Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Karakteristik Pasien Demam Tifoid Di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Laode, Mardika Intan Setya Putri; Nasruddin, Hermiaty; Surdam, Zulfiyah; Nurelly, Nurelly; Syahril, Erlin
Wal'afiat Hospital Journal Vol 2 No 2 (2021): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v2i2.82

Abstract

Typhoid fever is an infectious disease caused by the bacterium Salmonella enterica serovar Typhi (S. Typhi). It is estimated that between 350-850 per 100,000 population per year. This disease attacks all ages, some studies argue that the male sex suffers from typhoid fever more because it is influenced by work, environment, and eating and drinking habits. This disease is an endemic disease that is still a health problem in Indonesia due to the lack of deep quality of personal hygiene and environmental sanitation. This study aims to determine, classify and describe the characteristics (age, gender, type of therapy, length of treatment) in typhoid fever patients at Ibnu Sina Hospital Makassar in 2019. This study is a descriptive observational study with a retrospective approach. The population in the study amounted to 490 samples. The sample of this study is secondary data, namely, by taking medical record data, sampling using purposive sampling method and the sample size is obtained as many as 82 samples. ie 15 – 24 years (39.0%), based on the type of therapy, namely type 1 therapy (92.7%) where this type of therapy used 1 type of antibiotic, based on the length of treatment 7 days (90.2%). The conclusion is that the number of typhoid fever sufferers is 82 people with the most gender being male, the highest age is 15-24 years, the most use of therapy using one type of antibiotic is accompanied by the longest length of treatment, which is an average of fewer than 7 days.
Gambaran Karakteristik Penderita Otitis Eksterna Gayatri, Sri Wahyuni; Sanna, A. Tenri; Arfah, Arni Isnaini; Surdam, Zulfiyah
Wal'afiat Hospital Journal Vol 3 No 2 (2022): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v3i2.86

Abstract

Latar belakang: Otitis eksterna adalah suatu inflamasi dari saluran telinga bagian luar, terbagi atas otitis eksterna akut (otitis eksterna sirkumkripta, otitis eksterna difusa) dan otitis eksterna kronik. Kejadian otitis eksterna disebabkan berbagai faktor predisposisi tertentu, seperti perubahan pH kanalis dari asam menjadi basa dan trauma ringan akibat membersihkan telinga secara berlebihan. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik penderita otitis eksterna. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah Literature Review dengan desain Narrative Review. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder, berupa studi observasi dari beberapa literatur terkait karakteristik otitis eksterna. Referensi yang digunakan diperoleh melalui internet, baik berupa hasil penelitian ilmiah ataupun textbook. Hasil penelitian: Pada penelitian ini digunakan 9 jurnal yang ditelaah dengan karakteristik usia, jenis kelamin, etiologi, faktor risiko, gejala klinis dan jenis otitis eksterna. Hasil yang didapatkan yaitu, penderita otitis eksterna terbanyak pada kisaran usia 11-25 tahun, jenis kelamin perempuan, etiologi dengan Staphylococcus aureus, faktor risiko oleh trauma, kejadian dengan gejala nyeri atau otalgia, dan pada jenis otitis eksterna difusa. Kesimpulan: Otitis eksterna dapat terjadi pada semua orang dengan kejadian dipengaruhi oleh kebiasaan ataupun kondisi anatomis telinga sebagai faktor risiko.
Pengaruh Postur Tubuh Mahasiswa Angkatan 2020 Terhadap Keluhan Low Back Pain Di Fakultas Kedokteran Umi Makiko, Adrian; Muchsin, Achmad Harun; Arifin, Arina Fathiyyah; Gani, Aziz Beru; Surdam, Zulfiyah
Wal'afiat Hospital Journal Vol 4 No 2 (2023): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v4i2.106

Abstract

Nyeri punggung bawah atau Low Back Pain adalah nyeri yang dirasakan di antara tulang rusuk bawah (daerah lumbosacral) dan lipatan bokong bawah dengan faktor risiko seperti postur tubuh yang salah, obesitas, jenis kelamin, dan lain – lain. Mahasiswa kedokteran cenderung memiliki tingkat LBP yang tinggi. Tujuan : Untuk mengetahui Bagaimana Pengaruh Postur Tubuh Mahasiswa Angkatan 2020 Terhadap Keluhan Low back pain Di Fakultas Kedokteran UMI. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dan desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan waktu secara cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan metode simple random sampling. Instrumen yang digunakan dengan menggunakan kuisioner Disabilitas Roland-Morris (RMDQ) dan REBA kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil : Dari penelitian ini ditemukan bahwa postur tubuh tidak berisiko dan berisiko rendah tidak berpengaruh dengan keluhan low back pain. Namun, pada responden dengan postur tubuh berisiko sedang, terdapat keluhan low back pain. Analisis chi-square menunjukkan p-value kurang dari 0,05, menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara postur tubuh dan kejadian low back pain pada mahasiswa angkatan 2020 Fakultas Kedokteran UMI. Kesimpulan : Terdapat pengaruh postur tubuh dengan keluhan low back pain, pada mahasiswa Angkatan 2020 Fakultas Kedokteran UMI.
Penentuan Estimasi Tinggi Badan Berdasarkan Panjang Tulang Ulna Pada Masyarakat Suku Makassar Putri, Andi Muthiah Hasani; Hamzah, Pratiwi Nasir; Gani, Azis Beru; Tahir, Akina Maulidhany; Surdam, Zulfiyah; Mathius, Denny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9415

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan merupakan proses vital yang ditafsir dengan pengukuran tinggi badan dan merupakan penjumlahan dari panjang berbagai tulang yang membentuk proporsi tubuh dan total tinggi badan manusia. Proses identifikasi individu memanfaatkan penggunaan tinggi badan yang dapat diestimasi dengan mengukur bagian tubuh. Salah satu tulang panjang lengan bawah ialah ulna dan tumbuh secara konstan terhadap tinggi badan. Panjang tulang ulna diukur dari ujung proximal olecranon hingga ujung distal processus styloideus sambil siku difleksikan hingga tangan memegang bahu yang berada di sisi yang berlawanan. Tujuan: Untuk mengetahui estimasi tinggi badan berdasarkan panjang tulang ulna pada suku Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional dan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dimana pengambilan data dilakukan sekali saja dan penelitian variabel pada satu waktu . Hasil: Dari hasil pengukuran didapatkan rata-rata panjang tulang ulna sampel secara keseluruhan 25,19 cm ± 1,46, dan rerata tinggi badan 158,4 cm ± 7,93. Ditinjau berdasarkan jenis kelamin, rerata panjang tulang ulna laki-laki 26,16 cm ± 1,32 dengan rerata tinggi badan 163,9 cm ± 6,45. Sedangkan rerata panjang tulang ulna perempuan 24,22 cm ± 0,82 dengan rerata tinggi badan 152,8 cm ± 4,74. Tinggi badan dapat ditentukan dengan mengukur panjang tulang Ulna melalui persamaan regresi linear sebagai berikut: Tinggi Badan (Lk) cm = 79,4 + 3,2 (Tulang Ulna Laki-laki) cm dan Tinggi Badan (Pr) = 49,2 + 4,2 (Tulang Ulna Perempuan) cm. Kesimpulan: Diperoleh 2 formula regresi untuk menentukan tinggi badan laki-laki dan perempuan berdasarkan panjang tulang ulna pada suku Makassar.
Factors Related To The Incidence Of Pityrasis Capitis In Students Of The Faculty Of Medicine, Muslim University Of Indonesia, Class 2021 Agriani, Resti; Yuniati, Lisa; Surdam, Zulfiyah; Vitayani, Sri; Arsal, Andi Sitti Fahirah
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10301

Abstract

Ketombe, atau Pityriasis Capitis, merupakan masalah kulit yang umum terjadi di kalangan wanita, terutama pada wanita yang mengenakan jilbab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan jilbab, durasi pemakaian jilbab, bahan jilbab, warna jilbab, serta perawatan rambut dengan pertumbuhan ketombe pada wanita yang menggunakan jilbab. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengumpulan data melalui kuisioner yang diisi secara offline dan online. Sampel penelitian terdiri dari 199 mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia, dengan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square two-tailed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi pemakaian jilbab, bahan jilbab tipis, warna jilbab gelap, serta kebiasaan perawatan rambut yang tidak teratur berhubungan signifikan dengan peningkatan kejadian ketombe (p-value < 0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebiasaan perawatan rambut dan pemilihan jilbab yang tepat memiliki pengaruh penting dalam mencegah ketombe. Diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai kebersihan kulit kepala dan pemilihan jilbab yang mendukung kesehatan kulit kepala untuk wanita.
Co-Authors Abdi, Dian Amelia Abdillah, Andi Rachmat Abduh, Anniza Putri Afdhaliyah, Nur Agriani, Resti Ahmad Ardhani Pratama Ahmad, St. Lutfiah Ahyar, Muammar Almutadibillah, Almutadibillah Alyaa Zatira, Difa Amir, Nur Ainun Amir, Suliati P. Andi Sitti Fahirah Arsal Anugrah, Erza Ardiansar, Abdul Mubdi Arfah, Arni Isnaini Arifin, Arina Fathiyyah Arifuddin, Andi Tenri Sanna Asshidiq, Lutfillah As’ad, Andri Auliyah, Ummy Rezqiyah Aulya NR2, Putri Saskia Aziri, Muh Ahmad Aziz, Fachrul Maulana Azizah Alifuddin, Andi Nur Bachtiar, Aisya Nanda Bamahry, Aryanti. R. Beru Gani, Azis Burhanuddin, Ammar Cahyana, Vivi D., Nurul Tasya Amalia Dahliah, Dahliah Dewi , Ridha Kurnia Sulistiawati diana, Nur akhsan Dirgahayu, Andi Millaty Haliah Dirgahayu, Andi Millaty Halifah Dzulhy, Muh Farel Fattah, Nurfachanti Gani, Azis Beru Gani, Aziz Beru Gayatri, Sri Wahyuni Hafid, Anugrah Dwitami Hamsah, M Hamsah, Muhammad Hamzah, Pratiwi Nasir Hane, Nuhalisa Hikmah, Dwi Ikram, Dzul Indrifah, Nurul Izzah, Andi Nurul Farah Khairun, Hafiz Khairun, Nadhifah Wasila Khoirunnisa, Nur Laode, Mardika Intan Setya Putri Lidiana, Lidiana Makiko, Adrian Makmun, Armanto Marwah, Sry Marzatillah, A. Nur Khalia Mathius , Denny Mathius, Denny Maulidiah, Nurul Farah Mokhtar, Shulhana Muchsin, Achmad Harun Mudhoffar, Muhammad Rifky Muhammad Jabal Nur, Muhammad Jabal Muktar, Aldi Pratama Musa, Inna Mutmainnah Nabil, Muhammad Naufal Nafi’ah, St. Nur Ashilah Nahdia, Syarifa Trya Nur Nasaruddin, Hermiaty Nasruddin, Hermiaty Nevi sulvita karsa Nulanda, Mona Nurelly, Nurelly Nurfadillah, Siti Nurfalah, Sasya Zulian Nurmadilla, Nesyana Nursandi, Kurnia NURUL HIDAYAH Oddang, Andi Zahra Shafanisa Pasombak, Selin Iriana Prema Hapsari Purnama, Indah Dian Purnamasari, Reeny Putri Andini, Putri Putri, Andi Muthiah Hasani Q., Maha Umami Putri Rachmat Faisal Syamsu, Rachmat Faisal Rahayu, Besse Resky Rahmah R, Fauziah Rahman, Abdul Raqib Rahman, Andi Auliyah Anugrah Rahmat, Musdal Rasmin, Siti Anisah Azzahrah Rezchillah, Yusuf Rezkyana, Aining Risal, Sri Rifca Redjeki Rosdiana Rosdiana Salsabila, Lu’lu Luqyana Amirah Sanna, A. Tenri Sodiqah, Yani Sri Vitayani Sunio, Safira Stepan Syahril, Erlin Syahrir, Syahruni Syamsu, Rahmat F. Tahir, Akina Maulidhany Wana, Nirwana Yuniati, Lisa Yunita, Lisa Yusuf, Yuskiyah Ananda Zahra Nizrina, Alfiyya Zakiyyah, Maghfirah Tara Zulfahmidah, Zulfahmidah Zulfitriani Murfat