Claim Missing Document
Check
Articles

Land use changes effect by slash and burn cultivation to understory diversity composition and soil degradation Setiawan, Adi; Pamungkas, Bayu Aji; Ito, Satoshi; Ramadhan, Varotama Putra; Lestariningsih, Iva Dewi; Khumairoh, Uma; Arifin, Syamsul; Wicaksono, Karuniawan Puji; Udayana, Cicik; Kurniawan, Yani; Tyasmoro, Setyono Yudo; Saitama, Akbar; Permanasari, Paramyta Nila; Syib'li, Muhammad Akhid; Aini, Luqman Qurata
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 11 No. 4 (2024)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2024.114.6153

Abstract

This study contributes to understanding ecological changes in land use following slash-and-burn land clearing. This study aimed to compare the richness and density of plant species and soil fertility in farmland cultivated for one year (1 Y), three years (3 Y), and five years (5 Y) after slash-and-burn, with the conditions in the secondary forest (SF) in Berau Regency of East Kalimantan. Understory plant taxon types, numbers, and soil organic matter were measured in each region using a series of nested plots. The size of each observation plot was 20 x 100 m. Data on understory vegetation composition was collected using 1 x 1 m mini plots at 20 sampling points and divided into five blocks, with a 10 m spacing between sampling points on each property. Understory vegetation species and cover percentage, litter cover percentage, open soil percentage, and soil fertility were measured for each observation plot. The results showed that the land cover percentage increased each year during the 5 years transition from secondary forest to farmland. Furthermore, within the 5 years, there was a change in understory species, particularly the presence of grasses and sedges at 3 and 5 years after the land use change. However, the transition from secondary forest to farmland within 5 years did not alter soil organic matter and total nitrogen.
Transformasi kebun hidroponik konvensional menjadi energy-efficient smart urban farming berbasis IoT Sugiarto, Indar; Yogatama, Astri; Tyasmoro, Setyono Yudo
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i3.21135

Abstract

Urban Farming adalah teknik bercocok tanam di lingkungan perkotaan dengan memanfaatkan area, seperti halaman rumah, taman, atau bahkan atap bangunan. Untuk mengoptimalkan manfaat dari urban farming, perlu tata kelola yang baik dan terkontrol mulai dari proses awal persiapan, penanaman, perawatan sampai panen dan pasca panen. Di Surabaya ditemukan urban farming berupa kebun hidroponik yang dimiliki oleh KRPL Tambakrejo Surabaya yang tidak berfungsi dengan baik. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan metode ABCD (Asset Based Community Development), dilakukan upaya pemberdayaan dan perbaikan dengan mentransformasi kebun hidroponik konvensional mereka menjadi kebun hidroponik cerdas. Metode tersebut diimplementasi mulai dari identifikasi permasalahan yang dihadapi KRPL Tambakrejo, yaitu kesulitan pasokan air bersih, serangan hama tikus, sumber listrik yang terbatas dan cara pemasaran produk yang kurang optimal. Proses transformasi dilakukan melalui revitalisasi kebun hidroponik konvensional menjadi kebun hidroponik cerdas berbasis IoT dan bertenaga surya. Dari hasil analisa setelah dilakukan transformasi tersebut, kebun hidroponik milik KRPL Tambakrejo bisa menghasilkan keuntungan minimal Rp 4.032.000 pertahun. Selain sangat hemat energi listrik dan dapat dipantau secara langsung lewat internet, kebun hidroponik tersebut saat ini juga sudah bebas dari hama tikus.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max L. Merrill) pada Konsentrasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Dosis Pupuk NPK Kurniawan, Hideo; tyasmoro, setyono yudo
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 10 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kedelai (Glycine max L. Merrill) merupakan salah satu komoditas pangan penting dan banyak diminati karena kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Kebutuhan kedelai di Indonesia tidak diiringi dengan jumlah produksi kedelai yang setara dengan permintaan. Produksi kedelai yang cenderung tidak stabil disebabkan kesuburan tanah di lahan pertanian Indonesia yang menurun. Produktivitas kedelai dapat ditingkatkan dengan pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan pupuk NPK. Penelitian dilakukan untuk mempelajari interaksi antara PGPR dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang tediri dari dua faktor yaitu PGPR dan pupuk NPK. Faktor PGPR terdiri dari 3 taraf perlakuan dan pupuk NPK terdiri dari 4 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan petak percobaan. Data pengamatan kemudian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (uji F) pada taraf 5%. Apabila terdapat pengaruh yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji perbedaan antar perlakuan menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pemberian konsentrasi PGPR dan dosis pupuk NPK pada parameter pertumbuhan dan hasil kedelai. Perlakuan konsentrasi PGPR 30 ml L-1 yang dikombinasikan dengan dosis pupuk NPK 250 kg.ha-1 merupakan dosis yang optimal. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi PGPR dapat mengurangi dosis pupuk NPK pada tanaman kedelai. Perlakuan kombinasi konsentrasi PGPR 30 ml L-1 air dengan dosis pupuk NPK 250 kg ha-1 menghasilkan nilai R/C ratio tertinggi yaitu sebesar 1,52 yang menandakan bahwa perlakuan tersebut dinyatakan efisien secara ekonomi dan layak untuk budidaya tanaman kedelai.
Sustainability Status of Peatland in Different Types of Land Use Yustika, Rahmah Dewi; Tyasmoro, Setyono Yudo; Suratman, Suratman
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 47, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v47i2.4734

Abstract

Peatlands are fragile ecosystems, making any utilization susceptible to changes that can disrupt the balance of natural resources and the environment. Three critical aspects that play a significant role in preserving peatland ecosystems (ecological, economic, and social) must be carefully considered in peatland use. A study of biophysical data and peatland usage was conducted in Pelalawan District, Riau Province, Indonesia, followed by a quantitative analysis of sustainability using Multidimensional Scaling (MDS) with the support of modified Rapfish software, referred to as Rapid Appraisal for Peat (RapPeat). The study aimed to assess the sustainability level of various peatland land use types and identify leverage attributes for targeted interventions to improve sustainability status. The research findings suggest that the peatland areas are less sustainable across these three assessed dimensions. The ecological dimension was the most sustainable, followed by the economic and social dimensions. Rubber and oil palm plantation land use types are more sustainable than the other land use types. Improving peatland sustainability involves targeted actions on leverage attributes to facilitate more sustainable practices across all dimensions.
Pengaruh Dosis PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) Pada Sistem Tanam Monokultur dan Tumpangsari Simbolon, Menak; Tyasmoro, Setyono Yudo; Sugito, Yogi; Herlina, Ninuk
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.09.07

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya produksi di bidang pertanian, salah satunya yaitu produksi tomat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan interaksi dosis PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) pada sistem tanam monokultur dan tumpangsari terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan petak terbagi (split plot) dengan dua faktor yaitu sistem tanam sebagai petak utama dan konsentrasi PGPR sebagai anak petak dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah perlakuan sistem tanam yang terdiri dari 2 taraf, yiatu: K1 = Monokultur, K2 = Tumpangsari. Faktor kedua adalah perlakuan konsentrasi PGPR (Plant Growth Promting Rhizobacteria) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: P0 = 0 ml PGPR/liter air, P1 = 5 ml PGPR/liter air, P2 = 10 ml PGPR/liter air , P3 = 15 ml PGPR/liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PGPR dengan konsentrasi 15 ml/L pada sistem tanam monokultur menunjukkan hasil pertumbuhan dan hasil tanaman tomat lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Pemberian PGPR pada sistem tanam tumpangsari menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang berbeda dengan pemberian PGPR pada sistem tanam monokultur. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada masing-masing perlakuan PGPR pada sistem tanam monokultur dan tumpangsari memberikan pengaruh secara nyata pada seluruh parameter pengamatan. Semakin banyak konsentrasi yang diberikan, maka hasil produksi semkain tinggi. Pemberian PGPR 15 ml/L pada sistem tanam monokultur memberikan hasil yang terbaik pada pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Pemberian dosis PGPR pada setiap perlakuan sistem tanam monokultur menunjukkan peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dibandingkan dengan setiap perlakuan sistem tanam tumpangsari.
Pengaruh Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascolonicum L.) Alfarisi, Romzul Islami; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu tanaman yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Produktivitas bawang merah di Indonesia dari tahun 2015 - 2019 mengalami penurunan akibat kesuburan tanah yang menurun karena penggunaan pupuk anorganik yang terus menerus dan berlebihan. Pemberian PGPR diharapkan mampu mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk anorganik. Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara aplikasi PGPR dan Pupuk NPK serta kombinasi yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil bawang. Penelitian dilaksanakan di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur mulai bulan April – Juni 2023. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT), terdiri atas 6 perlakuan yaitu P0N1= (Tanpa PGPR + NPK 300 kg ha-1), P0N2= (Tanpa PGPR + NPK 400 kg ha-1), P0N3= (Tanpa PGPR + NPK 500 kg ha-1), P1N1= (PGPR + NPK 300 kg ha-1), P1N2= (PGPR + NPK 400 kg ha-1), P1N3= (PGPR + NPK 500 kg ha-1) dan diulang sebanyak 4 kali. Parameter pengamatan ialah panjang tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, luas daun, bobot kering tanaman, laju pertumbuhan, jumlah umbi, diameter umbi, bobot segar umbi, bobot kering umbi, analisis tanah dan analisis serapan hara N, P, K. Analisa data menggunakan analisis ragam taraf 5% dan uji lanjut Duncan Multyple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi dari aplikasi PGPR dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Perlakuan dosis 400 kg ha-1 NPK yang dikombinasikan dengan PGPR konsentrasi 40 ml menunjukkan hasil yang paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah.
Acceleration of Organic Compost Supply Using Microbial Consortium Formulation on Various Organic Wastes and their Effect on Sweet Corn: Acceleration of Organic Compost Supply Using Microbial Consortium Formulation Tyasmoro, Setyono Yudo; Saitama, Akbar; zulfikar, Aji
Journal of Tropical Life Science Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jtls.14.02.12

Abstract

Organic waste, primarily originating from agricultural sources, remains underutilized in Indonesia, despite its substantial potential as an organic fertilizer. Consequently, it is imperative to comprehend the technology capable of efficiently decomposing organic matter and yielding high-quality compost. This study aimed to investigate the impact of a microbial consortium comprising Bacillus sp., Pseudomonas sp., Trichoderma sp., and Aspergillus sp. on the decomposition of organic waste derived from rice, sugarcane, corn and as well as to examine its application to sweet-corn (Zea mays var. saccharata). The study used a factorial randomized block design, featuring two primary factors, compost types and their respective doses. This design in total of nine treatments, each replicated three times, thus resulting in a sum of 27 experimental units. The treatments were RSC: Rice straw compost; SLC: Sugarcane leaves compost; CHC: Corn husk compost; D7.5: Compost dose of 7.5 t ha-1; D15: Compost dose of 15 t ha-1; D22.5: Compost dose of 22.5 t ha-1.  Moreover, an essential fertilizer, NPK, was applied at a rate of 200 kg/ha. The findings demonstrated a substantial impact of both compost types and doses on maize growth parameters, which encompassed plant height, leaf area, chlorophyll contentand dry weight. These effects were observed individually, without any interactions between the two factors. Furthermore, these treatments exhibited a discernible influence on corn yield. The highest to lowest yields were recorded as follows: CHC (9.29 t ha-1), RSC (8.72 t ha-1), and SLC (8.00 t ha-1). Combining organic compost with chemical fertilizer effectively prevented nutrient loss through denitrification and evaporation, facilitating nutrient retention and controlled release over time.
Pembuatan Pupuk Organik Padat Berbahan Jerami Padi Sebagai Upaya Penerapan Pertanian Berkelanjutan di Kelompok Petani Kubota 5 Ibukota Mbay Nagekeo Hidayat, Nur; Tyasmoro, Setyono Yudo; Sulo Marimpan, Lusia; Akbar Pamungkas, Ilham
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.297

Abstract

Pertanian berkelanjutan berperan penting dalam pembangunan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Hingga saat ini, penerapan pertanian berkelanjutan masih menghadapi beberapa tantangan seperti penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Hal tersebut juga terjadi di salah satu daerah yaitu Kabupaten Nagekeo yang membutuhkan penggunaan pupuk organik. Salah satu alternatif yang dapat mengatasi hal tersebut adalah penggunaan jerami padi untuk pembuatan pupuk organik. Pupuk tersebut dihasilkan dari proses pengomposan serta penambahan Effective Microorganism EM-4. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan tersebut adalah melakukan pemanfaatan jerami sebagai pupuk organik melalui proses pengomposan dan penambahan EM-4. Hasil penelitian tersebut berupa analisa terhadap beberapa parameter penting dalam proses pengomposan seperti kadar air, pH, dan suhu. Parameter tersebut berpengaruh terhadap pertumbuhan mikroorganisme yang membantu dalam proses dekomposisi. Selain itu, kualitas akhir dari pupuk organik yang dihasilkan dari proses pengomposan dipengaruhi oleh beberapa parameter tersebut. Pemanfaatan jerami padi sebagai pupuk organik padat tidak hanya meningkatkan kandungan unsur K dalam tanah tetapi juga mendukung populasi mikroba tanah dan memperbaiki struktur tanah. Dengan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik, penggunaan pupuk organik padat membantu menurunkan biaya produksi, meningkatkan pendapatan petani, dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Upaya ini mendukung tujuan pertanian berkelanjutan dan keseimbangan ekologi yang lebih baik.
Pendampingan Proses Budidaya Padi dengan Sistem Tanam Jarak Jajar Legowo 2:1 sebagai Penerapan Smart Agriculture di Kabupaten Nagekeo Suryanto, Agus; Tyasmoro, Setyono Yudo; Hidayat, Nur; Anam, Khoiril; Setyowati Pertiwi, Indah
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.319

Abstract

Padi (Oryza sativa L) menjadi komoditas yang berkontribusi dalam mendukung sektor pertanian di Indonesia. Salah satu daerah yang memiliki potensi besar budidaya padi adalah Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun, terdapat tantangan utama dalam pengembangan potensi tersebut yaitu penurunan produksi padi akibat keterbatasan lahan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan sistem tanam jarak jajar legowo 2:1 yang dapat mengatasi permasalahan serta mengevaluasi dampaknya terhadap produktivitas dan keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut. Metode ini tidak hanya meningkatkan penetrasi sinar matahari dan sirkulasi udara, tetapi juga memaksimalkan penggunaan teknologi pertanian modern dalam proses monitoring dan pengelolaan tanaman. Hasil implementasi tersebut menunjukkan adanya dampak positif yaitu peningkatan hasil panen serta mengurangi sumber daya pertanian. Hal ini ditunjukkan dari hasil panen padi yang meningkat setelah diimplementasikan sistem tersebut hingga 7 ton. Lalu, sistem tanam jarak jajar legowo dapat menurunkan penggunaan bibit padi hingga 50% yaitu dari 30 kg menjadi 15 kg. Adanya penelitian tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di daerah Nagekeo.
Pengaruh Kombinasi Volume Pemberian Air dan Varietas pada Pertumbuhan, Hasil dan Morfofisiologi Bit Merah (Beta vulgaris L.) di Dataran Medium Tika Noviana Dewi; Suminarti, Nur Edy; Tyasmoro, Setyono Yudo
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.13.2.72-80

Abstract

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan menyebabkan permintaan buah bit di Indonesia cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan adanya impor buah bit dari Australia. Kegiatan impor ini menunjukkan bahwa ketersediaan buah bit masih belum bisa mencukupi kebutuhan konsumen. Salah satu penyebab rendahnya ketersediaan buah bit adalah budidaya tanaman bit yang terbatas di dataran tinggi. Berkaitan dengan hal tersebut, strategi yang dapat ditempuh untuk meningkatkan ketersediaan buah bit adalah melalui pengembangan penanaman di dataran medium. Tujuan kegiatan penelitian ini agar diperoleh informasi mengenai tingkat kebutuhan air dan varietas bit yang sesuai di dataran medium. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2019 di rumah kaca, menggunakan rancangan acak kelompok, terdiri dari 10 kombinasi perlakuan dengan menempatkan varietas tanaman bit (Vikima dan Ayumi 04) dan volume pemberian air (350, 550, 750, 950 dan 1150) mm air musim-1 sebagai perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas daun, bobot kering total tanaman dan bobot segar umbi tanaman-1 yang tertinggi didapatkan pada perlakuan P10. Warna umbi yang lebih pekat dan kandungan prolin yang lebih tinggi didapatkan pada perlakuan P1 dan P6. Kata kunci: bobot umbi, prolin, warna umbi
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Adi Kurniawan Adi Setiawan Agung Nugroho Agus Suryanto Agus Suryanto Aini Nurul Aini, Nurul Akbar Pamungkas, Ilham Al Ghifari, Mochammad Fachrurrozi Alan Randall Ginting Alfarisi, Romzul Islami AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Andhi Dwi Prasetyo Anggriawan, Fahjar Anggriawan, Fahjar Anindita, Devina Cinantya Aryanada, Povarezza Astri Yogatama Azizah, Nur Bambang Guritno Barunawati, Nunun Bintara, Andar Kaneka Putra Bintara, Andar Kaneka Putra Br Ginting, Wirda Dayanti Br Ginting, Wirda Dayanti Bramantio Adi Prasojo Budi Kusuma, Febrian Candra Budi Kusuma, Febrian Candra Devina Cinantya Anindita Dewantari, Rima Putri Dewantari, Rima Putri Djajadi Djajadi Djajadi, Djajadi Djumali Djumali Dwi Firmansyah Putra Eismawan, Adi Eismawan, Adi Eko Widaryanto Elvira Ambarasti Rahmiana Fachry Abda El Rahman Firokhman, Alnguda Firokhman, Alnguda Fitriani, Riza Frelyta Ainus Zahro Ginting, Alan Randall Ginting, James Aloycius Gita Pramudika Hamawi, Mahmudah Haryono, Budi Haryono, Budi Hidayat, Fandy Hidayat, Fandy Husadilla, Ardiani Husadilla, Ardiani Husni Thamrin Sebayang Husni Thamrin Sebayang Indar Sugiarto Ito, Satoshi Iva Dewi Lestariningsih, Iva Dewi Joni Prasetyo, Joni Kartika Yurlisa, Kartika Karuniawan Puji Wicaksono Karuniawan Puji Wicaksono Khoiril Anam, Khoiril Kristianti, Natalia Kurniawan, Adi Kurniawan, Hideo Lubis, Perry Ansyari Lubis, Perry Ansyari Luqman Qurata Aini Medha Baskara Menak Simbolon Mochammad Fachrurrozi Al Ghifari Muh. Afif Juradi Nainggolan, Felix Andreas Nainggolan, Felix Andreas Ningrum, Wulan Asri Ningrum, Wulan Asri Ninuk Herlina Ninuk Herlina Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nuhfil Hanani Nunik Eka Diana Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nur Edy Suminarti Nur Hidayat Nurani, Annisa Bela Pamungkas, Bayu Aji Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pangestu, Prabowo Pangestu, Prabowo Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pasaribu, Charliana Pasaribu, Rugun Pasaribu, Rugun Patria Pikukuh, Patria Permadi, Diki Yuse Permadi, Diki Yuse Permana, Yogi Iwan Permana, Yogi Iwan Pikukuh, Patria Pramudika, Gita Prasetyo, Andhi Dwi Prasetyo, Joni Pratama Timor, Bella Agusta Pratama Timor, Bella Agusta Priasmoro, Yuda Pangestu Priasmoro, Yuda Pangestu Purnamasari, Chici Dwi Purnamasari, Chici Dwi Putra, Dwi Firmansyah Raharjo, Erwansyah Budi Raharjo, Erwansyah Budi Rahmah Dewi Yustika, Rahmah Dewi Rahman, Bagus Taufiqur Rahman, Bagus Taufiqur Rahmanda, Riefna Rahmanda, Riefna Rahmawati, Astie Dyah Rahmawati, Astie Dyah Rahmiana, Elvira Ambarasti Ramadhan, Varotama Putra Rangga Fariyana Putra Riyantini, Indah Puspitasari Riyantini, Indah Puspitasari Riza Fitriani, Riza Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Roedy Soelistyono Rosihan Asmara Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Saitama, Akbar Saitama, Akbar Sebayang, Husni Thamrin Sembiring, Alger Hissman Sembiring, Alger Hissman Setiawan, Adi Setiawan, Mohamad Dana Setyowati Pertiwi, Indah Siagian, Theresia Victoria Siagian, Theresia Victoria Siahaan, Gretty Febriola Siahaan, Gretty Febriola Silalahi, Samuel Hartanto Siltor, Reinaldy Siltor, Reinaldy Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Rionaldo Simanjuntak, Rionaldo Simbolon, Bona Hasian Simbolon, Menak Sinaga, Adi Putri Sinaga, Adi Putri Sinaga, Andrey Pradana Sinaga, Nico Van Maestro Sinaga, Nico Van Maestro Sitindaon, Pasca Timothy Sitindaon, Pasca Timothy Sitohang, Denny Sitohang, Denny Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Mariyanti Panduwinata Sitorus, Michael P. H. Sitorus, Michael P. H. Soedharmo, Gita Gowinda Soedharmo, Gita Gowinda Soenaryo Soenaryo Soenaryo, Soenaryo Sri Winarsih Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sujarwo Sujarwo Sulo Marimpan, Lusia Suratman Suratman Syamsul Arifin Syib'li, Muhammad Akhid Tassha Junaidi Tika Noviana Dewi Titiek Islami Titik Islami Titin Sumarni Tommy Japister Manalu Udayana, Cicik Uma Khumairoh Utama, Ari Pradipta Utama, Ari Pradipta Veronica, Neny Tiara Veronica, Neny Tiara Wahyuningsih, Etty Wahyuningsih, Etty Wibowo, Nanang Yekti Wibowo, Nanang Yekti Widiana, Aris Nikmatul Widiana, Aris Nikmatul Yani Kurniawan, Yani Yogi Sugito Yohana Avelia Sandy Yohanes Kristantyo Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu zulfikar, Aji