended animation. There are several methods of activity carried out, namely by (1) creating a tourism website, (2) updating the gate to waterfall tourism, (3) making disaster mitigation instructions or signs at waterfall tourism, and (4) procuring trash bins. This KKN is being held from December 2022 to February 2023 which aims to revive waterfall tourism with a promotional strategy through social media. The result of this activity is the availability of a special website containing tourism data in Santong village so that it can increase existence and increase the number of tourists so that it can improve the economy of the village community. In addition, the KKN group is also involved in various activities such as TPQ competitions in Santong village, posyandu and PKK activities, mutual cooperation, teaching the Koran, village competitions, and routine recitations for each hamlet. From the several activities that have been carried out, this KKN activity is able to answer some of the problems that exist in Santong village related to the development of tourism potential and the existing potentials in the fields of education, health, and others.
Co-Authors A. Nurjannah Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Muta Alli Anwar Addinul Yakin Addinul Yakin Aeko Firia Utama FR Aeko Fria Utama FR Ahmad Jaelani Ahman Alfan Ansori Ainurrofiq Aldi, Muhammad Kamal Algifari Rozak Firdaus Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin, Amiruddin Anak Agung Made Dewi Anggreni Ananda, Komang Dean Andi Chairil Ichsan Andi Iva Mundiyah Andi Tri Lestari Andi Tri Lestari Arta, I Kadek Juni Arya Budhi Saputra, I Made Aryaningsih, Made Yuli Asisto, Venansius Atika Safitri Ayu Aprilyana Kusuma Dewi Ayu, Candra Azreira, Ratu Adhilla Bagus Reynaldy Wijaya Baiq Mega Kurnia Baiq Saopi Nadiawati Dananjaya, IGAN Dano Syahputra Dea Aswani Diah Permatasari Diah Permatasari, Diah Dian Tariningsih Dian Tariningsih Diandra, Amalia Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dwi Ayu Sunarti Dwi Praptomo Sudjatmiko Efendy Eliyati, Sukra Endah Wahyuningsih Endah Wahyuningsih Fadli Fadli Fadli Fauzan Fahrussiam Febrilia, Baiq Rika Ayu Ferdian Arya Kusuma Feri Bagus Wardani Fredisius Sadir Hairil Anwar Hakim, Muhamad Shaufil Halimatus Sadiyah Halimatus Sa’diyah Hamdani, M. Alfian Hery Haryanto I Gede Yudha Partama I GUSTI AGUNG GEDE WIADNYANA . I Gusti Agung Nyoman Dananjaya I Gusti Agung Nyoman Dananjaya I Gusti Ayu Diah Yuniti I Ketut Ngawit, I Ketut I Ketut Suada I Ketut Sudana I Ketut Widnyana I M Dedy Setiawan I M Suryana I Made Budiasa I MADE DEDY SETIAWAN . I MADE SUKERTA I Made Suryana I Nyoman Suta I Putu Eka Indrawan I WAYAN BUDIASA I Wayan Dika I Wayan Ramantha I Wayan Suanda I Wayan Sudika Ibrahim Ibrahim Ida Bagus Putu Surya Dharmendra Ida Bagus Wayan Gunam Idiatul Fitri Danasari IGN Aryawan Asasandi Ihsan Itqanul Amal Imro’atul Hapizah indra wahyu Irwan Mahakam Lesmono Aji Jamhari Jamhari Januardi Jaya Ningrat Jenahan, Agustinus Jurnal Pepadu Kisman Komang Dean Ananda Komang Dean Ananda Kornelia Webliana L. Sukardi L. Sukardi L. Sukardi, L. Lalu Anugrah Wira Anggardikzza Lalu Sukardi, Lalu Lestari, Andi Tri Lestary, Whindy Puspita M Yusuf M. Fahed Ramadhan M. Nizar Hamdani M. Yusuf Maftukhakh Hilmya Nada Mariun Mariun Mariun, Mariun Marwati Maryam Shabrina Mayang Erika Putri Mei Sukmawati Mizaji Tasnimia Muhammad Jaelani Muhammad Rozi Muji Rahayu Nabilah, Sharfina Ni Gst. Ag. Gde Eka Martiningsih Ni Luh Putu Yesy Anggreni Ni Made Dwi Nalayani Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Ni Made Wartini Ni Made Wirasatika Sari Ni Made Wirastika Sari, Ni Made Wirastika Ni Putu Pandawani Ni Putu Sukanteri Ni Wayan Sri Suliartini Nihla Farida Nina Sakinah Novesa, Ayu Hikmatullaela Nur Latifa Aini Nurrachman Nursan, Muhammad Nurul Chaerani Pande Komang Pandya, Lalu Wahyu Ardis Parmithi, Ni Nyoman Pusaka, Semerdanta Putu Edi Yastika Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Fajar Kartika Lestari Putu Siti Firmani Rian Wahyuni Rifani Nur Sindy Setiawan RINI ENDANG PRASETYOWATI Rizky Nurvaningsih Rusdianto Ruth Stella Petrunella Thei Sadir, Fredisius SADIYAH, HALIMATUS Salsa Dwi Cahyani Sarah Lehani Mitchell Sauqi Sauqi Sa’diyah, Halimatus Septiadi, Dudi Setiawan, Budhy Shela Hadri Dhuha Siti Wahyuni Sitti Sitti Sri Maryati Sudjatmiko, Dwi Praptomo Sukartono Sulliartini, Ni Wayan Sri Supartiningsih, Sri Suryana, I M Syahputra, Maiser Syarif Husni Syarifuddin Syarifuddin Tahir, Rahmawati Tajidan, Tajidan Tri Lestari Vina Alfi Royani Wafiq Laelatul Kodrianingsih Wijaya, Bagus Reynaldy Windi Aulia Apriani Wulandari, Febriana Tri Yakin, Addinul Yenny Verawati Yulfia Elsadewi Yanuartati Yuni Fatmala Zaenati Mariska