Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of The Effectiveness of The Handling Time of Election Violations Election by Gakkumdu Suleman, Fahmi; Moonti, Roy Marthen; Ahmad, Ibrahim
International Journal of Sociology and Law Vol. 2 No. 1 (2025): International Journal of Sociology and Law
Publisher : Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijsl.v2i1.324

Abstract

General Election (Pemilu) is a fundamental pillar of democracy that often faces various challenges, including legal violations that undermine its integrity. To overcome this, the Integrated Law Enforcement Center (Gakkumdu) was formed as a collaboration between Bawaslu, the Police, and the Attorney General's Office to accelerate the handling of election violations. However, the strict handling time limit of 14 working days is a major challenge in achieving fair and effective decisions. This study aims to evaluate the effectiveness of the handling time of election violations by Gakkumdu and identify the inhibiting factors. Using a descriptive-analytical qualitative method, this study found that the main obstacles include inter-agency coordination, sectoral ego, limited human resources, and lack of supporting technology. In addition, differences in legal interpretation and low public legal awareness also slowed down the enforcement process. In conclusion, the effectiveness of Gakkumdu handling time is not optimal and requires policy reform. Recommendations include simplifying procedures, cross-agency training, utilizing technology, and educating the public. These reforms are expected to improve election integrity and support a fairer democracy.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN JAGUNG MENJADI KERIPIK JAGUNG SARAGA KECAMATAN ASPARAGA KABUPATEN GORONTALO UTARA Ngabito, Meriyanti; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati; Wijaya, Hendra; Katili, Yusril; Ramadhan, Moh. Fauzan; Thaib, Abdul Shamad; Kiwo, Diminus; Putri, Anastasia Aurelia; Susanti, Aprillia Nanda; Rahayu, Leni; Panigoro, Nurmaya; Moito, Febrianti
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Februari 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.16 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i1.1710

Abstract

Salah satu cara dalam pembangunan ekonomi ini dengan mengoptimalkan produk unggulan atau komoditas unggulan.  Produk  unggulan  ini  akan memberikan  manfaat dalam pengoptimalan  sumber daya  yang  ada  dan mampu  memberikan  suatu  pengetahuan tentang suatu  bahan  yang  memiliki nilai ekonomis lebih. Selain itu, dengan adanya produk unggulan mampu menimbulkan potensi peningkatan ekonomi masyarakat suatu wilayah tersebut. Kegiatan unggulan desa ini dilakukan pada kegiatan Kuliah Kerja Pengabdian (KKP) yaitu kegiatan pemberdayaan masyarakat, sosialisasi pengolahan jagung menjadi keripik jagung SARAGA (Sumber Asli Asparaga). Lokasi pelaksanaan yaitu di desa Karya Indah Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo. Hasil dari kegiatan produk unggulan desa yaitu menemukan potensi yang ada di wilayah tersebut dan dijadikan sebuah produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Produk unggulan yang diciptakan merupakan potensi yang ada di wilayah tersebut yaitu jagung diolah menjadi keripik jagung SARAGA. Desa Karya Indah memiliki potensi pertanian jagung yang cukup tinggi, dengan produksi/produktivitas 4-6 Ton/Ha, namun belum ada upaya untuk mengolahnya menjadi produk olahan yang memiliki nilai lebih untuk peningkatan sektor perekonomian Desa Karya Indah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BANANA GABIN DI DESA PILOLAHUNGA, KECAMATAN POSIGADAN, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Junus, Dikson; Mohammad, Rizky A.C; Mantali, Taufik F.I; Wahab, Azhar A.; Mamonto, Rani; Mangalo, Febrinawati; Pangalima, Firjai; Mooduto, Sri Hian; Komendangi, Aldian; Mobilingo, Farija; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): Agustus 2021 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.486 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v3i2.1720

Abstract

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan memiliki potensi yang besar di bidang pertanian. Salah satunya Desa Pilolahunga Kecamatan Posigadan dalam sektor perkebunan Pisang menjadi salah satu komoditi perkebunan yang paling melimpah produksinya.Dengan adanya program Pemberdayaan masyarakat dilakukan dalam bentuk pelatihan pembuatan Banana Gabin dengan harapan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam yang berupa pisang guna menambah nilai tambah untuk menciptakan perkembangan ekonomi. Kegiatan ini diselenggarakan di desa tangguh yakni Desa Pilolahunga, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan . Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilakukan beberapa tahap yakni survey lokasi, pendampingan pelatihan pembuatan Banana Gabin dan evaluasi kegiatan pengabdian. Pada kegiatan pelatihan dilakukan pengukuran pengetahuan dan diperoleh gambaran pengetahuan masyarakat terkait pembuatan produk-produk pisang untuk dijual dan dipasarkan baik di desa Pilolahunga, Maupun Di sekitarnya yang merupakan produk  daerah penghasil dengan jumlah yang melimpah. Sehingga terbentuknya masyarakat yang terampil dalam mengolah pisang menjadi produk olahan yang memiliki keunikan sehingga memiliki daya jual yang lebih. Juga dapat menjadi produk ole-ole khas Bolaang  Mongondow Selatan. Kata kunci : Produk, Gabin Banana, KKP  ABSTRACTSouth Bolaang Mongondow Regency has great potential in agriculture. One of them is Pilolahunga Village, Posigadan District in the banana plantation sector, which is one of the most abundant plantation commodities in production. With the community empowerment program, it is carried out in the form of training in making Banana Gabin with the hope of increasing community creativity in the utilization of natural resources in the form of bananas in order to add added value to the community. create economic development. This activity was held in a tough village, namely Pilolahunga Village, Posigadan District, South Bolaang Mongondow Regency. This community empowerment activity was carried out in several stages, namely site surveys, training assistance for making Banana Gabin and evaluation of service activities. In the training activities, knowledge measurement was carried out and an overview of community knowledge was obtained regarding the manufacture of banana products to be sold and marketed both in the village of Pilolahunga, as well as in its surroundings, which are products of producing regions in abundance. So that the formation of people who are skilled in processing bananas into processed products that are unique so that they have more selling power. It can also be a typical Ole-ole product of South Bolaang Mongondow. Keywords :  Product, Gabin Banana, KKP
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN DODOL JAGUNG DI DESA TRI RUKUN KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN BOALEMO Hatta, Herman; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati; Maesarah, Maesarah; Moito, Sri Yulanda; Aripin, Nurindah; Bahmid, Huzaima; Olii, Sigit H; Bahu, Angki S; Akuba, Mirta; Igirisa, Nilawati; Febrianto, Febrianto; Ramli, Fadliyanto; Setiawan, Ian
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Februari 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.249 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i1.1717

Abstract

 ABSTRAK                Kabupaten Boalemo Kecamatan Wonosari Desa Tri Rukun yang merupakan salah satu produsen jagung yang cukup potensial, karena kondisi tanah dan wilayah yang sangat mendukung. Sebagaimana yang terjadi secara umum problem labu kuning di Boalemo menyangkut fluktuasi harga yang selalu menjadi kekhawatian petani. Strategi mengurangi resiko dan ketidakpastian dalam pengembangan jagung yang dimaksudkan untuk lebih meningkatkan daya simpan dan nilai tambah. Mengingat kandungan gizinya yang cukup lengkap, harganya yang relatif murah, dan pemanfaatannya yang masih minim, maka jagung  ini merupakan sumber gizi yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai salah satu alternatif dalam pengembangan produk dodol jagung tri rukun. Jagung yaitu komoditas yang mudah rusak, maka perlu adanya penanganan lepas panen termasuk pengawetan dan pengolahan yang lebih stabil, maka dilakukan dalam bentuk pelatihan pembuatan dodol jagung dengan harapan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam terhadap perkembangan ekonomi. Kegiatan ini diselenggarakan di desa tangguh yakni Desa Tri Rukun, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilakukan beberapa tahap yakni survey lokasi, pendampingan pelatihan pembuatan dodol jagung dan evaluasi kegiatan pengabdian. Pada kegiatan pelatihan dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dalam pelatihan pembuatan dodol jagung baik secara teknis maupun non teknis akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan dan peningkatan pendapatan terkait pembuatan produk-produk jagung untuk dijual dan dipasarkan baik di desa Tri Rukun  Di Kabupaten Boalemo.Kata Kunci : Pelatihan, Dodol Jagung, Produksi, KKP ABSTRACT                 Boalemo Regency, Wonosari District, Tri Rukun Village, which is one of the potential corn producers, because of the very supportive soil and area conditions. As is the case in general, the pumpkin problem in Boalemo involves price fluctuations which have always been a concern for farmers. Strategies to reduce risk and uncertainty in maize development are intended to further increase shelf life and added value.Considering the nutritional content is quite complete, the price is relatively cheap, and the utilization is still minimal, this corn is a source of nutrition that has the potential to be developed as an alternative in the development of the tri pillar corn dodol product.Corn is a commodity that is easily damaged, so there is a need for post-harvest handling including preservation and more stable processing, so it is carried out in the form of training in making corn lunkhead with the hope of increasing community creativity in the use of natural resources for economic development. This activity was held in a tough village, namely Tri Rukun Village, Wonosari District, Boalemo Regency.This community empowerment activity was carried out in several stages, namely site surveys, training assistance in making corn dodol and evaluation of service activities. In training activities carried out through community empowerment in training on making corn lunkhead, both technically and non-technically, it will have a positive impact on improving skills and increasing income related to making corn products for sale and market both in Tri Rukun village in Boalemo Regency.Keywords: Training, Corn Dodol, Production, KKP
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Alternatif Pengganti Semen Dalam Pembuatan Paving Block Rasid, Ayub Usman; Ernikawati, Ernikawati; Moonti, Roy Marthen; Adipu, Yulianty; Nuna, Muten; Malapo, Firanda; Arafa, Rifaldi; Kaharu, Ilham Akbar; Haris, Moh. Zulfikar Abd.; Kiwo, Yowines; Kiwo, Namiron; Labaco, Nurain; Labuna, Siti Rahma; Albakir, Riyan R.; Salindeho, Feiby Lelyta
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Agustus 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.374 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i2.1718

Abstract

Sampah plastik menjadi salah satu sumber masalah pencemaran lingkungan. tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah akhir di Kabupaten Pohuwato, akan menjadi masalah serius apabila tidak dicari cara penyelesaiannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk penyuluhan dan pelatihan mengolah limbah plastik menjadi paving block yang diberikan kepada mitra kelompok masyarakat di lokasi tempat pembuangan akhir sampah di Desa Teratai. Pemberian penyuluhan dan pelatihan ini diharapkan menjadi proses pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam pemanfaatan limbah plastik sehingga bermanfaat secara ekonomis bagi masyarakat karena mempunyai nilai jual tinggi. Tahap pelaksanaan pada kegiatan ini berupa  penyuluahan dan pelatihan pembuatan paving block. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra bisa membuat paving block dari limbah plastik dan memiliki inovasi kewirausahaan dan pemasaran produk.
PEMANFAATAN BUAH MANGROVE UNTUK PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DAN KELESTARIAN MANGROVE Puspaningrum, Dian; Suleman, Vikisastro; Mutia, Andi Khairun; Bachtiar, Bachtiar; Djabar, Murni; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati; Ruruh, Alexander; Karim, Rilman; Noe, Najwa Sesilya; Dusa, Riswanto; Olii, Rahmat; Atima, Moh. Zulkarnain; Hasan, Zaenab; Pakaya, Ariyanti; Nuna, Ain Anggraini; Pakelo, Irfandi; Uno, Moh. Erikrianto
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Februari 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.543 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i1.2104

Abstract

 ABSTRAKPerguruan Tinggi Universitas Gorontalo setiap tahun melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dituangkan dalam berbagai program melalui Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) yang ada ditingkat universitas. Program pengabdian kali ini mencoba untuk membuat suatu inovasi baru untuk dapat memberdayakan masyarakat Desa Langge Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Program yang dilaksanakan adalah penyuluhan tentang pentingnya menjaga kelestarian mangrove ditinjau dari perspketif ekologi dan ekonomi, serta pendampingan masyarakat dalam pengolahan buah mangrove menjadi bubuk kopi yang bisa dikonsumsi dan dipasarkan dengan harapan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Kata kunci : Masyarakat, Pengabdian, Mangrove, Kopi Mangrove ABSTRACTThe University of Gorontalo every year carries out community service activities as outlined in various programs through the Research Institute for Development and Community Service (LP3M) at the university level. This service program tries to create a new innovation to empower the Langge Village community, Anggrek District, North Gorontalo Regency. The program implemented is counseling about the importance of preserving mangroves from an ecological and economic perspective, as well as community assistance in processing mangrove fruit into coffee grounds that can be consumed and marketed in the hope of helping improve the community's economy. Keywords : Community, Dedication, Mangrove, Coffee Mangrove 
Program Pengolahan dan pemasaran Produk Rempeyek Kacang Hijau Di desa Bakida, Kecamatan Helumo Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Junus, Dikson; Nuna, Muten; Ernikawati, Ernikawati; Moonti, Roy Marthen; Ismail, Nurwita; Paramata, Yeni; Kodai, Dince A.; Pido, Rifaldo; Kasim, Sintiya; Jasirudin, Wanti; Bonggu, Fian; Lanuru, Oktafiani; Kadepa, Magdalena; Saini, Fauzia; Machfud, Muhamad; Kamaru, Muhammad; Pakaya, Abdul Ahmad; Gobel, Adam
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Agustus 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3671.087 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i2.2390

Abstract

Program pemberdayaan masyrakat nelayan melalui pelatihan pengolahan rempeyek kacang hijau Pada ibu-ibu istri nelayan di Desa Bakida kecamatan helumo, kabupaten Bolaan Mongondow Selatan Bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui alternatif usaha. Kegiatan ini melalui tahapan-tahapan berupa survei lokaso, pelatihan pembuatan produk pengolahan rempeyek lacang hijau, pengemasan produk dan pemasaran produk. Produk yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan Nilai dan penghasilan Melalui kualitas produk yang baik, kemasan yang higienis dan menarik serta pemasaran Yang baik dan efektif
PEMANFAATAN BUAH AREN SEBAGAI PRODUK UMKM BERNILAI JUAL TINGGI Hanapi, Yayan; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati; Razak, Nurliani Rosa; Valen, Moh. Eka; Tahir, Rahmat; Yusuf, Moh. Aristia; Lamami, Suparmanto S; Abdullah, Yunisa N.A; Padunggala, Susanti; Hasan, Dea Lorenza; Apriliana, Shasha; Hikaya, Mita R.
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Februari 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.161 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i1.1715

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan program utama yang ada didalam kegiatan KKP (Kuliah Kerja Pengabdian). Di kabupaten Bone Bolango khusunya di desa Lonuo Kec. Tilongkabila ada begitu banyak pohon aren yang tumbuh liar dan diabaikan oleh masyarakat. Maka dari itu, buah kolang kaling menjadi pilihan kami untuk diolah menjadi produk UMKM bernilai tinggi di pasaran. Buah aren harus melalui 4 proses tahapan hingga menjadi buah kolang kaling dan dapat diolah menjadi produk UMKM yaitu Cireng kolang-kaling.  Adapun target kegiatan adalah peningkatan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan olahan buah kolang-kaling yang bersifat variatif, pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai produk yang bernilai tinggi di pasaran.  Pola pikir masyarakat masih terfokus hanya pada buah kolang kaling yang dikonsumsi sebagai campuran pada makanan dan minuman. Maka dari itu kami menawarkan inovasi baru kepada masyarakat setempat agar buah kolang kaling ini bukan hanya sekedar diolah sebagai campuran pada minuman biasa seperti es buah tetapi juga dapat menjadi cemilan kekinian yang diminati banyak kalangan yaitu Cireng kolang kaling. Kata kunci : UMKM, kolang kaling, masyarakat 
Program Kemitraan Pengolahan Produk Banana Roll di Desa Inomunga Utara Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Walahe, Dewi; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati; Harundja, Febrianto; Nani, Moh. Janwar; Kuka, Halid Mawardi; Polidu, Andri Arkan; Noho, Mobarak S; Panigoro, Sutan Zulham; Ahmad, Moh. Safar; Binol, Sri Vinka; Alamri, Nurjana; Ali, Nurlela
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Februari 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.658 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i1.1705

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat di lakukan dalam bentuk pelatihan pembuatan produk Banana Roll dengan harapan meningkatkan kreatifitas masyrakat dalam pemanfaatan sumber daya alam terhadap perkembangan ekonomi. Kegiatan di selengarakan di desa Inomunga Utara Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow utara. Kegiatan Pemberdayaan Masyrakat ini di lakukan beberapa tahap yakni survey lokasi, pendampingan pelatihan pembuatan produk Banana Roll. Pada kegiatan pelatihan dilakukan pengukuran dan diperoleh gambaran pengetahuan masyrakat terkait pembuatan produk-produk pisang untuk dijual dan dipasarkan di desa Inomunga Utara, maupun di Kabupaten Bolaang Mongondow, dan juga bisa menjadi produk oleh-oleh The community empowerment program is carried out in the form of training on making banana roll products with the hope of increasing community creativity in the use of natural resources for economic development. The activities were held in North Inomunga Village, Kaidipang District, North Bolaang Mongondow Regency. This community empowerment activity was carried out in several stages. namely site surveys, training assistance in making banana roll products. During the training activities measurements were made and an overview of community knowledge was obtained regarding the manufacture of banana products to be sold and marketed in North Inomunga Village, as well as in Bolaang Mongondow Regency, and can also be made into Ole-ole products.
PEMANFAATAN LIMBAH GELAS PLASTIK SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN PAVING BLOCK DI DESA MOOTILANGO Auliyah, Nurul; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati; Nuna, Muten; Puspaningrum, Dian; Hatta, Herman; Nabu, Sry Yuyanda; Moses, Aliun Arsa; Dawa, Windy Olivia; Habie, Vikriyanto; Demanto, Cindra
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Februari 2023 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v5i1.2173

Abstract

Limbah plastik merupakan suatu limbah yang dapat membuat kondisi lingkungan tercemar. Konsumsi plastik terus mengalami pertumbuhan dari peningkatan konsumsi  sebesar 4,5 juta ton pada tahun 2015 meningkat sampai 4,8 juta ton pada tahun 2016 atau pertumbuhan sebesar 5,2 %.  Permasalah yang ditimbulkan oleh  limbah plastik menjadi permasalahan yang tidak selesai karena plastik memiliki waktu urai yang cukup lama sehingga limbah plastik menumpuk setiap tahunnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Motilango tentang pemanfaatan limbah gelas plastik yang dapat menjadi paving block yang bernilai ekonomis serta pemanfaatan tersebut juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi limbah gelas plastik yang ada di Desa Motilango. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu pendampingan/workshop kepada pemuda Desa Motilango agar dapat mempraktekkan pembuatan paving block setelah kegiatan selesai. Tahapan pembuatan paving block diantaranya menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan. Selanjutnya memanaskan plastik sampai lebur kemudian dicampur dengan pasir. Ukuran yang digunakan adalah 1:1 untuk memaksimalkan fungsi dari paving block. Selanjutnya campuran tadi dimasukkan ke dalam cetakan yang sebelumnya telah direndam ke dalam air. Hasilnya didapatkan paving block plastik berbentuk hexagonal yang kuat. 
Co-Authors Abd. Sani, Muh. Adriansyah Abdul, Deni S.M Abdullah, Chairunnisa Abdullah, Julie Abdullah, Yunisa N.A Ahaya, Siska Ahmad, Moh. Safar Ainiyyah Lumula, Adelia Nurfatma Akili, Rustam H. S. Akili, Rustam Hs Akili, Rustam Hs. Akuba, Mirta Alamri, Nurjana Albakir, Riyan R. Ali, Asfariyani Ali, Nurlela Alim, Yanti Ambo, Siti Halmaira Amu, Robby W. Anam, Fahrun Andasia, Junaidy Anggita Permata Yakup Apriliana, Shasha Arafa, Rifaldi Arifin Andiwewang Arifin Tumuhulawa Aripin, Nurindah Asuki, Teddy Permana Atima, Moh. Zulkarnain Bachtiar Bachtiar Bahmid, Huzaima Bahu, Angki S Bakari, Sadam Binol, Sri Vinka Biongan, Ahiar Bonggu, Fian Bora, Asnawati Bora, Yuyun Bunga, Marten Busura, Zohrin Damiti, Alex Dawa, Windy Olivia Demanto, Cindra Dikson junus Djabar, Murni Djailani, Abdul Rizal Durand, Nursakina Dusa, Riswanto ernikawati, ernikawati Fatifah Saini, Armida Putri Febrianto Febrianto, Febrianto Firmansyah, Royzd Fransisko Ngajow, Malfrid Frangky Gani, Roydah Gathan, Ivan Gobel, Adam Habie, Vikriyanto Hamid, Moh. Renaldy Hanapi, Yayan Haris, Moh. Zulfikar Abd. Harun, Nur Istiyan Harundja, Febrianto Hasan, Arham Hasan, Dea Lorenza Hasan, Kusman Hasan, Wahyudin Hasan, Zaenab Hatta, Herman Hendra Wijaya Hidayat, Hermawan Hidayat, Irawan Hikaya, Mita R. Hilala, Abdul Muis Hinelo, Fikran Huntua, Hariyanto Ibrahim Ahmad Igirisa, Jeis Igirisa, Nilawati Ismail, Nurwita Jasirudin, Wanti Jihad Lukis Panjawa Kadepa, Magdalena Kadir , Yusrianto Kadir, Yusrianto Kaharu, Ilham Akbar Kaharu, Natan Kamaru, Muhammad Karim, Rilman Kasim, Muslim Kasim, Muslim A Kasim, Muslim A. Kasim, Sintiya Katili, Muh Fakhri B. Katili, Yusril Kiwo, Diminus Kiwo, Namiron Kiwo, Yowines Kodai, Dince A Kodai, Dince A. Kodai, Dince Aisa Komendangi, Aldian Kuka, Halid Mawardi Laba, Adrianto Labaco, Nurain Labuna, Siti Rahma Lamami, Suparmanto S Lanuru, Oktafiani Lasambo, Nurlin Lasimpala, Fadil Latif, Anas Latifah, Titik Leode, Roosdiana Marthina Lestari, Nurdiana Lukman, Lutfiana Machfud, Muhamad Maesarah, Maesarah Mahmud Ahmad Mahmud, Salwa Mahmud, Yohan Malapo, Firanda Malipi, Moh Lavender Mamonto, Rani Mangalo, Febrinawati Mantali, Taufik F.I Menu, Moh Syamsurya Mobilingo, Farija Mohammad, Rizky A.C Moito, Febrianti Moito, Sri Yulanda Mokodogan, Natasya Mokodompit, Abby Mooduto, Sri Hian Moonti, Riyanto Moonti, WIndah Moses, Aliun Arsa Mutia, Andi Khairun Nabu, Sry Yuyanda Nango, Hamdan Nani, Moh. Janwar Ngabito, Meriyanti Nibras Anny Khabibah Noe, Najwa Sesilya Noho, Mobarak S Novriansyah, Mohammad Arif Nuna, Ain Anggraini Nuna, Moh. Maskun Nuna, Muten Nuna, Riknan Nurdin, Rahmatullah Nurmala, Leni Dwi Nurul Auliyah, Nurul Olfin Ishak Olii, Muhammad Umsini Putra Olii, Rahmat Olii, Sigit H Olivia, Dhea Padunggala, Susanti Pakaya, Abdul Ahmad Pakaya, Ariyanti Pakaya, Salahudin Pakelo, Irfandi Paneo, Rahmat Pangalima, Firjai Pangulu, Diska Panigoro, Nurmaya Panigoro, Sutan Zulham Panu, Ariyanti Paramata, Yeni Pauweni, Lisna Pido, Rivaldo Podomi, Prayogi Aryovandri Polidu, Andri Arkan Pomolango, Syahidna Prakoso, Aditya Afieq Puhi, Oyaldi Puspaningrum, Dian Putri, Anastasia Aurelia Rahayu, Leni Rahman, Malik Mulyanto Rahman, Zubaidah Rajak, Arafik Ramadhan, Moh. Fauzan Ramli, Fadliyanto Rampengan, Ricky Rifaldi Rasid, Ayub Usman Razak, Nurliani Rosa Rifaldo Pido Ruruh, Alexander Saini, Fauzia Saleh, Moh Fitrah Salindeho, Feiby Lelyta Saputra, Ferdi Pratama Saragih, Sepriandison Sarles Gultom Sasongko, Catyawi Avesta Septiani, Yustirania Setiawan, Ian Sri Rejeki, Anggun Suleman, Fahmi Suleman, Vikisastro Sulli, Frans A. Susanti, Aprillia Nanda Syahrul Syahrul Syairulan A. Radjak Tabi, Sunarti Tahir, Rahmat Talib, Riski Talib, Solihin H. Thaib, Abdul Shamad Thalib, Satriyo Pratama Ulama, Keyshandrina D. Uno, Moh. Erikrianto Usman, Arya Ramadhan Usman, Nurvia Uswatun Otoluwa, Siti Nur Valen, Moh. Eka Van Gobel, Abdul Azis Wahab, Azhar A. Walahe, Dewi Waraga, Moh. Suryansyah R. Waris, Asriyuni Yulianty Adipu Yusri, Muhamad Yusuf, Cindra Dewi Yusuf, Moh. Aristia