Claim Missing Document
Check
Articles

An Analysis of Lexical Relations in the Song ‘Someone You Loved’ by Lewis Capaldi from a Lexical Semantics Perspective Junita Siska Nauli Saragih; Bernieke Anggita Ristia Damanik
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.9923

Abstract

This research intends to examine the lexical connections present in the song “Someone You Loved” by Lewis Capaldi through the lens of lexical semantics. The study is centered on uncovering various categories of lexical relations, including synonymy, antonymy, hyponymy, and repetition found in the lyrics of the song. Utilizing a qualitative descriptive approach, the research gathers data from the song's lyrics and interprets it according to lexical semantics theories. The results indicate the presence of multiple lexical relations that enhance the emotional richness and significance of the lyrics. Synonymy serves to reinforce comparable concepts, while antonymy emphasizes differences in emotions, especially regarding love, grief, and isolation. Additionally, repetition is often observed, highlighting the emotional strength of the narrator’s experiences. These lexical connections not only improve the song’s artistic appeal but also assist listeners in grasping the deeper message. In summary, the incorporation of lexical relations within the song is crucial for transmitting meaning and emotional expression, making it a valuable topic for analysis in lexical semantics.
A Semantic Analysis of Deictic Expressions in “Indonesia Launches Ambitious Free-Meal Program to Combat Stunting” Published by The Jakarta Post Maria Anjelita Hutauruk; Bernieke Anggita Ristia Damanik
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 3 (2026): In Progress 2026: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i3.781

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana frasa deiktik digunakan dan apa artinya dalam artikel berita berjudul “Indonesia Siap Meluncurkan Program Makan Gratis Ambitius untuk Memerangi Stunting.” Tujuan utamanya adalah untuk menemukan berbagai jenis kekurangan dan memahaminya secara bermakna, menggunakan gagasan dari Levinson (1983) dan Huang (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis deiksis dalam artikel tersebut: persona, temporal, misalnya; spasial; wacana; dan sosial. Ini berarti bahwa deiksis persona lebih umum daripada yang lain dari waktu ke waktu, yang menunjukkan bahwa fleksibilitas ini terutama memengaruhi partisipan. Pentingnya ekspresi deiktik berasal dari perannya dalam menghubungkan kata-kata dengan situasi di mana kata-kata tersebut digunakan. Studi ini juga menunjukkan bagaimana analisis semantik dan pragmatik terhubung ketika menjelaskan deiksis, dengan makna semantik yang lebih umum dan makna praktis yang berubah berdasarkan situasi. Oleh karena itu, kedua perspektif tersebut diperlukan untuk memahami bagaimana bahasa digunakan. Pada akhirnya, deiksis memainkan peran kunci dalam pelaporan berita karena membantu menyajikan informasi secara jelas dan membuatnya lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Mempelajari cara menafsirkan frasa deiktik dapat meningkatkan pemahaman pembaca terhadap berita. Ini berarti menemukan penyebutan yang terhubung dengan bagian teks lainnya.  
An Analysis of Semantics: Denotative and Connotative Meaning in the Song “Exile” by Taylor Swift Jeyola Josevine Pangaribuan; Bernieke Anggita Ristia Damanik
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 3 (2026): In Progress 2026: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i3.782

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk menguji bagaimana kita memahami makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu "Exile" karya Taylor Swift. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis penggunaan makna denotatif dan konotatif yang terdapat dalam lagu "Exile" karya Taylor Swift. Semantik, sebagai cabang linguistik, memiliki peran penting dalam menjelaskan bagaimana makna terbentuk dalam bahasa dan memainkan peran penting dalam memahami bagaimana makna dibangun dalam bahasa, baik secara harfiah maupun kiasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memeriksa lirik lagu untuk mengidentifikasi kata, frasa, dan ekspresi yang mengandung makna denotatif (harfiah) dan konotatif (tersirat). Temuan menunjukkan bahwa meskipun beberapa lirik menyampaikan makna denotatif yang jelas, sejumlah besar ekspresi kaya akan makna konotatif yang mencerminkan kedalaman emosional. Aspek konotatif ini memperkaya interpretasi lirik, memungkinkan pendengar untuk memahami makna di balik permukaan dan terhubung lebih dalam dengan alur cerita emosional lagu, seperti perasaan patah hati, kesalahpahaman, dan perpisahan. Unsur-unsur konotatif dalam lagu berkontribusi pada interpretasi yang lebih dalam di luar makna literal, memungkinkan pendengar untuk terhubung dengan narasi emosional. Oleh karena itu, studi ini menyoroti pentingnya analisis semantik dalam memahami lirik lagu dan menunjukkan bagaimana makna denotatif dan konotatif bekerja bersama untuk meningkatkan pesan keseluruhan sebuah lagu. Kesimpulannya, studi ini menggarisbawahi pentingnya analisis semantik dalam menafsirkan lirik lagu dan menggambarkan bagaimana kombinasi makna denotatif dan konotatif membantu mengkomunikasikan pesan keseluruhan secara lebih efektif.  
AN ANALYSIS OF STUDENTS' DIFFICULTIES IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT Bernieke Damanik; Bobby Pramjit Singh Dhillon; Masta Magdalena; Henni Natalina Sijabat
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JUPEJA) Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Merwin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69820/jupeja.v1i1.41

Abstract

In classroom practice, most students think that writing is difficult. It is because in writing there are some important components such as vocabulary, spelling, punctuation, and grammar. The objectives of this research to know the ability and the difficulties of students in writing descriptive text. The research designed this study with quantitative method with the data from students’ writing test. The findings show that: the students’ ability in writing descriptive, the total mean score of the students was 12.5. It means that the students’ ability in writing descriptive text was classified as very poor. The mean score of the students writing ability in content categories was 2,63. It was classified very poor. The mean score of the students in organization was 2,09. It was classified very poor. The mean score of the students in vocabulary was 2.93. It was classified very poor. The mean score of the students in grammar was 1,75. It was classified very poor. And the mean score of the students in mechanic was 12,5. It was classified very poor. The students’ difficulties in writing descriptive text consist of describing object in detail and grammar mastery such as simple present tense.
Co-Authors Agnes prianti Banjarnahor, Stevani M Bobby Pramjit Singh Dhillon Bobby Pramjit Singh Dhillon Budiarti, Rika Christian Neni Purba Cinta Yulistra Tindaon Damanik, Jerico Devaly Damanik, Olivia DAULAT NATHANAEL BANJARNAHOR Dhillon, Bobby Pramjit Singh Duma Grace Simanjuntak Elina Rosa Sihotang Erick, Erick Saut Maruli Sihombing Esra Delima Hutabarat Febri Yanti Firinta Togatorop Harahap, Raysha Zahra Harefa, Tri Putri Henni Natalina Sijabat Hutabarat, Esra Delima Hutapea, Dewi Kristina Inggrid Yossi Anna Sianipar Jerico Devaly Damanik Jeyola Josevine Pangaribuan Joice Siadari Juliana Tifani Junita Siska Nauli Saragih Kesmi Veronika Simanjuntak Kristina Natalia Sidauruk Leonita Maria E Manihuruk Lingga, Dewi Purnama Sari Lumban Tungkup, Miranda Kristin Lumbanraja, Theodora Evita Bella Malau, Ester Abigail Malau, Sara Stefani Manurung, Sara Dince Marbun, Rimtahi Bahtra Valentua Marbun, Yanty Maria Rosmauli Maria Anjelita Hutauruk Masta Magdalena Melvin M. Simanjuntak Monika Sinaga Moria Afriani Stefani Silaban Ningrum, Dinda widya Widya Nita Utami Sinurat Pardede, Dwi Angeli Pardede, Gabriella Purba, Christian Neni Purba, Elan Nuroctavia Purba, Rahel Sastri Purba, Rudiarman Rika Budiarti Sabrina, Isabel Selmiola Sagala, Sepriyana Samongilailai, Heltri Firdayati Samosir, Deswita Fitriani Santun Saniora Tamba Saragih, Ria Angelina Saragih, Sanju Febrio Sebayang, Santa Nananda Siahaan, Indah Peronika Siahaan, Mungkap Sianipar, Herlina Hotmadinar Sianipar, Inggrid Yossi Anna Sianturi, Bella Sonia Sianturi, Juni Sari Sianturi, Oktavianti Sihombing, Marino Sihotang, Elina Rosa Sijabat, Intan Cezya Silalahi, Ariel Jonivedi Silalahi, Josua Silitonga, Sarah Priscilla Simanjuntak, Kesmi Veronika Simarmata, Pika Marselli Sinaga, Asima Rohana Sinaga, Jonathan Halomoan Sinaga, Septian Immanuel Sinaga, Yanti Sinaga, Yenni Adelina Sinambela, Chintya A Sirait, Tiofanny Elisabet Siregar, Calvyn Sepanya Siregar, Fadlan Hanafi Sitohang, Devita Pingkan Sitorus, Ester Sitorus, Leony Tama, Sry Tampubolon, Diana Dian Sari Tiarma Intan Marpaung Tiarma Marpaung Tifani, Juliana