p-Index From 2021 - 2026
8.778
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Literasi Dasar dan Pengenalan Budaya melalui Strategi Scaffolding Multitingkat di Sanggar Belajar Selangor Malaysia Azkiatul Fuadah; Muhamad Yusuf Amin Nugroho; Hermawan Hermawan
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4910

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi media edukasi literasi berbasis strategi scaffolding multitingkat yang terintegrasi dengan pengenalan budaya lokal Indonesia di Sanggar Belajar Rawang, Selangor, Malaysia. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Research-Based Community Service melalui empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan media, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi, yang melibatkan 30 peserta didik jenjang TK hingga kelas 2 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Media berupa video pembelajaran dikembangkan dalam dua versi scaffolding (penuh dan terbimbing) sesuai kelompok usia, dan diimplementasikan dalam tiga sesi melalui alur bridging, modeling, guided practice, dan independent practice, dengan pelibatan peer tutoring serta parent briefing. Hasil pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata kemampuan literasi peserta dari 56,50 menjadi 77,67 (gain 21,17 poin), dengan seluruh peserta kategori Kurang pada pre-test bergeser ke kategori Cukup, Baik, atau Sangat Baik pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (W = 5,00; p = 0,000). Kegiatan ini menyimpulkan bahwa strategi scaffolding multitingkat yang dipadukan dengan konten budaya lokal efektif meningkatkan kemampuan literasi dasar anak diaspora sekaligus memperkuat identitas budaya dan keterlibatan keluarga.
NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM BUKU TEKS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS VIII SMP KATYA TATIK PUDJIANI DAN BAGUS MUSTAKIM CETAKAN TAHUN 2021 Roudhotul Ma'rifah; M. Yusuf Amin Nugroho; Sri Jumini
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 5 No. 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.9633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan multikultural yang terdapat dalam buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII SMP karya Tatik Pudjiani dan Bagus Mustakim cetakan tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data primer yang digunakan adalah isi buku teks, sedangkan data sekunder berasal dari artikel jurnal yang relevan. Fokus kajian meliputi nilai-nilai multikultural seperti toleransi, kesetaraan, keadilan, dan humanis yang terintegrasi dalam materi pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ini secara konsisten mengangkat nilai-nilai multikultural melalui pendekatan tematik, historis, dan kontekstual. Nilai toleransi ditemukan dalam Bab 2, 5, 6, dan 8; nilai kesetaraan dan keadilan muncul dalam Bab 5 dan 9; sementara nilai humanis tampak dalam Bab 1 dan 3. Buku ini juga mendukung pembentukan karakter siswa melalui rubrik reflektif seperti Aku Pelajar Pancasila, Inspirasiku, dan Mari Bertafakur. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kelemahan seperti kurangnya eksplorasi nilai-nilai lokal dan isu kontemporer yang relevan dengan realitas generasi Z. Kesimpulannya, buku ini merupakan sarana potensial dalam membentuk peserta didik yang berwawasan multikultural, toleran, dan berkarakter inklusif sesuai semangat Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila.
ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION STRATEGIES IN PREVENTING ETHICAL ANOMALIES IN TAKHASSUS AL-QUR'AN VOCATIONAL SCHOOL IN WONOSOBO Khowi Uswatun Hasanah; Muhammad Yusuf Amin Nugroho; Aryadi Nursantoso
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 6 No. 1 (2026): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/hrbze204

Abstract

Ethical anomalies among students are a serious issue that requires strategic handling through education. This study aims to describe the Islamic Religious Education (PAI) strategy in preventing ethical anomalies at SMK Takhassus Al-Qur'an Wonosobo, identify the strategies implemented by the school, and analyze the supporting and inhibiting factors. The method used is descriptive qualitative research with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. Research informants included the principal, PAI teachers, Guidance and Counseling (BK) teachers, and students. The results show that SMK Takhassus Al-Qur'an Wonosobo applies four main PAI strategies, namely: (1) teacher role model strategy; (2) habituation strategy through religious activities such as reciting istighosah, congregational Dhuhur prayer, and the habituation of smiling, greeting, and saluting; (3) Islamic values ​​strategy through intracurricular and extracurricular activities; and (4) strategy for handling and monitoring deviant behavior through a points and remission system. Supporting factors include a conducive Islamic boarding school environment, commitment from all teaching staff, and a program to preserve the uniqueness of the Quran. Inhibiting factors include the uncontrolled influence of digital media and the gap between moral understanding and daily practice. This study concludes that an integrated approach between Islamic Religious Education (PAI) learning in the classroom and religious practices in the boarding school environment has proven effective in preventing ethical anomalies among students.
Penguatan Akar Kebangsaan Anak Diaspora melalui Pendidikan Agama Islam dan Budaya di Selangor, Malaysia Yeni Suryaningsih; Muhamad Yusuf Amin Nugroho; Hermawan Hermawan
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.4912

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini bertujuan mendeskripsikan upaya penguatan akar kebangsaan anak diaspora Indonesia melalui pendidikan agama Islam dan budaya yang dilaksanakan selama 28 hari di Selangor, Malaysia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis observasi partisipatif dan dokumentasi lapangan, dengan teknik purposive sampling terhadap 60 anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam komunitas Sanggar Bimbingan sebagai putra-putri Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program kegiatan mencakup pembelajaran Al-Qur'an, pembiasaan sholat berjamaah, pelaksanaan upacara bendera, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pengenalan budaya Indonesia melalui media audio-visual, serta pelatihan tari daerah. Hasil pengabdian menunjukkan perkembangan signifikan pada seluruh aspek yang diobservasi: kemampuan membaca Al-Qur'an meningkat, anak-anak hafal dan mampu menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan lantang, serta terjadi transformasi sikap dari malu-malu menjadi percaya diri dan aktif. Pendidikan agama Islam dan budaya yang dilaksanakan secara terintegrasi terbukti mampu menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air, memperkuat identitas religius, serta mempertahankan nilai-nilai kebangsaan pada anak-anak diaspora. Program ini diharapkan menjadi model pengabdian bagi perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan anak WNI di luar negeri.
Pendidikan Akhlak di Tengah Disrupsi Keluarga: Dinamika Relasi Guru-Anak pada Sanggar Belajar Migran di Malaysia Amanda Ayu Amelia; Yusuf Amin Nugroho; Hermawan Hermawan
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.4958

Abstract

Fenomena migrasi internasional sering kali memicu terjadinya disrupsi struktur keluarga, di mana anak-anak pekerja migran tumbuh tanpa kehadiran fisik orang tua yang lengkap. Kondisi ini menciptakan tantangan besar dan hambatan dalam pembentukan karakter dan moral anak. Di tengah kekosongan peran tersebut sanggar belajar (SB) hadir sebagai institusi alternatif yang mengambil alih fungsi pendidikan formal sekaligus informal. Banyaknya tantangan dan hambatan yang dihadapi anak pekerja migran seringkali membuat mereka memiliki tekanan emosional serta berpengaruh besar terhadap perkembangan perilaku mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dinamika relasi guru dan anak di SB migran dalam mengimplementasikan proses penanaman Pendidikan akhlak ditengah situasi keluarga yang terdisrupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi di Sanggar Belajar, wawancara dengan pengelola sanggar, anak-anak migran, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak di Sanggar Belajar tidak hanya berlangsung secara pedagogis, melainkan berlandaskan pada pembangunan relasi pengganti (surrogate relationship) antara guru dan anak. Guru di SB Migran memainkan peran ganda sebagai pendidik sekaligus figur orang tua pengganti (foster parents). Dinamika relasi ini diwarnai oleh pendekatan emosional, keteladanan, dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan. Meskipun menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu, trauma psikologis anak, pendekatan humanis dan komunikatif terbukti efektif dalam menjaga stabilitas moral dan membentuk akhlak mulia anak. Relasi sosial yang kuat dan empatik antara guru dan anak merupakan kunci keberhasilan pendidikan akhlak di tengah disrupsi keluarga. SB Migran tidak hanya berfungsi sebagai ruang pengajaran, tetapi juga sebagai ruang pemulihan sosial-emosional yang esensial bagi anak pekerja migran.
Integration of TPACK in Islamic Cultural History Learning: Implications for Teachers’ Pedagogical and Professional Competencies Nurul Azmi Safitry; Rifqi Muntaqo; Firdaus; Muhamad Yusuf Amin Nugroho; Salza Sabilatul Azira
Jurnal Cendekia Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 17 No. 02 (2025): Cendekia October 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/cendekia.v17i02.1069

Abstract

This article examines the implementation of TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge) in learning and its implications for the pedagogical and professional competencies of SKI teachers at MTs Negeri 2 Temanggung and MTs Al Mu’min Muhammadiyah Tembarak. This study employs a qualitative multisite field research approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the implementation of TPACK in SKI learning at both madrasahs has been effectively carried out at the planning, implementation, and evaluation stages. The implications of TPACK for the pedagogical competence of SKI teachers are reflected in their ability to design integrated lesson plans, implement student-centered learning, and utilize information and communication technology (ICT) effectively in both instruction and assessment. Meanwhile, the implications of TPACK for the professional competence of SKI teachers are evident in their deeper mastery of subject matter despite curriculum changes. Teachers demonstrate a clear understanding of learning outcomes and objectives, as reflected in the alignment of teaching modules with the current curriculum. They are also able to contextualize and creatively develop SKI content and are encouraged to continuously enhance their professionalism through participation in training on the use of instructional technology.
Penerapan Media Bergambar Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas VI MI Muhammadiyah Leksono Deni Pangestu; Sri Jumini; M. Yusuf Amin Nugroho
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v5i1.492

Abstract

This study aims to: 1) Investigate the application of visual media in improving the learning outcomes of IPAS for sixth grade students at MI Muhammadiyah Leksono. 2) To determine the difference in learning outcomes in IPAS between sixth grade students at MI Muhammadiyah Leksono who use visual media and those who do not. 3) To determine the improvement in learning outcomes in IPAS among sixth grade students at MI Muhammadiyah Leksono after the application of visual media. This study uses a quantitative research approach, specifically an experimental study. Data collection techniques include pretest and posttest methods, observation, questionnaires, documentation, and interviews. Data sources are obtained from primary and secondary data (references related to vectors, previous studies, articles, journals, and websites). The results of the study show that: 1) the teaching and learning process has often used conventional models, so that during teaching and learning activities, students often feel bored and tired. Pictorial media is not a new medium, but it has rarely been used for sixth grade students at MI Muhammadiyah Leksono. By using this medium, learning will become more interesting and students will be more enthusiastic in carrying out their learning. 2) IPAS learning of continental material using pictorial media for sixth grade students at MI Muhammadiyah Leksono can improve student learning outcomes, as evidenced by the gain test data showing that the N-gain score in the experimental class was 0.87955 with a very good criterion and an interpretation percentage of 87.95, which means it was effective. 3) There is a difference in learning outcomes between the experimental class and the control class. This is evidenced by the higher average posttest score of 93.8 for the class using visual media compared to 83.9 for the control class. This is in accordance with the t-test results, which show that tcount > ttable or 2.3 > 2.021 with a significance level of 5%. Therefore, Ha is accepted and H0 is rejected.
THE ROLE OF TEACHER PEDAGOGIC COMPETENCE IN ENHANCING ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING MOTIVATION AMONG FIFTH-GRADE STUDENTS AT SDN MERGOLANGU, KALIBAWANG, WONOSOBO Surwaningsih; Hidayatu Munawaroh; M. Yusuf Amin Nugroho
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 5 No. 2 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/k604er77

Abstract

This study aims to determine the role of the Islamic Religious Education teacher's pedagogical competence, as well as the factors supporting and hindering the teacher's efforts to boost the Islamic Religious Education learning motivation of fifth-grade students at SD Negeri Mergolangu. The study employs a qualitative approach and a descriptive research design. It was conducted at SDN Mergolangu, Wonosobo Regency. Data collection methods included interviews, observation, and documentation, while data analysis involved data reduction, data verification, and drawing conclusions. The subjects of the study were the school principal and the Islamic Religious Education teacher. The findings conclude that the roles of the Islamic Religious Education teacher's pedagogical competence in instruction are: 1) demonstrator, 2) facilitator, 3) mediator, 4) classroom manager, and 5) evaluator. Thus, the teacher's role facilitates student learning, enabling optimal student development. Factors hindering the teacher's pedagogical competence in boosting learning motivation among fifth-grade students at SD Negeri Mergolangu include a lack of student interest in learning and insufficient parental guidance and attention regarding their children's education. Supporting factors include the teacher communicating learning objectives, awarding grades for active participation, offering praise, and administering disciplinary measures to students who commit errors
Media Website Fisika sebagai Sarana Pembelajaran Kontekstual: Upaya Digitalisasi Pendidikan untuk Problem Solving Skills Icah Alifah; Sri Jumini; M. Yusuf Amin Nugroho
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v4i3.3217

Abstract

This research aims to develop a physics learning website using the Contextual Teaching and Learning (CTL) model to enhance students' problem-solving abilities. The study employed the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The product was tested on 25 students of class VIIE at SMPN 1 Kejajar. Validation by media experts yielded a score of 81% (valid), and material experts scored 95% (very valid). Practicality results reached 88% from teachers and 87.1% from students (very practical). Effectiveness was tested using t-test and N-Gain analysis, resulting in Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05 and N-Gain = 0.3345 (33.45%), indicating moderate effectiveness. These results show that the developed website is a valid, practical, and effective medium for improving students’ problem-solving skills in physics, particularly in contexts where technology integration is still limited.
Pendampingan Penyusunan Gambar Kerja Depot Air Minum BUMDes Curugsewu untuk Layanan Desa Higienis Hermawan Hermawan; Muhamad Nafiul Fahmi Sihab; Muhamad Yusuf Amin Nugroho; Nurma Khusna Khanifa; Achmad Affandi
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/xj9r0x48

Abstract

Ketersediaan air minum yang aman merupakan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat, terutama pada wilayah pedesaan yang masih bergantung pada sumber air lokal dan layanan air minum isi ulang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu Pemerintah Desa Curugsewu dan BUMDes Curugsewu dalam menyusun dokumen perencanaan awal Depot Air Minum dan Isi Ulang “Embun”. Kegiatan dilaksanakan pada [bulan–bulan tahun pelaksanaan] dengan pendekatan deskriptif partisipatif yang melibatkan unsur pemerintah desa, pengelola BUMDes, calon pengelola depot, dan perwakilan masyarakat. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi mitra, observasi lapangan, identifikasi kebutuhan ruang, penyusunan konsep desain, pengembangan gambar prarencana, pembahasan bersama mitra, revisi, dan finalisasi rekomendasi. Luaran utama kegiatan berupa dokumen perencanaan awal yang terdiri atas rencana tapak konseptual, denah lantai satu, denah lantai dua, tampak bangunan, potongan skematik, perspektif eksterior, perspektif interior, diagram alur operasional, serta rekomendasi tindak lanjut. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa rancangan diterima mitra sebagai media komunikasi teknis awal untuk penyusunan anggaran, penjadwalan pembangunan bertahap, dan kajian teknis lanjutan. Kegiatan ini memberi fondasi spasial dan visual awal bagi desa untuk mengembangkan fasilitas air minum yang lebih higienis, tertata, mudah dipelihara, dan berkelanjutan melalui pengelolaan BUMDes.  
Co-Authors , Noor Aziz Abdi Setiawan Abdul Majid Abdul Majid Achmad Affandi Adam Khabiburrochman Adibuddin, Muhammad Nur Ahmad Rizki Ahmad Zuhdi Ahmad Zuhdi Ahmad Zuhdi Alfan Kamandanu Alfiana Agustin Ali Imron Amanda Ayu Amelia Anas Muhotib Aris Hidayat Aryadi Nursantoso Aryadi Nursantoso Aryadi Nursantsoso Ayu Milkhatun Nisa Azkiatul Fuadah Deni Pangestu Dewi, Sriana Dita Nurul Istiqomah Dwi Rizki Suandi Dwiana Amanatul Khasanah El Syam, Robingun Suyud Elis Setiawati, Elis Fachry Abda El Rahman Fatkhurrahman Fatkhurrahman Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fatkhurrohman Firdaus Hamzah , Muchotob Hamzah, Muchotob HERMAWAN Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan Hidayat, Muhtar S. Hidayatu Munawaroh Husein Mahmud Icah Alifah Ika Raeni Novianti Inayah, Ati Ismail Karwadi Karwadi Khowi Uswatun Hasanah Lilik Ifatul Fauziyah Lusiati Musfiroh Miftakhul Fajrin Muchotob Hamzah Muhamad Manarul Huda Muhamad Nafiul Fahmi Sihab Muhammad Farid Muhlisun Mukromin Mukromin Muzakky, Ahmad Faid Nabila Putri Muliana Nasokah Nasokah, Nasokah Nazala, Ulfi Nurul Ngarifin Shidiq Ngarifin Shidiq Ngatoillah Linnaja Nikmiyati Nikmiyati Noor Aziz Noor Aziz Nukhbatun Nisa Nur Sahid Nurma Khusna Khanifa Nurul Azmi Safitry NURUL FAIZAH Oriza Nurfitriani Putri Rofi'atus Sholikhah Rahman, Rifqi Aulia Rahmat Lutfi Guefara Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Robingun Suyud El Syam Rosyid, Muhammad Iqbal Roudhotul Ma&#039;rifah Sabila Lailia Ramadhani Safrudin, Rohmat Salis Irvan Fuadi Salza Sabilatul Azira Shiddiq, Ngarifin Siti Lailiyah Sochifatun Indriyana, Sochifatun Indriyana Sri Jumini Sri Jumini Surwaningsih Suyud El Syam, Robingun Taniya Dyah Handayani Taufiqurrohman, Dwi Uljaziah, Ulya Rifa Urip Adil Wicaksono Wulida, Khurrul Fikri Yani, Anugrah Avi Yeni Suryaningsih