Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stunting dan pengaruhnya terhadap perkembangan anak usia dini di Kabupaten Ngada melalui persepsi masyarakat tentang stunting, profil stunting anak usia dini, faktor penyebab stunting pada anak usia dini, serta hubungan stunting dengan perkembangan kognitif, sosial, motorik dan bahasa pada anak usia dini. Jenis penelitian ini yaitu mixed method. Data kualitatif dan kuantitatif adalah data yang diperoleh pada penelitian ini dengan analisis regresi logistik multinomial untuk menganalisis data kuantitatif dan teknik analisis data Miles dan Huberman digunakan pada data kualitatif. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa 1) persepsi masyarakat Ngada tentang stunting masih rendah baik dari segi sumber daya manusia maupun pendidikan, 2) profil stunting dengan persentase jumlah anak dan balita stunting 1.684 dari 12 Kecamatan di Kabupaten Ngada yaitu 15,46%, 3) faktor-faktor penyebab terjadinya stunting antara lain ketidaktahuan orang tua tentang stunting, asupan gizi ibu selama masa kehamilan yang tidak terpenuhi menyebabkan ibu kekurangan gizi kronik, faktor sosial ekonomi keluarga, pemberian ASI eksklusif yang tidak dilakukan secara benar, pemberian makanan pendamping ASI yang diberikan kepada anak tidak bervariasi, kurangnya akses air bersih dan sanitasi keluarga, 4) status gizi, jenis kelamin dan usia anak stunting terbukti memiliki hubungan terhadap perkembangan kognitif, sosial emosional, bahasa dan motorik anak.