Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS ASPEK MEDIKOLEGAL DAN PSIKOLOGIS PADA KASUS KEKERASAN SEKSUAL ANAK : LAPORAN KASUS ASUSILA ANAK RS BHAYANGKARA MAKASSAR Rahman, Andi Auliyah Anugrah; Rahayu, Besse Resky; Mudhoffar, Muhammad Rifky; Mathius, Denny; Surdam, Zulfiyah; Dirgahayu, Andi Millaty Haliah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48129

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan hubungan atau interaksi antara seorang anak dan seorang yang lebih tua atau anak yang lebih banyak nalar atau orang dewasa seperti orang asing, saudara sekandung atau orang tua dimana anak tersebut dipergunakan sebagai sebuah objek pemuas bagi kebutuhan seksual pelaku banyaknya kasus kekerasan terhadap anak, anak tidak dapat mencapai keadilan penuh bagi anak. Pada kasus ini dilakukan pemeriksaan fisik Dimana didapatkan adanya enam luka robek pada selaput dara (Hymen) masing masing tiga luka robek sampai dasar pada arah jam sepuluh, jam sebelas, dan dan jam tiga; tiga luka robek tidak sampai dasar pada arah jam dua belas jam dua dan jam delapan sesuai arah jarum jam. Temuan ini sesuai dengan laporan pasien dan mendukung dugaan adanya kekerasan seksual. Penanganan pasien dilakukan secara menyeluruh, meliputi perawatan medis, pemeriksaan penunjang, pengambilan sampel biologis, dan dukungan psikologis. Pendekatan multidisiplin menjadi kunci keberhasilan penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak.
Perbandingan Efektivitas Krim & Gel Aloe Vera Terhadap Luka Bakar Derajat II Pada Mencit (Mus musculus) Nurfadillah, Siti; Yuniati, Lisa; Surdam, Zulfiyah; Abdi, Dian Amelia; Purnamasari, Reeny
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.19667

Abstract

Kerusakan jaringan akibat panas dari api, listrik, atau bahan kimia berbahaya dikenal sebagai luka bakar. Proses penyembuhan luka bakar dapat diobati secara alami dengan mengoleskan gel Aloe vera secara topikal, yang telah diteliti mampu mempercepat proses penyembuhan dengan merangsang proliferasi berbagai jenis sel. Menilai efektivitas gel dan krim lidah buaya terhadap luka bakar derajat dua pada tikus (Mus musculus) adalah tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Dua puluh tujuh mencit dengan luka bakar punggung derajat II dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok kontrol menerima larutan natrium klorida (K), kelompok pertama menerima krim Aloe vera (P1), dan kelompok kedua menerima gel Aloe vera (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan krim & gel Aloe vera secara topikal efektif dalam menyembuhkan luka bakar derajat II dengan terjadinya pengecilan luas luka. Kelompok yang mendapatkan terapi gel menunjukkan penyembuhan yang lebih cepat, meskipun perbedaannya dibandingkan dengan kelompok lain tidak signifikan secara statistik (p = 0,461).
Hubungan Antara Kebisingan Terhadap Gangguan Pendengaran Pada Pekerja Pabrik Beras Sinar Swastika (STK) Kabupaten Konawe Almutadibillah, Almutadibillah; Arifuddin, Andi Tenri Sanna; Surdam, Zulfiyah; Pratama, Ahmad Ardhani; Dahliah, Dahliah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i9.19878

Abstract

Gangguan pendengaran akibat paparan kebisingan di lingkungan kerja merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada pekerja industri, termasuk di pabrik beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebisingan dan gangguan pendengaran pada pekerja pabrik beras Sinar Swastika (STK), Kabupaten Konawe. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan pengukuran tingkat kebisingan menggunakan sound level meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja (92,3%) terpapar kebisingan dalam kategori ambang batas bahaya (75–85 dB), dan 7,7% pekerja berada dalam kategori bahaya (>85 dB). Mayoritas pekerja (69,2%) memiliki masa kerja antara 4-6 tahun, dengan jam kerja ≥ 8 jam per hari. Pemeriksaan pendengaran menunjukkan bahwa 76,9% pekerja memiliki pendengaran normal, sementara 23,1% mengalami gangguan tuli sensorineural. Meskipun paparan kebisingan tinggi, analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat kebisingan dan gangguan pendengaran pada pekerja (p-value = 0,584). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun paparan kebisingan di lingkungan kerja tinggi, tidak ditemukan hubungan signifikan antara kebisingan dan gangguan pendengaran. Namun, tetap diperlukan pengawasan terhadap penggunaan alat pelindung pendengaran dan pengendalian kebisingan secara berkelanjutan guna mencegah dampak negatif jangka panjang terhadap kesehatan pekerja.
LAPORAN KASUS FORENSIK : DUGAAN KEKERASAN PADA BAYI OLEH IBU DENGAN BABY BLUES SYNDROME Nursandi, Kurnia; As’ad, Andri; Salsabila, Lu’lu Luqyana Amirah; Khairun, Nadhifah Wasila; Asshidiq, Lutfillah; Mathius, Denny; Surdam, Zulfiyah; Dirgahayu, Andi Millaty Halifah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.48556

Abstract

Baby blues syndrome merupakan gangguan emosional ringan yang umum terjadi pada ibu pascapersalinan, ditandai dengan gejala seperti mudah menangis, cemas, dan perubahan suasana hati. Meskipun bersifat sementara, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi gangguan yang lebih serius dan berdampak pada perilaku ibu terhadap bayinya. Laporan kasus ini menyajikan temuan forensik terhadap jenazah bayi laki-laki usia 1 bulan 27 hari yang mengalami berbagai luka akibat trauma tumpul. Pemeriksaan luar menunjukkan pola kekerasan non-aksidental yang konsisten dengan kekerasan fisik berulang. Diduga kuat tindakan kekerasan dilakukan oleh ibu dalam kondisi Baby blues syndrome yang tidak terdeteksi sebelumnya. Kurangnya edukasi, dukungan emosional, dan pemantauan psikologis postpartum menjadi faktor yang memperburuk situasi. Pencegahan dapat dilakukan melalui skrining psikologis (seperti Edinburgh Postnatal Depression Scale), pendidikan kesehatan mental perinatal, serta keterlibatan aktif tenaga kesehatan dan keluarga. Laporan ini menekankan pentingnya kolaborasi multidisiplin dalam menangani gangguan psikologis ibu pascapersalinan guna mencegah terjadinya kekerasan terhadap bayi. Penanganan yang cepat dan dukungan sosial yang memadai sangat penting dalam upaya melindungi kesehatan mental ibu dan keselamatan bayi.
ANALISIS FORENSIK TEMUAN LUKA PADA KORBAN ASUSILA ANAK : LAPORAN KASUS KORBAN LGBT Risal, Sri Rifca Redjeki; Hafid, Anugrah Dwitami; Nahdia, Syarifa Trya Nur; Rosdiana, Rosdiana; Andini, Putri; Mathius, Denny; Surdam, Zulfiyah; Dirgahayu, Andi Millaty Halifah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.49437

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan permasalahan serius yang berdampak jangka panjang pada kesehatan fisik dan mental korban. Penanganan kasus ini memerlukan pendekatan multidisipliner, termasuk aspek forensik medis sebagai komponen krusial dalam proses hukum. Laporan kasus ini membahas analisis temuan luka pada korban asusila anak yang tergolong kelompok LGBT, dengan fokus pada pemeriksaan forensik dan medikolegal. Korban mengalami dua kali kekerasan seksual dengan penetrasi anal paksa, yang dibuktikan oleh luka lecet geser, hilangnya lipatan anus, dan perubahan anatomi anus yang teridentifikasi melalui pemeriksaan fisik dan colok dubur. Temuan ini konsisten dengan keterangan korban dan didukung oleh rekaman video yang juga mengandung unsur pelanggaran hukum terkait pornografi anak. Aspek medikolegal ditekankan pada standar pemeriksaan, dokumentasi, dan penilaian fungsi otot sphincter anus untuk menentukan tingkat cedera dan prognosis. Selain itu, laporan ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan penanganan yang inklusif dan sensitif terhadap korban LGBT untuk menghindari stigma dan diskriminasi. Pelaku dapat dijerat dengan berbagai pasal hukum terkait kekerasan seksual dan pornografi anak di Indonesia. Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan praktik pemeriksaan forensik yang lebih responsif dalam kasus kekerasan seksual anak dengan identitas gender dan orientasi seksual minoritas.
ANALISIS POLA DIET DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UMI ANGKATAN 2019 SELAMA PANDEMI COVID-19 Bamahry, Aryanti. R.; Rezchillah, Yusuf; Syahrir, Syahruni; Nulanda, Mona; Syamsu, Rahmat F.; Surdam, Zulfiyah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.49691

Abstract

Beberapa penelitian menunjukkan terjadinya perubahan perilaku makan dan aktivitas fisik saat masyarakat lebih banyak di rumah selama pandemi. Perubahan tersebut berupa penurunan aktivitas fisik, peningkatan frekuensi duduk, peningkatan frekuensi makan dan kudapan, serta mengonsumsi makanan tidak sehat dibanding sebelum pandemi COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui asupan nutrisi dan aktivitas fisik terhadap perubahan berat badan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI angkatan 2019 selama pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2019. Berdasarkan uji Wilcoxon, terdapat perbandingan berat badan yang signifikan sebelum dan selama pandemi COVID-19 dengan nilai p=0,00. Sedangkan uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan asupan nutrisi (p=0,52), aktivitas fisik dan perubahan berat badan (p=0,300), namun terdapat hubungan yang signifikan antara perubahan berat badan dan asupan nutrisi (p=0,00). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbandingan berat badan yang signifikan sebelum dan selama pandemi COVID-19, serta terdapat hubungan yang signifikan antara perubahan berat badan dan asupan nutrisi mahasiswa, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan asupan nutrisi, serta aktivitas fisik dan perubahan berat badan mahasiswa.
THE RELATIONSHIP BETWEEN PREFERRED ANATOMY LEARNING MEDIA (ANATOMAGE AND CADAVER) AND STUDENTS' PRACTICAL SCORES Mokhtar, Shulhana; Alyaa Zatira, Difa; Sodiqah, Yani; Beru Gani, Azis; Surdam, Zulfiyah
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 16 No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v16i1.1595

Abstract

Anatomical knowledge is essential for science and clinical skills. Learning outcomes can be influenced by the choice of learning media, such as the computer-based Anatomage and Cadaver-based methods. This study examines the relationship between students' preferred anatomy learning media and their practical exam scores. A correlative analytic method with a retrospective cohort approach was used, involving 372 medical students from the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia, selected through purposive sampling. Inclusion criteria included students who had completed anatomy courses and participated in practical exams. Bivariate analysis using the Chi-Square test showed a significant relationship between preferred media and exam scores (p-value < 0.05). Students with a strong preference for Anatomage achieved a higher pass rate (95%) and demonstrated better comprehension of anatomical structures compared to those favoring cadaver-based learning. These findings emphasize the effectiveness of Anatomage as a learning tool in enhancing anatomy education. In conclusion, the choice of learning media significantly impacts practical exam performance, with Anatomage proving to be a highly effective medium.
Penentuan Estimasi Tinggi Badan Berdasarkan Panjang Tulang Ulna Pada Masyarakat Yang Bersuku Toraja Azizah Alifuddin, Andi Nur; Hamzah, Pratiwi Nasir; Gani, Aziz Beru; Nulanda, Mona; Mathius, Denny; Surdam, Zulfiyah
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 2 (2023): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i2.1539

Abstract

Abstract  Body Height is one of the most fundamental indicators and parameters of four important biological profile data for data collection and analysis purposes. This research aims to determine the estimation of body height based on the length of the ulna bone in the Toraja tribe. This research uses observational and descriptive analytical methods with the approach used in this research being cross sectional, where data collection is only carried out once and the researc variable at one time. This research was conducted to determine body height based on the length of the ulna bone. From the results, 2 regression formulas were obtained to determine the height of men and women based on the length of the ulna bone in the Toraja community.   Abstrak: Tinggi badan merupakan salah satu indikator dan parameter yang sangat fundamental dari empat data profil biologis penting untuk kepentingan pendataan dan analisis. Penelitian ini untuk mengetahui estimasi tinggi badan berdasarkan panjang tulang ulna pada Suku Toraja. Penelitian ini menggunakan metode observasional dan deskriptif analitik dengan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional yang dimana pengambilan data hanya dilakukan sekali saja dan penelitian variable pada satu waktu. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan tinggi badan berdasarkan panjang tulang ulna. Dari hasil diperoleh 2 formula regresi untuk menentukan tinggi badan laki-laki dan perempuan berdasarkan panjang tulang ulna pada masyarakat suku toraja.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN MELASMA PADA PENYAPU JALAN WANITA USIA 20-50 TAHUN DI MAKASSAR Wana, Nirwana; Abdi, Dian Amelia; Surdam, Zulfiyah; Yuniati, Lisa; Nasaruddin, Hermiaty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25599

Abstract

Melasma berasal dari bahasa Yunani “melas” yaitu “bintik hitam” yang merupakan penampakan klinis dari melasma. Melasma biasanya ditemukan pada ras kulit gelap tetapi dapat pula ditemukan di berbagai ras pada warga yang tinggal di daerah yang menerima radiasi ultraviolet yang tinggi, yaitu penduduk yang tinggal di wilayah tropis dan paling sering ditemukan pada perempuan dibandingkan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian  melasma pada penyapu jalan wanita usia 20-50 tahun di Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah penyapu jalan wanita usia 20-50 tahun sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner. Hasil dari penelitin didapatkan bahwa dari 50 penyapu jalan didapatkan 16 orang (32%) menderita melasma, paling banyak pada usia 41-50 (41,7%). Faktor risiko pada sampel didapatkan 27 orang (54%) yang terpapar sinar matahari, 13 orang (26%) yang menggunakan kosmetik, 23 orang (46%) yang menggunakan kontrasepsi hormonal, 2 orang (4%) hamil, dan 6 orang (12%) mengonsumsi obat-obatan. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan paparan sinar matahari dan penggunaan kosmetik adalah <0.001, kontrasepsi hormonal 0.535, kehamilan 0.542 dan penggunaan obat-obatan 0.365. Kesimpulan dari penelitian ini yakni ada hubungan yang signifikan antara paparan sinar matahari dan kosmetik dengan kejadian melasma sedangkan penggunaan kontrasepsi hormonal, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian melasma pada penyapu jalan wanita usia 20-50 tahun di Makassar.
Analisis IMT Terhadap Alopesia Androgenik Fakultas Kedokteran, RS Ibnu Sina Dan Menara UMI Makassar diana, Nur akhsan; Nurelly, Nurelly; Sodiqah, Yani; Nurmadilla, Nesyana; Surdam, Zulfiyah
Wal'afiat Hospital Journal Vol 2 No 1 (2021): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.91 KB) | DOI: 10.33096/whj.v2i1.58

Abstract

Alopesia androgenik adalah penipisan rambut akibat adanya rangsangan hormon androgen terhadap folikel rambut yang memiliki predisposisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis Indeks Masa Tubuh (IMT) terhadap penderita alopesia androgenetik, mengetahui prevalensi alopesia androgenik dengan rerata. Indeks Massa Tubuh di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia, RS Ibnu Sina dan Menara Universitas Muslim Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia, RS Ibnu Sina dan Menara Universitas Muslim Indonesia. Hasil penelitian ditemukan adanya hubungan antara Indeks Massa Tubuh terhadap penderita alopesia androgenik. Prevalensi alopesia androgenik terbanyak yaitu dengan Indeks Massa Tubuh normal 34,8%.
Co-Authors Abdi, Dian Amelia Abdillah, Andi Rachmat Abduh, Anniza Putri Afdhaliyah, Nur Ahmad Ardhani Pratama Ahmad, St. Lutfiah Ahyar, Muammar Almutadibillah, Almutadibillah Alyaa Zatira, Difa Amir, Nur Ainun Amir, Suliati P. Anugrah, Erza Ardiansar, Abdul Mubdi Arfah, Arni Isnaini Arifin, Arina Fathiyyah Arifuddin, Andi Tenri Sanna Asshidiq, Lutfillah As’ad, Andri Auliyah, Ummy Rezqiyah Aulya NR2, Putri Saskia Aziri, Muh Ahmad Aziz, Fachrul Maulana Azizah Alifuddin, Andi Nur Bachtiar, Aisya Nanda Bamahry, Aryanti. R. Beru Gani, Azis Burhanuddin, Ammar Cahyana, Vivi D., Nurul Tasya Amalia Dahliah, Dahliah Dewi , Ridha Kurnia Sulistiawati diana, Nur akhsan Dirgahayu, Andi Millaty Haliah Dirgahayu, Andi Millaty Halifah Dzulhy, Muh Farel Fattah, Nurfachanti Gani, Azis Beru Gani, Aziz Beru Gayatri, Sri Wahyuni Hafid, Anugrah Dwitami Hamsah, M Hamsah, Muhammad Hamzah, Pratiwi Nasir Hane, Nuhalisa Hikmah, Dwi Ikram, Dzul Indrifah, Nurul Izzah, Andi Nurul Farah Khairun, Hafiz Khairun, Nadhifah Wasila Khoirunnisa, Nur Laode, Mardika Intan Setya Putri Lidiana, Lidiana Makiko, Adrian Makmun, Armanto Marwah, Sry Marzatillah, A. Nur Khalia Mathius , Denny Mathius, Denny Maulidiah, Nurul Farah Mokhtar, Shulhana Muchsin, Achmad Harun Mudhoffar, Muhammad Rifky Muhammad Jabal Nur, Muhammad Jabal Muktar, Aldi Pratama Musa, Inna Mutmainnah Nabil, Muhammad Naufal Nafi’ah, St. Nur Ashilah Nahdia, Syarifa Trya Nur Nasaruddin, Hermiaty Nasruddin, Hermiaty Nevi sulvita karsa Nulanda, Mona Nurelly, Nurelly Nurfadillah, Siti Nurfalah, Sasya Zulian Nurmadilla, Nesyana Nursandi, Kurnia NURUL HIDAYAH Oddang, Andi Zahra Shafanisa Pasombak, Selin Iriana Prema Hapsari Purnama, Indah Dian Purnamasari, Reeny Putri Andini, Putri Putri, Andi Muthiah Hasani Q., Maha Umami Putri Rachmat Faisal Syamsu, Rachmat Faisal Rahayu, Besse Resky Rahmah R, Fauziah Rahman, Abdul Raqib Rahman, Andi Auliyah Anugrah Rahmat, Musdal Rasmin, Siti Anisah Azzahrah Rezchillah, Yusuf Rezkyana, Aining Risal, Sri Rifca Redjeki Rosdiana Rosdiana Salsabila, Lu’lu Luqyana Amirah Sanna, A. Tenri Sodiqah, Yani Sunio, Safira Stepan Syahril, Erlin Syahrir, Syahruni Syamsu, Rahmat F. Tahir, Akina Maulidhany Wana, Nirwana Yuniati, Lisa Yunita, Lisa Yusuf, Yuskiyah Ananda Zahra Nizrina, Alfiyya Zakiyyah, Maghfirah Tara Zulfahmidah, Zulfahmidah Zulfitriani Murfat