Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Keyakinan Perilaku, Normatif, dan Kontrol serta Niat terhadap Perilaku Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Bonto Bangun, Bulukumba Idris, Fairus Prihatin; Hariandini, Elsa Amalia; Ahmad, Ahmad; Abbas, Hasriwiani Habo; Sumiaty, Sumiaty
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i3.544

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama sangat penting untuk pertumbuhan, kekebalan, dan perlindungan bayi dari infeksi, namun cakupannya di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Puskesmas Bonto Bangun, Kabupaten Bulukumba, masih belum optimal karena pengaruh faktor sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Theory of Planned Behavior (TPB) dan Theory of Reasoned Action (TRA) dalam perilaku pemberian ASI eksklusif pada ibu bayi tahun 2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 159 ibu, menggunakan kuesioner berbasis konstruk TPB dan TRA, serta dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan mayoritas ibu memiliki sikap, keyakinan, persepsi kontrol, dan niat positif terhadap ASI eksklusif; dukungan suami menjadi faktor utama (71,1%), sementara tradisi budaya menjadi hambatan bagi sebagian kecil (11,3%). Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara semua konstruk TPB dan TRA dengan perilaku ASI eksklusif (p < 0,05). Kesimpulannya, TPB dan TRA efektif menjelaskan perilaku ASI eksklusif, dan intervensi promotif yang sensitif terhadap budaya serta memperkuat dukungan sosial dan keyakinan ibu diperlukan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Kata kunci: ASI eksklusif, Theory of Planned Behavior, Theory of Reasoned Action, Faktor sosial budaya, Perilaku ibu, Indonesia
The Relationship Between Social Status and Stunting Incidence at the Biru Community Health Center in Bone Regency in 2025 Febrianti; Yusriani; Sumiaty; Andi Asrina; Fairus Prihatin Idris; Muh. Khidri Alwi
Poltanesa Vol 26 No 2 (2025): December 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v26i2.3538

Abstract

Stunting remains a major public health challenge in Indonesia, particularly in rural areas such as Bone Regency. It reflects chronic malnutrition that affects physical growth, cognitive development, and long-term productivity. This study aimed to analyze the relationship between social status and stunting incidence in the working area of the Biru Community Health Center, Bone Regency, in 2025. The research was conducted using an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 1,588 toddlers aged 24–59 months, with a sample of 107 respondents selected using the Lemeshow formula. Data were collected through structured interviews using validated questionnaires and secondary data from the health center and the district health office. Data analysis employed the Chi-square test and logistic regression to determine significant associations and dominant influencing factors. The results revealed a significant relationship between social status and stunting incidence (p = 0.030). Children from families with low social status had a higher risk of stunting (60.9%) compared to those from families with higher social status (35.7%). These findings indicate that educational level, parental occupation, and social participation are key social determinants influencing child nutritional status. The study emphasizes the need to strengthen community-based health interventions, including nutrition education, maternal empowerment, and active participation in posyandu activities, to reduce stunting prevalence. Strengthening collaboration among health workers, local government, and community leaders is essential to improve family health literacy and ensure sustainable stunting prevention in the Bone Regency area.
Pengaruh Metode Video Learning Multimedia dan Demonstrasi terhada Prilaku Personal Hygiene Kesehatan Gigi dan Mulut {Studi pada SD Inpres 12/79 Palattae Kecamatan Kahu Kabupaten Bone Andi Arni Astuti; Fairus Prihatin Idris; Fatmah Afrianty Gobel
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i1.55

Abstract

World Health Organization (WHO) memandang bahwa penyakit gigi dan mulut adalah salah satu penyakit yang lazim berkembang di masyarakat seluruh dunia yang diperkirakan sebanyak 6,5 miliyar di seluruh dunia pernah mengalami karies gigi diantaranya 60-90% penduduk terjadi dinegara berkembang. Berdasarkan hasil Rikesdas 2017 propinsi penduduk dengan masalah gigi dan mulut terbanyak di seluruh Indonesia adalah Provinsi Sulawesi selatan yaitu 36,2%. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode video learning multimedia dan demonstrasi tehadap perilaku personal hygiene kesehatan gigi dan mulut siswa SD Inpres 12/79 palattae dengan pendekatan quasy eksperiment dengan desain penelitian digunakan adalah “pretest-posttest”. Lokasi penelitian dilakukan di SD Inpres 12/79 Palattae Kecamatan Kahu Kabupaten Bone terhadap 125 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 35 siswa. Berdasarkan hasil pretest-posttest keterampilan siswa pada kelompok video learning multimedia didapatkan nilai rata-rata pretest kelompok video learning multimedia sebesar 17.045 dan pada post-test didapatkan nilai rata-rata 82.95. Dapat dilihat dari hasil pretest-posttest terdapat perbedaan nilai pada keterampilan siswa. Hasil analisis statistic menggunakan uji t-test pada kelompok video learning multimedia terhadap keterampilansiswa menunjukkan p-value penelitian sebesar 0,000 (0,000 < 0,05) berarti Ho ditolak, artinya ada perbedaan yang bermakna antara keterampilan sebelum penggunaan media video learning multimedia. Hasil ini di interprestasikan bahwa ada pengaruh penggunaan media video multimedia.
Pengaruh Pijat Oksitosin Pada Ibu Nifas Terhadap Pengeluaran ASI, Respon Ibu dan Keberlangsungan Pemberian ASI di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sinjai Tahun 2019 Ashari; Andi Asrina; Fairus Prihatin Idris
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i1.122

Abstract

Cakupan Pemberian ASI Eksklusif di kabupaten Sinjai pada tahun 2018 yakni sebesar 73,8% dimana ini belum mencapai target nasional pemberian ASI eksklusif yaitu 80%. Di Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai pencapaian cakupan pemberian ASI eksklusif masih berada di bawah target nasional yakni 78,45%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kegagalan pemberian ASI Eksklusif yaitu ketidaklancaran pengeluaran ASI setelah melahirkan. Teknik pijat oksitosin adalah salah satu upaya untuk mengatasi ketidaklancaran pengeluaran ASI. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap peningkatan produksi ASI dinilai dari indikator frekuensi BAB, lama Tidur bayi, dan peningkatan berat badan bayi serta menilai respon ibu dan keberlangsungan pemberian ASI di Rumah Sakit Umum daerah Kabupaten Sinjai Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan pre dan post test. Dilakukan observasi selama 6 jam post partum sebagai pre test kemudian dilakukan pijat oksitosin selama 2-3 menit setiap hari selama 3 hari berturut - turut. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden, yang masing - masing 25 responden yang dilakukan intervensi dan 25 responden sebagai kontrol dengan teknik Accidental sampling. Istrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi yang di analisis dengan menggunakan uji Mann Whitney Wilcoxon. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Mann Whitney Wilcoxon didapatkan ada pengaruh yang signifikan antara pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap pengeluaran ASI dilihat dari aspek Frekuensi BAB bayi, Lama Tidur Bayi, dan peningkatan berat badan bayi, serta menilai respon ibu dan keberlangsungan pemberian ASI diperoleh p value 0,000 (p value < 0,05). Simpulan dan Saran: Ada pengaruh antara pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap pengeluaran ASI dilihat dari aspek Frekuensi BAB bayi, Lama Tidur Bayi, dan peningkatan berat badan bayi, serta menilai respon ibu dan keberlangsungan pemberian ASI. Setelah diberikan teknik pijat oksitosin diharapkan ibu nifas dapat melaksanakan pijat oksitosin dirumah.
Intervensi Pemberian Tepung Jewawut (Setaria Italica) Dan Edukasi Terhadap Perubahan Kolesterol Total Pada Penderita Prediabetes Di Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar 2019 Arif Susanto; Sitti Patimah; Fairus Prihatin Idris
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i1.133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh tepung jewawut (setaria italica) dan edukasi kesehatan terhadap perubahan Kolesterol Total pasien prediabetes di Wilayah Kerja Puskesmas Bara-Baraya Makassar. Kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan dan berupa seperti lilin yang diproduksi oleh tubuh manusia terutama di dalam hati.Kolesterol merupakan lemak yang penting namun jika terlalu berlebihan dalam darah dapat membahayakan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pretest posttest with Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengalami prediabetes sebanyak 529. Sampel dalam penelitian ini adalah sejumlah responden yang diperoleh dari screening populasi dengan pengambilan sampel secara Purposive Sampling sebanyak 46 orang.Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari pemberian tepung jewawut (setaria italica) dan edukasi kesehatan terhadap perubahan kolesterol pada pasien prediabetes di Wilayah Kerja Puskesmas Bara-Baraya Makassar dengan nilai perubahan kelompok intervensi dari nilai sebelum intervensi dengan rata-rata 219,57±15,657 mg/dl sedangkan nilai setelah intervensi 195,57±15,202 mg/dl dengan nilai p=0,606 dan untuk kelompok kontrol nilai sebelum edukasi dengan rata-rata 222,18±16,267 mg/dl sedangkan nilai setelah edukasi 209,00±17,622 mg/dl dengan nilai p=0,026 Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari pemberian tepung jewawut (setaria italica) dan edukasi kesehatan terhadap perubahan Kolesterol Total. pasien prediabetes di Wilayah Kerja Puskesmas Bara-Baraya Makassar dengan nilai p-value=0,000 < 0,005 artinya penelitian ini menunjukan pengaruh yang signifikan. Tepung jewawut dapat dijadikan sebagai sumber pangan fungsional untuk dijadikan obat guna mencegah terjadinya kolesterol pada penderita prediabetes.
FAKTOR YANG BERPENGARUH ANTARA KOLABORASI PERAWAT DOKTER DI TINJAU DARI PERSPEKTIF PERAWAT DI RUANGAN RAWAT INAP RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR Samsualam; Fairus Prihatin Idris; Fitria M Radjak
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.189

Abstract

Kolaborasi perawat dan dokter merupakan hubungan kerja sama yang dilakukan olehtenaga medis dan paramedis yang mempunyai sudut pandang yang beragam namun didasariprinsip yang sama yaitu seperi kebersamaan, kesetaraan, berbagi tugas tanggung jawab dantanggung gugat. Tujuan adalah Untuk menganalisi faktor yang berpegaruh terhadapkolaborasi perawat-dokter ditinjau dari perspektif perawatPenelitian ini adalah kuantitatif dengan rancagan cross sectional. Populasi padapenelitian ini adalah perawat yang bekerja di ruagan Rawat Inap RSUD labung Baji Makassar.Sebanyak 153 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 111 orang. Pengambilan sampeldi lakukan secara accidental sampling.Hasil uji regresi sederhana komunikasi interpersonal di dapatkan nilai p= 0,026dimana p < α= 0,05, hasil uji regresi sederhana pada pengetahuan di dapatkan nilai p= 0,003dimana p < α= 0,05, hasil uji regresi sederhana pada Persepsi didapatkan nilai p= 0,105 p>α=0,05, hasil uji regresi sederhana pada Sikap dapatkan nilai p= 0, 631 p > α= 0,05, hasil ujiregresi sederhana pada kepuasan kerja dapatkan nilai p= 0, 000 p < α= 0,05. Sehinggavariabel yang paling berpenaguh komunikasi interpersonal dan pengetahuan kolaborasiperwat dokter ditinjau dari perspektif perawat d ruagan rawat inap RSUD Labuang BajiMakassar. Penelitian ini duharapkan untuk tetap meningkatan kolaborasi antara dokter danperawat dengan tujuan untuk meningkatan kerja sama yang baik terhadap dua profesi ini.
Kepatuhan Masyarakat dalam Penegakan Protokol Kesehatan Terhadap Pencegahan Covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Ilangata Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2021 Jumriyanti Nasaru; Arlin Adam; Fairus Prihatin Idris
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.299

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang persepsi masyarakat terhadap penegakan protokol kesehatan dalam pencegahan covid-19 yang meliputi pengetahuan, keyakinan mayarakat tentang penegakan protokol kesehatan, sikap , tindakan, sarana dan prasarana, dan implementasi kampanye 5M, serta ketersediaan peraturan dan pengawasan penegakan protocol covid yang menggambarkan adanya mekanisme reward and punishment. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi langsung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tape recorder, alat tulis, kamera, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)persepsi masyarakat dalam penegakan protokol kesehtan belum menaati aturan dari pemerintah terhadap protokol kesehatan, (2) pengetahuan dalam hal ini hampir semua kalangan masyarakat yang ada sudah mengetahui mengenai protokol 5M ,(3) keyakinan masyarakat terhadap covid-19 bersandar pada pengalaman interaksional dan dipengaruhi oleh moralitas religious yang menganggap bahwa covid-19 adalah misteri Ilahi,(4) Sikap dalam hal ini dapat dilihat yaitu: semakin positif sikap masyarakat tentang covid 19 maka semakin baik pula dalam penerapan protokol kesehatan., (5) tindakan dalam hal ini dapat dilihat dari segi penerapan protokol kesehatan yang mana masyarakat belum memiliki rasa kesadaran yang tinggi akan hal penerapan protokol kesehatan, (6) Kampanye 5M dalam hal ini dapat dilihat dari situasi kampanye 5M tidak berjalan sesuai dengan harapan pemerintah dimana kampanye 5M sudah tidak pernah dilakukan lagi oleh petugas ataupun pemerintah setempat, masyarakat hanya mendapatkan informasi kampanye 5M lewat media sosial dan televisi ,(7) ketersediaan sarana dan prasarana dalam hal ini dapat dilihat dari sarana dan prasarana seperti masker, tempat cuci tangan, Air Mengalir (keran air), sabun cuci tangan atau cairan antiseptik berbasis alkohol, face shild, ada penanda jarak, pengunjung dibatasi serta ada pemeriksaan suhu masih belum tersedia secara merata (8) ketersediaan peraturan dan pengawasan dalam hal ini dapat dilihat dari aturan yang mengatur dalam penegakan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid 19 namun dilapangan tidak berjalan dengan baik, masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi aturan tersebut. Adapun saran yaitu masyarakat diharapkan menumbuhkan kesadaran diri untuk menerapkan protokol kesehatan setiap saat demi kepentingan bersama dan diharapkan instansi setempat untuk memberikan sanksi baik berupa teguran maupun denda kepada para pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan.
The Compliance with Blood Adding Tablet Consumption Based on Theory of Planned Behavior Bahtiar, Harismawati; Yusriani, Yusriani; Idris, Fairus Prihatin
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v14i3.1099

Abstract

Background: In Indonesia, 23.9% of adolescent women between the ages of 15 and 24 suffer from anemia. Anemia occurs at all phases of human development and is more prevalent in young women, including female students. Compliance with iron supplement consumption is a form of behavior used to prevent and treat anemia, so the tendency of young women to adhere to regular iron supplement consumption can be analyzed using the Theory of Planned Behavior.Purpose: Understanding the relationship and influence of attitudes, subjective norms, intentions, and behavioral control on female students at Al-Ikhlas Islamic Boarding School Ujung Bone's adherence to the consumption of blood-supplemented tablets to prevent anemia in 2023.Methods: A quantitative investigation employing a cross-sectional design. Chi-square is the statistical test that is used. The research instrument was a structured questionnaire form, and 120 female students served as the sample.Results: At Al-Ikhlas Islamic Boarding School Ujung Bone in 2023, there is a statistically significant relationship between attitudes, subjective norms, intentions, and behavioral control and adherence to blood-added tablet consumption.Conclusion: The majority of female pupils who adhere to the consumption of iron tablets demonstrate obedient behavior. Researchers propose that KIE can enhance the knowledge of female students. The puskesmas can provide additional health education regarding the adverse effects female students experience after taking iron tablets. Future researchers can use mixed methods by conducting FGDs with female students, instructors, and program implementers. In addition, assess Hb levels to determine the effect of taking iron tablets.
Prevention Risk Behavior of HIV/AIDS in Senior High School Student Ferya Puspita; Yusriani Yusriani; Fairus Prihatin Idris
An Idea Health Journal Vol 4 No 02 (2024)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v4i02.253

Abstract

World Health Organization (WHO) data are 680.000 people died by HIV in 2020. Based on data, 99.000 are chidren under 15 years ages and 580.000 are adults over 15 years. The number of HIV case in Gowa district from years 2021 to on November 2023 grow up. In years 2021 number of HIV cases are 55 peoples. In years 2022 number os HIV cases are 72 peoples. Number of HIV cases in years 2023 until on November is found the number is 136 peoples. The aim of this research is to analyze the prevention of HIV/AIDS risk behavior among students at SMA Senior 1 Gowa.. Quantitative research. The number of sample are 194 respondents by purposive sampling. Data source from sekunder data in 2024. The results of analysis described gender toward risky behavior (p value 0.290). economy status toward risky behavior (p value 0.316). attitude toward risky behavior (p value 0.092). cultural toward risky behavior (p value 0.081). media toward risky behavior (p value 0.000). obedience religious toward risky behavior (p value 0.000). knowledge towar risky behavior (p value 0.000). Conclussion, on no effectedon gender, economy status, attitude, and culture. Nonetheless, effected on media, obedience religious and knowledge.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Depresi Pascapersalinan pada Ibu Post partum A.Dinda Putri Akikah; Andi Asrina; Andi Surahman Batara; Yusriani Yusriani; Fairus Prihatin Idris; Muh Ikhtiar
An Idea Health Journal Vol 6 No 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v6i01.587

Abstract

Introduction: Postpartum depression is a common emotional disorder that may adversely affect maternal well-being and child development. This study aimed to examine the relationship between social support and maternal characteristics and the likelihood of postpartum depression among mothers in the Batu Putih Community Health Center service area in 2025. A cross-sectional quantitative design was employed. The study participants were postpartum mothers residing in the Batu Putih Community Health Center service area. The independent variables included maternal age and the type of social support provided by husbands. The results showed no significant association between maternal age and the likelihood of postpartum depression (p > 0.05). In contrast, a significant association was found between husbands’ social support and the likelihood of postpartum depression (p < 0.05), with higher levels of support associated with a lower likelihood of postpartum depression. These findings indicate that social support, particularly from husbands, is a key factor influencing the likelihood of postpartum depression. Therefore, strengthening husbands’ involvement in preventive and promotive efforts is essential to reduce the risk of emotional disorders among postpartum mothers.
Co-Authors A. Dinda Putri Akikah A. Hanifah Muslimah A. Rizki Amelia AP A.Dinda Putri Akikah Abd Gafur Abdullah, M.Tahir Abuhasan, Muhammad Thaib Agus, Al Ihksan Ahmad Ahmad Ahri, Reza Aril Alfina Baharuddin Alisya, Nadya Nabila Alwi, Muhammad Khidri Amir, Haeril Amru, Citra Ramadhani Andaresta, Ayu Andi Aliani Aliuddin Andi Alya Nabila Maharani Putri Andi Anggreany Mappamadeng Andi Arni Astuti Andi Asrina Andi Asrina Andi Asrina Andi Asrina Andi Asrina Andi Asrina Andi Asrina Aofuddin Andi Hariati5 Andi Mansur Sulolipu Andi Muh. Zulfikar Andi Nirina R.J Diab Andi Nurlinda Andi Surahman Batara Andi Tenri Wika Annisa Pratiwi, Annisa AP, Andi Rizki Amelia Arfiani Arif Susanto Arini, Sri Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Ashari Asnaniar, Wa Ode Sri Avidsyah, Muhammad Andariza Ayu Wulandari Pertiwi Hamid Azis, Nur Aulia Bahtiar, Harismawati Besse Rismayani Butona, Suryanti Chaeruddin Hasan Chintia Ayu Jerfatin Diah Aulya, Hanifah Dwi Islami Amir Rumae Dwi Islami Amir Rumae Dwiputri A., Riski Een Kurnaesih Ella Andayanie Fachrin, Suharni a. Farida Hidayati Farihah Muhsanah Fatma Afrianty Gobel Fatmah Afrianty Gobel Fatmawaty Mallapiang Febrianti Ferya Puspita Fitria M Radjak Fitria Ramadhani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Gafur, Rinylda A. Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Hariandini, Elsa Amalia Harismaswati Bahtiar Harismawati Bahtiar Harismawati Bahtiar Harjuna, Asrul Harpiana Rahman Hasriwiani Habo Hasyati, Hasyati Herlina Herlina Hidayani, Sri Hidayat Arifuddin, Muh. Aswar Hijrayani Icha Delsyah Ikhram Hardi S INDAH MUSTIKASARI Indah Sari Indah Sari Intan Deasy Agmaitry Intan Seasy Admaitry Islamiati, Dian Janna, Miftahul Jasmin Abbas Jumriani Kamila Mallingkan Jumriani Kamila Mallingkan Jumriyanti Nasaru Karim, Nurwahida Kasman, Nirmalasari M. Tahir Abdullah Maisarah Basarang Mansur Sadidi Mansur Sididi Mappamadeng, Andi Anggreany Marlina Marwono Marwono Mila Karmila Mira M Radjung Mira M. Radjung Mira Umayya Muh Ikhtiar Muh. Arfah Muh. Arfah Muh. Khidri Alwi Muh. Khidri Alwi Muhammad Ikhtiar Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhd Firmansyah Musdalifah Musdalifah Musdalivah, Musdalivah Muslimah, Andi Hanifah Nadia Nurul Saskia Nadya Nabila Alisya Naylah Herman Novlinda Nurrahma Herman Nur Ekawati Nur Ekawati Nur Sri Widyastuti Nur Ulmy Mahmud Nurfaidah Nurrahmi, Emi NURUL ANNISA NURUL AZIZAH Nurul Qalbi Nurwahdaniar Syahrul Nurwahidah Karim Oktaviana, Helmi Olvin Olvin Patima Payapo, M Rizal Pusfitasari Pusfitasari Pusfitasari Puspita, Ferya Putri Utami, Putri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadani Rahmadani Rahmawati Rahmawati Rumaelan Rahmawati Rumalean Rahmawati, Rahmawati Ramadhani, Andi Dindha Batari Ratna Sari Rauf, Rakhmawati Razak, Pahrul Reski Elvinasari Reski Elvinasari Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Rezky Aulia Yusuf Ria Syahriawati Riswandi RR. Ella Evrita Hestiandari Ruslan Kalla S. , Ikhram Hardi S., Ikhram Hardi Saleh, Indri Ardiyanti Samsualam, Samsualam Septiyanti Septiyanti Septiyanti Sintawati Majid Sintawati Majid Siti Hardiyanti Baharuddin Sitti Halijah Sitti Jai Fitri Dewi Jalias Sitti Ludiyah Lessy Sitti Patimah Sri Ayuningsih Sri Novita Sari Amir Sri Salmawati Sriwahyuni, Riska Sudarman Sudarman Suharni A. Fachrin Suharni Suharni Sukirawati Sukirawati Sulaeman, Ulfa Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Surma Novia, Siti Suryanti Buton Suwini Tasik Minanga Syahruddin Syahruddin Titan Anissya Indra Triwidaryanty Tulak, Lulu Alang Umaya, Mira Ummi Kalsum Nurais Wa Ode Nurdian Srirezeki Wa Ode Sri Asnaniar Waode Nurfina Widia Ramadhany Widyastuti Widyastuti Yakub, Rihhadatul Adzroo Yudha Pamungkas Yudha Pamungkas YULIATI Yuliati - Yusriani Yusriani, Yusriani Zainuddin, Rafka