p-Index From 2021 - 2026
8.586
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Fakultas Ekonomi : OPTIMAL Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) JURNAL HUTAN LESTARI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Agrimeta: Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian JURNAL GALUNG TROPIKA Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Jurnal Biologi Tropis Jurnal Agrotek UMMat Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Agrotek Tropika Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Teknologi Indonesia JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Jurnal Gema Ngabdi Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek (JASINTEK) DWIJENAGRO: JURNAL ILMIAH BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Penelitian Agama Hindu Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Agrimansion: Agribusiness Management & Extension Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Agroteksos Agripreneur : Jurnal Pertanian Agribisnis Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Agrita Agriwar Journal Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains JURNAL HUTAN TROPIS Jurnal Pepadu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Alamtana
Claim Missing Document
Check
Articles

Consumer Behavior of Middle-Income Class Towards The Utilization of Medicinal Plants During The Covid-19 Pandemic Dudi Septiadi; Pande Komang Suparyana; Sharfina Nabilah
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 2 (2022): April - June
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i2.3618

Abstract

Since the outbreak of Covid-19 in Indonesia, medicinal plants have become viral and are in great demand by the public. The application of healthy living behavior by consuming medicinal plants is one of the efforts for the community to maintain health and increase immunity. The objectives of th is research are to; 1) explain the development and role of the middle-income class in the Indonesian economy; 2) analyze middle-class behavior related to the literacy level of middle-income class society; 3) analyze the behavior of the middle-income class in consuming medicinal plants as an effort to increase immunity. The research method used in this research is a descriptive qualitative approach. The number of samples used in the study is 90 respondents. Based on the research results, it shows that the growth of the middle-income class from 2012 to 2020 has increased by 64% to 68.2 million people. A large number of middle-class people in Indonesia have played a role in supporting the domestic economy in terms of consumption expenditure. Based on this research, the highest number were middle-class people with moderate levels of literacy, which is 44 percent. Middle-class people who have a high literacy rate are as much as 25 percent. Meanwhile, the middle-class people with low literacy levels are quite a lot, namely 31 percent. The interest of the middle class in consuming medicinal plants is relatively high. There were 32 middle-class respondents who had a high interest in consuming medicinal plants during the Covid-19 Pandemic.
Teknik Pemeliharaan dalam Kegiatan Penangkaran (Budidaya) Kupu-Kupu Maiser Syaputra; Ni Luh Putu Yesy Anggreni; Pande Komang Suparyana
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.708 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4734362

Abstract

Kupu-kupu merupakan satwa yang berasal dari ordo Lepidoptera, satwa ini memiliki ciri utama sayap yang terdiri dari sisik. Kupu-kupu telah lama dikenal sebagai satwa yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yang dapat dijadikan sebagai objek rekreasi di taman kupu-kupu maupun sebagai satwa koleksi. Penangkaran kupu-kupu dapat berhasil apabila pengelola mampu menghadirkan habitat buatan yang mampu menyokong aspek kehidupan dari kupu-kupu, menyediakan pakan yang cukup dan memahami ekologi dari satwa ini, dan yang tidak kalah penting adalah memahami teknik pemeliharaan atau perlakuan kupu-kupu selama di penangkaran. Sebagai bahan pembelajaran, pembanding dan rujukan bagi upaya penangkaran kupu-kupu di berbagai kawasan lain di Indonesia, maka penelitian berjudul ‘Teknik pemeliharaan dalam kegiatan penangkaran (budidaya) kupu-kupu’ ini menjadi penting untuk dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemeliharaan dalam kegiatan penangkaran (budidaya) kupu-kupu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur, wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa budidaya kupu-kupu terdiri dari beberapa tahap yaitu pemilihan jenis, seleksi bibit, mengawinkan induk, memelihara telur kupu-kupu dalam media cawan petri selama 7-8 hari, memelihara larva langsung pada dahan tanaman pakan selama 13-15 hari, memelihara kepompong di lemari pupa selama kurang lebih 10 hari dan memelihara kupu-kupu dewasa di taman kupu
Peran Modal Sosial Kelompok Nelayan Menghadapi Cuaca Buruk di Pesisir Pantai Desa Kuranji Dalang Pande Komang Suparyana; I Putu Eka Indrawan; Maiser Syaputra
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.276 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4734345

Abstract

Kehidupan sosial ekonomi nelayan sangat ditunjang dengan kondisi cuaca yang ada, sehingga adanya perubahan cuaca memberikan penurunan pendapatan yang diperoleh nelayan untuk pemenuhan kebutuhan hidup yang membuat masyarakat nelayan berada pada ambang batas kemiskinan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis perananan modal sosial (Kepercayaan, Norma, Jaringan Sosial) Kelompok Nelayan Menghadapi Cuaca Buruk di Pesisir Pantai Desa Kuranji Dalang. Responden diambil seluruh nelayan di kelompok nelayan Putra Bahari tersebut yang berjumlah 10 nelayan. Analisis modal sosial menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan skala likert (likert scale). Hasil penelitian menunjukkan peranan modal sosial cukup baik pada kelompok nelayan Putra Bahari yang ada di Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Komponen modal sosial difokuskan pada kepercayaan, norma sosial dan jaringan sosial dengan nilai 84,03% yang menunjukkan ada perananan modal sosial (Kepercayaan, Norma, Jaringan Sosial) Kelompok Nelayan Menghadapi Cuaca Buruk di Pesisir Pantai Desa Kuranji Dalang.
Studi Kelayakan Dalam Kegiatan Penangkaran Kupu-Kupu Maiser Syaputra; Ni Luh Putu Yesy Anggreni; Pande Komang Suparyana
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.093 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5678051

Abstract

Kegiatan penangkaran kupu-kupu memberikan keuntungan secara ekonomi dan mempunyai peluang untuk dikembangkan. Namun untuk melihat kedua hal tersebut perlu dilakukan sebuah kajian, yakni studi kelayakan. Studi kelayakan dilakukan dengan membuat asumsi-asumsi biaya dan pemasukan yang dibangun berdasarkan prinsip ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan studi kelayakan penangkaran kupu-kupu menggunakan tiga kriteria utama yakni Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) dan Internal Rate of Return (IRR). Metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini diantaranya adalah studi literatur dan Focus group disscussion (FGD). Berdasarkan hasil studi kelayakan terhadap asusmsi yang dibangun, penangkaran kupu-kupu ini layak untuk dijalankan. Nilai NPV, BCR, dan IRR pada tingkat suku bunga 5 % berturut-turut adalah Rp 220.322 .880, 1,64 dan 31,35 %. Penangkaran kupu-kupu mampu bertahan hingga tingkat inflasi 14%.
EFESIENSI PENGGUNAAN PUPUK RUMPUT LAUT PADA TANAMAN BUAH NAGA DI DAERAH NUSA PENIDA Pande Komang Suparyana1 pande; Eka Indrawan I Putu; Syaputra Maiser
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.875 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5607173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pupuk rumput laut dengan berbagai komposisi terhadap banyaknya tanaman, serta menganalisis pengaruh pupuk rumput laut dengan berbagai komposisi terhadap perkembangan tinggi tanaman. Lokasi penelitian di TPS3R Nusa Penida. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). yang terdiri dari perlakuan P0 (tanaman tanpa pupuk), P1 (tanaman pupuk 100% rumput laut), P2 (tanaman pupuk 50% rumput laut + 50% kotoran sapi), P3 (tanaman pupuk 50% rumput laut + 50% limbah organic rumah tangga). Dari rancangan tersebut diulang 4 Kali (A,B,C, dan D). Dari hasil penelitian diperoleh pemberian pupuk rumput laut berpengaruh nyata pada perkembangan banyaknya jumlah daun dengan nilai 0,00. Pupuk dengan kombinasi 100% rumput laut (P1) merupakan perlakuan yang paling efektif untuk memberikan perkembangan dengan jumlah daun pada tanaman sebanyak 303,7. Dan pemberian pupuk rumput laut berpengaruh nyata pada perkembangan tinggi tanaman dengan nilai 0,00. Keywords: Pupuk Rumput Laut, RAK
MODAL SOSIAL KEMITRAAN KELOMPOK PETANI DI KAWASAN HUTAN RARUNG SELAMA PANDEMI COVID-19 Pande Komang Suparyana; Addinul Yakin; Amiruddin Amiruddin; Halimatus Sa’diyah; L. Sukardi
Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2022): JURNAL HUTAN TROPIS VOL 10 NO 1 EDISI MARET 2022
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.465 KB) | DOI: 10.20527/jht.v10i1.13082

Abstract

Community participation in agroforestry activities is influenced by various internal factors of farmers, aspects of extension performance, and group social system support. So that social capital becomes the glue for each individual, in the form of norms, trust and networks, so that mutually beneficial cooperation occurs, to achieve common goals. The purpose of this study was to analyze the role of social capital in the partnership of farmer groups in the Rarung forest area during the Covid-19 pandemic. Respondents were taken as many as 52 farmers who are in the Rarung Forest Area, especially Pemepek Village, Pringgarata. Social capital analysis uses descriptive analysis using a Likert scale. The results showed that the role of social capital was very good in the Partnership of Farmer Groups in the Rarung Forest Area during the Covid-19 Pandemic in Pemepek Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province. The social capital component is focused on trust, social networks, social norms, proactive actions and reciprocity with a value of 85.93% which indicates the high role of social capital (trust, social networks, social norms, proactive actions and resiprocity) Partnership of Farmer Groups in the Rarung Forest Area During the Covid-19 Pandemic. Trust, social networks, social norms, proactive actions and reciprocity of group members carry out life in high social capital both within the group and in communities outside the group to strengthen ties of brotherhood, tolerance, and as an effort to make the business run well.
Pengaruh Kebijakan Perberasan, Pertumbuhan Ekonomi dan Kebijakan Fiskal terhadap Kemiskinan di Indonesia Dudi Septiadi; Pande Komang Suparyana
Optimal: Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 13 No 2 (2019): Optimal: Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/optimal.v0iNo. 2.1850

Abstract

Poverty is an urgent problem to be overcome immediately because not only includes economicproblems but also social problems and domestic political instability. Poor population is the populationwho are unable to meet the minimum basic food and non-food needs. This study aims to analyze thefactors that affect poverty in Indonesia and analyze rice policy, economic growth and fiscal policy onpoverty alleviation in Indonesia. This research method used multiple regression analysis with timeseries data from 1988 - 2017. The results showed that statistically, the coefficient of determination(R2) was quite high. Based on the F-statistic test, all independent variables simultaneously have asignificant effect on the dependent variable. Based on partial siginification test, Indonesian riceproduction variable, Indonesian total rice import variable, government purchase price variable on ricecommodity and economic growth variables respectively have a significant effect on poverty variable.The elasticity values of Indonesian rice production variable, Indonesian total rice import variable,government purchase price variable on rice commodity and economic growth variable has elasticityvalues that are inelastic. While the variable government spending on infrastructure has no effect on thepoverty variable.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Tani Lahana Kering Melalui Pengembangan Usahatani Terpadu Berbasis Ternak Sapi Bali di Desa Selengan Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara M. Yusuf; Muji Rahayu; Muhammad Nursan; Aeko Fria Utama FR; Dudi Septiadi; Pande Komang Suparyana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.385 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.2058

Abstract

In general, this community service activity aims to increase the knowledge and skills of the dry land farming community through the development of an integrated farming system based on Bali cattle in Selengan Village, Kayangan District, North Lombok District, while the specific objectives are: (1) Fostering interest and motivating the people of Selengan Village, Subdistrict Kayangan, North Lombok District for entrepreneurship in agriculture and animal husbandry, especially Bali cattle breeding; (2) Showing farmers about aspects of integrated farming technology based on Bali cattle; (3) Farmers can recognize the socio-economic aspects (sustainable increase in income) of an integrated farming system based on Bali cattle; and (4) Establishing relationships between universities, especially Mataram University with the community. Implementation is carried out using community development methods that emphasize adult learning (andragogy), involving 10 members of the target farmer group and carried out through counseling, demonstrations, and demonstration plots. The results of the implementation show that: (1) This community service activity has been able to increase the knowledge and skills of participants, especially those related to: (a) technical aspects and socio-economic aspects, especially related to improving the economy of land farming communities by developing an integrated farming system based on cattle. Bali; (b) Good, healthy, and environmentally friendly agricultural management; and (c) the ability of group management in an effort to take advantage of the existing potential; (2) The response of members of farmer groups to extension activities and economic empowerment of dry land farming communities is quite high; (3) The percentage rate of growth of fodder crops (turi and elephant grass) is quite high + 89%; (4) The average income of farmers from the development of cattle-based integrated farming is Rp. 4,270.00/person/year; and (5) This activity has also contributed to the intensification of reciprocal communication between the local government of North Lombok District universities, UNRAM and farming communities who are members of dryland farmer groups in Selengan Village, Kayangan District, North Lombok District.
Pemberdayaan Petani Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dan Pestisida Nabati di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya Jembrana Bali I Made Budiasa; I Ketut Widnyana; Putu Eka Pasmidi Ariati; Pande Komang Suparyana
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 1 Oktober, 2022
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i1.85

Abstract

Kelompok Tani Mesari sebagai mitra penerima pengabdian adalah merupakan kelompok tani lahan kering yang berlokasi di Desa Tukadaya Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana Provinsi Bali. Lokasi mitra merupakan wilayah bagian barat pulau Bali dengan jarak sekitar 115 km dari kampus Universitas Mahasaraswati Denpasar yang dapat ditempuh sekitar 3 jam perjalanan. Hasil observasi didapatkan bahwa kendala yang dihadapi petani lahan kering dalam usaha tani porang adalah a) sebagian besar lahan yang dimiliki petani kondisinya tidak datar/miring sehingga teknis pengolahan tanah masih menggunakan cangkul akibatnya memerlukan waktu lama, b) petani masih awam dalam budidaya tanaman porang, termasuk dalam pemilihan bibit, teknis penanaman, dan pemupukan, c) petani belum memahami bagaimana mengendalikan hama penyakit dan gulma pada tanaman porang. Disepakati bahwa solusi yang akan diberikan antara lain a) bantuan traktor mini dengan gigi baja untuk olah tanah lahan kering, b) pelatihan teknis budidaya porang, c) pelatihan dalam membuat pupuk organic berbasis limbah pertanian dan Trichoderma sp, d) pelatihan membuat pestisida berbasis Trichoderma sp, dan bahan tanaman untuk hama penyakit porang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam budidaya porang
Model Penataan Jenis Tanaman Berbasis Home Garden untuk Mendukung Kelestarian Sumber Pakan Trigona Endah Wahyuningsih; Andi Tri Lestari; Pande Komang Suparyana; Maiser Syaputra; Januardi; Rusdianto; Dea Aswani; Windi Aulia Apriani; Rizky Nurvaningsih; Ainurrofiq; Dwi Ayu Sunarti; Rian Wahyuni; Algifari Rozak Firdaus; Nur Latifa Aini; Feri Bagus Wardani
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 1 Oktober, 2022
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i1.93

Abstract

Usaha budidaya lebah madu Trigona telah banyak dikembangkan di masyarakat pedesaan, salah satunya di Desa Pendua, karena teknis budidaya dan pemeliharaannya mudah dan tidak rumit. Pengembangan budidaya lebah madu trigona akan berhasil, apabila didukung ketersediaan sumber pakan sepanjang musim. Sumber pakan trigona didapatkan dari pekarangan (home garden). Peran home garden untuk mendukung ketersediaan sumber pakan trigona sangat besar. Jenis sumber pakan lebih pada tanaman buah-buahan dan sedikit tumbuhan berbunga. Pengetahuan masyarakat tentang jenis-jenis tumbuhan sumber pakan trigona yaitu penghasil nektar, polen dan resin masih kurang, sehingga belum terpenuhi ketersediaan pakannya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Mataram yaitu membuat demplot model penataan jenis tanaman berbasis home garden untuk mendukung kelestarian sumber pakan Trigona. Model home garden yang diterapkan sesuai dengan pola agroforestri yaitu mengkombinasikan tanaman tahunan yaitu buah-buahan, dan tanaman berbunga sepanjang musim yang menghasilkan nektar, polen dan resin. Hasil kegiatan pengabdian adalah demplot model penataan jenis tanaman sumber pakan berbasis home garden penghasil nektar, polen dan resin. Penataan jenis tanaman sumber pakan terdiri dari 8 jenis tanaman buah-buahan yaitu Durian (Durio zibethinus), Matoa (Pometia pinnata), Kelengkeng (Dimocarpus longan), Mangga (Mangifera indica) , Murbei (Morus alba), Jeruk (Citrus reticulata), Anggur (Vitis vinifera), dan Jambu biji (Psidium guajava L). Tanaman berbunga terdiri dari 17 jenis yaitu Matahari Mexico (Tithonia rotundifolia (Mill.) S.F.Blake), Matahari (Helianthus annuus), Air mata pengantin (Antigonon leptopus), Asoka (Saraca asoca), Pagoda (Clerodendrum paniculatum), Widelia (Sphagneticola trilobata), Tembelekan (Lantana camara), bunga pukul sepuluh (Portulaca Grandiflora Hook), Porana (Porana volubilis Burm.f), Sikat botol (Callistemon viminalis), Krokot (Portulaca sp), palem kuning (Dypsis lutescens), Jengger ayam (Celosia cristata), Nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae) dan Kastuba (Euphorbia pulcherrima. Kesimpulan kegiatan adalah demplot model yang telah dilakukan sudah memenuhi ketersediaan sumber pakan trigona sepanjang tahun, karena tersedia tanaman potensial penghasil nektar, polen dan resin
Co-Authors A. Nurjannah Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Muta Alli Anwar Addinul Yakin Addinul Yakin Aeko Firia Utama FR Aeko Fria Utama FR Ahmad Jaelani Ahman Alfan Ansori Ainurrofiq Aldi, Muhammad Kamal Algifari Rozak Firdaus Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin, Amiruddin Anak Agung Made Dewi Anggreni Ananda, Komang Dean Andi Chairil Ichsan Andi Iva Mundiyah Andi Tri Lestari Andi Tri Lestari Arta, I Kadek Juni Arya Budhi Saputra, I Made Aryaningsih, Made Yuli Asisto, Venansius Atika Safitri Ayu Aprilyana Kusuma Dewi Ayu, Candra Azreira, Ratu Adhilla Bagus Reynaldy Wijaya Baiq Mega Kurnia Baiq Saopi Nadiawati Dananjaya, IGAN Dano Syahputra Dea Aswani Diah Permatasari Diah Permatasari, Diah Dian Tariningsih Dian Tariningsih Diandra, Amalia Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dwi Ayu Sunarti Dwi Praptomo Sudjatmiko Efendy Eliyati, Sukra Endah Wahyuningsih Endah Wahyuningsih Fadli Fadli Fadli Fauzan Fahrussiam Febrilia, Baiq Rika Ayu Ferdian Arya Kusuma Feri Bagus Wardani Fredisius Sadir Hairil Anwar Hakim, Muhamad Shaufil Halimatus Sadiyah Halimatus Sa’diyah Hamdani, M. Alfian Hery Haryanto I Gede Yudha Partama I GUSTI AGUNG GEDE WIADNYANA . I Gusti Agung Nyoman Dananjaya I Gusti Agung Nyoman Dananjaya I Gusti Ayu Diah Yuniti I Ketut Ngawit, I Ketut I Ketut Suada I Ketut Sudana I Ketut Widnyana I M Dedy Setiawan I M Suryana I Made Budiasa I MADE DEDY SETIAWAN . I MADE SUKERTA I Made Suryana I Nyoman Suta I Putu Eka Indrawan I WAYAN BUDIASA I Wayan Dika I Wayan Ramantha I Wayan Suanda I Wayan Sudika Ibrahim Ibrahim Ida Bagus Putu Surya Dharmendra Ida Bagus Wayan Gunam Idiatul Fitri Danasari IGN Aryawan Asasandi Ihsan Itqanul Amal Imro’atul Hapizah indra wahyu Irwan Mahakam Lesmono Aji Jamhari Jamhari Januardi Jaya Ningrat Jenahan, Agustinus Jurnal Pepadu Kisman Komang Dean Ananda Komang Dean Ananda Kornelia Webliana L. Sukardi L. Sukardi L. Sukardi, L. Lalu Anugrah Wira Anggardikzza Lalu Sukardi, Lalu Lestari, Andi Tri Lestary, Whindy Puspita M Yusuf M. Fahed Ramadhan M. Nizar Hamdani M. Yusuf Maftukhakh Hilmya Nada Mariun Mariun Mariun, Mariun Marwati Maryam Shabrina Mayang Erika Putri Mei Sukmawati Mizaji Tasnimia Muhammad Jaelani Muhammad Rozi Muji Rahayu Nabilah, Sharfina Ni Gst. Ag. Gde Eka Martiningsih Ni Luh Putu Yesy Anggreni Ni Made Dwi Nalayani Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Ni Made Wartini Ni Made Wirasatika Sari Ni Made Wirastika Sari, Ni Made Wirastika Ni Putu Pandawani Ni Putu Sukanteri Ni Wayan Sri Suliartini Nihla Farida Nina Sakinah Novesa, Ayu Hikmatullaela Nur Latifa Aini Nurrachman Nursan, Muhammad Nurul Chaerani Pande Komang Pandya, Lalu Wahyu Ardis Parmithi, Ni Nyoman Pratama, Dika Pusaka, Semerdanta Putu Edi Yastika Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Fajar Kartika Lestari Putu Siti Firmani Rian Wahyuni Rifani Nur Sindy Setiawan RINI ENDANG PRASETYOWATI Rizky Nurvaningsih Rusdianto Ruth Stella Petrunella Thei Sadir, Fredisius SADIYAH, HALIMATUS Salsa Dwi Cahyani Sarah Lehani Mitchell Sauqi Sauqi Sa’diyah, Halimatus Septiadi, Dudi Setiawan, Budhy Shela Hadri Dhuha Siti Wahyuni Sitti Sitti Sri Maryati Sudjatmiko, Dwi Praptomo Sukartono Sulliartini, Ni Wayan Sri Supartiningsih, Sri Suryana, I M Syahputra, Maiser Syarif Husni Syarifuddin Syarifuddin Tahir, Rahmawati Tajidan, Tajidan Tri Lestari Vina Alfi Royani Wafiq Laelatul Kodrianingsih Wathoni, Nurtaji Wijaya, Bagus Reynaldy Windi Aulia Apriani Wulandari, Febriana Tri Yakin, Addinul Yenny Verawati Yulfia Elsadewi Yanuartati Yuni Fatmala Zaenati Mariska