Claim Missing Document
Check
Articles

Kepatuhan Masyarakat dalam Penegakan Protokol Kesehatan Terhadap Pencegahan Covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Ilangata Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2021 Jumriyanti Nasaru; Arlin Adam; Fairus Prihatin Idris
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.299

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang persepsi masyarakat terhadap penegakan protokol kesehatan dalam pencegahan covid-19 yang meliputi pengetahuan, keyakinan mayarakat tentang penegakan protokol kesehatan, sikap , tindakan, sarana dan prasarana, dan implementasi kampanye 5M, serta ketersediaan peraturan dan pengawasan penegakan protocol covid yang menggambarkan adanya mekanisme reward and punishment. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi langsung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tape recorder, alat tulis, kamera, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)persepsi masyarakat dalam penegakan protokol kesehtan belum menaati aturan dari pemerintah terhadap protokol kesehatan, (2) pengetahuan dalam hal ini hampir semua kalangan masyarakat yang ada sudah mengetahui mengenai protokol 5M ,(3) keyakinan masyarakat terhadap covid-19 bersandar pada pengalaman interaksional dan dipengaruhi oleh moralitas religious yang menganggap bahwa covid-19 adalah misteri Ilahi,(4) Sikap dalam hal ini dapat dilihat yaitu: semakin positif sikap masyarakat tentang covid 19 maka semakin baik pula dalam penerapan protokol kesehatan., (5) tindakan dalam hal ini dapat dilihat dari segi penerapan protokol kesehatan yang mana masyarakat belum memiliki rasa kesadaran yang tinggi akan hal penerapan protokol kesehatan, (6) Kampanye 5M dalam hal ini dapat dilihat dari situasi kampanye 5M tidak berjalan sesuai dengan harapan pemerintah dimana kampanye 5M sudah tidak pernah dilakukan lagi oleh petugas ataupun pemerintah setempat, masyarakat hanya mendapatkan informasi kampanye 5M lewat media sosial dan televisi ,(7) ketersediaan sarana dan prasarana dalam hal ini dapat dilihat dari sarana dan prasarana seperti masker, tempat cuci tangan, Air Mengalir (keran air), sabun cuci tangan atau cairan antiseptik berbasis alkohol, face shild, ada penanda jarak, pengunjung dibatasi serta ada pemeriksaan suhu masih belum tersedia secara merata (8) ketersediaan peraturan dan pengawasan dalam hal ini dapat dilihat dari aturan yang mengatur dalam penegakan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid 19 namun dilapangan tidak berjalan dengan baik, masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi aturan tersebut. Adapun saran yaitu masyarakat diharapkan menumbuhkan kesadaran diri untuk menerapkan protokol kesehatan setiap saat demi kepentingan bersama dan diharapkan instansi setempat untuk memberikan sanksi baik berupa teguran maupun denda kepada para pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan.
Analisis Praktik Menyusui Dan MPASI Pada Ibu Di Lingkungan Pangkabinanga Kabupaten Gowa Idris, Fairus Prihatin; Sididi, Mansur; Sriwahyuni, Riska; Arini, Sri; Musdalivah, Musdalivah; Janna, Miftahul; Yakub, Rihhadatul Adzroo
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i2.495

Abstract

This study aims to identify and analyze the practices of breastfeeding and child care among mothers living in the Pangkabinanga neighborhood, Pangkabinanga Village, Pallangga District, Gowa Regency, in 2024. This research employs a quantitative approach with a descriptive method. The variables studied include the implementation of Early Initiation of Breastfeeding (IMD), the provision of breast milk including colostrum, and the provision of food or drinks before breastfeeding. The population in this study consists of all mothers with infants in the area, with a sample size of 28 respondents selected through total sampling. Data was collected through structured interviews using questionnaires. The results of the study show that the majority of mothers have practiced IMD (85.7%) and have breastfed their children (92.9%). As many as 85.7% of mothers provided colostrum, and 92.9% of children were not given food or drinks other than breast milk. However, some children stopped breastfeeding after 6 months (64.3%), while 14.3% are still being breastfed. The most common first food given other than breast milk is rice porridge (42.9%) and fruit (39.2%). These findings indicate that while breastfeeding practices are generally good, further interventions are needed to increase exclusive breastfeeding rates and prevent the provision of food or drinks other than breast milk before the appropriate time. This study is expected to provide input for health policies aimed at raising awareness about the importance of exclusive breastfeeding in the community.
Gambaran Pemberian Metode 20-20-20 Terhadap Penurunan Keluhan Gejala Computer Vision Syndrome (CVS) pada Pekerja Pengguna Komputer di PDAM Kota Makassar: Overview of the Effectiveness of the 20-20-20 Method on Reducing Symptoms of Computer Vision Syndrome (CVS) in Computer Users at PDAM Kota Makassar Rahmadani, Rahmadani; Yusriani, Yusriani; Gafur, Abdul; Idris, Fairus Prihatin; Yuliati, Yuliati; S. , Ikhram Hardi
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2128

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Berdasarkan data World Health Organization (WHO) sekitar 2,2 miliar orang mengalami gangguan penglihatan jarak dekat atau jarak jauh. Data American Optometric Association Tahun 2023 kondisi utama yang menyebabkan gangguan penglihatan jarak jauh atau kebutaan adalah katarak (94 juta), kelainan refraksi (88,4 juta), degenerasi makula terkait usia (8 juta), glaukoma (7,7 juta), retinopati diabetik (3,9 juta). Prevalensi Computer Vision Syndrome (CVS) mencapai 64-90% dengan jumlah penderita di seluruh dunia diperkirakan sebesar 60 juta orang dan setiap tahun muncul 1 juta kasus baru. Tujuan: Untuk menganalisis Pengaruh Intervensi Metode 20-20-20 Terhadap Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) pada Pekerja Pengguna Komputer di PDAM Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimen dengan pendekatan Pre-Post Test with Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah kelompok eksperimen 22 responden dan kelompok kontrol 22 responden di PDAM Kota Makassar. Data penelitian dianalisis dengan uji Independent Sample T-Test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil: Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keluhan gejala Computer Vision Syndrome (CVS) antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikan ρ = 0,000 (< 0,05). Saran: Diharapkan untuk instansi menerapkan metode 20-20-20 sebagai bagian dari kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan pekerja diharapkan secara mandiri dan konsisten menerapkan metode 20-20-20 untuk mencegah berkembangnya Computer Vision Syndrome (CVS) serta menjaga kesehatan mata selama bekerja di depan layar computer. ABSTRACT Background: Based on World Health Organization (WHO) data, approximately 2.2 billion people experience near or distance vision impairment. Data from the American Optometric Association in 2023, the main conditions that cause distance vision impairment or blindness are cataracts (94 million), refractive errors (88.4 million), age-related macular degeneration (8 million), glaucoma (7.7 million), diabetic retinopathy (3.9 million). The prevalence of Computer Vision Syndrome (CVS) reaches 64-90% with the number of sufferers worldwide estimated at 60 million people and 1 million new cases appearing every year. Objective: To analyze the Effect of the 20-20-20 Method Intervention on the Incidence of Computer Vision Syndrome (CVS) in Computer User Workers at PDAM Makassar City. Method: This study uses a type of quantitative research with a Quasi Experiment research design with a Pre-Post Test with Control Group Design approach. The sampling technique used purposive sampling technique with the number of experimental groups 22 respondents and control groups 22 respondents at PDAM Makassar City. The research data were analyzed using the Independent Sample T-Test test with a confidence level of 95% (α = 0.05). Results: The results of the Independent Sample T-Test test showed that there was a significant difference in complaints of Computer Vision Syndrome (CVS) symptoms between the experimental group and the control group with a significant value of ρ = 0.000 (<0.05). Suggestion: It is expected that agencies apply the 20-20-20 method as part of the Occupational Health and Safety (OHS) policy and workers are expected to independently and consistently apply the 20-20-20 method to prevent the development of Computer Vision Syndrome (CVS) and maintain eye health while working in front of a computer screen.
Pengaruh Edukasi Melalui Aplikasi Tiktok Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Kelas XI Tentang Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah Di MAN 2 Makassar Diah Aulya, Hanifah; Andi Mansur Sulolipu; Fairus Prihatin Idris
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/1kkf1s30

Abstract

Anemia is a micronutrient problem that occurs worldwide, especially in developing countries, with an estimated 30% of the world's population suffering from anemia. The prevalence of anemia in adolescents worldwide ranges from 40 to 88%. According to the World Health Organization (WHO), the incidence of anemia in adolescent girls in developing countries is around 53.7% of all adolescent girls. This study aimed to determine the effect of education through the TikTok application on the knowledge of eleventh-grade female adolescents about the importance of consuming iron tablets at MAN 2 Makassar in 2024. The method used is a quantitative method with a quasi-experimental approach. This study used non-parametric statistics, namely the Wilcoxon Signed Rank Test, to see the difference between knowledge before and after the intervention. Respondents were all eleventh-grade female students at MAN 2 Makassar. The population was 275 female students, with a sample size determined by the Slovin formula of 162 respondents. The sample was divided into two groups, where the experimental and control groups each consisted of 81 female students. The results of the study showed that the knowledge of female adolescents in grade XI obtained a p value = 0.000, which means p value <0.05. It can be concluded that education through the TikTok application has an influence on the knowledge of female adolescents in grade XI about the importance of consuming iron tablets at MAN 2 Makassar.
Hubungan Self Esteem Dengan Perilaku Asertif Pada Siswa Di SMA 10 Tana Toraja Triwidaryanty; Andi Asrina; Fairus Prihatin Idris
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/sek09r86

Abstract

Teenagers often face internal problems that they are not aware of, which can then cause conflict due to self-esteem problems. Teenagers with high self-esteem will think positively about things in themselves, in contrast to teenagers who have low self-esteem will think negatively about themselves and do not like the perception of everything around them. This study aims to determine the relationship between self-esteem and assertive behavior in students at SMA 10 Tana Toraja in 2025. This type of research is a quantitative approach with a cross-sectional design. We used a Purposive Sampling technique to select a sample of 118 students. Data were collected using a questionnaire and analyzed using univariate and bivariate analyses, including the chi-square test. The chi-square test is a statistical test that measures the association between two categorical variables. The results of this study show that there is a relationship between self-esteem (power) (p = 0.000) with assertive behavior, there is a relationship between self-esteem (Significance) (p = 0.001) with assertive behavior, there is a relationship between self-esteem (Virtue) (p = 0.001) with assertive behavior, there is a relationship between self-esteem (Competence) (p = 0.003) with assertive behavior in students at SMA 10 Tana Toraja. For students of SMA 10 Tana Toraja, it is hoped that they can improve their abilities in the field of competence, improve public speaking skills, skills in extracurricular areas, and increase concern among fellow students.
Gambaran Kejadian Kecelakaan Kerja pada Petani Sayur di Desa Mooat Sulawesi Utara: Overview of Work Accidents Among Vegetable Farmers in Mooat Village, North Sulawesi Rismayani, Besse; Yusriani, Yusriani; S. , Ikhram Hardi; Idris, Fairus Prihatin; Yuliati, Yuliati; Gafur, Abdul
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2135

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Sektor pertanian, secara global, memainkan peran yang tak terhindarkan dalam kehidupan manusia, melibatkan sekitar setengah dari angkatan kerja dunia. Namun risiko di sektor ini, termasuk tingkat kematian dan cedera yang tinggi, menjadikannya salah satu sektor paling berbahaya di dunia. Sumber data International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa tahun 2018 sekitar 2,78 juta pekerja mengalami kematian setiap tahun akibat kecelakaan dan penyakit ditempat kerja. Badan Asuransi Cedera Kerja Pemerintah Italia (INAIL) mengatakan bahwasanya kurang lebih 50.000 kecelakaan yang melibatkan mesin terdapat pada sektor industri pertanian di tahun 2010, dalam data tersebut, termasuk lebih dari 100 kecelakaan fatal yang menyeret pekerja professional dimana 80 di antaranya dalami oleh petani paruh waktu. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kejadian kecelakaan pada petani sayur di Desa Mooat Sulawesi Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasi analitik dan rancangan cross sectional study. Populasi sebanyak 168 petani sayur dengan menggunakan total sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Chi Square dan regresi linear berganda. Hasil: Terdapat hubungan antara tindakan tidak aman (0,000), dengan kejadian kecelakaan kerja pada petani sayur di Desa Mooat Sulawesi Utara. Saran: Diharapkan edukasi yang lebih intensif mengenai potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat muncul akibat tindakan tidak aman, termasuk kebiasaan bersenda gurau selama bekerja. Sosialisasi yang melibatkan petani secara langsung di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka akan dampak jangka panjang dari kebiasaan tersebut terhadap keselamatan kerja. ABSTRACT Background: The agricultural sector, globally, plays an unavoidable role in human life, involving about half of the world's workforce. However, the risks in this sector, including high death and injury rates, make it one of the most dangerous sectors in the world. Data from the International Labor Organization (ILO) states that in 2018 around 2.78 million workers died each year due to accidents and diseases in the workplace. The Italian Government's Work Injury Insurance Agency (INAIL) said that approximately 50,000 accidents involving machines occurred in the agricultural industry sector in 2010, in the data, including more than 100 fatal accidents involving professional workers, 80 of which were experienced by part-time farmers. Objective: To determine the circumstances surrounding accidents involving vegetable farmers in Mooat Village, North Sulawesi. Method: This study uses a quantitative research type with an analytical observation method and a cross-sectional study design. The population was 168 vegetable farmers using total sampling. Data the study was analyzed using the Chi Square test and multiple linear regression. Results: There is a relationship between unsafe actions (0.000) and work accidents among vegetable farmers in Mooat Village, North Sulawesi. Suggestion: More intensive education is expected regarding the potential risks of work accidents that can arise due to unsafe actions, including the habit of joking while working. Socialization that directly involves farmers in the field is expected to increase their awareness of the long-term impacts of these habits on work safety.
Determinan yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan HIV AIDS pada Pekerja Seks Komersial di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima: Determinants Affecting HIV/AIDS Prevention Behavior Among Commercial Sex Workers in the Working Area of the Mpunda Community Health Center in Bima City Nurrahmi, Emi; Idris, Fairus Prihatin; Sumiaty, Sumiaty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2144

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: HIV/AIDS memiliki risiko yang besar ditularkan melalui hubungan seksual termasuk Pekerja Seksual Komersial (PSK) dan pelanggannya, akibat praktek seksual yang tidak aman. Meningkatnya prevalensi HIV/AIDS di Indonesia berkaitan erat dengan rendahnya perilaku pencegahan yang dilakukan. Tujuan: (1) Mengetahui gambaran karakteristik sosio-demografi responden. (2) Mengetahui pengaruh pendidikan terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS (3) Mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS. (4) Mengetahui pengaruh dukungan orang terdekat terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS. (5) Mengetahui pengaruh dukungan petugas kesehatan terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS. (6) Mengetahui pengaruh ketersediaan kondom terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS. Metode: Jenis penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif dengan metode analitik, menggunakan desain Cross-sectional pada 75 responden. Hasil: (1) Pekerja Seks Komersial (PSK) di wilayah kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima dominan berada pada rentang usia produktif, mayoritas PKS status pernikahan cerai hidup, tinggal sendiri, dan menjadi PSK merupakan pekerjaan utama karena sebagian besar tidak bekerja. (2) Pendidikan berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p value sebesar 0,001. (3) Pengetahuan berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p value sebesar 0,000. (4) Dukungan orang terdekat berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p value sebesar 0,001. (5) Dukungan petugas kesehatan berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p value sebesar 0,000 (6) Ketersediaan kondom berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p value sebesar 0,000. ABSTRACT Background: HIV/AIDS carries a high risk of being transmitted through sexual intercourse, including between Commercial Sex Workers (CSWs) and their clients, due to unsafe sexual practices. The increasing prevalence of HIV/AIDS in Indonesia is closely related to the low level of prevention behavior. Objective: (1) Describe the socio-demographic characteristics of respondents. (2) Determine the influence of education on HIV/AIDS prevention behavior. (3) Determine the influence of knowledge on HIV/AIDS prevention behavior. (4) Determine the influence of support from close friends on HIV/AIDS prevention behavior. (5) Determine the influence of support from health workers on HIV/AIDS prevention behavior. (6) Determine the influence of condom availability on HIV/AIDS prevention behavior. Method: The research used a quantitative analytical method, using a cross-sectional design with 75 respondents. Results: (1) Commercial Sex Workers (CSWs) in the Mpunda Community Health Center (Puskesmas) working area in Bima City are predominantly in the productive age range, the majority of CSWs are divorced, live alone, and being a CSW is their main occupation because most are unemployed. (2) Education influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.001. (3) Knowledge influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.000. (4) Support from those closest to them influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.001. (5) Support from health workers influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.000. (6) Condom availability influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.000.
PENGARUH PEMBERDAYAAN APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DALAM BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI Abuhasan, Muhammad Thaib; Idris, Fairus Prihatin; Ahri, Reza Aril
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49229

Abstract

Kinerja pegawai sangat dipengaruhi oleh kualitas SDM dan budaya kerja. Di Puskesmas Kabupaten Halmahera Barat, masih ditemukan masalah kedisiplinan dan rendahnya pemahaman tugas, yang berdampak pada kinerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberdayaan ASN berbasis dimensi SACE (Skill, Autonomy, Community, Engagement) terhadap budaya kerja dan kinerja pegawai. Jenis penelitian yaitu observasional analitik dengan desain cross sectional serta penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian di seluruh Puskesmas wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Barat. Penelitian dilaksanakan bulan Juni 2025. Populasinya yaitu 250 orang ASN di Puskesmas Kabupaten Halmahera Barat, kemudian sampelnya berdasarkan rumus lemeshow dan berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi didapatkan sampelnya 166 orang ASN. Analisis data menggunakan uji univariat, bivariat dan path analysis. Hasil penelitian didapatkan Skill (p-value=0,023), Autonomy (p-value=0,000), Community (p-value=0,000), dan Engagement (p-value=0,008) memiliki pengaruh terhadap budaya kerja, begitupun pengaruh Skill (p-value=0,001), Autonomy (p-value=0,000), Community (p-value=0,001), dan Engagement (p-value 0,004) memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai, dan budaya kerja memiliki pengaruh terhadap kinerja dengan nilai p-value=0,000. Sedangkan terdapat pengaruh tidak langsung antara Autonomy (p-value=0,003), Community (p-value=0,006), dan Engagement (p-value=0,022) terhadap kinerja pegawai melalui budaya kerja, dan hanya Skill (p-value=0,067) yang tidak memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja melalui budaya kerja. Kesimpulannya terdapat pengaruh langsung Skill, Autonomy, Community, dan Engagement terhadap budaya kerja dan kinerja pegawai.
PENGARUH PERAWATAN NIFAS OLEH TENAGA KESEHATAN DAN MAMA BIANG TERHADAP STATUS KESEHATAN IBU DI RSUD CHASAN BOESOIRIE KOTA TERNATE MALUKU UTARA Gafur, Rinylda A.; Abdullah, M.Tahir; Prihatin, Fairus
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2018): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebanyakan perempuan meninggal akibat komplikasi selama kehamilan dan setelah postpartum. Penyebab ini dapat diminimalisir apabila kualitas antanatal care hingga perawatan postpartum dilaksanakan dengan baik. Kepercayaan dan keyakinan budaya terhadap perawatan ibu postpartum, masih banyak di jumpai di lingkungan masyarakat khususnya di Maluku Utara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengasuh perawatan nifas dengan kesehatan payudara dan mobilisasi ibu nifas di Kota ternate. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik total sampling dan jumlah sampel 98 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. . Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji stastistik Chi-Square dan tingkat kemaknaan ρ Value < 0,05. Berdasarkan hasil analisis hubungan antara pengasuh perawatan nifas dengan kesehatan payudara diperoleh nilai ρ = 0,000 berarti ada hubungan bermakna antara pengasuh perawatan nifas dengan kesehatan payudara ibu. Sedangkan hubungan antara pengasuh perawatan nifas dengan mobilisasi ibu diperoleh nilai ρ = 0,640) berarti tidak ada hubungan pengasuh perawatan nifas dengan mobilisasi ibu. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pegasuh perawatan nifas dengan kesehatan payudara ibu dan tidak ada hubungan antara pengasuh perawatan nifas dengan ambulasi ibu nifas di Kota Ternate. Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar dapat memanfaatkan perawatan nifas oleh Mama Biang yang nyatanya masih diterapkan karena berdampak positif bagi kesehatan ibu nifas..
PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU BERSALIN NORMAL DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR Rahmawati; Yusriani; Idris, Fairus Prihatin
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu bersalin mengalami nyeri yang dapat menghambat proses persalinan. Untuk itu, diperlukan upaya untuk mengatasi nyeri. Salah satu teknik non farmakologi yang dapat menurunkan nyeri dengan menggunakan teknik hypnotherapy. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh hypnobirthing terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin normal di RSUD Labuang Baji Makassar. Rancangan penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental : Quasi Experimen. yaitu rancangan eksperimen dengan cara sampel diberikan kuesioner (pengukuran intensitas nyeri) sebelum dan setelah dilakukan treatment (perlakuan) yang terdiri atas dua kelompok yakni kelompok experimen dan kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel masing-masing sebanyak 20 orang. Metode analisis data menggunakan analisis statistik dengan menggunakan Program komputer. Hasil penelitian ini didapatkan Intensitas nyeri pada ibu bersalin normal sebelum diberikan hypnobirthing rata-rata 6,50±0,76 dan setelah diberikan hypnobirthing rata-rata 4,50±1,50. Ada pengaruh hypnobirthing terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin normal di RSUD Labuang Baji Makassar (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa hypnobirthing dapat menurunkan intensitas nyeri pada ibu bersalin normal. Sehingga disarankan kepada bidan untuk membantuk ibu bersalin dalam mengurangi intensitas nyeri dengan mengajarkan teknik hipnobirthing.
Co-Authors A. Dinda Putri Akikah A. Hanifah Muslimah A. Rizki Amelia Abd. Gafur Abdul Gafur Abdullah, M.Tahir Abuhasan, Muhammad Thaib Agus, Al Ihksan Ahri, Reza Aril Alfina Baharuddin Alisya, Nadya Nabila Alwi, Muhammad Khidri Amir, Haeril Amru, Citra Ramadhani Andaresta, Ayu Andi Aliani Aliuddin Andi Alya Nabila Maharani Putri Andi Arni Astuti Andi Asrina Andi Asrina Andi Asrina Andi Asrina Andi Asrina Andi Asrina Aofuddin Andi Mansur Sulolipu Andi Nurlinda Andi Surahman Batara Annisa Pratiwi, Annisa AP, Andi Rizki Amelia Arfiani Arini, Sri Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Ashari Asnaniar, Wa Ode Sri Avidsyah, Muhammad Andariza Ayu Wulandari Pertiwi Hamid Azis, Nur Aulia Besse Rismayani Butona, Suryanti Chaeruddin Hasan Chintia Ayu Jerfatin Diah Aulya, Hanifah Dwi Islami Amir Rumae Dwi Islami Amir Rumae Dwiputri A., Riski Een Kurnaesih Ella Andayanie Farihah Muhsanah Fatma Afrianty Gobel Fatmah Afrianty Gobel Fatmah Afriyanti Gobel Fatmawaty Mallapiang, Fatmawaty Fitri Indayani Fitria M Radjak Fitria Ramadhani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Gafur, Rinylda A. Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Harismaswati Bahtiar Harismawati Bahtiar Harismawati Bahtiar Harjuna, Asrul Harpiana Rahman Hasriwiani Habo Hasyati, Hasyati Herlina Herlina Hidayani, Sri Hidayat Arifuddin, Muh. Aswar Hijrayani Icha Delsyah Ikhram Hardi S Indah Sari Indah Sari Intan Deasy Agmaitry Intan Seasy Admaitry Islamiati, Dian Janna, Miftahul Jasmin Abbas Jumriani Kamila Mallingkan Jumriani Kamila Mallingkan Jumriyanti Nasaru Karim, Nurwahida Kasman, Nirmalasari M. Tahir Abdullah Maisarah Basarang Mansur Sididi Mappamadeng, Andi Anggreany Marlina Marwono, Marwono Mila Karmila Mira M Radjung Mira M. Radjung Mira Umayya Muh. Arfah Muh. Arfah Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhd Firmansyah Musdalifah Musdalifah Musdalivah, Musdalivah Muslimah, Andi Hanifah Nadia Nurul Saskia Nadya Nabila Alisya Nur Sri Widyastuti Nur Ulmy Mahmud Nurrahmi, Emi NURUL ANNISA NURUL AZIZAH NURUL AZIZAH Nurul Qalbi Nurwahdaniar Syahrul Nurwahidah Karim Oktaviana, Helmi Olvin Olvin Payapo, M Rizal Puspita, Ferya Putri Utami, Putri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadani Rahmadani Rahmawati Rahmawati Rumaelan Rahmawati Rumalean Rahmawati, Rahmawati Ramadhani, Andi Dindha Batari RATNA SARI Rauf, Rakhmawati Razak, Pahrul Reski Elvinasari Reski Elvinasari Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Rezky Aulia Yusuf Ria Syahriawati Riswandi RR. Ella Evrita Hestiandari Ruslan Kalla S. , Ikhram Hardi S., Ikhram Hardi Saleh, Indri Ardiyanti Samsualam, Samsualam Septiyanti Sintawati Majid Siti Hardiyanti Baharuddin Sitti Halijah Sitti Jai Fitri Dewi Jalias Sitti Ludiyah Lessy Sitti Patimah Sri Ayuningsih Sri Novita Sari Amir Sri Salmawati Sriwahyuni, Riska Sudarman Sudarman Suharni A. Fachrin Suharni Suharni Sukirawati Sukirawati Sulaeman, Ulfa Sumiaty Sumiaty Sumiaty Surma Novia, Siti Suryanti Buton Syamsiar, Syamsiar Triwidaryanty Tulak, Lulu Alang Umaya, Mira Ummi Kalsum Nurais Wa Ode Nurdian Srirezeki Widyastuti Widyastuti Yakub, Rihhadatul Adzroo YULIATI Yuliati - Yusriani, Yusriani Zainuddin, Rafka Zulfikar, Andi Muh