Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Dampak

Analisis Karbon Monoksida (CO) Menggunakan Metode Gaussian Plume di Persimpangan Margorejo Ahmad Yani Surabaya Naufal, Muhammad Taffarel Faridzi; Munfarida, Ida; Yusrianti, Yusrianti
Dampak Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.20.1.16-25.2023

Abstract

Carbon monoxide is a pollutant that can interfere with human life and the environment. One of the sources of carbon monoxide pollutants comes from motor vehicle emissions. Heavy traffic can result in poor air quality. The city of Surabaya is the largest metropolitan city after Jakarta. One of the heavy traffic in the city of Surabaya is the Margorejo Ahmad Yani intersection, this intersection is the link between Surabaya and Sidoarjo. The purpose of this study is to determine the results of carbon monoxide in the field, predict the Gaussian Plume model, and calculate the results of field data validation and model data. Determination of the location of the sampling point is based on SNI 19-7119.6.9, 2005 section 6, so that a total of 6 sampling points can represent the intersection. The average yield of carbon monoxide in the field on Saturday, Sunday, and Monday in a row is 14,336 μg/m3, 13,615 μg/m3, 16,881 μg/m3. The distribution distance of the Gaussian model simulation on Saturday Morning; Afternoon; The afternoon in a row is 54 m; 64; 76 m, Sunday Morning; Afternoon; The afternoon in a row is 34 m; 53 m; 54 m, Monday Morning; Afternoon; The afternoon in a row is 62 m; 65 meters; 62 m. The results of field data validation and model data with the MAPE formula are 15.17%. Keywords: motor vehicles, carbon monoxide, gaussian  ABSTRAK Karbon monoksida merupakan polutan yang dapat mengganggu kehidupan manusia dan lingkungan. Salah satu sumber pencemar karbon monoksida berasal dari emisi kendaraan bermotor. Lalu lintas yang padat dapat mengakibatkan kualitas udara yang buruk. Kota Surabaya merupakan kota metropolitan terbesar setelah Jakarta. Salah satu lalu lintas yang padat di Kota Surabaya adalah simpang Margorejo Ahmad Yani, simpang ini merupakan penghubung antara Surabaya dengan Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil karbon monoksida di lapangan, memprediksi model Gaussian Plume, dan menghitung hasil validasi data lapangan dan data model. Penentuan lokasi titik pengambilan sampel didasarkan pada SNI 19-7119.6.9 tahun 2005 pasal 6, sehingga sebanyak 6 titik pengambilan sampel mewakili titik potong tersebut. Hasil rata-rata karbon monoksida di lapangan pada hari Sabtu, Minggu, dan Senin berturut-turut adalah 14.336 μg/m3, 13.615 μg/m3, 16.881 μg/m3. Jarak distribusi simulasi model Gaussian pada Sabtu Pagi; Sore; Sore berturut-turut adalah 54 m; 64; 76 m, Minggu Pagi; Sore; Sore berturut-turut adalah 34 m; 53 m; 54 m, Senin Pagi; Sore; Sore berturut-turut adalah 62 m; 65 meter; 62 m. Hasil validasi data lapangan dan data model dengan rumus MAPE sebesar 15,17%. Kata kunci: kendaraan bermotor, karbon monoksida, gaussian      
Rancangan Teknis Reklamasi Lahan Bekas Penambangan Sirtu di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan Larasati, Indah; Hakim, Abdul; Yusrianti, Yusrianti; Pribadi, Arqowi; Utama, Teguh Taruna
Dampak Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.20.1.33-42.2023

Abstract

This study aims to assess the land damage caused by mining activities in the village of Trosono, Parang District, Magetan Regency, and to determine the plan for the reclamation of ex-mining land, namely by restoring the function of the ex-mining mining land according to its designation according to the Regional Regulation of Magetan Regency Number 15 of 2012 as production forest land and plantations. Based on the evaluation of land damage criteria that have been carried out on topography, soil, and vegetation conditions, 75% of these parameters are still feasible to be used as forest and plantation areas. The existing condition of the ex-situ mining area based on the results of surveys and field mapping, there are remnants of cliffs as high as 9.5 m where the slope is almost perpendicular to the bottom of the excavation. The planned reclamation activities include land surface arrangement by adjusting the geometry of the slopes with a maximum cliff height of 3 m,  a terrace width of 2.1 m, and a slope angle of 30o at the end of the mining. Plants planned for revegetation are sengon and ginger with a spacing of 2 m x 3 m and ginger spacing of 0.3 m x 0.6. The dimensions of the sengon planting space used are 0.4 m x 0.4 m x 0.4 m and for ginger plants 0.3 m x 0.3 m x 0.3 m. With mathematical calculations, it is planned that the number of seeds of sengon plants to be planted is 56 seeds and 9.833 seeds of ginger plants. Keywords: ex-situ, ginger, mining, plantation, sengon  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerusakan lahan akibat kegiatan penambangan di Desa Trosono Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, serta menentukan rencana reklamasi lahan bekas tambang yaitu dengan mengembalikan fungsi lahan bekas tambang. sesuai peruntukannya menurut Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 15 Tahun 2012 sebagai kawasan hutan produksi dan perkebunan. Berdasarkan evaluasi kriteria kerusakan lahan yang telah dilakukan terhadap kondisi topografi, tanah, dan vegetasi, 75% dari parameter tersebut masih layak untuk dijadikan kawasan hutan dan perkebunan. Kondisi eksisting area penambangan ex situ berdasarkan hasil survei dan pemetaan lapangan terdapat sisa-sisa tebing setinggi 9,5 m yang kemiringannya hampir tegak lurus dengan dasar galian. Kegiatan reklamasi yang direncanakan meliputi penataan permukaan tanah dengan menyesuaikan geometri lereng dengan tinggi tebing maksimal 3 m, lebar teras 2,1 m, dan sudut kemiringan lereng 30o di ujung penambangan. Tanaman yang direncanakan untuk revegetasi adalah sengon dan jahe dengan jarak tanam 2 m x 3 m dan jarak tanam jahe 0,3 m x 0,6. Dimensi ruang tanam sengon yang digunakan adalah 0,4 m x 0,4 m x 0,4 m dan untuk tanaman jahe 0,3 m x 0,3 m x 0,3 m. Dengan perhitungan matematis, direncanakan jumlah bibit tanaman sengon yang akan ditanam sebanyak 56 bibit dan 9.833 bibit tanaman jahe. Kata kunci: ex-situ, ginger, mining, plantation, sengon      
Co-Authors Abdilllah, Hanif Yusuf Rahman Abdul Hakim Adri, Khaeriyah Ainul Haqqi, Muhammad Yusuf Aksal Mursalat Alus, Yuliana Jurita Amrullah Amrullah Anggraeni, Nurfitri Ar-Royyan Fahmiansyah, Muhammad Abyan Arman Kamal Asmila, Asmila Asniati, Asniati Auvaria, Shinfi Wazna Bachrul Ulum, Muhammad Dewi, Rosy Kusuma Dwi Resqi Pramana, Andi Efendy R, Rustam Entar Sutisman Ermawati, Yana Febrianti, Devy Fillaili, Zahrona Firyal, Hana Hadiniyah, Nur Hartati Hartati Hasanah, Nur Lailatul Hasanuddin, Fenny Hasriadi, Hasriadi Herick, Herick Herman, Bahtiar Hisani, Nur Iksan, Sayid Zainul Ishak Ishak jannah, aiga nimang valmai Kahar, Abd. Larasati, Indah Linda Prasetyaning Widayanti Madaling, Madaling Magfirah, Andi Mansur, Musdalifa Mardhatillah, Mardhatillah Marsyanda, Marsyanda Muhammad Nur Muhanniah, Muhanniah Munfarida, Ida Musadat, Fithriah Mustanir, Ahmad Natsir, Taufiq Naufal, Muhammad Taffarel Faridzi Nilandita, Widya Nining Triani Thamrin Nisya, Risma Awwalin Noverma Noverma Nur Aisyah Nurafifah, Nurafifah Nurmayanti, Nurmayanti Nurwidah, Andi Oktavi Elok Hapsari, Oktavi Elok Parmo Parmo Pribadi, Arqowi Ramadhani, Fauziah Ramlan, Pratiwi Ratna Sari Reskianti, Reskianti Rofi, Danny Yusufiana Rumasukun, Ridwan S, Muliani Safri, Eka Pratiwi Sahrullah, Ahmad Salfiana, Salfiana Sam Hermansyah sapri sapri Sari, Yuni Sarita Oktorina Septian, Mohammad Irham Septyana Prasetianingrum Sholehah, Mir’atus Sulaiman, Zulkarnain Sulistiya Nengse Sunandar Said Syafutri Hidayat, Nur Teguh Taruna Utama Trisnasari, Damayanti Trisnawaty AR Useng, Abd Razak Utami, Faricha Ajeng Mega Wicaksono, Bagus Gilbran Antoni Yaya, Astrina Nur Inayah Yayuk Astuti Yusmah Yusmah Zahilah, Rizka Nur